p-Index From 2021 - 2026
38.482
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Jurnal Komunikasi Hukum Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Widya Yuridika community: Pengawas Dinamika Sosial NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI WAJAH HUKUM JSHP (Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan) Jurnal Justitia : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Jurnal Pendidikan dan Konseling Sosio Dialektika CERMIN: Jurnal Penelitian Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Jurnal Syntax Transformation Jurnal Ilmiah Publika Journal of Management - Small and Medium Enterprises (SME's) Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Ascarya: Journal of Islamic Science, Culture and Social Studies COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat CEMERLANG :Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Nanggroe: Journal Of Scholarly Service Jurnal Riset Manajemen Masip: Jurnal Manajemen Administrasi Bisnis dan Publik Terapan Central Publisher Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Nanggroe: Journal of Scholarly Service Jurnal Sains Student Research Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Cendikia Pendidikan Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Ulil Albab Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi INDONESIAN JOURNAL OF SOCIAL SCIENCE EDUCATION (IJSSE) Jurnal Kesehatan (JK) Jurnal Riset dan Inovasi Manajemen
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH JOB-RELATED STRESS TERHADAP JOB SATISFACTION PADA PETUGAS PEMASYARAKATAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB NGAWI Stevanus Adriano Kumayas; Padmono Wibowo
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 6 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krep
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i6.475

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of job related stress on job satisfaction which ultimately affects employee performance and effectiveness. The research method used is to use a quantitative approach with a sample of 35 members, using a purposive sampling technique. The data collection method in this study was the Google form questionnaire method and the data was processed using SPSS 25. The results of job related stress research on job satisfaction in class IIB Ngawi correctional officers with a regression coefficient value of 0.842, which means the relationship between variables is a strong positive for the coefficient of determination it is known that the Job Related Stress variable explains the Job Satisfaction variable of 84.2% while the remaining 15.8% is explained by other variables
OPTIMALISASI KEGIATAN INTELEJEN PEMASYARAKATAN DALAM MENINGKATKAN PENYELENGGARAAN FUNGSI PENGAMANAN PADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN Fauzan Shidqi Tajuddin; Padmono Wibowo
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 7 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i7.487

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas mengenai kegiatan intelejen pemasyarakatan dalam rangka meningkatkan fungsi pengamanan pada lembaga pemasyarakatan. UPT Pemasyarakatan terutama Lapas dan Rutan memiliki sistem keamanan yang bertujuan untuk menciptakan suatu kondisi yang kondusif sehingga terhindar dari gangguan keamanan dan ketertiban. namun pada kenyataannya masih terdapat permasalahan seperti kerusuhan, perkelahian hingga pelarian pada lembaga pemasyakatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa fungsi intelejen permasyarakatan dalam melaksanakan deteksi dini dalam menghadapi gangguan keamanan dan ketertiban yang ada pada lembaga pemasyarakatan. Kegiatan intelejen merupakan langkah early detection yang berarti sebuah peringatan dini atau deteksi dini dalam membaca suatu permasalahan yang dapat membahayakan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian yaitu studi kepustakaan (Library Research). Metodenya adalah mengumpulkan informasi dari karya tulis ilmiah yang berhubungan dengan literature revies yang memiliki sifat kepustakaan.
KETERAMPILAN NARAPIDANA YANG TERABAIKAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN Agung Maulana Slamet; Padmono Wibowo
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 7 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i7.494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki keterampilan narapidana yang terabaikan di lembaga pemasyarakatan. Melalui pendekatan kualitatif menggunakan tinjauan literatur yang komprehensif, penelitian ini menganalisis isu-isu yang muncul dalam program pelatihan keterampilan di lembaga pemasyarakatan dan merekomendasikan langkah-langkah untuk meningkatkan implementasinya. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa program pelatihan keterampilan di lembaga pemasyarakatan masih memiliki tantangan dalam hal fokus, desain, dan implementasi yang mempengaruhi efektivitas program tersebut. Beberapa isu yang diidentifikasi termasuk kurangnya fokus pada pengembangan keterampilan kerja, kekurangan pelatihan keterampilan kehidupan sehari-hari, ketidaksesuaian program dengan kebutuhan individu, serta keterbatasan fasilitas dan sumber daya pelatihan. Oleh karena itu, rekomendasi yang diajukan adalah memperkuat kerjasama antara lembaga pemasyarakatan, pemerintah, dan sektor swasta, menyesuaikan program pelatihan dengan kebutuhan narapidana, menyediakan pelatihan keterampilan kehidupan sehari-hari, meningkatkan fasilitas dan sumber daya pelatihan, serta memberikan dukungan pascapembebasan kepada narapidana. Diharapkan bahwa implementasi rekomendasi ini akan meningkatkan efektivitas program pelatihan keterampilan narapidana di lembaga pemasyarakatan, membantu narapidana untuk sukses setelah pembebasan, dan berpotensi mengurangi tingkat kriminalitas.
STRATEGI PEMBINAAN KEROHANIAN ISLAM DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN MELALUI PROGRAM ONE DAY ONE AYAT Dima Aulia Adiba; Padmono Wibowo
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 7 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i7.501

