Claim Missing Document
Check
Articles

Memperkuat Jiwa Kewarganegaraan di Era Digital dengan Pendidikan Kewarganegaraan yang Komprehensif Wulandari, Zahrah Rizka; Novia Azzahra; Purwati Wulandari; Halimah; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.354

Abstract

Dalam era digital saat ini, kewarganegaraan menjadi semakin penting sebagai bagian integral dari identitas individu dan masyarakat. Untuk memperkuat jiwa kewarganegaraan di era digital ini, diperlukan pendidikan kewarganegaraan yang komprehensif yang mampu menjawab tantangan-tantangan yang dihadapi oleh masyarakat digital saat ini. Abstrak ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya pendidikan kewarganegaraan yang komprehensif dalam memperkuat jiwa kewarganegaraan di era digital, serta memberikan pandangan tentang bagaimana hal ini dapat dicapai melalui pendidikan kewarganegaraan yang komprehensif. Selain itu juga membahas tentang pentingnya pendidikan kewarganegaraan dalam meningkatkan kepedulian dan kesadaran warga negara terhadap lingkungan sosial, politik dan ekonomi. Dalam era digital yang semakin berkembang, pendidikan kewarganegaraan yang komprehensif menjadi hal yang krusial untuk melindungi hak dan kewajiban sebagai warga negara. Pendidikan kewarganegaraan yang komprehensif berfokus pada pembentukan karakter dan sikap positif warga negara yang terintegrasi dengan teknologi dan informasi yang ada. Melalui pendidikan kewarganegaraan yang komprehensif, generasi muda akan menjadi penerus bangsa yang memiliki kemampuan dan keterampilan dalam membangun kesadaran dan partisipasi aktif dalam demokrasi yang responsif dan inklusif dalam pemanfaatan teknologi dan informasi.
Sumpah Pemuda Sebagai Persatuan Bangsa Untuk Membangun Negara Yang Berdikari Esih Sukaesih, Dinda Putri Kamilah; Intan Khairasyani; Shinta Listiani; Nia Octavia Rachmadani; Almirah Nur Sakiinah; Syahira Shinta Hanjani; Putri Nur Ainni; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.359

Abstract

Peristiwa sejarah Soempah Pemoeda atau Sumpah Pemuda yang diikrarkan tanggal 28 Oktober 1928 merupakan peristiwa besar dalam sejarah Indonesia. Sumpah pemuda adalah komitmen para pemuda Indonesia dari berbagai suku bangsa dan agama untuk menyatukan diri mewujudkan Indonesia merdeka. Penelitian ini dilakukan untuk mencari jawaban bagaimana rasa satu bangsa di kalangan pemuda terbentuk dan siapa penggeraknya. Penelitian dilakukan dengan metode sejarah, dengan menggunakan sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan telah melahirkan kesadaran kepada Bangsa Indonesia bahwa nenek moyang Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar. Feodalisme dan penjajahan menyebabkan Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang miskin, bodoh, dan tertindas. Para pemuda yang terdidik merupakan penggerak dari perjuangan Bangsa Indonesia. Rasa persatuan untuk mewujudkan Indonesia merdeka mampu menghilangkan sekat-sekat perbedaan. Perbedaan ras, bangsa, bahasa, dan agama dieliminasi demi terwujudnya persatuan.
Revitalisasi Nasionalisme pada Generasi Z di Tengah Perubahan Global Satar, Shella Meiliza; Lilis Handayani N.; Irsyam Fajar Attaulah; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v1i3.376

