Claim Missing Document
Check
Articles

TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM KUMPULAN CERITA RAKYAT MELAYU MEMPAWAH ZAMAN KERAJAAN Annisa, Ayu Novia; Simanjuntak, Hotma; Amir, Amriani
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 6 (2015): JUNI 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Latar belakang dilakukannya penelitian ini kerena fungsi bahasa adalah alat untuk menyampaikan pesan atau maksud dari penutur kepada mitra tutur. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bentuk-bentuk tindak tutur ilokusi yang digunakan dalam kumpulan cerita rakyat Melayu Mempawah. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian bersifat kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa dalam cerita rakyat Melayu Mempawah digunakan tindak tutur ilokusi dalam bentuk verdiktif, asertif, direktif, ekspresif, dan komisif. Tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam kumpulan cerita rakyat Melayu Mempawah berjumlah 60 data dengan rincian 1 bentuk verdiktif, 22 bentuk asertif, 24 bentuk direktif, 6 bentuk ekspresif, dan 7 bentuk komisif. Berdasarkan data yang ditemukan, bentuk-bentuk tindak tutur ilokusi dalam kumpulan cerita rakyat Melayu Mempawah berperan dalam menjembatani maksud yang disampaikan penutur kepada mitra tutur.   Kata Kunci: Tindak Tutur, Lokusi, Ilokusi, Perlokusi.   Abstract. Motivation of this research becaused the function of language as an instrument to inform message or idea from a speaker to a speaker partner. The purpose of this research is to describe form of the illocutionary act which used in  Mempawah Malay folklore. This research method is descriptive method while the form is qualitative. Based on the data analysis, it is concluded on Mempawah Malay folklore using the  illocutionary act of verdictive, assertive, directive, expressive, and comissive type. The illocutionary act which concluded on Mempawah Malay folklore is totaled by sixty data with details one of verdictive type, twenty two assertive type, twenty four directive type, six expressive type, and seven commissive type. Based on  the concluded data, type of illocutionary act of the Mempawah Malay folklore have a role to connect the purpose of the speaker to a speaker partner.   Keywords: Speech Acts, Locutionary Act, Illocutionary Act, Perlocutionary Act.
MAJAS DALAM ROMAN HABIS GELAP TERBITLAH TERANG TERJEMAHAN ARMIJN PANE (F11409004), Anita; Sulissusiawan, Ahadi; Amir, Amriani
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 9 (2013): September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada bidang sastra dengan tujuan mendeskripsikan makna dan fungsi majas dalam roman HGTT. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif berbentuk kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah makna dan fungsi majas berupa kutipan dalam roman HGTT. Sumber data dalam penelitian ini adalah Armijn Pane sebagai pengarang dalam roman HGTT. Teknik pengumpulan data adalah teknik tak langsung melalui studi dokumenter. Prosedur dan teknik analisis data berupa penyajian data, interpretasi data, pendeskripsian data, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Analisis data dilakukan dengan cara menentukan makna majas dan fungsi majas, kemudian data tersebut dideskripsikan berdasarkan makna majas perbandingan, penegasan, pertentangan, dan fungsi majas dalam roman HGTT. Kata kunci: majas, roman Abstract. This study focused on the field of literature with the aim to describe the meaning and function of majas in HGTT romance. The method used is a form of qualitative descriptive method. The data in this study is a majas meaning and function of citations in HGTT romance. Sources of data in this study is Armijn Pane as the author of the romance HGTT. Data collection techniques are indirect techniques through documentary study. Procedures and techniques of data analysis in the form of data presentation, interpretation of data, data description, data analysis, and conclusion. Based on the analysis of data is done by determining the meaning and function of majas, then the data is described by a comparison majas meaning, affirmation, conflict, and the function of majas in HGTT romance. Key words: majas, romance
LEKSIKON AMAIK DALAM RITUAL NAAH PADI PADA MASYARAKAT DAYAK SALAKO DI KECAMATAN SAJINGAN BESAR SAMBAS Iyon, Firminus; Amir, Amriani; Syahrani, Agus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 7, No 3 (2018): Maret 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstract Amazon's lexicon of rice is a component of language communication  that contains the meaning and usage of words in the language. Amaik rice is the rule of things prohibited and abstinent in the form of speech and action in rice farming activities. This is the reason the researchers chose amaik rice in Dayak Salako language. The wisdom of the Dayak Salako rice field traditions is a distinct characteristic of the other Dayak sub-groups. Rice is considered a sacred object that has a spirit that should be given special treatment through traditional ritual traditions. Amaik rice contains a meaning that has cultural aspects and culture of the culture owner's community. So amaik rice is maintained. Dayak Salako is one of the Dayak sub-villages area in Sajingan sub-district Sambas District. The research was conducted in Sasak village of Santaban village, Sajingan Besar sub-district of Sambas district, which is a residential area of indigenous Dayak Salako community. This study includes rice amaik's speech, lexicon form amaik rice, and cultural sense amaik rice. Keywords: lexicon, Amaik, Dayak Salako
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA PADA MEDIA LUAR RUANG DI KOTA SINGKAWANG Sari, Nilam; Amir, Amriani; Syahrani, Agus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 7, No 3 (2018): Maret 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstract The Research on the use of language on outdoor media in Singkawang City focuses on the physical variables, language variables, legal variables, and criteria of language situations in accordance with the formulation of problems related to research purposes that is to describe the use of language on outdoor media in Singkawang City based on physical variables and legal variables, describe the analysis of language usage on outdoor media in Singkawang City based on language variable, and describe the criteria of language situation of language use on outdoor media in Singkawang City based on assessment instrument. Data that can be collected amounted to 192 data. The data are grouped into 7 groups of monitoring objects and described in general. After that, the data is classified into 5 research objects and analyzed based on the formulation of the problem. Based on the results of data analysis of outdoor media in Singkawang get score 245,3.This result determines that Singkawang City is included in a controlled area criterion III, areas where the use of foreign languages is sufficiently under control, with more priority on the use of Indonesian language or the preservation of regional languages. Keywords: Outdoor Media, Physical Variables, Language Variables, Legal  Variables, Singkawang City.   Top of Form          
MAKNA LEKSIKAL PERMAINAN RAKYAT MELAYU SAMBAS: PENDEKATAN ETNOLINGUISTIK Agus Syahrani; Amriani Amir; Sabhan Rasyid
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Elektronik WACANA ETNIK
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/we.v2.i2.41

