Claim Missing Document
Check
Articles

Poster making workshop using Canva as a science teaching media integrated with characters in elementary school Lutfauziah, Asmaul; Fitriyah, Fifi Khoirul; Saputri, Tiyas; Wahyudi, Agus; Muharromah, Lailatul
Indonesia Berdaya Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2025966

Abstract

The workshop was initiated in response to challenges faced by elementary school teachers in remote and underdeveloped regions, who often struggle with selecting appropriate teaching media. Additionally, elementary students in these areas tend to spend excessive time on gadgets without using them for learning purposes. This study aims to educate teachers on creating science posters using Canva, thus fostering character development and promoting the wise use of technology for learning. The project-based workshop included several stages: a Forum Group Discussion (FGD) to align the teachers' understanding, project-based learning planning, poster creation using Canva, and ongoing monitoring and evaluation. The program successfully enhanced the digital literacy and design skills of teachers to create poster integrated with character. The Canva design workshop was held virtually via Zoom, focusing on open media, learning posters, module covers, and learning videos. This activity was attended by teachers from various regions. The program lasted for two sessions (theory and practice of making products). The program has succeeded in helping teachers improve their creative design skills amidst limited access to technology in remote and outermost areas. The teachers managed to operate Canva well, showing high enthusiasm in improving their design skills. The evaluation showed high participant satisfaction, with 57% satisfied and 43% very satisfied. This workshop has succeeded in encouraging teachers to be more creative and innovative in the technology-based learning process.Abstrak. Lokakarya ini digagas sebagai respons terhadap tantangan yang dihadapi oleh guru-guru SD di daerah terpencil dan terbelakang, yang sering kali kesulitan dalam memilih media pembelajaran yang tepat. Selain itu, siswa SD di daerah tersebut cenderung menghabiskan waktu yang berlebihan pada gadget tanpa menggunakannya untuk tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendidik guru-guru dalam membuat poster sains menggunakan Canva, sehingga menumbuhkan karakter dan mempromosikan penggunaan teknologi yang bijaksana untuk pembelajaran. Lokakarya berbasis proyek ini mencakup beberapa tahap: Diskusi Kelompok Forum (FGD) untuk menyelaraskan pemahaman guru, perencanaan pembelajaran berbasis proyek, pembuatan poster menggunakan Canva, dan pemantauan dan evaluasi berkelanjutan. Program ini berhasil meningkatkan literasi digital dan keterampilan desain guru untuk membuat poster yang terintegrasi dengan karakter. Lokakarya desain Canva diadakan secara virtual melalui Zoom, dengan fokus pada media terbuka, poster pembelajaran, sampul modul, dan video pembelajaran. Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru dari berbagai daerah. Program berlangsung selama dua sesi (teori dan praktik membuat produk). Program ini telah berhasil membantu guru meningkatkan keterampilan desain kreatif mereka di tengah keterbatasan akses teknologi di daerah terpencil dan terluar. Para guru berhasil mengoperasikan Canva dengan baik, menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam meningkatkan keterampilan desain mereka. Hasil evaluasi menunjukkan kepuasan peserta yang tinggi, dengan persentase 57% puas dan 43% sangat puas. Workshop ini berhasil mendorong guru untuk lebih kreatif dan inovatif dalam proses pembelajaran berbasis teknologi.
Eksplorasi tahapan perkembangan moral pada siswa sekolah menengah pertama: pendekatan kualitatif deskriptif Izzati, Umi Anugerah; Hidayah, Nur; Hidayat, Hendra; Winingsih, Evi; Nuryono, Wiryo; Fitriyah, Fifi Khoirul
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 12 No. 4 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1132700

