Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Digital Berbasis Flipbook untuk Memberdayakan Keterampilan Abad 21 Peserta Didik pada Pembelajaran IPA Sekolah Dasar Sari, Fransiska Faberta Kencana; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1715

Abstract

Abad 21 menuntut dikuasainya berbagai kompetensi oleh peserta didik sebagai upaya memperkuat daya saing khususnya pada bidang sumber daya manusia. Bahan ajar yang terintegrasi dengan teknologi menjadi salah satu sumber belajar yang penting untuk menunjang proses belajar. Kurangnya inovasi pemanfaatan bahan yang terintegrasi dengan teknologi menjadikan kurang optimalnya pencapaian tujuan pembelajaran dan penguasaan kompetensi – kompetensi oleh peserta didik. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan terhadap peluang pengembangan bahan ajar yang terintegrasi dengan teknologi berbasis flipbook dengan harapan dapat memperbesar peluang peserta didik dalam meningkatkan kemampuan literasi sains. Penelitian ini dilakukan dengan desain kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara berbantuan kuesioner analisis kebutuhan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru pada umumnya menggunakan bahan ajar cetak yang sudah tersedia dalam pembelajaran. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi yang positif terhadap peluang pengembangan dan pemanfaatan flipbook untuk memfasilitasi penggunaan bahan ajar digital. Melalui hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan guru dalam mengembangkan dan mengimplementasikan bahan ajar digital berbasis flipbook untuk memfasilitasi proses belajar peserta didik.
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Digital dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Utami, Noviyani; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1716

Abstract

Perkembangan teknologi yang saling terintegrasi dan menyatu saat ini dibutuhkan seni media digital yang estetis dan inovatif untuk penerapan teknologi dengan memberikan dukungan bagi dunia teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mempetakan terkait kebutuhan pendidik dalam penggunaan bahan ajar digital pembelajaran IPA. Penelitian ini berkontribusi guna merekomendasikan kepada seluruh pemangku kepentingan pendidik untuk mempetakan terkait kebutuhan penggunaan bahan ajar digital dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan sampel 24 guru kelas dari 10 sekolah dasar. pendidik dihadapkan masih menggunakan bahan ajar konvesional terkait media pembelajaran yang digunakan; kebutuhan materi bahan ajar digital yang beragam dan kompleks serta perlunya adanya dukungan dari seluruh stakeholder guna memenuhi kebutuhan pendidik di sekolah dasar. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memperbaiki potensi kekurangan era digital dan menyadari akan kehadiran era reformasi teknologi.
Analisis Media Digital Video Pembelajaran Abad 21 Menggunakan Aplikasi Canva Pada Pembelajaran IPA Rahmawati, Farida; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1717

Abstract

Pendidikan di abad 21 berbeda dengan abad sebelumnya. Pendidikan abad 21 bersifat konstruksional dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Pembelajaran harus dapat mengembangkan keterampilan critical thinking and problem solving, creativity and innovation, communication, collaboration. Oleh sebab itu, guru harus kreatif dan inovatif dalam menciptakan pembelajaran yang menumbuhkan berpikir tingkat tinggi pada peserta didik. Salah satunya dalam pemilihan media pembelajaran yang variatif dan berbasis digital sesuai dengan perkembangan pendidikan abad 21. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mendeskripsikan  media pembelajaran yang inovatif dan kreatif berbasis digital yaitu berupa video pembelajaran dengan menggunakan aplikasi canva pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Kajian ini menggunakan metode tinjauan pustaka. Hasil dari kajian ini yaitu video pembelajaran menggunakan aplikasi canva pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam merupakan salah satu media pembelajaran yang menarik dan inovatif sesuai dengan perkembangan Pendidikan abad 21 yaitu segala aspek memanfaatkan teknologi dalam kehidupan. Selain itu, akses dan pengoperasian aplikasi canva mudah dipahami dan ekonomis. Jadi video pembelajaran menggunakan aplikasi canva pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam merupakan salah satu solusi tepat sebagai penunjang guru dalam pengembangan media pembelajaran berbasis digital di abad 21. 
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Digital Interaktif untuk Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Abad 21 Yuliana, Yuliana; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1733

