p-Index From 2021 - 2026
14.449
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IBDA` : Jurnal Kajian Islam dan Budaya Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam PALASTREN QIJIS (Qudus International Journal Of Islamic Studies) Jurnal Pendidikan Islam JURNAL PROFESI KEGURUAN Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Holistik: Journal For Islamic Social Sciences ELT Echo Jurnal Tamaddun MAHKAMAH: Jurnal Kajian Hukum Islam Al Tarbawi Al Haditsah JIEM (Journal of Islamic Education Management) EMPATI Panggung Jurnal Ilmiah Peuradeun Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia al-Afkar, Journal For Islamic Studies EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Journal EVALUASI Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI PARAMUROBI JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Pedagogik: Jurnal Pendidikan Paedagogia: Jurnal Pendidikan HUMANISMA : Journal of Gender Studies JURNAL PENELITIAN Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian ACITYA Journal of Teaching & Education Ulumuna: Jurnal Studi Keislaman Edum Journal Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan (JDMP) Al-Wardah: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama Journal of Islam and Science Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia JURNAL EDUKASI NONFORMAL JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Sakinah : Journal of Islamic and Social Studies Journal of Dehasen Educational Review TIN: TERAPAN INFORMATIKA NUSANTARA jurnal syntax admiration Tsaqafatuna: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Edulead : Journal of Education Management Journal Corner of Education, Linguistics, and Literature Indo-MathEdu Intellectuals Journal AL-TARBIYAH: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal) Interaksi Peradaban: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya Journal International Inspire Education Technology (JIIET) Journal of Comprehensive Science HUMANISMA : Journal of Gender Studies ADIBA: Journal of Education Education Journal: General and Specific Research Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal (JIPKL) Journal of Islamic Education Counseling Tanzhimuna : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Journal of Student Research Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Khulasah : Islamic Studies Journal Journal of Education and Culture Action Research Journal Indonesia (ARJI) JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Sublim: Jurnal Pendidikan Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan HIKMATUNA: Journal for Integrative Islamic Studies Jurnal Penelitian ENTINAS: Jurnal Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Inovasi Pendidikan Jurnal Komunikasi Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, Dan Sosial Humaniora Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Cendikia Pendidikan Edulead Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Darussalam: Journal of Psychology and Educational International Journal of Research in Counseling International Journal of Educational Qualitative Quantitative Research Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora EduBase: Journal of Basic Education Panggung Indonesian Journal of Research and Service Studies Jurnal Matematika Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kuningan Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Instagram terhadap Implementasi Metode Al-Arba’in Finnahwi Wassorfi Wallughah di Pondok Pesantren Baitussakhi Fatimatuzzahra Fatimatuzzahra; Septi Gumiandari
Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v5i12.1790

Abstract

Metode dan media adalah hal yang sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran, oleh karena itu guru hendaknya menggunakan metode serta media yang memadai cara belajar para muridnya. Oleh karena itu tujuan penelitian ini untuk mengenal metode al-arba’in finnahwi wassorfi wallugoh, mengetahui dampak Instagram sebagai media pembelajaran terhadap implementasi metode al-arba’in finnahwi wassorfi wallugoh, serta mengetahui peningkatan intelektual para santri dengan metode al-arba’in finnahwi wassorfi. Metode penelitian yang digunakan adalah  studi kasus dengan pendekatan kualitatif , melibatkan 3 santri dan 1 pengajar di pondok pesaantren Baitussakhi yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya sebuah peningkatan intelektual para santri setelah mengikuti atau mempelajari nahwu shorof dengan metode al-arba’in finnahwi wassorfi wallugoh dengan Instagram sebagai media belajarnya dengan adanya kemajuan yaitu adanya penambahan wawasan, dan dapat mengimplementasikan apa yang telah santri pelajari. Adapun dampak negatif dari penggunaan Instagram dalam pembelajaran metode al-arba’in finnahwi wassorfi wallugoh yaitu penggunaan kuota yang boros menjadi kendala bagi para pelajar dalam menggunakan Instagram sebagai media pembelajaran. Salah satu solusinya adalah dengan menyediakan fasilitas wifi di pondok pesantren Baitussakhi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran dapat meningkatkan efektivitas pendidikan di pondok pesantren. Implikasinya, penyediaan fasilitas internet yang memadai menjadi kebutuhan mendesak agar pembelajaran berbasis media sosial dapat berlangsung tanpa hambatan. Studi ini merekomendasikan pengembangan metode pembelajaran berbasis teknologi lainnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam di era digital.
SISTEM PENJAMIN MUTU INTERNAL UNTUK MENINGKATKAN PESERTA DIDIK DAN MUTU LULUSAN UPAYA SUPERVISI SMA BINAUL UMMAH KUNINGAN Lilis Lisdayanti; Septi Gumiandari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.1973