Abstract

Revitalisasi Nasionalisme pada Generasi Z di Tengah Perubahan Global adalah sebuah upaya untuk membangkitkan semangat cinta tanah air pada generasi muda, khususnya Generasi Z, yang saat ini hidup di tengah perubahan global yang begitu cepat. Dalam era globalisasi, para generasi muda seringkali lebih mengidentifikasi diri mereka sebagai bagian dari dunia internasional daripada sebagai bagian dari negaranya sendiri.Oleh karena itu, revitalisasi nasionalisme sangat penting untuk membangkitkan kebanggaan dan kesadaran sebagai warga negara yang bertanggung jawab terhadap negaranya. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui pendidikan, media sosial, serta kegiatan-kegiatan yang mengedepankan nilai-nilai kebangsaan.Pentingnya revitalisasi nasionalisme pada Generasi Z juga terkait dengan tantangan-tantangan global, seperti perubahan iklim, kemiskinan, dan konflik internasional. Melalui semangat nasionalisme yang kuat, generasi muda Indonesia semangat dalam bernasionalisme.
Efek Pengaruh Sumpah Pemuda Terhadap Generasi Z Dalam Kegiatan Kemanusiaan virda nurlita; Safira Az Zahra; Ananda Nur Aulia; adinda putri darmanto; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.380

Abstract

Peristiwa sejarah Soempah Pemoeda atau Sumpah Pemuda yang diikrarkan tanggal 28 Oktober 1928 merupakan peristiwa besar dalam sejarah Indonesia. Sumpah pemuda adalah komitmen para pemuda Indonesia dari berbagai suku bangsa dan agama untuk menyatukan diri mewujudkan Indonesia merdeka. Penelitian ini dilakukan untuk mencari jawaban bagaimana rasa satu bangsa di kalangan pemuda terbentuk dan siapa penggeraknya. Penelitian dilakukan dengan metode sejarah, dengan menggunakan sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan telah melahirkan kesadaran kepada Bangsa Indonesia bahwa nenek moyang Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar. Feodalisme dan penjajahan menyebabkan Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang miskin, bodoh, dan tertindas. Para pemuda yang terdidik merupakan penggerak dari perjuangan Bangsa Indonesia. Rasa persatuan untuk mewujudkan Indonesia merdeka mampu menghilangkan sekat-sekat perbedaan. Perbedaan ras, bangsa, bahasa, dan agama dieliminasi demi terwujudnya persatuan.
Sumpah Pemuda: Dalam Rangka Pembentukkan Karakter Pemuda Dimasa Kini dan Masa Depan Safira Az Zahra; Adinda Putri Darmanto; Ananda Nur Aulia; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.401

Abstract

Peristiwa sejarah Soempah Pemoeda atau Sumpah Pemuda yang diikrarkan tanggal 28 Oktober 1928 merupakan peristiwa besar dalam sejarah Indonesia. Sumpah pemuda adalah komitmen para pemuda Indonesia dari berbagai suku bangsa dan agama untuk menyatukan diri mewujudkan Indonesia merdeka. Penelitian ini dilakukan untuk mencari jawaban bagaimana rasa satu bangsa di kalangan pemuda terbentuk dan siapa penggeraknya. Penelitian dilakukan dengan metode sejarah, dengan menggunakan sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan telah melahirkan kesadaran kepada Bangsa Indonesia bahwa nenek moyang Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar. Feodalisme dan penjajahan menyebabkan Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang miskin, bodoh, dan tertindas. Para pemuda yang terdidik merupakan penggerak dari perjuangan Bangsa Indonesia. Rasa persatuan untuk mewujudkan Indonesia merdeka mampu menghilangkan sekat-sekat perbedaan. Perbedaan ras, bangsa, bahasa, dan agama dieliminasi demi terwujudnya persatuan.
Persfektif Implementasi Pasal 31 UUD 1945 dalam Sistem Pendidikan Negara Republik Indonesia bintang, patilah rizki bintang; Mochammad Rafli Firdaus; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v1i3.433

