Claim Missing Document
Check
Articles

Desain Konten Edukasi Hukum Nafkah Dalam Rumah Tangga Perspektif Fikih Dan Peraturan Perundang-Undangan Hasan, Ahmadi; Hamdi, Fahmi; Yuliani, Ma'rifah
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 1 No. 3 (2023): "Exploring the Wisdom Integration of Multidisciplinary Approaches in Higher Edu
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v1i3.1740

Abstract

Pemahaman masyarakat tentang kewajiban nafkah dalam keluarga Muslim masih terbatas dan sering hanya dipahami sebagai kebutuhan dasar, sehingga memicu konflik rumah tangga dan perceraian. Artikel ini bertujuan merancang konten edukasi hukum nafkah yang komprehensif dengan mengintegrasikan perspektif fikih klasik–kontemporer dan peraturan perundang-undangan Indonesia. Metode yang digunakan meliputi riset kebutuhan masyarakat, analisis sumber hukum, desain modul tematik, serta pengembangan konten multimedia yang mudah dipahami. Hasil menunjukkan adanya kesenjangan besar antara pemahaman masyarakat dan konsep hukum nafkah yang sebenarnya, terutama terkait ruang lingkup nafkah, kewajiban suami saat istri bekerja, dan nafkah pasca perceraian. Konten edukasi yang dirancang dinilai relevan, praktis, dan berpotensi meningkatkan literasi hukum, keadilan gender, serta stabilitas keluarga Muslim di Indonesia.
Pengembangan Modul Fikih Zakat Produktif Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Umat Anshary AZ, A. Hafiz; Hasan, Ahmadi; Jaidi, Muhammad
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 1 No. 3 (2023): "Exploring the Wisdom Integration of Multidisciplinary Approaches in Higher Edu
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v1i3.1744

Abstract

Zakat memiliki potensi besar sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat, namun praktiknya masih dominan bersifat konsumtif karena keterbatasan pemahaman tentang konsep zakat produktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan modul fikih zakat produktif yang komprehensif dan praktis untuk meningkatkan literasi zakat serta mendorong pemanfaatan zakat dalam pemberdayaan UMKM dan pengentasan kemiskinan. Metode yang digunakan meliputi kajian fikih klasik–kontemporer, analisis kebutuhan stakeholder zakat, desain kurikulum dan materi pembelajaran, serta uji coba implementasi. Hasil menunjukkan modul mampu meningkatkan pemahaman pengelola zakat dan masyarakat tentang konsep, mekanisme, dan dampak zakat produktif, serta mendorong transformasi distribusi zakat dari konsumtif menuju produktif. Modul ini berpotensi memperkuat kemandirian mustahik, pengembangan UMKM, dan kontribusi zakat terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Kelembagaan dan Kewenangan Hukum Ekonomi Syariah di Indonesia: Analisis Integrasi dalam Sistem Hukum Nasional Dian May Syifa; Yamani Naufal; Ahmadi Hasan; Mujiburohman A. Abas
ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/33cybg81