Abstract

Pembinaan kerohanian dalam Lembaga Pemasyarakatan memerlukan alternatif program guna meningkatkan motivasi dari warga binaan pemasyarakatan. Kondisi warga binaan pemasyarakatan yang memerlukan bimbingan kerohanian guna mengembalikan hidup, kehidupan, dan penghidupannya. Salah satu program yang dapat dicanangkan pada pembinaan kerohanian khususnya agama Islam yaitu program One Day One Ayat (ODOA). Program ini merupakan program hafalan satu hari satu ayat diantaranya dapat berupa penghafalan ayat Al-Quran, doa harian maupun hadist yang disertai reward dan punishment. Tujuan program ini yaitu meningkatnya motivasi dari warga binaan pemasyarakatan dalam melaksanakan program pembinaan kerohanian. Penelitian ini dibuat dengan metode kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data yang dipergunakan yaitu studi kepustakaan.
OPTIMALISASI PEMBINAAN KEMANDIRIAN NARAPIDANA: KUNCI SUKSES DALAM TERCAPAINYA TUJUAN PEMASYARAKATAN DAN REINTEGRASI SOSIAL Winner Nur Amalia; Padmono Wibowo
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 7 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i7.503

Abstract

Pemasyarakatan mempunyai tujuan untuk membentuk warga binaan pemasyarakatan agar menjadi manusia seutuhnya, menyadari kesalahan, memperbaiki diri dan tidak mengulangi tindakan pidana sehinga masyarakat dapat menerima mereka kembali. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Dirjenpas adalah merumuskan program pembinaan kemandirian narapidana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembinaan kemandirian dalam menjamin tujuan pemasyarakatan agar dapat diterima Kembali oleh Masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan belum optimalnya pembinaan kemandirian untuk tercapainya tujuan pemasyarakatan, seperti masih adanya stigma negative dari Masyarakat sehingga menghambat dalam mencari pekerjaan. Langkah yang paling utama adalah menjalin relasi dengan Masyarakat terlebih dahulu. Selain itu Masyarakat juga perlu diberikan penyuluhan atau sosialisasi. Upaya tersebut agar narapidana dapat bereintegrasi di tengah masyarakat, sehingga mereka dapat dengan mudah mendapat pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan ekonominya.
EFEKTIVITAS PEMBINAAN KEPRIBADIAN NARAPIDANA SEBAGAI UPAYA DALAM MENCEGAH PENGULANGAN TINDAK PIDANA Sakira Fauziah; Padmono Wibowo
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 7 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i7.507

