p-Index From 2021 - 2026
9.521
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora TINGKAP Journal of Education and Learning (EduLearn) Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Terapan Abdimas Jurnal Sejarah dan Budaya Indonesian Journal of History Education JOIV : International Journal on Informatics Visualization Al Ishlah Jurnal Pendidikan REiD (Research and Evaluation in Education) NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI International Journal of Educational Dynamics (IJEDS) Ensiklopedia of Journal Literasi : Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Diakronika EL-AFKAR : Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis Jurnal Pendidikan dan Konseling SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Halaqah Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat International Journal of Demos PAKAR Pendidikan LEGAL BRIEF ProBisnis : Jurnal Manajemen COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Kronologi Journal of Education, Cultural, and Politics YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Langgam International Journal of Social Science Education, Art and Culture AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora Innovative: Journal Of Social Science Research JS (Jurnal Sekolah) Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Jurnal Ilmiah Ekotrans & Erudisi (JIEE) FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik
Claim Missing Document
Check
Articles

Ilmu Administrasi Ditinjau dari Aspek Espitemologi Febiola Vena Anisa; Azmi Fitrisia; Ofianto Ofianto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9008

Abstract

Filsafat manajemen meliputi ontologi, epistemologi dan aksiologi. Perkembangan ilmu manajemen sebagai filsafat lebih lambat daripada pengembangan administrasi sebagai administrasi. Hal ini dikarenakan dipicu oleh keadaan perkembangan kehidupan manusia yang didorong oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi secara keseluruhan. Namun, perkembangan ilmu manajemen tidak lepas dari perkembangan manajemen sebagai filsafat, karena filsafat manajemen lebih menekankan pada teori-teori yang didasarkan pada filsafat teori kebenaran. Pada saat yang sama, manajemen sebagai ilmu semakin dituntut untuk didasarkan pada kebenaran. dalam implementasinya di setiap tahap pengembangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami kebenaran dari perspektif filsafat manajemen. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan tekniknya adalah tinjauan literatur ilmiah. Data sekunder dikumpulkan dengan mencari sumber yang berbeda, yaitu dokumen, buku dan jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori kebenaran dalam ilmu pengetahuan, yaitu: teori korespondensi, koherensi, pragmatik, sintaksis, semantik, teori performatif dan teori kebenaran agama. Selain itu, ruang lingkup kebenaran ilmiah administratif terdiri dari: kebenaran asli, kebenaran mengungkapkan, kebenaran melihat. Kebenaran bentuk, kebenaran isi, kebenaran konsep dan kebenaran teori.
Peran Ilmu Pengetahuan Dalam Kehidupan Manusia Yosa Rief Dela; Azmi Fitrisia; Ofianto Ofianto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9313

Abstract

The definition of science knowledge is a necessary basis for human continuity. The history of the development of science cannot be separated from topics which until now have been increasing rapidly in comparison to the previous era. The research used in this article, namely the research used in this post, is qualitative research with descriptive procedures. In connection with the development of the times and the way the human mind is increasingly developing, the development of science in every field has achieved a life reform that is used as a support for today's technological and information developments. Based on the etymology of knowledge, the origin of the word in English is knowIedge. In the EncyIopedian of aPhisolophy it is explained that the meaning of knowledge is true belief (knowIedgen is justifed truenbelief). On the contrary, in terms of terminology, various definitions of knowledge have been developed. For Drs. SadinGazaIba, knowledge is regarding what is known and the results of work that are known. Science is defined as the legacy of mankind, but does not belong to the individuals of certain people who originally started with humanity
Hakikat Filsafat Ilmu Dalam Pelayanan Publik Pada Pemerintahan Daerah Julharya Adrika; Azmi Fitrisia; Ofianto Ofianto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9325

Abstract

Service ethics is the use of noble values by service personnel in providing public services. The services provided to the community are based on predetermined rules, namely legal and social norms. The application of service ethics must be a means of control for service personnel when carrying out their duties and functions and authority in administering public services to the people in the regions. Public service is an activity or a series of activities in the context of fulfilling the service needs of every citizen and resident for goods, services, and/or administrative services provided by the organizers. Apparatuses who have ethics in acting and behaving daily within the scope of regional government will always be moved to defend the honor of the government in carrying out their duties and functions as well as possible and will always try to avoid violations that will undermine the authority of the organizational unit or government where they are assigned
Memahami Nilai-Nilai Pancasila Menurut Perspektif Filsafat Administrasi Negara Riki Firmansah; Azmi Fitrisia; Ofianto Ofianto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9367

