Claim Missing Document
Check
Articles

Persepsi Masyarakat Terhadap Faktor Penyebab Kenakalan Remaja Di Dusun IV Kampung Nambahdadi Tri Yukanti; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 5 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study to analyze and explain the perception society against factors causing juvenile delinquency. The research method used is a descriptive quantitative method. Subjects in this study were 33 people of Dusun IV Kampung Nambahdadi who have teenagers. To collect data in this research using questionnaires and comprehension tests as basic techniques, while supporting techniques are interviews and documentation. The results showed that the factors causing juvenile delinquency are the family circumstances that are less supervising and less guiding their teenage children. Besides, the factor of school condition that less enforce the discipline and society that is less concerned about the surrounding environment caused juvenile delinquency. This is indicated by as many as 24 respondents or 72.7% of people fall into the category of disagreeing. A total of 7 respondents or 26.2% of people fall into the category of less agree, and as many as 2 respondents or 6.1% of people fall into the category agree.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan menjelaskan persepsi mayarakat terhadap faktor penyebab kenakalan remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 33 orang masyarakat Dusun IV Kampung Nambahdadi yang mempunyai anak remaja. Untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini menggunakan teknik angket dan tes pemahaman sebagai teknik pokok, sedangkan teknik penunjangnya adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab kenakalan remaja adalah keadaan keluarga yang kurang mengawasi dan kurang membimbing anak remajanya. Disamping itu faktor keadaan sekolah yang kurang menegakkan disiplin dan masyarakat yang kurang perduli terhadap lingkungan sekitar menyebabkan kenakalan remaja. Hal ini ditunjukkan dengan sebanyak 24 responden atau 72,7% masyarakat masuk dalam kategori tidak setuju. Sebanyak 7 responden atau 26,2% masyarakat masuk dalam kategori kurang setuju, dan sebanyak 2 reponden atau 6,1% masyarakat masuk dalam kategori setuju.Kata kunci: kenakalan remaja, masyarakat, persepsi.
Persepsi Peserta Didik Terhadap Mata Pelajaran PPKN Dalam Membentuk Sikap Bela Negara Fatimatuz Zahrah; Berchah Pitoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 7 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to analyze and describe perception of learners to PPKn subject in shaping the states defensive stance in MAN 1 Pringsewu of class XI in academic year 2016/2017. The method that is used in this research is descriptive method with quantitative approach and data collection technique using questionnaire. Population in this study are learners of class XI in MAN 1 Pringsewu which amounts 264 with samples taken as much as 15% of the population of 39,6 rounded to 40 respondents. The result showed that the perception of learners to PPKn subject in shaping the states defensive stance countries are in the category tend to be positive. This means that learners have good understanding, responses and expectations of the state defender in class XI MAN 1 Pringsewu.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan persepsi peserta didik terhadap mata pelajaran PPKn dalam membentuk sikap bela Negara di kelas XI MAN 1 Pringsewu tahun pelajaran 2016/2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan angket. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MAN 1 Pringsewu tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 264 dengan sampel yang diambil sebanyak 15% dari populasi yaitu 39,6 yang dibulatkan menjadi 40 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi peserta didik terhadap mata pelajaran PPKn dalam membentuk sikap bela negara berada pada kategori cenderung positif. Hal ini berarti peserta didik memiliki pemahaman, tanggapan, dan harapan yang baik terhadap sikap bela negara di kelas XI MAN 1 Pringsewu.Kata kunci: bela Negara , persepsi peserta didik, mata pelajaran PPKn, sikap.
