p-Index From 2021 - 2026
6.818
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Geografi: Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Microlearning di MAN 1 Malang Adilah, Gina Putri; Rosyida, Fatiya
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 1 : Al Qalam (Januari 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i1.2759

Abstract

Model pembelajaran berbasis masalah mempunyai banyak kelabihan ialah dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa seperti memecahkan masalah, mengungkapkan pendapat, mendeteksi masalah berdasarkan sudut pandang dan sebagainya. Kemampuan berpikir kritis sangat dibutuhkan untuk siswa agar kedepannya bisa menyelesaikan masalah yang ada di kehidupan sekitarnya. Implementasi model pembelajaran berbasis masalah berbantuan microlearning diperlukan karena dapat mempermudah guru dan siswa dalam mengkomunikasikan pelaksanaan proyek dan juga merangsang kemampuan berpikir kritis. Tujuan dari penelitian ini yakni dapat memahami dampak dari penggunaan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan microlearning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran geografi. Subjek penelitian menggunakan siswa XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS 3 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data melakukan pretest - posttest control group design. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan independent sample t - test. Hasil pengujian uji normalitas dan uji homogenitas yakni normal dan homogen. Sedangkan hasil pengujian, independent sample t - test sebesar 0,038 artinya kurang dari 0,05 maka h0 ditolak dan h1 diterima. Hasil analisis dapat dikatakan penggunaan model pembelajaran berbasis masalah yang dibantu microlearning berpengaruh pada kemampuan berpikir kritis siswa. Model pembelajaran berbasis masalah berbantuan microlearning efektif digunakan karena pada pembelajaran siswa dibimbing dalam memenuhi kebutuhan belajarnya.
PENGARUH GUIDED DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA ARTICULATE STORYLINE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI Rivaldi, Cintya Fandani; Sahrina, Alfi; Rosyida, Fatiya; Wiwoho, Bagus Setiabudi
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um032v7i1p26-37

Abstract

THE EFFECT OF ARTICULATE STORYLINE ASSISTED GUIDED DISCOVERY LEARNING ON STUDENTS' CRITICAL THINKING ABILITY IN LEARNING GEOGRAPHYCritical thinking is a skill that must be honed and developed in 21st-century learning because it is useful in studying and solving problems that arise. Based on its advantages, the Guided Discovery Learning model is able to improve the ability to think critically. On the other hand, the use of articulate storyline media is able to clarify the information or message conveyed so that it can facilitate the learning process. The purpose of this study was to determine the effect of Guided Discovery Learning assisted by articulate storyline media on students' critical thinking skills in geography learning. The research design used a Quasi-Experimental design with a post-test-only group design. The research subjects included students of grade X5 and grade X6, with experimental class (class X5) and control class (class X6). The determination of the class is done by means of Random Sampling through a lottery. The results showed that the mean value of the post-test of critical thinking skills of experimental class students with Guided Discovery Learning model treatment assisted by articulate story media was higher (86.09) than the control class (79.87). The results of hypothesis testing with an independent sample test showed a significance value of 0.000 less than 0.05. These results prove that the Guided Discovery Learning model, assisted by articulate storyline media, has a positive impact on students' critical thinking skills. There are other findings in this study, namely the stimulus and proof stages as the most dominant stages affecting critical thinking skills.Pemikiran yang kritis menjadi suatu keterampilan yang harus diasah dan dikembangkan dalam pembelajaran abad 21, karena berguna dalam mengkaji dan menyelesaikan permasalahan yang muncul. Berdasarkan keunggulan yang dimilikinya, model Guided Discovery Learning mampu meningkatkan kemampuan untuk berpikir kritis. Disisi lain, penggunaan media articulate storyline mampu memperjelas informasi atau pesan yang disampaikan, sehingga dapat memperlancar proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh Guided Discovery Learning berbantuan media articulate storyline terhadap kemampuan berpikir kritis bagi siswa pada pembelajaran geografi. Desain penelitian menggunakan rancangan Quasi Experimental with post-test only group design. Adapun subjek penelitian meliputi siswa kelas X5 dan kelas X6, dengan kelas eksperimen (kelas X5) dan kelas kontrol (kelas X6). Penentuan kelas tersebut dilakukan dengan cara random sampling melalui undian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rerata post-test kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen dengan perlakuan model Guided Discovery Learning berbantuan media articulate storyline lebih tinggi (86.09) dibandingkan kelas kontrol (79.87). Hasil uji hipotesis dengan independent sample test memperlihatkan nilai signifikansi sebesar 0.000 kurang dari 0.05. Hasil tersebut membuktikan bahwa model Guided Discovery Learning berbantuan media articulate storyline berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Terdapat temuan lain pada penelitian ini, yaitu tahapan stimulus dan pembuktian sebagai tahapan yang paling dominan mempengaruhi kemampuan berpikir secara kritis.
Internalisasi Nilai-Nilai Kewirausahaan Etnis Madura Adi, Khofifatu Rohmah; Idris, Idris; Rosyida, Fatiya
Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Vol. 5, No. 1
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Madurese is an ethnic group that we encounter in many cities. This ethnicity is usually attached to the image of the merchant. Besides this image, Madura also attaches to the image of newcomers. How this ethnic group became very attached to the merchant's identity indeed cannot be separated from the role of parents. The family environment is very instrumental in directing or learning children. The purpose of this research is to find out how to internalize these ethnic entrepreneurial values—this research designed using a qualitative approach. Data collection techniques are done through observation and in-depth interviews. Interview techniques are used to reveal how to internalize the value of entrepreneurship towards families, especially children. The research findings show that in some ethnic Madurese, there is no internalization process of entrepreneurial values in their families, but in other parts, this process occurs. Furthermore, the findings in the field show that the experience of parents influences the internalization process. The process of internalizing entrepreneurial values did by modeling or giving examples by parents, involvement, and habituation of parents' activities to children. Involvement did and verbally begins by inviting children to help with the work of parents. Most entrepreneurs tend to learn from the experience of joining parents or family. The values adopted by children in this ethnicity are self-confidence, high work ethic.DOI: 10.17977/um022v5i12020p001
Deciphering Melasti Beach’s Tourism Development: A Tourism Area Life Cycle Study Ardiansyah, Ahmad Irfan; Amatullah, Aulia; Munasifah, Ika Laily Lailatun; Rosyida, Fatiya; Sahrina, Alfi
Fenomena Vol 23 No 1 (2024): FENOMENA: Journal of the Social Sciences
Publisher : LP2M UIN KH.Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/fenomena.v23i1.158

