Claim Missing Document
Check
Articles

Sumpah Pemuda: Dalam Rangka Pembentukkan Karakter Pemuda Dimasa Kini dan Masa Depan Safira Az Zahra; Adinda Putri Darmanto; Ananda Nur Aulia; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.401

Abstract

Peristiwa sejarah Soempah Pemoeda atau Sumpah Pemuda yang diikrarkan tanggal 28 Oktober 1928 merupakan peristiwa besar dalam sejarah Indonesia. Sumpah pemuda adalah komitmen para pemuda Indonesia dari berbagai suku bangsa dan agama untuk menyatukan diri mewujudkan Indonesia merdeka. Penelitian ini dilakukan untuk mencari jawaban bagaimana rasa satu bangsa di kalangan pemuda terbentuk dan siapa penggeraknya. Penelitian dilakukan dengan metode sejarah, dengan menggunakan sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan telah melahirkan kesadaran kepada Bangsa Indonesia bahwa nenek moyang Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar. Feodalisme dan penjajahan menyebabkan Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang miskin, bodoh, dan tertindas. Para pemuda yang terdidik merupakan penggerak dari perjuangan Bangsa Indonesia. Rasa persatuan untuk mewujudkan Indonesia merdeka mampu menghilangkan sekat-sekat perbedaan. Perbedaan ras, bangsa, bahasa, dan agama dieliminasi demi terwujudnya persatuan.
Persfektif Implementasi Pasal 31 UUD 1945 dalam Sistem Pendidikan Negara Republik Indonesia bintang, patilah rizki bintang; Mochammad Rafli Firdaus; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v1i3.433

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi permasalahan Undang-undang Dasar 1945 merupakan landasan hukum tertinggi bagi negara Indonesia. Pasal 31 UUD 1945 adalah salah satu pasal yang mengatur tentang pendidikan nasional di Indonesia. Pasal ini menyatakan bahwa negara wajib mengembangkan sistem pendidikan nasional yang memajukan kebudayaan dan memperkembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Kegiatan ini bertujuan untuk memahami berbagai persepsi bahwa sistem Pendidikan memiliki peran penting yang telah tercantum dalam konstitusi republik indonesia yaitu UUD 1945. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan studi literatur. Metode pengumpulan data diperoleh dari sumber- sumber yang terkait dengan pasal 31 UUD 1945 dan sistem pendidikan nasional Indonesia. Dengan adanya pasal 31 UUD 1945 menjadikan pendidikan nasional di Indonesia harus juga memperhatikan pembangunan karakter peserta didik. Pembangunan karakter merupakan suatu upaya untuk membentuk pribadi yang berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur, dan memiliki keterampilan sosial yang baik.
Sumpah Pemuda dalam implementasinya di UMJ Syahira Shinta Hanjani; Dinda Putri Kamilah; Almirah Nur Sakiinah; Gunawan Santoso; Intan Khairasyani; Shinta Listiani; Nia Octavia Rachmadani; Putri Nur Ainni
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.456

Abstract

Peristiwa sejarah Soempah Pemoeda atau Sumpah Pemuda yang diikrarkan tanggal 28 Oktober 1928 merupakan peristiwa besar dalam sejarah Indonesia. Sumpah pemuda adalah komitmen para pemuda Indonesia dari berbagai suku bangsa dan agama untuk menyatukan diri mewujudkan Indonesia merdeka. Penelitian ini dilakukan untuk mencari jawaban bagaimana rasa satu bangsa di kalangan pemuda terbentuk dan siapa penggeraknya. Penelitian dilakukan dengan metode sejarah, dengan menggunakan sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan telah melahirkan kesadaran kepada Bangsa Indonesia bahwa nenek moyang Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar. Feodalisme dan penjajahan menyebabkan Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang miskin, bodoh, dan tertindas. Para pemuda yang terdidik merupakan penggerak dari perjuangan Bangsa Indonesia. Rasa persatuan untuk mewujudkan Indonesia merdeka mampu menghilangkan sekat-sekat perbedaan. Perbedaan ras, bangsa, bahasa, dan agama dieliminasi demi terwujudnya persatuan.
Mengintegrasikan Hak Asasi Manusia dalam Konteks Pembangunan Ekonomi Indonesia Hanifah Adibah Rahmah; Ahmad Muzakki; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.462

