Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH GADGET TERHADAP TUMBUH KEMBANG ANAK SISWA KELAS 4 – 6 DI SDN 213 LAPONGKODA KECAMATAN TEMPE KABUPATEN WAJO Syamsuddin; Tetti Surianti; Hasnidar; Ruslang
Jurnal Ilmiah Mappadising Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Mappadising Volume 2 Nomor 1 Maret 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.501 KB)

Abstract

The prevalence of the influence of gadgets increases in line with changes in the growth and development of elementary school age children. Excessive use of gadgets causes children's growth and development to be less than optimal. The purpose of this research is to determine the effect of gadgets on the growth and development of children at SDN 213 Lapongkoda, Tempe District, Wajo Regency. This type of research is quantitative research using a Cross Sectional approach. The population in this study were all students in grades 4-6 at SDN 213 Lapongkoda, totaling 268 students. Sampling technique using purposive sampling totaling 73 students. Data were collected through a questionnaire. The analysis test used a computer program, namely SPSS 22 to assess frequency statistical data and the Chi-Square Test on the Fisher Exact Test on bivariate variables, the value of Exact sing was obtained. (2-sided) on the variable, the use of gadgets was obtained a value of (p) = 0.022 which means <0.05 value so it can be concluded that there is a significant influence on the growth and development of children on these variables. The conclusion of the researcher recommends the importance of supervising and limiting excessive use of gadgets in children so that children's growth and development can be optimal. This is because gadgets not only have a positive influence, but also have a negative influence on children's growth and development. Abstrak Prevalensi pengaruh gadget meningkat sejalan dengan perubahan pada tumbuh kembang anak usia sekolah dasar. Penggunaan gadget secara berlebihan menyebabkan tumbuh kembang anak menjadi kurang optimal. Tujuan peneilitian ini mengetahui pengaruh gadget terhadap tumbuh kembang anak di SDN 213 Lapongkoda Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo. Jenis penelitian yaitu peneltian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini semua anak siswa kelas 4 – 6 di SDN 213 Lapongkoda yang berjumlah 268 Siswa. Teknik Pengambilan Sampel menggunakan pusposive sampling berjumlah 73 siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Uji analisis menggunakan program komputer yaitu SPSS 22 untuk menilai data statistik frekuensi dan Uji Chi – Square pada Fisher Exact Test pada variabel bivariat diperoleh nilai Exact sing.(2-sided) pada variabel, penggunaan gadget yaitu diperoleh nilai (p) = 0,022 berarti α < 0,05 nilai sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang bermakna terhadap tumbuh kembang anak pada variabel tersebut. Kesimpulan peneliti menganjurkan akan pentingya mengawasi dan membatasi penggunaan gadget secara berlebihan pada anak sehingga tumbuh kembang anak dapat menjadi optimal. Hal ini dikarenakan gadget bukan hanya memiliki pengaruh positif, namun juga memiliki pengaruh negatif terhadap tumbuh kembang anak.
HUBUNGAN PERILAKU ASERTIF DENGAN TINGKAT STRES KERJA PERAWAT DI RUANG INTERNA RSUD LAMADDUKELLENG SENGKANG KABUPATEN WAJO Musdalifah; Haerunnisa; Fatmawati; Ruslang
Jurnal Ilmiah Mappadising Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Mappadising Volume 2 Nomor 1 Maret 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.776 KB)