Abstract

Melasti Beach Ungasan has rapidly developed as a popular nature-based tourist destination in South Bali since its inception in 2018. As tourism grows, it becomes crucial to evaluate its development and identify sustainable management strategies. Previous studies on tourism development often focus on infrastructural growth or community involvement but rarely integrate both aspects using a systematic model. This research fills that gap by employing the Tourism Area Life Cycle (TALC) model to analyze the development stage of Melasti Beach Ungasan and assess its tourism characteristics, such as facilities, attractions, visitor trends, and local community involvement. A qualitative approach was used, with primary data gathered through field observations during the first field trip on October 11th, 2023, and secondary data from relevant literature. Descriptive-qualitative analysis reveals significant infrastructural improvements, such as the addition of parking facilities, beach clubs, and MSME kiosks. According to the TALC model, Melasti Beach is positioned between the “involvement” and “development” stages, characterized by increasing collaborations, seasonal tourism, and enhanced modern facilities. This research highlights the importance of protecting natural and socio-cultural assets while promoting active community engagement in tourism management. These factors are vital to ensuring the long-term sustainability of Melasti Beach Ungasan as a tourist destination.
Public Participation in Identifying Sendang Biru Spring Catchment in Karst Area of Southern Malang, Indonesia Sahrina, Alfi; Masruroh, Heni; Rosyida, Fatiya; Wahyudi, Adip; Anggara, Arik; Ainul Labib, Mohammad; Khairul Naafi, Ahmad
Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Asosiasi Dosen Pengembang Masyarajat (ADPEMAS) Forum Komunikasi Dosen Peneliti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/engagement.v8i2.1788

Abstract

Sendang Biru is a spring which located in Southern Malang karst area.This spring is utilized by the local people to fulfill their daily needs. The aim of this research is to determine the catchment area of Sendang Biru Spring by using public participation approach. The method used was public participation approach in research by identifying the problem and the condition. Furthermore, deciding the research spots that later will be checked. The results of the research is obtained by mapping the injection locations, namely Mbah Wajib Cave, Limbah Cave, and Swallow Hole. The injection was done in rainy season, in order to wait for the existence of water flow from the surface into the cave. It was done by the researcher along with the local people that usually make use of the spring. People and other related parties know that Sendang Biru has catchment area in Mbah Wajib Cave, and swallow hole. It can be seen visually that the solution poured/injected n these locations shows the connectivity with Sendang Biru Spring.
Implementasi Pembelajaran IPS Berbasis Permainan Tradisional Boi-Boian Yusman, Salsabila Farodis; Rosyida, Fatiya
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i22025p309-316