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi permasalahan Undang-undang Dasar 1945 merupakan landasan hukum tertinggi bagi negara Indonesia. Pasal 31 UUD 1945 adalah salah satu pasal yang mengatur tentang pendidikan nasional di Indonesia. Pasal ini menyatakan bahwa negara wajib mengembangkan sistem pendidikan nasional yang memajukan kebudayaan dan memperkembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Kegiatan ini bertujuan untuk memahami berbagai persepsi bahwa sistem Pendidikan memiliki peran penting yang telah tercantum dalam konstitusi republik indonesia yaitu UUD 1945. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan studi literatur. Metode pengumpulan data diperoleh dari sumber- sumber yang terkait dengan pasal 31 UUD 1945 dan sistem pendidikan nasional Indonesia. Dengan adanya pasal 31 UUD 1945 menjadikan pendidikan nasional di Indonesia harus juga memperhatikan pembangunan karakter peserta didik. Pembangunan karakter merupakan suatu upaya untuk membentuk pribadi yang berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur, dan memiliki keterampilan sosial yang baik.
Sumpah Pemuda dalam implementasinya di UMJ Syahira Shinta Hanjani; Dinda Putri Kamilah; Almirah Nur Sakiinah; Gunawan Santoso; Intan Khairasyani; Shinta Listiani; Nia Octavia Rachmadani; Putri Nur Ainni
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.456

Abstract

Peristiwa sejarah Soempah Pemoeda atau Sumpah Pemuda yang diikrarkan tanggal 28 Oktober 1928 merupakan peristiwa besar dalam sejarah Indonesia. Sumpah pemuda adalah komitmen para pemuda Indonesia dari berbagai suku bangsa dan agama untuk menyatukan diri mewujudkan Indonesia merdeka. Penelitian ini dilakukan untuk mencari jawaban bagaimana rasa satu bangsa di kalangan pemuda terbentuk dan siapa penggeraknya. Penelitian dilakukan dengan metode sejarah, dengan menggunakan sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan telah melahirkan kesadaran kepada Bangsa Indonesia bahwa nenek moyang Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar. Feodalisme dan penjajahan menyebabkan Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang miskin, bodoh, dan tertindas. Para pemuda yang terdidik merupakan penggerak dari perjuangan Bangsa Indonesia. Rasa persatuan untuk mewujudkan Indonesia merdeka mampu menghilangkan sekat-sekat perbedaan. Perbedaan ras, bangsa, bahasa, dan agama dieliminasi demi terwujudnya persatuan.
Mengintegrasikan Hak Asasi Manusia dalam Konteks Pembangunan Ekonomi Indonesia Hanifah Adibah Rahmah; Ahmad Muzakki; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.462

