p-Index From 2021 - 2026
11.748
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MEDIA KONSERVASI JSI: Jurnal Sistem Informasi (E-Journal) INFERENSI Jurnal Ushuluddin Inspiratif Pendidikan R.E.M (Rekyasa Energi Manufaktur) Jurnal Berkala Kedokteran Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Jurnal Ilmiah KOMPUTASI Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi EKONOMIS : Journal of Economics and Business J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains) Buana Matematika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Journal Analytica Islamica Al-Usrah : Jurnal Al-Ahwal As-Syakhsiyah Eksis: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis JURTEKSI Iqtishoduna: Jurnal Ekonomi Islam An Nadwah Ecces: Economics, Social, and Development Studies Mekanika: Majalah Ilmiah Mekanika Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan IJOLTL (Indonesian Journal of Language Teaching and Linguistics) Dinasti International Journal of Digital Business Management BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam SUHUF: Jurnal Pengkajian Al-Qur'an dan Budaya Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (DIJEFA) Jurnal Mesin Nusantara Jutkel: Jurnal Telekomunikasi, Kendali dan Listrik Jurnal Potensi Technologic Jurnal EduHealth Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Jurnal Ekonomi dan Manajemen Indonesia Teknologika Psyche 165 Journal Ekombis Sains: Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Bisnis Media Ekonomi DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Beginner: Journal of Teaching and Education Management Jurnal Ilmiah Research Student At Tahfidz Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Journal Innovation In Education Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Berkala Arkeologi The Indonesian Journal of Computer Science Al-Qadim - Jurnal Tafsir dan Ilmu Tafsir Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research Service Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Sufiya Journal of Islamic Studies Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Jurnal Teologi Islam Al-Maktabah: Jurnal Studi Islam Interdisiplin Al-Maktabah: Jurnal Studi Islam Interdisiplin Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah JHESS: Journal Hub for Humanities and Social Science
Claim Missing Document
Check
Articles

Self-Development of Islamic Religious Education Teachers After Participating in Professional Teacher Education at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, UIN Alauddin Makassar Usman; Bahraeni; Ali Akbar; Selviana; Ananda Fathur Rahman
Inspiratif Pendidikan Vol 13 No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v13i2.52593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pengembangan guru pasca mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) LPTK Fakultas Tarbiyah dan keguruan UIN Alauddin Makassar pada Guru Pendidikan Agama Islam di Kabupaten Bone; (2) kontribusi Guru Pendidikan Agama Islam pada kegiatan penyusunan penelitian dan publikasi ilmiah bagi Guru di Kabupaten Bone; dan (3) gambaran out-put kegiatan penyusunan penelitian dan publikasi ilmiah bagi Guru PAI di Kabupaten Bone. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini, yakni metode pelatihan, observasi; dan wawancara. Hasil penelitian: (1) Pengembangan diri Guru PAI di Kabupaten Bone pasca mengikuti pendidikan profesi guru pada LPTK Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar, para guru mengikuti: kegiatan seminar dan webinar nasional, Pendidikan dan latihan nasional, workshop penyusunan modul ajar dan P5PPRA, pelatihan penyusunan proposal dan pelaksanaan penelitian Tindakan kelas; (2) Kontribusi Guru Pendidikan Agama Islam pada kegiatan penelitian tindakan kelas dan publikasi ilmiah di Kabupaten Bone, meliputi keterlibatan sebagai peserta aktif sebanyak 66,67 % pada kegiatan pelatihan PTK yang siap dibuat menjadi artikel untuk publish pada jurnal nasional; dan (3) Out-put kegiatan penelitian tindakan kelas dan publikasi ilmiah bagi Guru PAI di Kabupaten Bone, yakni terdapat 8 laporan penelitian Tindakan kelas dan 5 artikel yang sudah terpublikasikan pada jurnal nasional, ber-ISSN dan Sinta
Zikir dan Pengaruhnya terhadap Ketenangan Jiwa di Era Modern menurut Al-Qur’an Rafikah Marhani Hsb; Ali Akbar; Ghina Adilah; Izzi Munaya Putri
Al-Qadim - Jurnal Tafsir dan Ilmu Tafsir Vol 1 No 2 (2024): Al-Qadim - Jurnal Tafsir dan Ilmu Tafsir
Publisher : ejournal.nurulqadim.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the modern world filled with pressure, many individuals experience stress and anxiety that disrupt their inner peace. Dhikr, as a spiritual practice in Islam, offers a solution for achieving tranquility and true happiness. This research analyzes the influence of dhikr practices taught in the Qur'an on individuals' peace of mind and the spiritual dimensions of dhikr as a means to cope with stress. Through a library study, it was found that dhikr is not just verbal recitation but a deep spiritual experience that brings individuals closer to Allah SWT. Consistent practice of dhikr helps individuals attain inner peace and overcome emotional disturbances. There are three forms of dhikr—dhikr jali, dhikr khafi, and dhikr haqiqi—which reflect levels of depth in remembering Allah. Therefore, it is recommended that individuals integrate dhikr into their daily lives and that social institutions organize programs supporting dhikr practices. Further research is also needed to explore the effectiveness of dhikr in facing the challenges of modern life
Quality Improvement Of Islamic Education Ali Akbar
Beginner: Journal of Teaching and Education Management Vol. 1 No. 1 (2023): Integrative Local wisdom in Teaching and Education Management
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/bgn.v1i1.1

