Articles
Pengaruh Strategi Pembelajaran Team Quiz Terhadap Keterampilan Berbicara Di Kelas Tinggi Sekolah Dasarpengaruh Strategi Pembelajaran Team Quiz Terhadap Keterampilan Berbicara Di Kelas Tinggi Sekolah Dasar
Cucu Agustini;
Iis Nurasiah;
Arsyi Rizqia Amalia
Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 3 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37150/perseda.v2i3.467
ABSTRACT This study aims to determine the effect of team quiz learning strategies on the speaking skills of grade VI elementary school students in nonfiction text material. This type of research is quasi-experimental which is designed in the form of Nonequivalent (Pretest and Posttest) Control Group Design. The sample used is a saturated sample that is all students of class V.1 and class V.2 SDN Suryakencana CBM Sukabumi City. The instrument used was a test, the test was given at the pretest and posttest. The learning process in the experimental class uses the team quiz learning strategy while in the control class without using the team quiz learning strategy but using conventional learning strategies with the lecture method. The results of the research data analysis that has been tested for normality and homogeneity test are obtained from the posttest value. There are differences from the average value of the experimental class and the control class. The experimental class has a final average value of 77.00 and the control class students have a final average value of 67.44, so the experimental class and control class have a ratio of 9.56. This is evidenced by the results of testing the Independent Two Sample T Test showing significant results of 0,000 smaller than the significant level (0.05), meaning that there are significant differences in results between the experimental class posttest and the control class posttest. So it can be concluded that the team quiz learning strategy has an influence on the speaking skills of fifth grade elementary school students in the 2018/2019 academic year.
Peningkatan Keterampilan Sosial Siswa Melalui Model Make A Match Di Kelas Tinggi
Putri Anggita Sari;
Iis Nurasiah;
Arsyi Rizqia Amalia
Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37150/perseda.v3i1.471
This study is designed to describe the planning and implementation of a match learning model, and describes improvement in social skills through the Make a Match Learning model for students in high school elementary school. The research method used in the research is the Classroom Action Research (CAR) with each cycle consisting of planning, action, observation, and reflection. The fifth grade students were from Kebonjati Elementary School. Consisting of 21 male students and 21 female students. Data collection techniques in this study used observation, field notes, and registration. Based on the data obtained from the results of the study, the teacher obtained an average value of 71 with an average value of 68 with a fairly active category in cycle 1. While in cycle 2 the average value of 73 in the active category. Fulfilling the social training indicator values reached an average of 76 in the good category. The action of learning continues with the 2nd cycle. In cycle 2, the indicator of students' skills reaches an average of 82 with a very good category. From these results, we have drawn conclusions from successful research because the value of the skills is very good received from students. In order to improve social skills of students in SDN Kebonjati.
PENGARUH MODUL NUSANTARA DAN EFIKASI DIRI DALAM PEMBELAJARAN MULTIKULTURAL TERHADAP LITERASI BUDAYA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR
Iis Nurasiah;
Nugraheni Rachmawati;
Arita Marini;
Arifin Maksum;
Herlina Herlina
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (412.175 KB)
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i1.1928
Pemahaman guru tentang pembelajaran multikultural kurang sehingga diperlukan model pembelajaran yang dapat meningkatkan litersi budaya siswa melalui kelas multikultural berbasis modul nusantara. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa perbandingan antara modul nusantara dan efikasi diri siswa sekolah dasar dalam pembelajaran multikultural terhadap literasi budaya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain faktorial 2x2. Subjek penelitian adalah sekolah dasar kelas V di Kota Bekasi. Teknik analisis data menggunakan anava dua jalan. Hasil penelitian mengemukakan bahwa kemampuan literasi budaya berdasarkan implementasi modul nusantara dengan menggunakan model pembelajaran multikultural membawa pengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi budaya sebesar 45%. Kemampuan literasi budaya berdasarkan efikasi diri memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi budaya sebesar 31,7 %. Adanya interaksi antara model pembelajaran dengan efikasi diri terhadap kemampuan literasi budaya yang memberikan pengaruh yang signifikan dengan kemampuan literasi budaya sebesar 31,1%. Modul nusantara menggunakan model case study dengan efikasi diri tinggi interaksinya memiliki pengaruh secara signifikan terhadap kemampuan Literasi Budaya siswa kelas V SD.
