Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Petanian Berbasis Irigasi Tetes Di Sekitar Wilayah Penyangga KEK Mandalika: drip Irrigation Negara, I Dewa Gede Jaya; Anid Supriyadi; Lalu Wirahman Wiradarma; Agustono Setiawan; I Dewa Made Alit Karyawan; I Wayan Yasa; Heri Sulistiyono; Humairo Saidah; M Bagus Budianto; Dewandha Mas Agastya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.10705

Abstract

Pada setiap musim kemarau diwilayah Pujut yang merupakan wilayah Penyangga KEK Mandalika sering mengalami kekurangan air, sehingga banyak lahan pertanian yang nganggur, sementara itu kebutuhan akan bahan pangan terus meningkat. Kebiasaan Masyarakat melakukan irigasi dengan cara-cara tradisional seperti cara penggenangan yang mengakibatkan penggunaan air tersebut menjadi boros perlu segera diakhiri, agar kegiatan pertanian disekitar KEK Mandalika terus dapat berjalan dengan baik. Untuk hal itu maka dalam upaya meningkatkan efisiensi air atau air irigasi yang ada, perlu dilakukan dengan cara-cara irigasi yang lebih teknis dan efisien seperti dengan penggunaan system tetes, agar potensi air yang lada dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menjaga keberlanjutan kegiatan pertanian disekitar KEK Mandalika. Penyuluhan dan pelatihan guna penguatan pertanian berbasis irigasi tetes yang efisien di sekitar KEK Mandalika sangat perlu dilakukan, agar dukungan terhadap ketahanan pangan Masyarakat dalam jangka pendek dan jangka panjang dapat segera dilakukan. Hasil kegiatan tahapan awal survey, tahap penyuluhan irigasi tetes sebagai penguatan irigasi yang efisien pada peserta dan tahap pelatihan pembuatan jaringan irigasi tetes bertingkat menggunakan bahan pipa pvc, pipa NTF, emitter, tanah, kompos, polybag dan peralatan kerja. Pada setiap tahapan kegiatan dilakukan diskusi dan tanyajawab, akhir kegiatan dilakukan pelatihan usahatani dengan irigasi tetes di lokasi masyarakat. Pengabdian ini telah menyuluhkan irigasi tetes pada 15 petani produktif, membuat contoh penggunaan irigasi tetes dilakukan pada lokasi sekitar kantor desa, agar nantinya pembelajaran bagi masyarakat dilokasi tersebut. Pelatihan telah memberi wawasan bertani yang sederhana dan efisien air pada warga setempat, sehingga nantinya dapat membantu cara pemberian irigasi ke tanaman.
Upaya Mendukung Pencapaian SDGs-13 melalui Edukasi dan Upaya Adaptasi terhadap Kekeringan Pertanian di Desa Batu Rimpang Saidah, Humairo; Yasa, I Wayan; Budianto, M. Bagus; Salehuddin; Supriyadi, Anid; Hasyim; Karyawan, I Dewa Made Alit; Negara, I Dewa Gede Jaya; Rohani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.11032

Abstract

Climate change has had a real impact on the agricultural sector, especially in rural areas where the majority of the population depends on agriculture. This community service activity was carried out in Batu Rimpang Village as an academic contribution to enhance community resilience in facing the impacts of climate change through education and the application of water-saving irrigation technology. This program focused on socializing the climate change impacts, followed by hands-on training in installing sprinkler irrigation systems as a simple but effective solution so that farmers can continue to cultivate their land in the limited water availability. The socialization session was carried out interactively and continued with installing sprinkler practice so that participants could understand the technical aspects and benefits of the irrigation system that had been implemented. The training went orderly, attended by around 20 farmers who showed high enthusiasm in each session. This activity has not only increased community’s understanding of climate change adaptation, but also encouraged local initiatives to adopt more efficient and environmentally friendly technologies. It is hoped that this initiative will contribute to the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs)-13 on climate action by increasing the adaptive capacity of communities, thereby reducing the potential impacts of climate change in Batu Rimpang village.
Kebutuhan Dimensi Sumur Resapan untuk Pemukiman Padat di Kelurahan Mandalika Kota Mataram Saidah, Humairo; Sulistiyono, Heri; Wiradarma, Lalu Wirahman
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 11 No. 2 (2025): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v11i2.866

