Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Media Pembelajaran Kahoot Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas V SDN 02 Sekongkang Dandi Kharisma Putra; Muhammad Tahir; Hasnawati Hasnawati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3471

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu penunjang untuk mencapai tujuan pembelajaran, dengan media pembelajaran peserta didik dapat mengembangkan minat dan motivasi belajar. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Kahoot terhadap hasil belajar peserta didik kelas V SDN 02 Sekongkang. Metode dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif jenis Quasy eksperimen dengan desain non- equaivalent control grup. Populasi dan sampel mencakup seluruh siswa kelas V di SDN 02 Sekongkang yang berjumlah 42 siswa dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk data hasil observasi sementara data hasil tes dianalisis menggunkan uji t sebagai uji hipotesis dan uji prasysrat berupa uji normalitas dan homogenitas. Hasil observasi menunjukan tingkat keterlaksanaan pembelajaran dengan media Kahoot pada kategori baik dengan persentase 90%. Data hasil tes memperoleh selisih rata-rata antara kelompok eksperimen dan kontrol meningkat dari 2,35 menjadi 14,58. Adapun hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi > 0.005 dan hasil uji homogenitas juga diperoleh nilai signifkansi > dari 0.05 yag menunjukkan data homogen. Selanjutnya hasil uji t diperoleh nilai sig. 0,000 < 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti ada perbedaan hasil belajar antara kelas kontrol dan kelas eksperimen setelah diberikan perlakuan. Berdasarkan hasil analisis data, maka disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran Kahoot terhadap hasil belajar peserta didik kelas V SDN 02 Sekongkang.  
Analisis Kesalahan dalam Menyelesaikan Masalah Pecahan dengan Newman Procedure Siswa Kelas III SDN 27 Cakranegara Sasi Kirana Al Jupri; Muhammad Tahir; Hikmah Ramdhani Putri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3858

Abstract

Pemacahan masalah matematika adalah bentuk proses berpikir siswa untuk menemukan solusi dari suatu permasalahan matematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan dalam menyelesaikan masalah pecahan siswa kelas III SDN 27 Cakranegara menggunakan Newman Procedure, yang mencakup lima tahapan: kesalahan membaca, kesalahan memahami, kesalahan transformasi, kesalahan keterampilan proses, kesalahan penulisan jawaban akhir. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan 22 siswa sebagai subjek. Data diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara. Instrumen yang digunakan berupa 5 butir soal yang mencakup materi menentukan pecahan senilai, mengurutkan, membandingkan pecahan serta pedoman wawancara. Hasil menunjukan persentase kesalahan siswa yaitu: kesalahan membaca 4.54%, kesalahan memahami 24.45%, kesalahan transfromasi 48.18%, kesalahan keterampilan proses 81.81%, kesalahan penulisan jawaban akhir 83.63%, faktor penyebab kesalahan meliputi siswa tidak mampu membaca kalimat/simbol, siswa tidak sepenuhnya memahami masalah, ketidakmampuan siswa mengubah soal narasi menjadi matematis, kurangnya keterampilan siswa dalam berhitung dan memilih strategi yang tepat, tidak terbiasa dan tergesa-gesa dalam menuliskan kesimpulan. Kesalahan tertinggi terjadi pada tahap keterampilan proses dan penulisan jawaban akhir, yang mengindikasikan bahwa siswa kesulitan dalam operasi pecahan dan menyusun jawaban akhir. Oleh karena itu guru perlu menekankan pemahaman konsep pecahan dan memberikan lebih banyak latihan soal agar siswa terbiasa memecahkan masalah matematika.
Penegaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Karakter Gotong Royong di TK PGRI Tanak Embang Anggi Septiana Dewi; Ika Rachmayani; Muhammad Tahir
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.3965