Abstract

Dalam era globalisasi dan pertumbuhan ekonomi yang cepat, perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) menjadi semakin penting untuk menjamin keadilan sosial dan pembangunan yang berkelanjutan. Namun, dapat kita ketahui sering kali kebijakan ekonomi dan praktik bisnis cenderung mengabaikan aspek HAM, mengakibatkan ketimpangan sosial dan ketidak adilan yang semakin meningkat. Pembangunan ekonomi adalah suatu proses yang berlangsung secara berkelanjutan yang melibatkan peningkatan pendapatan total dan pendapatan perkapita suatu negara. Proses ini juga memperhitungkan pertumbuhan penduduk dan perubahan mendasar dalam struktur ekonomi, serta upaya untuk mencapai pemerataan pendapatan bagi penduduk negara tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan terhadap masalah penelitian secara yuridis normatif, dengan spesifikasi   penelitian deskriptif-analitis. Penelitian menggunakan data  sekunder, dikumpulkan dari studi dokumen/kepustakaan, kemudian  diolah  dan dianalisis. Untuk mencapai kesuksesan dalam rencana Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, pemerintah harus memprioritaskan implementasi kebijakan yang ada saat ini, sambil meningkatkan keadilan sosial dan menghormati hak asasi manusia. Dalam melaksanakan tugas ini, pemerintah harus berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 sebagai panduan untuk mewujudkan visi bangsa Indonesia.
Menelusuri Kekuatan Budaya dan Bahasa dalam Membentuk Identitas Pribadi dengan Perspektif Sikap Mandiri di Kelas 5 Novi Mega Lestari; Gunawan Santoso; Mansyur Hidayat; Nursalim
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran yang dimainkan oleh budaya dan bahasa dalam membentuk identitas pribadi, sikap mandiri, dan kemampuan berpikir kritis pada Siswa Kelas 5. Dengan fokus pada lingkungan Pendidikan, penelitian ini melibatkan pengumpulan data kualitatif melalui observasi kelas, wawancara, dan analisis konten. Melalui pendekatan interdisipliner yang menggabungkan konsep-konsep dari bidang antropologi budaya, psikologi perkembangan, dan linguistik, penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana budaya dan bahasa saling berinteraksi dalam proses pembentukan identitas pribadi dan pengembangan sikap mandiri pada Siswa. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengeksplorasi cara di mana pemahaman mendalam tentang budaya dan bahasa dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis Siswa dalam menganalisis informasi dan mengevaluasi argumen. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang pentingnya integrasi budaya dan bahasa dalam kurikulum Pendidikan Kelas 5 dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan pendekatan pembelajaran yang lebih inklusif dan holistik. Abstrak tersebut menggarisbawahi tujuan, metode, dan harapan dari penelitian yang diusulkan, serta memberikan gambaran umum tentang cara pendekatan interdisipliner diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran budaya dan bahasa dalam pembentukan identitas pribadi, sikap mandiri, dan kemampuan berpikir kritis pada Siswa Kelas 5.
Sikap Mematuhi dan Tidak Mematuhi Aturan yang Berlaku di Rumah dan di Sekolah Kelas 2 Retno Primantiko; Gunawan Santoso; Tevian Edi Candra; Listari Widodo
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana anak-anak di kelas 2 Sekolah Dasar (SD) merespons dan menghadapi aturan yang berlaku di dua lingkungan yang signifikan dalam kehidupan mereka, yaitu di rumah dan di sekolah. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk menggali peran bernalar kritis dan komunikasi dalam pembentukan sikap mereka terhadap aturan. Dalam proses penelitian ini, kami menggunakan berbagai metode penelitian, termasuk observasi, wawancara, dan analisis data kuantitatif untuk mengumpulkan data tentang bagaimana anak-anak menjalani pengalaman mereka dalam menghadapi aturan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat variasi dalam sikap anak-anak terhadap aturan di rumah dan di sekolah. Faktor-faktor seperti lingkungan keluarga, norma-norma sosial, dan pendidikan karakter memainkan peran penting dalam pembentukan sikap mereka. Kemampuan berpikir kritis tampaknya memengaruhi cara anak-anak memahami dan