Abstract

Pembelajaran konvensional masih banyak dilakukan oleh guru yang membuat tidak adanya ruang bagi peserta didik mengaplikasikan pengetahuan yang dimilikinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi pembelajaran IPS berbasis permainan tradisional Boi-Boian di SMPN 9 Malang. Penelitian yang digunakan kualitatif dengan metode PTK yang mengumpulkan datanya menggunakan observasi dan dokumentasi. Prosedur tindakan kegiatan direncanakan 2 siklus, dengan tiap siklus terdapat 4 tahap: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dalam penelitian peneliti menemukan 4 langkah dalam mengimplementasikan permainan Boi-Boian, yaitu proses perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Analisis evaluasi implementasi permainan tradisional Boi-Boian pada mata pelajaran IPS di SMPN 9 Malang kelas VIII D menggunakan teknik analisis SWOT. Dari tabel skor pada sikulus I dan siklus II dapat dilihat terdapat peningkatan skor yang diperoleh oleh setiap kelompok. Selama proses pelaksanaan permainan tradisional Boi-Boian peserta didik secara aktif dalam kegiatan kelompok, dengan melakukan berbagai strategi seperti seperti melakukan pembagian tugas dalam kelompok. Peserta didik dalam kelompok saling bekerja sama agar dapat menjawab pertanyaan dengan benar dan setiap kelompok terlihat antusias dan kompetitif dalam memengkan permaianan.
Bridging Technology and Geography: Contextual E-Comics for Enhanced Learning in Indonesian Natural Resource Management Andarukmi, Nur Fitri; Sumarmi; Rosyida, Fatiya; Suharto, Yusuf; Sazali, Syazwani Binti; Wei, Lai Chin
Future Space: Studies in Geo-Education Vol. 1 No. 1 (2024): Future Space: Studies in Geo-Education
Publisher : CV Bumi Spasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69877/fssge.v1i1.5

Abstract

This study explores the development of innovative digital learning media in geography education during the COVID-19 pandemic. It uses contextual e-comics to help people learn more about Indonesian natural resource management. These were made through a research and development process that used the ADDIE model, which stands for Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The final product is a contextual E-Comic in PDF format designed to enhance learning in geography. Feasibility and effectiveness were vital evaluation metrics. Validation by media, subject matter experts, and linguists yielded approval ratings of 96%, 71%, and 92%, respectively. Student trials showed an 89% acceptance rate, and teacher feedback indicated a 92% approval rating. An important finding was that the E-Comic worked, as demonstrated by a paired sample t-test with a significant t-value of 0.000. This indicates that it could be a valuable educational tool during the pandemic. This study addresses the challenges of geography education during a global health crisis and showcases the potential of digital media to enhance learning experiences.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI BERBASIS MOBILE LEARNING MENGGUNAKAN PLATFORM NEARPOD Ramadhan, Aditya; Rosyida, Fatiya; Deffinika, Ifan; Soekamto, Hadi
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi memiliki dampak positif bagi proses pembelajaran, yakni untuk mengatasi kendala yang timbul akibat kurangnya fasilitas dalam kegiatan pembelajaran. Penggunaan multimedia pembelajaran berbasis mobile learning sebagai sarana penyampaian materi merupakan salah satu pemanfaatan teknologi. Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE yang berfokus pada tahap ADD. Tahapan ADD dilakukan dengan melakukan analisis kebutuhan, melakukan pembuatan desain produk, melakukan pengembangan produk, melakukan validasi produk, dan melakukan uji kelayakan produk. Hasil penelitian berupa multimedia pembelajaran berbasis mobile learning dengan menggunakan platform nearpod. Multimedia pembelajaran dilengkapi dengan gambar atau video serta contoh yang relevan, dilengkapi dengan kuis, dan multimedia yang dapat digunakan pada smartphone dengan sistem operasi Android maupun iOS. Produk multimedia pembelajaran yang dihasilkan mendapat hasil validasi dengan rincian, validasi media sebesar 96,66 persen, validasi materi 98,33 persen, dan validasi bahasa 84,37 persen, dan secara keseluruhan mendapatkan nilai 86 persen dari penilaian peserta didik. The development of technology has a positive impact on the learning process, namely to overcome the obstacle that arise due to the lack of facilities in learning activitis. The citilization multimedia mobile learning-based as a means of delivering material is one of the uses of technology. Research and development using the ADDIE model that focused into ADD to development the multimedia. The ADD stages are carried out by conducting needs analysis, making product designs, developing product, validating products, and conducting product feasibility tests. The result of this research is a product in the form of multimedia learning based on mobile learning using the nearpod platform. The multimedia is equipped with pictures or videos as well as relevant examples, equipped with quizzes, and multimedia that can be used on smartphones with Android and iOS operating systems. The multimedia gets validation results with details, media validation score is 96.66 percent, material validation score is 98.33 percent, and language validation score is 84.37 percent, and overall gets a score of 86 percent from student responses.
Pelatihan Mitigasi Bencana pada Pondok Pesantren Sebagai Upaya Mewujudkan Pondok Pesantren Siaga Bencana di Kabupaten Trenggalek Wahyuningtyas, Neni; Tanjung, Ardyanto; Rosyida, Fatiya; Kodir, Abdul; El Hayati, Putri Avivah; Nantana, M. Gebryna Rizki; Yustina Sari, Ninik; Waladul Mufid, M. Khoirul Annas; Dwi Rosita, Febty Andini
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.067 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i2.40011