Abstract

Perkembangan moral remaja menjadi isu penting terkait dengan tantangan degradasi moral pada siswa Sekolah Menengah Pertama, seperti perilaku tidak disiplin yang meningkat. Saat disekolah, guru bimbingan dan konseling adakalanya akan melakukan identifikasi masalah, salah satunya dengan menggunakan Daftar Cek Masalah (DCM) untuk menemukan dan memahami masalah pada siswa Sekolah Menengah Pertama. Ada berbagai masalah yang dapat diidentifikasi salah satunya adalah perkembangan moral. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi tahapan perkembangan moral siswa Sekolah Menengah Pertama, dengan menggunakan dasar teori Kohlberg. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Responden penelitian ini adalah 6 siswa dari kelas VII, VIII, dan IX di salah satu Sekolah Menengah Pertama swasta di Surabaya. Metode yang digunakan wawancara. Analisis data dilakukan dengan pendekatan tematik dan validasi menggunakan triangulasi. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa siswa pada tahap perkembangan moral prakonvensional, menunjukkan perilaku seperti mematuhi aturan sekolah dan memiliki persepsi tentang keuntungan pribadi yang diterima dari tindakan moral yang dilakukan. Pada level konvensional ditunjukkan oleh perilaku konformitas sosial dan sudah memiliki tanggung jawab terhadap norma sosial. Penelitian ini di harapkan dapat memberikan gambaran perkembangan moral siswa Sekolah Menengah Pertama dan sebagai dasar untuk membuat program bimbingan konseling yang mendukung perkembangan moral siswa, serta pada kebijakan pendidikan yang lebih menekankan pada nilai-nilai moral di sekolah.
Unveiling Bullying Dynamics in Islamic Boarding Schools for Adolescent Mental Health Promotion Khamida, Khamida; Fitriyah, Fifi Khoirul; Hidaayah, Nur; Fitriasari, Andikawati; Algristian, Hafid; Soleha, Umdatus; Iskandar
Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Vol. 13 No. SI2 (2025): Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Educat
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpk.V13.ISI2.2025.8-13

Abstract

Background: Islamic boarding schools as educational institutions that teach religious morals as a basis for behavior should be a safe and comfortable place of education for students. There should be no more violence occurring in Islamic boarding schools, but in fact, recently there has been a lot of news about incidents of violence or bullying occurring in Islamic boarding schools. Islamic boarding schools are expected to provide a safe environment for students while fostering religious and moral values. However, incidents of bullying continue to occur within these institutions, highlighting a gap between expected and actual student experiences. Objective: This study aimed to analyze the factors that influence bullying incidents in an Islamic boarding school environment. Methods: A cross-sectional study was conducted at Al-Hidayah Islamic Boarding School, Sidoarjo, involving 109 students selected through simple random sampling (10% of the population). Independent variables included age, gender, school level, length of stay, and peer perception, while the dependent variable was bullying incidence. Data were collected using a validated and reliable questionnaire and analyzed using multiple linear regression at a significance level of 0.05. Results: The results indicated that 68.8% of respondents were in early adolescence (12–16 years), 60.6% were male, and 52.3% had stayed at the boarding school for over 35 months. Additionally, 68.8% of respondents had negative perceptions of their peers. The regression analysis yielded a significance value of 0.004 (p < 0.05) with an R-square of 15.4%, indicating that all independent variables jointly influenced bullying incidents. Conclusion: Age, gender, school level, length of stay in the boarding school, and peer perceptions collectively influence bullying behavior among students. These findings highlight the need for boarding school administrators to implement policies and interventions that address these contributing factors to reduce bullying prevalence.
Pelatihan Kegiatan Montase terhadap Perkembangan Bahasa dan Kreativitas Anak Usia Dini bagi Guru PAUD di TK Dharma Bhakti Surabaya Asmara, Berda; Fitriyah, Fifi Khoirul; Syaikhon, Muhammad; Saputri, Tiyas; Saleh, Nanang Rokhman
Indonesia Berdaya Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024763

