p-Index From 2021 - 2026
8.985
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Humanika : Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Socia : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial JURNAL ECONOMIA Jurnal Ilmiah WUNY Media Komunikasi FPIPS Jurnal Pendidikan Indonesia JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Manajemen Pendidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan POLYGLOT QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Manajemen Pendidikan Penelitian Kualitatif Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial NUANSA JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Edukasi IPS Journal of Social Studies (JSS) Jurnal Paedagogy The Innovation of Social Studies Journal Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Didaktika: Jurnal Kependidikan Seminar Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan Jurnal Wawasan Pendidikan ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial SOSEARCH : Social Science Educational Research Jurnal Ilmu Ekonomi dan Sosial (JIES) Jurnal Citra Pendidikan Publikasi Berkala Pendidikan Ilmu Sosial Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara Jurnal Ledalero Jurnal Citra Pendidikan Anak Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia Jurnal Inovasi Bisnis Indonesia (JIBI) Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Jurnal Ekonomi Bisnis dan Manajemen Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Indonesia JPK: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Pendidikan Progresif Jurnal Citra Pendidikan Edueksos: Journal Pendidikan Sosial dan Ekonomi Curricula: Journal of Curriculum Development Inovasi Kurikulum
Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMALISASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI MELALUI IMPLEMENTASI ASESMEN DIAGNOSTIK DI SMP Widiastuti, Anik; MR, Moh Irsyad Fahmi; Azizah, Primanisa Inayati; Kurniawan, Syamsul; Rohmah, Yunita Laila; Andjasmara, Adhietya Eka
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 5, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi masih belum sepenuhnya berjalan optimal dalam implementasinya di sekolah. Salah satu dasar yang dapat digunakan guru untuk merancang pembelajaran berdiferensiasi adalah dengan melakukan asesmen diagnostic. Penelitian ini bertujuan untuk menggali implementasi asesmen diagnostik untuk optimalisasi pembelajaran berdiferensiasi di SMP. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian dilakukan di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada semester gasal tahun ajaran 2025/2026. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi kepada guru IPS SMP kelas VII, VIII, dan IX. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) implementasi asesmen diagnostik untuk optimalisasi pembelajaran berdiferensiasi dilakukan melalui tahapan persiapan dan perencanaan, pelaksanaan asesmen diagnostik, analisis hasil asesmen, penyusunan strategi pembelajaran berdiferensiasi, implementasi pembelajaran berdiferensiasi, serta refleksi dan penyesuaian disertai tujuan dan rincian kegiatan masing-masing tahapan; 2) Optimalisasi pembelajaran berdiferensiasi dilakukan dengan identifikasi kebutuhan belajar peserta didik melalui asesmen diagnostic yang disertai tindak lanjut sesuai kategori kebutuhan. Temuan penelitian dapat menjadi rekomendasi bagi guru agar melakukan asesmen diagnostic terlebih dahulu sebagai dasar dalam merancang pembelajaran berdiferensiasi agar optimal, sehingga strategi pembelajaran yang diterapkan guru dapat memfasilitasi peserta didik dan sesuai dengan kebutuhan belajarnya.
Kearifan Lokal dalam Tradisi Sesaji Rewandha Sebagai Upaya Memperkuat Solidaritas Sosial Masyarakat di Kota Semarang Sri Rahmawati Rahayuningsih; Anik Widiastuti
Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpsn.v4i2.644

Abstract

Abstrak: Budaya sebagai sistem nilai dan praktik sosial menghadapi tantangan globalisasi yang berpotensi melemahkan solidaritas masyarakat. Dalam konteks ini, kearifan lokal melalui tradisi menjadi penting sebagai media pelestarian nilai dan penguatan kohesi sosial. Salah satu tradisi yang masih dilestarikan adalah Tradisi Sesaji Rewandha di Goa Kreo, Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi tersebut serta perannya dalam membentuk solidaritas sosial masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap informan yang dipilih secara purposive, meliputi tokoh adat, panitia pelaksana, masyarakat lokal, dan generasi muda yang terlibat dalam tradisi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik serta member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Sesaji Rewandha mengandung nilai gotong royong, kebersamaan, rasa syukur, dan pelestarian budaya yang diwujudkan dalam praktik sosial masyarakat. Nilai-nilai tersebut membentuk interaksi sosial yang intens, memperkuat kepercayaan, dan menciptakan solidaritas sosial. Selain itu, tradisi ini juga berkontribusi dalam pelestarian budaya, pendidikan sosial, dan pengembangan pariwisata. Dengan demikian, tradisi Sesaji Rewandha berperan sebagai mekanisme sosial yang mengintegrasikan nilai, praktik, dan solidaritas dalam kehidupan masyarakat.
Community Empowerment Through Sociopreneur-Based Creative Economy in the Jamu Kiringan Tourism Village, Bantul Anik Widiastuti; Ainun Habibah; Febronia Lelis K
Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia Vol. 4 No. 3 (2026): August
Publisher : PT. Tangrasula Tekno Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61896/jeki.v4i3.224