Abstract

This study focuses on the observation of cultural object, that is folk games. The referred folk games are traditional games played by the local people. Acquisition of data conducted in the 19 subistrict of Sambas, West Kalimantan. Researcher uses qualitative research method, specifically by translating the vocabulary data of Malay folk games in the District of Sambas. This study also uses ethnolinguistic approach that views the relationship between language and cultural elements within Malay community in Sambas. Analysis conducted by researcher towards the collected data is the type of meaning analysis based on the classification of tools, techniques, player name, and the name of the folk game.By virtue of research, researcher accumulated 173 words as research data. All of data comprise of 30 kind of folk games with classification, that is 51 words as tools, 44 words as techniques, 4 words as player name, and 30 words as the name of the folk games classification.
PELATIHAN MANAJEMEN REFERENSI: STRATEGI MENGHINDARI AKSI PLAGIARISME DI KALANGAN MAHASISWA MENGGUNAKAN ZOTERO Atiqa Nur Latifa Hanum; Sahidi Sahidi; Sisilya Saman Madeten; Amriani Amir; Mifta Rahman
Dharmakarya Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i4.35127

Abstract

Tingginya aksi plagiarisme di kalangan akademisi terutama mahasiswa masih marak dilakukan. Celah dan peluang untuk melakukan kecurangan guna menghasilkan sebuah karya ilmiah terus dilakukan dengan berbagai alasan yang mendesak. Upaya yang dapat dilakukan salah satunya memberikan edukasi kepada para mahasiswa melalui pelatihan manajemen referensi menggunakan aplikasi zotero. Tujuannya untuk menganalisis kecenderungan tindakan plagiarisme yang menyebabkan mereka mengabaikan kaidah dan etika serta melatih mereka untuk tertib saat melakukan penulisan sebuah karya ilmiah. Metode yang digunakan berupa sosialisasi dan pelatihan oleh tim pelaksana pengabdian sesuai dengan keahlian bidangnya. Kegiatan dilakukan secara daring selama 3 hari berturut-turut. Hasilnya menunjukkan bahwa semua peserta pelatihan mengetahui adanya aplikasi manajemen referensi seperti zotero untuk mempermudah penulisan karya ilmiah namun mengabaikannya karena ketidakpahaman dalam penggunaan, informasi yang diperoleh berasal dari sumber bebas, kurangnya keterampilan literasi informasi, serta keterbatasan waktu untuk menyelesaikan menjadi permasalahan utama tindakan plagiarisme dilakukan di kalangan mahasiswa. Setelah mengikuti pelatihan, sebanyak 63,3% peserta merasa kemampuan kognitif dan afektifnya bertambah.
Sosialisasi dan Pelatihan Pengolahan Kerang Bambu Dalam Usaha Meningkatkan Keterampilan Masyarakat di Wilayah Pesisir Pantai Mutiara Kecamatan Sukadana Asri Mulya Ashari; Gusti Eva Tavita; Amriani Amriani
Al-Khidmah Vol 4, No 2 (2021): AL-KHIDMAH (Desember)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/al-khidmah.v4i2.3138