HUBUNGAN INTERAKSI SOSIAL DENGAN HASIL BELAJAR SISWA SMA NEGERI 7 BANDAR LAMPUNG Tori Seldesani; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 7 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to explain the correlation of social interaction on students learning outcomes at SMA Negeri 7 Bandar Lampung. The research method used quantitative descriptive. The population in this research were 176 students, while the sample were 26 students. The technique of data collecting used questionnaires then it was processed by using percentage formula and chi quadrat. Based on the result of research about social interaction of student class XI at SMA Negeri 7 Bandar Lampung, it showed that from 26 students, it was found 13 students or 50% students have good social interact. The calculation and analysis for variable of students learning outcomes at SMA Negeri 7 Bandar Lampung, from 26 students, it was found 12 students or 42% students were in good learning outcomes category. There is significant influence between social interaction on students learning outcomes at SMA Negeri 7 Bandar Lampung.Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan antara interaksi sosial dengan hasil belajar siswa SMA Negeri 7 Bandar Lampung. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 7 Bandar Lampung yang berjumlah 176 orang sedangkan sampelnya 26 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan angket yang selanjutnya dilakukan pengolahan data dengan rumus presentase dan Chi Kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian tentang interaksi sosial siswa kelas XI SMA Negeri 7 Bandar Lampung, menunjukan bahwa dari 26 responden terdapat 13 orang responden atau 50 % siswa berinteraksi sosial dengan baik. Perhitungan dan analisis untuk variabel hasil belajar siswa SMA Negeri 7 Bandar Lampung, dari 26 orang responden terdapat 12 orang responden atau 46,2 % siswa berada dalam kategori hasil belajar baik. Terdapat pengaruh yang signifikan antara interaksi sosial dengan hasil belajar siswa SMA Negeri 7 Bandar Lampung.Kata kunci : interaksi sosial, hasil belajar, pembelajaran.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BUDAYA MENYONTEK DI KALANGAN SISWA Adelina Hasyim; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 5 (2013): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explain the factors that affect the culture of cheating among students of SMA Negeri 1 Seputih Raman Central Lampung. This research method using a descriptive study using a qualitative approach, the subject under study is a student / student of class X and XI SMA Negeri 1 Seputih Raman, amounting to 413. Samples taken 10% or 41 respondents. Principal techniques of data collection using questionnaire and to analyze the collected data used formula percentage. The results showed that the internal and external factors affecting the culture of cheating among students of SMA Negeri 1 Seputih Raman Central Lampung.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi budaya menyontek di kalangan siswa SMA Negeri 1 Seputih Raman Lampung Tengah. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, subjek yang diteliti merupakan siswa/siswi kelas X dan XI SMA Negeri 1 Seputih Raman yang berjumlah 413. Sampel yang diambil 10% atau 41 responden. Teknik pokok pengumpulan data menggunakan angket dan untuk menganalisis data yang telah terkumpul digunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor intern dan ekstern mempengaruhi budaya menyontek di kalangan siswa SMA Negeri 1 Seputih Raman Lampung Tengah.Kata kunci: Budaya menyontek, kurang percaya diri, malas belajar
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG LINGKUNGAN WANITA TUNA SUSILA DI DESA SINDANG PAGAR Rika Warnita; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 3 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to explain the public perceptions about the environment a sluttish woman at Sindang Pagar Village. A kind of this research is descriptive research with a quantitative approach. Data collection technique in this research is using questionnaire, interviews and observations. Data analysis technique is using interval formulas and the percentage. The population in this research as many as 230 and sample taken as many as 46 respondents. Based on the results of the research that has been done it, can be known that the public is less likely to agree with sluttish a female environment. Therefore, in order for the government' s role in addressing a female sluttish environment is very important. There must be the strict sanctions for those who violate and it aims to order in the life of society and to prevent the occurrence of a negative impact from the sluttish women.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan persepsi masyarakat tentang lingkungan wanita tuna susila di Desa Sindang Pagar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskrptif dengan pendekatan kuantitatif. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket, wawancara dan observasi. Tehnik analisis data menggunakan rumus interval dan persentase. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 230 dan sampel yang diambil sebanyak 46 responden. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa masyarakat cenderung kurang setuju dengan lingkungan wanita tuna susila. Oleh karena itu agar peran pemerintah dalam mengatasi lingkunga wanita tuna susila sangat penting. Harus ada sangsi yang tegas bagi yang melanggar dan ini bertujuan untuk ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat serta mencegah terjadinya dampak negatif dari para wanita tuna susila tersebut.Kata kunci: lingkungan, masyarakat,persepsi, wanita tuna susila.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PERGESERAN MORAL DAN BUDI PEKERTI PESERTA DIDIK Siska Yanti; Berchah Pitoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 3 (2014): Volume 2, No. 3 Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of the research is to know factors of students moral and ethis deviation at the tenth class of SMAN 13 Bandar Lampung in 2013/2014. To conduct the research, the writer used descriptive qualitative method. The subject of the research is the tenth class and the number of samples is 40 students. The main technique that is used in this research is questionnaire while observation and documentation is the supporting techique. Percentage is used for data analysis technique. Based on the result of the research, it was known that internal factor (themselves) has 62,5% percentage while external factor (mass media) has 52,5% percentage, and other factors have influence too as an example is environmental factor.Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor penyebab pergeseran moral dan budi pekerti peserta didik kelas X di SMA Negeri 13 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013/2014. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian peserta didik kelas X dengan sampel 40 orang. Teknik pokok yang digunakanangket, sedangkan wawancara dan dokumentasi sebagai teknik penunjang. Teknik analisis data menggunakan persentase. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa faktor internal (diri sendiri) pesentase 62,5% dan faktor eksternal (orang tua) pesentase 72,5%, (media massa) pesentasenya52,5%, dan faktor lain yang juga mempengaruhi seperti faktor lingkungan. Kata kunci: budi pekerti, pergeseran moral, peserta didik
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MENURUNNYA MINAT MASYARAKAT UNTUK MENJALANKAN ADAT BUDAYA NYAMBAI Tambat Nurhasan; Holilulloh Holilulloh; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of the study to analyze and explain the factors affecting declining public interest in preserving indigenous culture nyambai. The method of this research is a descriptive method with the subject research is the society in incident village. The research sample are 31 people. The data provided by questionare teachnique, interview and documentation analyzed by the chi quadrat formula. The result of this research shows from the undertanding factor’s 12,90%  don’t understand category 38,70%, little understand, and 48,38% belongs to very understand category. The factor of awarness shows that 19,35% belongs to un-aware category, 45,16% little aware, and 35,48% aware category, 48,39% little love, and 45,16% really love category. Time factor shous that 12,90% can’t use effective time, and 45,16% can’t really use effective time, and 41,93% can use effective time, wander about teenager 22,58%  dis-agree category 22,58% don’t really agree, and 54,83% is agree.Tujuan penelitian untuk menganalisis dan menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi menurunnya minat masyarakat melestarikan adat budaya nyambai. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif dengan subyek penelitian masyarakat yang ada Desa Kejadian. Sempel penelitian ini 31 orang. Data dilampirkan melalui teknik angket, wawancara dan dokumentasi data dianalisis menggunakan rumus chi kuadrat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor pemahaman 12,90% tidak paham, 38,70% kurang paham, dan 48,38% sangat paham. Faktor kesadaran menunjukkan 19, 35% tidak adanya kesadaran, 45,16% kurangnya kesadaran, dan 35,48% sadar. Faktor kecintaan 6,45% tidak mencintai, 48,39% kurang mencintai, dan 45,16% kategori sangat mencintai. Faktor waktu 12,90% tidak mampu memanfaatkan waktu, 45,16% kurang mampu memanfaatkan waktu, dan 41,93% mampu memanfaatkan waktu. Faktor remaja merantau 22,58% tidak setuju, 22,58% kurang setuju, dan 54,83% setuju.Kata kunci: budaya,masyarakat nyambai, minat
