p-Index From 2021 - 2026
7.445
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Food and Pharmaceutical Science Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Biomedical Journal of Indonesia JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Gizi Klinik Indonesia Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal 'Aisyiyah Medika Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Science Midwifery Indonesian Journal of Global Health research Journal of Sport Coaching and Physical Education Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Sains Kesehatan Jurnal Health Sains Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Jurnal Kesehatan Tambusai Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat KESANS : International Journal of Health and Science Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Electronic Journal Scientific of Environmental Health And Diseases Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Keperawatan Riset Informasi Kesehatan Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Journal of Food and Pharmaceutical Sciences Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Indonesian Journal of Sport Science and Coaching Jurnal Terapi Wicara dan Bahasa Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Model Pembelajaran Gerak Dasar Nomor Lompat Berbasis Permainan Tradisional di Sekolah Dasar: (Development of Basic Motion Learning Models Based on Traditional Games in Primary Schools) Shaputra, Roni Zakaria; Flora, Rostika; Sukirno, Sukirno
Jurnal Ilmu Olahraga dan Kepelatihan Indonesia Vol 2 No 3 (2020): Indonesian Journal of Sport Science and Coaching
Publisher : Jurusan Pendidikan Olah Raga dan Kepelatihan FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ijssc.v2i3.10515

Abstract

This study aims to develop a basic motion learning model jumping numbers based on traditional games in elementary schools. The method in this study is a method of development with procedures in research, namely: (1) Requirement analysis, (2) Initial model, (3) Validation of the initial model, (4) Description of expert validation data, (5) Revision of the initial model draft, ( 6) Small group outcome data, (7) Revision of the model after the small group trial, (8) Large group outcome data, (9) Model revision after the large group trial. This research was conducted at SDN 02 Sungai Pinang. In this study, the results of questionnaire questionnaire validation obtained from expert validators namely the physical education teacher on the draft product model of jump-based learning numbers on average game 3.8 so that it is included in the valid category. The results of student motivation questionnaire analysis obtained a percentage of 86.4% while the t-test results obtained were 12,387 with ttable = 3.24 then tcount = 12.387> ttable 3.24 as well as the results of the validation of psychomotoric results of students in both 64% categories, and 32% categories very good, obtained tcount of 15.601 with ttable 2.667 which is stated tcount> ttable. So it can be concluded that the new learning model or game-based Jump learning model given to students is valid, practical, and effective to make students motivated to learn jump-based games and actively move in learning and can already be used in the game-based jump learning process in Primary Schools ( SD). Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran gerak dasar nomor lompat berbasis permainan tradisional di sekolah dasar.  Metode dalam penelitian ini adalah metode pengembangan dengan prosedur dalam penelitian, yaitu : (1) Analisis kebutuhan, (2) Model awal, (3) Validasi model awal, (4) Deskripsi data validasi ahli, (5) Revisi draft model awal, (6) Data hasil kelompok kecil, (7) Revisi model setelah uji coba kelompok kecil, (8) Data hasil kelompok besar, (9) Revisi model setelah uji coba kelompok besar. Penelitian ini dilakukan di SDN 02 Sungai Pinang. Pada penelitian ini didapatkan hasil validasi angket kuisioner dari validator ahli yaitu guru penjaskes pada draf produk model pembelajaran nomor lompat berbasis permainan rata-rata 3,8 sehingga sudah masuk dalam kategori valid. Hasil analisis kuisioner motivasi siswa didapat persentase sebesar 86,4%sedangkan hasil t-test yang didapat adalah 12.387 dengan ttabel = 3,24 maka thitung = 12.387> ttabel 3,24serta hasil validasi hasil psikomotorik siswa kategori baik 64%, dan 32% kategori sangat baik, didapatkan thitung sebesar 15,601 dengan ttabel 2,667 yang dinyatakan thitung>ttabel. Sehingga disimpulkan bahwa Model pembelajaran baru atau model pembelajaran Lompat berbasis permainan yang diberikan pada siswa valid, praktis, dan efektif untuk membuat siswa termotivasi untuk belajar lompat berbasis permainan serta aktif bergerak dalam pembelajaran dan sudah bisa digunakan dalam proses pembelajaran lompat berbasis permainan di Sekolah Dasar.
Hubungan Stunting dengan Keterlambatan Perkembangan Bahasa pada Anak Usia 6-36 Bulan: A Systematic Review Kirana, Junneka Sarah; Flora, Rostika; Fajar, Nur Alam
Jurnal Terapi Wicara dan Bahasa Vol. 4 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59686/jtwb.v4i1.260

