Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FEMINISME DALAM NASKAH DRAMA  "KARTINI BERDARAH" KARYA AMANATIA JUNDA SHOLIKHAH Eriana; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2489

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji naskah drama “Kartini Berdarah” dengan pendekatan feminisme melalui metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama perempuan menghadapi tekanan sosial yang kuat dan merespons ketidakadilan gender melalui sikap kritis terhadap stereotip, penolakan atas kekerasan, serta keberanian mengorbankan cinta. Nilai-nilai emansipasi juga diangkat sebagai warisan penting yang terus dijaga. Dukungan sesama perempuan digambarkan sebagai sumber kekuatan emosional yang membangun kesadaran diri. Selain itu, perjuangan perempuan lintas generasi tercermin melalui perenungan batin dan simbol-simbol perlawanan yang menyentuh, menggambarkan upaya untuk melawan ketimpangan sosial secara mendalam. Drama ini tidak hanya menggambarkan realitas yang dihadapi perempuan masa kini yang masih dibatasi oleh dominasi budaya patriarki, tetapi juga menekankan pentingnya kesadaran akan sejarah perjuangan hak-hak perempuan. Oleh karena itu, karya ini menjadi bentuk ekspresi sastra yang mewakili suara perempuan serta mengajak untuk membangun solidaritas dan memperkuat jati diri perempuan dalam melawan ketidakadilan.
KRITIK SOSIAL DALAM NASKAH DRAMA WARUNG COLITIK KARYA ZOHRY JUNEDI: TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA Dinna Mafiroh; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2494

Abstract

Sastra merupakan cerminan kehidupan yang tidak hanya menyajikan realitas, tetapi juga menyuarakan kritik terhadap ketimpangan yang terjadi di masyarakat. Salah satu genre sastra yang efektif dalam menyampaikan kritik sosial adalah drama. Naskah drama Warung Colitik karya Zohry Junedi merupakan contoh satir sosial-politik yang menampilkan berbagai bentuk penyimpangan moral, etika, dan hukum dalam kehidupan politik kontemporer Indonesia. Melalui tokoh-tokohnya yang mewakili figur elite politik dan masyarakat marjinal, drama ini menggambarkan rusaknya sistem kekuasaan dan dominasi kepentingan pribadi di atas kepentingan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk kritik sosial dalam naskah tersebut dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Hasil analisis menunjukkan bahwa drama ini menyampaikan kritik tajam terhadap korupsi, kolusi, politik uang, kekerasan politik, manipulasi publik, serta degradasi moral elite. Drama ini juga memanfaatkan simbol, metafora, dan ironi sebagai perangkat artistik untuk memperkuat pesan kritik sosial. Dengan demikian, Warung Colitik berfungsi sebagai cermin sosial dan perlawanan kultural terhadap dominasi kekuasaan yang korup.
ANALISIS KAJIAN FENIMISME PADA NASKAH DRAMA “MANUSIA BBM” KARYA ABDUL HAMID Eka Suryaningsih; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2514