merespons aturan, dengan anak-anak yang mampu berpikir kritis cenderung memahami konsekuensi tindakan mereka dengan lebih baik. Komunikasi juga menjadi aspek kunci dalam pengaruh terhadap sikap anak-anak terhadap aturan. Komunikasi yang terbuka dan efektif membantu anak-anak memahami tujuan aturan, mengatasi konflik, dan berbicara tentang pemikiran serta perasaan mereka terhadap aturan. Komunikasi yang positif juga membantu anak-anak dalam mengembangkan keterampilan berbicara dan menyampaikan argumen mereka. Penelitian ini memberikan wawasan yang lebih dalam tentang cara anak-anak kelas 2 di SD merespons dan menghadapi aturan di lingkungan yang berbeda. Hasil penelitian ini dapat berguna dalam upaya untuk memahami bagaimana pendidikan karakter dan pengembangan kemampuan berpikir kritis dapat ditingkatkan di rumah dan di sekolah. Kesimpulan dan temuan penelitian ini dapat memberikan pandangan yang lebih mendalam tentang kompleksitas pembentukan sikap terhadap aturan pada usia ini.
Co-Authors Abdul Aziz Achda Fitriah Adelia Septa Kusuma Adeliza Eva Uncu adinda putri darmanto Agus Salim, Tri Atiiqoh Ahmad ibrahim, Kania Novaliani AHMAD MUZAKKI Ahmad Suryadi, Ahmad ahmad suyudi Ahmad Syamsuadi Aida Sumardi Akhmadi, Meizir Akhmadi Alfi Fadliya Putri Mahya Alia Choirunnisa, Tiara Fitri Nalindra Almirah Nur Sakiinah Ambo Tuo Ananda Nur Aulia Ananda, Fildza Anggo, Ayu Yuniar Anita Bosawer Anshari, Fathia Puti Arif Aprilia Kartini Arif Aziz Firmansyah Arifin Armansi, Angelus Pasli Arvansyah, Rafi Ayu Yuniar Anggo Baiq Dina Erika Wardiningtias Bambang Syaeful Hadi bintang, patilah rizki bintang Bosawer, Anita Bunga Ayu maulida Bunga Seftya Nur Indah Chairunisah, Nabilah Chatulistiwa, Diazs Darling, Dominikus Zinyo Darmita Wuriani Dea Permata Dewi Puji Lestari Dinda Putri Kamilah Dira Lestari Djati, Arifin Dwi Ajeng Prasasti Edi Ribowo Elfirza Endang, Tri Esih Sukaesih, Dinda Putri Kamilah Eva Monalisa Vebri Kusuma Eva Monalisa Vebry Kusuma Farcham Mulloh Fayyaza Ariefa Yusvinanda, Fayyaza Febri Prihatin Finna Fidyah Ramadhani Gracia Emmanuella Hajirah Halimah Hanifah Adibah Rahmah Hendro Mustofa, Syahira Shinta Hanjani Hermawan, Cecep Maman Hidayat, Mansyur Hidriana Ikhwatul Mujahadah Imam Wahyudin Intan Khairasyani Intan Maharani Irsyam Fajar Attaulah Iswan Jamiil, Zahra Tsaniyatun Naafi'i Jamiil Jannah, Niswah Zahrotul Jarmi Juliani Junita Nurfazriah Putri Juriah Juryati Keizia Latifah Keysa Najmi Salma Herdani Khumar Shubham Kudori, Masngud La Dauwi Laksono, Tri Lestari, Tuti Lilis Handayani N. Listari Widodo Liya Pransiska Mahruroji, Firna Afifatun Nuha Mansyur Hidayat Marsoyo, Fransiskus Alvio maruapey, habiba Masngud Kudori MIFTAHUL JANNAH Mochammad Rafli Firdaus Moh. Farid La Aca Mohammad Syaifuddin Mohammed El-Abid Muhamad Fauzan Muhammad Al Fathonah Muhammad Guntur Muhammad Mansyur, Hani Alifa muloh, farcham nabilahmaya Nadiah Rohadatul Aisy Shabri Nanik Natiqotul Istiqomah Naufal Nazwa Mustika Nia Octavia Rachmadani Niken, Niken Sekar Restu Prasaja Niswah Zahrotul Jannah Novi Mega Lestari Novi Sutia Novia Azzahra Nur Asiah Nur Laili Nur wahidah Nurdiana Nursabella, Mahda Lourenza NURUL KHOTIMAH Nurwahidah Nurwijayanti OKTA ROSFIANI Pransiska, Liya Pratiwi, Fatonah Putri Pratiwi Primantiko, Retno Purwati Wulandari Putri Nur Ainni Retno Primantiko Risa Amalia Kurniawati Rivia Juliani Riyanti, Lilis Handayani N Rizky Arfiyanto Romadhotin, Putri Ayu Ronius Pirade Rostian Roudlotul Jannah Ryan Fajar Ramadani Safira Az Zahra Saing, Siti Aminah Salma Putri Amanda Salsa Khairunnisa Salsa Kusumadiniati Salwa Azzahrah Santika Unawekla Sasa Fiolanisa Satar, Shella Meiliza Shabrina Alamsyah Shinta Listiani Shofi Nisrina Amani Sinta Ayu Siti Aminah Saing Sodik, Ahmad Japar Sodikin Solehun Sri Ratna Sari Sri Sunarti SRI UTAMI Sri Wartati, Shella Meiliza Srianah Stenly Fiktor Metem Sauyai Supatmi Supatmi, Sonia Firnanda Suwardono Syahira Shinta Hanjani Syunu Trihantoyo Tato Saputro Tevian Edi Candra Tri Laksono Tugiman Virda Nurlita WINARSIH Winarsih Winarsih Wisnu Winata Wulandari, Zahrah Rizka Yasmin Hadiyya Fatin Hana Yayuk Purwati Yoga Aditia Ragil Zahra Syafitri Atmadja Zahratul Aini Zahro, Zahrotul Fitriyyyah Zahrotul Fitriyyah Zulfa, Tasya