Abstract

Tujuan dari Pengabdian Masyarakat adalah merupakan kewajiban sebagai seorang dosen selain Penelitian dan Pendidikan (pengajaran). Pelaksanaan pembelajaran di Lembaga PAUD sangat diperlukan melalui permainan dan media yang menyenangkan serta sesuai dengan usia anak. Oleh sebab itu kegiatan montase memiliki tujuan untuk meningkatkan kreatifitas dalam berfikir dengan menghasilkan karya yang baik sesuai dengan tingkat pencapaian perkembangannya. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memunculkan ide kreatif dan inovatif serta bermaksud untuk mengembangkan kemampuan berbahasa anak, sosial emosional, dan kognitif. Kegiatan montase yang dilakukan merupakan suatu bagian model pembelajaran kreatif yang dilakukan oleh guru guna memberikan stimulus kepada anak. Berdasarkan keadaan di lapangan seperti di atas maka kami mengadakan kegiatan berupa pengabdian masyarakat. Pengabdian Masyarakat yang akan dilakukan adalah pelatihan kegiatan montase pada guru PAUD untuk meningkatkan kreativitas dan perkembangan Bahasa pada anak usia dini. Pelaksanaan akan dilakukan di TK Dharma Bhakti Surabaya dengan alasan FKIP UNUSA pada tahun-tahun sebelumnya telah menjalin kerjasama (MoU) dengan lembaga tersebut melalui Tri Dharma. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kreativitas pendidik dan anak usia dini serta menambah semangat dan antuasias pada anak didikAbstract: The purpose of Community Service is a duty as a lecturer in addition to Research and Education (teaching). The implementation of learning in Early Childhood Education Institutions is very necessary through enjoyable games and media that are age-appropriate for children. Therefore, montage activities aim to enhance creativity in thinking by producing quality work in line with their developmental milestones. These activities are designed to foster creative and innovative ideas and intend to develop children's language, social-emotional, and cognitive abilities. The montage activities conducted are part of a creative learning model implemented by teachers to provide stimuli to children. Based on the field conditions as mentioned, we have organized a community service activity. The Community Service to be conducted involves training Early Childhood Education teachers in montage activities to enhance creativity and language development in young children. The implementation will take place at TK Dharma Bhakti Surabaya, chosen because FKIP UNUSA has previously established cooperation (MoU) with this institution through the Tri Dharma. This activity is carried out with the goal of increasing the creativity of educators and young children, as well as boosting the enthusiasm and interest of the students.
THE TEACHERS’ PERCEPTION ON TEACHING ENGLISH STRATEGIES TO AUTISM SPECTRUM DISORDER STUDENTS Saputri, Tiyas; Pujo Basuki, Edi; Machmudah, Machmudah; Khoirul Fitriyah, Fifi; Lutfauziah, Asmaul; Nadziroh, Nadziroh; Asna, Adibatul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35256

Abstract

It is very challenging for a teacher to teach students with special needs, for example those with Autism Spectrum Disorder (ASD), so that they can learn and get a proper education. ASD students have poor communication and interaction skills. This can be a problem for teachers in the teaching process because their mastery in teaching English strategies to ASD students is low. Teaching ASD students is different from teaching other students in general because English teachers must have special guidelines for teaching strategies. The solution to help is to equip them with the right teaching strategies. Teaching strategies are the structures, systems, methods, techniques, procedures, and processes that teachers use during teaching as a way to help students learn better. There are five teaching strategies for ASD students by applying: 1. Total Physical Response (TPR), 2. Contextual Teaching Learning (CTL) approach, 3. Image media with play techniques, 4. RPP according to the needs of ASD students, 5. Video Recording Method Interactive. The socialization of community service was oriented to focus on strategies for teaching English for ASD students to English teachers at the Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Private Junior High School association in the North Surabaya region. The target participants for this activity were 40 junior high school teachers from various schools who are members of the association, but in fact there were 97 people who attended this seminar. This study aimed to determine teachers' perceptions in teaching English language strategies to students with ASD. This study used qualitative research methods by describing the results of teachers' perceptions obtained from interview with them. The findings of this study indicated that teachers' perceptions were positive regarding this matter. The data collection method was carried out by interviewing five English teachers randomly. Data analysis was carried out by describing the data from the interviews. The results indicated that the English teacher's perception of this community service activity was positive to increase English teachers' mastery in teaching English language strategies to ASD students so that they can teach with appropriate teaching strategies.
PELATIHAN IMPLEMENTASI NILAI MODERASI BERAGAMA PADA AUD MELALUI PAI DI YAYASAN TAAM ADINDA Syaikhon, Muhammad; Djuwari, Djuwari; Asmara, Berda; Fitriyah, Fifi Khoirul; Saleh, Nanang Rokhman; Hardiningrum, Andini
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.36951

