p-Index From 2021 - 2026
6.306
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIKSI Tekno - Pedagogi : Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Visi Ilmu Pendidikan AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Indonesia Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) IRJE (Indonesian Research Journal in Education) CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Jurnal Ilmiah Dikdaya Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Gentala Pendidikan Dasar Bahasa Indonesia Prima Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia Syntax Idea Titian: Jurnal Ilmu Humaniora JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SALEE: Study of Applied Linguistics and English Education JOLLT Journal of Languages and Language Teaching ETUDE: Journal of Educational Research Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) KESANS : International Journal of Health and Science Jurnal Ilmiah MADIYA: Masyarakat Mandiri Berkarya Journal Of Human And Education (JAHE) Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra ALLURE JOURNAL Makara Human Behavior Studies in Asia Kajian Linguistik dan Sastra Proceeding International Conference on Malay Identity JURNAL MUARA PENDIDIKAN Prosiding Seminar Nasional Humaniora HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Estungkara: Jurnal Pengabdian Pendidikan Sejarah Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) PPSDP International Journal of Education JUPEMA
Claim Missing Document
Check
Articles

Tanggapan Pembaca Terhadap Novel ‘00.00’ Karya Ameylia Falensia Eka Nusa Agustin; Yundi Fitrah; Sovia Wulandari
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 1 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.355 KB) | DOI: 10.22437/kalistra.v1i1.18754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tanggapan para pembaca terhadap novel 00.00 karya Ameylia Falensia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, adapun pengumpulan data menggunakan metode studi pustaka dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu resepsi sastra berupa tanggapan pembaca pembaca dari versi cetak dan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan dari hasil komentar di wattpad para pembaca lebih banyak memberikan tanggapan mengenai tokoh dan penokohan cerita wattpad para pembaca seperti mengomentari bagaimana tokoh Lengkara yang selalu mendapatkan hukuman dari Sang Papa, Nilam yang dibenci para pembaca karena sikapnya yang selalu berusaha agar Lengkara di benci semua orang karena iri dengan apa yang dimiliki Lengkara, tokoh Erik (Papa Lengkara) yang bersikap kasar terhadap anak kandungnya sendiri dan mama tiri yang selalu mendukung dan membela anaknya Nilam, para pembaca juga berkomentar tentang bagaimana bagaimana tokoh lain seperti para sahabat Lengkara Risma, Deo, Geo dan Sekala yang memiliki sifat yang berbeda-beda tetapi selalu baik kepada lengkara walaupun ada beberapa terjadi kesalahpahaman yang terjadi dalam novel 00.00. Pembaca wattpad 00.00 berdasarkan kuesioner rata-rata pembaca berasal dari kalangan remaja (usia belasan) hingga dewasa.
Citraan dalam Kumpulan Puisi Resep Membuat Jagat Raya Karya Abinaya Ghina Jamela Riduansyah Riduansyah; Yundi Fitrah; Dwi Rahariyoso
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 1 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.664 KB) | DOI: 10.22437/kalistra.v1i2.20293

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang citraan apa saja dan makna citraan disetiap puisi yang terdapat dalam kumpulan puisi Resep Membuat Jagat Raya karya Abinaya Ghina Jamela.Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah citraan puisi anak dalam kumpulan puisi Resep Membuat Jagat Raya karya Abinaya Ghina Jamela. Makna citraan yang terdapat di dalam kumpulan puisi Resep Membuat Jagat Raya karya Abinaya Ghina Jamela. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan jenis citraan dan memaparkan makna citraan yang terdapat dalam kumpulan puisi Resep Membuat Jagat Raya karya Abinaya Ghina Jamela.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan objektif. Data yang diambil berupa data verbal dari kata, frasa atau kalimat yang mengandung unsur citraan yang terdapat dalam kumpulan puisi Resep Membuat Jagat Raya karya Abinaya Ghina Jamela dan beberapa puisi yang akan dipilih dalam kumpulan puisi Resep Membuat Jagat Raya karya Abinaya Ghina Jamela.Hasil penelitian ini mendeskripsikan; (1) Citraan Penglihatan, (2) Citraan Pendengaran, (3) Citraan Gerak, dan (4) Citraan Rabaan.
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DAN AKHLAK MULIA DALAM NOVEL KEMBARA RINDU KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY Sri Wahyuni; Yundi Fitrah; Irma Suryani
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 13, No 2 (2022): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v13i2.1994