Abstract

Anak usia dini adalah anak yang masih berada pada rentang usia 0-6 tahun. Pada masa ini anak mengalami masa keemasan atau golden age, pada masa keemasan ini anak memerlukan stimulasi pendidikan yang tepat untuk mengembangkan karakter termasuk karakter gotong royong sebagai salah satu dimesi profil pelajar pancasila. Namun penanamanny di TK PGRI Tanak Embang masih menghadapi berbagai tantangan sehingga diperlukan model pembelajaran yang interaktif dan kolaboratif seperti PJBL untuk mendukung perkembangan karakter gotong royong lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning terhadap karakter gotong royong anak usia dini. Penelitian ini dilaksanakan di TK PGRI Tanak Embang yang berlokasi di Desa Selebung, Lombok Tengah. Subjek dalam penelitian ini adalah 30 peserta didik kelompok B tahun ajaran 2024/2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain one group pretest-posttest. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji prasyarat (normalitas dan homogenitas), serta uji hipotesis dengan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata post-test lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata pre-test, dan uji hipotesis menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran Project Based Learning terhadap peningkatan karakter gotong royong anak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran Project Based Learning memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan karakter gotong royong peserta didik kelompok B di TK PGRI Tanak Embang.
Pengembangan Media Pop-Up Book Berbasis Kearifan Lokal Materi Pancasila Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Ityam Wani; Muhammad Tahir; Fitri Puji Astria
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4019

Abstract

Keterbatasan penggunaan media pembelajaran seperti buku LKS yang monoton dan kurang menarik menyebabkan sebagian siswa merasa bosan dan kurang minat dalam mengikuti kegiatan pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Pop-Up Book berbasis kearifan lokal melalui model ADDIE yang valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran pendidikan Pancasila materi Pancasila pada siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE, yakni terdiri dari lima tahapan, yaitu tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara dan angket. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 14 Cakranegara dengan menggunakan instrumen berupa lembar validasi oleh ahli media, ahli materi kearifan lokal, ahli materi Pancasila, angket respon siswa dan angket respon guru.  Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa media Pop-Up Book berbasis kearifan lokal memperoleh persentase skor validitas dari ahli media sebesar 88,75%, dari ahli materi kearifan lokal sebesar 93,3%, dari ahli materi Pancasila sebesar 82,6%. Nilai tersebut termasuk kategori sangat valid. Uji coba kelompok kecil menunjukkan tingkat kepraktisan rata-rata sebesar 91% berdasarkan angket respon siswa, dan 84% dari guru wali kelas IV SD Negeri 14 Cakranegara. Sementara itu, pada uji coba kelompok besar diperoleh rata-rata persentase skor sebesar 90,45% dari siswa. Seluruh nilai tersebut termasuk kategori sangat praktis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media Pop-Up Book berbasis kearifan lokal melalui model ADDIE layak digunakan dalam pembelajaran pendidikan Pancasila materi Pancasila pada siswa kelas IV sekolah dasar karena telah memenuhi kriteria valid dan praktis.
Analisis Sistem Evaluasi Program Pendidikan Untuk Meningkatkan Efisiensi Manajemen Sekolah Dasar Muhammad Makki; Muhammad Tahir; Khairun Nisa; Muhammad Syazali; Ibrahim Ibrahim
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4022

