Claim Missing Document
Check
Articles

GAYA BAHASA RETORIS KIASAN NOVEL NEGERI DI UJUNG TANDUK KARYA TERE LIYE Vili Yanthi; Kahfie Nazarudin; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.485 KB)

Abstract

The aim of this research is to describing rhetorical style and figurative language in the story of Negeri di Ujung Tanduk written by Tere Liye. The method which used is descriptive qualitative research method. Data collection technique and analysis techniques which used was text analysis . Data source in this research is the story of Negeri di Ujung Tanduk written by Tere Liye. The results of this research are asindeton style as the most widely used of rhetorical style while litotes style and elipsis style is least used. The most widely used of figurative languange is metaphor while the least used of are allegory, eponymous, epithets, and irony. The rhetorical style and figurative languange which is was found in the story of Negeri di Ujung Tanduk written by Tere Liye appropriate as teaching material because qualified terms of selection teaching material.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa retoris dan kiasan dalam novel Negeri di Ujung Tanduk karya Tere Liye. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan dan analisis data yang digunakan adalah analisis teks. Sumber data penelitian adalah novel Negeri di Ujung Tanduk karya Tere Liye. Hasil analisis data ditemukan gaya bahasa retoris yang paling banyak adalah asindeton dan paling sedikit litotes dan elipsis. Gaya bahasa kiasan yang paling banyak adalah metafora dan paling sedikit alegori, eponim, epitet, dan ironi. Gaya bahasa novel Negeri di Ujung Tanduk karya Tere Liye layak sebagai bahan ajar karena memenuhi syarat pemilihan bahan ajar.Kata kunci: gaya bahasa, novel, pembelajaran.
PEMAHAMAN STRUKTUR CERITA PENDEK OLEH SISWA KELAS VII SMP DWI WARNA PANJANG Mira Salviani; Muhammad Fuad; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.025 KB)

Abstract

The aim of the research was to describe the level of students' comprehension toward short story in the second grade students of SMP Dwi Warna Panjang, Bandar Lampung at the academic year of 2014/2015. This research used descriptive qualitative method. This research showed that the level of comprehension of students in general considered sufficient, it showed that students' had comprehend sufficiently about structure of short story. In particular, it could be explained that (1) eight students were catagorized as heigh, the students' already comprehen the structure of the short story, (2) seven students catagorized as enough, the students' comprehend the had already structure of the short story, and (3) ten students catagorized as low, the students' did not comprehend the structure of the short story.Tujuan penelitian ini digunakan untuk mendeskripsikan tingkat pemahaman siswa terhadap struktur cerita pendek di SMP Dwi Warna Panjang, Bandar Lampung kelas VII tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tingkat pemahaman siswa secara umum dikategorikan cukup, yaitu menunjukkan siswa cukup memahami struktur cerita pendek. Secara khusus dapat dirinci (1) delapan siswa dikategorikan tinggi, yaitu siswa sudah memahami struktur cerita pendek; (2) tujuh siswa dikategorikan cukup, yaitu siswa cukup memahami struktur cerita pendek; dan (3) sepuluh siswa dikategorikan rendah, yaitu siswa tidak memahami struktur cerita pendek. Kata kunci: pemahaman, struktur cerpen, tingkat pemahaman.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MENULIS SISWA KELAS X SMA Riana Dwi Putra; Edi Suyanto; Muhammad Fuad
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.662 KB)

Abstract

Motivation is one of the important aspects of learning, therefore, how the level of the relationship between achievement motivation with learning to write, is a problem in this study. The goal is to determine the relationship of students 'motivation with students' learning achievement writing class X SMA Tunas Harapan Bandar Lampung. Using the ex-post facto kind correlational study. Data sources are motivation to learn and learning achievement. The results mean value of 67 and the motivation to learn the value of the average write performance by 70, the coefficient of determination with a contribution of 37.3%. Pearson correlation coefficient value of 0.661 is between 0.60 to 0.79, it can be interpreted that the relationship between motivation to learn and the learning achievement of students included in the category is a strong correlation.Motivasi merupakan salah satu aspek yang penting dalam belaj ar, oleh sebab itu, bagaimana tingkat hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar menulis, merupakan masalah dalam penelitian ini. Tujuannya untuk mengetahui hubungan motivasi belajar siswa dengan prestasi belajar menulis siswa kelas X SMA Tunas Harapan Bandar Lampung. Menggunakan metode ex-post facto jenis correlational study. Sumber data motivasi belajar dan prestasi belajar. Hasil penelitian nilai rata-rata motivasi belajar sebesar 67 dan nilai rata-rata prestasi menulis sebesar 70, koefisien determinasi dengan kontribusi sebesar 37,3%. Nilai koefesien korelasi pearson sebesar 0,661 berada antara 0,60-0,79, dapat diinterpretasikan bahwa hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa termasuk pada kategori korelasi yang kuat.Kata kunci: hubungan, motivasi belajar, prestasi menulis.
Pembelajaran Menulis Cerpen Siswa Kelas X1 SMAN 1 Way Tenong Lampung Barat Nia Purnamasari; Edi Suyanto; Iqbal Hilal
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 2 Apr (2018)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.117 KB)