Abstract

Education has a very big role and at the same time is a very important resource. Especially for developing countries. Because education is a very important requirement for human life. Education will help shape personality in the future as well as having the function of developing capabilities and improving the quality of life and human dignity in Indonesia in order to realize national goals. Efforts made by teachers in overcoming strategic obstacles in improving the quality of Islamic religious education learning include improving the quality of student learning to study Islamic religious education subjects, procuring guidebooks or literature on Islamic religious education subjects, mastering learning methodologies for teachers on subjects Islamic education
Fungsi Terapi Islami Mengurangi Kecemasan pada Mahasiswa Tingkat Akhir BPI FDK UINSU Anjelly Puspa Sari; Ali Akbar
Psyche 165 Journal Vol. 17 (2024) No. 4
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v17i4.429

Abstract

Kecemasan adalah perasaan yang muncul ketika individu merasa khawatir atau takut terhadap sesuatu. Kecemasan sering dialami oleh semua individu, terlebih pada mahasiswa tingkat akhir. Namun kecemasan yang dirasakan tentunya dapat diatasi dengan segala upaya, salah satunya dengan melakukan terapi islami. Tujuan penelitian untuk mengetahui kecemasan yang dialami mahasiswa tingkat akhir, faktor-faktor penyebab mengalami kecemasan dan bagaimana fungsi terapi islami dalam membantu mengurangi kecemasan mahasiswa tingkat akhir prodi BPI. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian berupa 8 informan mahasiswa tingkat akhir prodi BPI. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecemasan yang dialami mahasiswa berbeda-beda, ada yang mengalami kecemasan ringan, sedang dan berat. Sebagian informan merasa bahwa dari kecemasan ini dapat memotivasi mereka untuk segera menyelesaikan tugas akhir, sementara informan yang lain beranggapan kecemasan ini mengganggu kehidupan sehari-hari. Kecemasan tersebut disebabkan oleh kesulitan menemui dosen pembimbing, perasaan takut tidak lulus tepat waktu, tidak percaya diri dengan kemampuan diri sendiri dan harapan orang tua untuk lulus dengan tepat waktu pun menjadi beban tersendiri bagi mahasiswa. Upaya yang dilakukan untuk mengurangi kecemasan melalui terapi islami yaitu dengan melaksanakan terapi salat, dzikir, doa dan membaca Al-Qur’an. Setelah melakukan terapi islami dengan melakukan ibadah-ibadah tersebut membuat mereka merasakan ketenangan dan ketentraman jiwa, menyingkirkan perasaan takut, kegelisahan dan kecemasan, lebih bisa berpikir positif, dan menjadi lebih dekat dengan Allah SWT.
Konstruksi Etika Berpakaian Wanita dalam Pemikiran Hasbi Ash-Shiddiqi dan Tradisi Sumbang Duo Baleh: Studi Tafsir dan Budaya Minangkabau Muhammad Raffin Althafullayya; Ali Akbar; Suci Cahyani; Rizka Fadzillah
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 8 No. 2 (2024): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research examines the construction of women's dress code in Muhammad Hasbi Ash-Shiddiqi's Tafsir An-Nur and its compatibility with the concept of Sumbang Duo Baleh, especially Sumbang Bapakian, in the Minangkabau tradition. Through descriptive qualitative approach and comparative analysis, this study explores the similarities and differences between the two concepts in maintaining the value of modesty and honour of women. The results show that the principle of modest dress in Islam, as explained by Ash-Shiddiqi, is in line with local Minangkabau norms that emphasise the importance of keeping the aurat as a form of self-respect and social responsibility. While Ash-Shiddiqi offers flexibility in the face of modernity, Sumbang Duo Baleh tends to maintain a conservative approach. This analysis is expected to provide new insights for the Minangkabau Muslim community to integrate cultural and religious values harmoniously in their identity in the global era. Penelitian ini mengkaji konstruksi etika berpakaian wanita dalam tafsir An-Nur karya Muhammad Hasbi Ash-Shiddiqi dan kesesuaiannya dengan konsep Sumbang Duo Baleh, khususnya Sumbang Bapakian, dalam tradisi Minangkabau. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis komparatif, penelitian ini menggali persamaan serta perbedaan antara kedua konsep dalam menjaga nilai kesopanan dan kehormatan perempuan. Hasilnya menunjukkan bahwa prinsip berpakaian sopan dalam Islam, sebagaimana dijelaskan Ash-Shiddiqi, sejalan dengan norma lokal Minangkabau yang menekankan pentingnya menjaga aurat sebagai bentuk penghormatan diri dan tanggung jawab sosial. Kendati Ash-Shiddiqi menawarkan fleksibilitas dalam menghadapi modernitas, Sumbang Duo Baleh cenderung mempertahankan pendekatan konservatif. Analisis ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi masyarakat Muslim Minangkabau untuk mengintegrasikan nilai-nilai budaya dan agama secara harmonis dalam identitas mereka di era global.
Konstruksi Etika Berpakaian Wanita dalam Pemikiran Hasbi Ash-Shiddiqi dan Tradisi Sumbang Duo Baleh: Studi Tafsir dan Budaya Minangkabau Muhammad Raffin Althafullayya; Ali Akbar; Suci Cahyani; Rizka Fadzillah
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 8 No. 2 (2024): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research examines the construction of women's dress code in Muhammad Hasbi Ash-Shiddiqi's Tafsir An-Nur and its compatibility with the concept of Sumbang Duo Baleh, especially Sumbang Bapakian, in the Minangkabau tradition. Through descriptive qualitative approach and comparative analysis, this study explores the similarities and differences between the two concepts in maintaining the value of modesty and honour of women. The results show that the principle of modest dress in Islam, as explained by Ash-Shiddiqi, is in line with local Minangkabau norms that emphasise the importance of keeping the aurat as a form of self-respect and social responsibility. While Ash-Shiddiqi offers flexibility in the face of modernity, Sumbang Duo Baleh tends to maintain a conservative approach. This analysis is expected to provide new insights for the Minangkabau Muslim community to integrate cultural and religious values harmoniously in their identity in the global era. Penelitian ini mengkaji konstruksi etika berpakaian wanita dalam tafsir An-Nur karya Muhammad Hasbi Ash-Shiddiqi dan kesesuaiannya dengan konsep Sumbang Duo Baleh, khususnya Sumbang Bapakian, dalam tradisi Minangkabau. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis komparatif, penelitian ini menggali persamaan serta perbedaan antara kedua konsep dalam menjaga nilai kesopanan dan kehormatan perempuan. Hasilnya menunjukkan bahwa prinsip berpakaian sopan dalam Islam, sebagaimana dijelaskan Ash-Shiddiqi, sejalan dengan norma lokal Minangkabau yang menekankan pentingnya menjaga aurat sebagai bentuk penghormatan diri dan tanggung jawab sosial. Kendati Ash-Shiddiqi menawarkan fleksibilitas dalam menghadapi modernitas, Sumbang Duo Baleh cenderung mempertahankan pendekatan konservatif. Analisis ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi masyarakat Muslim Minangkabau untuk mengintegrasikan nilai-nilai budaya dan agama secara harmonis dalam identitas mereka di era global.
Pendekatan Ma’na Cum Maghza atas QS. Al-Maidah: 77 Sebagai Kritik Terhadap Ekstrimisme Beragama asmullah; Aulia Karimatul Ma'rifat; Muhammad Alwi HS; Ali Akbar
At-Tahfidz: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol. 6 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/at-tahfidz.v6i2.1139