Abstract

Assertiveness is the ability to communicate what is wanted, felt, and thought to others but while maintaining and respecting the rights and feelings of others. Currently, not all nurses apply assertive behavior in providing nursing services. Job stress is also an important determinant of depression, the fourth leading cause of illness worldwide. The purpose of the study was to determine the relationship between assertive behavior and nurses' work stress levels and the type of research was quantitative research using the Cross Sectional Sutdy approach. Data were collected through questionnaires. Analysis test used a computer program, namely SPSS 20 to assess frequency statistical data and Chi – Square Test on Fisher's Exact Test on bivariate variables obtained Exact Sig (2-sided) value, on assertive behavior variable that was obtained value (p) = 0.001 means < = 0.05 and the nurse's work stress variable is obtained a value of (p) = 0.001 means < = 0.05 so it can be concluded that there is a relationship between assertive behavior and nurses' work stress levels. The sample in this study were nurses with a total sampling method of 35 people. On May 31 – June 19, 2019 at the Lamaddukelleng Sengkang Hospital, Wajo Regency. The results showed that there was a relationship between assertive behavior and the level of work stress of nurses with p value = 0.001 < = 0.05. It is hoped that health workers, especially nurses, will always improve assertive behavior in order to reduce work stress levels. Abstrak Asertifitas adalah suatu kemampuan untuk mengkomunikasikan apa yang diinginkan, dirasakan, dan dipikirkan kepada orang lain namun dengan tetap menjaga dan menghargai hak-hak serta perasaan pihak lain.. Saat ini belum semua perawat menerapkan perilaku asertif dalam memberikan pelayanan keperawatan. Stres kerja juga merupakan penentu penting timbulnya depresi, penyebab keempat terbesar timbulnya penyakit di seluruh dunia. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan perilaku asertif dengan tingkat stres kerja perawat dan jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pendekatan Cross Sectional Sutdy. Data dikumpulkan melalui kuesioner Uji analisis menggunakan program komputer yaitu SPSS 20 untuk menilai data statistik frekuensi dan Uji Chi – Square pada Fisher’s Exact Test pada variabel bivariat diperoleh nilai Exact Sig (2-sided), pada variabel perilaku asertif yaitu di peroleh nilai (p) = 0,001 berarti < α = 0,05 dan pada variabel stres kerja perawat yaitu di peroleh nilai (p) = 0,001 berarti < α = 0,05 sehingga disimpulkan bahwa ada hubungan perilaku asertif dengan tingkat stres kerja perawat. Sampel dalam penelitian ini adalah perawat dengan metode penarikan sampel secara Total Sampling sebanyak 35 orang. Pada tanggal 31 Mei – 19 Juni 2019 bertempat di RSUD Lamaddukelleng Sengkang Kabupaten Wajo. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan perilaku asertif dengan tingkat stres kerja perawat dengan nilai p value = 0.001 < α = 0.05. Diharapkan bagi tenaga kesehatan khususnya perawat untuk senantiasa meningkatkan perilaku asertif agar dapat mengurangi tingkat stres kerja.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA AKHIR USIA 18-21 TAHUN DI DESA KALOLA KECAMATAN MANIANGPAJO KABUPATEN WAJO St. Nurjannah Rizkia Wahyuni Putri; Ruslang; Ery Wardanengsih; Tetti Surianti
Jurnal Ilmiah Mappadising Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Mappadising Volume 2 Nomor 2 September 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.728 KB)

Abstract

Smoking is one of the biggest causes of preventable diseases in the world. Some of the diseases associated with smoking are heart disease, stroke, premature pregnancy loss, lung disease, cancer and many other diseases associated with smoking. From random interviews conducted by researchers obtained data or information that the average male student smoking is caused by several things, ranging from following along with friends, prestige or shame if said not male if not smoking. Therefore this study aimsTo determine the relationship of knowledge with smoking behavior in late teens aged 18-21 years in Kalola Village, Maniangpajo District, Wajo Regency. This research uses quantitative descriptive method with cross sectional approach. The population in this study were all teenagers at the end of the age of 18-21 years in Kalola Village, Maniangpajo District, Wajo Regency as many as 54 people. Where The sample in this study was 27 final adolescents encountered during the study Kalola Village, Maniangpajo District, Wajo Regency. The results showed that there were meaningful relationship between Knowledge of Smoking Behavior in Late Teenagers 18-21 Years Old in Kalola Village, Maniangpajo District, Wajo Regency. This is based on the Chi-Square test results obtained p Value = 0.001 (p <α), which means that Ha is accepted and Ho is rejected. Abstrak Merokok adalah salah satu penyebab penyakit terbesar di dunia yang dapat dicegah. Beberapa penyakit yang dikaitkan dengan merokok adalah penyakit jantung, stroke, prematur, keguguran, penyakit paru-paru, kanker dan masih banyak penyakit lainnya yang dihubungkan dengan merokok. Dari hasil wawancara secara acak yang dilalukukan oleh peneliti diperoleh data atau keterangan bahwa rata – rata pelajar laki – laki merokok disebabkan beberapa hal yaitu, mulai dari ikut – ikutan teman, gengsi atau malu bila dikatakan tidak jantan bila tidak merokok. Maka dari itu penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku Merokok Pada Remaja Akhir Usia 18-21 Tahun Di Desa Kalola Kecamatan Maniangpajo Kabupaten Wajo. Penelitian ini menggukan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja akhir usia 18-21 tahun di Desa Kalola Kecamatan Maniangpajo Kabupaten Wajo sebanyak 54 orang, dimana sampel dalam penlelitian ini adalah 27 remaja akhir yang dijumpai selama penelitian berlangsung di Desa Kalola Kecamatan Maniangpajo Kabupaten Wajo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bemakna antara Pengetahuan Dengan Perilaku Merokok Pada Remaja Akhir Usia 18-21 Tahun Di Desa Kalola Kecamatan Maniangpajo Kabupaten Wajo. Hal tersebut berdasarkan hasil uji Chi-Square didapatkan p Value = 0.001 (p < α), yang artinya Ha diterima dan Ho ditolak.
TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DALAM PELAYANAN KEPERAWATAN DI PUSKESMAS PENEKI KECAMATAN TAKKALALLA KABUPATEN WAJO Andi Syahril Gunawan; Nirmawati Darwis; Anugerah Yanuar Azis; Ruslang
Jurnal Ilmiah Mappadising Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Mappadising Volume 3 Nomor 2 September 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.227 KB) | DOI: 10.54339/mappadising.v3i2.207