Abstract

Background: Stunting represents a global public health challenge affecting neurological development in children, particularly language abilities during the critical period of 6-36 months. Chronic malnutrition underlying stunting is suspected to disrupt brain structure and function essential for language acquisition. Objectives: This systematic review aimed to synthesize empirical evidence regarding the association between stunting and language developmental delays in children aged 6-36 months and to explore the underlying neurological mechanisms. Methods: A systematic literature search was conducted across four electronic databases (PubMed, Google Scholar, ScienceDirect, and ERIC) until November 2024 following PRISMA 2020 guidelines. Of 588 records identified, 12 studies met inclusion criteria for analysis. Quality assessment used the Newcastle-Ottawa Scale (NOS). Results: Eleven of twelve studies (91.7%) reported significant associations between stunting and increased risk of language delay (OR: 2.45-4.12). Neurological mechanisms included impaired myelination, synaptogenesis, and reduced brain volume particularly in white matter and corpus callosum affecting language area connectivity. Conclusion: Stunting represents a significant risk factor for language developmental delay through structural and functional brain impairments, emphasizing the importance of nutritional intervention and early stimulation during the critical first 1000 days of life. Keywords: Stunting, Language Development, Speech Delay, Chronic Malnutrition, Neurological Mechanisms.
Pendampingan Pembuatan Makanan Camilan Berbahan Tepung Cangkang Udang Sebagai Upaya Peningkatan Asupan Kalsium Bagi Ibu Hamil dan Balita di Kelurahan Karya Jaya Kertapati Flora, Rostika; Zulkarnain, Mohammad; Fajar, Nur Alam; Jasmine, Annisah Biancika; Muharramah, Disa Hijratul; Saputra, Yoerdy Agusmal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2315

Abstract

Masa kehamilan dan masa balita merupakan periode kritis yang memerlukan asupan kalsium adekuat untuk mendukung mineralisasi tulang dan mencegah stunting. Kegiatan ini bertujuan menilai efektivitas pendampingan pembuatan camilan berbahan tepung cangkang udang dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan penerimaan di kalangan ibu hamil dan ibu balita. Kegiatan berbasis pemberdayaan komunitas dilaksanakan di Kelurahan Karya Jaya, Kertapati dengan 65 peserta selama tiga bulan (Agustus–Oktober 2025) meliputi sosialisasi, edukasi gizi, demonstrasi pembuatan tepung cangkang udang dan tekwan, serta evaluasi pre-test dan post-test disertai observasi kualitatif. Hasil menunjukkan 48% anak dalam sampel mengalami stunting; rata-rata skor pengetahuan meningkat signifikan dari 52 menjadi 98 (kenaikan 88,5%); peserta mampu mempraktikkan pembuatan tepung dan menyatakan berminat mengadopsi resep di rumah; observasi juga mencatat peningkatan keterampilan dan kohesi sosial. Kesimpulannya, pendampingan ini efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu, namun diperlukan analisis kandungan kalsium produk, uji bioavailabilitas, dan evaluasi jangka panjang untuk menilai dampak pada asupan kalsium dan status gizi anak.
Serum calcium as a candidate marker in detecting stunting in toddler Flora, Rostika; Zulkarnain, Mohammad; Febri, Fatmalina; Yuliana, Indah; Tanjung, Risnawati; Martini, Sri; Aguscik, Aguscik
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) VOLUME 12 ISSUE 4, 2024
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijnd.2024.12(4).306-311