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemberdayaan masyarakat melalui ekonomi kreatif dengan pendekatan sociopreneuship di Desa Wisata Jamu Kiringan, Kabupaten Bantul. Desa ini memiliki potensi besar di sektor obat tradisional, yang terintegrasi dengan sektor pariwisata. Penlitian ini menawarkan pemahaman baru mengenai integrasi ekonomi kreatif dan sociopreneurship dalam pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal, yang masih jarang dikaji secara komprehensif dalam konteks desa wisata herbal di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian terdiri atas 8 orang yang dipilih secara purposive, mencakup pengelola desa wisata dan juga pengrajin jamu yang masih aktif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat di Kiringan telah berkembang secara organik melalui inisiatif lokal dan mekanisme sosial, dengan jumlah pengrajin mencapai 132 orang. Masyarakat telah mengembangkan beberapa inovasi produk, seperti ramuan herbal instan, sirup, dan es krim herbal, sebagai bagian dari upaya inovasi kreatif mereka. Meskipun telah berhasil meningkatkan pendapatan masyarakat, implementasi nilai-nilai ekonomi kreatif dan sociopreneuship masih menghadapi tantangan berupa rendahnya regenerasi generasi muda, keterbatasan kemampuan pemasaran digital, serta infrastruktur pendukung yang belum memadai. ABSTRAct This study aims to examine community empowerment through the creative economy using a sociopreneurship approach in the Jamu Kiringan Tourism Village, Bantul Regency. This village has great potential in the traditional medicine sector, which is integrated with the tourism sector. This study offers new insights into the integration of the creative economy and social entrepreneurship in the development of tourism villages based on local wisdom a topic that has rarely been comprehensively studied in the context of herbal tourism villages in Indonesia. The study employs a qualitative descriptive approach using the case study method. The research informants consisted of 8 individuals selected through purposive sampling, including tourism village managers and active herbal medicine artisans. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and were then analyzed using the Miles & Huberman interactive model. The results indicate that community empowerment in Kiringan has developed organically through local initiatives and social mechanisms, with the number of artisans reaching 132. The community has developed several product innovations, such as instant herbal concoctions, syrups, and herbal ice cream, as part of their creative innovation efforts. Although these innovations have successfully increased community income, the implementation of creative economy and social entrepreneurship principles still faces challenges in the form of low participation among the younger generation, limited digital marketing capabilities, and inadequate supporting infrastructure.
Sosiopreneurship Berbasis Inovasi Produk Lokal Kopi Daun Kelor Kelopi On Wheels Virnanda Septiana Putri; Ahmad Fikri Aryaputra; Anik Widiastuti
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 3 (2026): Juli : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i3.1800

Abstract

. Sociopreneurship has become a strategic concept in inclusive economic development in Indonesia, particularly in integrating social missions with sustainable business models. This article aims to examine the implementation of sociopreneurship at Kelopi On Wheels through the innovation of coffee made from Moringa oleifera leaves, which has proven to be able to increase community empowerment, especially women's farmer groups (KWT), and provide tangible socio-economic impacts for local communities. This research uses a descriptive qualitative approach with documentation study methods and in-depth interviews with the founder of Kelopi On Wheels as the main informant. The results of the study indicate that Kelopi On Wheels has succeeded in developing an innovative product based on local potential that combines coffee drink trends with a healthy lifestyle, while addressing social issues such as stunting and low nutritional consumption in the community. A strategic partnership with KWT Nglipar Village, Gunungkidul Regency, strengthens the inclusive value chain in the supply of raw materials. Despite facing challenges such as low consumer literacy and market preference for conventional coffee, the social innovation promoted by Kelopi On Wheels serves as a relevant and replicable sociopreneurship model in the context of community-based economic development.
Sosiopreneurship Berbasis Inovasi Produk Lokal Kopi Daun Kelor Kelopi On Wheels Virnanda Septiana Putri; Ahmad Fikri Aryaputra; Anik Widiastuti
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 3 (2026): Juli : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i3.1800