Abstract

Intoleransi merupakan salah satu permasalahan yang terjadi di Indonesia, terutama di Kabupaten Gresik. Lembaga pendidikan bisa menjadi solusi efektif untuk menanamkan nilai-nilai moderasi yang dapat mengurangi sikap intoleransi, terutama jika dimulai sejak pendidikan anak usia dini. Taman Asuh Anak Muslim (TAAM) Adinda, yang berlokasi di Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Gresik, adalah salah satu lembaga pendidikan anak usia dini yang mencakup KB, RA, TPA, dan TPQ. Namun, tantangan yang dihadapi oleh TAAM Adinda adalah kurangnya pemahaman di kalangan pendidik dan orang tua mengenai implementasi nilai moderasi beragama pada anak usia dini melalui Pendidikan agama islam. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai implementasi nilai moderasi beragama di kalangan anak usia dini di TAAM Adinda melalui Pendidikan agama islam. Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung selama empat bulan. Metode yang digunakan melibatkan pengumpulan pendidik dan orang tua untuk diberikan penyuluhan tentang implementasi nilai moderasi beragama pada anak usia dini melalui Pendidikan agama islam. Penyuluhan dilakukan melalui ceramah dan sesi tanya jawab. Untuk mengukur tingkat pengetahuan responden, dilakukan pre-test berupa kuisioner sebelum penyuluhan, dan post-test setelahnya untuk membandingkan peningkatan pengetahuan. Hasil dari kegiatan ini akan berupa jurnal nasional/prosiding nasional dan laporan mengenai peningkatan pengetahuan, pemahaman, serta kesadaran responden. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa mayoritas pendidik dan orang tua di TAAM Adinda memiliki pengetahuan yang rendah sebelum penyuluhan, namun hampir semua peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan setelahnya.
INISIASI PROGRAM REHABILITASI PSIKOSOSIAL BERBASIS RUMAH SAKIT UNTUK ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SURABAYA Algristian, Hafid; Delina, Lini; Fitriyah, Fifi Khoirul; Khamida, Khamida; S, Nur Azizah A.; Brylyani, Diyani Shafira; Chambali, Zafira Aliya Shafwa Putri; Rihhadatulays, Khuzaimah Nur Juhanifah; Bariyah, Khadijah Khairul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38790

Abstract

Orang dengan gangguan jiwa dan anak berkebutuhan khusus (ABK) membutuhkan perhatian khusus dalam penanganan psikososial. Keterbatasan fasilitas dan layanan khusus di rumah sakit mendorong perlunya inisiasi program rehabilitasi berbasis rumah sakit khususnya di Surabaya. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan terapi perilaku sebagai bagian dari layanan untuk ABK dan gangguan jiwa di RSI Surabaya Jemursari—yang mana di tahun ini akan dimulai berfokus pada peyuluhan Terapi Perilaku untuk ABK. Program ini bertujuan untuk memulai kerjasama antara lembaga kesehatan dan komunitas dalam menyediakan layanan terapi perilaku bagi ABK, serta merekrut pasien melalui promosi sosial media dan webinar. Tahapan pelaksanaan dimulai dengan FGD antar tim pelaksana dan mitra seperti RSI Surabaya Jemursari. Dilanjutkan dengan penyuluhan terapi perilaku yang melibatkan masyarakat awam, guru, dan tenaga kesehatan. Seminar daring diadakan dengan Yayasan Peduli Kasih ABK dan AMSA UNAIR untuk audiensi masyarakat, dan seminar bagi tenaga kesehatan di RSI Jemursari untuk mengenalkan layanan terapi perilaku untuk ABK. Penyuluhan dan seminar berhasil diadakan, melibatkan berbagai pihak untuk mendukung program ini. Rekrutmen tenaga kesehatan seperti psikolog klinis dan terapis perilaku telah dimulai. Upaya untuk merekrut pasien dilakukan melalui promosi di media sosial dan webinar. Sehingga disimpulkan inisiasi program telah berjalan dengan baik. Keberlanjutan program inisiasi Terapi Perilaku untuk ABK akan difokuskan pada promosi di komunitas dan sekolah, serta standardisasi layanan melalui pembuatan SOP, pelatihan, dan sertifikasi terapis perilaku.
Mitigating Screen Addiction in Early Childhood Using Value-Based Family Counseling in Ancient Javanese Texts Fitriyah, Fifi Khoirul; Ramli, M.; Kurniawan, Nanda Alfan; Ngussa, Baraka Manjale; Mamat, Nordin Bin
Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Vol. 10, No. 3
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gadget addiction is often associated with poor social interaction skills, anxiety, and physical health. However, few studies have addressed the issue of gadget addiction in early childhood. The purpose of this study was to evaluate a family counseling model that internalizes values from ancient Javanese texts to reduce gadget addiction in early childhood. The ancient Javanese text used was Kakawin Sutasoma, which describes the meaningful journey of Prince Sutasoma. This study was an experiment with a single-subject ABA design. The results showed positive developments in all three cases. In Case 1, reducing gadget time resulted in improved social skills in the subjects. In Case 2, limiting gadget time resulted in improved sleep quality in the subjects. In Case 3, reducing gadget use combined with prosocial skills training reduced aggressive behavior and improved emotional regulation skills. Thus, it can be concluded that internalizing the values of Kakawin Sutasoma in family counseling is effective in reducing gadget use, thus impacting social skills in early childhood. Recommendations for future researchers include involving adequate samples and using experimental designs to increase the generalizability of the research results.
Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Daerah Melalui Cerita Rakyat Digital pada Siswa Sekolah Dasar: Sebuah Studi Pengembangan Rr. Fadila Kusumaning Ayu; Silvi Puspita Sari; Berliana Yunarti Setiawan; Fifi Khoirul Fitriyah
Jurnal Pendidikan Anak Vol 1 No 2 (2019): Bahasa sebagai Sarana Komunikasi dan Penyaluran Emosi Anak: Issue : Desember
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v1i2.1356

