p-Index From 2021 - 2026
8.364
P-Index
This Author published in this journals
All Journal P2M STKIP Siliwangi SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i al-Afkar, Journal For Islamic Studies JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Comm-Edu (Community Education Journal) Teorema: Teori dan Riset Matematika Jurnal Basicedu Journal on Education Cakrawala : Jurnal Kajian Manajemen Pendidikan Islam dan Studi Sosial Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Ar-Rihlah: Jurnal Inovasi Pengembangan Pendidikan Islam Jurnal Educatio FKIP UNMA Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jambura Early Childhood Education Journal Jurnal Wahana Pendidikan International Journal of Social and Management Studies (IJOSMAS) International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Journal of Science and Education (JSE) Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Jurnal Tawadhu An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Journal of Education Research International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan JURNAL ECONOMINA Jurnal Basicedu PANDU: Jurnal Pendidikan Anak dan Pendidikan Umum Journal of Community Service and Society Empowerment Jurnal Paramaedutama RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Eduprof
Claim Missing Document
Check
Articles

Manajemen Pengembangan Kurikulum Pendidikan Karakter Berbasis Pesantren (Studi Kasus Madrasah Aliyah Al – Hamid Jakarta) Mujiburrohman ,; Hendi Suhendraya Muchtar; Rita Sulastini
Cakrawala: Jurnal Kajian Manajemen Pendidikan Islam dan studi sosial Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : LPPM IAINU Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33507/cakrawala.v5i2.353

Abstract

Lack of optimalization of formal education (schools) in building character or personality of their students according to the religious norms and noble values ​​of the nation's culture is because most schools provide an unbalanced portion of cognitive and affective. The knowledge (cognitive) side is more dominant than the affective, which are behavior and or character. This problem can be overcome by adopting a pesantren education that combines well among the cognitive side of santri with the affective side. So that the combination is expected to build a better students’ character/personality. By its existence in this environment, MA Al Hamid has its own advantages because its students are not only given lessons in the school room but outside the school they get materials in Islamic boarding schools as well. Another advantage is that the local materials at Madrasah Aliyah Al Hamid are filled with materials given at pesantren. The research results showed that the Curriculum Development Management at MA Al Hamid was included planning, implementation and evaluation. First, curriculum planning was prepared by considering the pesantren curriculum as 1) strengthening the madrasah curriculum 2) as a curriculum that were able to equip students with character 3) as a curriculum that created certain advantages. Second, the implementation of curriculum development was carried out by carrying out several things, as 1) comparative studies, 2) scientific friendship, 3) trial and error programs, 4) formed a formulation team, 5) being open to criticism and suggestions, and 6) end-semester evaluation. Third, the evaluation of the pesantren-based madrasa curriculum development on the formation of student character can be seen from changes in student attitudes and behavior.
Kurikulum Darurat Masa Pandemi dan Capaian Kompetensi Siswa di SDN Pameungpeuk Bandung Waska Warta; Rita Sulastini; Neneng Yety Hanurawaty; Entuy Kurniawan; Yosephina Ardiani Septiati
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 1 (2023): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i1.4413

Abstract

Pandemi COVID-19  mengakibatkan  adanya perubahan kurikulum, salah satunya dengan diberlakukannya  Kurikulum Darurat sebagai pengganti Kurikulum Tiga Belas (Kurtilas). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan kurikulum masa pandemic dan capaian pembelajaran siswa SD Pameungpeuk Kabupaten Bandung Barat. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu memperoleh gambaran penerapan kurikulum darurat di SD Pameungpeuk Kabupaten Bandung Barat. Subjek dalam penelitian ini adalah ini adalah kepala sekolah, guru, siswa yang belajar dengan menggunakan Kurikulum Darurat dan orang tua murid.  Metode pengumpulan data adalah melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analis data mendeskripsikan secara mendalam aspek-aspek penerapan penggunaan kurikulum darurat di SD Pameungpeuk Cisarua Kabupaten Bandung Barat. Hasil penelitian adalah pembelajaran daring di SD Pameungpeuk Cisarua Kabupaten Bandung Barat menggunakan metode JARONAH, JARUNGJUNG, JARNASI dan JALURAH untuk meminimalisir hambatan-hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran daring. Kesimpulan yang diperoleh adalah penggunaan kurikulum darurat dengan menggunakan metode pembelajaran secara daring  berdapak kurang baik terhadap penerapan kurikulum berikutnya,  serta berimbas pada sikap dan perilaku peserta didik yang sangat mengalami penurunan secara drastic. Untuk mengoptimalkan pembelajaran dimasa pasca pandemic disarankan untuk menggunakan rancangan model (Discovery/Inquiry Learning) dengan pendekatan humanistic.
Manajemen Pembiayaan Pendidikan yang Bersumber dari Masyarakat untuk Meningkatkan Kinerja Madrasah Aliyah di Kabupaten Bandung Barat Maman, Ujang; Trisnamansyah, Sutaryat; Sulastini, Rita
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.345 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i2.426

