p-Index From 2021 - 2026
11.748
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MEDIA KONSERVASI JSI: Jurnal Sistem Informasi (E-Journal) INFERENSI Jurnal Ushuluddin Inspiratif Pendidikan R.E.M (Rekyasa Energi Manufaktur) Jurnal Berkala Kedokteran Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Jurnal Ilmiah KOMPUTASI Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi EKONOMIS : Journal of Economics and Business J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains) Buana Matematika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Journal Analytica Islamica Al-Usrah : Jurnal Al-Ahwal As-Syakhsiyah Eksis: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis JURTEKSI Iqtishoduna: Jurnal Ekonomi Islam An Nadwah Ecces: Economics, Social, and Development Studies Mekanika: Majalah Ilmiah Mekanika Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan IJOLTL (Indonesian Journal of Language Teaching and Linguistics) Dinasti International Journal of Digital Business Management BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam SUHUF: Jurnal Pengkajian Al-Qur'an dan Budaya Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (DIJEFA) Jurnal Mesin Nusantara Jutkel: Jurnal Telekomunikasi, Kendali dan Listrik Jurnal Potensi Technologic Jurnal EduHealth Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Jurnal Ekonomi dan Manajemen Indonesia Teknologika Psyche 165 Journal Ekombis Sains: Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Bisnis Media Ekonomi DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Beginner: Journal of Teaching and Education Management Jurnal Ilmiah Research Student At Tahfidz Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Journal Innovation In Education Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Berkala Arkeologi The Indonesian Journal of Computer Science Al-Qadim - Jurnal Tafsir dan Ilmu Tafsir Al Birru: Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research Service Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Sufiya Journal of Islamic Studies Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Jurnal Teologi Islam Al-Maktabah: Jurnal Studi Islam Interdisiplin Al-Maktabah: Jurnal Studi Islam Interdisiplin Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah JHESS: Journal Hub for Humanities and Social Science
Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Tentang Tempat dan Waktu Turun Ayat-Ayat atau Surah Al-Qur'an (Makkiah-Madaniah) Raudatul Ilmi; Sefti Sri Amanda; Ali Akbar; Edi Hermanto
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/rwz8dz36

Abstract

Kajian mengenai klasifikasi ayat-ayat Al-Qur'an menjadi ayat-ayat Makkiyah dan Madaniyah merupakan salah satu bidang penting dalam studi Ulumul Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengertian, kriteria, dan karakteristik dari ayat-ayat Makkiyah dan Madaniyah, serta urgensinya dalam memahami konteks historis, sosial, dan tematik ayat-ayat Al-Qur’an. Dengan menggunakan metode kualitatif kepustakaan, penelitian ini menelaah pendapat para ulama klasik dan kontemporer terkait perbedaan waktu dan tempat turunnya wahyu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klasifikasi Makkiyah dan Madaniyah bukan hanya berdasarkan lokasi geografis, tetapi lebih pada konteks dakwah Rasulullah, yaitu sebelum dan sesudah hijrah ke Madinah. Studi ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap struktur dan isi Al-Qur’an serta memperkuat metode tafsir tematik dan kontekstual.
Politik dalam Al Qur'an Ikrar Hakiki; Edi Hermanto; Ali Akbar; M. Ziyan Adabi; Ferdi Hasayangan Dalimunthe
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9qcjke66