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek-aspek pendidikan karakter tokoh yang terdapat dalam novel Kembara Rindu karya Habiburrahman El Shirazy dan mendeskripsikan aspek-aspek akhlak mulia tokoh yang terdapat dalam novel Kembara Rindu karya Habiburrahman El Shirazy. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskritif kualitatif dan pendekatan yang digunakan struktural murni dan hasil dari penelitian ini berdasarkan analisis data yang telah penulis lakukan, ditemukan aspek-aspek pendidikan karakter tokoh yang terdapat dalam Novel Kembara Rindu Karya Habiburrahman El Shirazy sebanyak delapan puluh enam kutipan dan mendeskripsikan aspek-aspek akhlak mulia tokoh yang terdapat dalam Novel Kembara Rindu Karya Habiburrahman El Shirazy sebanyak tujuh puluh kutipan.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Akhlak Mulia, Novel ABSTRACTThis study aims to describe the character education aspects of the characters contained in the Kembara Rindu novel by Habiburrahman El Shirazy and describe the noble character aspects of the characters contained in the KembaraaRindu novel by HabiburrahmanaEl Shirazy. This study applied a qualitative descriptive research method and the approach used is purely structural and the resultsaof this study areabased on the data analysis that the author has done. It is found that aspects of character education are found in the Kembara Rindu Novel by Habiburrahman El Shirazy as many as eighty-six quotes and describe aspects of the noble characteraof the charactersacontained in the novel KembaraaRindu by Habiburrahman El Shirazyaas many as seventy quotes.Keywords: Character Education, Noble Morals, Novels
STRUKTUR KUNUN MASYARAKAT SIULAK KERINCI SEBAGAI PEMBELAJARAN APRESIASI SASTRA DI SEKOLAH Nada Sawita; Yundi Fitrah; Maizar Karim
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 13, No 2 (2022): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v13i2.2013

Abstract

ABSTRAKSastra lisan Kerinci didukung oleh suatu bahasa daerah, yaitu bahasa Kerinci. Bahasa Kerinci dipakai dalam wilayah kabupaten Kerinci di Provinsi Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Struktur Kunun Masyarakat Siulak Kerinci sebagai Pembelajaran Apresiasi Sastra di Sekolah. Data dianalisis dengan teknik anaisis deskriptif kualitatif. Hasil peneitian ini menunjukkan bahwa Struktur Kunun Masyarakat Siulak Kerinci Sebagai Pembeajaran Apresiasi Sastra di Sekolah. Struktur Sastra lisan kerinci terdiri Sinopsis Cerita, Bentuk lahir, Tokoh Cerita, Tema Cerita, Tujuan Cerita, Pengaruh dalam Cerita di gunakan untuk mengkaji Struktur Kunun Siulak, Kerinci sebagai Pembelajaran Apresiasi Sastra di Sekoah. dari tiga tema yang populer di Kerinci, yaitu saling tolong menolong, seseorang yang meninggalkan kampung halamannya, dan yang terakhir hidup bergotong royong. Dapat di simpulkan tema ini lebih di gemari dari ke sepuluh cerita yang terdapat di buku Kunun Siulak, Kerinci. dari proses pembelajaran apresiasi sastra di sekoah maka hasil yang dapat keberanian siswa untuk menceritakan kembali hasil Kunun atau Dongeng yang di baca di depan kelas mereka juga sangat aktif dalam pembelajaran.Kata Kunci: Struktur Kunun,  Pembelajaran, Apresiasi SastraABSTRACTKerinci oral literature is supported by a regional language, namely the Kerinci language. The Kerinci language is spoken in the Kerinci regency area in Jambi Province. This studyyaims to describe the Kunun Structureeof the Siulak Kerinci Community as Literary Appreciation Learning in Schools. Data were analyzeduusing qualitative descriptive analysisutechniques. The results of this studyuindicate that the Kunun Structure of the Siulak Kerinci Community as Literary Appreciation Learning in Schools. The oral literary structure of kerinci consists of story synopsis, form of birth, story characters, story themes, story goals, influences in stories used to study the structure of Kunun Siulak, Kerinci as Literary Appreciation Learning in Schools. of the three popular themes in Kerinci, namely helping each other, someone leaving their hometown, and finally living together. It can be concluded that this theme is more popular than the ten stories contained in Kunun Siulak's book, Kerinci. from the learning process of literary appreciation in schools, the result that can be the courage of students to retell the results of Kunun or Fairy Tales read in front of the class, they are also very active in learning.Keywords: Kunun Structure, Learning, Literary Appreciation 
Remains of the Site of Raden Mattaher's Resistance Against Dutch Colonialism in Jambi Asyhadi Mufsi Sadzali; Yundi Fitrah; Warni
Proceeding International Conference on Malay Identity Vol. 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.564 KB)