Abstract

Pembiayaan merupakan salah satu komponen yang sangat menentukan terlaksananya kegiatan di lembaga pendidikan yang selayaknya harus dikelola secara efektif, teratur dan terencana agar dapat dipergunakan secara benar, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami tentang perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, faktor pendukung dan faktor penghambat, serta solusi dalam manajemen pembiayaan pendidikan yang bersumber dari masyarakat di madrasah Aliyah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembiayaan pendidikan yang bersumber dari masyarakat sering terkendala dengan permasalahan kurang transparansi para pengelola keuangan madrasah dalam manajemen keuangan madrasah dari mulai perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan evaluasi. Hal tersebut mengakibatkan partisipasi masyarakat dalam pendanaan pembiayaan pendidikan rendah, peran masyarakat perlu ditingkatkan dengan lebih banyak melibatkan masyarakat dalam proses manajemen pembiayaan sehingga peningkatan kinerja madrasah dapat terwujud dengan nyata.
Manajemen Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SDN Batulayang dan SDN 1 Cipatik Kabupaten Bandung Barat Yati, Sri; Wasliman, iim; Sulastini, Rita
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.897 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i2.434

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian difokuskan di dua Sekolah Dasar yang ada di  wilayah Kabupaten Bandung Barat, terutama kepala sekolah dan guru yang terlibat langsung dalam kegiatan supervisi akademik di sekolah. Hasil analisis data dideskripsikan sesuai dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian. Berdasarkan temuan hasil penelitian di dua sekolah disimpulkan bahwa supervisi akademik pelaksanaan melalui: (1) kegiatan perencanaan supervisi akademik dengan cara menyusun perencanaan program supervisi yang memuat tujuan, teknik  supervisi akademik, menetapkan jadwal supervisi akademik, mempersiapkan instrumen penilaian dan mensosialisasikan program supervisi; (2) kegiatan pelaksanaan supervisi akademik dilaksanakan dengan cara kunjungan kelas dan  observasi kelas;  (3) kegiatan dalam mengevaluasi  hasil supervisi akademik dengan cara menilai guru dalam proses pembelajaran; (4) kegiatan tindak lanjut supervisi akademik  dengan cara menindaklanjuti hasil supervisi akademik dengan pertemuan individual, pertemuan kelompok, rapat-rapat dinas, melaksanakan pemantauan tentang kemajuan belajar siswa, pengawasan dan pembinaan kepada guru yang ada kaitannya dengan tugas pokok dan fungsi guru; (5) Faktor pendukung adalah kompetensi kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi akademik; dan (6) faktor penghambatnya adalah banyak pekerjaan yang terkonsentrasi pada kepala sekolah.  Berdasarkan hasil penelitian peran Kepala Sekolah dalam meningkatkan kompetensi professional guru sangat penting untuk terus menerus  memotivasi guru melalui pelaksanaan supervisi akademik dalam meningkatkan kompetensi profesionalnya demi tercapainya  tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan dan dapat meningkatkan mutu lulusan.
Manajemen TK/TP Al-Qur’an Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kalimantan Tengah Tejawiani, Ida; Sulastini, Rita; Maki, Akhmad; Rus’ansyah, Rus’ansyah; Khalifaturrahmah, Khalifaturrahmah
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.368 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v6i3.1483