Abstract

Pancasila merupakan sintesa dari pendapat para founding fathers tentang konsep dasar negara. Nilai-nilai agama dan adat mengilhami Pancasila yang menjadi pedoman bangsa Indonesia. Nilai-nilai etika Pancasila menjadi landasan ilmu ketatanegaraan Indonesia. Tulisan ini mengkaji nilai-nilai Pancasila dari sudut pandang filsafat ketatanegaraan. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa falsafah Pacasila yang bersumber dari nilai-nilai luhur bangsa Indonesia merupakan sumber utama dalam pembentukan falsafah ketatanegaraan yang dirumuskan dari lima sila Pancasila yang mengandung nilai-nilai luhur bangsa. ajaran moral tentang bagaimana berperilaku yang baik, beretika, dan beretika. Penyelenggara negara harus bertindak tepat dan memberikan manfaat bagi warga negara.
Implikasi Aksiologi dalam Ilmu Administrasi Negara Nia Endri Wiranti; Azmi Fitrisia; Ofianto Ofianto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9507

Abstract

Keberadaan dan perluasan filsafat ilmu bergantung pada hubungan timbal balik dan saling pengaruh antara filsafat dan ilmu. Hakikat ilmu adalah objek filsafat ilmu formal. Terdapat konsep dasar kehidupan dalam filosofi administrasi yang mencerminkan keberadaan, identitas, dan manifestasinya untuk mencapai efisiensi dan efektivitas dalam administrasi kerja. Pada hakekatnya, kemajuan ilmu administrasi merupakan kajian mendalam terhadap ranah akal manusia yang mampu menembus luka dunia yang ditandai dengan gerakan rasionalitas dalam bidang filsafat ilmu administrasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami aksiologi yang terkandung dalam ilmu administrasi negara. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk investigasi. Menurut penelitian, ilmu ketatanegaraan dengan pendekatan aksiologis mempersoalkan nilai-nilai yang berkembang, antara lain nilai daya tanggap, partisipasi pekerja dan warga negara dalam pengambilan keputusan, keadilan sosial, dan pilihan warga negara.
Peran Filsafat Ilmu Terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Oggie Bima Nugraha; Azmi Fitrisia; Ofianto Ofianto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9524

Abstract

Ilmu sebagai hasil aktivitas manusia yang mengkaji pelbagai hal,ibaik idiri imanusia imaupun realitas diluar idirinya, isedangkan iteknologi imerupakan iinstrument ibagi imanusia iuntuk memenuhi kebutuhannya. iPada izaman ikontemporer iilmu ipengetahuan imengalami ikemajuan sangat icepat dengan ipenemuan ipelbagai iteknologi icanggih. Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) berimplikasi dalam perubahan peradaban manusia. Diversifikasi dan spesialisasi ilmu serta inovasi teknologi telah mencapai temuan-temuan baru beserta penerapannya dibidang nuklir, kimia, bioteknologi dan genoteknologi, mikroelektronik, dan antariksa. iPerkembangan ilmu ipengetahuan dan iInovasi iteknologi imenimbulkan idampak ipositif iserta inegatif. iDampak negatif itentunya dapat imengancam ieksistensi imanusia, ihal iitu imerupakan iproblem fundamental idiantara problem iyang ilain iseperti idi ibidang isosial, iideologi, ipolitik, iekonomi, serta ipendidikan. Adanya dimensi etis, merupakan hal penting dalam penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi.iMengembangkaniIPTEKiharusimemperhatikanimartabatimanusia, menjaga keseimbangan ekosistem, ibertanggung ijawab ipada ikepentingan iumum, ibaik isebagai pribadi, hubungan dengan lingkungannya imaupun isebagai imakhluk iyang ibertanggung ijawab terhadap Khaliknya. iTeknologi mutakhir iyang isemakin iberkembang iperlu ididasarkan ipada filsafat iilmu sebagai iarah ibagi pengembangannya,isupaya ipara iilmuwan imenyadari keterbatasan idirinya dan itidak terperangkap ke idalam isikap iarogansi iintelektual
Regional Autonomy Policy From A Philosophical Perspective Sisi Priska; Azmi Fitrisia; Ofianto Ofianto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9652