Abstract

The rapid development of residential areas in Mataram City has led to significant changes in land use, potentially increasing surface runoff and causing issues such as surface ponding and localized flooding. One feasible solution to mitigate these impacts is the construction of infiltration wells as a form of sustainable and environmentally friendly drainage infrastructure. This study aims to provide technical guidance to the community in one of the densely populated sub-districts of Mataram City for determining the appropriate dimensions of rainwater infiltration wells based on field data. The design rainfall was estimated through frequency analysis using a normal distribution. Rainfall intensity was calculated using the Mononobe method, and runoff discharge was analyzed using the Rational method. Infiltration wells were then designed using the Sunjoto method and applied to residential units in the Mandalika Subdistrict, with variations in building area and land area (LB/LT) ranging from 24/60 to 60/70 square meters. Based on soil testing, the study area has an average soil permeability coefficient of 3.16 cm/hour and an average groundwater table depth of 2.45 meters. The results of the analysis for various house types from small to large, if the well is circular Ø 1.0 meters, then each house needs 1 well with a depth of between 1.14 meters to 1.97 meters, while for a well Ø 0.8 meters, it requires 1 well with a depth (H) between 1.76m to 3.03m. Especially for houses with a roof area of more than 60m2, a well with Ø 0.8 meters requires a depth exceeding the local groundwater level so it is recommended to make 2 or can also use Ø 1.0 meters. The dimensions of the well have been in accordance with the capacity requirements based on rainfall and the position of the local groundwater level.
SOSIALISASI ANALISIS RANGKAIAN LISTRIK DASAR KEPADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 7 MATARAM Putra, I Ketut Perdana; Seniari, Ni Made; Adnyani, Ida Ayu Sri; Muljono, Agung Budi; Natsir, Abdul; Supriyatna; Dharma S, Bagus Widhi; Saidah, Humairo
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2483

Abstract

Mahasiswa jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram, adalah alumni dari beberapa Sekolah Menengah Atas dari dalam dan dari luar kota Mataram. Mahasiswa tersebut di semester 2 kesulitan dalam menganalisis rangkaian listrik, akibat kurang memahami elemen dirangkai seri atau pararel dalam rangkaian listrik. Masalah ini menyebabkan mahasiswa sulit memahami berbagai metode analisis rangkaian listrik, memerlukan lebih banyak pertemuan dan penugasan mahasiswa. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMN 7 di Mataram dalam analisis rangkaian listrik melalui metode peragaan. Pembelajaran rangkaian listrik juga bertujuan untuk memberikan pemahaman hukum-hukum dasar dan metode analisis rangkaian listrik, meningkatkan nilai pelajaran Fisika, meningkatkan nilai SBMPTN ataupun SNMPTN. Metode yang digunakan adalah melalui pembelajaran dengan menjelaskan elemen-elemen, hukum-hukum dan metode analisis rangkaian listrik, serta cara mengidentifikasi elemen terhubung seri dan pararel dengan metode peragaan. Untuk mendapatkan indikator pemahaman siswa sebelum dan setelah pembelajaran, siswa diberikan 14 soal rangkaian listrik. Sebelum penyampaian materi rangkaian listrik dengan peragaan, dari 33 orang siswa dengan 14 soal, total soal yang dapat dikerjakan dengan benar oleh seluruh siswa adalah 16 soal. Setelah penyampaian materi siswa diberikan soal yang sama, dan jawaban total jawaban siswa yang benar adalah 387 soal. Prosentase peningkatan pemahaman siswa tentang materi rangkaian listrik secara kuantitatif meningkat sebesar 80,31 %. Siswa mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, aktif melaksanakan tanya jawab, yang mengindikasikan bahwa materi yang disampaikan menarik dan bermanfaat. Pihak pengelola sekolah dan guru kelas juga mendukung kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan. Kegiatan pembelajaran rangkaian listrik dengan peragaan memberikan manfaat untuk siswa dan sekolah.
Budidaya Jamur Janggel sebagai Upaya Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Jagung di Desa Sukarema Kecamatan Lenek Kabupaten Lombok Timur Hasyim; Rohani; I Dewa Made Alit Karyawan; I Dewa Gede Jaya Negara; I Wayan Yasa; Humairo Saidah; Made Mahendra; I Wayan Suteja; Salehudin; IAO Suwati Sideman; Ratna Yuniarti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11062