Abstract

Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam tidak hanya membahas persoalan akidah dan ibadah, namun juga mencakup berbagai aspek kehidupan sosial, termasuk persoalan politik dan pemerintahan. Dalam pandangan Islam, politik bukan sekadar perebutan kekuasaan atau permainan elit, melainkan suatu bentuk amanah besar yang bertujuan mewujudkan keadilan, kesejahteraan, dan kemaslahatan umat. Politik Qur’ani memiliki karakteristik yang khas, karena dibangun di atas nilai-nilai tauhid, keadilan (`adl), musyawarah (syura), tanggung jawab (amanah), dan kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan dan perlindungan terhadap rakyat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep-konsep dasar politik dalam Al-Qur’an dan bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan menelaah berbagai ayat Al-Qur’an yang berbicara tentang politik secara langsung maupun tidak langsung, serta merujuk pada tafsir ulama klasik dan kontemporer. Analisis dilakukan secara tematik terhadap isu-isu sentral seperti kepemimpinan, keadilan hukum, pengambilan keputusan kolektif, serta integritas kekuasaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur’an memiliki panduan politik yang integral dan berkelanjutan. Nilai-nilai politik Qur’ani tidak hanya relevan pada masa Nabi Muhammad SAW dan Khulafaur Rasyidin, tetapi juga sangat aplikatif dalam menjawab berbagai tantangan zaman modern seperti krisis moral dalam politik, praktik korupsi, dan sistem pemerintahan yang tidak berpihak pada rakyat.
Makna Al-Muhmakamat dan Al-Mutasyabitah dalam Perspektif Tafsir Tematik Yogi Ardiansyah; Said Azren Qadraini; Ali Akbar
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/w6x18g67

Abstract

Artikel ini mengkaji makna dan signifikansi dua kategori ayat dalam Al-Qur’an, yakni al-Muhkamat (ayat-ayat yang jelas maknanya) dan al-Mutasyabihat (ayat-ayat yang samar), dalam bingkai metodologi Tafsir Tematik (Tafsir Maudhu’i). Melalui pendekatan tematik, artikel ini menjelaskan definisi, perbedaan, dan contoh ayat dari kedua kategori tersebut, serta bagaimana prinsip dan metode Tafsir Tematik digunakan untuk menafsirkan keduanya. Al-Muhkamat diposisikan sebagai dasar pemahaman dan rujukan utama dalam penafsiran, sementara al-Mutasyabihat ditafsirkan dengan kehati-hatian melalui pendekatan kontekstual dan prinsip merujuk kepada ayat-ayat yang lebih jelas. Kajian ini menegaskan pentingnya memahami struktur makna Al-Qur’an secara mendalam agar tidak terjebak pada interpretasi yang keliru, sekaligus menunjukkan relevansi pendekatan tematik dalam menjawab tantangan tafsir di era modern. Pemahaman komprehensif terhadap al-Muhkamat dan al-Mutasyabihat tidak hanya memperkaya studi tafsir, tetapi juga memperkuat landasan teologis dan praktis dalam kehidupan umat Islam.
Perumpamaan dalam Alquran: Analisis Makna dan Fungsi Retoris (Studi atas Al-Baqarah: 17-20) Ali Akbar; Edi Hermanto; Salsabila Putri Zalianty; Selly Fitriani; Rila Apriana Wati
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/p7e2wh28

Abstract

Artikel ini ngebahas ayat-ayat Al-Qur’an yang isinya pakai perumpamaan, khususnya di Surah Al-Baqarah ayat 17 sampai 20. Di ayat-ayat itu, Allah ngegambarin keadaan orang-orang munafik lewat dua perumpamaan, yaitu api yang nyala terus mati, dan hujan deras yang disertai petir dan kilat. Lewat gambaran ini, kita bisa lihat gimana orang munafik itu nggak konsisten dalam keimanan—kadang ikut hidayah, tapi langsung mundur pas ada cobaan. Perumpamaan kayak gini bikin pesan yang disampaikan lebih gampang dimengerti dan berasa banget di hati. Artikel ini juga ngejelasin gimana perumpamaan dalam Al-Qur’an punya kekuatan buat ngajak orang mikir, ngerasa, dan ngerti hal-hal spiritual secara lebih dalam. Jadi, perumpamaan di Al-Qur’an tuh bukan cuma buat memperindah bahasa, tapi juga sebagai cara ngajarin yang keren dan dalem banget.    
Menangkal Berita Hoax Menurut Al-Quran Surah An-Nur Ayat 11 Annida Siregar; Edi Hermanto; Ali Akbar; Zaskia Meila Amanda
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): JUNI: Sosial Studies
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/66fp8x06