Abstract

The purpose of this study describes (1) planning, (2) implementation, and (3) assessment of short story writing lessons. The method used in this research is descriptive qualitative. The results showed that teachers have done the stages of planning, implementation, and assessment of learning. In the planning, the teacher makes a learning implementation plan based on the RPP component of Curriculum 2013. Implementation of learning is assembled in the teacher preliminary activities preparing students to follow the learning process, the teacher's core activities to present the material properly, the closing activities of the teacher to reflect and submit the next meeting plan. Assessment conducted by the teacher includes the assessment of attitude competence by observing the attitude of student responsibility, the assessment of knowledge gives the problem and the assessment of performance skills.Tujuan penelitian ini mendeskripsikan (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) penilaian pembelajaran menulis cerita pendek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan tahapan perencanaan,  pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Pada perencanaan, guru membuat rencana pelaksanaan pembelajaran berdasarkan komponen RPP  Kurikulum  2013. Pelaksanaan pembelajaran dirakit dalam kegiatan  pendahuluan guru menyiapkan peserta didik untuk mengikuti proses pembelajaran, pada kegiatan inti guru menyajikan materi dengan tepat, pada kegiatan penutup guru melakukan refleksi dan menyampaikan rencana pertemuan berikutnya. Penilaian yang dilakukan oleh guru mencakup   penilaian   kompetensi sikap dengan mengamati sikap tanggung jawab siswa,  penilaian pengetahuan memberikan soal dan penilaian keterampilan melakukan unjuk kerja .Kata kunci: pembelajaran, menulis,  cerpen.
SUDUT PANDANG PENCERITA DALAM NOVEL PADANG BULAN KARYA ANDREA HIRATA Zusi Ardiana; Kahfie Nazaruddin; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.451 KB)

Abstract

The problem of this research is how is the storyteller’s point of view in the novel of Padang Bulan written by Andrea Hirata. The purpose of this research is to describe the storyteller’s point of view in the novel and its implications upon literature learning in SMA. This research used qualitative descriptive method. The data resources were taken from the novel Padang Bulan written by Andrea Hirata. It is found that the novel makes use of (1) the third person point of view of the omniscient narrator and the observer narrator and (2) the first person point of view of the narrator as the main character. The choice of point of view gives the different effect for readers. Padang Bulan is worthy to be used as a alternative learning material for students in SMA.Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah sudut pandang pencerita dalam novel Padang Bulan karya Andrea Hirata. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan sudut pandang pencerita dalam novel dan implikasinya terhadap pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Padang Bulan karya Andrea Hirata. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan (1) sudut pandang persona ketiga narator mahatahu dan narator pengamat, dan (2) sudut pandang persona pertama narator sebagai tokoh utama. Pemilihan sudut pandang memberikan efek yang berbeda-beda bagi pembaca. Novel Padang Bulan layak dijadikan sebagai alternatif bahan ajar siswa di SMA.Kata kunci: efek sudut pandang, implikasi bahan ajar, sudut pandang pencerita.
Pembelajaran Menulis Laporan Kegiatan pada Siswa Kelas VIII C SMPN 3 Tegineneng Surya Agus Cahyanti; Edi Suyanto; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 Apr (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.563 KB)