Abstract

. Sociopreneurship has become a strategic concept in inclusive economic development in Indonesia, particularly in integrating social missions with sustainable business models. This article aims to examine the implementation of sociopreneurship at Kelopi On Wheels through the innovation of coffee made from Moringa oleifera leaves, which has proven to be able to increase community empowerment, especially women's farmer groups (KWT), and provide tangible socio-economic impacts for local communities. This research uses a descriptive qualitative approach with documentation study methods and in-depth interviews with the founder of Kelopi On Wheels as the main informant. The results of the study indicate that Kelopi On Wheels has succeeded in developing an innovative product based on local potential that combines coffee drink trends with a healthy lifestyle, while addressing social issues such as stunting and low nutritional consumption in the community. A strategic partnership with KWT Nglipar Village, Gunungkidul Regency, strengthens the inclusive value chain in the supply of raw materials. Despite facing challenges such as low consumer literacy and market preference for conventional coffee, the social innovation promoted by Kelopi On Wheels serves as a relevant and replicable sociopreneurship model in the context of community-based economic development.
PERAN SOCIOPRENEUR DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENGUATAN EKONOMI LOKAL MELALUI USAHA INGKUNG DJAWA WAROENG NDESSO Anik Widiastuti; Maratus Sholihah; Meiliani Aulia
Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : PT. Tangrasula Tekno Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61896/jeki.v4i2.167

Abstract

ABSTRAK Indonesia merupakan negara yang kaya akan potensi ekonomi kreatif dan kearifan lokal yang menjadi penopang utama perekonomian di tengah era globalisasi. Salah satu bentuk nyata dari ekonomi ini adalah munculnya fenomena sociopreneur yang mengintegrasikan profit bisnis dengan pemberdayaan komunitas, seperti yang dilakukan usaha Ingkung Djawa Waroeng nDesso di Bantul. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis peran sociopreneur dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal melalui studi kasus usaha Ingkung Djawa Waroeng nDesso di Kabupaten Bantul. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran sociopreneur dalam pemberdayaan masyarakat diwujudkan melalui perekrutan tenaga kerja lokal, pemberian kesempatan kerja yang inklusif, serta peningkatan keterampilan sumber daya manusia di lingkungan sekitar. Selain itu, praktik sociopreneur juga berkontribusi dalam penguatan ekonomi lokal melalui penggunaan bahan baku dari peternak setempat, peningkatan pendapatan masyarakat, serta berkembangnya sentra usaha kuliner tradisional di Desa Guwosari. ABSTRACT Indonesia is a country rich in creative economic potential and local wisdom, which serve as the main pillars of the economy in the era of globalization. One tangible manifestation of this economy is the emergence of the sociopreneur phenomenon, which integrates business profits with community empowerment, as exemplified by the Ingkung Djawa Waroeng nDesso business in Bantul. The objective of this study is to analyze the role of social entrepreneurs in community empowerment and the strengthening of the local economy through a case study of the Ingkung Djawa Waroeng nDesso business in Bantul Regency. The research method employed is qualitative descriptive, utilizing data collection techniques such as in-depth interviews, participatory observation, and documentation. The results of the study indicate that the role of social entrepreneurs in community empowerment is realized through the recruitment of local labor, the provision of inclusive employment opportunities, and the enhancement of human resource skills in the surrounding community. Additionally, social entrepreneurship practices also contribute to the strengthening of the local economy through the use of raw materials from local farmers, increased community income, and the development of a traditional culinary business hub in Guwosari Village.
Sociopreneurship dalam Penguatan Ekonomi Kreatif Berkelanjutan: Studi pada Jogja Life Cycle Talitha Tiara Anindya; Zalfa Alya Faradila; Aura Rahmi Faadillah; Anik Widiastuti
Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : PT. Tangrasula Tekno Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61896/jeki.v4i2.168