Abstract

Sebagian besar masyarakat desa Sukarema memiliki mata pencaharian sebagai petani. Selain menanam padi untuk kebutuhan pribadi, petani di desa Sukarema juga menanam jagung untuk dijual dalam keadaan sudah dikeringkan dan dipipil. Jagsung yang sudah dipipil menghasilkan limbah berupa bonggol (janggel) jagung yang biasanya dikemas ke dalam karung kemudian dijual dengan harga lima ribu rupiah per karungnya. Hal inilah yang mendasari munculnya program kerja budidaya jamur janggel sebagai upaya untuk mengoptimalisasikan pemanfaatan bonggol (janggel) jagung untuk menaikkan nilai ekonomi dari janggel jagung tersebut. Budidaya jamur janggel membutuhkan bahan – bahan penunjang pertumbuhan jamur seperti urea, bekatul, dan ragi tape. Pembuatan media tanam budidaya jamur janggel ini menggunakan beberapa perlakuan yang berbeda untuk melihat perbandingannya. Hasilnya, penggunaan nutrisi yang tepat sangat mepengaruhi pertumbuhan jamur janggel.
Pemanfaatan Sampah Anorganik Menjadi Ecobrik Sebagai Upaya Mengurangi Sampah Plastik Di Desa Pemepek Kabupaten Lombok Tengah Rohani; I Dewa Made Alit Karyawan; Hasyim; I Wayan Suteja; I Dewa Jayanegara; Ratna Yuniati; IAO Suwati Sideman; Salehudin; Humairo Saidah; I Wayan Yasa
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11271

Abstract

Ecobrick sebagai salah satu inovasi pengelolaan sampah dengan memanfaatkan sampah anorganik menjadi benda yang berguna yang telah dipraktikkan di Desa Pemepek, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah. Sampah plastik (anorganik) merupakan sampah yang mendominasi timbunan sampah di Desa Pemepek. Berbagai program yang efektif telah dilaksanakan dalam menunjang program ecobrick agar menyentuh berbagai lapisan masyarakat, dimulai dari anak-anak yang programnya ditujukan kepada anak-anak Sekolah Dasar. Remaja juga banyak yang ikut berpartisasi dalam pembuatan ecobrick, kemudian pendemonstrasian pembuatan ecobrick juga ditujukan untuk ibu/bapak masyarakat desa Pemepek, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah. Dengan keikutsertaan semua lapisan masyarakat memungkinkan program ecobrick ini berjalan lancar, sehingga memberi dampak yang baik dan berkelanjutan di Desa Pemepek. Hadirnya inovasi ecobrick ini, menjadi salah satu langkah kreatif yang berguna untuk masyarakat Desa Pemepek, baik itu mengurangi sampah plastik, meningkatkan kreativitas masyarakat, bahkan inovasi ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Dengan adanya pengabdian tentang pemamfaatan sampah anorganik menjadi benda yang berguna dan bermanfaat dengan metode ecobrick akan memberikan pengetahuan kepada pembaca dan masyarakat terutama masyarakat Desa Pemepek terkait salah satu cara mengelola sampah anorganik
Sosialisasi Perkerasan Ramah Lingkungan di Desa Medana Kecamatan Tanjung Yasa, I Wayan; Alit, I Dewa Made; Wiradarma, Lalu Wirahman; Sideman, Ida Ayu Oka Suwati; Setiawan, Agustono; Jayanegara, I Dewa Gede; Saidah, Humairo; Hasyim; Agastya, Dewandha Mas; Bawu, Mario Alfredo
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11415

