p-Index From 2021 - 2026
6.529
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Asesmen Nasional Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) Ahmad Mubarok; Vio Amandini Afriliana; Wahyu Azam Nur; Deby Luriawati Naryatmojo; Wagiran Wagiran
ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2025): JUNI:ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/enggang.v5i2.21960

Abstract

Assessment refers to a systematic procedure aimed at gathering information pertaining to the progress and growth of students. The implementation of assessment inside the autonomous learning curriculum aims to enhance the existing evaluation system, which now emphasizes student proficiency only in the cognitive domain. The issue at hand has posed a significant challenge within the realm of education, particularly at the secondary school level. This study employs a literature review methodology to gather scientific data and information pertaining to pertinent ideas, methodologies, and approaches found in academic journals and publications that are focused on national assessments within the context of the autonomous learning curriculum at the secondary education level. According to the findings of the study, it has been determined that genuine assessment is a suitable kind of evaluation for high school students. This type of assessment encompasses the cognitive, emotional, and psychomotor domains. In addition to this, considering the inherent characteristics and structure of real assessment, students acquire enhanced proficiency and capability, so equipping them for successful transition into the workforce or further educational pursuits.
Rekontruksi Soal SMP Negeri 13 Semarang Sesuai Standar Asesmen Nasional Chaerunnissa; Imtiyaza Nihlah Hadana; Deby Luriawati Naryatmojo; Wagiran
Bahtera: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 24 No. 2 (2025): BAHTERA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, Volume 24 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/bahtera.242.06

Abstract

Evaluation of improving the quality of education to measure the achievement of student learning in the field of education is called a national assessment. This national assessment focuses on improving student achievement in the fields of literacy, numeracy, character, active learning processes, and a supportive learning atmosphere. National assessments are mandatory for all schools in Indonesia, including SMP Negeri 13 Semarang. This study was conducted to analyze and reconstruct the contents of the national assessment carried out at SMP Negeri 13 Semarang. This study was compiled with a qualitative research scheme that uses a qualitative descriptive method using three stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results obtained from this study indicate that several questions in the fields of literacy and numeracy still need to be reviewed and adjusted to the cognitive level of students. The results of the reconstruction provided in this study are expected to provide new and useful insights in the field of education.
REKONSTRUKSI ASESMEN SUMATIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII SMP: RECONSTRUCTION OF SUMMATIVE ASSESSMENT IN INDONESIAN LANGUAGE LEARNING IN CLASS VII OF SMP Rosyidah, Lailia Ummi; Nurdin, Roro Ajeng Sekar Pitaloka Sukmadjati; Naryatmojo, Deby Luriawati; Wagiran, Wagiran
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 15 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v15i1.94293

Abstract

Penelitian ini menganalisis kelayakan asesmen sumatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VII SMP di tiga sekolah berbeda. Asesmen sumatif dinilai berdasarkan kesesuaian soal dengan tujuan pembelajaran, kesesuaian level kognitif soal dengan capaian pembelajaran, dan kejelasan konstruksi soal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara dengan guru Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua soal asesmen telah sepenuhnya sesuai dengan tujuan pembelajaran dan level kognitif yang diharapkan. Beberapa soal cenderung mengukur kemampuan mengingat (C1) padahal tujuan pembelajaran menuntut kemampuan analisis (C4) atau mencipta (C6). dari Penelitian ini menunjukkan perlunya peningkatan ketelitian guru dalam menyusun soal asesmen dengan mengacu pada tujuan pembelajaran dan taksonomi Bloom revisi, serta perlunya pelatihan berkelanjutan mengenai penyusunan asesmen yang relevan dan kontekstual.
Keefektifan Pembelajaran Menuliskan Kembali Cerita Fantasi Bermuatan Profil Pelajar Pancasila dengan Model Think Talk Write dan Model Quantum Teaching Berbantuan Media Audio Visual pada Siswa Kelas VII Seylla Arifeni; Agus Nuryatin; Deby Luriawati Naryatmojo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i3.6037