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam manajemen pengelolaan TK/TPA Al-Qur’an Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kalimantan Tengah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field reseach) dengan pendekatan kualitatif, yang tidak ada populasi dan sampel, kalaupun digunakan kata sampel maka sampelnya bersifat purposif, sumber data disebut informan (expert informan). untuk memperoleh data yang dibutuhkan peneliti menggunakan beberapa metode, antara lain wawancara, observasi dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah planning, organizing, actutuating dan controlling (POAC). Hasil penelitian menunjukkan , diperoleh deskripsi bahwa Manajemen TK/TPA Al-Qur’an BKPRMI Kalimantan Tengah, yaitu untuk: Perencanaan, Kepala TK dan semua pengurus dengan terlebih dahulu menentukan tujuan pendidikan, visi dan misi, kemudian melakukan perencanaan komponen pendidikan yang terdiri dari kurikulum dan pengajaran, perencanaan tenaga pendidik baru, mengatur penugasanya dan melakukan pelatihan), kesiswaan/kesantrian, (perencanaan santri baru, pencatatan ketatausahaan santri,, bimbingan belajar/ekstrakulikuler dan pencatatan prestasi santri), sarana dan prasarana (pengadaan, penempatan dan pemeliharaan), keuangan dan pembiayaan, (rencana pemasukan, pencatatan dan laporan pertanggung jawaban) serta hubungan masyarakat (pembuatan program pertemuan/pengajian dengan wali santri).
Pembentukan Brand Image Pada Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) STAI Sangatta Kutai Timur Rita Sulastini; Anjani Putri Belawati Pandiangan; Rembang Supu
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i2.590

Abstract

Membangun image atau citra yang baik adalah suatu hal yang harus dilakukan sebagai bagian dalam mencapai kualitas. Melalui image yang baik, lembaga akan terus berupaya mempertahankan dan meningkatkan kualitas agar tetap memenuhi standar. Begitupun halnya dengan perguruan tinggi yang dituntut untuk memiliki image sebagai suatu lembaga pendidikan tinggi. Perguruan tinggi diharapkan memiliki kekhasan keunggulan yang menjadi karakter dan dapat membedakannya dengan perguruan tinggi lain. Salah satunya adalah kualitas lulusan yang berhasil dan diterima bekerja. Permasalahan dilapangan yang terjadi sebagaimana ditemukan pada Program Studi PGMI STAI Sangatta Kutai Timur, adalah masih kurang dikenalnya Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Hal ini disebabkan dari ketidaktahuan masyarakat akan prospek lulusan, yang sesungguhnya profesi sebagai guru kelas di SD/MI adalah profesi yang paling banyak dicari. terutama di Kabupaten Kutai Timur. Hal inilah yang sesungguhnya menjadi keutungan bagi para lulusan Program Studi PGMI STAI Sangatta untuk dapat memasuki dunia kerja sebagai guru kelas yang linier dengan program yang telah dipilih. Oleh karena itu harus dilakukan berbagai upaya agar Program Studi PGMI STAI Sangatta dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap bersaing dengan perguruan tinggi lainnya yang ada di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dimana data dan hasil dipaparkan dalam bentuk penjelasan. Berdasarkan temuan dapat dijelaskan bahwa standarisasi brand image pada Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STAI Sangatta, pada prinsipnyadi pengaruhi beberapa faktor yaitu:1) pembentukan brand image prodi PGMI STAI Sangatta di tinjau dari Rencana Induk Pengembangan (RIP), rencana strategis, kurikulum, tenaga kependidikan, calon mahasiswa, sarana dan prasarana, penyelenggaraan pendidikan, penyelenggaraan penelitian, penyelenggaraan pengabdian masyarakat, kerjasama, administrasi dan pendanaan program; 2) pelaporan kegiatan proses belajar mengajar melalui manajemen perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasaan
Implementasi Pendidikan Karakter melalui Lingkungan Sebagai Ruang Edukasi dalam Membangun Self Awareness dan Self Respect Sri Handayani; Rita Sulastini
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i4.2725