Abstract

Background: Monitoring the nutritional status of toddlers is a very important thing to do. Calcium is one of the blood parameters that can be assessed, because calcium deficiency will affect the child's linear growth. So far, monitoring of nutritional status is only based on anthropometry and is not followed by assessment of blood parameters. Objectives: This study aims to measure serum calcium levels as a candidate marker in detecting stunting in toddlers. Method: The design of this research is cross sectional with 62 samples of toddlers aged 2-5 years. Data on sample characteristics was obtained through a questionnaire, as for serum calcium levels measurement, venous blood samples were taken and measured with the colorimetric method. The incidence of stunting is obtained based on TB/U measurements and Z-score was calculated using Anthro 1.02 software. Data were then analyzed univariately (frequency distribution) and bivariately (independent t-test and chi-square) using SPSS version 22. Results: Based on anthropometric measurements, it was found that 21 (33.9%) toddlers had stunting, 28 (45.1%) toddlers had low Serum calcium levels and the majority of toddlers (54.9%) had normal serum calcium levels. There was no significant difference (p=0.989) in mean serum calcium levels between stunting and non-stunting toddlers (1.961 ± 0.223 µq/dL vs 1.960 ± 0.175 µq/dL). Bivariate results also showed that there was no significant relationship (p=0.414) between serum calcium levels and the incidence of stunting. Conclusion: Measuring serum calcium levels cannot be used as a candidate marker for detecting stunting in toddlers. Further research is needed with a larger number of samples and measurements of various parameters related to calcium balance.
Nutrition Labelling’s Impact on Consumption Patterns and Nutrition Awareness in Community: A Literature Review Wahyuni, Tri; Flora, Rostika; Rahmiwati, Anita
Journal of Food and Pharmaceutical Sciences Vol 13, No 4 (2025): J.Food.Pharm.Sci
Publisher : Integrated Research and Testing Laboratory (LPPT) Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfps.21874

Abstract

Background: Nutrition labelling on food packaging has become an essential tool for assisting consumers in making healthier food choices. Various label styles are used in different nations, but their usefulness varies according to the design and ease of understanding by customers, the aim of this study is to determine the impact of nutrition labels on consumption pattern and nutrition awareness; Methods: This study used a descriptive literature review with 2 data sources, namely PubMed and Google Scholar. The keywords used are "Nutrition Labelling" OR "Food Labels" AND "Healthy Food Choices" AND “Nutrition Awareness” with predetermined inclusion and exclusion criteria, then article analysis was carried out to achieve the objectives; Results: A total of 5 articles met the criteria and objectives of the study, the study's findings indicate show that front-of-pack nutrition labeling (FoPL) is essential for directing better food choices and increasing consumer nutrition awareness; and Conclusions: Nutrition labelling has been found to play a significant effect in raising nutritional knowledge and affecting people's consumption habits. Labels like Multiple Traffic Lights (MTL), Traffic Light Food Labels (TLF), and Nutri-Score regularly encourage healthy food choices by offering information that is simple to understand and visually appealing.
Nutrition Labelling’s Impact on Consumption Patterns and Nutrition Awareness in Community: A Literature Review Wahyuni, Tri; Flora, Rostika; Rahmiwati, Anita
Journal of Food and Pharmaceutical Sciences Vol 13, No 4 (2025): J.Food.Pharm.Sci
Publisher : Integrated Research and Testing Laboratory (LPPT) Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfps.21874