Abstract

Kabupaten Trenggalek tergolong wilayah yang rentan terjadi bencana banjir, tanah longsor, dan gempa bumi. Hal ini terjadi karena faktor geologi, hidrologi, topografi dan aktivitas manusia. Salah satu wilayah di Kabupaten Trenggalek yang sering terdampak banjir yaitu Kelutan yang notabene sebagai lokasi pondok pesantren Al Itihad Darunnajah. Hampir setiap tahun wilayah ini tergenang oleh banjir. Wilayah ini termasuk dataran rendah dan di sebelah utara pondok terdapat salah satu sungai besar. Mengingat kehidupan santri yang bersinggungan dengan bencana alam, maka sebaiknya mereka belajar untuk meminimalisir dampak yang bisa ditimbulkan akibat bencana alam tersebut. Adapun salah satu caranya melalui peningkatan literasi mitigasi bencana. Metode pelaksanaan pengabdian ini ada tiga yaitu identifikasi dan observasi lapangan, kegiatan inti pengabdian, serta evaluasi kegiatan pengabdian. Berdasarkan hasil pengabdian diketahui dari 109 peserta kegiatan mencapai nilai pre test 45% di atas 80 dan 55% di bawah 80. Hasil overview menunjukkan nilai pre testnya masih jauh dari target (50%). Sedangkan pencapaian nilai post test dari peserta yaitu 87% mendapatkan nilai di atas 80 dan 13% nilainya di bawah 80. Perbandingan hasil ini menujukkan jika nilai post test lebih tinggi dibandingkan pre test. Berdasarkan keseluruhan hasil kegiatan diketahui santri telah menyadari pentingnya mitigasi bencana untuk dimulai dari dini, salah satunya melalui lingkungan pendidikan. Santri menjadi paham bencana apa saja yang mengacam wiilayahnya dan upaya mitigasi apa yang harus dilakukan. Melalui video santri diberikan bekal pengetahuan tentang mitigasi bencana banjir dengan baik. Harapannya melalui kegiatan pengabdian ini, pondok pesantren menjadi siaga dan tangguh terhadap bencana. 
PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN AGROWISATA BERBASIS GREEN SUSTAINABLE TOURISM DI KAWASAN DILEM-WILIS TRENGGALEK Rosyida, Fatiya; Islami, Miranda; Sahrina, Alfi; Purwanto; Mahanani, Putri
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v13i1.53911