Abstract

Manajemen penjamin mutu pendidikan merupakan kunci keberhasilan suatu pendidikan, Lulusan yang unggul merupakaan keinginan dari siswa, untuk menunjang keberhasilan ada peranan guru yang sangat penting. Mutu lulusan yang rendah dapat menimbulkan berbagai masalah seperti sulitnya mendapatkan pekerjaan sesuai yang diinginkan, lulusan yang tidak produktif termasuk penerapan manajemen di lembaga pendidikan SMA Binaul Ummah Kuningan. Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana sistem penjamin mutu internal untuk meningkatkan peserta didik dan mutu lulusan upaya supervisi SMA Binaul Ummah Kuningan. Melalui pendekatan Kualitatif deskriptif menggunakan metode cara Wawancara dan Observasi. Hasil Penelitian yaitu (1) Sistem penjamin mutu internal di SMA Binaul Ummah sudah dilaksanakan dengan baik. (2) Kendala yang dihadapi Kelapa Sekolah dalam Meningkatkan Peserta Didik dan Mutu Lulusan di SMA Binaul Ummah dilakukannya Supervisi Akademik dan Supervisi administrasi pembelajaran sekolah berusaha yang terbaik untuk evaluasi baik dari meningkatkan kompetensi guru, menilai kelengkapan administrasi para guru (Silabus, RPP, Prota, Promes, KKM), mencari pola baru, dan studi banding dengan sekolah swasta yang unggul untuk meningkatkan peserta didik dan mutu lulusan. (3) Strategi meningkatkan mutu sekolah SMA Binaul Ummah yang Unggul belum maksimal.
Kekerasan Berbasis Gender Dalam Pacaran Pada Remaja Putri Di Indramayu Nisa, Fadlun; Gumiandari, Septi
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama Vol 16, No 2 (2022): Edisi Desember
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/al-wardah.v16i2.1037

Abstract

Para ahli dan peneliti menunjukkan bahwa kekerasan dalam pacaranmerupakan salah satu isu krusial di tingkat global yang dihadapi para remaja. Perempuan lebih banyak menjadi korban dibandingkan laki-laki karena pada dasarnya kekerasan ini terjadi akibat adanya ketimpangan kekuasaan antara laki-laki dan perempuan yang dianut oleh masyarakat luas. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, faktor penyebab kejadian dan dampak kekerasan berbasis gender dalam pacarana. Metode penelitian secara kualitatif, pendekatan studi kasus yaitu Indepth Interview (wawancara mendalam) kepada 2 orang korban kekerasan berbasis gender dalam pacaran pada remaja putri di Indramayu, agar memperoleh data yang valid maka peneliti melakukan triangulasi analisis, dan meminta umpan balik dari informan. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa bentuk-bentuk kekerasan berbasis gender dalam pacaran meliputi a) kekerasan fisik seperti mencengkeram tubuh dan menendang, b) kekerasan psikis seperti mengucapkan kata-kata kasar dan makian, c) kekerasan seksual seperti memaksa mencium korban dan memaksa korban untuk berhubungan seksual, d) kekerasan ekonomi seperti meminta korban untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari pelaku. Umumnya faktor penyebab kekerasan berbasis gender dalam pacaran berupa emosi belum stabil, dorongan seksual, dan budaya patriarki. Dampak kekerasan berbasis gender dalam berpacaran meliputi dampak fisik, seperti lebam dan perih, dampak psikis meliputi depresi dan ketakutan, sedangkan dampak sosial seperti dikucilkan dan aib keluarga. Kontribusi penelitian ini mencakup kontribusi teoritis yaitu berisi tentang penjelasan bentuk, faktor dan dampak kekerasan berbais gender dalam pacaran untuk melengkapi penelitian sebelumnya. Maka penelitian ini memberikan implikasi kepada Orang tua, guru, pasangan remaja sebagai referensi atau panduan pencegahan kekerasan dalam pacaran.
Tinjauan Pustaka Perbandingan Efektivitas Metode Jigsaw Learning dan Numbered Heads Together terhadap Hasil Belajar Siswa Miratul Munawwaroh; Septi Gumiandari
Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 1 (2025): Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/aliansi.v2i1.764