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya permasalahan limbah plastik, khususnya tutup botol, yang belum dimanfaatkan secara optimal, padahal memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran sociopreneurship dalam penguatan ekonomi kreatif berkelanjutan melalui studi kasus Jogja Life Cycle (JLC) di Yogyakarta. Kajian pustaka mencakup teori sociopreneurship, ekonomi kreatif, dan ekonomi berkelanjutan yang didukung penelitian terdahulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Sumber data primer diperoleh dari wawancara pemilik JLC, sedangkan data sekunder berasal dari kajian literatur relevan. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JLC mampu mengolah limbah plastik HDPE dan LDPE menjadi produk kreatif bernilai ekonomi tinggi sekaligus memberdayakan masyarakat, terutama ibu- ibu bank sampah dan tenaga kerja muda. Temuan ini menunjukkan bahwa sociopreneurship mampu mengintegrasikan tujuan ekonomi, sosial, dan lingkungan secara seimbang. Secara teoritis, kajian ini memperkuat konsep ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan pembangunan berbasis komunitas yang menekankan nilai sosial serta keberlanjutan, bukan hanya keuntungan. Secara praktis, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sociopreneurship dapat diterapkan sebagai model usaha masyarakat yang produktif, inklusif, dan ramah lingkungan melalui dukungan pelatihan, pendampingan, akses modal, dan penguatan usaha lokal. ABSTRACT This study was motivated by the growing problem of plastic waste, particularly bottle caps, which have not been optimally utilized despite their significant potential for the development of a sustainable creative economy. The objective of this study is to analyze the role of sociopreneurship in strengthening a sustainable creative economy through a case study of Jogja Life Cycle (JLC) in Yogyakarta. The literature review covers theories of sociopreneurship, the creative economy, and sustainable economy, supported by prior research. This study employs a qualitative approach using the case study method. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. Primary data sources were obtained from interviews with the owner of JLC, while secondary data came from relevant literature reviews. The data analysis technique used the Miles & Huberman interactive model. The results of the study indicate that JLC is capable of processing HDPE and LDPE plastic waste into high-value creative products while empowering the community, particularly women in waste banks and young workers. Theoretically, this study reinforces the concepts of the creative economy, the green economy, and community-based development, which emphasize social value and sustainability rather than merely profit. In practice, the findings of this study indicate that sociopreneurship can be implemented as a productive, inclusive, and environmentally friendly community business model through support in the form of training, mentoring, access to capital, and the strengthening of local businesses.
GUDEG YU DJUM DALAM PERSPEKTIF EKONOMI KREATIF: KAJIAN SOCIOPRENEURSHIP DAN PEMBERDAYAAN TENAGA KERJA DAERAH INOVASI PENGEMASAN Aqilah Laila Azkiya; Isna Khoirun Nisa; Anik Widiastuti
Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : PT. Tangrasula Tekno Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61896/jeki.v4i2.174

Abstract

ABSTRAK Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya ekonomi kreatif serta sociopreneurship dalam industri kuliner tradisional. Ekonomi kreatif dinilai penting dalam industri kuliner tradisional untuk dapat mengemas kuliner tradisional menjadi lebih modern, menarik dan mempunyai nilai jual tinggi,  sementara sociopreneurship juga penting untuk agar jalannya usaha tersebut tidak hanya bergerak dalam mencari uang tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal dan melestarikan warisan kuliner.  Penelitian ini membahas mengenai inovasi pengemasan pada produk Gudeg Yu Djum, dan bagaimana Gudeg Yu Djum dapat mempertahankan industri kuliner tradisionalnya melalui ekonomi kreatif sekaligus dapat memberi dampak sosial bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana Gudeg Yu Djum mengembangkan inovasi pengemasan dalam perspektif ekonomi kreatif serta menganalisis bagaimana sociopreneurship dapat diterapkan pada industri kuliner gudeg Yu Djum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pengemasan berupa vakum dan kaleng yang dilakukan oleh Gudeg Yu Djum mampu meningkatkan nilai tambah produk serta memperluas pangsa pasar sebagai bentuk penerapan ekonomi kreatif. Selain itu, aspek sociopreneurship tercermin melalui pemberdayaan tenaga kerja lokal dan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. ABSTRACT The background of this research is the importance of the creative economy and sociopreneurship in the traditional culinary industry. The creative economy is considered important in the traditional culinary industry to be able to package traditional culinary to be more modern, attractive and have high sales value, while sociopreneurship is also important to exist so that the business is not only engaged in making money but also empowering local communities and preserving culinary heritage. This study discusses packaging innovation in Gudeg Yu Djum products, and how Gudeg Yu Djum can maintain its traditional culinary industry through the creative economy while also being able to provide social impacts for the surrounding community. This study was conducted with the aim of determining how Gudeg Yu Djum develops packaging innovation from a creative economy perspective and analyzing how sociopreneurship can be applied to the Yu Djum gudeg culinary industry. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques used include interviews, observation and documentation. The results show that the packaging innovations in the form of vacuum and cans carried out by Gudeg Yu Djum are able to increase the added value of the product and expand market share as a form of implementing the creative economy. In addition, the sociopreneurship aspect is reflected through the empowerment of local workers and contributions to improving the welfare of the surrounding community.
Evaluation of The Implementation of The Independent Teaching Platform (PMM) Class VIII Social Studies Education Subjects at SMP Negeri Pontianak Selatan Metro Lingga; Anik Widiastuti; Taat Wulandari
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 10, No 1 (2025): Volume 10 Number 1, 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jetl.v10i1.5805

