p-Index From 2021 - 2026
6.613
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Biomedical Journal of Indonesia JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Gizi Klinik Indonesia Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal 'Aisyiyah Medika Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Science Midwifery Indonesian Journal of Global Health research Journal of Sport Coaching and Physical Education Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Sains Kesehatan Jurnal Health Sains Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Jurnal Kesehatan Tambusai Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat KESANS : International Journal of Health and Science Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Electronic Journal Scientific of Environmental Health And Diseases Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Keperawatan Riset Informasi Kesehatan Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Indonesian Journal of Sport Science and Coaching Jurnal Terapi Wicara dan Bahasa Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Asupan Zat Besi dan Polusi Lingkungan terhadap Kadar Stres Oksidatif pada Ibu Hamil: Literature Review Fitriani, Novi; Flora, Rostika; Rahmiwati, Anita; Fajar, Nur Alam; Windusari, Yuanita; Sari, Novrika
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan: Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i2.1837

Abstract

Stres oksidatif terjadi jika kadar anti oksidan tidak dapat menetralkan produksi radikal bebas yang berlebihan dalam tubuh. Dalam kehamilan, stres oksidatif yang terus meningkat dapat menyebabkan munculnya komplikasi bagi ibu dijanin.faktor yang dapat mempengaruhi kondisi stress oksidatif adalah kekurangan dan kelebihan zat besi serta adanya paparan polusi lingkungan.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh asupan zat besi dan polusi lingkungan terhadap kadar stres oksidatif pada ibu hamil.Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review menggunakan alur Prefereed Reporting Items for Systematic Reviews (PRISMA) dengan mengumpulkan artikel dari database Google Scholar, PubMed dan Scient Direct dengan kata kunci “oxidative stress”, “pregnancy”, “iron intake”, “iron deficiency” “air pollution”, “environtment pollution”. Dari hasil analisis dipilih 8 artikel yang sesuai kriteria. Kesimpulannya adalah kekurangan maupun kelebihan zat besi dapat berpengaruh terhadap produksi radikal bebas dan stres oksidatif pada ibu hamil.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN TINGKAT KECERDASAN PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN TUAH NEGERI KABUPATEN MUSI RAWAS Puspita, Tari; Flora, Rostika; Zulkarnain, Mohammad; Appulembang, Yeni Anna
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 16 No 2 Desember (2021): JPP (JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v16i2 Desember.737

Abstract

Latar Belakang: Setiap anak berhak untuk mendapatkan kehidupan dan pendidikan yang layak karena masa depan bangsa dan dunia ini tergantung kepada mereka. Akan tetapi banyak anak yang tidak mendapatkan hak dalam hal kasih sayang, gizi, perlindungan, keamanan serta kebutuhan untuk hidup dan berkembang. Sekitar 10 juta anak meninggal sebelum usia 10 tahun dan lebih dari 200 juta anak tidak berkembang sesuai potensi mereka, karena adanya kesalahan dalam pengasuhan yang merupakan kebutuhan dasar bagi anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Pola asuh orang tua berperan besar terhadap perkembangan kecerdasan anak. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola asuh orang tua dengan tingkat kecerdasan pada anak Sekolah Dasar di Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas. Metode: penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 87 secara random dari anak sekolah dasar di SDN Lubuk Rumbai dan Simpang Semambang Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas. Data karekteristik anak dan orang tua diperoleh melalui kuesioner, sedangkan data pola asuh diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Tingkat kecerdasan anak diukur dengan metode CFIT. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil:hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 97,2% siswa memiliki tingkat kecerdasan di bawah rata-rata sedangkan72% siswa yang mendapatkan pola asuh non otoriter, memiliki tingkat kecerdasan di bawah rata-rata (p=0,007.,OR=13,243). Siswa yang mendapat pola asuh otoriter 13.243 kali beresiko memiliki tingkat kecerdasan di bawah rata-rata. Simpulan: terdapat hubungan yang siginifikan (p≤0,05) antara pola asuh orang tua dengan tingkat kecerdasan siswa SD di Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas. Perlu adanya edukasi terhadap orang tua dalam menerapkan pola asuh pada anak. Pola asuh yang baik akan menghasilkan anak yang cerdas. Anak yang cerdas merupakan investasi bagi orang tua, negara dan bangsa. ABSTRACT Background: Every child has the right to get a decent life and education because the nation's future and the world depend on them. However, many children do not get the rights to affection, nutrition, protection, security and the needs to live and develop. Around 10 million children die before the age of 10 years, and more than 200 million children do not develop according to their potential due to lack of parenting which is a basic need for children to grow and develop optimally. Parenting patterns play a significant role in the development of children's intelligence. Objective: This study analyses the relationship between parenting styles and the level of intelligence in elementary school children in Tuah Negeri District, Musi Rawas Regency. Methods: This research is an analytical observational study using a cross-sectional design with a sample of 87 children taken randomly from elementary school children at SDN Lubuk Rumbai and Simpang Semambang, Tuah Negeri District, Musi Rawas Regency. Data on the characteristics of children and parents were obtained through questionnaires, while data on parenting patterns were obtained through questionnaires and interviews. Children's intelligence level is measured by the CFIT method. Data were analyzed using the chi-square test. Results: This study indicates that 97.2% of students have an intelligence level below the average, while 72% of students who receive non-authoritarian parenting have an intelligence level below the average (p=0.007., OR=13.243). Students who receive authoritarian parenting are 13,243 times at risk of having a below-average intelligence level. Conclusion: there is a significant relationship (p≤0.05) between parenting patterns and the level of intelligence of elementary school students in Tuah Negeri District, Musi Rawas Regency. There needs to be education for parents in implementing parenting patterns for children. Good parenting will produce intelligent children. Intelligent children are an investment for parents, country and nation.
KADAR PROTEIN DAN KALSIUM PADA COOKIES HATI SAPI DAN TEPUNG KACANG MERAH Sari, Nadia Purnama; Flora, Rostika; Febry, Fatmalina
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 17 No 2 (2022): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v17i2.1320