Abstract

Pengulangan tindak pidana oleh residivis merupakan sebuah realita kejahatan yang terjadi di lingkungan masyarakat dan cukup meresahkan. Para penjahat ini biasanya mengulangi kejahatan yang sama, meskipun dia sudah pernah dijatuhi hukuman pidana. Penanggulangan kejahatan residivis dilakukan dalam serangkaian sistem yang disebut dengan sistem peradilan pidana atau criminal justice system yang merupakan sarana dalam menanggulangi kejahatan. Banyak hal yang melatarbelakangi terjadinya residivis atau pengulangan tindak pidana, salah satunya yaitu pembinaan yang diberikan kepada narapidana di dalam Lembaga Pemasyarakatan. Terdapat dua program pembinaan yang diberikan kepada narapidana di dalam Lapas, yaitu program pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian. Program pembinaan kepribadian yang merupakan program yang berfokus pada pembinaan karakter narapidana, sedangkan program pembinaan kemandirian adalah program pelatihan intelektual dan kerja narapidana. Dengan diberikannya pembinaan yang efektf kepada narapidana diharapkan dapat mencegah terjadinya pengulangan tindak pidana. Tujuan dibuatnya makalah ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembinaan narapidana dalam rangka mencegah pengulangan tindak pidana. Program pembinaan kepribadian yang diberikan kepada narapidana ini telah memberikan efek jera kepada narapidana dan membuat narapidana menyadari akan kesalahannya sehingga tidak akan mengulangi tindak pidananya kembali.
IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBINAAN KEMANDIRIAN BAGI NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN Sarlan Alberto Marani; Padmono Wibowo
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 7 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i7.509

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pembinaan kemandirian dilaksanakan dan diterapkan di Lembaga pemasyarakatan. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan atau literature review adalah proses menyusun, mengevaluasi, dan mensintesis literatur atau penelitian yang telah ada dalam bidang tertentu. Pendekatan ini digunakan untuk memahami perkembangan terkini, pemahaman, serta tren dalam penelitian yang relevan dengan topik tertentu, seperti karya tulis ilmiah yang termuat dalam jurnal-jurnal, skripsi, peraturan-peraturan yang relevan dengan pokok bahasan,dll. Hasil dari analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat berbagai hambatan dan kendala dalam implementasi pembinaan kemandirian bagi narapidana seperti kurangnya sarana dan prasarana kegiatan kerja, kurangnya anggaran, kurangnya pelatihan kerja, kurangnya ketertarikan dan kemauan narapidana dalam mengikuti kegiatan pembinaan dan kurangnya profesionalitas petugas. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa implementasi pembinaan kemandirian bagi narapidana di Lembaga pemasyarakatan belum terlaksana secara optimal. Hal itu dapat terjadi karena dampak dari berbagai hambatan dan kendala yang terjadi dilapangan sehingga diperlukan metode terbaik untuk dapat mengatasi hal tersebut secara bijaksana.
EFEKTIVITAS PENINGKATAN PEMBINAAN KEMANDIRIAN PADA LAPAS KELAS I BANDAR LAMPUNG SEBAGAI LAPAS MAXIMUM SECURITY Radith Prayuda Wibawa; Padmono Wibowo
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 8 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i8.573

Abstract

Tulisan ini membahas tentang faktori penghambati dalami ipembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung, dalam hal tersebut terdapat upaya untuk mengatasi faktor yang menjadi penghambat tersebut. Metode dalam penelitian pada artikel ilmiahi ini imenggunakan metode penelitian iyuridis normatifi dan Yuridis iEmpiris. Pendekatan yuridis normatif adalah pendekatan melalui studi kepustakaan (library research). Metode dalam ipenelitian iini imenggunakan yuridisi normative yang dalami penelitiani hukumi kepustakaan yangi dilakukani dengani menggunakan icara imeneliti lbahan-bahan kepustakaan latau ldata lsekunder. Hasil analisis menunjukan bahwa penyebab utama minimnya skill dan bakat narapidana untuk menunjang pembinaan kemandirian adalah belum optimalnya bentuk assessment narapidana yang memiliki kemampuan khusus yang dapat mendukung pembinaan kemandirian. Kondisi ideal yang belum tercapai ini karena masih terjadi beberapa masalah dalam assessment pemilihan narapidana yang memiliki potensi kemampuan khusus yang telah dimilikinya saat masih diluar, minimnya anggaran pelatihan kemandirian mengingat Lapas I Bandar Lampung merupakan Lapas Maksimum Scurity, minimnya sarana dan prasarana penunjang pembinaan kemandirian. Upaya untuk mengoptimalisasikan penghambet tersebut diperlukan pemberian sosialisasi kepada narapidana, pengoptimalisasian narapidana yang memiliki kemampuan khusus serta membangun kerjasama dengan stakeholder.
KORUPTOR DI JALAN KEPRIBADIAN: MEMPERBAIKI DIRI DI BALIK JERUJI Yoel Pathur Silalahi; Padmono Wibowo
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 8 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i8.592