Abstract

Evaluation of educational programs is very important to determine the success of program implementation and determine future improvements. Platform Merdeka Mengajar (PMM) provides opportunities for all teachers in Indonesia to continue learning and developing their competencies, whenever and wherever teachers are. This study aims to examine and analyze in depth the use of the Merdeka Mengajar Platform for the social studies learning process in grade VIII Junior High School in South Pontianak District. This type of research uses the Mixed Methods Explanatory Design research method. A combination of quantitative research with a qualitative approach. Data collection techniques through expert-validated questionnaires, observations, interviews and documentation studies. The results of the study found that the benefits of PMM felt by 85.71% of social studies teachers of SMP Negeri se Kecematan Pontianak Selatan were to obtain inspiration, reference and understanding in preparing for the social studies learning process. Teachers are motivated to continue learning, teaching and creating through the built environment at PMM. So, the results of this evaluation are expected to be the basis for further improvement and development in an effort to improve the effectiveness of the PMM program in the future.
IMPLEMENTASI NILAI SOCIOPRENEURSHIP PADA UMKM GETHUK GORENG DANMO UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN EKONOMI MASYARAKAT Nabila Fadilah Zhafarina; Nisa Trilestari; Anik Widiastuti
Jurnal Inovasi Bisnis Indonesia (JIBI) Vol. 3 No. 4 (2026): June
Publisher : PT. Tangrasula Tekno Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61896/jibi.v3i4.242