Abstract

Pada awalnya, otonomi daerah dianggap sebagai ancaman terhadap integrasi nasional. Namun di sisi lain, beberapa pandangan juga melihat bahwa otonomi daerah dapat menjadi perekat integrasi nasional. Penelitian ini akan dilakukan untuk melihat bagaimana perspektif filosofis memandang kebijakan otonomi daerah. Penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari hasil penelitian atau penelitian terdahulu yang masih relevan dengan isi penelitian ini. Kajian ini menemukan bahwa adanya otonomi daerah dapat membantu mengefektifkan pemerintah pusat dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, kebijakan otonomi ini juga memberikan peluang bagi pemerintah provinsi untuk lebih leluasa mengembangkan wilayahnya.
Metodologi Ilmu Pengetahuan : Kuantitatif Dan Kualitatif Dalam Bentuk Implementasi Ade Lestari; Azmi Fitrisia; Ofianto Ofianto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9710

Abstract

Artikel tentang metodologi Ilmu pengetahuan ini memuat perihal begitu pentingnya menemukan hakikat kebenaran sebuah ilmu pengetahuan. Maka pentingnya untuk terus menerus memperbarui dan memperkaya diri didunia ilmu pengetahuan maka makalah ini mencoba membahas mengenai metodologi ilmu pengetahuan. Dalam untuk mencari kebenaran hakiki suatu ilmu perlua adanya kajian dengan prosedur yang kompleks. Pentingnya penerapan metode dan teknik penelitian adalah agar terjaminnya keabsahan suatu fakta pengetahuan sehingga nantinya menjadi suatu kesatuan yang kokoh dan tidak dapat dibantah. Tujuannya adalah agar manusia dapat menjadikannya sebagai landasan berfikir rasional dalam baik tindakan akademik maupun dalam kehidupan sehari – hari. Dalam untuk memperoleh kebenaran yang dimaksud dialinea diatas diperlukan metode sebagai prosedur penemuan kebenaran ilmu tersebut. Metodologi penelitian kuantitatif maupun kualitatif adalah metode analisis dalam pencarian data dan informasi terkait ilmu yang akan diuji kebenarannya yang sampai saat ini menjadi prosedur utama baik penggunaannya salah satu maupun kombinasi keduanya. Tujuan artikel ini adalah untuk membahas teori mengenai apa itu metodologi ilmu serta penjabaran tentang penelitian kuantitatif maupun kualitatif. Metode dalam memuat konten dalam artikel ini adalah metode analisis atau studi kepustakaan Pembahasan mendalam dalam artikel ini termasuk mengenai definisi metodologi ilmu pengetahuan, definisi kuantitatif dan kualitatif serta langkah atau prosedur dalam menjalankan metode penelitian tersebut.
ANALISIS ALIRAN FILSAFAT ILMU & ETIKA Salma Yetti; Azmi Fitrisia; Ofianto Ofianto
Ensiklopedia of Journal Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 No. 2 Edisi 3 Januari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.68 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v5i2.1546

Abstract

The development of the philosophy of science over time. Discusses several schools of philosophy of science: materialism, dualism or realism, empiricism, rationalism, positivism, criticism, idealism, Renaissance, existentialism, phenomenology, pragmatism, and progressivism. This research is based on descriptive literature study, comparative analysis based on textual research. Philosophy of science develops from one school or schools to another. Ethics also teaches us to act more confidently in life. Ethics is needed as a guide to comply with established norms.Keywords: Philosophy of Science; Ethics
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: ANALISIS TREN, METODE DAN TANTANGAN DALAM PENELITIAN DI BIDANG ILMU ADMINISTRASI PUBLIK Alber Tanjung; Azmi Fitrisia; Ofianto Ofianto
Ensiklopedia of Journal Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 No. 2 Edisi 3 Januari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.08 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v5i2.1550