Abstract

Ada 5 artikel pendahulu yang diteliti kembali terkait isu pemasyarakatan warga binaan tipikor. Kelima artikel tersebut mengungkapkan permasalahan dalam pembinaan narapidana korupsi di Indonesia. Faktor-faktor penyebab masih maraknya korupsi meliputi biaya tinggi dalam pemilihan kepala daerah atau anggota legislatif, rendahnya hukuman yang dijatuhkan oleh hakim, dan perilaku kurang bermoral dari para koruptor selama proses peradilan. Selain itu, kurangnya regulasi yang memadai dalam pembinaan narapidana korupsi juga menjadi perhatian. Pembinaan yang dilakukan belum selaras dengan konsep pemasyarakatan, dan terdapat kendala seperti kurangnya sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan dalam penempatan narapidana korupsi di lembaga pemasyarakatan, pengembangan konsep pembinaan khusus, serta rekonstruksi kelembagaan, sistem hukum, dan budaya kerja untuk memastikan pembinaan yang efektif dan berkelanjutan dalam upaya mengatasi masalah korupsi di Indonesia.
Tipe Organisasi dan Manajemen Publik Pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang Ignatius Layola; Padmono Wibowo
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10005119

Abstract

Overcrowding, lack of space, security issues, inmate rehabilitation, and human resource management are just some of the problems plaguing correctional institutions in Indonesia. Malang Class I Prison has a residential capacity of 1,282, while in June 2021, there were 3,366 inmates, resulting in a lack of fulfillment of prisoners' rights. Therefore, the need for competent public management is essential to meet these challenges head-on. The aim of this research is to identify the type of organization and public management at Class I Malang Penitentiary. This research uses qualitative research methods with a case study of Malang Class I Prison as the subject. The research results reveal that public management in prisons is the key to achieving effectiveness, efficiency and accountability in the correctional system. However, there are many obstacles such as overcrowding, lack of resources, lack of competent staff, security problems, tension between inmates, regulatory uncertainty, and community stigma, which affect organizational management in Malang Class I prisons. Good public management can improve operational efficiency, quality public services, risk and security management, staff development, and accountability and transparency. Therefore, the role of public management in Malang Class I Prison is very important to achieve successful correctional goals and ensure the protection of prisoners' human rights.
Co-Authors A.A. Istri Agung Mianggi Vanyantari Abdullah Umar Abhiwikrama, Sang Agus Kurnia Achmad Khairi Ade Novita Pramodatiara Adi Aprian Adia Melati Adila, Rachmad Ading Rifaldi Aditya Akbar Aditya Rafif Widyardi Adytia Geraldy Situngkir Afif Makki Agung Maulana Slamet Akbar Faris Rama Hunafa Akbar Priambodo Akbar, Aditya Al Faruq, Achmad Aldi Aldi Abdulah Faqih Aldyansyah, Titho Alfaridzi, Salman Alif Aldi Ansyah AlMukharomah, Meka Almuqtadir Pasya Amrullah, Ihsan Andika Ihza Mahendra Anka Priehanggoro Annisa Fourkhani Annisa Kartika Devi Annisa Primaharani Annisa Primaharani