Abstract

Naskah drama Manusia BBM karya Abdul Hamid dipentaskan oleh Teater Tuman UNISNU Jepara menyajikan kritik sosial terkait dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terhadap masyarakat kelas bawah. Penelitian ini mengkaji naskah drama tersebut dari perspektif feminisme dengan fokus pada representasi perempuan serta peran mereka dalam menghadapi krisis ekonomi akibat kebijakan tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis sastra dengan pendekatan feminis, yang menelaah karakter perempuan, dialog antar tokoh, alur cerita secara menyeluruh. Hasil kajian menunjukkan perempuan digambarkan memikul beban ganda, baik secara ekonomi maupun sosial, secara implisit mengungkap ketidakadilan gender dalam konteks krisis ekonomi. Perempuan berperan sebagai penopang utama keluarga di tengah kesulitan hidup, mencerminkan ketimpangan sosial dan gender yang selama ini kurang mendapat perhatian. Drama ini berfungsi sebagai medium penting untuk menyuarakan isu ketimpangan gender dan sosial serta menunjukkan peran sastra sebagai alat kritik sosial yang efektif dalam mengangkat isu feminisme dan keadilan sosial di tengah dinamika kebijakan ekonomi.
ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA DALAM NASKAH MONOLOG “LAGU PAK TUA” KARYA ADHY PRATAMA Rita Ferina; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kompleksitas kehidupan manusia yang tergambar dalam monolog 'Lagu Pak Tua' karya Adhy Pratama, dengan penekanan pada isu kemiskinan, kesepian, dan perjuangan eksistensial. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan sosiologi sastra, penelitian ini mengungkapkan bagaimana struktur sosial dan ekonomi yang tidak adil membentuk pengalaman hidup individu, terutama mereka yang berada di pinggiran. Monolog ini menggambarkan Pak Tua sebagai simbol seseorang yang terjebak dalam siklus kemiskinan dan marginalisasi, yang berdampak bukan hanya secara materi, tetapi juga secara psikologis, seperti rasa kesepian dan keterasingan. Imajinasi dan mimpi yang terdapat dalam monolog menjadi salah satu cara bagi Pak Tua untuk sejenak menghindari kenyataan pahit yang harus dia hadapi. Melalui dunia khayalan, Pak Tua menciptakan harapan dan kekuatan untuk terus bertahan, meskipun dalam situasi yang penuh keterbatasan dan keputusasaan. Penelitian ini menyoroti pentingnya memahami keterkaitan antara struktur sosial yang menindas, proses marginalisasi, dan dampaknya terhadap kesehatan mental individu. Selain itu, studi ini juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif dan solidaritas sosial dalam menghadapi masalah kemiskinan dan kesepian, sehingga tercipta masyarakat yang lebih adil dan inklusif. Dengan cara ini, monolog 'Lagu Pak Tua' tidak hanya mencerminkan realitas sosial yang keras, tetapi juga memberikan wawasan mendalam tentang mekanisme psikologis individu dalam menghadapi tekanan kehidupan. Penelitian ini menekankan pentingnya usaha bersama untuk mengatasi ketidakadilan sosial dan membangun solidaritas demi memperbaiki nasib kelompok yang terpinggirkan.
ANALISIS NILAI MORAL DALAM CERPEN “SETELAH HUJAN MEREDA” KARYA NURHIDAYAH ILMI NUSAIBAH Launa Salsabila; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2534

