Claim Missing Document
Check
Articles

ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM VIDEO YOUTUBE   “JATUH CINTA SAMA EDINBURGH - MAUDY AYUNDA” KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Siti Nur Hidayah; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/rdww5s18

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis bentuk serta faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode dalam video YouTube “Jatuh Cinta Sama Edinburgh” karya Maudy Ayunda. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif analisis, data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat terhadap tuturan yang memuat unsur peralihan bahasa antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 18 tuturan yang mengandung fenomena kebahasaan, terdiri atas 8 alih kode ekstern dan 10 campur kode ekstern. Alih kode terjadi pada tingkat kalimat atau klausa sebagai peralihan penuh antarbahasa, sedangkan campur kode muncul dalam bentuk penyisipan kata, frasa, atau klausa bahasa Inggris dalam struktur kalimat bahasa Indonesia. Fenomena ini dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan internasional penutur, karakteristik audiens global, serta konteks komunikasi digital yang informal. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan alih kode dan campur kode merupakan strategi komunikasi yang mencerminkan identitas bilingual penutur sekaligus dinamika kebahasaan masyarakat digital kontemporer. Temuan ini memperkaya kajian sosiolinguistik dalam konteks media sosial dan memberikan kontribusi pada pemahaman praktik bilingualisme di ruang digital.
PENGARUH KONTAK BAHASA DALAM PERTEMANAN LINTAS DAERAH TERHADAP PERUBAHAN DAN PERGESERAN BAHASA PADA MAHASISWA PBSI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO Astuti Dwi Utami; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/7nw7kn96

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh kontak bahasa yang muncul dalam pertemanan lintas daerah terhadap perubahan dan pergeseran bahasa pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Purworejo. Penelitian ini memfokuskan perhatian pada bagaimana kontak bahasa yang terjadi dalam pertemanan lintas daerah memengaruhi perubahan dan pergeseran bahasa pada mahasiswa PBSI Universitas Muhammadiyah Purworejo Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas interaksi antardaerah memunculkan berbagai bentuk kontak bahasa, terutama alih kode, campur kode, serta penyesuaian logat dan kosakata. Kontak tersebut mendorong terjadinya perubahan linguistik pada tataran fonologis dan leksikal, termasuk munculnya ragam hibrid yang berfungsi sebagai bahasa pergaulan bersama. Selain itu, ditemukan indikasi pergeseran bahasa berupa berkurangnya penggunaan bahasa daerah serta meningkatnya penggunaan Bahasa Indonesia atau ragam lokal dominan sebagai strategi komunikasi yang lebih efektif dan simbol solidaritas kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa dinamika pertemanan lintas daerah membentuk pola adaptasi linguistik yang tidak hanya memengaruhi praktik berbahasa, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan identitas linguistik baru di lingkungan mahasiswa PBSI.
FENOMENA ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM TUTURAN YOUTUBER XAVIERA PUTRI: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK DI ERA DIGITAL Andini Rahmawati; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/98f1wm42

Abstract

Fenomena bilingualisme pada media digital telah menciptakan dinamika kebahasaan baru di ruang publik. Salah satu bentuknya adalah munculnya praktik alih kode dan campur kode dalam konten media sosial, terutama di platform YouTube. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, fungsi, dan faktor penyebab alih kode serta campur kode yang muncul dalam tuturan YouTuber Xaviera Putri melalui empat video yang dipilih, yaitu Finally OFFICIALLY GRADUATED from KAIST, Study with Me in KAIST, A Day in My Life as a KAIST Student, dan Life Update: I Got My Dream Job!. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui transkripsi tuturan dari keempat video yang dianalisis menggunakan teori Suwito (1985), Poplack (1980), dan Wardhaugh (2010). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Xaviera Putri sering melakukan campur kode dalam bentuk penyisipan (insertion) dan alih kode inter-sentensial sebagai strategi komunikasi ekspresif dan identitas sosial. Faktor penyebabnya meliputi latar sosial akademik, audiens global, kebiasaan bilingual, dan fungsi ekspresif dalam komunikasi digital. Temuan ini memperlihatkan bahwa penggunaan alih kode dan campur kode oleh YouTuber muda Indonesia mencerminkan konstruksi identitas global dan tren multibahasa di era digital.
ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM FILM AJARI AKU ISLAM KARYA HARIS SUHUD DAN YUNITA R. SARAGI Nurul Salsabila; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/gdygdx78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk alih kode dan campur kode yang muncul dalam film Ajari Aku Islam. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif , maksudnya  metode  kualitatif  deskriptif    adalah  metode  yang  mendeskripsikan  maupun menggambarkan  dan  untuk  menghasilkan  data  yang  berupa  kalimat-kalimat  untuk memahami  kalimat  yang  menyatakan  alih  kode  dan  campur  kode dengan teknik simak dan catat sebagai instrumen pengumpul data. Data penelitian berupa tuturan para tokoh dalam film yang mengandung fenomena alih kode maupun campur kode. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 28 data tuturan, terdapat 9 data alih kode dan 19 data campur kode. Bentuk alih kode yang ditemukan meliputi alih kode intern dan alih kode ekstern, sedangkan campur kode yang muncul terdiri dari campur kode ke dalam dan campur kode ke luar yang berwujud penyisipan kata, frasa, klausa, dan perulangan kata. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan alih kode dan campur kode dalam film dipengaruhi oleh faktor sosial, identitas etnik, konteks pembicaraan, serta gaya komunikasi para tokoh. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian sosiolinguistik terutama terkait praktik kebahasaan masyarakat bilingual dan multilingual dalam media film.
ANALISIS CAMPUR KODE PADA NASKAH DRAMA SESAL KARYA TEATER SURYA Naufal Abdul Izza; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ybvn8f39