Abstract

Abstract The quality of health services shows the level of perfection of health services in creating a sense of satisfaction in patients. One of the development efforts in the health sector is the availability of quality health services. Patient satisfaction is one indicator of the success of providing services to the community. Understanding the needs and desires of patients at the puskesmas is important and can affect patient satisfaction. Peneki Health Center is a health center located in Takkalalla District, Peneki Village, Wajo Regency, Based on initial observations obtained by the number of inpatients from 2019-2020 in a row, (2019) 603 patients, (2020) 501 patients, experienced a decrease in patients in puskesmas and the results of observations made by researchers, patients complained about services that were less than optimal, did not provide information about the actions to be taken to patients.This type of research is quantitative research with analytical descriptive approach. The technique used in sampling is accidental sampling, which is a sampling technique based on coincidence or anyone who coincidentally meets the researcher and which can be used as a sample using the chi square test with a significance level of < 0.005. The results of this study indicate that the level of patient satisfaction is at the 80% index and there is a relationship between the level of satisfaction with the dimensions of reliability (0.002 < 0.005), the dimension of assurance (0.009 <0.05), the dimension of tangible (0.009 <0.05), the dimension of empathy ( 0.022 <0.05), responsiveness dimension (0.002 <0.05). The conclusion of this study is that there is a relationship between the level of patient satisfaction with nursing services (reliability, assurance, tangible, empathy, and responsiveness) in the inpatient room of the Peneki Public Health Center, Takkalalla District, Bone Regency in 2021. Suggestions that can be given are to maintain the quality of service at the Ajangale Health Center 2020, perform regular and continuous patient satisfaction surveys. Abstrak Kualitas pelayanan kesehatan menunjukkan tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan dalam menimbulkan rasa puas pada diri pasien. Upaya pembangunan dalam bidang kesehatan salah satunya adalah tersedianya pelayanan kesehatan yang berkualitas. Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator keberhasilan pemberian pelayanan kepada masyarakat. Memahami kebutuhan dan keinginan pasien di puskesmas merupakan hal penting dan dapat mempengaruhi kepuasan pasien. Puskesmas Peneki merupakan puskesmas yang terletak di Kecamatan Takkalalla Kelurahan Peneki Kabupaten Wajo, Bedasarkan observasi awal yang di dapat oleh jumlah pasien rawat inap dari tahun 2019-2020 berturut-turut, (2019) 603 pasien, (2020) 501 pasien, mengalami penurunan pasien di puskesmas dan hasil observasi yang dilakukan peneliti pasien mengeluhkan pelayanan yang kurang maksimal, kurang memberikan informasi mengenai tindakan yang akan dilakukan ke pasien. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah accidental sampling yaitu teknik pengambilan sampel dengan berdasarkan kebetulan atau siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti danyang dapatdi gunakan sebagai sampel dengan menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan < 0,005. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat kepuasan pasien berada di indeks 80% dan ada hubungan antara tingkat kepuasan dengan dimensi keandalan (0,002<0,005), dimensi jaminan (0,009<0,05), dimensi bukti fisik (0,009<0,05), dimensi empati (0,022<0,05), dimensi daya tanggap (0,002<0,05). Kesimpulan penelitian ini adanya hubungan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan keperawatan (keandalan, jaminan, bukti fisik, empati, dan daya tanggap) di ruang rawat inap Puskesmas Peneki Kecamatan Takkalalla kabupaten Wajo tahun 2021. Saran yang dapat diberikan yaitu mempertahankan Kualitas pelayanan di puskesmas Ajangale 2020, melakukan survei kepuasan pasien berkala dan berkesinambungan.
Hubungan Derajat Hipertensi dengan Resiko Mild Cognitif Impairment Pada Usia Lanjut di Wilayah Kerja Puskesmas Sabbangparu Farman; Ruslang; Tetti Surianti; Fatmawati; Fitriani
Jurnal Ilmiah Mappadising Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mappadising Volume 4 Nomor 1 Maret 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.514 KB) | DOI: 10.54339/mappadising.v4i1.307