Abstract

Artikel ini bertujuan mengaplikasikan pendekatan Ma’na cum Maghza (MCM) terhadap larangan ghuluw dalam QS. Al-Maidah: 77 sebagai kritik terhadap ekstrimisme dalam beragama. MCM dipilih agar QS. Al-Maidah: 77 tidak hanya dikontekstualisasikan, tetapi juga mengungkap signifiknasi ayat berupa implikasi sosial-keagamaannya di Indonesia. Artikel ini merupakan penelitian kepustakaan yang bersifat kualitatif, dengan menggunakan metode deskriptif-analisis. Artikel ini menyimpulkan bahwa QS. Al-Maidah: 77 diwahyukan untuk mengkritik sikap Yahudi dan Nasrani (ahl Kitab) yang berlebih-lebihan dalam beragama sehingga menjadikan Nabi Isa sebagai anak Tuhan. Sekalipun asalnya mengkritik umat Yahudi dan Nasrani, pendekatan MCM memberi pemahaman bahwa ayat ini berlaku untuk agama apapun. Berdasarkan analisis konteks historis (mikro dan makro), kebahasaan, dan pemahaman kontemporernya, ghuluw dalam QS. Al-Maidah: 77 setara dengan konsep dan sikap ekstremisme beragama yang mesti dihindari karena merugikan berbagai pihak, individu-kolektif, muslim-non muslim, umat beragama-berbangsa. Menghindari ekstremisme beragama sama halnya mewujudkan moderasi beragama.
Metodologi Penafsiran Al-Qur’an ( Tahlili dan Ijmali) Tiara Hidayah B; Ali Akbar
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): MEI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9x3gdp57

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan menguraikan terkait metode tafsir tahlili dan ijmali dalam penafsirkan al-Qur’an. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka. Tafsir merupakan salah satu cara untuk mengetahui dan menunjukkan makna dan maksud menurut kandungan ayat-ayat Al-Qur`an. Adapun metode tafsir yang dipakai para pakar tafsir pada penafsiran al-Qur`an bisa dikelompokkan ke dalam empat metode; Pertama, metode tafsir ijmali. Kedua, metode tafsir tahlili. Ketiga, metode tafsir maudhu`i. Keempat, metode tafsir muqaran. Adapun yang dibahas di dalam artikel ini adalah tafsir tahlili dan ijmali. Metode tafsir tahlili merupakan salah satu metode dalam penafsiran al-qur’an. Metode tahlili berusaha menganalisa dan menjelaskan ayat-ayat al-Qur’an secara keseluruhan dan komprehensif. Penjelasannya meliputi bacaan ayat, bangunan nahwu dan sharaf, sebab nuzul ayat, makna gelobal dari ayat, hikmat pensyariatan dan lainnya. Tafsir al-Qur’an yang menggunakan metode ini sangat bermanfaat bagi para penuntut ilmu khususnya bidang ilmu al-Qur’an untuk memperdalam pemahamannya tentang al-Qur’an dan Tafsir. Hanya saja tidak tepat bagi para pemula. Tafsir ijmāli adalah metode penafsiran Al-Qur’an dengan penjelasan singkat, global dan tidak panjang lebar. Dan metode ini sangat cocok untuk digunakan bagi pemula dan orang awam dalam memahami Al-Qur’an. Adapun langkah-langkahnya adalah menguraikan ayat secara sistematika Al-Qur’an, menjelaskan secara umum serta makna mufradatnya, berdasarkan kaidah-kaidah bahasa Arab, dan bahasa yang digunakan mengupayakan pemilihan diksi yang mirip dengan lafadz yang digunakan oleh Al-Qur’an. Meskipun metode penafsiran Al-Qur’an tersebut berbeda-beda, namun intinya tetap sama, yaitu para mufassir berusaha untuk menjelaskan makna dari ayat-ayat Al-Qur’an untuk dirinya maupun orang lain.
Al-Qur’an dan Urgensinya di dalam Kehidupan Manusia Ahmad Fachri Agustian; Muhammad Ali Hanafi; Ali Akbar; Edi Hermanto
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): MEI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/59mb8h94