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji peristiwa campur kode yang muncul dalam naskah drama “Sesal” karya Teater Surya. Fokus penelitian diarahkan pada bentuk-bentuk campur kode yang digunakan para tokoh dalam dialog, serta bagaimana pemilihan kode tersebut mencerminkan dinamika kehidupan sosial yang terlihat dalam suatu drama. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan memaparkan secara mendalam penggunaan bahasa dalam konteks dramatik tanpa melibatkan perhitungan statistik. Sumber data penelitian berupa naskah drama “Sesal” yang kemudian ditelaah melalui teknik baca catat untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk campur kode. Data yang ditemukan dianalisis dengan memperhatikan konteks situasi, karakter tokoh, serta tujuan komunikasi dalam adegan tertentu. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai praktik campur kode dalam karya sastra, khususnya drama, serta memperlihatkan bagaimana faktor sosial, budaya, dan relasi antartokoh berperan dalam pemilihan variasi bahasa. Kesimpulan dari artikel ini adalah campur kode dalam naskah drama “Sesal” digunakan untuk menggambarkan kehidupan sosial dan budaya masyarakat Jawa. Penelitian ini mengungkapkan pandangan mengenai sebuah bahasa dapat di terapkan secara inovatif dalam sebuah naskah drama untuk memberikan efek dramatis dan kesan kehidupan bermasyarakat. 
ANALISIS ALIH KODE (CODE-SWITCHING) DAN CAMPUR KODE (CODE-MIXING) BAHASA INDONESIA-MALANG DALAM FILM YO WIS BEN:ANALISIS SOSIOLINGUISTIK Rochwati; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/cmd6aw48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena kebahasaan berupa alih kode (code-switching) dan campur kode (code-mixing) dalam dialog film Yo Wis Ben, yang disutradarai oleh Fajar Nugros dan Bayu Skak. Film ini dipilih sebagai representasi otentik komunikasi masyarakat Malang yang hidup dalam konteks bilingualisme, yakni interaksi antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa dialek Malang. Gejala kebahasaan ini dipandang bukan sekadar penyimpangan linguistik, melainkan strategi komunikasi fungsional yang mencerminkan identitas budaya lokal dan dinamika sosiolinguistik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat. Data dikumpulkan dari dialog dalam film Yo Wis Ben dan dianalisis menggunakan teori sosiolinguistik yang dikemukakan oleh Suwito (1985) dan Nababan (1993). Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode dan campur kode terjadi karena berbagai faktor, antara lain situasi, partisipan, topik pembicaraan, dan tujuan komunikasi. Alih kode yang ditemukan berupa alih kode internal dan eksternal, sedangkan campur kode yang ditemukan berupa campur kode ke dalam dan ke luar. Fenomena kebahasaan ini mencerminkan dinamika sosial masyarakat Malang yang bilingual serta menunjukkan fungsi sosial bahasa dalam komunikasi sehari-hari.
PILIHAN LEKSIKON DAN FUNGSI TRANSAKSIONAL JARGON DALAM WACANA BEAUTY REVIEW KAHA PACKAGING DI TIKTOK Tata Arifia Augustine; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ss41r167