Abstract

Dalam era globalisasi dan pertumbuhan ekonomi yang cepat, perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) menjadi semakin penting untuk menjamin keadilan sosial dan pembangunan yang berkelanjutan. Namun, dapat kita ketahui sering kali kebijakan ekonomi dan praktik bisnis cenderung mengabaikan aspek HAM, mengakibatkan ketimpangan sosial dan ketidak adilan yang semakin meningkat. Pembangunan ekonomi adalah suatu proses yang berlangsung secara berkelanjutan yang melibatkan peningkatan pendapatan total dan pendapatan perkapita suatu negara. Proses ini juga memperhitungkan pertumbuhan penduduk dan perubahan mendasar dalam struktur ekonomi, serta upaya untuk mencapai pemerataan pendapatan bagi penduduk negara tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan terhadap masalah penelitian secara yuridis normatif, dengan spesifikasi   penelitian deskriptif-analitis. Penelitian menggunakan data  sekunder, dikumpulkan dari studi dokumen/kepustakaan, kemudian  diolah  dan dianalisis. Untuk mencapai kesuksesan dalam rencana Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, pemerintah harus memprioritaskan implementasi kebijakan yang ada saat ini, sambil meningkatkan keadilan sosial dan menghormati hak asasi manusia. Dalam melaksanakan tugas ini, pemerintah harus berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 sebagai panduan untuk mewujudkan visi bangsa Indonesia.
Menelusuri Kekuatan Budaya dan Bahasa dalam Membentuk Identitas Pribadi dengan Perspektif Sikap Mandiri di Kelas 5 Novi Mega Lestari; Gunawan Santoso; Mansyur Hidayat; Nursalim
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran yang dimainkan oleh budaya dan bahasa dalam membentuk identitas pribadi, sikap mandiri, dan kemampuan berpikir kritis pada Siswa Kelas 5. Dengan fokus pada lingkungan Pendidikan, penelitian ini melibatkan pengumpulan data kualitatif melalui observasi kelas, wawancara, dan analisis konten. Melalui pendekatan interdisipliner yang menggabungkan konsep-konsep dari bidang antropologi budaya, psikologi perkembangan, dan linguistik, penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana budaya dan bahasa saling berinteraksi dalam proses pembentukan identitas pribadi dan pengembangan sikap mandiri pada Siswa. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengeksplorasi cara di mana pemahaman mendalam tentang budaya dan bahasa dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis Siswa dalam menganalisis informasi dan mengevaluasi argumen. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang pentingnya integrasi budaya dan bahasa dalam kurikulum Pendidikan Kelas 5 dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan pendekatan pembelajaran yang lebih inklusif dan holistik. Abstrak tersebut menggarisbawahi tujuan, metode, dan harapan dari penelitian yang diusulkan, serta memberikan gambaran umum tentang cara pendekatan interdisipliner diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran budaya dan bahasa dalam pembentukan identitas pribadi, sikap mandiri, dan kemampuan berpikir kritis pada Siswa Kelas 5.
Sikap Mematuhi dan Tidak Mematuhi Aturan yang Berlaku di Rumah dan di Sekolah Kelas 2 Retno Primantiko; Gunawan Santoso; Tevian Edi Candra; Listari Widodo
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana anak-anak di kelas 2 Sekolah Dasar (SD) merespons dan menghadapi aturan yang berlaku di dua lingkungan yang signifikan dalam kehidupan mereka, yaitu di rumah dan di sekolah. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk menggali peran bernalar kritis dan komunikasi dalam pembentukan sikap mereka terhadap aturan. Dalam proses penelitian ini, kami menggunakan berbagai metode penelitian, termasuk observasi, wawancara, dan analisis data kuantitatif untuk mengumpulkan data tentang bagaimana anak-anak menjalani pengalaman mereka dalam menghadapi aturan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat variasi dalam sikap anak-anak terhadap aturan di rumah dan di sekolah. Faktor-faktor seperti lingkungan keluarga, norma-norma sosial, dan pendidikan karakter memainkan peran penting dalam pembentukan sikap mereka. Kemampuan berpikir kritis tampaknya memengaruhi cara anak-anak memahami dan merespons aturan, dengan anak-anak yang mampu berpikir kritis cenderung memahami konsekuensi tindakan mereka dengan lebih baik. Komunikasi juga menjadi aspek kunci dalam pengaruh terhadap sikap anak-anak terhadap aturan. Komunikasi yang terbuka dan efektif membantu anak-anak memahami tujuan aturan, mengatasi konflik, dan berbicara tentang pemikiran serta perasaan mereka terhadap aturan. Komunikasi yang positif juga membantu anak-anak dalam mengembangkan keterampilan berbicara dan menyampaikan argumen mereka. Penelitian ini memberikan wawasan yang lebih dalam tentang cara anak-anak kelas 2 di SD merespons dan menghadapi aturan di lingkungan yang berbeda. Hasil penelitian ini dapat berguna dalam upaya untuk memahami bagaimana pendidikan karakter dan pengembangan kemampuan berpikir kritis dapat ditingkatkan di rumah dan di sekolah. Kesimpulan dan temuan penelitian ini dapat memberikan pandangan yang lebih mendalam tentang kompleksitas pembentukan sikap terhadap aturan pada usia ini.
Peningkatan Prestasi literasi Siswa dalam Menyampaikan Pendapat dengan Bernalar Kritis, Komunikasi, Logis, dan Argumentatif di Kelas 6 Sri Utami; Gunawan Santoso; Febri Prihatin; Suwardono
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.618