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Salah satu masalah gizi yang dihadapi di Indonesia pada saat ini adalah KEK (Kekurangan Energi Kronis). Kekurangan energi protein (KEK) dapat disebabkan karena meningkatnya kebutuhan gizi pada saat kehamilan serta adanya ketidakseimbangan asupan gizi (energi dan protein) sehingga zat gizi yang dibutuhkan tubuh tidak tercukup mengakibatkan pertumbuhan tubuh baik fisik dan mental tidak sempurna. Cookies adalah makanan yang mengenyangkan, memiliki daya simpan relative panjang, dapat dicetak dalam bentuk yang disukai dan berukuran kecil. Hati sapi dan kacang merah merupakan sumber bahan pangan nabati dan hewani yang memiliki kandungan protein dan kalsium yang tinggi sehingga dapat digunakan dalam pembuatan makanan camilan sebagai upaya penanggulangan masalah KEK pada ibu hamil. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan protein dan kalsium pada cookies hati sapi dan tepung kacang merah formula terpilihMetode: Penelitian ini adalah penelitian desain eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Terdapat 4 perlakuan penambahan tepung hati sapi dan tepung kacang merah pada pembuatan cookies. Hasil uji organoleptik oleh panelis semi terlatih sebanyak 25 orang. Uji statistik dari organoleptik menggunakan uji normalitas dan dilanjutkan uji kruskall wallis sedangkan untuk uji data laboratorium (analisis kimia) tidak dilakukan uji statistik karena hanya dipilih berdasarkan perlakuan terpilih.Hasil: Pada Perlakuan F2 adalah perlakuan terpilih dari cookies dengan penambahan hati sapi dan tepung kacang. Uji organoleptik pada perlakukan F2 diperoleh hasil dengan persentase warna sebesar 4,12%, aroma sebesar 3,95%, tekstur sebesar 3,96% dan rasa sebesar 3,72% Formulasi F2 ini memiliki kandungan protein yang tinggi sebesar 10,3% dan kalsium sebesar 143 mg/100 g .Kesimpulan: Pada uji organoleptic yang telah dilakukan formulasi yang terpilih adalah cookies dengn formulasi F2 (75% tepung terigu : 10 % tepung hati sapi dan 15% tepung kacang merah). Cookies dengan formulasi terpilih F2 memiliki kandungan protein sebesar 10,3% sedangkan kandungan kalsium pada cookies terpilih sebesar 143 mg/100 gr
HUBUNGAN KADAR INSULIN GROWTH FACTOR 1 SERUM DENGAN TINGKAT KECERDASAN ANAK SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN MUSI RAWAS Rismiati, Meti; Flora, Rostika; Zulkarnain, Zulkarnain
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 18 No 1 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v18i1.1725