Abstract

Penelitian ini menjelaskan sejauh mana proses belajar mengajar dalam konteks sekolah dasar apakah telah telah memenuhi karakteristik pembelajaran abad 21, dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian studi kasus ini mengumpulkan data 8 guru sekolah dasar dari 8 sekolah dasar. Data yang dikumpulkan melalui wawancara, dianalisis dengan model interaktif dan disajikan secara deskriptif kuantitatif. Bukti empiris menunjukkan bahwa proses belajar mengajar yang dilakukan oleh lebih dari separuh guru SD tidak menampilkan pembelajaran abad 21. Sebagian besar pembelajaran mengadopsi pembelajaran yang berpusat pada guru, penggunaan metode konvensional, tidak adanya penggunaan teknologi dalam pembelajaran (100 %), dan diskonfirmasi perkembangan belajar peserta didik di tingkat SD. Namun, guru ditemukan memiliki beberapa kekuatan dalam hal penguasaan konten yang dapat secara eksplisit dan lengkap menyampaikan materi di kelas. Ketiadaan infrastruktur digital di sekolah dan kurangnya pengetahuan pedagogis dan teknologi serta pemahaman tentang perkembangan peserta didik tetap menjadi tantangan dalam memenuhi karakteristik pembelajaran abad ke-21 di kelas. Implikasi dari kondisi ini adalah peserta didik di Indonesia tertinggal dari negara lain dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi
Etnosains Pasar Terapung Kalimantan Selatan dalam Materi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Sekolah Dasar Rahmawati, Farida; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1809

Abstract

Etnosains merupakan pendekatan pembelajaran dengan mengintegrasikan budaya dan sains sehingga memberikan pembelajaran yang bermakna bagi perserta didik. Belum semua guru atau sekolah yang mengkaitkan pembelajaran berbasis etnosais padahal melalui etnosains, akan menanamkan sikap ilmiah pada peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kearifan lokal pasar terapung di provinsi Kalimantan Selatan berbasis etnosains dengan mengintegrasikan pada materi pembelajaran IPA kelas IV Sekolah Dasar yaitu “Pemanfaatan Sumber Daya Alam Indonesia”. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tinjauan pustaka pada beberapa buku serta jurnal-jurnal relevan. Hasil dari kajian ini adalah pembelajaran berbasis etnosains menarik dan inovatif sebagai strategi dalam mengembangkan pembelajaran yang kontekstual berpusat pada siswa sehingga memberikan pengalaman bermakna. Kesimpulannya adalah pembelajaran etnosains dipercaya efektif digunakan dalam pembelajaran karena mengintegrasikan budaya lokal dengan materi-materi di sekolah sehingga peserta didik akan mudah memahami dan mampu berpikir secara ilmiah dalam kehidupan. Penelitian ini perlu dikembangkan kembali berupa bahan ajar pengintegrasian etnosains berbasis digital sehingga dapat menciptakan pembelajaran yang inovatif dan kreatif pada peserta didik.
Media Digital dalam Memberdayakan Kemampuan Berpikir Kritis Abad 21 pada Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Jannah, Dewi Rahmawati Noer; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2124

Abstract

Keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di sekolah dasar belum maksimal dikarenakan guru belum menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik maupun materi ajar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan inovasi media digital dalam memberdayakan kemampuan berpikir kritis abad 21 pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian literature review dengan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan terkait buku, jurnal nasional, dan jurnal internasional sesuai fokus penelitian. Teknik analisis data berupa teknik analisis isi. Keabsahan data diuji dengan meningkatkan ketekunan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk inovasi media digital dalam memberdayakan kemampuan berpikir kritis abad 21 pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di sekolah dasar, antara lain: game edukasi digital, video, youtube, power point, macromedia/ adobe flash, komik digital, e-book, flipbook, augmented reality, virtual reality, website pendidikan, televisi pendidikan, dan aplikasi pendidikan, seperti ruang guru, quipper school, dan kelas pintar.
Pemanfaatan Tradisi Padusan dan Kungkum di Boyolali dalam Mengembangkan Materi Ajar Ilmu Pengetahuan Alam di Sekolah Dasar Jannah, Dewi Rahmawati Noer; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2202