Abstract

Jambi region which experienced resistance movements against Dutch colonialism since 1834 which was started by Sultan Taha Syafuddin continued until his death in 1904 in Betung Bedara, Tebo region, Jambi. The struggle did not stop but was continued by one of the biggest and most feared by the Dutch , his name is Raden Mattaher bin Raden Kusin. Basically, Raden Mattaher's struggle began when he joined Panglima Sultan Taha in 1885, and was even nicknamed 'Singo Kumpeh'. Raden Mattaher's involvement in several places in Jambi has left artifacts that can be used as cultural heritage, which support the handover and confirmation of Radaen Mataher as the 2nd National Hero from the Jambi region. The research method used in this research was descriptive qualitative approach and to collect the data the researcher record the data in the field to identify the relationship between artifacts and historical events. The results showed that these artifacts were closely related to the revolutionary struggle of Raden Mattaher. Keywords : History, revolutionary struggle of Raden Mattaher, artifacts.
The Civilization of Batanghari River: The Relationship between Dharmasraya Temple and Muarajambi Ancient Malay Period in Religious Perspective Asyhadi Mufsi Sadzali; Wulan Resiyani; Yundi Fitrah
Proceeding International Conference on Malay Identity Vol. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.635 KB)

Abstract

Abstract: Throughout the course of human civilization since prehistoric times, rivers have been the main determinant in choosing residential locations, including the Batanghari River area. Archaeological research data showed that the distribution of ancient settlements follows the pattern of the Batanghari watershed from upstream to downstream to the estuary. In the upstream area there is the Dharmasraya temple area, and in the downstream there is the Muarajambi temple area, both of which became the center of ancient Malay civilization between the VII and XIV centuries AD. This phenomenon raised a fundamental question, whether the two were related or connected, especially related to religion or religious background? This question was answered by a qualitative research method with a social archeology approach with stages of data collection, data analysis, and data interpretation. The theory of " Entanglemen of humans and things " states by Ian Hodder (2011) is used as a conceptual basis in the analysis and interpretation stage, which then result in the assumption that there was a religious relationship between the Dhamasraya temple in the upstream and the Muarajambi temple in the downstream, both of which were set in Mahayana Tantrayana Buddhism. There were also differences, upstream religion was in the form of tantrayana a widya or left-wing, while downstream was tantrayana widya or right-wing. The similarities and differences were influenced by its position in the Batanghari watershed area. Keywords: Civilization, Batanghari River, Ancient Malay.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM CERITA RAKYAT JAMBI RANGKAYO JAMBI Lestari Mutiara Pasaribu; Yundi Fitrah; Hilman Yusra
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v10i3.2510