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai moral yang terkandung dalam cerpen berjudul “Setelah Hujan Mereda” karya Nurhidayah Ilmi Nusaibah yang terdapat dalam antologi cerpen “Jejak Kenangan”. Cerpen ini mengisahkan perjuangan seorang gadis muda bernama Aurora Vania Anderson, putri dari seorang konglomerat ternama, yang mengalami pengkhianatan dari keluarga tirinya setelah kematian sang ibu. Dengan ketabahan hati, kecerdikan, dan bantuan orang-orang baik di sekelilingnya, termasuk seorang dokter muda bernama Brian Smith, Aurora berhasil bangkit dari keterpurukan, merebut kembali hak warisnya yang dirampas, dan membangun kehidupan yang baru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan moral yang berfokus pada penggalian nilai-nilai kebaikan dalam tokoh, konflik, dan penyelesaian cerita. Hasil analisis menunjukkan bahwa cerpen ini memuat nilai-nilai moral yang kuat, seperti kesetiaan, kejujuran, keberanian, ketabahan, serta keadilan sosial. Nilai-nilai ini disampaikan melalui tokoh protagonis yang konsisten dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan, serta tokoh antagonis yang mencerminkan dampak negatif dari keserakahan dan pengkhianatan. Melalui alur yang dramatis dan penuh makna, cerpen ini menyampaikan pesan moral yang menyentuh dan relevan dengan kehidupan nyata pembaca.
POLITIK SEKSUAL PEREMPUAN PADA NASKAH MONOLOG “WANCI” KARYA IMAS SOBARIAH Tegar Aldia Syah; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mendeskripsikan faktor faktor dari politik seksual pada naskah monolog “Wanci” karya Imas Sobariah. Drama ini menampilkan seorang tokoh perempuan yang berada dalam perjuangan keras untuk melepaskan diri dari belenggu dan lingkaran hidup yang telah diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Tokoh ini berusaha mencari kebebasan dan keadilan bagi dirinya sendiri, tetapi kenyataan takdir sering kali tampak tidak memihak. Pada akhirnya, ia harus menerima kenyataan pahit bahwa segala usaha dan perjuangannya gagal mengubah nasib yang sudah ditakdirkan dan, dalam proses tersebut, ia kehilangan segala sesuatu yang selama ini ia miliki. Cerita ini bukan hanya tentang perjuangan seorang perempuan, tetapi juga mengangkat berbagai faktor yang berhubungan dengan politik seksual yang mempengaruhi jalan hidupnya. Kerangka kerja pada penelitian ini dimulai dari Teknik metode penelitian dan pembahasan isi. Data penelitian didapatkan melalui pembacaan yang intensif sehingga pembaca mampu memahami konteks secara menyeluruh, selanjutnya mengambil kutipan penting dari penelitian, kemudian dikelompokan pada setiap poin yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan faktor-faktor politik seksual yang terjadi dalam naskah monolog “Wanci” karya Imas Sobariah adalah (1) Ideologis, (2) Biologis, (3) Sosiologis, (4) Kelas, (5) Ekonomi dan Pendidikan, (6) Paksaan, (7) Mitos dan Agama, dan (8) Psikologis. Hasil penelitian ini menghasilkan faktor-faktor politik seksual pada naskah drama “Wanci’ karya Imas Sobariah.
Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Deep Learning untuk Peningkatan Keterampilan Berbicara Peserta Didik SMP Muhammadiyah Purworejo Joko Purwanto; Nurhidayati Nurhidayati; Umi Faizah; Inayatur Rifki; Dea Permataningtyas
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 1 (2025): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH)
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurribah.v4i1.4744

Abstract

This study aims to describe the development of a deep learning-based learning model to improve the speaking skills of students at SMP Muhammadiyah Purworejo. This study uses research and development with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The research location was at SMP Muhammadiyah Purworejo in the 2024/2025 Academic Year for class VIII students with a population selection of class VIII students. Meanwhile, the research sample with a purposive sampling technique was 30 students representing diverse speaking abilities. Data were collected through tests, questionnaires, and observations. The test measures speaking skills, the questionnaire collects student responses, and the observation sheet observes the activities of teachers and students during the learning process. Interactive methods were used to analyze the data. The results showed an increase of 11.3 points in pretest data of 28.9 and posttest of 40.2. In addition, the questionnaire and observation showed that both teachers and students showed positive responses to the application of the deep learning model. Therefore, it can be concluded that students of Muhammadiyah Purworejo Middle School can acquire better speaking skills with this model.
ANALISIS CAMPUR KODE PADA KANAL YOUTUBE MAXWELL SALVADOR ”SEBULAN DI FINLANDIA I #SEKOPMENDUNIA PART 2/3  DAN DAMPAKNYA TERHADAP EKSISTENSI BERBAHASA GEN-Z: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Najwatul Auliah; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/smf0cc92