Abstract

Elderly are individuals older than 60 years. Naturally, every human being will grow old. Along with increasing age, the aging process also occurs in the brain resulting in changes in cognitive abilities. Mild cognitive impairment (MCI) is a condition of cognitive impairment that exceeds the limits of expected changes due to normal (normal expected agerelated changes). Besides being a degenerative process, the risk of mild cognitive impairment can be caused by various factors, one of which is hypertension. The aim of the study was to analyze the relationship between the degree of hypertension and the risk of mild cognitive impairment in the elderly in the work area of ​​the Sabbangparu health center in Wajo District. The design in this study uses quantitative research with cross sectional design. The research subjects were elderly who diagnosed hypertension in the Sabbangparu health center working area many as 46 people. Data collection method uses a questionnaire. The results of the study using the chi square test obtained p value 0.045 is smaller than the value of 0.05 or there is a relationship between the degree of hypertension and the risk of mild cognitive impairment. It is recommended that the puskesmas improve education to the public about control and health care efforts in patients with hypertension. Abstrak Lansia adalah individu yang lebih tua dari 60 tahun.Secara alamiah, setiap manusia akan menjadi tua. Seiring dengan penambahan usia, proses penuaan juga terjadi pada otak sehingga terjadi perubahan dalam kemampuan kognitif. Mild Cognitive Impairment (MCI) merupakan kondisi gangguan kognitif yang melampaui batas perubahan yang diharapkan akibat penuaan normal (normal expected agerelated changes). Selain karena proses degeneratif, risiko mild cognitive impairment dapat diakibatkan oleh berbagai faktor salah satunya hipertensi. Tujuan penelitian menganalisis hubungan derajat hipertensi dengan resiko mild cognitif impairment pada usia lanjut di wilayah kerja puskesmas Sabbangparu Kabupaten Wajo. Desain dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Subjek penelitian yaitu lansia yang diagnosa hipertensi di wilayah kerja puskesmas Sabbangparu Kabupaten Wajo sebanyak 46 orang. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menggunakan uji chi square Fisher’s Exact test diperoleh nilai p value 0,045 lebih kecil dari nilai 0,05 atau terdapat hubungan derajat hipertensi dengan resiko mild cognitif impairment. Disarankan pada pihak puskesmas untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat tentang upaya pengendalian dan perawatan kesehatan pada penderita hipertensi.
Hubungan Faktor Demografi dan Motivasi dengan Kepatuhan Perawat Dalam Penggunaan SOP Terhadap Pencegahan Pasien Jatuh di UPT Puskesmas Sibulue Andi St Nurazizah Akbar; Nirmawati Darwis; Anugerah Yanuar Azis; Ruslang; Lisna
Jurnal Ilmiah Mappadising Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mappadising Volume 4 Nomor 1 Maret 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.971 KB) | DOI: 10.54339/mappadising.v4i1.319