Abstract

Latar belakang: Intelligence Quotient (IQ) merupakan skor yang diperoleh melalui tes intelegensi, yang merupakan salah satu tanda perkembangan otak atau kecerdasan intelektual dimana dalam dunia pendidikan bermanfaat untuk mengetahui prestasi belajar individu yang dapat di capai. Kecerdasan intelektual pada anak-anak dipengaruhi faktor gizi, zat gizi yang kurang mengakibatkan sel-sel neuron yang terbentuk lebih sedikit yang mengakibatkan kemampuan berfikir intelektual anak juga akan menurun yang dapat dilihat dari skor IQ yang lebih rendah di banding anak seusianya dengan gizi seimbang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan Kadar Insulin Growth Factor (IGF-1) dengan tingkat kecerdasan pada anak Sekolah Dasar di Kabupaten Musi Rawas. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 77 anak diambil secara random dari anak sekolah dasar di Kabupaten Musi Rawas. Data karekteristik anak dan orang tua diperoleh melalui kuesioner, sedangkan data Kadar IGF-1 serum diperoleh dengan metode ELISA. Tingkat kecerdasan diukur dengan metode CFIT dan data kadar IGF-1 dihubungkan dengan tingkat kecerdasan dianalisis menggunakan uji regresi linier. Hasil: Hasil Analisis regresi linier sederhana antara kadar IGF-1 serum dengan tingkat kecerdasan (IQ) anak diperoleh nilai p=0,000 dan B=0,270 yang artinya setiap kenaikan kadar IGF-1 sebesar 1% akan menambah 0,270 tingkat kecerdasan lebih besar. Dengan nilai p kurang dari 0,05, maka terdapat hubungan antara kadar IGF-1 serum dengan tingkat kecerdasan secara signifikan.
Analisis Persepsi Manfaat Berdasarkan Teori Health Belief Model dengan Inisiasi Menyusui Dini dalam Pencegahan Stunting Sulaningsi, Kiki; Ananingsih, Esti Sri; Wulanda, Ayu Febri; Fajar, Nur Alam; Flora, Rostika
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 19 No 1 (2024): (JPP) Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v19i1.2233

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan salah satu bentuk kegagalan tumbuh kembang yang disebabkan penumpukan kekurangan gizi yang dimulai sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun. Pada tahun 2022, prevalensi stunting di Indonesia sebesar 21,6%, dengan Kabupaten Musi Rawas melaporkan angka sebesar 25,4%. Percepatan penurunan stunting dapat dilakukan dengan intervensi diet khusus dengan mendorong bayi untuk menerima Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Perilaku kesehatan dalam melaksanakan tindakan tersebut dapat dilaksanakan dengan meningkatkan persepsi ibu terhadap manfaat yang diperoleh. Penelitian ini untuk menganalisis manfaat yang dirasakan dari pemberian Inisiasi Menyusu Dini dalam pencegahan stunting di Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan uji hipotesis perbedaan dua proporsi dan diperoleh 154 responden. Analisis data menggunakan chi-square dan regresi logistik ganda. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu (p=0,030) dan sikap (p=0,017) dengan tindakan IMD. Namun, umur, pendidikan, pekerjaan ibu, pendapatan keluarga, dan jumlah anggota keluarga tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan tindakan IMD. Analisis multivarian menunjukkan sikap kurang baik sebesar 4,9 kali untuk tidak melakukan tindakan IMD dan dikontrol oleh variabel pengganggu pengetahuan dan pendapatan keluarga.. Kesimpulan: Studi ini menunjukkan bahwa peningkatan persepsi ibu tentang manfaat melalui pendidikan pemerintah dan peningkatan pendapatan keluarga dapat memengaruhi persepsi mereka secara positif. Kata kunci: Inisiasi, menyusui, persepsi, manfaat, stunting ABSTRACT Background: Stunting is a form of growth and development failure caused by the accumulation of malnutrition that begins in the womb until the age of two years. In 2022, the prevalence of stunting in Indonesia was 21.6%, with Musi Rawas Regency reporting a figure of 25.4%. Acceleration of stunting reduction can be done with special dietary interventions by encouraging babies to receive early initiation breastfeeding (IMD). Health behavior in carrying out these actions can be implemented by increasing mothers' perceptions of the benefits obtained. This study aims to analyze the perceived benefits of providing Early Breastfeeding Initiation in the prevention of stunting in Tuah Negeri District, Musi Rawas Regency Methods: This study used a quantitative method with a cross-sectional design. Samples were taken using purposive sampling with hypothesis testing of differences in two proportions and 154 respondents were obtained. Data analysis using chi-square and multiple logistic regression. Results: There was a significant relationship between maternal knowledge (p=0.030) and attitude (p=0.017) with IMD actions. However, age, education, maternal occupation, family income, and number of family members did not have a significant relationship with IMD actions. Multivariant analysis showed unfavorable attitude was 4.9 times to not give IMD action and controlled by confounding variables of knowledge and family income Conclusion: The study suggests that improving mothers' perceptions of benefits through government education and increased family income can positively influence their perceptions. Keywords: Initiation, breastfeeding, perception, benefits, stunting
HUBUNGAN KESEHATAN MENTAL IBU DAN STATUS GIZI ANAK DI NEGARA BERKEMBANG : TINJAUAN PUSTAKA Lubis, Fatma Juwita; Flora, Rostika; Zulkarnain, Mohammad; Fajar, Nur Alam; Sunarsi, Elvi; Rahmiwati, Anita
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.38259