Abstract

Every individual as part of the environment is actually responsible for playing an active role in protecting the environment for a better quality of life. In this interest, the environment as a public space functions dynamically in supporting various activities. This is where the contribution of each individual is needed in maintaining environmental quality. One way is by maintaining the continuity of the existence of the biological environment in order to maintain the order of the ecosystem. However, facts on the ground show that understanding of the environment is still limited to natural knowledge compared to taking applicable actions through practice in the field. This is not only the responsibility of the world of education, but requires the collaboration of all parties. One of them is through the guardian program or the foster program rolled out by the Wanadri organization with conservation-based educational content targeting all people, especially the younger generation. This research was conducted using a natural-ethnographic approach, considering that environmental preservation efforts are an alternative in providing education by local cultural approach. The purpose of this research is to construct, implement and evaluate the effectiveness of the program in fostering self-awareness and self-respect for each participant in various concrete actions. It is hoped that this program will become aspirational education, not only knowledge on the environment, but character building where each individual is part of a social life that is responsible in a sustainable manner
Peningkatan Fungsi Dan Kualitas Kawasan Hutan Gunung Puntang Melalui Land Management Dengan Pendekatan Konsep Konserv Rita Sulastini; Erry Mustariani; Okke Rosmaladewi
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 3 (2023): September
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.3.3.607-616.2023

Abstract

Forest areas existence is one of the material bases for regional development. Beside the ablelity  to improve the quality of ecosystem through the content of wetland soil, water and the biological environment, forest areas also functions as a life support for the local community for their economy life depend on. But, the trully facts show that many changes and deviations in land use due to various reasons and perceptions, which is causing problems in the sustainability of the area. Therefore, land management is needed used a conservation concept approach. The goal is that land management can be carried out integrated. The locus study is Gunung Puntang Forest Area, Campakamulya Village, Cimaung, Banjaran District, Bandung Regency West Java.  This research used naturalstic qualitative method, which the researcher directly involved start from submission process, visits, observations and participated in all activities in natural setting. Land management with a conservation approach is carried out based on conservation theory and policy by considering aspects. Includes: 1) historical aspects to maintain the originality area, 2) cultivation aspects to preventive land quality, 3) spatial aspects as a strategic functions areas in accordance with Rencana tata Ruang Wilayah Nasional, and 4) aspects of regional development related to active productivity of community economic development based on forest wetland agriculture. Therefore consistency and applicative coordination are urgently needed between the implementation of area conservation regulations in various programs, as well as need for more detailed cooperation and coordination from various stakeholders to develop areas in an efficient manner, especially for a local communities.
Pengembangan Muatan Pendidikan Lingkungan Sebagai Kerangka Pemahaman Pelestarian Kawasan Rita Sulastini; Okke Rosmaladewi; Erry Mustariani
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 3 (2023): September
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.3.3.617-626.2023

Abstract

Environmental education in principle focuses on knowledge which emphasizes about interaction and linkages between humans and the environment as a life support. So far, environmental education learning is more about the introduction of objects and environment element as an ecosystem. However, it’s not until of environmental education substance specifically, according as a fact from each area. Therefore, learning on environmental education is needed and its branch of knowledge. This aim is that with the guidance from the lectures as a learning facilitators, student know, learn and able to analyze the environmental education content for every single object which discovered, so that they can provide concrete solutions to optimizing the area. The locus study is Gunung Puntang Forest Area, Campakamulya Village, Cimaung, Banjaran District, Bandung Regency West Java.  This research used naturalstic qualitative method, which the researcher directly involved start from submission process, visits, observations and participated in all activities in natural setting. By using environmental education theory and environmental policy, environmental education is studied based on : 1) based on nature envirenmont, 2) based on spaceand place, 3) basedon social and culture, 4) based on built environment, and 5) based on spesific environment. Therefore environmental education must be taught at every level education system and related instituions because it is charged to  maintain living environmental order.
Analisis Implementasi Kebijakan Jabatan Fungsional, Beban Kerja dan Kinerja Widyaiswara Sofyan Sauri; Rita Sulastini; Entuy Kurniawan; Wahyu Purnama; Ira Gustira Rahayu
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5483