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh besarnya peran UMKM dalam mendorong kesejahteraan masyarakat serta pentingnya penerapan pendekatan sociopreneurship yang menggabungkan tujuan ekonomi dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi nilai sociopreneurship pada UMKM Gethuk Goreng Danmo dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar. Kajian ini mengacu pada konsep UMKM, kewirausahaan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta inovasi produk dan strategi pemasaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan informan penelitian adalah owner Gethuk Goreng Dannmo yang dipilih secara purposive karena memiliki pengetahuan menyeluruh mengenai sejarah usaha, pengelolaan bisnis, serta dampak sosial ekonomi usaha terhadap masyarakat sekitar. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri, keabsahan datanya menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik, dan teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Gethuk Goreng Danmo mampu memberdayakan masyarakat melalui penyediaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, serta mendorong aktivitas ekonomi di lingkungan sekitar. Selain itu, temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan nilai sociopreneurship berkontribusi terhadap keberlanjutan usaha sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kata Kunci: Sociopreneurship, UMKM, Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat ABSTRACT This research is motivated by the significant role of MSMEs in promoting community welfare and the importance of implementing a sociopreneurship approach that combines economic and social objectives. This study aims to examine the implementation of sociopreneurship values in Gethuk Goreng Danmo MSMEs and their impact on the welfare of the surrounding community. This study refers to the concept of MSMEs, social entrepreneurship, community empowerment, as well as product innovation and marketing strategies. The research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The research informant is the owner of Gethuk Goreng Dannmo was selected using purposive sampling due to their comprehensive knowledge of the business’s history, management, and socio-economic impact on the local community.. The research instrument is the researcher himself, the validity of the data uses source triangulation and technical triangulation, and the data analysis technique uses the interactive model of Miles and Huberman. The results of the study indicate that Gethuk Goreng Danmo MSMEs are able to empower the community by providing employment, increasing income, and encouraging economic activity in the surrounding environment. In addition, these findings indicate that the application of sociopreneurship values contributes to business sustainability as well as improving community welfare. Keywords: Sociopreneurship, UMKM, economic welfare of society
Co-Authors -, Lailatussakdiah Abshor, Faqih Ulil Agata, Jovita Wahyu Agatha Saputri Agus Riadi Agus Sudarsono Agustina Tri Wijayanti Ahmad Fikri Aryaputra Ahmed, Touheed Aina, Farin Nurul Ainun Habibah Aji, Sawaldi Waskito Alfi Lakhana Labib Alfiyani, Nur Alvionita Sekar Nur Jayanti Amelia Eka Hariani Amelia Nurulisa Amika Wardana Anandari, Yeni Apriana Anastasya Korokai Andjasmara, Adhietya Eka Anggit Maulud Dina Anissa Siti Nurhayati Annas, Amarudin Aqilah Laila Azkiya Ardi Mahmudin Aziz Ardiantoro, Ardiantoro Arifin, Ahmad Zaenal Aura Rahmi Faadillah Ayudiana, Tista Veris Bhismantara, Bramanti Sancaka Bidayatul Hidayah Bilqist, Nabila Putri Bima Purba Budiman - Conita Nilal Muna Daffa Fakhri Maulana Daffa Raihan Allamsyah Deo Varas Desy Safitri Diana Ayu Pamungkas Dina, Anggit Maulud Dinda Dwi Utami Disman Disman Disman, Disman Edwanto, Maulidia Nuraini Eki Yulia Susanti Elisa Prima Sari Elsa Aulia Emir Arrasyid Endang Mulyani Erlang Dwi Fitrianta Fadli, Muhammad Rijal Fahira, Sausan Azzah Fahma Fitroti Fahmi Kurniawan Kurniawan Fahmi MR, Moh Irsyad Farida Nurul Azizah Faujian, Ares Febriani, Putri Febronia Lelis K Felicia Anastasya Putri Fikrar rahma Syah Putra Ghaisani, Larasati Glori Sonata Damayanti Purba Hadisaputra Hadisaputra Hanum Putri Rahmadewi Hartati, Putri Ria Indah Hawa Putri Zulfarani Hety Mustika Ani Ines Alifah Wachidatun Chasanah Intan Nur’ainiza Sitorus Irwansyah, Parulian Iskandar, M. Yakub Isna Khoirun Nisa Karmel, Febronia Lelis Khotrunada, Vida Korokai, Anastasya Kurniawan, Fahmi Kurniawan Kusumaningrum, Khafifah Novitasari Kusumawati, Astrian Lilia Pasca Riani M Dihan M. Khoiri Nursalim M.R., Moh. Irsyad Fahmi Maratus Sholihah Marhumah Marhumah Meiliani Aulia Melati, Ersa Metro Lingga Moh Irsyad Fahmi MR Mohammad Syawaludin MR, Moh. Irsyad Fahmi Muna, Nuzaela Nafisatul N Alfiana Nabila Fadilah Zhafarina Najla Labibah Alfath Nana Supriatna Nasiwan nasiwan Nikmah, Mila Kholidatun Nisa Trilestari Noveles, Aditya Indit nurul khotimah Pajar Hatma Indra Jaya Poerwanti Hadi Pratiwi Prawoto, Sri Bagus Wahyu Primanisa Inayati Azizah Pujianto - Purwaningsih , Dyah Putri, Milka Aletea Eka Rahma Talita Syahada Rahmah, Nida'ur Rahmawati, Mita Danik Raras Gistha Rosardi Ridho Ryanto Riko Septiantoko Rizal Dhiky Hermawan Rohmah, Yunita Laila Rokhim, Hanif Nur Ruhama, Ashfia S Sukidin Saliman Saliman Saliman Saliman Saliman Saliman Salma Durrotunnisha Samsudin, Norsamsinar Satriyo Wibowo Sekarini, Onitiya Septiawan, Wahyu Setiawan, Johan Seviana, Ranida Shahzeb, Shahzeb Siregar, Firda Siti Nurbayani Siti Nurbayani K Sofia Mumtaz Sri Rahmawati Rahayuningsih Sudrajat Sudrajat Sudrajat Sudrajat Sulistia Safitri Supardi Supardi Susanti, Afifah Rizqi Aida Suwarjo Suwarjo Syamsul Kurniawan Syifa Miftahul Amalia Syukri Fathudin Achmad Widodo Taat Wulandari Talitha Tiara Anindya Tantia Amanda Tasya Lutfiah Virnanda Septiana Putri Wahyudi Wahyudi Wahyuni, Yuyun Sri Wening Nur Fadhillah Wijayanti, Hendrika Tri Yaacob, Norazlan Hadi Yuyun Puspita Ningtyas Yuyun Sri Wahyuni Zalfa Alya Faradila Zulfaa Nabila Fauziyyah