Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah pada Sekolah Penggerak di SD Negeri 1 Sijunjung Basri, Henny Hamdani; Imamora, Marjoni; Demina, Demina; Hendriani, Suswati; Warmansyah, Jhoni
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3444

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah banyaknya prestasi yang diraih SD Negeri 1 Sijunjung sebagai Sekolah Penggerak, yang diduga kuat dipengaruhi oleh kepemimpinan transformasional kepala sekolahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi keempat komponen kepemimpinan transformasional—idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, dan individualized consideration—di sekolah tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi pada November 2024 hingga Agustus 2025. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, empat pendidik, dan satu anggota komite. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat komponen kepemimpinan transformasional telah diimplementasikan secara efektif. Kepala sekolah menjadi teladan dalam kedisiplinan waktu (idealized influence), memberikan motivasi dan antusiasme dalam program sekolah (inspirational motivation), mendorong inovasi dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran (intellectual stimulation), serta memberikan perhatian khusus pada kebutuhan bawahan melalui forum komunikasi terbuka (individualized consideration). Simpulan penelitian ini adalah implementasi kepemimpinan transformasional oleh kepala sekolah berhasil menciptakan budaya sekolah yang kolaboratif, inovatif, dan berprestasi, sehingga meningkatkan semangat kerja warga sekolah dan berdampak pada peningkatan prestasi peserta didik.
Perspektif Warga Terhadap Penerapan Berbasis Islami oleh Kepala Sekolah di MIUT Tanjung Bonai Aur Heliwasnimar, Heliwasnimar; Hendriani, Suswati
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i2.544

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perspektif orang tua/ warga masyarakat Tanjung Bonai Aur dalam memilih sekolah dasar berbasis Islam. Penelitian ini menggunakan metode survey lapangan dan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Responden dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan orang tua yang menyekolahkan anaknya di sekolah dasar berbasis Islam di Nagari Tanjung Bonai Aur. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Adapun faktor-faktor yang menentukan preferensi orang tua memilih sekolah dasar berbasis Islam yaitu, kurikulum, sarana dan prasarana, pendidik dan tenaga kependidikan, lingkungan sekolah, ekstrakurikuler, lokasi sekolah, spelisialisasi sekolah, dan biaya sekolah. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa faktor dominan yang menentukan perspektif orang tua atau masyarakat Tanjung Bonai Aur dalam memilih sekolah dasar berbasis Islam adalah faktor produk yang indikatornya berisi kurikulum, biaya, sarana dan prasarana, pendidik dan tenaga kependidikan, dan kualitas luaran
Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Karakter Positif Siswa di SDN 17 Sijunjung Basri, Henny Hamdani; Hendriani, Suswati
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i2.556

Abstract

Artikel ini membahas tentang strategi kepala sekolah dalam meningkatkan karakter positif siswa di SDN 17 Sijunjung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain fenomologi. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah dan dua  orang  guru   SDN 17   Sijunjung. Instrumen   penelitian   ini adalah lembar wawancara, dengan mengumpulkan data melalui wawancara. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, analisis dokumen dan triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh kepala sekolah SDN 17 Sijunjung dapat meningkatkan karakter positif siswa. Kesimpulannya, penggunaan strategi yang tepat dan sesuai dengan perkembangan anak dapat meningkatkan karakter positif siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi satuan pendidikan untuk meningkatkan karakter positif siswa di sekolah.
Manajemen Kepala Sekolah dalam Mempersiapkan Peserta Didik untuk Magang Luar Negeri di SMKN 4 Sijunjung Fikria, Husnah; Hendriani, Suswati; Jamilus, Jamilus
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i2.580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen kepala sekolah dalam mempersiapkan peserta didik untuk magang luar negeri di SMKN 4 Sijunjung sebagai salah satu SMK Pusat Keunggulan (SMK PK). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa poin penting dalam manajemen kepala sekolah dalam mempersiapkan peserta didik untuk magang luar negeri, yaitu: Inisiatif dan komitmen kepala sekolah dalam mendukung program magang luar negeri. Perencanaan dan seleksi yang matang untuk memilih negara tujuan dan peserta didik yang tepat. Kerjasama dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan kelancaran program magang. Dukungan dan motivasi kepada para peserta didik selama mengikuti program magang. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami peran kepala sekolah dalam mempersiapkan peserta didik untuk magang luar negeri, khususnya di SMK PK.
Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dalam Mendorong Partisipasi Guru di Sekolah Penggerak Siskawati, Oies Febria; Hendriani, Suswati; Jamilus, Jamilus
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.622