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan, yaitu untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam cerita rakyat Jambi Rangkayo Hitam. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah apa saja nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam cerita rakyat Jambi Rangkayo Hitam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian ini adalah nilai-nilai pendidikan dalam cerita Rakyat Jambi Rangkayo Hitam serta sumber data penelitian ini diperoleh dari buku Rangkayo Hitam. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil data, yaitu terdapat sembilan nilai pendidikan karakter dalam cerita Rakyat Jambi Rangkayo Hitam dan nilai karakter tersebut diambil dari delapan belas nilai pendidikan karakter menurut Kemendiknas (2010).
SUATU PERBANDINGAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA DAN NOVEL GURU AINI KARYA ANDREA HIRATA Nur Haliza Fitri; Yundi fitrah; Irma Suryani
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 13 No. 1 (2023): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v13i1.6548

Abstract

The purpose of this study is to describe the similarities and differences in the values ​​of character education in the novels Orang-Orang Ordinary by Andrea Hirata and Guru Aini Ordinary. The type of research used in this study is qualitative by using descriptive methods. The results of the study address character education in the novel ordinary people and the novel Guru Aini by Andrea Hirata including religious values, honesty, tolerance, discipline, hard work, independent democracy, curiosity, national spirit, love of the motherland, respect for achievement, friendship, peace-loving, fond of reading, social care, responsibility. While the similarities of the two novels are seen from the aspects or values ​​found as well as the description of the aspects found. Aspects of the values ​​of character education include: religious values, honesty, discipline, hard work, independence, love of the motherland, love of peace, social care and responsibility. As for the differences in the value of character education, namely several aspects or values ​​of character education in the Ordinary People novel, only 9 aspects are found, while in the Guru Aini novel, 16 aspects are found.
Hubungan Sistem Reward dan Punishment Pada Sikap Disiplin Mata Pelajaran Sejarah Anny Wahyuni; Melita Anggriani Situmorang; Yundi Fitrah
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 11, No 1 (2023): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.233 KB) | DOI: 10.24127/hj.v11i1.6462

Abstract

This study aims to describe the effect of Reward and Punishment on the behavior of students learning history discipline Class XII IPS SMA Negeri 8 Jambi. This study in Class XII IPS SMA Negeri 8 Jambi. Research Data obtained by distributing questionnaires to students of Class XII IPS SMA Negeri 8 Jambi city (as the main data). After the questionnaire is filled, the data is analyzed quantitatively with correlational research design. The results showed the results : (1) there is no effect of reward to the behavior of students learning history discipline Class XII IPS SMA Negeri 8 Jambi. Based on the T test obtained tcount < ttable (1.779<1.977). (2) there is the effect of punishment on the behavior of students studying history discipline Class XII IPS SMA Negeri 8 Jambi. Based on the T test obtained tcount > ttable (6.667>1.977), which means that the more firm and appropriate punishment given for the mistakes of Students, Students ' Disciplinary behavior will also increase. (3) there is the effect of reward and punishment on the behavior of students learning history discipline Class XII IPS SMA Negeri 8 Jambi. Based on the F test obtained Fcount > Ftable (62.148> 3.06), meaning that the more attractive the reward given and the stricter the punishment applied to students will further improve student discipline in learning. 
Ambivalensi dan Hibriditas dalam Novel La Muli Karya Nunuk Y. Kusmiana (Kajian Pascakolonial) Muhammad Iqbal Fahlefi; Yundi Fitrah; Dwi Rahariyoso
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 2 No. 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v2i2.23678