Abstract

Background: Nutrition labelling on food packaging has become an essential tool for assisting consumers in making healthier food choices. Various label styles are used in different nations, but their usefulness varies according to the design and ease of understanding by customers, the aim of this study is to determine the impact of nutrition labels on consumption pattern and nutrition awareness; Methods: This study used a descriptive literature review with 2 data sources, namely PubMed and Google Scholar. The keywords used are "Nutrition Labelling" OR "Food Labels" AND "Healthy Food Choices" AND “Nutrition Awareness” with predetermined inclusion and exclusion criteria, then article analysis was carried out to achieve the objectives; Results: A total of 5 articles met the criteria and objectives of the study, the study's findings indicate show that front-of-pack nutrition labeling (FoPL) is essential for directing better food choices and increasing consumer nutrition awareness; and Conclusions: Nutrition labelling has been found to play a significant effect in raising nutritional knowledge and affecting people's consumption habits. Labels like Multiple Traffic Lights (MTL), Traffic Light Food Labels (TLF), and Nutri-Score regularly encourage healthy food choices by offering information that is simple to understand and visually appealing.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK ANAK DENGAN KEJADIAN STUNTING BALITA 12-59 BULAN DI MUARO JAMBI Putri, Dinda Andini; Anwar, Chairil; Flora, Rostika; Naue, Dian Adhe Bianggo
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.780

Abstract

Latar Belakang: Stunting adalah kondisi pada anak balita yang gagal tumbuh dampak dari kekurangan gizi kronis yang membuat anak terlalu pendek untuk usianya, anak di bawah usia 5 tahun sekitar 144 juta anak terkena stunting yang dapat mengganggu potensi kognitif perkembangan otak, menghambat kemampuan mereka untuk belajar sebagai anak-anak, menghasilkan uang sebagai orang dewasa, dan berkontribusi penuh untuk masyarakat.Tujuan: Untuk menganalisis hubungan karakteristik anak dengan kejadian stunting balita usia 12-59 bulan.Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 107 responden. Sumber data adalah data primer dan data sekunder yang diambil pada bulan Maret 2022. Data menggunakan uji Chi-square dengan nilai p=0,05 dan confident interval (CI)=95%.Hasil: Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara usia anak dengan kejadian stunting balita usia 12-59 bulan (p=0,024; CI=95%). Tidak ada hubungan antara kejadian stunting balita usia 12-59 bulan dengan jenis kelamin anak (p=0,783; CI=95%), dan kadar Hb anak (p=0,956; CI=95%).Kesimpulan: Disimpulkan bahwa memiliki usia anak 12-36 bulan berhubungan erat dengan kejadian stunting, sementara jenis kelamin dan kadar Hb tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian stunting balita. 
ANALISIS SISTEM KEPERCAYAAN FAMILY RESILIENCE PADA ORANG TUA YANG MEMILIKI BALITA STUNTING Munadi, Muhammad Cholil; Flora, Rostika; Zulkarnain, Mohammad; Fajar, Nur Alam; Yuliana, Indah; Tanjung, Risnawati; Martini, Sri; Aguscik, Aguscik
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.789

Abstract

Latar Belakang: Kondisi perkembangan anak yang tidak sesuai harapan dapat menjadi sebuah stresor bagi orang tua. Stunting merupakan salah satu kondisi permasalahan tumbuh kembang anak. Untuk mengatasi stresor tersebut, orang tua butuh respon keluarga untuk mengatasinya. Bagaimana respon keluarga dalam menghadapi situasi sulit tersebut disebut dengan family resilience. Dalam konsep family resilience, sistem kepercayaan merupakan salah satu upaya intervensi dan pencegahan permasalahan dalam keluarga salah satunya stunting. Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis domain sistem kepercayaan family resilience pada orang tua yang memiliki balita stunting di Kabupaten Muaro Jambi.Metode : Penelitian Kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan menggunakan metode wawancara mendalam, Focus Group Discussion dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis taksonomi. Validitas data menggunakan metode triangulasi. Informan pada penelitian ini sebanyak 18 orang tua yang memiliki balita stunting di Kabupaten Muaro Jambi.Hasil: Berdasarkan hasil penelitian pada domain sistem kepercayaan diketahui bahwa hampir semua orang tua dan keluarga balita stunting di Kabupaten Muaro Jambi memaknai stunting sebagai tantangan yang harus diatasi bersama. Pandangan positif dari keluarga dapat menciptakan transendensi pada keyakinan, sehingga menghasilkan resilience yang kuat dalam mengatasi permasalahan. Konstruk kepercayaan yang positif, bahwa kejadian stunting yang dialami balita mereka merupakan suatu tantangan yang harus diatasi bersama dapat menciptakan resilience yang lebih kuat.Kesimpulan: Peran sistem kepercayaan pada family resilience membantu para keluarga balita stunting di Kabupaten Muaro Jambi dalam memaknai stunting sebagai cobaan dan transendensi yang harus diatasi bersama, sehingga dapat menciptakan pandangan positif dengan keyakinan yang menghasilkan ketahan lebih baik dan lebih fokus dalam mengatasi permasalahan stunting.
FAKTOR RISIKO PENYAKIT TB PARU PADA PEKERJA TAMBANG EMAS TRADISIONAL Mandeka, Febria; Najmah, Najmah; Flora, Rostika
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.810