Abstract

Effective program evaluation is a fundamental prerequisite for ensuring quality and accountability in primary education institutions. Consequently, this study aims to analyze the education program evaluation system in elementary schools to improve school management efficiency. The study focuses on three main aspects: identifying weaknesses in the existing evaluation system, analyzing the effectiveness of the evaluation instruments used, and providing strategic recommendations for improving the evaluation system to make it more focused and sustainable. The research method used is a quantitative approach with data collection techniques through the distribution of questionnaires to principals, vice principals, teachers, and education personnel (tendik), with a total of 84 respondents. The results show that the existing education program evaluation system still faces various problems, including limitations in indicator standards, a lack of consistency in implementation, and minimal utilization of evaluation results for managerial decision-making. The evaluation instruments used are also not fully effective in describing program achievements, especially in qualitative aspects such as character development and student creativity. These findings emphasize the need to strengthen the evaluation system with clearer standards, comprehensive instruments, and optimal utilization of evaluation results in education program planning. Thus, this study concludes that improving the education program evaluation system in elementary schools is a crucial step in improving school management efficiency. The resulting recommendations can serve as a reference for principals, teachers, and policymakers in developing a more integrated, transparent, and needs-based evaluation system. Through appropriate evaluation, elementary schools can optimize resources, improve the quality of educational services, and support the sustainable achievement of educational goals.
Penggunaan Media Loose Parts Untuk Meningkatkan Kreativitas Pada Anak Kelompok B di KB Al-Hikmah Gotong Royong Sri Haspiani Agustini; Nurhasanah Nurhasanah; Muhammad Tahir
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak kelompok B di KB Al-Hikmah Gotong Royong menggunakan media loose parts. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus.Subjek Penelitian ini kelompok B berjumlah 13 Siswa. Metode Pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Pada tahap pra siklus, media loose parts yang digunakan terbatas dan sederhana, seperti pecahan genteng, balok kayu, dan triplek, yang menghasilkan rata-rata persentase kreativitas sebesar 53,02 %. Pada siklus I, kegiatan bertema "Membangun Bangunan di Sekitar Sekolah" menggunakan media loose parts yang lebih beragam.Rata-rata persentase kreativitas anak meningkat menjadi 59,89 %, namun capaian ini masih tergolong sedang dengan selisih peningkatan 6,87% dari pra siklus ke siklus I.Selanjutnya, pada siklus II, dengan tema "Membuat Rumah untuk Mainan Favoritku" dan penyediaan media yang lebih kaya dan kompleks, terjadi peningkatan yang signifikan, mencapai 84,62% dengan peningkatan 24,73% dari siklus I ke siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media loose parts secara kreatif dan bertahap mampu merangsang imajinasi, ketekunan, dan fleksibilitas berpikir anak. Dapat disimpulkan bahwa apabila kegiatan main menggunakan media loose parts dilakukan dengan baik dan benar maka dapat meningkatkan kreativitas anak.
Pengaruh Permainan Tradisional Kideng Untuk Menstimulasi Perkembangan Kognitif Anak Pada Kelompok B di TK Aisyiyah Pancor Ulfa Mardiana; Fahruddin Fahruddin; Aulia Dwi Amalina W.; Muhammad Tahir
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4501

Abstract

Perkembangan kognitif anak adalah proses bertahap dimana anak belajar berpikir, memahami, mengingat, dan memecahkan masalah sejak lahir hingga dewasa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh permainan tradisional kideng untuk menstimulasi perkembangan kognitif anak pada kelompok B di Tk Aisyiyah Pancor. Penelitian menggunakan metode one group design pretest-posttest. Subyek dari penelitian ini yaitu anak-anak kelompok B TK Aisyiyah Pancor yang berjumlah 22 anak dengan rasio 10 perempuan dan 12 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah instrument dan dokumnetasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu uji paired sample t-test dengan bantuan spss. Hasil dan kesimpulan pada penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan stimulasi kognitif pada anak kelompok B di TK Aisyiyah Pancor dari rata-rata pretest 39,5 meningkat menuju 95,6. Adapun dari hasil spps didapatkan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,000<0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh permainan tradisional kideng untuk menstimulasi perkembangan kognitif anak apada kelompok B di TK Aisyiyah Pancor.
Pengaruh Penggunaan Media Game Edukatif terhadap Penguasaan Kosakata Anak Kelompok B di TK Islam Nurul Iman Sekarbela Mudrika Lutfiah; Fahruddin; Muhammad Tahir; Abdul Kadir Jaelani
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 2 (2026): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i2.1799