Abstract

Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin membawa ajaran yang tetap relevan di sepanjang zaman, termasuk di era digital saat ini. Al-Qur'an menjadi pedoman utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan hidup dengan cara yang benar dan bijaksana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya etika dalam menerima, memverifikasi, dan menyebarkan informasi berdasarkan nilai-nilai yang terkandung dalam Q.S. An-Nur ayat 11–20. Penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang bagaimana prinsip tabayyun dapat diterapkan di era digital untuk mencegah penyebaran hoaks dan fitnah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research), dengan mengkaji Al-Qur'an, buku, jurnal, artikel, serta sumber lain yang membahas tentang etika dalam berinformasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tabayyun, yaitu sikap hati-hati dan melakukan klarifikasi terhadap berita yang diterima, sangat penting untuk mencegah timbulnya fitnah dan penyebaran hoaks. Di era digital ini, informasi sangat mudah tersebar melalui media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, dan TikTok. Namun, kemudahan ini juga membawa tantangan berupa meluasnya berita bohong yang dapat menimbulkan kerusakan dalam masyarakat. Q.S. An-Nur ayat 11–20 mengajarkan bahwa menyebarkan berita tanpa bukti yang jelas adalah perbuatan yang berbahaya dan akan membawa dampak buruk, baik di dunia maupun di akhirat. Oleh karena itu, menerapkan prinsip tabayyun di era digital adalah bentuk nyata dari mengamalkan nilai-nilai Islam, menjaga keharmonisan sosial, serta membangun masyarakat yang lebih jujur dan bertanggung jawab terhadap informasi yang beredar.
Metode Tafsir dalam Perspektif Ulumul Qur'an: Pendekatan Konseptual dalam Pemahaman Ayat-Ayat Al-Qur'an Irpan Saputra Harahap; Ali Akbar; Edi Hermanto; Mahmud Muda Hasibuan
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): JUNI: Sosial Studies
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/vfag5v93

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan pendekatan konseptual tafsir Al-Qur’an yang berbasis pada struktur epistemologis Ulumul Qur’an. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan dan analisis konseptual-hermeneutik, penelitian ini mengkaji kitab-kitab Ulumul Qur’an klasik dan kontemporer serta karya tafsir utama guna mengevaluasi potensi integrasi antara disiplin Ulumul Qur’an dan metodologi tafsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ilmu-ilmu seperti asbabun nuzul, makki-madani, qira’at, nasikh-mansukh, dan munasabah bukan sekadar perangkat bantu, tetapi dapat membentuk kerangka metodologis penafsiran yang sistematik dan relevan. Penelitian ini merumuskan lima tahap pendekatan konseptual: identifikasi konteks wahyu, pembacaan tematik-konseptual, integrasi munasabah antar ayat, verifikasi historis melalui nasikh-mansukh, dan relevansi sosial dalam konteks kekinian. Penerapan pendekatan ini pada QS. An-Nisa:58 dan QS. Al-Hujurat:13 membuktikan efektivitasnya dalam menyingkap nilai-nilai keadilan sosial dan kesetaraan manusia secara mendalam dan kontekstual. Penelitian ini menawarkan kontribusi baru dalam pengembangan model tafsir yang responsif terhadap dinamika masyarakat modern dan berakar pada tradisi keilmuan Islam.
The Influence of Competence, Placement and Work Facilities on Lecturer Performance Through Motivation at Batang Hari Islamic University Ayu Yuliani; Pantun Bukit; Ali Akbar
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 6 No. 2 (2025): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (May-June 2025
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v6i2.4299