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan perbedaan keefektifan menuliskan Kembali cerita fantasi bermuatan profil Pelajar Pancasila dengan model Think Talk Write dan model Quantum Teaching berbantuan media audio visual pada siswa kelas VII. Penelitian ini menggunakan motode pre-experimental dengan menggunakan two gruup ptetest-posttest design. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelititian ini adalah siswa kelas VII MTs Negeri 2 Ogan Ilir Tahun Ajaran 2024/2025. Perbedaan keefektifan model Think Talk Write dan model Quantum Teaching bisa dilihat dari pengujian independent t-test dan uji anova. Hasil uji independent t-test Pretest pada data kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2 dengan menggunakan SPSS 25 adalah nilai signifikansi 0,920 > 0,5, maka data tersebut menunjukkan tidak ada perbedaan rata-rata pada kedua kelas eksperimen sebelum diberi perlakuan. Kelas eksperimen 1 nilai rata-ratanya sebesar 64,21 dan kelas eksperimen 2 nilai rata-ratanya sebesar 64,40. Hasil uji independent t-test Posttest pada data kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2 dengan menggunakan SPSS 25 adalah nilai signifikansi 0,014 < 0,5, maka data tersebut menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan pada hasil posttest siswa kelas eksperimen 1 dan 2. Kelas eksperimen 1 nilai rata-ratanya sebesar 83,75 dan kelas eksperimen 2 nilai rata-ratanya sebesar 87,15. Hasil uji anova menunjukkan 0,026 < 0,05 berarti terdapat perbedaan keefektifan antara pembelajaran menuliskan kembali cerita fantasi menggunakan model Think Talk Write dengan pembelajaran menuliskan kembali cerita fantasi menggunakan model Quantum Teaching berbantuan media audio visual pada siswa kelas VII. Berdasrkan hasil uji output descriptive data kelas eksperimen 1 dan 2, nilai rata-rata siswa kelas eksperimen 1 adalah sebesar 83,75 dan nilai rata-rata siswa kelas eksperimen 2 adalah sebesar 87,16. Data tersebut menu jukkan bahwa pembelajaran menuliskan cerita fantasi dengan model Quantum Teaching lebih efektif dibandingkan dengan model Think Talk Write.
Analisis Kesalahan Berbahasa pada Teks Opini dalam Website Apakabarnusantara.com Edisi November 2024 sebagai Sumber Bacaan bagi Siswa Kelas XII SMA Ilma Khalisatul Muntaha; Dhesti Lestari; Linda Selviana; Rahmazeni Ainun Zulfaa; Ana Widya Pratiwi; Asep Purwo Yudi Utomo; Deby Luriawati Naryatmojo; Irfai Fathurohman
PUSTAKA: Jurnal Bahasa dan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Bahasa dan Pendidikan
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/pustaka.v5i3.3265

Abstract

The use of language in everyday life often goes wrong. Good and correct language use significantly affects a person's reading process. Quality writing adheres to proper linguistic rules. However, many language errors are often found in written texts. This study aims to analyze language errors in opinion texts published in the November 2024 edition of the apakabarnusantara.com website. Another purpose of this study is to evaluate whether the opinion texts on the website are suitable as reading material for 12th-grade high school students, helping them understand proper language use in opinion writing to enhance their language skills. The methods used in this study are qualitative descriptive analysis and a syntactic approach as the theoretical framework. Data were collected by reading several relevant references and recording information that could be used as data. The analysis of this study revealed the use of non-standard words in both texts, such as the word mempengaruhi, which is a common misspelling of the correct form memengaruhi in Indonesian. Both words translate to influence in English, but only memengaruhi is considered standard. Another example includes the use of foreign terms such as best practice. In terms of coherence, the analysis found sentences that introduced new information abruptly, rather than reinforcing the previous ideas. Logical sentence structure was also an issue, as some sentences lacked clarity and failed to convey a clear message to the reader. Additionally, there were ineffective sentences due to the repetition of the same words. This research aims to provide deeper insight into language errors in opinion texts and to promote a better understanding of how to write opinion pieces using correct and appropriate language rules.
MODEL EVALUASI KETIMPANGAN DALAM PEMBELAJARAN TEKS CERITA FANTASI DI SMP PGRI 4 BAGOREJO Nisa, Alfi Khoiru An; Nurhamidah, Nurhamidah; Wagiran, Wagiran; Naryatmojo, Deby Luriawati
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v11i1.29672