Abstract

Peran ibu adalah inti dari sebuah rumah tangga. Sebagai peran inti, kesehatan mental seorang ibu merupakan hal prioritas. Gangguan kesehatan mental ibu berdampak negatif pada kesehatan fisik dan psikologis ibu itu sendiri dan juga pada anak. Tujuan dari tinjauan ini adalah untuk mengidentifikasi bukti terkini tentang hubungan antara kesehatan mental ibu dan status gizi anak di negara-negara berkembang. Tinjauan ini merupakan tinjauan sistematis untuk mensintesiskan studi penelitian yang ditemukan dalam basis data di Google Scholar, Science Direct, dan PubMed tentang hubungan antara kesehatan mental ibu dan status gizi anak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ibu dengan gejala gangguan mental 9 kali lebih mungkin memiliki anak dengan pertumbuhan indeks tinggi/usia abnormal (pendek/sangat pendek) dibandingkan dengan ibu tanpa gejala gangguan mental. Selain itu, kesehatan mental ibu yang buruk dapat mengakibatkan berkurangnya kehadiran ibu di Pelayanan Antenatal dan Postnatal, meningkatnya risiko preeklamsia, meningkatnya risiko kesulitan menyusui, praktik pengasuhan yang buruk, dan cakupan gizi yang tidak memadai pada anak. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara gangguan kesehatan mental ibu dan status gizi yang buruk, meskipun dalam beberapa penelitian, hal tersebut tidak memberikan bukti yang jelas. Terlepas dari arah hubungan tersebut, program gizi anak di negara berkembang harus mempertimbangkan untuk menggabungkannya dengan program promosi kesehatan mental ibu.
Coleus Amboinicus (Bangun-Bangun Leaves) and Stolephorus Commersonii (Anchovies) Biscuit in Increasing Iron Intake in Adolescent Girls Fontani, Bernardin Dwi; Febry, Fatmalina; Flora, Rostika; Ningsih, Windi Indah Fajar
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 3 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/jikm.2024.15.3.334-345

Abstract

Adolescent girls are more susceptible to anemia so good nutritional intake is needed to meet these iron needs. to meet iron needs in adolescents. Bangun-bangun leaves biscuits and anchovies that are rich in iron can be a solution to meet the iron needs of adolescent girls. This study aimed to determine the selected formulation, the effect of adding bangun-bangun leaves and anchovies to biscuits and the iron content of biscuits. This research was an experimental research, with the RAL (Complete Randomized Design) research method. Laboratory tests on the products of bangun-bangun leaves and anchovies were conducted to determine the iron content contained in the products. Data collection was conducted on 22 fairly trained panelists, to test the organoleptic of the products of bangun-bangun leaves and anchovies. Based on the results of the hedonic test, F3 biscuits were the most preferred formula compared to other formulations. Based on statistical tests, data was obtained that there was a significant difference (p <0.05) between the color, aroma, taste and texture of all formulas. The results of laboratory tests showed that the more bangun-bangun leaves and anchovies were added, the higher the iron content in the biscuits. By consuming F3 biscuits as additional food, it could meet the iron needs of adolescent girls, which was 15% of the total daily requirement. F3 biscuits can be an alternative substitute for snacks or supplementary food for adolescent girls to meet their iron intake needs so that they can prevent anemia.
Kebiasaan Mengunyah Sirih dan Kaitannya dengan Kondisi Periodontal: Tinjauan Naratif Jasmine, Annisah Biancika; Flora, Rostika; J, Rahmi Fitri
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 19 No 2 (2024): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v19i2.2425