Abstract

The purpose of this study was to determine the influence of competence, placement and work facilities directly and indirectly simultaneously and partially on the motivation and performance of lecturers; and to analyze the influence of motivation on the performance of UNISBA lecturers. The population and sample in this study were 65 Permanent Lecturers at Batanghari Islamic University. The researcher used a quantitative Descriptive approach, Path Analysis and Hypothesis Testing, namely the simultaneous F Test and partial t Test using the assistance of the IBN SPSS Version 25 program. This study concluded that competence, placement, and work facilities simultaneously and partially had a positive and significant effect on motivation with a total direct and indirect effect of 51.79%. However, the influence of competence, placement, and work facilities on lecturer performance had a significant effect simultaneously, but was not significant partially with a total direct and indirect effect of 46.76%. Meanwhile, motivation had a positive and significant effect on lecturer performance at Batang Hari Islamic University with a total direct and indirect effect of 44.62%.
Muthlaq dan Muqayyad M. Azmi Ubaidillah; Muhammad Farhan Rozi; Ali Akbar; Edi Hermanto
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2025): APRIL-JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/3des6h35

Abstract

Al-Qur’an merupakan kitab suci yang menjadi petunjuk bagi seluruh umat manusia dalam menjalani kehidupan di muka bumi. Al-Qur’an merupakan kitab dengan keistimewaan dan rahasia yang luar biasa, tak terkecuali jika ditinjau dari segi lafazhnya, seperti persoalan muthlaq dan muqayyad. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan lebih dalam mengenai lafazh muthlaq dan muqayyad dalam Al Qur’an. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yaitu memaparkan permasalahan melalui dasar rujukan berupa literatur-literatur terkait muthlaq dan muqayyad. Adapun hasil dan temuan dalam artikel ini dapat dikelompokkan dalam tiga hal. Pertama, makna muthlaq dan muqayyad. Muthlaq diartikan sebagai suatu lafazh yang tidak terikat oleh suatu karakteristik tertentu, sedangkan muqayyad dimaknai sebagai suatu lafazh yang terikat oleh karakteristik tertentu. Kedua, faktor terbentuknya macam-macam muthlaq dan muqayyad. Faktor faktor tersebut terdiri atas empat hal, yaitu: (1) hukum dan sebabnya sama; (2) hukum berbeda, tetapi sebabnya sama; (3) hukumnya sama, tetapi sebabnya berbeda; dan (4) sebab dan hukum yang ada pada muthlaq berbeda dengan sebab serta hukum yang terdapat pada muqayyad. Ketiga, urgensi lafazh muthlaq dan muqayyad. Urgensi yang dimaksud adalah kedua lafazh tersebut sangat penting diteliti agar dapat menentukan dan menetapkan hukum yang sesuai serta tepat terhadap suatu permasalahan, khususnya persoalan syariat, seperti yang tercermin dalam ilmu ushul fiqh. Selain itu, artikel ini juga diharapkan dapat menjadi acuan dalam memahami lafazh Al Qur’an, khususnya pada ayat-ayat yang mengandung nilai hukum, serta bisa menjadi bagian dalam perkembangan studi Ulumul Qur’an dan Ushul Fiqh.  
Ketentuan Qadha dan Qadar dalam Perspektif Al-Quran Surah Al-Ra’d Ayat 8 dan 11 Tiara Patrin; Edi Hermanto; Ali Akbar; Wulan Aryati
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2025): APRIL-JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/jwstbj95