Abstract

Pembagunan permukiman dan pusat-pusat perekonomian di Desa Medana mengalami pertumbuhan yang sangat pesat seiring dengan perkembangan kabupaten Lombok Utara sebagai kabupaten baru. Semua aspek berkembang sangat cepat seperti permukiman, pertokoan, perkantoran maupun tempat-tempat pariwisata. Berbagai kebutuhan sarana dan prasarana penunjang pertumbuhan perkotaan tersebut seperti parkir, jalan, sistem dranase, pembuangan limbah, air bersih dan telokomunikasi. Salah satu dampak dari pertumbuhan tersebut yaitu penggunaan perkerasan permukaan lahan dengan menggunakan asphlat, beton serta paving block. Penggunaaan perkerasan tersebut yang rata-rata kedap air akan menyebabkan kecilnya volume air yang masuk ke dalam tanah sehingga menyebabkan terjadinya banjir, genangan dan turunnya permukaan air tanah. Dalam upaya mengurangi permasalah tersebut sangat diperlukan adanya inovasi sistem perkerasan ramah lingkungan yang tetap memberikan konstribusi terhadap air bawah permukaan, mengurangi banjir, konservasi air serta menjaga siklus air permukaan dan bawah permukaan. Pemanfaatan sistem perkerasan grass block paving atau dengan grass block dengan pengisi material alam (batu pecah atau coral) akan dapat mengurangi terjadinya genangan atau banjir, dimana air limpasan permukaan akan masuk kedalam tanah melalui pori paving block. Sehingga dengan demikian limpasan dapat dikurangi dan air yang masuk menjadi infiltrasi akan selalu tetap dijaga. Pelaksanaan pengabdian diikuti oleh seluruh perangkat desa, masyarakat, tokoh masyarakat, karang taruna, serta mahasiswa kuliah kerja nyata Universitas Mataram
Sosialisasi Potensi Bencana dan Rekomendasi Mitigasi Kawasan Destinasi Air Terjun di Desa Santong, Kabupaten Lombok Utara Karyawan, I Dewa Made Alit; Rohani; Hasyim; Jayanegara, I Dewa Gede; Salehudin; Saidah, Humairo; Yasa, I Wayan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11475

Abstract

Santong Village, located in North Lombok Regency, has a very potential waterfall tourist attraction. However, this area is also prone to natural disasters such as landslides and flash floods. To improve public understanding of these risks, disaster mitigation socialization activities were carried out aimed at building a protection strategy for waterfall tourist destinations. This activity involved mapping potential risks, collaboration with KKN PMD students and the community, and synergy between agencies to ensure tourism management that is in line with environmental conservation principles. The main focus of this activity is to foster community preparedness and prepare recommendations for disaster mitigation policies that are oriented towards the sustainability and safety of tourist destinations. The implementation process begins with the preparation stage, including preparing an activity plan, forming an implementation team, coordinating with the village government, preparing supporting instruments, reviewing literature, and managing permits. After that, socialization materials were prepared starting from collecting primary and secondary data through interview methods, field observations, and document reviews. The data obtained was analyzed to identify potential threats, response capacity, and develop appropriate mitigation strategies. The socialization was carried out by presenting speakers from the Unram Community Service Team and the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of North Lombok Regency, and inviting community participation from various village elements. This activity was also equipped with the delivery of materials, visual presentations, and evaluations in the form of pre- and post-tests to assess the participants' understanding. The activity with participants from village officials and the community with a participation rate reaching 80%. The material presented included a general description of the village, the potential for waterfall tourism, and various disaster risks such as landslides, flash floods, earthquakes, and fallen trees. The results of the analysis showed that the main threats were landslides and flash floods. From the discussions that were held, a number of proposals emerged such as mapping vulnerable areas, compiling evacuation routes, and developing an early warning system. This socialization has proven effective in increasing public awareness of the importance of disaster mitigation, while also encouraging active community participation in maintaining the sustainability and sustainability of tourism in Santong Village.
Sosialisasi Kesiapsiagaan Gempa Bumi sebagai Upaya Mitigasi Bencana di Desa Jembatan Kembar Timur Kabupaten Lombok Barat Saidah, Humairo; Muhajirah; Wiradarma, Lalu Wirahman; Rohani; Hasyim; Karyawan, I Dewa Made Alit; Negara, I Dewa Gede Jaya; Yasa, I Wayan; Supriyadi, Anid
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11626