Abstract

Peran dan tugas widyaiswara menjadi sangat penting dan strategis dalam pengembangan kualitas Aparatur Sipil Negara. Untuk optimalisasi kinerja widyaiswara perlu adanya kebijakan yang mendukung dalam pengembangan karir, pengakuan profesionalisme, lingkungan organisasi yang baik serta beban kerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta kompetensi. Tujuan penelitian untuk mengetahui implementasi kebijakan, beban kerja dan dampaknya terhadap kinerja jabatan fungsional widyaswara. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam (interview indept), observasi, dokumentasi, dan wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan adanya ketidaksesuaian implementasi kebijakan jabatan fungsional widyaiswara terkait keputusan Menpanrb dan kepala LAN dengan mendikbudristek tentang pengakuan jenjang jabatan fungsional widyaiswara dengan kelas jabatan di BBPPMPV BMTI. Pengakuan tertinggi adalah jenjang ahli muda dengan kelas jabatan 9. Beban kerja widyaiswara dibuat dengan mempertimbangkan tupoksi, kompetensi, serta permintaan pelatihan dari pihak eksternal. Setiap widyaiswara  diusahakan memenuhi standar minimal beban kerja. Tidak ada dampak kebijakan dan beban kerja tinggi terhadap kinerja widyaiswara dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya, terlihat dari penilaian SKP widyaiswara oleh pimpinan dengan hasil baik dan penilaian oleh pelanggan dalam kegiatan pelatihan untuk layanan akademik mendapatkan hasil rata-rata 3,81 berada di atas standar mutu yang ditetapkan yaitu 3,5. Implementasi kebijakan yang tidak sesuai dan beban kerja yang tinggi tidak berpengaruh terhadap kualitas layanan akademik widyaiswara, hal ini menunjukan bahwa widyaiswara dapat bekerja secara professional.
Co-Authors Abdus Salam Dz Adhiprasiano, Hudda Adiningsih, Neni Utami Agoes Dariyo Aljihad, Fuad Amir Supriatna Amit Saepul Malik Anjani Putri Belawati Pandiangan Arin Tentrem Mawati Arinindyah, Otisia Aris Munandar Artadinan, Dan Arum Maslachah Aryani Kusuma Mukti Awaliyah, Wiwin Cahya Syaodih Chamidi, Agus Salim Christine Hutagalung, Cynthia DADANG DADANG Damai Yanti Deden Suhendi Dewi Indrawaty Dian Hidayati Dz, Abdus Salam Elis Lisyawati Ella Dewi Latifah Endang Komara Enok Nurhasanah Entuy Kurniawan Entuy Kurniawan Erry Mustariani Farida Yuliaty Fauzi Al Muhtad Fidya Arie Pratama Hanafiah Hanafiah Hanafiah, Hanafiah Handayani, Sri Hendi S Muchtar Hendi Suhendraya Muchtar Heri Heri IdaTejawiani Iim Wasliman Ike Kurniati Ira Gustira Rahayu Irnawati, Riska Irvan Kristivan Isep Budiman Iwan Asmadi Jamilah Muryati Khairunnisa Khairunnisa Khalifaturrahmah, Khalifaturrahmah Kokom Komariah Kosasih Kursih Sulastriningsih Kustati Kustati Lisnawati Maesaroh Maesaroh Maki, Akhmad Maman, Ujang Martiyono . Masyudi Masyudi Miladiah, Sofa Sari Mugiarto Mugiarto Muhamad Akasah Muhamad Habaib Mujiburrohman , Nahdiyah Hidayah Naufal Hilmizen Neneng Yety Hanurawaty Nur Halimah Nuraeni, Iin Indra Nurhayati, Wakhida Nurjanah Nurjanah Nuryati, Entin Okke Rosmala Dewi Oktri, Yosi Otisia Arinindyah Pandapotan Hutajulu, Bangun Pratama, Fidya Arie Rembang Supu Revita Yanuarsari Rina Yuliana Romdah Romansyah, Romdah Rus’ansyah, Rus’ansyah Ruyatus Saefullah, Selvia Ruyatus, Selvia Saefullah, Selvia Sakuroh, Lilis Sari Rahayu Shofiyullah, Shofiyullah Simanjuntak, Damai Yanti Siti Aminah Siti Honiah Mujiati Sobari Sobari Sofyan Sauri Sopandi, Uus Sri . Handayani Sri Handajani Sri Handayani Sri Handayani Sri Susanti Sri Yati Sriyanti, Ika Stefanie, Sylviana Sudrajat, Yogi Sugandi, Nendi Suhendraya Muchtar, Hendi Susia, Elis Ela Sutaryat Trisnamansyah Suwandi Suwandi Tatang Sudrajat Tita Agustini Ujang Nurjaman Wahyu Purnama Warta, Waska Yosal Iriantara Yosephina Ardiani Septiati YULI PUJIANTI Yuyun Yuniarsih Zawirrahmi, Zawirrahmi