Abstract

Kawasan Agrowisata Dillem-Willis potensi pertanian dan sejarah masa lalu berupa bangunan perusahaan kopi sejak zaman belanda dan panorama kawasan perbukitan, Selain terdapat potensi juga terdapat permasalahan yang muncul terkait pengembangan dan pengelolaan agrowisata adalah 1) terdapat kerentanan bencana longsor dan kurangnya pengetahuan terhadap pengurangan resiko 2) pengetahuan masyarakat terhadap agrowisata yang masih rendah 3) keterlibatan masyarakat dalam pengembangan dan pengelolaan agrowisata masih rendah 4) Belum ada informasi mencukupi terkait layanan agrowisata. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan pendampingan masyarakat dalam pengelolaan agrowisata berbasis green sustainable tourism di Kawasan Dillem-Willis Trenggalek. Kegiatan ini dilakukan dengan tiga tahap pelaksananan, yaitu 1) survei 2) kegiatan pengabdian meliputi penyuluhan, Focus Group Discussion (FGD), dan participatory mapping serta 3) evaluasi kegiatan. Keberhasilan dari kegiatan ini adalah dilihat dari produk yang dihasilkan melalui pendampingan berupa infografis wisata Kawasan Dilem-Wilis dan respon masyarakat yang postif terhadap kegiatan ini.
Co-Authors Abdul Kodir Adelliya Melyanawati Adelliya Melyanawati Adi Wibowo, Novika Adilah, Gina Putri Adinda Aprilia Putri Adip Wahyudi Ainul Labib, Mohammad Akbar Wiguna Alfan, Muhammad Alfian Nur Muzaki Alfyananda Kurnia Putra Amatullah, Aulia Andarukmi, Nur Fitri Andika Aulia Ahmad Anggara, Arik Annisa, Maharani Ardiansyah, Ahmad Irfan Ardyanto Tanjung Arif, Mohamad Arsya Fitrilia Ladisha Audy Bintang Tantular Aulia Nindy Fadila Gastama Aulia Winan Yanuariska Bagus Setiabudi Wiwoho Berty Zulfa Nur Azizah Betty Masruroh Budi Handoyo Budijanto Cahyaning Wulan Ciptaningrat Erdi Pamungkas Dedi Prestiadi Desinta Dwi Rapita Devi Prasetyo Devy Prasetyono Devy Prasetyono Dian Nofita Sari Dicky Arinta Diya, Nuris Syilvina Dwi Rosita, Febty Andini Dwiyono Hari Utomo Dya Wahyu Kusumaningtyas Eka Anita Putri El Hayati, Putri Avivah Erdi Pamungkas, Ciptaningrat Fadila Sugi Muliawati Fadlan, Muhammad Sainul Farah Nurin Shabrina Febrian Arrya Withuda Feny Panjerina Ferryati Masitoh Galih Fajar Sukoco Galih Sukoco Hadi Soekamto Hani Fuddin Hasna Indriani Herlina Ike Oktaviani Hidayatullah, M Syarif I Komang Astina Idris Idris Idris Ifan Deffinika Ilham Adenan Hidayatullah Imam Rofiki Indah Suprehhati Indana Zulfiya Indayani, Ninik Sri Indra Dwi Prasetya Irmansyah, Kevin Ian Islami, Miranda Ivan Sulistio Johandi Rahma Rafani Johandi Rahma Rafani Joice Zhenrike Memmase Karomah, Zulfa Ulil Khairul Naafi, Ahmad Khofifatu Rohmah Adi Kiki Febrianti Kusuma, PaundraWangsa Fajar Labib, Mohammad Ainul Lailatul Fitriyah Laily Fitriani Listyo Yudha Irawan M. Syahidan Wahdin Wijaya Maria Yovita Evinsia Masruroh, Heni Mawaddah, Addina Nurul Mayasari, Devy Meilawati, Dian Mohammad Ainul Labib Mohammad Ainul Labib Mohammad Ainul Labib Mohammad Yusril Abidin Mohammad Yusril Abidin Muhamad Fuad Chabib Muhammad Afkaar Aafaani Muhammad Rafif Fadihilah Muhammad Sainul Fadlan Muhammad Syarif Hidayatullah, Muhammad Syarif Munasifah, Ika Laily Lailatun Nailul Insani Nantana, M. Gebryna Rizki Neni Wahyuningtyas, Neni Ngoc, Ho Nhu Ni Luh Gede Anik Novi Asri Ni Luh Gede Anik Novi Asri Ninik Sri Indayani Oktaviani Adhi Suciptaningsih Prasetyono, Devy Pratama, Nita Laura Purnamasari Safriani Wulan Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Putra, Angga Pratama Priga Putri Mahanani, Putri Ragil Atmaja, Martha Abymanyu Ramadhan, Aditya Ranida Seviana Ranida Seviana Revi Wahyuni Revi Wahyuni Ria Febrianti Rifdah Ananda Baharuddin Rifqi Bafadal Rifqi Bafadal Rimayanti, Ika Nova Riska Aprilia, Riska Riskananda Adekanti Atmoko Rissa Permata Sari Rivaldi, Cintya Fandani Rudi Hartono Sahrina, Alfi Salsabila Farodis Yusman Salsabila Farodis Yusman Satti Wagistina Sazali, Syazwani Binti Soelistijo, Djoko Sugeng Utaya Sulistio, Ivan Sumarmi Suyadi, Slamet Syazwanti, Ita Tuti Mutia Wahyuni, Revi Wahyuningsih, Niken Waladul Mufid, M. Khoirul Annas Wei, Lai Chin Widiyanti Widiyanti, Widiyanti Yusman, Salsabila Farodis Yustina Sari, Ninik Yusuf Suharto Yuswanti Ariani Wirahayu Zutiasari, Ika