Peranan Guru Dalam Menanamkan Rasa Percaya Diri Siswa di SMP PGRI 2 Bekri Tesa Lonika Silvia; Irawan Suntoro; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 3 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to put explanation forward teachers role in giving students self-confidence at PGRI junior high school 2 Bekri Lampung Tengah Regency the year 2016/2017. Descriptive research was used with qualitative approach as the research method in this research. The research population was 67 respondents. The main data collecting technique used was questionnaire, and technique persetage was also used as the data analysis technique. Based on the data and result of the research. It had found the teacher has less role in giving students self-confidence, especially the teacher have not done yet their role meticulously as the educator in giving students sense of self-confidence. The teacher have not done yet their role meticulously as the trainer in giving students sense of self-confidence. And, The teacher have not done yet their role precisely as the motivator in giving students sense of self-confidence at the PGRI junior high school 2 Bekri the year 2016/2017.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peranan guru dalam menanamkan rasa percaya diri siswa di SMP PGRI 2 Bekri Kabupaten Lampung Tengah Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan populasi yang berjumlah 67 responden. Teknik pokok pengumpulan data menggunakan angket, analisis data menggunakan teknik presentase`Berdasarkan data dan hasil penelitian, diketahui guru kurang berperan dalam menanamkan rasa percaya diri siswa khususnya guru belum maksimal menjalankan peranannya sebagai pendidik dalam menanamkan rasa percaya diri, guru belum maksimal menjalankan peranannya sebagai pembimbing dalam menanamkan rasa percaya diri, guru belum maksimal menjalankan peranannya sebagai pelatih dalam menanamkan rasa percaya diri, dan guru belum maksimal menjalankan peranannya sebagai motivator dalam menanamkan rasa percaya diri siswa di SMP PGRI 2 Bekri tahun pelajaran 2016/2017.Kata kunci : peranan guru, rasa percaya diri, siswa
STUDENTS PERCEPTION OF EDUCATION SERVICES BASED OPTIMIZATION OF GOVERNMENT REGULATION NUMBER 19 OF 2005 Lady Anst; Berchah Piteoewas; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 1, No 5 (2012): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aimed of this research was to explain how students perception the optimization of education services based on Government Regulation 19th 2005 about National Standards of Education in Senior High School YP Unila Bandar Lampung. Method used descriptive. The subject researched was students in Senior High School YP Unila Bandar Lampung in year 2012/ 2013. Samples were 10% or 114 persons. Data were analyzed using percentage formula. Thus it can be concluded that the perception of students toward the optimization of educational services based Government Regulation 19th 2005 about National Standards of Education in Senior High School YP Unila Bandar Lampung have to meet the standards and the services that have been provided school education can understand and function according to the needs of students.Keywords: education services, national standards of education, government regulation
HUBUNGAN PEMAHAMAN MATERI TENTANG NILAI PANCASILA DENGAN PERUBAHAN SIKAP NASIONALISME SISWA SMP Leni Puspita; Adelina Hasyim; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 1, No 4 (2012): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to clarify the relationship between the material understanding of Pancasila values with changes in students' attitudes Nationalism SMP 1 belalau country. The method used in this research is descriptive method. Data collection techniques used in this study consisted of the principal techniques poll / questionnaire, data analysis techniques used in this research is descriptive qualitative analysis. The results showed that there is a positive relationship, significant, and low categories of the closeness of the relationship between the material understanding of Pancasila values with changes in students' attitudes Nationalism.Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan antara hubungan pemahaman materi tentang nilai Pancasila dengan perubahan sikap Nasionalisme siswa di SMP negeri 1 belalau. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari teknik pokok yaitu angket/kuesioner, teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang positif, signifikan, dan kategori keeratan rendah antara hubungan pemahaman materi tentang nilai Pancasila dengan perubahan sikap Nasionalisme siswa.Kata kunci : nasionalisme,nilai pancasila, perubahan sikap.