Abstract

One of the goals of patient safety in puskesmas is to reduce the risk of falling patients. The root of the problem of falling incidents comes from the level of nurse compliance in the implementation of the SOP which can be one of the risk factors for falling incidents. Several factors that influence nurse compliance and the use of SOPs are demographic and motivational factors. The purpose of this study was to determine the relationship between demographic and motivational factors with nurse compliance in the use of SOPs for preventing patient falls. This type of research is quantitative research using descriptive analytic through a Cross Sectional Study approach. Based on the results of the Chi-Square analysis test on bivariate variables using the SPSS 22 computer program on the relationship variables of demographic factors with nurse compliance in the use of SOPs for patient fall prevention, the value =0.389> =0.05, =0.514> = 0.05, = 0.253> = 0.05, = 0.369> = 0.05, = 0.337> = 0.05, = 0.545> = 0.05, so it can be concluded that there is no relationship between demographic factors and nurses' compliance in the use of SOPs towards prevention of patient falls. Meanwhile, on the variable of the relationship between motivational factors and nurse compliance in the use of SOPs to prevent patient falls, the value of = 0.000 < = 0.05, = 0.001 < = 0.05, = 0.000 < = 0.05, so it can be concluded that there is a relationship between motivational factors and nurse compliance in the use of SOPs to prevent patient falls. Abstrak Salah satu sasaran keselamatan pasien puskesmas adalah mengurangi risiko pasien jatuh. Akar masalah dari insiden jatuh berasal dari tingkat kepatuhan perawat dalam pelaksanaan SOP tersebut dapat menjadi salah satu faktor risiko dari insiden jatuh. Beberapa faktor yang mempengaruhi kepatuhan perawat dan penggunaan SOP yaitu faktor demografi dan motivasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor demografi dan motivasi dengan kepatuhan perawat dalam penggunaan SOP terhadap pencegahan pasien jatuh di UPT Puskesmas Sibulue. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan deskriptif analitik melalui pendekatan Cross Sectional Study. Berdasarkan hasil uji analisis Chi-Square pada variabel bivariat menggunakan program komputer SPSS 22 pada variabel hubungan faktor demografi dengan kepatuhan perawat dalam penggunaan SOP terhadap pencegahan pasien jatuh di UPT Puskesmas Sibulue diperoleh nilai ρ=0,389> ∝ =0.05, ρ=0,514> ∝ =0.05, ρ=0,253> ∝ =0.05, ρ=0,369> ∝ =0.05, ρ=0,337> ∝ =0.05, ρ=0,545> ∝ =0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan faktor demografi dengan kepatuhan perawat dalam penggunaan SOP terhadap pencegahan pasien jatuh di UPT Puskesmas Sibulue. Sementara pada variabel hubungan faktor motivasi dengan kepatuhan perawat dalam penggunaan SOP terhadap pencegahan pasien jatuh di UPT Puskesmas Sibulue diperoleh nilai ρ=0,000< ∝ =0.05, ρ=0,001< ∝ =0.05, ρ=0,000< ∝ =0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan faktor motivasi dengan kepatuhan perawat dalam penggunaan SOP terhadap pencegahan pasien jatuh di UPT Puskesmas Sibulue.
Pengaruh Rebusan Air Cengkeh terhadap Penurunan Nyeri Asam Urat Pada Lansia di Puskesmas Pattiro Mampu Kecamatan Dua Boccoe Kabupaten Bone Hasriyanti; Fatmawati; Arni AR; Ruslang; Masrah Hasan
Jurnal Ilmiah Mappadising Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mappadising Volume 4 Nomor 1 Maret 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.971 KB) | DOI: 10.54339/mappadising.v4i1.320