Abstract

ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media cerita rakyat digital berupa aplikasi “Hikanusa” yang digunakan untuk mempertahankan Bahasa Daerah. Jenis penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D). Uji ahli dilakukan oleh dua orang yaitu, ahli Sistem Informasi dan ahli pendidikan Bahasa Daerah. Aplikasi “Hikanusa”dapat dijadikan sebagai media pembelajaran bagi siswa sekolah dasar sehingga siswa mudah belajar bercerita menggunakan Bahasa Daerah. Harapannya jumlah generasi penutur akan bertambah mencegah dari kepunahan Bahasa Daerah. Saran untuk penelitian selanjutnya: untuk menguji efektifitas aplikasi “Hikanusa” menggunakan metode eksperimen. ABSTRACT : This research aims to develop digital folklore media in the form of the "Hikanusa" application that is used to maintain the regional languages. This type of research uses Research and Development (R&D). Expert tests were carried out by two people namely, Information Systems experts and Regional Language education experts. The application "Hikanusa" can be used as a learning medium for elementary school students so that students easily learn to tell stories using the Local Language. It is hoped that the number of speakers generation will increase to prevent the extinction of regional languages. Suggestions for further research: to test the effectiveness of the "Hikanusa" application using the experimental method
Hubungan Pemahaman Diri Terhadap Rasa Tanggung Jawab: Sebuah Survey Pada Anak Usia Dini Di Kota Surabaya Virginia Wulan Kurniasih; Fifi Khoirul Fitriyah; Muhammad Thamrin Hidayat; Sunanto
Jurnal Pendidikan Anak Vol 2 No 2 (2020): Pengembangan pada Aspek Perkembangan Anak Usia Dini : issue : Desember
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v2i2.1672