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan (1) mendeskripsikan kualitas RPP Bahasa Indonesia Materi Teks Cerita Fantasi di SMP mengacu pada standar kurikulum 2013, (2) mendeskripsikan kesesuaian pelaksanaan pembelajaran dengan RPP yyang telah dibuat, (3) mendeskripsikan penilaian dalam pembelajaran, dan (4) mendeskripsikan penerapan evaluasi ketimpangan dalam proses pembelajaran. Metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan strategi studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Guru Bahasa Indonesia di SMP PGRI 4 Bagorejo menjadi sumber data penelitian. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancaran dan dokumentasi. Data dianalisis dengan mereduksi data, menyajikan data, dan penarikan simpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) RPP yang disusun oleh guru sesuai dengan standar kurikulum 2013, (2) pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan RPP yang dibuat namun terdapat beberapa yang belum terpenuhi, (3) penilaian yang dilakukan oleh guru meliputi tiga penilaian yaitu sikap, kognitif, dan psikomotorik, dan (4) evaluasi ketimpangan dilakukan pada tiga proses yaitu input, procces, dan output, dan ditemukan ketimpangan pada input dan procces yang berdampak juga pada ketimpangan output.
Implementation of the PBLHS Movement Through Reducing Single-Use Plastic Waste at Al-Fatah Middle School Naryatmojo, Deby Luriawati; Kusumantoro, Kusumantoro; Khatamy, Muhammad Adam
Jurnal Abdimas Vol. 29 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v29i2.35038

Abstract

This community service activity aims to enhance the capacity of school members in implementing the Environmental Care and Culture Movement in Schools (GPBLHS) at SMP Al-Fatah Terboyo, Semarang City. The program was motivated by low environmental awareness and the high amount of single-use plastic waste within the school environment. The methods included training for teachers on integrating environmental themes into the curriculum, socialization of plastic waste reduction, and facilitation of reusable tumbler use among school members. Evaluation was conducted through pre- and post-tests to measure behavioral changes and waste reduction. The results indicated improved teacher competence in developing environmentally themed lesson plans and a decrease in inorganic waste volume from 30.9 kg to 3.8 kg after the program. This activity demonstrates that environmental education through curriculum integration and behavioral facilitation effectively supports Adiwiyata school initiatives toward sustainable and environmentally conscious schools.
Rekontruksi Asesmen Formatif Modul Ajar Teks Deskripsi Bagi Siswa SMP di Era Merdeka Belajar Aulia, Rifa; Michael Johan Sulistiawan; Wagiran, Wagiran; Deby Luriawati Naryatmojo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merekontruksi asesmen formatif pada soal dan rubrik penilaian dalam modul ajar teks deskripsi. Asesmen formatif memiliki peran penting dalam mengukur kemajuan belajar siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah modul ajar bahasa Indonesia materi teks deskriptif kelas VII. Dapat penelitian berupa butir soal dan rubrik penilaian. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa teknik baca catat. Teknik analisis data meliputi; tahap reduksi data, penyajian data, dan tahap terakhir yaitu penarikan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa rekonstruksi asesmen formatif dapat meningkatkan efektivitas penilaian siswa dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Revisi modul ajar dan instrumen penilaian diperlukan untuk memperbaiki spesifikasi pertanyaan, rubrik penilaian, dan tingkat kognitif yang diinginkan. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi asesmen formatif pada soal dan rubrik penilaian dalam modul ajar teks deskripsi untuk meningkatkan kualitas penilaian dan pembelajaran bahasa Indonesia.
Analisis dan Rekonstruksi Asesmen Diagnostik dalam Modul Ajar Bahasa Indonesia Materi Teks Laporan Hasil Observasi Kelas X SMA/SMK Seylla Arifeni; Nufi Azam Mutaqin; Deby Luriawati Naryatmojo; Wagiran , Wagiran
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3216

Abstract

Asesmen diagnostik bertujuan untuk mengidentifikasi kompetensi, kelemahan, dan kekuatan peserta didik. Hasil asesmen diagnostik dapat digunakan oleh guru sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun perencanaan kegiatan belajar yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan belajar peserta didik. Asesmen diagnostik sebagai salah satu alat untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar peserta didik perlu disusun berdasarkan standar-standar tertentu agar dapat digunakan secara optimal. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kelayakan dan merekonstruksi asesmen diagnostik berdasarkan hasil analisis kelayakannya dalam modul ajar materi teks laporan hasil observasi bahasa Indonesia kelas X SMA/SMK. Penelitian ini menganalisis tiga modul ajar materi teks laporan hasil observasi pada tiga satuan pendidikan, antara lain SMKN 1 Pakis Aji, SMAN 1 Ampel, dan SMA Islam Ta’allumul Huda Bumiayu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles & Huberman yang meliputi tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Analisis yang dilakukan meliputi kelayakan asesmen diagnostik berdasarkan kesesuaiannya dengan tujuan pembelajaran serta level kognitif yang tercermin dalam soal-soal asesmen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa satu dari tiga modul ajar telah memenuhi kriteria kelayakan ditinjau dari kesesuaiannya dengan tujuan pembelajaran. Soal-soal asesmen diagnostik dalam tiga modul ajar yang dianalisis masih menggunakan Low Order Thinking Skills (LOTS). Beberapa komponen dalam asesmen diagnostik pada tiga modul ajar yang belum memenuhi kriteria kelayakan tersebut kemudian direkonstruksi agar dapat digunakan secara optimal
Improvement Capacity Mitigation Disaster Floods in the Village Tambakrejo Through Early Warning System Naryatmojo, Deby Luriawati; Kusumantoro, Kusumantoro; Khatamy, Muhammad Adam
Jurnal Abdimas Vol. 29 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v29i2.35212