Abstract

Everyone has uric acid in the body, because every normal metabolism produces uric acid. So that clove decoction can be used as a companion to modern medicine. Cloves have components or various chemical content that can reduce gout pain.The purpose of this study was to determine the effect of clove water decoction on reducing gout pain in the elderly at the Pattiro Able Public Health Center, Dua Boccoe District, Bone Regency in 2021. This type of research is a quantitative study using true experimental research with pre and post test control design. Data were collected through a questionnaire given to each respondent. The analysis test used the SPSS 22 computer program to assess the frequency statistical data and the Wilcoxon test on bivariate variables obtained the Asymp value. Sig. (2-tailed) on the clove water decoction variable, the value of = 0.000> = 0.05, so it can be concluded that there is an effect of clove water decoction on reducing gout pain in the elderly at the Pattiro Able Public Health Center, Dua Boccoe District, Bone Regency.The researcher's advice is for the elderly at the Pattiro Health Center to be able to diligently check their uric acid levels at the Pattiro Health Center and be able to avoid consuming foods that can increase uric acid levels so that pain does not occur due to increased uric acid. Abstrak Setiap orang memiliki asam urat di dalam tubuh, karena pada setiap metabolisme normal dihasilkan asam urat. Sehingga rebusan cengkeh dapat dijadikan sebagai pendamping pengobatan modern. Cengkeh mempunyai komponen atau berbagai kandungan bahan kimia yang dapat menurunkan nyeri asam urat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh rebusan air cengkeh terhadap penurunan nyeri asam urat pada lansia di puskesmas pattiro mampu kecamatan dua boccoe kabupaten bone tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan penelitian true eksperiment dengan desain penelitian pre dan post test control design. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada masing-masing responden. Uji analisis menggunakan program komputer SPSS 22 untuk menilai data statisitik frekuensi dan uji Wilcoxon pada variabel bivariat diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) pada variabel rebusan air cengkeh diperoleh nilai ρ=0,000> ∝ =0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh rebusan air cengkeh terhadap penurunan nyeri asam urat pada lansia di puskesmas pattiro mampu kecamatan dua boccoe kabupaten bone.Adapun saran peneliti yaitu bagi lansia di puskesmas pattiro mampu agar rajin memeriksakan kadar asam uratnya di puskesmas pattiro mampu dan menghindari mengkomsumsi makanan yang bisa meningkatkan kadar asam urat sehingga tidak terjadi nyeri yang diakibatkan peningkatan asam urat.
Penyuluhan PHBS dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Dusun Limporiattang Peduli Akan Buang Sampah pada Tempatnya Ruslang; Ambo Aming; Darwis; St. Rahma; Ani Fitriani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JurDikMas) Sosiosaintifik Vol 3 No 1 (2021): Jurdikmas Sosiosaintifik Volume 3 No. 1 Februari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.838 KB)

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu cara masyarakat untuk dapat menjaga kualitas kesehatannya. Dalam PHBS terdapat beberapa indikator yang dijadikan acuan dalam pelaksanaan PHBS salah satunya adalah tidak membuang sampah disembarang tempat atau disungai. Perilaku membuang sampah disembarang tempat dapat menmbulkan penyakit diare dan typoid yang rentan dialami oleh masyarakat terutama pada anak-anak. Sehingga penting untuk mengajarkan masyarakat untuk tidak membuang sampah disembarang tempat. Tujuan penyuluhan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Dusun Limporiattang, Desa Tadang Palie agar tidak membuang sampah sembarang tempat khususnya di sungai. Metode palaksanaan yang digunakan memberikan contoh pembuatan tempat sampah yang ramah lingkungan. Hasil pengabdian kepada masyarakat, ada beberapa masyarakat yang sudah membuat tempat sampah dan tidak membuang sampah disungai.
Penyuluhan PHBS Dalam Meningkatkan Pengetahuan Cara Cuci Tangan dengan Baik Dan Benar Ruslang; Riki Rusanda; Ade Sucitra Putri; Nirmawati Hamka; Renaldi; Ahmad Yani; Rizal Irfandi; Uswah Trywulan Syah; Nurcaya
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JurDikMas) Sosiosaintifik Vol 2 No 1 (2020): Jurdikmas Sosiosaintifik Volume 2 No. 1 Februari 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.508 KB)