Abstract

Vocabulary mastery is one of the important aspects in early childhood language development that plays a role in children's communication skills and learning readiness. However, in learning practices, children are still found to have limited vocabulary due to the use of less varied and less interesting learning methods. Therefore, learning innovation is needed through the use of educational game-based digital media that can increase children's involvement in learning. This study aims to determine whether there is an effect of the use of educational game media on vocabulary mastery of group B children at Nurul Iman Sekarbela Islamic Kindergarten. This study uses a quantitative approach with an experimental method in the form of a Quasi Experiment, with a one group pretest  -posttest  design. Data collection techniques use observation and documentation using a validated observation sheet instrument, then the data analysis technique uses a normality test and hypothesis testing using a paired sample T-test with the help of SPSS (Statistical Product and Service Solutions) version 21. The population in this study were 164 early childhood children in group B at Nurul Iman Sekarbela Islamic Kindergarten. The sample in this study was 15 children in group B in group B1. The researcher used a sampling approach called purposive sampling (one group). Based on the results of the study, before the treatment, the average pretest   score was 77.93. After the treatment, the average posttest  score increased to 103.07. The hypothesis test shows that the significant value (2-tailed) is 0.001 with a sample size of 15 children at a 5% level. Based on the results of the 2-tailed sig. value obtained, namely 0.001, it can be said that 0.001 <0.05. Therefore, Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that there is an influence of the use of educational games on the vocabulary mastery of group B children at Nurul Iman Sekarbela Islamic Kindergarten. Thus, it can be concluded that there is an influence of the use of educational game media on the vocabulary mastery of group B children at Nurul Iman Sekarbela Islamic Kindergarten.
Pengembangan Buku Cerita Bergambar Interaktif Berbasis Kearifan Lokal Suku Mbojo pada Mata Pelajaran IPAS Kelas III di SDN 2 Sila Nurfitriah; Muhammad Tahir; Fitri Puji Astria
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 2 (2026): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i2.1883

Abstract

Science learning in elementary schools still faces various obstacles, especially in the use of learning media that are less interesting and have not integrated local culture in the learning process. As a result, students are less active, do not understand the material contextually, and have a low understanding of their own regional culture. This study aims to develop interactive picture storybook learning media based on local wisdom of the Mbojo tribe in science learning for grade III elementary schools that are valid and practical to use. This study uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects consisted of material experts, media experts, linguists, teachers, and grade III students of SDN 2 Sila. The instruments used were validation questionnaires and practicality questionnaires. The results of the study showed that the level of media validity based on the assessment of material experts was 83.3%, linguists 86.3%, and media experts 93.75% with a very valid category. The results of the practicality test showed that student responses were 89.3% and teacher responses were 97.2% with a very practical category. Based on these results, interactive picture story books based on the local wisdom of the Mbojo tribe are suitable and practical for use in science learning.
Identifikasi Penerapan Pembelajaran Berbasis Etnosains di PAUD Se-Kecamatan Selaparang, Kota Mataram Rohana Oktaviana; Muhammad Tahir; Filsa Era Sativa
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 2 (2026): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i2.1884