Abstract

This community service activity aims to enhance community capacity for flood disaster mitigation in Tambakrejo Village, Semarang City, through strengthening the management of the Early Warning System (EWS). Tambakrejo is a coastal area vulnerable to floods and tidal inundation due to land subsidence and sea level rise. The main problems include low community preparedness and suboptimal management of the existing EWS. The implementation method involved training, mentoring, and the development of Standard Operating Procedures (SOP) for the local Disaster Preparedness Group (KSB) as the main partner, carried out through stages of socialization, capacity building, implementation, and evaluation. The results showed improved knowledge and skills of KSB members in operating and maintaining the EWS device, along with the creation of a management SOP serving as an operational guide at the community level. This activity demonstrates that community capacity building through participatory and technology-based approaches can strengthen disaster mitigation systems and enhance community preparedness against flood risks in coastal areas.
Co-Authors Adhetia Sukmafitriani Agus Nuryatin Ahkmad Maulana Marzuki Ahmad Mubarok Ahmad Nur Cahyo Ahmad, Affan Ghaffar Alfi Khoiru An Nisa Alfi Yalda Ayumi Alfiyatur Rohmaniyah Ana Khalimatul Muna Ana Widya Pratiwi Andika Kurniawan Luthfi Asep Purwo Yudi Utomo Aulia, Rifa Awalina Putriyani Bunyamin Bunyamin Cahyo, Ahmad Nur Chaerunnissa Denis Ekasari Dhesti Lestari Farahdila, Nonika Finda Septina Munjariyati Ghonia, Allifa Zia Guntur Warisman Haryadi - Hasanah, Arinal Hasnah Setiani Hasyim, Mohamad Yusuf Ahmad Hidayah, Isnaini Rahmah Hidayah, Nasik Ida Zulaeha Iko Meifarindra Anugari Ilham Kusuma Aji Ilma Khalisatul Muntaha Imam Baehaqie Imtiyaza Nihlah Hadana Intan Wulan Sari Irfai Fathurohman Julianto, Indra Rasyid Karnowo - Kesi, Kesi Khatamy, Muhammad Adam Kusumantoro Kusumantoro Kusumantoro, Kusumantoro Legi Aspriyanti Leni Salindri Linda Selviana Luthfa Nugraheni Maulana Phaundra Tegar Irawan Melati, Inaya Sari Michael Johan Sulistiawan Michael Johan Sulistiawan Muh Sholeh Muh. Ibnan Syarif, Muh. Ibnan Muhammad Azam Muhammad Jahfal Hanan Muhammad Rizal Rusdi Murbangun Nuswowati Mutiatari, Dhita Prasisca Nadif Abinaya Yulkham Nas Haryati Setyaningsih Nikmah, Faridhatun Nisa, Alfi Khoiru An Nufi Azam Mutaqin Nufi Azam Mutaqin Nurdin, Roro Ajeng Sekar Pitaloka Sukmadjati Nurhamidah Nurhamidah Nurhamidah Nurhamidah Prasandha, Diyamon Putri, Novi Auliana Rahmazeni Ainun Zulfaa Ratna Intan Sari Rifa Aulia Risda Ayu Prihantiwi Risky Arbangi Nopi Riyadi Widhiyanto Rosyidah, Lailia Ummi Salindri, Leni Santi Pratiwi T.U. Saptono Putro Seylla Arifeni Seylla Arifeni Shidiq, Wahid Akhsin Budi Nur Shofa, Anindha Naila Simbolon, Andri Sumihar Subyantoro Subyantoro Sukma Nabilah Daulay Suwito, Wagiran Tri Nur Aeni Tulus Eko Sriyandoyo Vio Amandini Afriliana Wafiq, Chici Al Wafiqotul Azizah Wagiran Wagiran Wagiran Wagiran Wahyu Azam Nur Wangiran Warisman, Guntur Wati, Maulida Laily Kusuma Wulandari, Mely Zuhra Sl. Datu