Abstract

The purpose of this study is to explore learning planning, implementation of learning, and assessment of learning to write activity reports based on the KTSP curriculum. The method used in this study is qualitative descriptive. The source of data in this study is learning to write activity reports on grade VIII C of SMPN 3 Tegineneng. Data collection techniques in this study were observation, documentation, and interview. The results of the study show that the teacher has done three stages in learning which include learning planning, implementation of learning, and assessment of learning. The activities carried out by the teacher include three stages of activities, namely preliminary activities, core activities, and closing activities. The assessment carried out by the teacher included an attitude competency assessment with direct observation techniques, assessment of knowledge competencies with written test techniques, and skills competency assessment with practical test techniques.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran menulis laporan kegiatan berdasarkan kurikulum KTSP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah pembelajaran menulis laporan kegiatan pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 3 Tegineneng. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan tiga tahapan dalam pembelajaran yang meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. Aktivitas yang dilakukan guru meliputi tiga tahap kegiatan, yaitu kegiatan pendahuluan, kegitan inti, dan kegiatan penutup. Penilaian yang dilakukan oleh guru mencakup penilaian kompetensi sikap dengan teknik observasi langsung, penilaian kompetensi pengetahuan dengan teknik tes tulis, dan penilaian kompetensi keterampilan dengan teknik tes praktik.Kata kunci: laporan kegiatan, menulis, pembelajaran
Bahasa Iklan Layanan Masyarakat dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Rizki Dilla Sintia; Mulyanto Widodo; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 2 Apr (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.642 KB)

Abstract

The research aimed to describe use of language that includes diction and language style in public service advertisement along the Teuku Umar street, Wolter Monginsidi street, and Diponegoro street, Bandar Lampung and its implication to Indonesian learning in Senior High School. This research used descriptive qualitative method. Based on analysis use of language that includes diction and language style in public service advertisement along the Teuku Umar, Wolter Monginsidi, and Diponegoro roads, Bandar Lampung consist of two types meaning, denotative meaning and connotative meaning. As of 30 advertisements there are 21 denotative meaning and 9 connotative meaning advertisement, and there are 16 advertisment has language style. Public service advertisment could be implicated to Indonesian learning in Senior High School was the learning content student of XII grade in the odd semester about understanding structure and interpreting ads text.Tujuan dari penelitian ini untuk medeskripsikan penggunaan diksi dan gaya bahasa pada iklan layanan masyarakat di sepanjang Jalan Teuku Umar, Jalan Wolter Monginsidi, dan Jalan Diponegoro, Bandar Lampung dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan diksi dan gaya bahasa pada iklan layanan masyarakat di sepanjang Jalan Teuku Umar, Jalan Wolter Monginsidi, dan Jalan Diponegoro, Bandar Lampung terdiri atas dua jenis makna, yaitu makna denotatif dan makna konotatif. Adapun dari tiga puluh iklan terdapat dua puluh satu iklan bermakna denotatif dan sembilan iklan bermakna konotatif, serta terdapat enam belas iklan yang mengandung gaya bahasa. Iklan layanan masyarakat dapat diimplikasikan pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA pada materi pembelajaran siswa kelas XII semester ganjil tentang memahami struktur dan menginterpretasi teks iklan.Kata kunci : diksi, gaya bahasa, dan iklan layanan masyarakat.