Abstract

Al-Qur’an berperan sebagai pedoman utama bagi umat manusia; oleh karena itu, maknanya harus dipahami dengan sepenuh hati. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka, dengan mengumpulkan dan menganalisis karya-karya ilmiah yang relevan dengan topik yang dibahas. Tujuannya adalah untuk menjelaskan pentingnya Al-Qur’an bagi umat manusia. Sebagai wahyu ilahi dari Allah SWT yang disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW, Al-Qur’an adalah kitab yang kebenarannya tidak dapat disangkal dan kaya akan petunjuk untuk semua aspek kehidupan. Al-Qur’an merupakan sumber ajaran Islam yang paling esensial dan berfungsi sebagai petunjuk, tidak hanya bagi umat Islam tetapi juga bagi seluruh umat manusia. Al-Qur’an tidak hanya memberikan bimbingan dalam hubungan antara manusia dengan Tuhan, tetapi juga mengatur interaksi antar sesama manusia serta hubungan manusia dengan alam semesta. Memahami Islam secara menyeluruh (kâffah) memerlukan pemahaman mendalam terhadap Al-Qur’an, disertai dengan pengamalan yang tulus dan konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Allah dan Rasul-Nya telah menjamin bahwa siapa pun yang mengikuti petunjuk-Nya tidak akan tersesat. Oleh karena itu, manusia harus tetap teguh dan membiarkan Al-Qur’an membimbing mereka, karena hanya Allah yang benar-benar mengetahui segala sesuatu tentang manusia dan bumi yang Dia ciptakan.
Keajaiban Al-Qur'an yang Terbukti dalam Sains Modern Anisa Fitriyani; Salsa Rahma Kumala; Sindi Nadirah; Ali Akbar; Edi Hermanto
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/s7vzhf22