Abstract

Studi ini menyelidiki peran penting berpikir kritis dan komunikasi dalam meningkatkan prestasi belajar siswa kelas 6. Dengan mengeksplorasi integrasi dua keterampilan ini, yaitu berpikir kritis dan berkomunikasi secara logis dan argumentatif, penelitian bertujuan untuk memahami dampaknya pada pemahaman materi pelajaran dan kemampuan siswa dalam menyampaikan pendapat mereka. Integrasi keterampilan ini diharapkan dapat memungkinkan siswa untuk mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang topik pembelajaran, mengasah kemampuan berbicara dan menulis yang efektif, serta mendorong partisipasi aktif dalam diskusi dan debat. Melalui penekanan pada logika dan argumentasi, penelitian ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang berfokus pada pemikiran kritis dan komunikasi yang efektif sebagai fondasi untuk peningkatan prestasi belajar siswa. Studi ini memiliki implikasi penting dalam pembentukan metode pembelajaran yang lebih baik di tingkat kelas 6 dan meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Upaya habituasi Keseharian Siswa Berakhlak Mulia dan Berkarakter Islami sebagai Wujud Ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa Natiqotul Istiqomah; Gunawan Santoso; Zahrotul Fitriyyah; Edi Ribowo
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.621

Abstract

Pendidikan dalam kelas 1 SD merupakan tahap awal perkembangan karakter dan moral siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi upaya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan pembiasaan sehari-hari siswa kelas 1 SD sebagai sarana untuk mengembangkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan karakter Islami. Integrasi nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dengan nilai-nilai agama Islam dalam pendidikan bertujuan untuk menciptakan generasi yang memiliki akhlak mulia dan karakter yang kuat. Dalam konteks ini, melibatkan orang tua, guru, dan pihak berkepentingan lainnya merupakan bagian penting dalam mendukung implementasi pendidikan yang seimbang dan harmonis. Hasil penelitian ini akan membantu dalam memahami dampak integrasi nilai-nilai ini pada perkembangan karakter siswa, serta pentingnya menjaga harmoni antara nilai-nilai agama Islam dan Pancasila dalam Pendidikan.
Mengidentifikasi Keragaman Budaya di Sekitarnya Secara Setara Melalui Gotong Royong dan Collaboration di Kelas 5 Nur Wahidah; Gunawan Santoso; Moh. Farid La Aca; Darmita Wuriani; Anita Bosawer; Novi Mega Lestari; Ayu Yuniar Anggo
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.629