Co-Authors A Halim Aan Suardi Abdillah, Ade Arif Abdul Halim Abdul Rozak Abdurahman Abdurrahman Adam Mustapa Ade Aulia Sukma Ade Yoga Pradana ADE YULIASARI Adelina Hasyim Adelina Hasyim Adithya Defriansyah Agus Firdaus Ahmad Rofa'i Ahman Tosi Hartino Aina Fayanti Aj Dara Ajeng Sekar Kinanti Albet Maydiantoro Ana Astriyani Ms Andry Agustinus Angga Yudana Saputra Anggun Novionita Anggun Novionita, Anggun Anggun Septiana Anis Kurnia Anisa Rosdiana aransyah, Ade Arip Gunawan Arista Kurniawati Artika Yasinda Atika Febtiana Sari Ayu Ariskha Mutiya Ayu Lintri Shinta Ayu Purry Purnama Barchah Pitoewas Bercah Pitoweas Berchah Piteoewas Berchah Pitoerwas Berchah Pitoewas Cahaya Erizha Saputri Carollina Berlianti Dara Hayfa Dita Deffy Ariyanti Deni Saepulloh Desi Narita Desi Ratnasari Devi Putri Devi Sutrisno Putri Devita Puspa Sari Dewi Junita Manurung Diah Triani Dian Aprilia Dian Naharani Dian Permata Sari Dina Maulina Dwi Annisa Afriana Dwi Ramadani Prastianingsih Dwi Rimbawan Edi Siswanto Edi Siswanto Edwin Mahendra Pradana Een Yayah Haenilah Eka Apriyani Eka Sapradinata Eko Putra Wijaya Elin Eliawati Elisa Seftiyana Elisa Seftiyana Elisa Seftriyana Elisa Seftriyana Elly Sukmawati Elly Sukmawati, Elly Elsa Nursabrina Ema Triyani Emil El Faisal Emil El Faisal, Emil El Endang Lestari Endang Lusiati Eva Handayani Evi Susanti Evi Yunita Sari evvi ari widyawati Faradila Hayuning Utami Farasiska, Jihan Tama Fatimatuz Zahrah Febi Putri Nuri Febra Anjar Kusuma, Febra Anjar Febran Karlos Felia Mutiara Sari Feni Desna Sari Fera Erfita Ferba Linda Fitra Endi Fernanda Fitria, Anita Fredy Novari Frentia Riskiyani Gangsar Juhanggito Gita Faolina Gita Rahmi Pertiwi Hadi Hartono Haliza, Mirna Nur Haris Fajrin Hasan Hariri Hasven Stama Dova Hendra Mawan Heni Istiani Heni Lestiawati Hikmah Fito'ah Tyas Utami Hikmah Nur Azizah Holilulloh Holilulloh Holilulloh Holilulloh Idris Suma Afandi Ima Wati Indah Permata Sari Indah Permata Sari Indri Eka Septiani Inka Attahu Ulfa Intan Ayu Pratiwi, Intan Ayu Intan Bimbing Rakasiwi Inten Putri Resmi Zaini Iqbal Haries Suhada Irawan Suntoro Irawan Suntoro Irene Desy Palupi Ismi Rakhmawati Janah, Maidatul Jayawarsa, A.A. Ketut Jeck Prodes Wijaya Jesi Devialita Joshua Ritonga Juanda Hadi Saputra Karyadi Hidayat Kayla Zahara Salsabila Ketut Linda Dewi Koko Nurcahyo Arianto Kurnia Nurkaromah Kurnisar Kurnisar Lady Anst Laeni Novita Amin Leni Puspita Lia Septika Liana Rizki Putri Lilis Suhaeti Linda Wati Lintang Ajeng Astrini Lintang Sharastuti Luki Susanto Lusi Linda Sari, Lusi Linda M. Efendi Marelita Devisa Maria Desti Rita Marsella Faranina Putri Maya Yulianti Meishya Puspita Andiyana Meli Septania Meliansari Meliansari Mentari, Ana Meri Sartika Meta Ambarsari Mey Rizka Zayulate Muhamad Ilham Satria P. Muhammad Haris Septiawan Muhammad Mona Adha Mukhlis Effendi Muklas Nurahman Mustakim Mustakim Mutya Safitri Nabila Nabila Nadiya Adista Putri Nanda Amalia Mirza Naufal Halim Neillisa Regga Syahputri Neni Hasnunidah Netika Wuri nevita safutri warganegara Ni Wayan Sayuwaktini Niken Kusumaning Palupi Nita, Risva Novi Liani Novita Hariyani Novita Widiyaningrum Nur Afni Destia Fani Nur Anggraini Nur Anita Sari Nur Shelina Nur Sidik Nur Widiati Nurhayati Nurhayati Nurhayati nurhayati nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurma Juwita Nurul Alliah Nyoman Atyani Okta Darmayati Oktavianna Hidayati Oktralika, Oktralika Pantiana Eli Lestari Pita Normalia Pluto Wurdiman Prayit Prayit Raharjo, Makmun Ramadhan Hidayattulloh Rantika Kurniati Renita Dean Sari Renna Oktavia Sari Rentika Oktapiani Resta Melisa Benanza Resti Febriyanti Retno Ningsih Reysti Ani Safitri Reza Pahlevi Reza Wahyuni Rezki Erfinda Dinar Rian Kusumawati Rika Warnita Rima Permata Sari Rio Teguh Setyono Risdiyanto Prayoga Rismawati Silalahi Risva Nita Ritonga, Joshua Riyo Nur Buana Rizal Maulana, Rizal Rohman Rohman Rohman Rohman Rohman Rohman Roma Aprizon Rony, Zahara Tussoleha Rosidah Nurul Latifah Roy Kembar Habibi Roy Kembar Habibi, Roy Kembar Septa Polentari Septilia Septilia Septri Yanti Seri Sudiwito Serli Serli Sharastuti, Lintang Sharastuti, Lintang Sinta Ronauli Sitinjak Sirun Atora Siska Yanti Siswanto, Edi Sita Oktaviani Siti Amalia Susanti Siti Munawaroh Siti Nuraini Siti Rahmadina Siti Rohani Sonia Octaviani Sri Endarlina Sri Hastuti Noer SRI LESTARI Sri Sumarni Sri Sumarni Suci Daniati Suciati Nurmala Sunyono - - Susanti, Emi Susi Novita Sutri Handayani Syamsul Arifin Syarifuddin Tambat Nurhasan Tesa Lonika Silvia Tika Listiana Tony Susetyo Tori Seldesani Tri Wahyuni Tri Yukanti Triana Desita Sari Umi Chotimah Umi Farida Umi Wulandari Utami, Faradila Hayuning Vianasari Vianasari Viki Septian viyanti Viyanti Viyanti Wahyu Lestari Yuliana Wegi Aprianto Widya Hestiningtyas Widya Pengestu Ningrum Wiji Riyani Wita Herlina Wulandari Wulandari Wulandari, Selva Yela Tranica Sanur Yesi Eka Pratiwi Yesi Surya Resita Yesi Suryanti Yolanda Regina Your Nety Yuliana Yuliana Yuni Purwaningsih Yunisca M.Pd S.Pd Nurmalisa Yunisca urmalisa Yunusca Nurmalisa Yuri Andriyadi Yusan Elpriani Simanjuntak Yusuf, Muhammed Zulfikar Zulfikar