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana kepemimpinan transformasional yang diterapkan oleh kepala sekolah dapat mendorong partisipasi guru di sekolah penggerak. Artikel ini akan membahas definisi dan karakteristik kepemimpinan transformasional, dampak positifnya, serta strategi yang dapat digunakan oleh kepala sekolah untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi guru. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik wawancara kepada kepala sekolah dan guru-guru di SMAN 3 Kota Sawahlunto. Hasilnya Guru yang termotivasi dan berpartisipasi aktif cenderung lebih bersemangat dalam mengajar, lebih kreatif dalam merancang pembelajaran, dan lebih berkomitmen terhadap pengembangan professional. Penting bagi kepala sekolah untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi dan partisipasi guru, serta mengimplementasikan strategi yang dapat meningkatkan motivasi dan partisipasi tersebut.
Strategi Kepala SMPN 11 Sijunjung Mendorong Transformasi Manajemen Pembelajaran Guru Melalui Program Sekolah Penggerak Hasni, Walidatil; Hendriani, Suswati
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i2.626

Abstract

Mobilizing Schools merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Salah satu fokus utama dari program ini adalah mendorong transformasi guru dan meningkatkan kualitas manajemen pembelajaran. SMPN 11 Sijunjung sebagai salah satu sekolah yang terpilih sebagai Sekolah Mengemudi telah menerapkan berbagai strategi untuk mencapai tujuan tersebut. Dipimpin oleh kepala sekolah yang visioner, sekolah ini membangun budaya belajar yang positif dan mendorong transformasi guru melalui berbagai pelatihan dan pengembangan profesional. Penggunaan teknologi juga menjadi kunci, membuka cakrawala pengetahuan dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Kisah inspiratif di SMPN 11 Sijunjung ini merupakan bukti nyata bahwa transformasi pendidikan dapat dicapai dengan kepemimpinan yang kuat, strategi yang tepat, dan kerja sama yang solid.
Komunikasi Efektif Kepala Sekolah dalam Pelaksanaan Program Sekolah Penggerak di SMAN 2 Sawahlunto Rusmita, Rusmita; Hendriani, Suswati
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi efektif yang dilakukan kepala sekolah dalam pelaksanaan Program Sekolah Penggerak di SMAN 2 Sawahlunto. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara semi terstruktur, observasi partisipan, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa kepala sekolah di SMAN 2 Sawahlunto menggunakan berbagai strategi komunikasi, termasuk komunikasi verbal, tertulis, dan non-verbal, untuk mengkomunikasikan visi, misi, dan tujuan program kepada seluruh warga sekolah. Faktor pendukung seperti kebijakan yang terbuka, transparansi, dan penggunaan media komunikasi yang efektif memfasilitasi komunikasi yang efektif. Namun, faktor-faktor seperti budaya dan lingkungan sekolah, yang mungkin tidak selalu mendukung, dapat menghambat komunikasi. Dampak komunikasi efektif yang dilakukan kepala sekolah terhadap pelaksanaan Program Sekolah Penggerak di SMAN 2 Sawahlunto sangat nyata, terbukti dengan tingginya motivasi dan partisipasi warga sekolah, kerjasama yang baik, serta pelaksanaan program yang efektif dan efisien.
Strategi Kepala SMPN 44 Sijunjung dalam Mengembangkan Kemampuan Teknologi Guru di Era Society 5.0 Hefrita, Nelly Octovia; Hendriani, Suswati
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i2.634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Kepala SMPN 44 Sijunjung dalam mengembangkan kemampuan teknologi guru di era Society 5.0. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala SMPN 44 Sijunjung menerapkan berbagai strategi untuk mengembangkan kemampuan teknologi guru, yaitu: (1) membangun komitmen dan semangat kolektif, (2) pemetaan kebutuhan dan tantangan, (3) integrasi teknologi dalam pembelajaran, (4) pengembangan kompetensi guru, (5) kreativitas dan inovasi, dan (6) evaluasi dan monitoring. Strategi-strategi tersebut telah menghasilkan beberapa manfaat bagi para guru, yaitu: (1) meningkatnya pengetahuan dan keterampilan TIK para guru, (2) meningkatnya kemampuan para guru dalam menggunakan TIK untuk pembelajaran, (3) meningkatnya motivasi dan engagement para guru dalam belajar TIK, dan (4) meningkatnya kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa. Kisah SMPN 44 Sijunjung menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain, khususnya di daerah terpencil, bahwa kemajuan pendidikan tidak mengenal batas. Dengan tekad yang kuat, kepemimpinan yang visioner, dan kerja sama yang solid, setiap sekolah dapat bertransformasi dan menghasilkan generasi penerus bangsa yang siap menghadapi masa depan.
Manajemen Program Adiwiyata pada SMPN 9 Payakumbuh Mensunalis, Mensunalis; Asmendri, Asmendri; Jamilus, Jamilus; Hendriani, Suswati; Aisyah, Devy
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1013