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan yang digunakan dalam mengidentifikasi keragaman budaya di sekitar lingkungan SD kelas 5 dan bagaimana keragaman ini ditempatkan secara setara melalui kolaborasi dan gotong royong. Program ini ditujukan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang menghargai keragaman budaya dan mempromosikan kesetaraan di antara siswa dengan latar belakang budaya yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan mencakup analisis literatur, studi kasus, observasi, dan wawancara dengan siswa, guru, orang tua, serta anggota komunitas sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini berhasil dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang keragaman budaya dan menghasilkan lingkungan yang lebih inklusif di lingkungan SD kelas 5. Program ini memiliki dampak positif pada perkembangan siswa, yang dapat dilihat dalam peningkatan keterampilan kolaboratif, penghargaan terhadap keragaman budaya, dan kemampuan berinteraksi dengan budaya yang berbeda. Selain itu, partisipasi orang tua dan komunitas dalam pendekatan ini memberikan dukungan tambahan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung keragaman budaya. Studi ini menggarisbawahi pentingnya mempromosikan keragaman budaya di sekolah dan mendorong kolaborasi dan gotong royong sebagai cara untuk mencapai kesetaraan dan penghargaan terhadap budaya yang berbeda di kalangan siswa SD kelas 5. Program semacam ini menawarkan pandangan positif tentang pendidikan yang inklusif dan berorientasi pada budaya.
Mengidentifikasi Peluang dan Tantangan yang Muncul dari Keragaman Budaya Indonesia Secara Mandiri dan Critical Thingking Ayu Yuniar Anggo; Gunawan Santoso; Darmita Wuriani; Nurwahidah; Anita Bosawer
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 3 No. 6 (2024): November 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.630