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Dalam PHBS terdapat beberapa indikator yang diacukan dalam pelaksanaan penyuluhan PHBS .salah satunya Cuci tangan pakai sabun sebagai upaya preventif dalam melindungi diri dari berbagai penyakit menular . Mencuci tangan dengan air dan sabun dapat lebih efektif menghilangkan kotoran dan debu secara mekanis dari permukaan kulit dan secara bermakna mengurangi jumlah mikroorganisme penyebab penyakit seperti virus, bakteri dan parasit lainnya pada kedua tangan. Cuci tangan pakai sabun sebagai upaya preventif dalam melindungi diri dari berbagai penyakit menular. Cuci tangan menggunakan sabun dapat kita lakukan pada waktu-waktu berikut: sebelum menyiapkan makanan, sebelum dan sesudah makan, setelah BAK dan BAB, setelah membuang ingus, setelah membuang dan atau menangani sampah, kemudian setelah bermain/memberi makan/memegang hewan, serta setelah batuk atau bersin pada tangan kita. Cuci tangan pakai sabun yang dipraktikkan secara tepat dan benar merupakan cara termudah dan efektif untuk mencegah berjangkitnya penyakit. Mencuci tangan dengan air dan sabun dapat lebih efektif menghilangkan kotoran dan debu secara mekanis dari permukaan kulit dan secara bermakna mengurangi jumlah mikroorganisme penyebab penyakit seperti virus, bakteri dan parasit lainnya pada kedua tangan. Mencuci tangan dengan menggunakan air dan sabun dapat lebih efektif membersihkan kotoran dan telur cacing yang menempel pada permukaan kulit, kuku dan jari-jari pada kedua tangan. Tujuan penyuluhan ini untuk meningkatkan kesadaran siswa SD 94 Watampanua, agar tidak lagi salah dalam melakukan kebiasaan cici tangan dengan menggunakan sabun. Metode palaksanaan yang digunakan memberikan contoh cara cuci tangan yang benar dengan menggunakan sabun, ada beberapa siswa yang sudah menerapkan cuci tangan dengan benar menggunakan sabun
Deteksi Dini Stunting pada Anak Usia Sekolah di TK Baharuddin Kelurahan Tempe Kabupaten Wajo Ery Wardanengsih; Anugerah Yanuar Azis; Ikdafila; Yammar; Nirmawati Darwis; Fatmawati; Ruslang; Rizky Rahayu Amas; Hermawin; Siti Hardianti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JurDikMas) Sosiosaintifik Vol 4 No 1 (2022): Jurdikmas Sosiosaintifik Volume 4 No. 1 Februari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.715 KB) | DOI: 10.54339/jurdikmas.v4i1.410