Abstract

The enhancement of student learning outcomes is a primary goal of various innovations in teaching methods. This study systematically reviews the effectiveness of cooperative learning methods, specifically Jigsaw Learning and Numbered Heads Together (NHT), in improving student learning outcomes. Using a systematic literature review approach, the research analyzes twelve studies published between 2019 and 2025 that compare these two methods. The findings indicate that both Jigsaw Learning and NHT possess unique strengths; Jigsaw Learning fosters deep understanding through collaborative expertise, while NHT promotes active participation through structured discussions. Despite some studies showing no significant differences in effectiveness, others highlight context-dependent advantages of each method. The implications suggest that educators should consider the specific learning objectives and student characteristics when selecting or combining these methods to optimize educational outcomes.
Mubadalah and Sexual Consent Education: Bridging Religious Norms & Legal Perspective on Sexual Violence Prevention Firdaus, Slamet; Gumiandari, Septi; Fitriana; Nafi’a, Ilman
JURNAL PENELITIAN Vol 21 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/jupe.v21i2.9249

Abstract

Misconceptions surrounding sexual consent often serve as a catalyst for sexual violence. The absence of explicit refusal in a sexual encounter does not necessarily indicate agreement. The debate over sexual consent education has gained prominence, particularly in the context of Indonesia’s Draft Law on the Prevention and Handling of Sexual Violence (RUU PKS). This study critically examines polarized perspectives on this issue using a qualitative approach and the Mubādalah framework to find common ground. The findings reveal two opposing positions. The Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) emphasizes that the absence of consent is a primary cause of sexual violence, advocating for sexual consent education as a preventive measure. In contrast, the Indonesian Family Love Alliance (AILA Indonesia) argues that such education contradicts Indonesia’s cultural and religious values, potentially fostering sexual permissiveness. AILA proposes a preventive approach rooted in local norms and values. The Mubādalah perspective provides a mediating lens, emphasizing that sexual activities outside marriage are impermissible in Islam. It reframes sexual consent within marital contexts and advocates education that prioritizes respect, mutual consent, and adherence to ethical and religious principles. This balanced approach addresses both ICJR’s and AILA’s concerns, fostering a culture of respect and responsibility while upholding religious values to prevent sexual violence.
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Kekerasan Berbasis Gender Online pada Remaja di Cirebon Mu’tazza, Ma’bad Fathi; Gumiandari, Septi
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 6 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i6.2370