Abstract

Penelitian ini menggali isu-isu yang muncul dalam mengajarkan siswa di SD kelas 5 tentang keragaman budaya di Indonesia. Fokus utama penelitian adalah identifikasi peluang dan tantangan yang terkait dengan pendekatan pembelajaran yang mengedepankan pemahaman mandiri dan pemikiran kritis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman budaya adalah kenyataan penting dalam masyarakat Indonesia. Pendekatan mandiri dan pemikiran kritis dalam pembelajaran dapat membantu siswa mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang budaya mereka. Namun, ada sejumlah tantangan yang perlu diatasi, termasuk keterbatasan kurikulum, sumberdaya terbatas, dan waktu yang singkat. Dukungan dari guru yang terlatih dengan baik dan lingkungan sekolah yang mendukung adalah penting dalam mengatasi tantangan ini.Pemahaman budaya yang lebih mendalam mempromosikan toleransi dan penghargaan terhadap budaya yang berbeda, sambil juga membantu siswa mengembangkan pemikiran kritis dan keterampilan hidup yang relevan. Implementasi pendekatan ini memiliki potensi untuk mengubah persepsi siswa tentang budaya dan mendorong tindakan positif yang mendukung keragaman budaya di Indonesia.Penelitian ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan pendidikan tentang keragaman budaya dalam kurikulum SD dan memberikan pandangan yang lebih dalam tentang bagaimana pendekatan pendidikan tertentu dapat membantu siswa menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang muncul dari keragaman budaya di negara ini.
Co-Authors Abdul Aziz Achda Fitriah Adelia Septa Kusuma Adeliza Eva Uncu adinda putri darmanto AHMAD MUZAKKI Ahmad Suryadi, Ahmad Ahmad Suyudi ahmad suyudi Ahmad Syamsuadi Aida Sumardi Alfi Fadliya Putri Mahya Almirah Nur Sakiinah Ambo Tuo Ananda Nur Aulia Ananda, Fildza Anggo, Ayu Yuniar Anita Bosawer Anshari, Fathia Puti Arif Aprilia Kartini Arif Aziz Firmansyah Arifin Arifin Arifin Arvansyah, Rafi Ayu Yuniar Anggo Ayu Yuniar Anggo Baiq Dina Erika Wardiningtias bintang, patilah rizki bintang Bosawer, Anita Bunga Ayu maulida Bunga Seftya Nur Indah Chatulistiwa, Diazs Darmita Wuriani Dea Permata Dewi Puji Lestari Dinda Putri Kamilah Dira Lestari Djati, Arifin Dwi Ajeng Prasasti Edi Ribowo Esih Sukaesih, Dinda Putri Kamilah Eva Monalisa Vebri Kusuma Eva Monalisa Vebry Kusuma Farcham Mulloh Fatonah Putri Pratiwi Pratiwi Fayyaza Ariefa Yusvinanda, Fayyaza Febri Prihatin Finna Fidyah Ramadhani Gracia Emmanuella Hajirah Halimah Hanifah Adibah Rahmah Hermawan, Cecep Maman Hidayat, Mansyur Hidriana Ikhwatul Mujahadah Imam Wahyudin Intan Khairasyani Intan Maharani Irsyam Fajar Attaulah Iswan Jannah, Niswah Zahrotul Jarmi Juliani Junita Nurfazriah Putri Juriah Juryati Keizia Latifah Keysa Najmi Salma Herdani Kudori, Masngud La Dauwi Laksono, Tri Lestari, Tuti Lilis Handayani N. Listari Widodo Liya Pransiska Mahda Lourenza Nursabella Mansyur Hidayat Mansyur Hidayat maruapey, habiba Marvel Santoso Masngud Kudori MIFTAHUL JANNAH Mochammad Rafli Firdaus Moh. Farid La Aca Mohammad Syaifuddin Mohammed El-Abid Muhamad Fauzan Muhammad Al Fathonah Muhammad Guntur Muhammad Mansyur, Hani Alifa muloh, farcham nabilahmaya Nadiah Rohadatul Aisy Shabri Natiqotul Istiqomah Naufal Nazwa Mustika Nia Octavia Rachmadani Niken, Niken Sekar Restu Prasaja Niswah Zahrotul Jannah Novi Mega Lestari Novi Sutia Novia Azzahra Nur Asiah Nur Laili Nur wahidah Nurdiana Nurwahidah Nurwijayanti OKTA ROSFIANI Pransiska, Liya Primantiko, Retno Purwati Wulandari Putri Nur Ainni Rajwa Firyaal Retno Primantiko Risma Nurkholisha Rivia Juliani Romadhotin, Putri Ayu Ronius Pirade Rostian Ryan Fajar Ramadani Safira Az Zahra Saing, Siti Aminah Salma Putri Amanda Salsa Khairunnisa Salsa Kusumadiniati Salwa Azzahrah Santika Unawekla Sasa Fiolanisa Satar, Shella Meiliza Shabrina Alamsyah Shinta Listiani Shofi Nisrina Amani Siti Aminah Saing Siti Zahrah Sodik, Ahmad Japar Sodikin Solehun Sri Mulyani Sri Sunarti SRI UTAMI Stenly Fiktor Metem Sauyai Supatmi . Suwardono Syahira Shinta Hanjani Syunu Trihantoyo Tasya Zulfa Tato Saputro Tevian Edi Candra Tri Laksono Tugiman Tugiman Tugiman Virda Nurlita WINARSIH Winarsih Winarsih Wisnu Winata Wulandari, Zahrah Rizka Yasmin Hadiyya Fatin Hana Yayuk Purwati Zahra Syafitri Atmadja Zahro, Zahrotul Fitriyyyah Zahrotul Fitriyyah