AMANAT DALAM NOVEL-NOVEL HABIBURRAHMAN EL-SHIRAZY SERTA KELAYAKANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR DI SMA Uti Utari Mutiara; Edi Suyanto; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research problem here is what are the main messages in the six novels of Habiburrahman El-Shirazy and how he present them. Hence, the aim of the research is to describe those messages and the technique used to present them, as well as their approprinteness to be used as teaching material. The research method used is descriptive qualitative method. The research result shows that messages in all Habiburrahman El-Shirazy’s novels are served by using implicit technique. All messages in novels by Habiburrahman El-Shirazy tell the issue about love and romance. The messages in Habiburrahman El-Shirazy’s novels are having good expediencies as the alternative teaching material of Indonesian literature in SMA because it fulfills the criteria for selecting literature learning material based on Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), character education, literature function (dulce et utile), language, psychology, and culture background aspects.Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana amanat utama dan teknik penyajian amanat yang terdapat dalam novel-novel karya Habibburahman El-Shirazy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui amanat utama dan teknik penyajian amanat dalam novel-novel Habibburahman El-Shirazy dan menilai kelayakannya sebagai alternatif bahan ajar sastra di Indonesia di Sekolah Menengah Atas (SMA). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa amanat dalam semua novel karya Habibburahman El-Shirazy disajikan dengan menggunakan teknik tidak langsung (implisit). Semua amanat dalam novel-novel karya Habibburahman El-Shirazy bergerak seputar cinta dan asmara. Amanat yang terkandung dalam novel-novel karya Habiburrahman El-Shirazy layak dijadikan sebagai alternatif bahan ajar sastra Indonesia di SMA ditinjau dari aspek KTSP, pendidikan karakter, fungsi sastra; dulce et utile, aspek bahasa, psikologi, dan latar belakang budaya.Kata kunci: amanat, novel-novel, pembelajaran sastra.
TEMA CERPEN DALAM ANTOLOGI DODOLITDODOLITDODOLIBRET DAN KELAYAKANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA Dwi Prihatini; Kahfie Nazaruddin; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problem in this research is how each of a short story’s theme depicted in the short story collection in Dodolitdodolitdodolibret and its feasibility as teaching material of Bahasa dan Sastra Indonesia in senior high school. This research aims to describe the themes that exist in the short story collection in Dodolitdodolitdodolibret and to determine its feasibility as teaching material in senior high school. The research method being used is descriptive method. Source of data used is the short story collection in Dodolitdodolitdodolibret, totaling 18 titles of short stories, published in 2011, 210 pages thick, and published by Penerbit Buku Kompas. The result of the research showed that deductively themes in the short story collection in Dodolitdodolitdodolibret can be categorized into 4 types consisting of (a) theme of divine, (b) social theme, (c) physical themes, (d) organic theme. The short story collection in Dodolitdodolitdodolibret deserve to be used as the alternative teaching material of Bahasa dan Sastra Indonesia in senior high school because it fulfill the criteria of character education, Kurikulum Tingkat Satuan  Pendidikan (KTSP), language aspect, psychological aspect, and aspect of cultural background.Key word : theme, feasibility, short story 
PEMBELAJARAN TARI KREASI LAMPUNG DENGAN KONSEP KOREOGRAFI NONLITERAL DI SMPN 1 METRO Nova Delyanti; Agung Kurniawan; Edi Suyanto
Jurnal Seni dan Pembelajaran Vol 1, No 3 (2013): jurnal seni dan pembelajaran
Publisher : Jurnal Seni dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.154 KB)