Abstract

In facing the impact of digitalization, it is necessary to control the use of technology. This can be seen from the many cases of gender violence in adolescents. This study aims to investigate the role of Islamic Religious Education (PAI) in dealing with online gender-based violence among adolescents in Cirebon. Through a qualitative phenomenological approach, this research focuses on adolescents' understanding, perception, and experience of PAI teaching related to the phenomenon of gender violence in the digital realm. In-depth interviews with adolescents, PAI teachers, and related individuals were conducted to explore how the religious values taught in PAI affect adolescents' attitudes, behaviors, and thoughts towards online gender-based violence. The data analysis carried out includes data reduction, data presentation, and making conclusions. The results of this study are the importance of the role of PAI in shaping the moral and ethical awareness of adolescents against online gender-based violence. Understanding religious values in this context encourages more responsible online behavior and reduces the risk of engaging in gender violence. The implications of this study can be the basis for the development of more effective educational strategies in preventing and tackling online gender-based violence among adolescents.
KONSEP BELAJAR TANPA BERMAIN DAN PENERAPANNYA DI LEMBAGA KUTTAB AL-FATIH DALAM PERPEKTIF PSOKOLOGI BELAJAR KONTEMPORER (STUDI ANALISIS KRITIS) Fathoro, Nurul; Gumiandari, Septi
PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 7 No 2 (2024): PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UNSIQ Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/paramurobi.v7i2.8188

Abstract

Belajar sambil bermain merupakan salah satu solusi untuk mengurangi ketegangan dan kejenuhan siswa ditengah proses pembelajaran. Namun, di Kuttab Al-fatih dalam proses pembelajaran terdapat adab-adab yang harus dikedapankan, sehingga antara belajar dan bermain tidak dapat dilakukan dalam waktu yang bersamaan. Tujuan penelian ini adalah (1) Mengidentifikasi Konsep Belajar Tanpa Bermain di Lembaga Kuttab Al-Fatih, (2) Menganalisis Dampak Penerapan Konsep Belajar Tanpa Bermain terhadap Prestasi dan Perkembangan Siswa, dan (3) Mengevaluasi Penerapan Konsep Belajar Tanpa Bermain dalam Perspektif Psikologi Belajar Kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi analisis kritis. Teknik pengumpulan data yang diaplikasikan adalah observasi partisipatif pasif, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Penelitian ini menemukan bahwa (1) Pendekatan ini unik karena meskipun secara eksplisit memisahkan elemen bermain dari proses pembelajaran tradisional, Kuttab Al-Fatih mengintegrasikan aspek-aspek pembelajaran yang kaya akan nilai-nilai moral dan agama melalui metode halaqah dan cerita dari Al-Qur'an. (2) Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan prestasi akademik siswa, seperti kemampuan membaca Al-Qur'an dan memahami mata pelajaran umum. Selain itu, perilaku positif seperti kedisiplinan dan kemandirian dalam aktivitas sehari-hari juga terbentuk dengan baik. (3) Dengan menggabungkan prinsip-prinsip dari teori sosiokultural Vygotsky, konstruktivis Bruner, dan kecerdasan majemuk Gardner, pendekatan ini tidak hanya memfasilitasi transfer pengetahuan tetapi juga mendukung pembentukan karakter yang kuat dan adaptif. Kesimpulan ini menegaskan bahwa, meskipun tidak ada unsur bermain tradisional yang ditekankan, kebutuhan perkembangan anak tetap terpenuhi melalui kegiatan yang dirancang untuk mendukung pembelajaran interaktif dan perkembangan emosional yang stabil. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana pendekatan holistik yang menggabungkan nilai-nilai agama dan moral dapat diterapkan dalam pendidikan dasar untuk mendukung perkembangan akademik dan karakter siswa secara optimal.
Pengaruh Penguasaan Mufrodat Terhadap Kemampuan Membaca Kitab Kuning Santri di Pondok Pesantren An-Nidhom Abdullah Syihabuddin; Septi Gumiandari
Perspektif : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Vol. 2 No. 4 (2024): Desember : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/perspektif.v2i4.1977