Abstract

East Jembatan Kembar Village is located in an earthquake-prone area in West Lombok Regency, making it essential to enhance community capacity in disaster preparedness. This outreach activity aimed to increase community awareness of earthquake preparedness and to initiate the formation of a community-based structure capable of acting during emergencies. The method used included face-to-face counseling and participatory discussions involving the village head, village staff, community leaders, youth, and local residents. Topics covered included basic knowledge of earthquakes, appropriate actions before, during, and after an earthquake, and the importance of forming a Community Disaster Resilience Group (KMTB). Although the activity was conducted in the morning and received enthusiastic support from the village government, public participation was limited due to time constraints with residents' daily work routines. Nevertheless, the activity successfully delivered key information to attendees and led to the formation of the Community Disaster Resilience Group as a continuation of the program. This group is recommended for immediate formalization by the village government so that it can establish statutes and bylaws, build cross-sector coordination, and fulfill its role in preparedness and emergency response. The results demonstrate that collaborative efforts between local authorities and communities can be an effective strategy for building village resilience to disasters.
Penyuluhan Biopori Pada Masyarakat Di Dusun Dasan Tereng Desa Gumantar Kabupaten Lombok Utara Provinsi Nusa Tenggara Barat.: Resapan Biopori Negara, I Dewa Gede Jaya; I Dewa Made Alit Karyawan; Rohani; Hasim; Anid Supriyadi; Humairo Saidah; Ery Setiawan; I Wayan Yasa; Salehudin; Eko Pradjoko
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12657