ANALISIS PENGGUNAAN APLIKASI WAYANG SUKURAGA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENUMBUHKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR
Iis Nurasiah;
Arita Arita;
Zulela MS;
Edwita Edwita
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (412.175 KB)
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i1.1933
Tujuan penelitian ini untuk menganalisa penggunaan aplikasi wayang sukuraga sebagai media pembelajaran siswa sekolah dasar. Selain mudah digunakan, aplikasi ini terdiri dari konten pengetahuan, quiz, simulasi dan info agar siswa yang menggunakannya mengetahui wayang sukuraga secara mendalam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang dilaksanakan di satu sekolah Dasar Negri Kota Sukabumi yang sudah menggunakan aplikasi wayang sukuraga. Jumlah responden dalam penelitian adalah 25 orang terdiri dari 6 guru, 1 kepala sekolah dan 18 siswa dan 2 perwakilan Komite Sekolah. Data penelitian ini berupa deskripsi mendalam atas aktivitas subjek berdasarkan perspektif subjek, melalui wawancara dan forum group diskusi. Wawancara mendalam diberikan kepada guru dan siswa, dilakukan dalam rentang waktu 45 menit sebelum dan sesudah pembelajaran di kelas. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa penggunaan aplikasi wayang Sukuraga dapat mengembangkan karakter siswa terutama dalam karakter toleransi dan tanggung jawab. Toleransi siswa lebih berkembang, terlihat dari sikap menghargai perbedaan agama, suku, kebiasaan, dan perbedaan pendapat. Sikap tanggung jawab untuk menggunakan lebih berkembang seperti bertanggung jawab akan tugasnya dalam mengerjakan pekerjaan rumah, bertanggung jawab dalam menjalankan perintah guru dan bertanggung jawab menjaga panca inderanya dengan melakukan kegiatan yang berguna.
MEDIA POP-UP BOOK BERBASIS WAYANG SUKURAGA: DIMENSI ANEKA GLOBAL DALAM KURIKULUM PROTOTIPE DI SEKOLAH DASAR
Indah Putri Putri;
Iis Nurasiah;
Astri Sutisnawati
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (253.544 KB)
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2417
Keterbatasan penggunaan media pembelajaran serta tidak maksimalnya peran guru dalam pengembangan media pembelajaran yang dibutuhkan pada mata pelajaran IPS, menjadikan beberapa materi disalurkan hanya melalui buku pegangan (tematik) yang dimiliki siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan mengetahui kevalidan dan kepraktisan media Pop-Up Book berbasis wayang sukuraga di Sekolah Dasar pada pelajaran IPS kelas IV khususnya pada materi Keragaman Budaya Indonesia. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian R&D (Research And Development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Produk yang dikembangkan yaitu media Pop-Up Book berbasis wayang sukuraga. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri kecamatan Sagaranten kabupaten Sukabumi yang berjumlah 25 siswa. Teknik dan instrumen yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah observasi dan angket. Analisis data yang digunakan ada dua yaitu deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Pop-Up Book layak digunakan sebagai media pembelajaran dengan validasi ahli media sebesar 81% dengan kriteria sangat valid/ layak, validasi ahli materi sebesar 82% dengan kriteria sangat valid/layak. Respon guru sebesar 87,5% dengan kriteria sangat praktis/ layak dan respon siswa sebesar 83% dengan kriteria sangat praktis/ layak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media pop-up book valid dan praktis digunakan guru dalam menyampaikan materi pelajaran dan membantu siswa dalam memahami materi pada pelajaran IPS materi Keragaman Budaya Indonesia Kelas IV Sekolah Dasar.
ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR
Siti Fani Muliawanti;
Arsyi Rizqia Amalian;
Iis Nurasiah;
Ela Hayati;
Taslim Taslim
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (237.492 KB)
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2605
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa SDN 1 Sagaranten. Tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas III SDN 1 Sagaranten. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang dilakukan dengan cara mencari informasi berkaitan dengan permasalahan, dijelaskan dengan tujuan yang ingin dicapai, merencanakan bentuk pendekatan, serta mengumpulkan data atau hasil sebagai laporan penelitian. Dengan hasil yang menentukan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa kelas III SDN 1 Sagaranten dalam kriteria penilaiannya adalah kurang, dengan rata-rata nilai sebesar 59,4. Solusi yang dapat diterapkan dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman, yaitu dengan membina siswa untuk membaca buku, memberikan sarana dan prasarana, dan penerapan model, strategi, serta metode pembelajaran yang tepat bagi siswa.
PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA MELALUI TEKNIK KOLASE PADA SISWA KELAS IV SDN CISEUREUH
julfatujahra;
Luthfi Hamdani Maula;
Iis Nurasiah
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (186.192 KB)
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2668
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kreativitas siswa yang masih rendah. salah satu kegiatan pembelajaran yang diduga dapat mengembangkan kreativitas anak adalah dengan kegiatan membuat karya kolase. Dalam kegiatan membuat kolase, anak dapat berkreasi sesuai dengan kreativitas mereka masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa dengan menggunakan teknik kolase. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan desain Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dengan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, obsevasi dan refleksi. Subjek penelitian ini yaitu pada siswa kelas IV SDN Ciseureuh tahun ajaran 2021/2022 yang ber jumlah 14 partisipan, terdiri dari 3 laki-laki dan 11 perempuan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas siswa pada pra siklus memperoleh nilai rata-rata 50,45 kategori mulai berkembang, pada siklus I meningkat menjadi 74,11 kategori berkembang sesuai harapan, dan pada siklus II meningkat menjadi 87,50 kategori berkembang sangat baik. Dari hasil tersebut maka maka kesimpulan penelitian ini adalah metode kolase dapat meningkatkan kreativitas siswa kelas IV SDN Ciseureuh.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS DEKSRIPSI MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN MIND MAPPING DI KELAS RENDAH SEKOLAH DASAR
Nur Badrudin;
Iis Nurasiah
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7 No 2 (2019): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33558/pedagogik.v7i2.1978
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis deskripsi melalui penerapan metode mind mapping di kelas rendah sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak dua siklus. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas III-A SD Aisyiyah Kota Sukabumi tahun pelajaran 2019/ 2020 sebanyak 21 siswa terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan tes, observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Pra siklus melalui tes indikator keterampilan menulis deskripsi menunjukkan ketuntasan sebesar 24% dan siklus I memperoleh 52%, siklus II meningkat sebesar 81%, Oleh sebab itu, penelitian dihentikan secara klasikal karena telah mencapai atau melebihi indikator ketercapaian 80%. PTK ini menyimpulkan bahwa keterampilan menulis deskripsi siswa meningkat melalui metode mind mapping.
ANALISIS GAYA BELAJAR SISWA BERPRESTASI DI BIDANG NON AKADEMIK KELAS IV SDN CIPELANG GEDE KOTA SUKABUMI
Ika Mei Oktaviani;
Iis Nurasiah;
Dyah lyesmaya
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8 No 1 (2020): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33558/pedagogik.v8i1.2215
Penelitian ini berjudul “Analisis Gaya Belajar Pada Siswa Berprestasi Di Bidang Non Akademik Kelas IV SDN Cipelang Gede Kota Sukabumi. “ penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses gaya belajar siswa berprestasi akademik maupun non akademik terbaik yang berada dikelas maupun di lingkungan rumahnya dan untuk mengetahui langkah seorang guru dalam menerapkan pembelajaran yang dianggap efektif terhadap proses gaya belajar siswa yang sangat berprestasi. Penelitian di laksnakan di SDN Cipelang Gede dan di rumah subjek penelitian. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. alat pengumpul data yang di gunakan adalah, wawancara, lembar angket , dan observasi pengolahan data dilakukan dengan angket hasil penelitian menunjukan bahwa siswa di kelas IV memiliki gaya belajar kinestetik, auditori, dan visual akan tetapi kebanyak siswa di kelas IV ini lebih condong ke dalam gaya belajar visual.
Nilai Kearifan Lokal: Projek Paradigma Baru Program Sekolah Penggerak untuk Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila
Iis Nurasiah;
Arita Marini;
Maratun Nafiah;
Nugraheni Rachmawati
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2727
Tujuan penelitiannya untuk menganalisa nilai kearifan lokal dalam paradigma baru pendidikan yang merupakan bagian dari kurikulum merdeka belajar mengarahkan peserta didik untuk menghargai dan mencintai budaya bangsa. Kegiatan pembelajran sepanjang hayat untuk mengembangkan potensi peserta didik melalui nilai kearifan local sangat mendukung terwujudnya profil pelajar Pancasila. Pembangunan karakter merupakan sebuah kebutuhan dalam proses berbangsa, karena hanya bangsa yang memiliki karakter dan jati diri yang kuat akan menjadi bangsa yang besar dan bermartabat. Oleh sebab itu implementasi di sekolah dalam bentuk pendidikan karakter merupakan upaya untuk membantu peserta didik mengenal, menyadari dan menghayati aspek-aspek sosial, moral, etika, yang dapat dijadikan acuan dalam bersikap dan berperilaku sebagai salah satu dimensi dari kompetensi lulusan berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Metode penelitian ini adalah Libary research ( Penelitian pustaka) yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan cara membaca, menelaah dan mencatat berbagai literatur atau bahan bacaan yang sesuai dengan pokok bahasan. Hasil penelitian menemukan bahwa nilai kearifan local merupakan atrategi yang dapat mewujudkan Paradigma baru dalam kompetensi global untuk mewujudkan kompetensi global menuju profil pelopor Pancasila melalui pendidikan karakter dalam sekolah penggerak.