Abstract

Ethnoscience-based learning is one of the learning approaches that need to be strengthened in early childhood education to instill cultural values while strengthening children's identity amidst the development of the times. This study aims to identify the application of ethnoscience-based learning in PAUD throughout Selaparang District, Mataram City. So that the forms of application of ethnoscience-based learning can be known. The type of research used is survey research with descriptive quantitative methods. The research subjects were 35 PAUD principals throughout Selaparang District. Data collection methods used include questionnaires, interviews and documentation. Data analysis uses the percentage formula according to Arikunto. The results of the study indicate that the application of ethnoscience-based learning in PAUD throughout Selaparang District is generally in the good category. The use of local materials in learning obtained a percentage of 75.69%, the introduction of local culture was 75.86%, and the use of educational games with local wisdom was 71.90% with a good category. Meanwhile, the integration of local culture-based teaching materials achieved a percentage of 64.29%, and the implementation of exploratory activities in the surrounding environment achieved a percentage of 70.18%, which is in the sufficient category. Therefore, it can be concluded that ethnoscience-based learning has been implemented through various activities such as the use of local materials in learning, the introduction of local culture, the use of educational games with local wisdom, the integration of local culture-based teaching materials, and the implementation of exploratory activities in the surrounding environment. However, improvements are still needed to be more optimal, systematic, and sustainable.  
Co-Authors A. Hari Witono Abdul Kadir Jaelani Ade Irfan Maulana Ahmad Wilyan Pratama Aina Tajria Aisa Nikmah Rahmatih Alfina Alfina Anggi Septiana Dewi Ashar Pajarungi Anar Asri Fauzi Asriani Asriani Asrin Asrin Aulia Dwi Amalina W. Aulia Hasibatun Abkariah Awal Nur Kholifatur Rosyidah Ayu Diana Ayu Rosanti Baik Nilawati Astini Baiq Nada Buahana Baiq Niswatul Khair Dandi Kharisma Putra Dita Faradillah Dyah Indraswati Efi Liani Ekawulan Lestari Erika Oktaviani Prasetyo Fadila Sadida Fahruddin Fahruddin Fahruddin Faizah Pramiswari Fida Hariani Filsa Era Sativa, Agil Al Idrus, Gito Hadiprayitno Fiqri Insani Firda Devianti Komalasari Fitri Nurafifah Fitri Puji Astria Gendis Shoha Zakhia Gozin Najah Rusyada Gunarti Dwi Lestari Hamdani Hamdani Hasnawati Hasnawati Heri Hadi Saputra Heri Setiawan Hikmah Ramdhani Putri Hulaemi Umar Husniati Husniati Husnun Niswati I Ketut Widiada I Made Suwasa Astawa I Nyoman Suarta I Nyoman Sudika Ibrahim Ida Bagus Kade Gunayasa Ida Ermiana Ilham Handika Ilham Syahrul Jiwandono Indah Nur Fitriana Intan Dita Komalasari Irfan Hidayat Irma Suryani Itsna Oktaviyanti Ityam Wani Izzati Khairunnisa Jaharia Husain Juli Hikmayani Juliana Juliana juliani juliani Khairun Nisa Kiki Rizki Mardiah Lale Inggit Kasturi Lalu Hamdian Affandi Lalu Wira Zain Amrullah Laura Rinjani Lilis Rizkiya Amanda Lulu' Qolbuani M. Ihsan Kadafi Maela Saskia Putri Mahyudi, Johan Malbitasari Zannatul Abbas Mansur Hakim Mardiana Mardiana Mariatun Ibtiah Masita Masita Maulawi Majid Abdul Aziz Mauly Rizki Andiniati Mia Safitri Moh Ridwan Moh. Irawan Zain Mohammad Archi Maulyda Morina Anas Tasya Mudrika Lutfiah Muh Fahrizal Rosidi Muh. Alwi Muhammad Erfan Muhammad Fadlullah Muhammad Makki Muhammad Sobri Muhammad Sobri Muhammad Syazali Nais Kusma Dewi Nanda Hadiah Tullah Ni Made Yeni Suranti Novitasari Novitasari Nur Oktapiani Nuraeni Nuraeni Nurfitriah Nurhasanah Nurhasanah Nursaptini Nursaptini Nurul Aulia Nurul Kemala Dewi Prayogi Dwina Angga Putu Dina Wedayanti Rachmayani, Ika Radiusman Radiusman Raudatul Jannah Rita Septiana Rohana Oktaviana Rosmarlina Rosmarlina Safruddin Safruddin Sarilah Sarilah Sasi Kirana Al Jupri Septian Ananda Saputri Setiani Novitasari Sirwi Norma Dewi Siti Istiningsih Sri Haspiani Agustini ST. Hur'ien Assyifa ST. Rahmatia Putri Sudirman Sudirman Sudirman Sukma Dewi Sulastri Sutisna, Deni Sutrisna Jumhari syarifuddin Tia Safira Ulfa Mardiana Umar Umar Wahida Nursoba Widi Agus Loreti Widodo, Arif Wiwik Rosiana Wiwin Januarti Wiwin Yulianingsih Yeni Wardatul Insani Yuyun Hartita Yuyun Sumbawati Zulfikar Selang