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang biasanya menyerang paru-paru dan disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, meskipun dapat mengenai organ apa pun di dalam tubuh. Infeksi TB berkembang ketika bakteri masuk melalui droplet di udara. TB bisa berakibat fatal, tetapi dalam banyak kasus, TB dapat dicegah dan diobati. TB adalah penyebab utama kematian di seluruh duniaTujuan: Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor resiko penyakit TB Paru pada pekerja tambang emas tradisional.Metode: Literatur review adalah sebuah metode yang sistematis, eksplisit dan reprodusibel untuk melakukan identifikasi, evaluasi dan sintesis terhadap karya-karya hasil penelitian dan hasil pemikiran yang sudah dihasilkan oleh para peneliti dan praktisi. Literatur review bertujuan untuk membuat analisis dan sintesis terhadap pengetahuan yang sudah ada terkait topik yang akan diteliti untuk menemukan ruang kosong bagi penelitian yang akan dilakukanHasil: Dari hasil analisis dan sintesis bahwa faktor risiko kejadian TB paru pada pekerja tambang emas adalah: (1) Pendidikan; (2) pendapatan; (3) pengetahuan; (4) Riwayat Kontak Penderita Tuberculosis Paru; (5) IMT; (6) kepadatan hunian; (7) Kegiatan Pengeboran Batu Tambang
ANALISIS MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PEKERJA BAGIAN PEMANENAN KELAPA SAWIT PT. X Novitrie, Ayu; Malaka, Tan; Flora, Rostika
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1424