Abstract

Di masa kini, media sosial sangat mengubah cara berkomunikasi anak muda, khususnya Generasi Z, yang gemar menggunakan aplikasi seperti TikTok. Salah satu hal menarik dalam bahasa di dunia maya ini adalah “campur kode”. Ini berarti menggabungkan beberapa bahasa dalam satu kalimat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana campur kode digunakan oleh pembuat konten TikTok bernama Maxwell, serta melihat bagaimana hal ini memengaruhi cara generasi Z menggunakan bahasa. Penelitian ini menggunakan cara penelitian deskriptif kualitatif, dengan melihat dari sudut pandang sosiolinguistik. Sumber data yang diambil dari dialog di Video TikTok berjudul “Sebulan di Finlandia I #SekopMendunia Part 2/3”. Data dikumpulkan dengan cara mendengarkan dan mencatat, lalu dianalisis menggunakan metode analisis interaktif dari Miles dan Huberman, yang meliputi pengurangan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan dua jenis campur kode. Pertama, campur kode ke dalam dan kedua, campur kode ke luar. Campur kode ke dalam menunjukkan identitas budaya dan rasa dekat penutur dengan bahasa daerahnya, sementara campur kode ke luar menunjukkan pengaruh globalisasi dan usaha menampilkan citra modern dalam komunikasi digital. Pengaruhnya terhadap bahasa Indonesia ada dua sisi: bisa mengurangi perhatian terhadap aturan bahasa Indonesia yang benar. Jadi, penting untuk meningkatkan pemahaman tentang bahasa, agar penggunaan campur kode tetap sejalan dengan upaya menjaga bahasa Indonesia tetap lestari
ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA KANAL YOUTUBE KELUARGABACIL “ULANG TAHUN KAMARI YANG KE-2!" Lutfi Melati Septia; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/0tsp4f91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk alih kode dan campur kode yang muncul dalam video YouTube berjudul “Ulang Tahun Kamari yang ke-2!” pada kanal KeluargaBacil, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi penggunaannya. Fenomena alih kode dan campur kode sering terjadi dalam komunikasi masyarakat bilingual, termasuk pada ranah digital seperti media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode simak dan catat untuk mengumpulkan data berupa tuturan dari video tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 8 tuturan yang mengandung alih kode dan 11 tuturan yang mengandung campur kode. Alih kode yang ditemukan meliputi bentuk alih kode eksternal dan internal, dengan jenis antar kalimat (inter-sentential) dan dalam kalimat (intra-sentential). Sementara itu, campur kode yang muncul meliputi bentuk penyisipan kata, frasa, dan perulangan kata dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya alih kode dan campur kode antara lain ialah keinginan untuk mengekspresikan emosi, kebiasaan bilingual penutur, pengaruh lawan tutur, dan situasi komunikasi yang santai. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan dua bahasa dalam komunikasi keluarga modern mencerminkan identitas sosial, keakraban, serta dinamika budaya dalam konteks masyarakat bilingual Indonesia.
CAMPUR KODE DALAM PEMENTASAN NASKAH DRAMA DUKUN-DUKUNAN PADA MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO Tarysa Shafa Gusna; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ak8jtp08

Abstract

Tulisan ini mengeksplorasi fenomena campur kode dalam naskah drama Dukun-Dukunan, yang merupakan contoh menarik dalam bidang sosiolinguistik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengenali dan menganalisis peran campur kode antara bahasa Jawa dan bahasa Indonesia dalam percakapan para tokoh, serta dampaknya terhadap makna, identitas, dan nilai artistik naskah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan analisis data melalui kajian dokumen naskah drama. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa campur kode tidak hanya sebagai variasi dalam bahasa, tetapi juga komponen yang sangat penting yang memperkaya ekspresi emosi para tokoh, mencerminkan latar belakang sosial dan budaya, serta memperkuat pesan yang hendak disampaikan. Penggunaan bahasa Jawa memberikan kedalaman yang lebih kepada dialog, membentuk karakter yang lebih hidup, dan menerangkan konteks sosial yang ada. Campur kode jugaberfungsi sebagai teknik komunikasi untuk membangun kedekatan, menegaskan identitas, dan menyampaikan sindiran atau ironi. Kesimpulan dari artikel ini adalah campur kode dalam Dukun-Dukunan mencerminkan dinamika sosial dan budaya masyarakat Jawa yang multibahasa. Penelitian ini memberikan pandangan berharga tentang bagaimana bahasa dapat dipakai secara inovatif dalam seni pertunjukan untuk menghasilkan efek dramatis dan menyampaikan pesan yang relevan. Selain itu, artikel ini juga memberikan rekomendasi untuk studi lebih lanjut, termasuk memperhatikan faktor-faktor sosial yang lebih luas dan reaksi penonton terhadap campur kode dalam pementasan drama.