Anwar Farid Aqshal Surya Suhada Ardianto Romatua Bakara Ardyanto, Fikri Nurus Arlian Efrata Tarigan Arsyad, Muhamad Asngari, Hasim Asriza Purba Astri Aminatu Risqi Ayu, Meissy Dwi Azis Rizky Ainun Pratama Aziz Indrajanus Aziz Owairan Azzahra Dinda Praningtyas Bachman, Muhammad Hilal Alhamdi Bagus Indra Gunawan Bagus Setiawan, Kemas Muhammad Yogie Bagus Tri Pamungkas Bani Khalifah Bimo Gustu Widarto Bramada, Rey Japa Brilian Jati Waskito Brilian Pradipta Candra Budi Pustiko Mulyo Candra Christian Candra Dian Tawawi Chaidir Arsyadi Christian Situmorang Darmawan, Ahmad Muchlis Surya Dea Himalia Putri Deca Zuhfi Alfarizi Delfi Kalwa Kurniawan Dendi Firnando Dharman, Iqbal Rasyid Dhimas Bimo Pudyasworo Dhimas Calandra Anggita Dima Aulia Adiba Dio Irza Mangantar Pane Dito Febriyolas Divanda, Muhammad Hanif Diyanto, Rahmat Putra Dwi Jelita Ningsih Sirait Edo Dryan Hardianto Edruardo Juanunes Sembiring Ega Saputra Eggi Coriza Bahari Emilia Rohmawati Asyarifah Erika Safitri Erwin Romi Satrianus Nazara Esternia Naibaho F, Mohamad Yusril Fachri Syawal Fadia Akbar, Claudio Fadli Hardianza Fahirah, Inas Galuh Fahrul Rozi Faikar, Nurrahman Putra Faizal Rahman W Faldi Biaggy Fachrezi Fardhan Wijaya Kosasi Farhan Arhami Farhan Zainal Arifin Farid Sandhika Quri Faris Abiyyu Ramadhan Fathurrahman Nugroho Fatkhul Hafidh Faula A Fajrin Faula Amelia Fajrin Fauzan Shidqi Tajuddin Fazlullah Bima Valerry Febrioylas, Dito Ferdinand Novereo Sebayang Ferinando Fachrudin Putra Ferry Andriyan Firsty Aulia Oryza Sativa Firsty Aulia Oryza Sativa Fitrah Adha Lubis Frischa Mentari Safrin Gading Wisnu Murti Galuh Cahyaning Putri Ganda Aulia Wicaksana Ghaneisya Anggareksi Swandari Ridwan Gumilang, Lintang Cahyo Gustiansyah Wahyu Surya Pamungkas Hafidz Azhar Muttaqin Hanif Taufiqul Hakim Hanifah Mora Lubis Hanin Kusuma Ardy Harits Rabburafief Haryadi Sianturi Hasanu, Vido Havidar Hendro Mahfud Fijianto Henry Erwinton Hidayat Nur Wahid Hikmahanvazio Hikmahanvazo Humala Mahmud Husen Siregar I Gede Resthu Bangkit I Ketut Mugi Raharja I Komang Budi Mahendra Suta I Nengah Widya Adhi Pratama I Putu Bayu Rama Mahendra Ibnu Arif Risyat Ichwan, Syachrul Idfi Juklia Idham Imam Seputra Ignatius Layola Ihsan Amrullah Ikhsan Kafabi Iklim Fernandes Illyasya Adytaseptyanto Imam Ismail Addarojad Imam Yudha Indarto Indah Tri Utari Indra Setiawan Rosandi Inelda Dwi Jayanti Intan Fausi Oktaviani Iqbal Al Farezi Iqval Brian Hanafi Irvan Abdillah, Teuku Muhammad Ishtarina, Tiara Ivan Aditya Mileniawan Ivan Bonardo Jeremia Ivan Julian Kurnianto Ivandi Tegar Kurniawan Jayanti, Inelda Dwi Jefri Setiawan Jhon Philip Extrada Silalahi Jimly Ashiddiqie Arsas Johan Sitorus Joshua Laurent Juliana, Rizki Kadek Heri Dharmawan Putra Karimah Aini Karina Syahfitri Kemas Muhammad Yogie Bagus Setiawan Khaidir Aziz Sani Kuncoro, M Satrio Gadang Kurnia Abhiwikrama, Sang Agus Ladico, M. Ejo Pratama Laila Rahmawati Pratama Letares L.R Sianturi Lidya Seventina Ompusunggu Lintang Cahyo Gumilang Lisa Faradebi Hernani Louwis Firdaus Vascalis Sirait Lugas Ragil Pratama Luthfie Al Fayed Shamirazie Lydia Togu Swastika Purba M Satrio Gadang Kuncoro M. Anugrah Bimantara M. Enrico Giralda Harsari M. Reza Fahlevi Ms M.Ejo Pratama