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan suatu gejala yang disebabkan atau diperparah oleh pekerjaan, lingkungan kerja dan performansi kerja sehingga menimbulkan gangguan musculoskeletal. Aktivitas kerja bagian pemanenan kelapa sawit yang dilakukan secara manual berisiko untuk menyebabkan Musculoskeletal Disorder (MSDs). Tujuan: untuk menganalisis risiko Musculoskeletal Disorder (MSDs) serta keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja bagian pemanenan kelapa sawit PT. X Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan desain cross sectional. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini berupa lembar kerja REBA, WAC 296-62-051 Ergonomics, dan Nordic Body Map. Sampel penelitian berjumlah 84 pemanen kelapa sawit PT. X Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan yang dipilih secara simple random sampling. Hasil: Hasil analisis menunjukan bahwa pekerja yang mengalami keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) sebanyak 66 orang (78,6%). Faktor risiko yang berpengaruh terhadap keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah skor REBA (risiko Musculoskeletal Disorder)  p-value 0,020 (OR 24,325; 95% CI 1,636-361,731) dan kebiasaan olahraga p-value 0,000 (OR 0,005; 95% CI 0,000-0,067). Bagian tubuh yang berisiko dengan bagian tubuh yang mengalami keluhan berkesesuaian sebesar 78,6% sehingga dikategorikan sebagai Work-related. Saran: Diharapkan manajemen perusahaan mengaplikasikan program yang mengurangi risiko ergonomi dan dilakukan kegiatan olahraga seperti angkat barbel untuk melenturkan otot bahu. Kata Kunci: Musculoskeletal Disorders (MSDs), Skor REBA, Pemanen Kelapa Sawit.
Co-Authors : Samwilson Slamet, : Samwilson Adela, Novita adelina irmayani lubis Aguscik, Aguscik Aini, Putri Citra Qurrothu Alam Fajar, Nur Amalia, Risa Nur Amrina Rosyada Ananingsih, Esti Sri Andrianti, Septi Anggriani, Bayu Anita Rahmiwati Annisa Rahmawaty Antasari, Dwi Appulembang, Yeni Anna Apriliani, Ferenadia Ariana, Rika Aurora, Wahyu Indah D. Ayu Wulan Sari Bethy S. Hernowo Bina Melvia Bina Melvia Girsang Bingsih, Windi Indah Fajar Chairil Anwar Dwi Apriani Dwi Inda Sari, Dwi Inda Dwifitri, Uthu Eichi Septiani Elvi Sunarsih Elyantari, Gresi Fatmalina Febry Febri, Fatmalina Fitri Fitri Fitria Fitria Fitria, Fitra Fitriani, Novi Fitriawati, Fitriawati Fontani, Bernardin Dwi Frans Ferdinal Fretty, Heni Haerawati Idris, Haerawati Hakim, Dwi Ratnawaty Hamzah Hasyim HANS-JOACHIM FREISLEBEN Hardhono Susanto Harto, Toto Hayati, Thursina Vera Hervilanti, Putri Ikhsan Ikhsan Indah Yuliana Indahsari, Siti Rachmi Irawan, Purna Iyakrus Januar Sitorus, Rico Jasmine, Annisah Biancika Jayanti, Jahia Juniarti, Elda Kiki Sulaningsi Kirana, Junneka Sarah Kurniati, Halisa Kusuma Aerosta, Danny Lasepha, Ani Lubis, Fatma Juwita M. Zulkarnain M. Zulkarnain, M. Zulkarnain Mandeka, Febria Mariana Mariana Marissa, Febi Marissa Meirizal Usra, Meirizal misnaniari, Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Mohamad Sadikin Moriskha, Moriskha Muhammad Yusuf, Fathullah Munadi, Abu Qasim, Muhammad Yusuf, Muharramah, Disa Hijratul Mukni Mukni, Mukni Nabilah, Defa Nuzul Nadia Purnama Sari Najmah, Najmah NauE, Dian Adhe Bianggo Ngudiantoro . Ningsih, Windi Indah Fajar Nirmalasari, Melisa Yuni Novitrie, Ayu Novrika, Novrika Novrikasari Novrikasari Novrikasari, Novrikasari Novrinda, Hilza Nur Alam Fajar Nurmalia Ermi Nursalim, Alfina Putri Ocktariana, Ocktariana Ocktariyana, Ocktariyana Octariyana, Octariyana Permana Putra, Dicky Pradisa, Dea Purnama, Yetti Puspita, Tari Putri, Dinda Andini Rahima Rahima Rahmi Fitri J Ramdika, Sari Bema Rico Januar Sitorus Riris Diana Rachmayanti Rismiati, Meti Risnawati Tanjung Rizma Adlia Syakurah Rosaria, Rini Rosaria Samwilson, Samwilson Saputra, Yoerdy Agusmal Sari, Novrika Sari, Yuanita Windu Septelia I. Wanandi Shaputra, Roni Zakaria Sigit Purwanto Sitorus, Rico J Sri Martini Suhendra, Ahmad Adi SUKENDRO SUKENDRO, SUKENDRO Sukirno Sukirno Sulung, Neshy Sunarsi, Elvi Suryadi Tjekyan Susanti Susanti Syamsuryadi Tan Malaka Theodorus Theodorus tri wahyuni Udin Bahrudin, Udin Wahyu Indra Bayu Wijaya, Bagas Rindra Wulanda, Ayu Febri Yuanita Windusari Yuliantari, Devy Yuliastuti, Maria Eka Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain, HM Zulkarnain, M. Zulkarnain Zulkarnain, Mohammad