Abstract

Mastery of the Arabic mufrodat is the main challenge for students in Islamic boarding schools, especially in reading the yellow book which requires a deep understanding of the rules of the Arabic language. This phenomenon reflects the importance of vocabulary mastery in supporting the reading skills of classical Arabic texts. This study aims to (1) analyze the mastery of mufrodat of An-Nidhom Islamic Boarding School students, (2) analyze the ability to read the yellow book, and (3) describe the influence of mastery of mufrodat on the ability to read the yellow book. This study uses a qualitative approach with a descriptive design. Data was collected through interviews and questionnaires involving 18 students as samples. The analysis was carried out with the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study showed that (1) most of the students had mastery of mufrodat in the categories of very good (55.5%) and good (44.5%), (2) the ability to read the yellow book of students was shown through the accuracy of reading based on the rules of nahwu and shorof, understanding of the content of the reading, and the ability to express the content of the reading systematically, and (3) there was a significant positive influence between the mastery of mufrodat and the ability to read the yellow book, which is supported by grammatical rule-based learning and the active role of Ustadz in the teaching process. This study emphasizes the importance of strategies to strengthen mufrodat learning to improve the ability to read the yellow book in Islamic boarding schools.
TELAAH ISLAM ATAS PERKEMBANGAN MORAL MANUSIA MENURUT THOMAS LICKONA Khuzie Sahala Hidayah; Septi Gumiandari
EDUCATIONAL JOURNAL : General and Specific Research Vol. 5 No. 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lawrence Kohlberg brought a theory of moral development based on moral reasoning which is a product of ratio or reason. The author tries to raise the perspective of Islamic education. The method used by the author is qualitative and library research with documentary research sources based on moral development theory and Islamic theory. Lawrence Kohlberg's moral development theory discusses the development experienced by humans who will reach a certain stage of development by going through the previous moral stages. This paper reveals the perspective of Islamic education on Lawrence Kohlberg's moral development theory. This research produces, first, the theory of moral development based on anthropocentric and theocentric, second, the common thread between spiritual intelligence and religion called spiritual intelligence, which must be possessed by students as a condition for becoming moral human beings. (Kuswandi, 2020)
Enhancing Family Resilience for Religious Moderation: Preventing Radicalism through Digital Religious Literacy Nafia, Ilman; Firdaus, Slamet; Gumiandari, Septi
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2024): Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v9i2.18883