Abstract

Pokok permasalahan belum terungkapnya manajemen program Adiwiyata pada SMPN 9 Payakumbuh terutama pada perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program Adiwiyata. Tujuannya untuk mengungkap manajemen program Adiwiyata terutama dalam Prencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program Adiwiyata. Adiwiyata membutuhkan manajemen yang tepat, suatu fungsi manajemen dapat dilakukan dengan baik, maka program kerja akan dapat terlaksana dengan baik. Demikian sebaliknya manajemen program Adiwiyata yang tepat akan berdampak terhadap kegagalan program tersebut. Perencanaan program Adiwiyata di Sekolah Menengah pertama Negeri 9 Payakumbuh, pelaksanaan program Adiwiyata di SMP Negeri 9 Payakumbuh, pengawasan program Adiwiyata di SMP Negeri 9 Payakumbuh. Metode penelitian ini adalah kualitatif studi kasus yang berlokasi di SMPN 9 Payakumbuh yang terletak di Jalan Pahlawan No 37 Padang Tiakar Mudik, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan serta melakukan klasifikasi terhadap aspek tertentu dan memaparkan melalui kalimat yang efektif. Dari observasi lapangan dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian menunjukan: Perencanaa program Adiwiyata oleh kepala sekolah, menyusun dan mengembangkan kurikulum terintegrasi, menyusun pelatihan guru dalam mapel. Menyusun kegiatan berwawawsan lingkungan, membentuk kader Adiwiyata, perencanaan pada aspek partisipasi dan kerjasama, Pengorganisasian program Adiwiyata meliputi membentuk kepengurusan tim Adiwiyata, kepengurusan tim Adiwiyata dibentuk selama masa periode satu tahun, pengorganisasian program adiwiyata membagi tugas dengan mengukur kompetensi dan kelayakan susuai dengan tupoksi, Pelaksanaan program adiwiyata meliputi : pembelajaran yang mengintegrasikan pada mapel, Penerapan lingkungan bersih pada masyarakat sekitar sekolah, membentuk jejaring kerja dan komukasih, membentuk dan memberdayakan tim Adiwiyata, Pengawasan pelaksanaan program Adiwiyata meliputi pengawasan secara internal dan eksternal. Pengawasan internal yaitu kepala sekolah dengan pengawasan secara langsung dan tidak langsung. Pengawasan eksternal dari BLH (Badan Lingkungan Hidup) dan komite sekolah.
Strategi Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Disiplin Kerja Guru Nurti, Syafni; Hendriani, Suswati
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Volume 1 No 2
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.16 KB) | DOI: 10.31004/jpion.v1i2.45

Abstract

The purpose of this discussion is to explain the leadership role of the school principal in Improving teacher Work Discipline. The type of research that the writer did was field research which is a qualitative description. Data collection techniques that the authors use are through observation, interviews, and documentation. The validity of the data used is triangulation. The analysis technique that the writer uses according to Miles and Huberman. The results of the study show the role in increasing the work discipline of educational staff, namely: as an educator the principal gives freedom and is firm to educational staff, as a manager the principal coordinates his subordinates so that they work to improve work discipline. As an Administrator the principal has administrative management activities that are recording, compiling and documenting, as a Supervisor that is carrying out supervision and control to improve work discipline through a familial approach. As a leader the principal guides, fosters, encourages and directs all parties in the school, and is able to accept criticism and suggestions from his subordinates. As an innovator the principal guides, fosters, encourages and directs all parties in the school, and is able to accept criticism and suggestions from his subordinates.