Abstract

Qadha dan Qadar merupakan bagian fundamental dalam sistem aqidah Islam yang mencerminkan keyakinan terhadap ketetapan dan pengaturan Allah SWT terhadap seluruh aspek kehidupan. Jurnal ini mengkaji makna qadha sebagai ketetapan Allah SWT yang telah ditentukan sejak azali, dan qadar sebagai ukuran dan ketentuan yang berlaku atas setiap peristiwa, baik dalam aspek jasmani maupun ruhani manusia. Melalui penafsiran Surah Ar-Ra'd ayat 8 dan 11, jurnal ini mengungkap bahwa Allah Maha Mengetahui dan Maha Mengatur setiap proses kehidupan manusia, termasuk penciptaan, pertumbuhan janin, perubahan sosial, hingga takdir hidup dan mati. Ayat 8 menekankan ilmu Allah yang sempurna dalam segala ciptaan, sedangkan ayat 11 menyoroti adanya keterkaitan antara kehendak Allah dan usaha manusia dalam meraih perubahan. Kajian ini menunjukkan bahwa keimanan kepada qadha dan qadar tidak meniadakan ikhtiar manusia, melainkan menempatkannya dalam kerangka kehendak dan ilmu Allah SWT yang sempurna. Pemahaman ini memperkuat sikap tawakal, usaha, dan penyerahan diri secara total kepada Allah dalam setiap aspek kehidupan
Al-Qur’an Sebagai Sumber Keajaiban, Mengenal I’jaz dan Kekuasaannya Hilya Mahfuza; Ali Akbar; Edi Hermanto; Suci Maharani
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2025): APRIL-JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/g1bvhv18