Abstract

Issues discussed in this study is learning dance creation Lampung with concept choreography nonliteral in Junior High School 1 Metro. The purpose of this research is to describe the creation dance of Lampung learning with nonliteral choreography concept in SMPN 1 Metro academic year 2012/2013. This research uses descriptive qualitative method. Sources of data taken from an informer, dance teacher at once tutorship extracurricular dance and students who follows activities extracurricular dance in SMPN 1 Metro which amounted to 12 people. The technique used to collect the data were participant observation, interviews, documentation, and testing practices. The result of this research shows that the students can make the movement with the criteria enough.Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah pembelajaran tari kreasi Lampung dengan konsep koreografi nonliteral di SMP Negeri 1 Metro. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran tari kreasi Lampung dengan konsep koreografi nonliteral di SMP Negeri 1 Metro tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data diambil dari informan, yaitu guru seni tari sekaligus pembimbing ekstrakulikuler tari dan siswa-siswi yang mengikuti kegiatan ekstrakulikuler tari di SMP Negeri 1 Metro yang berjumlah 12 orang. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi partisipan, wawancara, dokumentasi, dan tes praktik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dapat menghasilkan kualitas hasil gerak dengan kriteria cukup.Kata kunci : koreografi nonliteral, pembelajaran, tari kreasi
Co-Authors Ade Anggraini Agung Kurniawan Ahmad Riduwan Ahmad Zuhri Ali Mustofa Ali Mustofa Ali Mustofa Alphania Rahniayu Amala, Istiqomah Ahsanu Amy Sabila Ana Juwita Anak Agung Gede Sugianthara Anaria Gunani Andre Setyawan Anggi Tia Suryani Anggoro, Adhitri Ari Pahala Hutabarat Ari Rohmawati Ariani, Grace Atti Yudiernawati, Atti Ayu Setiyo Putri Ayu Setiyo Putri Aziz Firdaus Bambang Setiyadi Bayu Andika Bayu Antrakusuma, Bayu Betnawati Betnawati Bryan Tioro Gisri Budi Risnawati Dede Putri Dekas Miyanti Didit Aryani Djuanda, Stephanie N. Dwi Prihatini DYAH FAUZIAH, DYAH Eka Sofia Agustina Eka Sofia Agustina Endah Prihastuti Eni Hastuti Epri Fitriyani Era Octafiona Evita Fratiwi Fahreza Chandra W farida ariyani Farida Ariyani Farida Ariyani Fathimah Nurhalimah S Fathly Husnawan Febri Ramadani Fikri Ariyanto Fisnia Pratami Fitri Angraini Fitri Dwi Mahardika Fransiska Pratiwi Prasakti Fransiska Retno Widiarti Gatot Soegiarto Gunawan, Vania A. Herlina Herlina Hernaini Hernaini Heru Prasetyo Hesti Hesti Husna, Siti Asmaul Ibnu Hajar Indah Mayasari Indar Agus Susilowati Iqbal Hilal Iqbal Hilal Istiqomah Ahsanu Amala Joko Setyo Nugroho Juwita Sari Pebriani K Sugeng Prijono Kahfie Nazaruddin Kahfie Nazaruddin Kahfie Nazarudin Karomani Karomani Kasiyah Kasiyah Klara Ken Laras Kusumastuti, Etty H. Lefi, Achmad Lilihata, Jilientasia G. Lisda Syary Lyoni Elvandari M Yanuardi Zain Maharani, Andi RK. Mardiah Hayati Marhana, Isnin A. Masturi Rulia Maya Oktavia Megawati Megawati Meita Hapsari Melinda, Denassa Miftahul Jannah Milwati, Susi Mira Salviani Muhammad Fuad MUHAMMAD FUAD Muhammad Fuad Muhammad Fuad Muhammad Fuad Muhammad, Ulul Azmi Muharsyam Dwi Anantama Mujiono Mujiono Mukti Arum Kusumadewi Mulyanto Widodo Munaris Munaris Munaris . Nalan Meilia Sisi Nalan Meilia Sisi Nazimah Nazimah Nelly Yustinawati Nenden Lilis Aisyah Neneng Sulasmi Neni Agustin Nety Syafithri ni made mulyasari Ni Nyoman Wetty Suliani Nia Purnamasari Nila Candra Nila Kurniasari Nindy Eka Putri Ningsih, Iraliya Nova Delyanti Nugraha, Ricardo A. Nugroho, Gilang MS. Nur Fadilla Nurdin Putra Jaya Nurlaksana Eko Rusminto Paingan Paingan Pangestika, Zola Nurmadya Prayodi, Rahmat Puspita Cahya Rivai Puspita Trie Utami Rahaju, Anny S. Rahmat Prayogi, Rahmat Rahmawati, Lenny Rangga Yudha Ratih Amalia Wulandari Ratna Dewi Rengga Pinaris Riadi, Bambang Riana Dwi Putra Riana, Hana Ribut Wibowo Rifany Maulidya Rinjani, Lalu GP. Rizki Dilla Sintia Roni Mustofa Rosdiasari Pane Rosyid, Alfian N. Rudi Hermawan Ruri Resmiana Sari Saadah Saadah Safira Nabila Sahrani, Silvina Aulia Semedi, Bambang P. Shera Lovina Shinta Larasati Siagian, Mutiara Indah Sisi, Nalan Meilia Siti Nurhamidah Siti Nurlaili Siti Samhati Sri Wahyuni Ekowati Sriana Ezabella Sudaryo Sudaryo Sukistiono Sukistiono Sulistiawati sulistiawati Sumarti Sumarti Suparman Suparman Supriadi Supriadi Supu Hernawiah Surasa Surasa Surya Agus Cahyanti Susilawati Susilawati Susilowati, Indar Agus Syafina Tavip Dwi Wahyuni Teguh Teguh Tika Qurratun Hasanah TRI WULANDARI Ulul Azmi Muhammad Ulul Azmi Muhammad Ummi Maimunah Uti Utari Mutiara Vili Yanthi Wahyu, Dwi Widiyawati Widiyawati Windu Budiarta Wira Widyas Tuty Wiratama, Priangga A. Yandi, I KR. Yessi Eva Nora Yoga Fernando Rizqi Yuli Hariyanto Yusfa Fitri Meza Zusi Ardiana