Abstract

Background: Betel quid chewing is associated with the periodontal status, in which it may increase the risk and severity of periodontal disease. The objectives of this narrative review were to provide an overview of the literature about the association between betel quid chewing habit and periodontal status. Methods: The review analyzed several studies that examined the habit of betel quid chewing and its association with periodontitis in different populations. Results: Betel quid chewing was associated with a high prevalence of bleeding on sulcus probing, plaque index, gingival inflammation, deeper probing depth, and greater attachment loss. Additionally, the severity of periodontal disease was enhanced in subjects chewing betel quid with tobacco and alcohol consumption. Discussions: These results could be due to common components detected in the chewed substances and the synergistic effect between smoking and alcohol consumption with betel quid chewing habit. Conclusions: Prolonged and excessive use of betel quid can induce significant adverse effects on human health, including an increased risk of periodontitis. The findings of this review highlight the importance of addressing the impact of betel quid chewing on periodontal status.
Determinants of treatment success for tuberculosis cases in Sumatra, Indonesia Fitria, Fitra; Sitorus, Rico Januar; Flora, Rostika
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol. 7 No. 11 (2025): Volume 7 Number 11
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v7i11.613

Abstract

Background: Mycobacterium tuberculosis, the bacteria that causes tuberculosis (TB), attacks 80% of the lungs and 20% of the extrathoracic area. Tuberculosis is currently a worldwide health problem, and no country is free from this disease. This disease continues to show increasing morbidity and mortality rates, so it needs attention from various parties to support the success of its treatment. Purpose: To determine the success of tuberculosis treatment in Sumatra, Indonesia. Method: Quantitative research with a cross-sectional study design to determine the success of Pulmonary Tuberculosis (TB) treatment. The data used are secondary data sourced from the Tuberculosis Information System of the South Sumatra Provincial Health Office in January-December 2023. The sampling technique used total sampling, namely 3.127 respondents. The independent variables in this study include; age, education, employment status, previous health conditions, diabetes status, and HIV status, while the dependent variable is the efficacy of pulmonary TB treatment. Results: The average age of respondents suffering from pulmonary TB was 45.18 years, male, and not civil servants. New treatment history, standard treatment status, no history of DM, and most of them were HIV negative. There was a significant relationship between previous treatment history (p = 0.011), history of DM (p = 0.009), and HIV status (p = 0.0001) with the success of pulmonary TB treatment. However, the variables of age, gender, occupation and treatment status did not have a significant relationship (p > 0.05). Conclusion: There is a significant relationship between previous treatment history, history of DM and HIV status with the success of pulmonary TB treatment. However, the variables of age, gender, occupation and treatment status do not have a significant relationship. Suggestion: Health services should periodically evaluate and improve TB treatment program strategies to identify existing problems. Routine data analysis needs to be carried out both descriptively and analytically so that the available data is not just a collection of meaningless data.
Menjelajahi Dinamika Pangan di Era Perubahan Iklim Terhadap Dampak di Indonesia dan Proyeksi Masa Depan: A Systematic Review Hakim, Dwi Ratnawaty; Rahmiwati, Anita; Flora, Rostika; Novrikasari
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 7 No. 3 (2025): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v7i3.1411