Abstract

The institutionalization of Sharia Economic Law in Indonesia demonstrates the state's commitment to integrating Islamic legal values into the national legal system through legislative policies, institutional development, and the allocation of authority among judicial, regulatory, and religious bodies. This development has created a distinctive legal framework that reflects the interaction between Islamic legal principles and national legal structures. An examination of this framework focuses on the legal-political foundations of Sharia Economic Law institutions, the legitimacy and distribution of authority among related institutions, and the pattern of legal integration viewed through the lenses of legal politics, institutional theory, and legal pluralism. This research adopts a normative legal method employing statutory, conceptual, and historical approaches. The analysis is based on primary legal materials consisting of legislation and supported by secondary sources derived from academic books, scholarly articles, and relevant legal literature. The findings reveal that the integration of Sharia Economic Law in Indonesia represents a model of managed legal pluralism in which Islamic legal norms acquire binding legal force after undergoing formal institutionalization by the state. Despite significant progress, several challenges persist, particularly in relation to regulatory harmonization, inter-institutional coordination, and the position of National Sharia Council-Indonesian Ulema Council (DSN-MUI) fatwas within the hierarchy of national law.
Urgensi Prinsip Dalam Pengembangan Hukum di Bidang Mu’amalah, Ekonomi, Perbankan, dan Keuangan Syariah Sri Maulida; M. Fahmi al-Amruzi; Ahmadi Hasan
Al-Azhar Islamic Law Review VOLUME 2 NOMOR 2, 2020
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri keuangan, khususunya keuangan syariah secara informal telah dimulai sebelum dikeluarkannya kerangka hukum formal sebagai landasan operasional perbankan syariah di Indonesia. Dengan perkembangan tersebut produk keuangan syariah juga terus berkembang, namun terdapat beberapa kasus produk keuangan syariah tidak sesuai SOP dan peraturan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), sedangkan di Indonesia harus melalui persetujusn DSN MUI. Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah dan dan tujuan penulisan terhadap ini adalah untuk membahas mengenai bagaiaman urgensi prinsip dalam mengembangkan ekonomi syariah. Dalam mengembangkan Hukum dalam keuangan syariah ada prinsip yang menjadi pedoman pengembangannya, yaitu prinsip dasar ekonomi Islam dan prinsip Derivatif. Prinsip dasar ekonomi Islam adalah Tauhid (keesaan Tuhan), ‘Adl (keadilan), Nubuwwah (kenabian), Khilafah (pemerintahan), dan Ma’ad (hasil). Sedangkan untuk prinsip Derivatif yaitu, Multitype Ownership (kepemilikan multijenis), Freedom to act (Kebebasan bertindak atau berusaha), dan Social Justice (Keadilan Sosial).
Co-Authors Adi Astiti, Ni Nyoman Adim, Abd. Ahmad Dakhoir Akhmad Sukris Sarmadi Al Amruzi, HM Fahmi al-Amruzi, M. Fahmi Alamudi, Ichwan Ahnaz Ananda, Rizqa Anshary AZ, A. Hafiz Anwar Hafidzi APHA, Journal Manager Arie Sulistyoko ARIE SULISTYOKO Arif Fitria, Rizal Arif Rahman Aseri, Akhmad Fauzi Bahran Basri Bahran Basri Basri, Bahran Darmono Budi Utomo Dian May Syifa Diki Sosano Dominikus Rato Emy Handayani Erfan, Zainul Ergina Faralita Faralita, Ergina Fitriyadi Fitriyadi Gusti Muzainah Hamdi, Fahmi HENDRA GUNAWAN B11211055 Hikmah Hikmah Husaini, Hasan Husnul, Mariani Ichwan Ahnaz Alamudi Jaidi, Muhammad Jalaluddin Jalaluddin KHASYI'IN, NURIL Khasyi`in, Nuril Lahmudinur, Lahmudinur Luthfi, FuaD M. Fahmi al-Amruzi Magfur, Achmad Mansyuroh, Firqah Annajiyah Mariani Mariani Marthin, Marthin Masyitah Umar Maulida, Sri Muhamad Shadiq, Gusti Muhammad Fadhil Muhsin Aseri, Muhsin Mujiburohman A. Abas Munawwarah Munawwarah, Munawwarah Mu’ammar, Ali Nafi, Muhammad Noor, Fitrian Nopendi, Us Us Surya Norrahman, Rezki Akbar Nur Aida, Nur Nuril Khasyi'in Nurwijayanti Pawana, Sekhar Chandra Purwoko, Agus Putri, Riska Yunita Rahmad Kurniawan Ramadhana, Yulia Rina Septiani, Rina Rini Fidiyani Rosnidar Sembiring Rukmawati, Desyana Putri Sadikin Abdul Azis Mandala Putra, Jay Sa’adi, Gusti Muslihuddin Sharfina Permata Noor, Erla Sholihah , Mida Mar`atus Sosano, Diki Sri Maulida Sri Maulida Sri Maulida Sri Warjiyati Sugeng Rianto Suprapto Suprapto Syahir, Ahmad Syamsiar, Syamsiar Tri Hidayati Umar, Masyitah Umar, Masyithah Wahdah Wahdah, Wahdah Wahidah Wahidah Yamani Naufal Yuliani , Ma’rifah Yuliani, Ma'rifah Yulianto, Eryck Yusna Zaidah Zeti Nofita Sari Ziyad, Ziyad Zubaidah, Dwi Arini