Abstract

This article discusses the importance of the family's role in preventing religious radicalism and promoting religious moderation through digital religious literacy. The research aims to explore the level of family digital literacy among Muslims in Cirebon and its role in strengthening family resilience as a key element in addressing potential radical challenges. Using a mixed-methods approach with questionnaire surveys and interviews, the study reveals that religious conflicts in Indonesia, particularly in Cirebon, stem from factors like low religious literacy among millennials, driven by a lack of interest in reading and a limited understanding of religious teachings. Technology and social media exacerbate these conflicts, involving violations of religious freedom, intolerance, and blasphemy, persisting despite regulations and threatening multicultural harmony. Family resilience, encompassing economic, psychosocial, and socio-cultural aspects, plays a crucial role in countering religious radicalism. As the smallest social institution, the family transmits values, with economic resilience preventing the infiltration of radical ideas. Empowering families as moderation agents is vital, and strategies for enhancing family digital literacy, including education and awareness campaigns, monitoring online activities, promoting quality information sources, developing critical thinking skills, and using content filters, contribute to building resilience against radical influences. The study's results are expected to enrich academic literature by applying the concept of family resilience, specifically in preventing radicalism and promoting religious moderation. The findings strive for a direct impact on practical efforts to prevent radicalism, contributing to the formation of an inclusive and moderate society.Keywords: Family Resilience, Digital Religious Literacy, Religious Moderation 
Co-Authors 'ulya, himatul Abdul Basit Abdullah Syafi’i Abdullah Syihabuddin Achmad Fauzan Dainuri Adin Hamzah Al Arif Adin Hamzah Al-Arif Adji Firmansyah Afi Nur Afianti Afifah Khairunisa Agis Selviani Ahmad Asmuni Ahmad Asmuni Akhmad Affandi Alfin Nazmi Al a’la Anda Juanda Andika Noer Rizkiawan Asmuni, Ahmad Ayu Sabrina Aziizah, Qoonitah Azzahra, Niken Fatimatu Bumela, Lala Caswito Caswito Caswito, Caswito Cut Andiyani Priatna Putri Daniel Happy Putra Dea Tresna Amalia Dedi Djubaedi Desyandri Desyandri Devi Imron Rosadi Didin Nurul Rosidin Dindin Jamaluddin, Dindin Eis Nabillah Eliza Qoyum Wilhana Elliot, McCarty Erlita, Tita Dwi Eti Nurhayati Fadhil Muhamad pratama Faridsyah Dzikri Maulana Fathoro, Nurul Fatimatuzzahra Fatimatuzzahra Fauziah, Syifa Alifia Fifi Nur Afifa Firdaus, Slamet Fitri Nurkholipah Fitriana Gunawan, Ahmad Halimatussa’diyyah, Halimatussa’diyyah Halimatussa’diyyah Halimatussa’diyyah Hamzawi , M. Adib Hidayat, Abas Himatun Mardhiyah Huriyah Huriyah Huriyah Huriyah, Huriyah Ibrohim Ibrohim Iip Muhammad Ilman Nafi'a Ilman Nafi'a Ilman Nafi'a Ilman Nafi'a Ilman Nafi'a Ilman Nafi'a Ilman Nafia Ilman Nafi’a Ilman Nafi’a Ilmy, Muhamad Fathi Ilmy, Nazwa Inriyani Intan Indriawati Intan Sari ‎ Iyan Nopiyanto Jamali Jamali Sahrodi Kafitri, Kafitri Khaeriyah, Umamatul Khairul Umam Khairul Umam Khuzie Sahala Hidayah Komar, Komarudin Humaedi Kurniawan, Dodi Lidia Ratnaningsih Lilis Lisdayanti Lina Rahmawati Lisa Nurhasanah Mansir, Firman Mansur Masrukhin Masrukhin Maula, Regina Cahyatul Maula, Siti Salma Tuh Fatul Maulana Mualim Miratul Munawwaroh Moh Noerfiadi Moh. Agis Ghoni Chakim Mualim, Maulana Muhamad Ade Suranto Muhammad Fathi Ilmy Muhammad Ziyan Naufal Mutiah, Dewi Mu’tazza, Ma’bad Fathi Nafi'a, Ilman Nafi'a, Ilman Nafi'an, Ilman Nafia, Ilman Nafi’a, Ilman Nafi’a, Ilman Nakhma’Ussolikhah Nakhma’Ussolikhah Nakhma’ussolikhah, Nakhma’ussolikhah Nisa, Fadlun Nugroho, Dimas Aji Nurliasari, Hanifa Nuroktaviani , Ila Nurul Ain, Aiyuhan Purnomo, Halim Qorina Awa Rosi Rachel Aziza Rukmantara Rahayu, Tatang Rahayu Ratnawati Ratnawati Ratnawati, Ratnawati Riri Trinanda Rizka Amalia Solehah Rizky Amalia, Lola Royan, Raehan Saarah Shafa Salsabila Saarah Shafa Salsabila Saeful Bakhri Safii Safii Selamet Selamet Siti Chodijah Nur Indah Berliani Siti Nurnaena Slamet Firdaus Sodikin Sodikin Suklani Supena, Fitriani Ramadhanti Sya’bani, Ahmad Deby Syifa Alifia Fauziah Teti Sumiati Tita Dwi Erlita Tri Intan Febriany Tri Intan Febriany Tumin Tumin Tumin, Tumin Ubaidillah Kamal Faseh Ulya, Himayatul Umamatul Bahiyah Via Oktaviani Wastam, Saepa Wawan Ahmad Ridwan Xavier, Murphy Yani Setiani, Yani Yeni Sriyeni Zaenal Muttaqin