Abstract

Penelitian di bidang Ilmu Administrasi Publik telah banyak dilakukan di seluruh dunia. Salah satu bentuk atau hasil dari sebuah penelitian adalah artikel ilmiah. Banyaknya artikel ilmiah di bidang Ilmu Administrasi Publik membuat topik yang dibahas juga cukup beragam. Mengetahui tren metode yang digunakan dalam artikel ilmiah juga menjadi pembahasan yang menarik. Tentunya dari sekian banyak penelitian yang dilakukan dapat dipastikan ada berbagai macam tantangan yang dihadapi dalam pengerjaannya. Terkadang dalam penelitian juga menyisakan pertanyaan yang masih belum terjawab. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui tren dari topik, metode, dan tantangan serta mengumpulkan open question yang belum terjawab pada penelitian bidang Ilmu Administrasi Publik pada tahun 2017-2022. Analisis tren ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode systematic literature review dengan menggunakan Google Scholar sebagai sumber data. Hasil penelitian menunjukkan tren topik penelitian di bidang Ilmu Administrasi Publik adalah “Manajemen Sumber Daya Manusia” dengan persentase sebesar 33% dari 18 artikel yang ditemukan. Tren metode yang terjadi adalah penggunaan metode “Kualitatif” dengan persentase sebesar 50%. Tidak semua artikel menyebutkan tantangan yang mereka hadapi sehingga didapat tantangan yang sering ditemukan adalah penentuan sampel yang memiliki katerbatasan dari masing metode penelitian.Kata Kunci: Systematic Literature Review, Tren, Metode, Tantangan, Administrasi Publik
Co-Authors Achmad Edwin Sutiawan Ade Lestari Agistya Agistya Aisiah Aisiah Aisiah Aisiah, Aisiah Akbar, Wahyu Saputra Akbar Al Rafni Alber Tanjung Alfajri Yusra Aman Aman Amanda, Restika Amelia Nofrita Amelia Rahman Amri, Amri Suryanto Anjas Muharman Antonia Soriente Arrahmi Nurhafizah Auliani Auliani Avi Dwi Mursi Azfirmawarman, Dony Azmi Fitrisi Azrul, Azrul Bahari, Krisna Marta Chairul Wahyudi Citra Rosika Cyindi Noviani Delmira Syafrini Deski Beri Dewi, Susi Fitria Dian Nisa, Fikria Dicky Irawan Eka Asih Febriani Erniwati Erniwati Evelyna Ikhza Wafiyah Fadilla Syahriani Fahmi Afia Fajri Mulyani, Fini Fauziah Nur Febiola Vena Anisa Febrian, Wahyuri Fini Fajri Mulyani Fini Fajri Mulyani Finni Fajri Mulyani Fitriatinnisa, Fitriatinnisa Fitrisia, Azmi Fitrisia, Azmi Folanda, Gio Gita Paluvi, Mutiara Gunartati Gunartati Habib, Mursyid Haira Zulfia Haliza Putri Haryanto, Deki Hendra Naldi Ilham Gazali Indah Permata Sari Indah, Sentia Jasanddes, Febrialdo Jefrilianto Jefrilianto Jefrilianto, Jefrilianto Julharya Adrika Kuswandi, Rudi Lathifah, Hilma Laura Tsurayya Nory M Hidayat Panuntun Muslim Maggara, Tomi Satria Marantika, Jerry Mardela, Riska Marni Emiar Pratiwi Martaliza, Martaliza Marthaliza, Marthaliza Maryanti Maryanti Maryanti Maryanti Mhd Asrian Syah Muhammad Rafi Mulyani, Fini Fajri Mutia Kardina Najmi Najmi Nancy Sofiani Nia Endri Wiranti Nilawati Nilawati Ningsih, Tri Zahra Ningsih, Wella Ayu Nofrialdi Oscar Nofriani Nofriani Novindia Ayu Lestari Nur, Fauziah NURUL AZIZAH Oggie Bima Nugraha Okriyeni Sudiar Oktavia, Amelia Pradana, Dhimas Wahyu Pratama, Gilang Nugraha Putri Kartikasari, Intan Putri, Suci Kurnia Rahmat, Afdhalur Rahmi, Ulfia Ramadani, Suci Ranti Pebriani Ray Silva Reyhan Ainun Yafi Ridho Bayu Yefterson Ridho Bayu Yetferson Riki Firmansah Rizki Oktavian Rizqa Hamalliya Putri Sajidah Nasution, Anna Salma Yetti Saputra, Nanda Sarjayadi Sarjayadi Sarjayadi, Sarjayadi Setiawan, Johan Sisi Priska Siti Fatimah Siti Fatimah Sonda Winari Sondang Siregar, Putri Suhartono SURYA AYMANDA NABABAN Syafril Syafril Syawitri Syawitri Tri Zahra Ningsih Tri Zahra Ningsih Tri Zahra Ningsih Viny Elvia Wahidul Basri Wildan Yusran Hutabarat Yeni Puspita Sari Yosa Rief Dela Yulanda, Aseng Zafri Zafri Zafri Zafri Zakaria, Nurhijrah Binti Zul Asri