Abstract

ABSTRAK : Sosial emosional merupakan salah satu aspek perkembangan anak usia dini yang penting mendapat perhatian, termasuk pada permasalahan pemahaman diri dan tanggung jawab. Meskipun sudah banyak penelitian yang mengkaji kaitan antara dua variabel tersebut, namun kajian untuk subjek anak usia dini masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara pemahaman diri dan tanggung jawab pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan survey di Kecamatan Tenggilis, Kota Surabaya, yang melibatkan 134 anak usia dini. Alat pengumpul data menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pemahaman diri dan rasa tanggung jawab anak usia dini. Kontribusi penelitian ini adalah sebagai asesmen awal dalam pembelajaran anak usia dini khususnya pada pengembangan aspek sosial emosional. ABSTRACT : Social emotional is one aspect of early childhood development that is important to get attention, including the problems of self-understanding and responsibility. Although there have been many studies examining the relationship between these two variables, studies for the subject of early childhood are still limited. The purpose of this study was to examine the relationship between self-understanding and responsibility in early childhood. This research is a survey in Tenggilis District, Surabaya City, which involved 134 early childhood children. The data collection tool uses a questionnaire. The results showed that there was a significant relationship between self-understanding and feelings of responsibility in early childhood. The contribution of this research is as an initial assessment in early childhood learning, especially in the development of the social emotional aspects.
Co-Authors Abdul Hakim Fasya Achmad Miftachul ilmi Adi Atmoko Afridah, Wiwik Agus Wahyudi Ahmad Rofi Suryahadikusumah Alam, Ilham Putra Algristian, Hafid Algristian, Hafid Almaziyah Almaziyah Andini Hardiningrum Andini Hardiningrum, Andini Hardiningrum Ani Sriningsih Aris Handriyan Aris Handriyan Ariyani Ramadhani Asmaul Lutfauziah Asmaul Lutfauziah Asma’ul Lutfauziah Asna, Adibatul Asrowi Authar, Nailul Bariyah, Khadijah Khairul BERDA ASMARA Berda Asmara Berda Asmara , Berda Asmara Berliana Yunarti Setiawan Bintarti, Tri Wahyuni Brylyani, Diyani Shafira Budiarti, Rizqi Putri Nourma Chambali, Zafira Aliya Shafwa Putri Chuma, Mohamed Delina, Lini Dellarosa, Maretha Deni Iriyadi Destita Shari Devaldi Akbar Suryadi DEWI RAHMAWATI Dewi Widiana Rahayu Dian Famila Arum Difran Nobel Bistara Djoko Hartono Djuwari Djuwari Edza Aria Wikurendra Elvina Gusman Evi Winingsih, Evi Fasya, Abdul Hakim Zakkiy Fitriasari, Andikawati Frysca Virnanda Retikasari Halida Halida Hanafi, Husni Hanurawan, Fattah Hendra Hidayat Hidaayah, Nur Hidayat, Muhammad Thamrin Ika Andrini Farida IM. Hambali ISKANDAR Jauharotur Rihlah Kartika Metafisika Khamida Khamida, Khamida Kurniawan, Nanda Alfan Lukmanulhakim M. Ramli M. Ramli M. Syaikhon Machmudah Machmudah Machmudah Machmudah, Machmudah Mamat, Nordin Bin Manilaturrohmah Manilaturrohmah Monalisa Monalisa Muhammad Afwan Romdloni Muhammad Sukron Djazilan Muhammad Sukron Djazilan Muhammad Syaikhon Muhammada, Davida Sajid Muharromah, Lailatul Mujad Didien Afandi Mursyidul Ibad Muslihati Nadziroh Nadziroh, Nadziroh Nanang Rokhman Saleh Nanda Alfan Kurniawan Nandang Rusmana Ngussa, Baraka Manjale Nisaussholihah, Nadia Nopriadi Saputra Nur Eva Nur Fauziah Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Mega Aris Saputra Pujo Basuki, Edi Puspitasari, Silvi Putri, Rahmadaniar Aditya Rachma Aliefia Putri Reza Nur Azizah Rifa Hidayah Rihhadatulays, Khuzaimah Nur Juhanifah Rizka Apriani Rr. Fadila Kusumaning Ayu Rudi Umar Susanto Rudi Umar Susanto S, Nur Azizah A. Sa'dun Akbar Salim, Hotimah Masdan Silvi Puspita Sari Siti Maghfirotun Amin Sodikin, Mokhamad Soleha, Umdatus Sri Hartatik Sunanto Sunanto Susanto, Rudi Umar Tiyas Saputri Tri Nadia Ningsih Tutut Chusniyah Ulufiyatul Kamilah Umi Anugerah Izzati, Umi Anugerah Virginia Wulan Kurniasih Wijaya, I Gusti Ngurah Satria WIRYO NURYONO Yayat Supriyadi Yogi Damai Syaputra Zahrotul Jannah