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang sering dikaitkan dengan pertumbuhan dan perkembangan pada anak yaitu Stunting. Stunting merupakan kondisi yang terjadi dimana adanya masalah pada pertumbuhan anak yang sering disebabkan oleh faktor kekurangan gizi yang sudah kronis sehingga anak tampak lebih pendek dari anak seusianya. Maka dari itu, perlu dilakukan sebuah pemantauan pada anak untuk mengetahui apakah ada hambatan dalam pertumbuhannya sejak dini. Kegiatan deteksi dini dilaksanakan di TK Baharuddin Tempe Kelurahan Tempe Kabupaten Wajo. Proses pelaksanaannya yaitu dilakukan penyuluhan mengenai stunting pada orang tua siswa/siswi yang ada di TK Baharuddin Kelurahan Tempe Kabupaten Wajo, dan juga dilakukan pengukuran Tinggi Badan (TB) serta Berat Badan (BB) pada anak. Tujuan dilakukannya kegiatan ini yaitu untuk melakukan deteksi dini stunting pada anak serta untuk memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai pentingnya gizi pada anak sejak masih di dalam kandungan. Melalui kegiatan ini, diharapkan orang tua akan lebih memahami akan pentingnya asupan nutrisi pada anak.
Co-Authors Abd. Raziq Abdul Ba'iz Mus'ing Abdul Ba’iz Mus’ing Abdullah Haddade Abdullah, Ashari Ade Sucitra Putri Adhan, Muh. Agus Kurniawan B Agustin, Ananda Putri Ahmad Riadi Ahmad Yani Ahmad Yani Ailinnia, Tia Akbar, Zaidil Albiruni, Muh.Farhan Alfiyani, Lina Amaliah S, Muhammad Ambo Aming Ambo Upe Amir Imbaruddin Amir Imbaruddin, Amir Ananda Putri Agustin Andi Akbar Amin Andi St Nurazizah Akbar Andi Syahril Gunawan Angga Andriana Anggreni, Nuranisa Anugerah Anugerah Yanuar Azis Anugerah Yanuar Azis Anugerah Yanuar Azis Anugerah Yanuar Azis Aprilia Amir, Mirdah Aprilia, Andi Hafidha AR, Arni Arafah , Eka Hardianti Arni AR Arni AR Asnuddin Asnuddin AYU LESTARI Azis, Anugerah Yanuar Azizah, A. Nur B, Khaeriah B, Salmawati Barangkau Barangkau Barangkau, Barangkau Damayanda, Alvia Darwis Darwis, Nirmawati Devy Febrianti Dollah, Aris Sakkar Eka Hardianti Eka Hardianti Arafah Eka Hardianti Arafah Eri Wardanengsih Erwing Erwing Ery Wardanengsih Ery Wardanengsih Ery Wardanengsih Farman Fatmawai, Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Firda Sintia Fitriani Fitriani Fitriani Fitrianti Fitrianti, Fitrianti Haerunnisa Haerunnisa, Haerunnisa Halim Halim Halim, Halim Hasan, Masrah Hasdiani Nur, Fauziah Hasnidar Hasnidar Hasriani Hasriani, Hasriani Hasriyanti Hermawin Hermawin Holyness Nurdin Singadimedja Husni Nasir Ikdafila Ikdafila Ikdafila Ikdafila Ikdafila, Ikdafila Indah Raya Irfandi, Rizal Irmayani Irmayani Irsani Damayanti Islamia, Islamia Jayawarsa, A.A. Ketut Jumrah , Jumrah Junar, Wirdawati Khaeria Khaeriah B Khaeriah B Khaeriyah Adri Lili Suryani Lisna Lisna Lisna Lisna Mardhatillah Mariani, Syarifah Masrah Hasan Mien Burhanuddin Mikhrunnisai, Andi Monicha, Andi Muh. Hasbi Muh. Ilham Muhammad Arafah Muhammad Syarif, Muhammad Muliani Musdalifah Mustafa, Idarwati Mu’sing, Abdul Baiz Nia Febrianti Nirmawati Darwis Nirmawati Darwis Nirmawati Darwis Nirmawati Darwis Nirmawati Darwis Nirmawati Darwis Nirmawati Darwis Nirmawati Darwis Nirmawati Darwis Nirmawati Hamka Nismayanti Nur Aulia Hazzah Nur Azizah, A Nurcaya Nurcaya Nurcaya Nurcaya Nurdiana Nurdiana Nurfadilah Maulana S. Nurhaeda, Nurhaeda Nurhaedah Nurhaedah Nurhalisa, Nurhalisa Nurhikmah Paddiyatu, Nurhikah Puspita, Haswinda Putri Handayani Putri, Widya Kaharani Rahmah, Anindita Hasniati Rahwana, Rahwana Ramlan, Pratiwi Ratu Sulung, Andi Zhalzabila Regitha Cahya Putri W Renaldi Resti Oktavia Rifai, Triaman Riki Rusanda Riki Rusanda Rizky Rahayu Amas Rizky Rahayu Amas Rosdiana Rosdiana Samramadana, Muh Akram Santoso, Efrans Budi Selpiana Sintia, Firda Siti Hardianti Sri Hardianti Rosadi St. Nurjannah Rizkia Wahyuni Putri St. Rahma Sulistiani Jarre Sumini Sumini, Sumini Sunandar Said Suriani Suriani Surianti, Tetti Syah, Uswah Trywulan Syahruddin, A. Syahriyunita Syamsu Rijal Syamsuddin Tetti Surianti Tetti Surianti Tetti Surianti Tetti Surianti Tetti Surianti Tikirik, Wita Oileri Trywulan Syah, Uswah Uzizulloh, Muhammad Rafi Wardanengsih, Ery widya astuti Wijaya, Nurhikmah Wika Suriandani, Uray Winarti Winarti Wulansari, Eka Yakob, Asmirati Yammar Yammar Yammar, Yammar Yanuar Azis, Anugerah Yudi Rafial Hadi Zulkarnain Sulaiman