Abstract

Kajian tentang I'jaz dan Mukjizat merupakan bagian penting dalam studi Islam, khususnya dalam memahami keistimewaan al-Qur'ān sebagai wahyu terakhir. I'jaz berasal dari kata a'jaza yang berarti melemahkan, merujuk pada ketidakmampuan manusia untuk menandingi al-Qur'ān. Mukjizat sendiri adalah sesuatu yang luar biasa yang diberikan Allah kepada para nabi sebagai bukti kenabian mereka. Para ulama telah mengemukakan berbagai pandangan mengenai i'jaz, dengan menekankan bahwa keistimewaan al-Qur'ān mencakup aspek bahasa, hukum, ilmu pengetahuan, dan kebenaran berita gaib. Bentuk-bentuk i'jaz dalam al-Qur'ān sangat beragam, termasuk keindahan bahasanya, konsistensi isi, dan kesesuaiannya dengan penemuan ilmiah modern. Seiring perkembangan zaman, muncul pendekatan-pendekatan baru dalam memahami mukjizat al-Qur'ān, tidak hanya dari sisi kebahasaan, tetapi juga melalui pendekatan ilmiah dan kontekstual. Oleh karena itu, penting untuk memperkuat keterkaitan antara kebenaran al-Qur'ān dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), sehingga dapat meningkatkan keimanan dan menjadi landasan dalam membangun peradaban modern.
Co-Authors . Mansur . Saifuddin Abdul Malik Azila Abdul Wahid Adrian Fauzan Agus Aris Munandar Agus Basri Ahlun Ansar Ahmad Budiaman Ahmad Fachri Agustian Ahmad Jaeni Aji Pangestu Akhir Saleh Pulungan Albetris, Albetris Alfiana Ananda Fathur Rahman Andra Nugraha Angga Kharisma Putra Anisa Fitriyani Anisatuzzuhriah Anisatuzzuhriah Anjelly Puspa Sari Annida Siregar Anwar, Anas Iswanto Arkan Maulana Utama Arna Suryani Arta Yasa Sugiyanto Ary Iswanto Wibowo Arya Suryani Askar Nur Asmullah Aulia Karimatul Ma'rifat Aura Aqilla Ayu Yuliani Azis Beru Gani Bahraeni Burhanuddin Abdullah Chelsea Andreana Natasha Dadang Iskandar Mulyana` Dalimunthe, Albir Hanif Debby Hatmalyakin Defa Arisandi Destia Vani Dipa Teruna Awaludin Dwi Martiningsih Dzulhelmi Azman Edi Hermanto Edi Widodo Elsya Meida Arif Enny Nazrah Pulungan Fauzan Alfikrie Ferdi Hasayangan Dalimunthe Fitria Dwi Wahyuningsih Fitriyani Ghina Adilah Guslina Siregar Gusti Muhammad Abdurrahman Yahya Ayyasy Gustio Aprilda Hana Rofifah Harits Fadlly Heru Suparman Hilya Mahfuza Hudzaifah, M. Ihsan Angga Anjarwadi Ikhlash Hidayatullah Ikrar Hakiki Ilham Arif Imam Arif Purnawan Imam Suseno Indira Ramadhani Irpan Saputra Harahap Irvan Mohammad Regent Irwan Irwan Istiana Istiana Iswantir M Iswanto Iswanto Izzi Munaya Putri Jefri Arian Syahputra Joesoef Roepajadi Jonni Syatri Kaysa Billah Khairul Umam Khairun Nisa Khoirunnisa Az-Zahra Kristian Kristian Kuni Nadliroh Lasminiasih Lasminiasih - Lely Prananingrum Luh Putu Ratna Sundari Luthfi, Muhammad M Yusri M. Azmi Ubaidillah M. Fahrurrozi M. Jefriadi Mais M. Yogi Riyantama Isjoni M. Zahari M. Zaki Juliansyah M. Ziyan Adabi Mahmud Muda Hasibuan Mariza Sanubari Marwin Marwin Mayla Faiza Hanum Mhd Irpan Nasution Mhd Raihan Khairi Miftah Andriansyah Miftah Andriansyah Mimi Mimi Amaludin Muchamad Rizal Afandi Muchlis Muhammad Hanafi Muhamad Saleh Muhammad Ali Hanafi Muhammad Alwi HS Muhammad Arsyam Muhammad Farhan Daulay Muhammad Farhan Rozi Muhammad Iqbal Arrasid Muhammad Nahdan Syabil Muhammad Qadafi Muhammad Raffin Althafullayya Muhammad Zikri MULYADI Mustopa Mustopa Nabarian, Tifanny Naila Agnia Ramadhani NANA NANA Naufal Maulana Naurah Fachrani Saragih Nazipawati Nazipawati Nelly Al Audhah Nilla Sari Noor Farikhah Haneda Novegya Ratih Primanda Novie Al Muhariah Nur Annisa Nur Laila lubis Nur Lela Hasibuan Nurlisana Shidqi Saili Nurpratiwi Osep Hijuzaman Osrita Hapsara Pantun Bukit Pramesti, Yasinta Sindy Putri, Izzi Munaya R Adisetiawan R. Adisetiawan Rachmat, Firdaus Rafikah Marhani Hsb Raflis Tanjung Rahmahyani Raju Alfah Rezi Raldy Hendrianu Rangga Agusta Wijaya Rasyidah Rasyidah Raudatul Ilmi Rehan Fazalia Ananda Ridha Ahida Rila Apriana Wati Rindu Permatasari Rizka Fadzillah Roma Rizkina Fatimah Pulungan Rooswhan B Utomo Rooswhan Budhi Utomo rosid apriandik, Rifky Rr. Artiana Krestianti Sadzali, Asyhadi Mufsi Safitri Hasibuan Said Azren Qadraini Saima Putri Nurfatimah Nst Saiyid Syeikh Saiyid Syekh Salsa Rahma Kumala Salsabila Padang Salsabila Putri Zalianty Sandhi Prajaka Sandhi Prajaka Sefti Sri Amanda Selly Fitriani Selviana Setia Abikusna Sinar Maito Nasution Sindi Nadirah Siti Maryam Nst Siti Ramadhani Suci Cahyani SUWANTO, LUCKI APRIANSYAH Syahrul Jamil Syaifullah Syaifullah Syamsiar, Syamsiar Syamsul Bahri Tanjung, Khairil Candra Tiara Hidayah B Tiara Patrin Tri Fitri Yanti Tulus Fiqram Hamawi Usman Uti Rusdian Hidayat Vensy Vidya Wahdi , Nirsetyo Wahyu Rizky Andhifani Wanwan Jamaludin Wedra Aprison Winda Kustiawan Wiyono Wulan Aryati Yamali, Fahrul Rozi Yayi Suryo Prabandari Yogi Ardiansyah Yoziearni Aulia Yuanita FD Sidabutar Yulan permata sari Yunan Surono Zaenal Arifin Madzkur Zara Zaskia Meila Amanda Zuli Iskandar Zur Rahman