Abstract

Indonesia is heavily dependent on the agricultural industry, which is one of the primary pillars of the country's economy, hence food security is very crucial. Since the majority of people work in agriculture, ensuring there is a sufficient supply of food is essential to preserving social and economic stability. Furthermore, Indonesia's geographical and cultural diversity poses particular difficulties in addressing the various dietary requirements of its many areas. In light of climate change, natural disasters, and other global issues that may have an impact on food supply, food security is also a strategic consideration. The project aims to (1) assess the degree of susceptibility of Indonesia's food system to climate change and (2) develop solutions for adaptation and mitigation that may be put into practice to enhance food security in the face of these consequences. This study provides an organized overview of food dynamics in the context of climate change and how it affects Indonesia. The literature from prestigious national and international journal articles is one of the research data sources. The findings demonstrate how difficult it is to comprehend how climate change is affecting Indonesia's food supply, which emphasizes how complicated the problems are. Farmers have put adaptation plans into place, but resource access and climate unpredictability still present obstacles. Climate change has an impact on the national economy and export-related activities. Therefore, to attain both economic stability and food security, comprehensive support and integrated policies are required. To meet the difficulties of climate change in the agricultural sector, farmers' adaptation methods, cross-sectoral cooperation, and access to climate information are essential.
Co-Authors : Samwilson Slamet, : Samwilson Adela, Novita adelina irmayani lubis Aguscik, Aguscik Aini, Putri Citra Qurrothu Alam Fajar, Nur Amalia, Risa Nur Amrina Rosyada Ananingsih, Esti Sri Andrianti, Septi Anggriani, Bayu Anita Rahmiwati Annisa Rahmawaty Antasari, Dwi Appulembang, Yeni Anna Apriliani, Ferenadia Ariana, Rika Aurora, Wahyu Indah D. Ayu Wulan Sari Bethy S. Hernowo Bina Melvia Bina Melvia Girsang Bingsih, Windi Indah Fajar Chairil Anwar Dwi Apriani Dwi Inda Sari, Dwi Inda Dwifitri, Uthu Eichi Septiani Elvi Sunarsih Elyantari, Gresi Fatmalina Febry Fitri Fitri Fitria Fitria Fitria, Fitra Fitriani, Novi Fitriawati, Fitriawati Fontani, Bernardin Dwi Frans Ferdinal Fretty, Heni Haerawati Idris, Haerawati Hakim, Dwi Ratnawaty Hamzah Hasyim HANS-JOACHIM FREISLEBEN Hardhono Susanto Harto, Toto Hayati, Thursina Vera Hervilanti, Putri Ikhsan Ikhsan Indah Yuliana Indahsari, Siti Rachmi Irawan, Purna Iyakrus Januar Sitorus, Rico Jasmine, Annisah Biancika Jayanti, Jahia Juniarti, Elda Kiki Sulaningsi Kirana, Junneka Sarah Kurniati, Halisa Kusuma Aerosta, Danny Lasepha, Ani Lubis, Fatma Juwita M. Zulkarnain M. Zulkarnain, M. Zulkarnain Mariana Mariana Marissa, Febi Marissa Meirizal Usra, Meirizal misnaniari, Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Mohamad Sadikin Moriskha, Moriskha Mukni Mukni, Mukni Nabilah, Defa Nuzul Nadia Purnama Sari Najmah, Najmah Ngudiantoro . Ningsih, Windi Indah Fajar Nirmalasari, Melisa Yuni Novitrie, Ayu Novrika, Novrika Novrikasari Novrikasari Novrikasari, Novrikasari Novrinda, Hilza Nur Alam Fajar Nurmalia Ermi Nursalim, Alfina Putri Ocktariana, Ocktariana Ocktariyana, Ocktariyana Octariyana, Octariyana Permana Putra, Dicky Pradisa, Dea Purnama, Yetti Puspita, Tari Rahima Rahima Rahmi Fitri J Ramdika, Sari Bema Rico Januar Sitorus Riris Diana Rachmayanti Rismiati, Meti Risnawati Tanjung Rizma Adlia Syakurah Rosaria, Rini Rosaria Samwilson, Samwilson Sari, Novrika Sari, Yuanita Windu Septelia I. Wanandi Shaputra, Roni Zakaria Sigit Purwanto Sitorus, Rico J Suhendra, Ahmad Adi SUKENDRO SUKENDRO, SUKENDRO Sukirno Sukirno Sulung, Neshy Sunarsi, Elvi Suryadi Tjekyan Susanti Susanti Syamsuryadi Tan Malaka Theodorus Theodorus Udin Bahrudin, Udin Wahyu Indra Bayu Wijaya, Bagas Rindra Wulanda, Ayu Febri Yuanita Windusari Yuliantari, Devy Yuliastuti, Maria Eka Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain, HM Zulkarnain, M. Zulkarnain Zulkarnain, Mohammad