Abstract

Perekonomian yang lesu di masa pandemi COVID-19 berdampak pada desa-desa terpencil, terutama dengan pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada pertengahan tahun 2021. Pantai Mutiara, salah satu pantai di wilayah Kecamatan Sukadana, dengan jumlah penduduk sekitar 500 KK, dengan mata pencaharian penduduk adalah bertani sambil mencari ikan. Menurunnya daya beli masyarakat akibat pandemi Covid-19 membuat semangat para nelayan melaut untuk mencari ikan sebagai mata pencaharian tambahan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan bentuk kepedulian tim pelaksana kegiatan PKM Fakultas MIPA Universitas Tanjungpura yang bertujuan untuk mengaktifkan kembali kegiatan ekonomi masyarakat pesisir Pantai Mutiara Desa Gunung Sembilan Kecamatan Sukadana melalui pelatihan. dalam pembuatan banyak produk olahan kerang bambu (Solen sp). ada di pantai. Kegiatan PKM ini diikuti oleh 15 orang peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga dan remaja putri. Metode kegiatan adalah metode ceramah tentang kerang, manfaat dan beberapa proses pengolahannya, dan metode praktik/demonstrasi pembuatan sirup dan tepung tempurung bambu.
Keefektifan Kalimat dalam Makalah Mahasiswa Nonreguler Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia FKIP Untan Amriani Amir
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 5, No 2 (2011): Volume 5 Nomor 2 Edisi April 2011
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.048 KB) | DOI: 10.26418/jvip.v5i2.59

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keefektifan kalimat dalam makalah mahasiswa Program Nonreguler Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Untan ditinjau dari kehematan dan kesejajaran bentuk. Penelitian ini dilakukan di kampus FKIP Untan Jalan Ahmad Yani Pontianak. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yang diarahkan pada data kebahasaan. Sumber data penelitian ini adalah kalimat dalam makalah mahasiswa Program Nonreguler Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Untan. Pengambilan sampel dilakukan secara bertahap (multistage sampling). Data dianalisis melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 44 kalimat yang tidak efektif dalam makalah ditinjau dari kehematannya meliputi kehematan kata, bentuk ganda, dan konjungsi. Terdapat 57 kalimat yang tidak efektif dalam makalah ditinjau dari kesejajaran bentuk, berupa kesejajaran unsur, pasangan konjungsi, dan kesejajaran penyusunan kalimat. Jadi, jumlah keseluruhan kalimat yang tidak efektif sebanyak 101 (49%) kalimat dari 205 jumlah kalimat. Kata Kunci: efektif, kalimat, kesejajaran, kehematan
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI DAN ADAPTASI TEKNOLOGI MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DI SEKOLAH DASAR No 5 SEJAJAH KABUPATEN BENGKAYANG Warsidah Warsidah; Amriani Amir; Riza Linda; Mega Sari Juane Sofiana; Neva Satyahadewi
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v8i2.1959