Abstract

Banyak orang percaya bahwa Al-Qur’an tidak berkaitan dengan dunia ilmu pengetahuan, tetapi sebenarnya terdapat banyak ayat yang menunjukkan keselarasan dengan penemuan ilmiah saat ini. Meskipun bukan merupakan buku ilmiah, Al-Qur’an memberikan petunjuk mengenai berbagai bidang ilmu seperti embriologi, kosmologi, dan geologi yang baru sepenuhnya dipahami bertahun-tahun kemudian. Penelitian ini bertujuan untuk memperjelas hubungan antara wahyu dan ilmu pengetahuan, serta menyoroti bahwa keduanya saling melengkapi. Dalam penelitian ini, digunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan literatur serta analisis konten dari sumber sekunder seperti buku, artikel ilmiah, dan jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an mendorong pencarian ilmu dan pengamatan terhadap alam sebagai bagian dari keimanan. Para ilmuwan, seperti Dr. Maurice Bucaille dan Prof. Dr. Zaghloul El-Naggar, mengungkapkan bahwa tidak ada pertentangan antara isi Al-Qur’an dan ilmu pengetahuan modern. Hal ini semakin menegaskan posisi Al-Qur’an sebagai buku yang memberikan inspirasi dalam aspek spiritual dan intelektual.  
Co-Authors . Mansur . Saifuddin Abdul Malik Azila Abdul Wahid Adrian Fauzan Agus Aris Munandar Agus Basri Ahlun Ansar Ahmad Budiaman Ahmad Fachri Agustian Ahmad Jaeni Aji Pangestu Akhir Saleh Pulungan Albetris, Albetris Alfiana Ananda Fathur Rahman Andra Nugraha Angga Kharisma Putra Anisa Fitriyani Anisatuzzuhriah Anisatuzzuhriah Anjelly Puspa Sari Annida Siregar Anwar, Anas Iswanto Arkan Maulana Utama Arna Suryani Arta Yasa Sugiyanto Ary Iswanto Wibowo Arya Suryani Askar Nur Asmullah Aulia Karimatul Ma'rifat Aura Aqilla Ayu Yuliani Azis Beru Gani Bahraeni Burhanuddin Abdullah Chelsea Andreana Natasha Dadang Iskandar Mulyana` Dalimunthe, Albir Hanif Debby Hatmalyakin Defa Arisandi Destia Vani Dipa Teruna Awaludin Dwi Martiningsih Dzulhelmi Azman Edi Hermanto Edi Widodo Elsya Meida Arif Enny Nazrah Pulungan Fauzan Alfikrie Ferdi Hasayangan Dalimunthe Fitria Dwi Wahyuningsih Fitriyani Ghina Adilah Guslina Siregar Gusti Muhammad Abdurrahman Yahya Ayyasy Gustio Aprilda Hana Rofifah Harits Fadlly Heru Suparman Hilya Mahfuza Hudzaifah, M. Ihsan Angga Anjarwadi Ikhlash Hidayatullah Ikrar Hakiki Ilham Arif Imam Arif Purnawan Imam Suseno Indira Ramadhani Irpan Saputra Harahap Irvan Mohammad Regent Irwan Irwan Istiana Istiana Iswantir M Iswanto Iswanto Izzi Munaya Putri Jefri Arian Syahputra Joesoef Roepajadi Jonni Syatri Kaysa Billah Khairul Umam Khairun Nisa Khoirunnisa Az-Zahra Kristian Kristian Kuni Nadliroh Lasminiasih Lasminiasih - Lely Prananingrum Luh Putu Ratna Sundari Luthfi, Muhammad M Yusri M. Azmi Ubaidillah M. Fahrurrozi M. Jefriadi Mais M. Yogi Riyantama Isjoni M. Zahari M. Zaki Juliansyah M. Ziyan Adabi Mahmud Muda Hasibuan Mariza Sanubari Marwin Marwin Mayla Faiza Hanum Mhd Irpan Nasution Mhd Raihan Khairi Miftah Andriansyah Miftah Andriansyah Mimi Mimi Amaludin Muchamad Rizal Afandi Muchlis Muhammad Hanafi Muhamad Saleh Muhammad Ali Hanafi Muhammad Alwi HS Muhammad Arsyam Muhammad Farhan Daulay Muhammad Farhan Rozi Muhammad Iqbal Arrasid Muhammad Nahdan Syabil Muhammad Qadafi Muhammad Raffin Althafullayya Muhammad Zikri MULYADI Mustopa Mustopa Nabarian, Tifanny Naila Agnia Ramadhani NANA NANA Naufal Maulana Naurah Fachrani Saragih Nazipawati Nazipawati Nelly Al Audhah Nilla Sari Noor Farikhah Haneda Novegya Ratih Primanda Novie Al Muhariah Nur Annisa Nur Laila lubis Nur Lela Hasibuan Nurlisana Shidqi Saili Nurpratiwi Osep Hijuzaman Osrita Hapsara Pantun Bukit Pramesti, Yasinta Sindy Putri, Izzi Munaya R Adisetiawan R. Adisetiawan Rachmat, Firdaus Rafikah Marhani Hsb Raflis Tanjung Rahmahyani Raju Alfah Rezi Raldy Hendrianu Rangga Agusta Wijaya Rasyidah Rasyidah Raudatul Ilmi Rehan Fazalia Ananda Ridha Ahida Rila Apriana Wati Rindu Permatasari Rizka Fadzillah Roma Rizkina Fatimah Pulungan Rooswhan B Utomo Rooswhan Budhi Utomo rosid apriandik, Rifky Rr. Artiana Krestianti Sadzali, Asyhadi Mufsi Safitri Hasibuan Said Azren Qadraini Saima Putri Nurfatimah Nst Saiyid Syeikh Saiyid Syekh Salsa Rahma Kumala Salsabila Padang Salsabila Putri Zalianty Sandhi Prajaka Sandhi Prajaka Sefti Sri Amanda Selly Fitriani Selviana Setia Abikusna Sinar Maito Nasution Sindi Nadirah Siti Maryam Nst Siti Ramadhani Suci Cahyani SUWANTO, LUCKI APRIANSYAH Syahrul Jamil Syaifullah Syaifullah Syamsiar, Syamsiar Syamsul Bahri Tanjung, Khairil Candra Tiara Hidayah B Tiara Patrin Tri Fitri Yanti Tulus Fiqram Hamawi Usman Uti Rusdian Hidayat Vensy Vidya Wahdi , Nirsetyo Wahyu Rizky Andhifani Wanwan Jamaludin Wedra Aprison Winda Kustiawan Wiyono Wulan Aryati Yamali, Fahrul Rozi Yayi Suryo Prabandari Yogi Ardiansyah Yoziearni Aulia Yuanita FD Sidabutar Yulan permata sari Yunan Surono Zaenal Arifin Madzkur Zara Zaskia Meila Amanda Zuli Iskandar Zur Rahman