Abstract

Indonesia as a country that was once colonized by the west or the east, and now it is not separated from the former colonization. Traces of colonization it also experienced resistance, both resistance from the outside colonial or neo-colonial discourse. This research aims to find out how traces of colonialism by looking at the forms of ambivalence and hybridity in the novel “La Muli” by Nunuk Y. Kusmiana. This novel talks about life transmigrants in Jayapura in the 1980s, amid the presence of the government and as well as diverse socio-societal interactions. Descriptive method Qualitative is used to present data according to postcolonial theory deconstructive and interpretive paradigms. Data is collected by reading and record, then the data is analyzed through semiotic glasses after the previous reduced, which is then carried out semantic validity techniques and triangulation data. The results of the study contain forms of ambivalence and hybridity consisting of in 7 parts; clothing, bathing and well activities, land, professions, artifacts history, people and government relations, and socio-cultural identity and position. The discussion of the data shows that there are forms of ambivalence and hybridity is a symptom of the neo-colonialism discourse that was intensified by the parties’ center. Abstrak Indonesia sebagai negara yang pernah dijajah oleh barat ataupun timur, dan kini tidaklah lepas bekas penjajahan itu secara keseluruhan. Jejak penjajahan itu juga mengalami perlawanan, baik perlawanan dari kolonial luar ataupun wacana neo-kolonialisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahaui bagaimana jejak kolonialisme dengan melihat bentuk ambivalensi dan hibriditas pada novel “La Muli” karya Nunuk Y. Kusmiana. Novel ini menceritakan tentang kehidupan transmigran di Jayapura pada tahun 1980-an, di tengah kehadiran pemerintah dan juga interaksi kelindan sosio-masyarakat yang beragam. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk memaparkan data sesuai teori pascakolonial dengan paradigma dekonstruktif dan interpretatif. Data dikumpulkan dengan membaca dan mencatat, lalu data di analisis melalui kacamata semiotik setelah sebelumnya direduksi, yang kemudian dilakukan teknik validitas semantik dan triangulasi data. Hasil penelitian memuat bentuk ambivalensi dan hibriditas yang terdiri ke dalam 7 bagian; pakaian, kegiatan mandi dan sumur, lahan, profesi, artefak sejarah, relasi rakyat dan pemerintah, serta identitas dan posisi sosio-kultural. Pembahasan data menunjukkan bahwa bentuk ambivalensi dan hibriditas merupakan gejala dari wacana neo-kolonialisme yang digencarkan oleh pihak pusat.
Co-Authors Ade Kusmana Ade Kusuma Affriliani, Affriliani Afifah, Rahayu Andi Yaksa, Rully Andiopenta Purba Angelita, Ruminta Indah Anny Wahyuni Antonio, Marites Aprilia Kartika Putri Aprililitzavivayarti, Aprililitzavivayarti Aprillitzavivayarti, Aprillitzavivayarti Ardi Pranata arianti, rita As'ad, As'ad Asyhadi Mufsi Sadzali Asyhadi Mufsi Sadzali Asyhadi Mufsi Sadzali Ayu Wulandari, Bunga Azan Pajri Bunga Ayu Wulandari Darsya, Khairunnisa Rahmiyati Denny Denmar Diah Ayu Kusuma Dj. S, Intan Kholida Dwi Rahariyoso, Dwi Eka Nusa Agustin Emosda Emosda Fauzan Febrianti, Tiara Firliyana, Nur Firman Firman Fita Delvia Saragih Hasbi Adzzikri Hasibuan, Selamat Husni Hendra Budiono Hendra, Robi Hendri, M Hilman Yusra Imaruddin , Indra Gunawan Irma Suryani Irma Suryani K.A. Rahman Khairiyah, Wildatul Kusuma, Ade Lestari Mutiara Pasaribu Mahdianto Mahdianto Mahdianto, Mahdianto Maizar Karim Maizar Karim Makmun Wahid, Makmun Mananghaya, Michael Mareta, Yoan Megawati Melita Anggriani Situmorang MT Napitupulu, Dompak Muhammad Iqbal Fahlefi Nada Sawita Nazurty Nazurty Nofrita, Misra Nur Haliza Fitri parman parman Pratama, Aryawira Pratama, Robin Prillya S, Dona Putra, Yogi Irdes Putri , Regita Riani Rahmawati, Rahmawati Rasdawita Rengki Afria Resiyani, Wulan Riduansyah Riduansyah Rizqa Raaiqa Bintana Rustam Rustam Saumia, Zulfa Siti Fitriah Siti Stalis Fiana Darazah Stalis Sovia Wulandari Sri Wahyuni Suratno Suratno Syahrial, Syahrial Tantri, Niki Raga Tersta, Fricilla Wulan Tersta, Friscilla Wulan Utama, Galuh Tulus Wahyu Akbar Sya’bani Wardani, Diah Octavia Kusuma Warni Warni Warni Wijaya, Hensein Arif Wilyanti, Liza Septa Wulandari, Bunga Ayu Yasir Riady Yoga Mestika Putra Yusra D Yusra D