Abstract

Teaching Campus is one of the main products of the Merdeka Learning Program Merdeka Campus which is a policy of the Minister of Education and Culture in an effort to encourage students to master various scientific fields in preparation for the world of work. The purpose of this campus teaching activity is to produce students with character, namely critical and creative as well as collaborative and skilled in every situation. The method used in this research is descriptive method, by describing all data obtained in research activities including primary, secondary and other supporting data to be analyzed and narrated in a structured, factual and systematic manner. Primary data was obtained through interviews with KM2 team students, students, teachers and principals as well as parents of SDN No 05 Sejajah students, while secondary data was based on literature review or based on references relevant to this research topic. The results of the research from the KM 2 activity which lasted for 20 weeks effectively showed that the role of the students participating in KM 2 had a positive impact on improving the quality of SDN No 05 Sejajah schools, especially in literacy and numeracy for students as well as technology adaptation and administrative order for school teachers. In addition, the motivation to go to school for the students of SDN No 05 Sejajah generally increased, indicated by the diligence and perseverance of the students attending and being in the classroom until the end of the lesson.Keywords: descriptive, technological adaptation, literacy, numeracy, SDN 05 Sejajah
PENINGKATAN ADAPTASI TEKNOLOGI DAN INFORMASI KEPADA TENAGA KEPENDIDIKAN SEKOLAH MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR Gusti Eva Tavita; Amriani Amir; Asri Mulya Ashari; Riza Linda; Rita Kurnia Apindiati
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 7 No. 2 (2022): Desember
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The creativity and innovation of teachers in learning methods and techniques is very important in the success of the learning process of students in the classroom. The use of technology to accommodate the creativity of education personnel has become a basic need, and to make this happen, requires intensive assistance and training. The purpose of this activity is to examine the application of technology adaptation to education staff at the state elementary school No. 15 Segedong, Bengkayang Regency, West Kalimantan, through the students of the Teaching Campus 2 (KM 2) team assigned to the school. This research is descriptive qualitative, using primary data sourced from field observations, interviews with education staff (school teachers), school principals and students who become KM 2 agents at the school accompanied by documentation that supports factual activities in the field. In addition, this research is also supported by the availability of secondary data that can be obtained from the literature or references that are relevant to the research topic. The results showed that the technological adaptation carried out by the students of the KM 2 Segedong team went well, and could improve the ability of the educators at the school in utilizing science and technology (IT) in learning methods at the school. Keywords : Technology Adaptation; Campus Teaching; Creativity; Learning Methods
Co-Authors . Apriansyah . Efpriyani a. totok priyadi A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abunawas Abunawas Abunawas, Abunawas Agus Syahrani Agus Syahrani Agus Wartiningsih Agustina, Shella Ahadi Sulissusiawan Anita Wulandari, Anita Ari Hepi Yanti arpian frihady Ashari, Asri Mulya Ashari, Hartina Prapti Asista, Vera Asrifah, Ade Angga Atiqa Nur Latifa Hanum Atiqa Nur Latifa Hanum Ayu Novia Annisa, Ayu Novia Basirun, . Daria, Evalisca Dede Melda Desriani Lestari Dewi Susanti Dita Alfianata El Hendrianto Esta Br Tarigan F11109016, Anisawati Fidyanti, Dita Firman Susilo Gusti Eva Tavita Hadi, Tri Utomo Hafizurrahman, Hafizurrahman Handayani, Pratiwi Hanum, Atiqa Nur Latifa Hanum, Atiqa Nur Latifah Hendrianto, El Herina Marlisa Herningsih, Okta Hotma Simanjuntak Ikasari, Ninsi Ikha Safitri Imam Ghozali Indrapraja, Diecky K Ismunandar . Iyon, Firminus Kurniawan Kurniawan Kurniawan Laila Sari Laurensius Salem Lembayu, Puji Likhani, Mifthakhul Lucky Hartanti Ma'ruf, Zilzia Rahmi Madete, Sisilya Saman Madeten, Sisily Saman Madeten, Sisilya Madeten, Sisilya Saman Majinur Darlisanto Mariyadi Mariyadi mariyadi Mega Sari Juane Sofiana Mellisa Jupitasari Mifta Rahman Muhardiasih, Yunita Mulyani, Rida Muzammil, Ahmad Rabi ul Muzammil, Ahmad Rabi’ul Nanang Heryana Neva Satyahadewi Nini Risanti Nonik, Nonik Nopiawan, Tan Supriadi Noraga, Birawa NORMALA, NORMALA Novialdi, Hafiz Novitasari, Heni Nurhaidah Pamurani, Ary Paternus Hanye Patriantoro . Prayogo, Ricky Muhammad Pribadi, Fajar Ary Pujilestari, Helena Purwaningsih, Dewi Ismu PURWANTI PURWANTI Putri Kurniasih Putri, Dwi Nurul Febriana Putri, Mutiara Kharisma Hasan Rafi'i, Muhammad Rahmad, Leo Rahmadhanti, Jumiatin Asri Rahman, Mifta Rahman, Miftah Ramadani, . Ria, Fitria Riska Riska Rita Kurnia Apindiati Rivaldi, Viski Riza Linda Robiansyah, . Sabarina, Sabarina Sabhan Rasyid Sahidi Sahidi Sahidi Sahidi Sahidi, Sahidi Saputra, Riko Saputra, Yohanes Welli Saputri, Eis Satri, Aprina Eni Scolastika, Fitriana Selviana Selvi Sesilia Seli Sesilya Saman Sinta, Sinta Sisilia Saman Sisilya Saman Sisilya Saman Slamet Riki Haryadi Suwito, Jery Arifin Syamsul Arifin Trisnawati, Deri Uray Eldi Firmansyah Vatria, Yuliana Wahyu Pitri Abriyani Wahyudi, Firli Warsidah Warsidah Wary, Fransiska Febrivaras Wirda Andani Witri, . Yasha Alfhini Yeni Saragih Yesi, Lidia Yuliono, Agus Yustira, Wani Zulfickhan, Rutin