Abstract

Masyarakat Desa Gumantar merupakan kondisi perkampungan berterasering dan berlereng, sebagian besar Masyarakat memiliki lahan pekarangan yang belum dimanfaatkan. Desa Gumantar berasal dari dilereng perbukitan dengan jumlah dusun yang ada sebanyak 16 dan sebagian besar masyarakatya sebagai petani ladang. Memperhatikan potensi lahan pekarangan yang ada belum dimanfaatkan optimal, maka perlu disentuh dengan pemanfaatan lahan untuk peresapan air dimusim hujan melalui penyuluhan Biopori, dengan tujuan membantu masyarakat agar dapat berperan aktif dalam pelestarian lingkungan. Pengabdian terdiri dari kegiatan survey lokasi, penyuluhan, diskusi dan tanya jawab serta evaluasi. Pengabdian ini telah berhasil memberi penyuluhkan pada 30 masyarakat dan pemuda remaja masjid Dusun Dasan tereng. Peserta telah memperoleh pengetahuan tentang resapan Biopori dengan contoh cara pemasangannya pada lahan pekarangan.
Co-Authors - - Akmaluddin Abdi Fadillah Adhitya Halim .P Agastya, Dewandha Mas Agung Budi Muljono Agus Soroso Agus Suroso Agus Suroso Agus Suroso Agus Suroso Agus Suroso AGUSTONO SETIAWAN Agustono Setiawan Aini, Rohadatul Akbari, Gilang Zulfa Akmaludin Akmaludin, Akmaludin Alawiyah, Tutik Ali, Ahmad Muhammad Ali, AM Alit, I Dewa Made Anid Supriyadi Anid Supriyadi ANID SUPRIYADI ANID SUPRIYADI Anid Supriyadi Anid Supriyadi ANNISA HUMAYRA DIRGANTARA Aprilestari, Nadia Ardhanareswari, Putu Diah Atas Pracoyo ATAS PRACOYO Aulani, Haniatul Azizah, Fitri Azizah, Hayatul Bagus Widhi Dharma S Bakti, Lalu Arifin Aria Bambang Hariyanto Bawu, Mario Alfredo Budianto, M Bagus BUDIANTO, M. BAGUS Budianto, Muh Bagus Budianto, Muh. Bagus Desi Widianty Desi Widiyanti Dewandha Mas Agastya Dewandha Mas Agastya DEWANDHA MAS AGASTYA DIANA PUSPITA DEWI Didi Supriyadi Agustawijaya Didik Agusta Wijaya Eko Pradjoko Eniarti, Miko Ery Setiawan Ery setiawan Ery Setiawan Ery Setiawan ERY SETIAWAN Faeruzza Athiya Farhan, Agil Fera Fitri Salsabila Firdaus FITRAH RIZAL DWIASMORO Hanesfa, Hafiz Rahman Hanifah, Lilik Hardiyanti, Ernita Hartana Hartana, Hartana Hasim Hasyim Hasyim Hasyim hasyim, hasyim Hendri Hermawan Heri Sulistiyono Heri Sulistiyono Heri Sulistiyono Heri Sulistiyono Heri Sulistiyono, Heri Heri Sulistyono Heri Sulistyono Hidayat, Syamsul Hijriati, Awwalus Sanatil I D G Jaya Negara I D G JAYA NEGARA I Dewa Gede Jaya Negara I DEWA GEDE JAYA NEGARA I DEWA GEDE JAYA NEGARA I DEWA GEDE JAYA NEGARA I Dewa Gede Jaya Negara I Dewa Gede Jaya Negara I Dewa Gede Jayanegara I DEWA GEDE JAYANEGARA I Dewa Jayanegara I Kade Wiratama I Wayan Suteja I Wayan Yasa I Wayan Yasa I Wayan Yasa I Wayan Yasa, I Wayan I.D.G Jayanegara IAO Suwati Sideman Ida Ayu Oka Suwati Sideman Ida Ayu Sri Adnyani IDG Jaya Negara IDG Jaya Negara Imani, Nuansa Putty Irawan, Almira Ursula Irwan Irwan Isnaniar Jauhar - Fajrin Jauhar Fajrin, Jauhar Jaya Negara, I Dewa Gede JAYANEGARA, I DEWA GEDE Junaidin, Junaidin KAMTIKA, MIA JULIA Karyawan, Dewa Made Alit Karyawan, I Dewa Made Alit Kencana, Ida Bagus Adi KHAIRUDIN KHAIRUDIN Khalil, Lutfhi Riza Kusuma, Lalu Dea Maulana Diendy Lalu Dwiki Axela Andriawan Lalu Wirahman Lalu Wirahman Wiradarma Lia Hidayaturrohmi Lilik - Hanifah Lilik Hanifah Lilik Hanifah Lilik Hanifah Lilik Hanifah Lilik Hanifah LILIK HANIFAH Lilik Hanifah Lilik Hanifah Lilik Hanifah M Bagus Budianto M Bagus Budianto M. BAGUS BUDIANTO M. BAGUS BUDIANTO Made Mahendra Mahendra, Made Merdana, I Nyoman Muh Bagus Budianto Muh Bagus Budianto Muh Bagus Budianto MUH BAGUS BUDIANTO Muh Syahid Muh. Bagus Budianto Muh. Bagus Budianto MUH. BAGUS BUDIANTO Muh. Bagus Budianto Muhajirah Muhammad Bagus Budianto N. Nurchayati Natalia, Elya Natsir, Abdul NEGARA, I D G JAYA Negara, I Dewa Jaya Negara, IDG Jaya Niam, Siti Nur Dian Nufalia Hidayati Nugroho, Riko Salim Nur Chayati Nurrachman PRACOYO, ATAS Purwangsa, Herdi Putra, I Ketut Perdana Putra, IB Giri Putra, Rizki Pradana Qarina, Husnul RAI K W, I G AGUNG NGURAH Ratna Yuniarti Ratna Yuniarti Ratna Yuniati Rohani Rohani Rohani Rohani Rohani Rohani Rostihanji rosyadi, gusman Saiful Anwar Salehuddin Salehuddin Salehuddin Salehuddin, Salehuddin Salehudin Salehudin Salehudin Salehudin Salehudin, Salehudin Salsabila, Fera Fitri Seniari, Ni Made Shofia Rawiana Shofia Rawiana Sideman, IAO Suwati Sofia - Rawiana Srikus Saptaningtyas, Rini Sulistyono, Heri Suparjo Suparjo Suparjo Supriadi, Anid SUPRIYADI, ANID Supriyatna Suyasa, I K Agus Teti Handayani Tri Rachmanto Tri Rachmanto Tri Rachmanto Veithzal Rivai Zainal Waiduri, Siti Zuhara Faradisa Wardana, I G A N K Widyasari, Ni Made Cahya Devi WIRADARMA, LALU WIRAHMAN WIRADHARMA, LALU WIRAHMAN Wirahman, Lalu Yuli Yani, Puji Rizki Yuniati, Ratna Yusron Saadi Zamharia, Martiana Zelvia Salsabila