Abstract

Penelitian ini menganalisis fungsi leksikon jargon dalam ulasan produk kecantikan pada akun TikTok Kaha Packaging dengan menggunakan kerangka sosiolinguistik fungsional Halliday. Fokus kajian diarahkan pada peran jargon dalam membangun kredibilitas reviewer dan memfasilitasi persuasi terhadap audiens. Data berupa transkrip 20 video ulasan produk yang dianalisis melalui Analisis Wacana Kritis Fungsional untuk menelaah realisasi metafungsi ideasional dan interpersonal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jargon berfungsi tidak hanya sebagai gaya tutur populer, tetapi juga sebagai strategi linguistik yang menegaskan otoritas pengetahuan dan membangun kedekatan persuasif. Secara ideasional, jargon teknis seperti salicylic acid, AHA 10%, hybrid sunscreen, serta deskripsi sensorik seperti semi powdery dan dry skin friendly menampilkan keahlian berbasis pengetahuan produk. Secara interpersonal, jargon khas seperti ente, tahan nafas dulu, eem eem, dan sangat ara-ara menciptakan suasana santai yang menyamarkan promosi. Temuan ini menegaskan bahwa pilihan leksikon dalam beauty review TikTok berperan penting sebagai strategi pemasaran berbasis kepercayaan, sekaligus memperkuat identitas linguistik reviewer.
VARIASI BAHASA DALAM DIALOG DRAMA “MATAHARI ½ MATI” KARYA A. REGO SUBAGYO Kharisma Wiji Lestari; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/gsw15d90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan fungsi variasi bahasa dalam dialog drama Matahari ½ Mati karya A. Rego Subagyo, dengan fokus pada bagaimana bahasa digunakan untuk merepresentasikan karakter tokoh, latar sosial, serta kondisi psikologis penuturnya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi (content analysis). Sumber data penelitian berupa dialog drama, sedangkan data dianalisis berdasarkan empat kategori variasi bahasa, yaitu pembicara, pemakaian, tingkat keformalan, dan sarana. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pembacaan mendalam, pencatatan dialog relevan, serta pengelompokan data sesuai teori sosiolinguistik. Analisis data mengikuti tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan validitas data diuji melalui triangulasi teori dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi bahasa dalam dialog drama Matahari ½ Mati berfungsi untuk memperkuat karakterisasi dan mencerminkan latar sosial serta psikologis tokoh. Parto digambarkan menggunakan bahasa yang tenang, sopan, dan reflektif, sedangkan Narko menggunakan bahasa yang emosional, spontan, dan penuh tekanan batin. Variasi berdasarkan pembicara menunjukkan idiolek, dialek dan sosiolek khas tokoh, variasi pemakaian menunjukkan perubahan tuturan sesuai konteks situasi dan fungsional, variasi keformalan memperlihatkan hubungan sosial antar tokoh, dan variasi sarana menegaskan dominasi bahasa lisan sebagai media utama dalam mengungkapkan pesan dan emosi. Penelitian ini menegaskan bahwa bahasa dalam drama tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai simbol sosial dan psikologis yang mencerminkan budaya masyarakat desa. Hasil kajian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang variasi bahasa dalam karya sastra Indonesia serta menjadi rujukan dalam pembelajaran bahasa dan sastra di sekolah.
TINJAUAN SOSIOLINGUISTIK TERHADAP ALIH KODE DALAM RAPAT EVALUASI KEGIATAN PENGURUS ORTOM HIZBUL WATHAN UMPWR Tri Lestari; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/vgd0hd70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk alih kode serta faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya alih kode dalam rapat evaluasi kegiatan Pengurus Ortom Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Purworejo (HW UMPWR). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan strategi studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan perekaman selama berlangsungnya rapat evaluasi program kerja di Sekretariat HW UMPWR. Analisis data dilakukan melalui proses identifikasi, klasifikasi, dan deskripsi terhadap tuturan yang mengandung alih kode.Hasil penelitian menunjukkan adanya empat bentuk alih kode, yaitu alih kode internal, alih kode eksternal, alih kode situasional, dan alih kode metaforis. Alih kode internal didominasi peralihan bahasa Indonesia ke bahasa Jawa yang berfungsi memperkuat keakraban dan identitas budaya penutur. Alih kode eksternal berupa penggunaan kosakata bahasa Inggris muncul terutama pada istilah teknis terkait keuangan, publikasi, dan manajemen kegiatan. Alih kode situasional terjadi karena perubahan suasana rapat dari formal menjadi informal, sedangkan alih kode metaforis digunakan untuk menyampaikan nilai budaya dan makna emosional melalui ungkapan khas bahasa Jawa.Faktor penyebab alih kode meliputi penutur, lawan tutur, perubahan topik, situasi komunikasi, kebutuhan menciptakan kedekatan, penggunaan istilah populer, serta upaya membangun suasana yang humoris dan cair. Secara keseluruhan, alih kode berperan penting dalam menjaga efektivitas komunikasi, mengatur dinamika interaksi, serta menggambarkan identitas sosial anggota dalam forum musyawarah organisasi.
ANALISIS TINDAK TUTUR DALAM PENTAS TEATER SOSIALTEATRIKAL "SANG PEMIKUL TANDU" KARYA GEPENG NUGROHO BERDASARKAN KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Dinna Mafiroh; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/6nq3kw59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindak tutur dalam pentas teater SOSIALTEATRIKAL "Sang Pemikul Tandu" karya Gepeng Nugroho berdasarkan teori Austin dengan kajian sosiolinguistik. Tindak tutur merupakan aspek penting dalam pertunjukan teater yang mencerminkan interaksi sosial dan pola komunikasi dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi, observasi, dan pencatatan terhadap pertunjukan teater. Sumber data primer berupa rekaman video dan transkrip naskah pertunjukan. Analisis difokuskan pada jenis-jenis tindak tutur berdasarkan klasifikasi Austin meliputi tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang terdapat dalam dialog dan interaksi antar tokoh, dikaji melalui metode padan ekstralingual dengan mempertimbangkan konteks sosial, situasi tutur, dan relasi antar tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertunjukan teater ini mengandung ketiga jenis tindak tutur yang mencerminkan konteks sosial, relasi kekuasaan, dan strategi komunikasi antar tokoh. Tindak tutur lokusi menyampaikan informasi faktual mengenai kondisi sosial, tindak tutur ilokusi menyatakan sikap, perintah, larangan, dan penegasan relasi sosial dengan jenis direktif dan asertif yang dominan, sedangkan tindak tutur perlokusi menimbulkan dampak emosional dan tindakan tertentu. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami hubungan antara penggunaan bahasa dalam seni teater dengan konteks sosial dari perspektif sosiolinguistik, khususnya dalam merepresentasikan struktur kekuasaan dan dinamika sosial dalam masyarakat..
Co-Authors A.A.M. Sastrawan Putra Aci Primartadi Afra Azizah Ahmad Ahmad Aiprillisa Mutia Dewi Alfina Rahma Fadhilah Almanda Prameswari Andini Rahmawati Antonius Agung Hartono Aprillia Duwi Wulandari Ari Fajar Isbakhi Ariyana Rahmawati Astuti Dwi Utami Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya BASUKI BASUKI Choirotul Umam Dea Permataningtyas Dian Nur Fitria Desti Dinna Mafiroh Diva Crishta Bella Dwi Jatmoko Dwi Noviyanti Eka Ardiansyah eka suryaningsih Eko nurrahmad Eriana Faryda Qurrotaa’yun Fiona Aulia Rosanti Hanan, Adila I Wayan Nurjaya Ica Melvira Pratiwi IG Wayan Adiwilaga Iis Nurul Izah Ilham Samsul Hadi Inayatur Rifki Iqbal Lukman H Kadaryati Kadaryati Khabib Sholeh Kharisma Annisa Febriani Kharisma Wiji Lestari Kusno Kusno Launa Salsabila Lia Safira Lukmanul Akhsani Lutfi Melati Septia M. Rixza Mahardika, Fajar Makhful Makhful Muhammad, Kukuh Mulyanto Mulyanto Murhadi Murhadi Muthia Nur Rohmah Nadia Widodo Najwatul Auliah Naufal Abdul Izza Ngurah S. Yasa Niken Larasati Nugroho, Adlan Nur Hidayati Nur Sangadah Nurhidayati Nurhidayati Nurkhaningsih Nurkhaningsih Nurul Fitriani Nurul Salsabila Nurul Setyorini Nurul Setyorini Prih Diantono Abda`u R Rejokirono Rahmawan Bagus Trianto Ranti Dwi Cahyani Rintis Rizkia Pangestika Riska Amelia Rita Ferina Rochwati Setiyorini Siti Maftukhah Siti Nur Hidayah Sutoyo Tarisa Finanda Tarysa Shafa Gusna Tata Arifia Augustine Tegar Aldia Syah Toba Fathir Auladya Tri Lestari umi faizah Wanda Istiqomah Zaen Wendy Tri Prabowo Widiyanti Widiyanti Yoka Agry Sativa Yuli Widiyono