Ladico M.Fadhil Adi Nugroho M.Fadhli Noval Tri.SK Mahendra Dimas Wijaya K Makki, Afif Maleakhi Sondrara Harefa Margareth Yolanda Uli Rohana Maulana Akbar Al Hakim Meileni, Niken Meka AlMukharomah Melati, Adia Melva Damayanti B Michael Dwi Putra Miftah Fragusti Arrazi Mirhandika Febytry Mochamad Iqbal Austiandoro Putra Mohamad Yusril F Monica Anisa Wijaya Ms, M. Reza Fahlevi Muchammad Izzal Wildan Muhamad Arsyad Muhamad Ega Setiawan Poetra Muhamad Rizqi Sholehudin Muhamad Surya Gifari Muhammad Alfaridzi Muhammad Alvian Permata Muhammad Andy Satrio Muhammad Aulia Rahman Muhammad Bayu Aji Irfani Muhammad Fahdanu Lathif Muhammad Faisal Armani Muhammad Falah Qotrunada Muhammad Hanif Divanda Muhammad Hans Ziskind Muhammad Ihsan Nur Muhammad Ilham Ghifari Muhammad Khadafi Al Faruq Muhammad Khemal Andhika Muhammad Lutfhi A. Kodir Muhammad Meidil Putra Muhammad Muammar Khadaffy Asrori Muhammad Nuridzati Savira Muhammad Rizki Adfianto Muhammad Rizki Manurung Muhammad Rizky Nabilla Rahfal Muhammad Zulham Murti, Gading Wisnu Muslikhah, Amelia Suryatul Naek Difen Sitorus Nalom Mikhael Ronald Simangunsong Nalsal, Rezi Niken Meileni Nikita RM Elyus Nina Dayana Nina Dayana Nining Prasetyaningsih Novaldi Eka Saputra Novelin Nurmala Novita Nur Marlesa Novita Setya Wardani Nugroho, Aldhy Bintang Nugroho, Febrian Zaqy Nurhayati Nurhayati Nuril Ainun Hidayah Nursalim, Syahidillah Obi Noverianda Octavia Indah Listiarini Octha Octha Owairan, Aziz Pambudi, Dimas Aryo Pido Sodiptas Astanja Girsang Poetra, Muhamad Ega Setiawan Prasetiawan Adi Baskoro Pratama, Moch Rizki Primandha Anggoro Puspa, Elok Narulita Putri Indraswari Susilo Qatrunnada Ramadhania Raden Muhamad Haikal Yasin Radith Prayuda Wibawa Rahmat Putra Diyanto Ramayani Putri Efendi Regalia Mala Anjani Rendy Pratama Putra Rey Japa Bramada Reyvandi Guzel Rich Auliyan Saifusidak Ricky Dwi Prastiyo Rieza Irfan Maulana Rifki Aditia Iskandar Rindy Nawang Sari Rizki Akbar Rizki Bagio Rizky Fadila Rosad Robana Safrin, Frischa Mentari Sakira Fauziah Salman Alfaridzi Salman Alfarist Wiratama Sarlan Alberto Marani Seno, Dava Ario seputra, idham imam Shamirazie, Luthfie Al Fayed Shinta, Jasuma Bakti Prima Siahaan, Maria Magdalena Sianturi, Letares L.R Sihaloho, Lambok Immanuel Soliha Nurjannah Stevanus Adriano Kumayas Sultan Alif Hisyam Sultan Fatahilah Sultan Malik Ibrahim Syahidillah Nursalim Tajuddin, Fauzan Shidqi Taufiqurrahman Taufiqurrahman Terry Ichwal Nurrohman Terry Urick Orisu Thomas Wira Dharma Simanjuntak Tiara Ishtarina Tofik Nurhidayat Togu Swastika Purba, Lydia Tri Apriliana Dewi Uchox Alvyanus Hutapea Utari, Indah Tri Vadli Akhrijulian Vega Adi Maulana Vido Havidar Hasanu Vincent Salempang Berliandis Utomo Wahyu Abdillah Somantri Wardani, Novita Setya Wesly Ivan Panggabean Widya Puji Rahayu Wildan Romadhon Williams Sihombing, Yohannes Winda Andi Apriani Winner Nur Amalia Wisnu Sulistyo Tri Nugroho Yoel Pathur Silalahi Yoga Pratama Fitrianto Yolanda Friska Oktaviani Sijabat Yolanda Nur Hafifa Yorram Widyatama Yuliana Novitasari Yuliana Novitasari Yunarsih, Rahma Yurike Violina Yusti, Muhammad Suma Amaruz Yustin Ayu Kartika Wijayanti Yusuf Alif Magenta Yuyun Feby Zamarin, Sofia Zidan Jabal Attoriq Baskara