Abstract

Pembelajaran IPA di sekolah dasar masih sering dilaksanakan dengan sistem hafalan. Hal tersebut dapat menyebabkan anak kurang mendapatkan pengetahuan secara bermakna. Pendekatan Etnosains digunakan untuk memudahkan peserta didik menerima konsep IPA dengan mengaitkan permasalahan di kehidupan nyata mengenai kebudayaaan yang ada di masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemanfaatan tradisi Padusan dan Kungkum di Boyolali dalam mengembangkan materi ajar pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian etnometodologi dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah warga dari kabupaten Boyolali yang memahami seluk beluk tradisi Padusan dan Kungkum. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik analisis data dalam penelitian ini berupa teknik analisis model Miles dan Huberman, yang meliputi data collection, reduction, display, dan verification. Pengujian keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan tradisi Padusan dan Kungkum di Boyolali dapat mengembangkan materi ajar pada pembelajaran IPA karena dalam pengintegrasian tradisi Padusan dan Kungkum terdapat beberapa konsep ilmiah yang berkaitan dengan materi IPA di sekolah dasar, yaitu: 1) wujud benda dan sifatnya; 2) sumber daya alam; 3) daur air; 4) cahaya dan sifatnya; dan 5) organ tubuh manusia.
Co-Authors Adi, Fadhil Purnama Ajeng Tri Utami Akhmad Rizki Saputra Aldhira Kiswatul Jannah Alfianita Nur Fadhilah Alfitra Permata Dewi alifia khaerunnisa fajri Annisa Noor Baity Arrafat, Rahajeng Andriyani Noer Aryfien, Wahyu Noor Ashadi Ashadi, Ashadi Ayu Nur Cahyani Baskoro Adi Prayitno Beni Solikin Chumdari Chumdari Chumdari Chumdari, Chumdari Dewi, Metha Asmara Diah Eka Prastiwi Dian Kumalasari Dwi Oetomo Dwi Yuniasih Saputri Elvin Yusliana Ekawati Elysia, Sarah Masyitha Esti Kaeksi Evi Nur Fajri Wijaya Fadhil Purnama Adi Fadhilah, Alfianita Nur Faizatul Laili Farida Rahmawati Farikha Maghfiroh Fitriyani Fitriyani Fityatul Muharromah Fransiska Faberta Kencana Sari Fransiskus Kasse Gia Anggin Sambaranni Hadi Mulyono Hadi Mulyono Halimah Halimah Hania Nurbayti Hanifah Nur Heliza Hartono Hartono Hasan Mahfud Havita Rahmawati Hayuningtyas, Prestanti Hernanto, Muhdi Dendy Ilmi Amalia Indah Murti, Indah Isnantyo, Fajar Danur Izah Mukti Ferlina Jannah, Dewi Rahmawati Noer Joko Daryanto Karsono Karsono Kartika Chrysti Suryandari Kartono , Khofifah Nuraini Khusnul Khotimah Lestari, Endah Yuliana Lestari, Eunike Dwi Lilia Halim, Lilia M. Sukarno Maryani, Widi Ika Matsuri Matsuri Matsuri, Matsuri Mohammad Masykuri Muhammad Ismail Sriyanto, Muhammad Ismail Muzzazinah Muzzazinah Natri Aulianingsih Ninda Rahmawati Novalia Yudha Aji Pamungkas Novi Rahmawati Parjiati Parjiati Peni Sesotejowati Pramesthi, Angel Dyah Putri Tri Buana Dewi Radjijo Radjijo Ramadian, Rizqi Karisma Ria Juhariyani Rini Triastuti, Rini Rini, Febi Sulistyo Ririn Wijayanti Riyadi Riyadi Rohmah Pangestu Suci Rohmatun, Isnaini Nur Roslan, Roslinawati Mohd Rosyid, Haniifah Alyaa Azmiira Roy Ardiansyah Roy Ardiansyah, Roy Rukayah Rukayah Safrilla Rahma Marshella Sajidan Sajidan Sajidan Sajidan Sajidan Salsa Istya Cahya Puri Saputri, Dwi Yuniasih Siti Istiyati Siti Istiyati Siti Kamsiyati Slamet Riyadi Soegiyanto Soegiyanto Soegiyanto Soegiyanto, Soegiyanto Solikhati, Freida Amia Sri Marmoah Sri Yamtinah Subandi, Ira Wati Sudiyanto Sudiyanto Sularmi Sularmi Sumayyah Sumayyah Toyib Nurcahyo Tri Widyarini Tuti Septiyani Utami, Noviyani Vifi Anggraini Septi Rahayu Wahyu Noor Aryfien Wahyu Widi Wijayanti Wahyuningtyas, Maria Widha Winarno Wilis Erila Citra Winarno, Widha Wulan Fabilla Wuri, Okvita Indras Yuliana Yuliana Yuliasari, Brigita Yulisetiani, Septi Yuningsih Yuningsih Yunita Fitri Anggraeni Yunita Sari