p-Index From 2021 - 2026
13.68
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Paradigma : Journal of Science, Religion and Culture Studies Publikasi Pendidikan Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan International Journal of Nusantara Islam Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Potensia Auladuna Kalimah Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam Jurnal Al-Tadzkiyyah Jurnal Ijtimaiyya Jurnal Pendidikan Islam Religio : Jurnal Studi Agama-agama ESOTERIK Medina-Te : Jurnal Studi Islam Isamic Communication Journal Al-Wijdan : Journal of Islamic Education Studies Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah FOKUS: Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan AL-Hikmah: Jurnal Studi Agama-agama Jurnal Pendidikan Islam PEDAGOGI Jurnal Dinamika Sosial Budaya Transformatif At-Ta'dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam Islamic Review : Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Journal on Education EduReligia : Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal al-Murabbi Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Geneologi PAI : Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan Agama Islam AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) Khazanah Pendidikan Islam Mumtaz: Jurnal Studi Al-Quran dan Keislaman An Naba Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam PAKAR Pendidikan MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Didaktika: Jurnal Kependidikan Paedagogie: Jurnal Pendidikan dan studi ISlam Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam AR-RIAYAH : Jurnal Pendidikan Dasar Journal of Science and Education (JSE) Al-Fikru: Jurnal Ilmiah Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Edupedia: Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam Journal of Instructional and Development Researches Ma'alim: Jurnal Pendidikan Islam Taklim : Jurnal Pendidikan Agama Islam TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Journal of Education Research Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah QULUBANA: Jurnal Manajemen Dakwah Jurnal Iman dan Spiritualitas Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Arfannur: Journal of Islamic Education Jurnal Educative: Journal of Educational Studies JURNAL MUARA PENDIDIKAN Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education (IJMURHICA) Journal of Islamic Education Students EDUCARE: Journal of Primary Education Ahlussunnah: Journal of Islamic Education International Journal of Nusantara Islam Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Anak Eduprof Syaikhuna: Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan Cendekia: Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Pengembangan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Structuring the Islamic Religious Education Learning Environment to Strengthen Students' Social Development Mutmainah, Shania; Fakhruddin, Agus; Nugraha, Risris Hari
Al-Fikru: Jurnal Ilmiah Vol. 18 No. 2 (2024): Desember (2024)
Publisher : STAI Serdang Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51672/alfikru.v18i2.518

Abstract

A conducive learning environment is an important factor in creating learning experiences that support the formation of social values. With regard to that, SD negeri 132406 Tanjung Balai has implemented efforts to organize the learning environment for Islamic religious education in order to strengthen the social development of students. So this research will focus on analyzing these efforts, using qualitative methods based on case studies. The results show that structuring the Islamic Religious Education learning environment which includes social, personal, natural and cultural aspects effectively supports students' social and character development. Through an inclusive approach, social interaction, group work and the use of the natural environment, students can understand Islamic values and appreciate diversity. This arrangement strengthens social cohesion, communication skills and appreciation of differences and supports Islamic education's goal of forming students with good character who are ready to contribute to society. The implication of this research shows that structuring the learning environment that involves social, personal, natural and cultural aspects can be an effective model in shaping student character.
EKSPLORASI WUJUD TRADISI MAULID NABI SEBAGAI MEDIUM PEMAHAMAN SEJARAH NABI MUHAMMAD PADA SEKOLAH DI KOTA BANDUNG FAIZIN, M. NUR; FIRDAUS, ENDIS; FAKHRUDDIN, AGUS
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3485

Abstract

The commemoration of the Prophet Muhammad's birthday (Maulid Nabi) is a tradition practiced and maintained by Muslims to celebrate the birth of Prophet Muhammad SAW, particularly among school communities in Indonesia. This study aims to explore the form of the Maulid tradition as a medium for understanding the history of Prophet Muhammad in schools in Bandung, especially at the junior high school level. This research uses a qualitative method with a field research approach. The subjects of the study include students and teachers at schools that are the focus of this research, namely SMP Negeri 49 Bandung, SMP Pasundan 4 Bandung, and SMP PGII 1 Bandung. Data collection techniques were conducted through interviews, observations, and documentation during the activities. This research emphasizes the importance of integrating religious traditions into educational programs to strengthen students' religious identity and provide additional insights into the history of Prophet Muhammad SAW. Based on the research findings, various activities in the commemoration of Maulid, such as the recitation of Barzanji, singing of sholawat, art performances, and interactive lectures, play an important role in providing students with additional insights into the history of Prophet Muhammad SAW, especially regarding his character and his struggles in spreading the teachings of Islam. Moreover, the active participation of students and teachers can create an enjoyable learning environment during the Maulid Nabi commemoration. In the future, further research is expected to explore more innovative teaching methods in Islamic education and analyze the long-term impact of this tradition on students' character development. ABSTRAKPeringatan Maulid Nabi merupakan tradisi yang dilaksanakan dan dipelihara oleh umat Islam untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, khususnya di kalangan warga sekolah pada satuan pendidikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi wujud tradisi Maulid sebagai medium pemahaman sejarah Nabi Muhammad di sekolah-sekolah Kota Bandung, khususnya pada jenjang SMP. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian terdiri atas siswa dan guru di sekolah-sekolah yang menjadi fokus penelitian, yaitu SMP Negeri 49 Bandung, SMP Pasundan 4 Bandung, dan SMP PGII 1 Bandung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung. Penelitian ini menekankan pentingnya mengintegrasikan tradisi keagamaan ke dalam program pendidikan untuk memperkuat identitas keagamaan siswa serta memberikan wawasan tambahan tentang sejarah Nabi Muhammad SAW. Berdasarkan hasil penelitian, berbagai kegiatan dalam peringatan Maulid, seperti pembacaan Barzanji, nyanyian sholawat, pentas seni, dan ceramah interaktif, berperan penting dalam memberikan wawasan tambahan bagi siswa tentang sejarah Nabi Muhammad SAW, terutama mengenai akhlak beliau dan perjuangannya dalam menyebarkan ajaran Islam. Selain itu, partisipasi aktif siswa dan guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan selama peringatan Maulid Nabi. Di masa depan, penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengeksplorasi metode pengajaran yang lebih inovatif dalam pendidikan agama Islam serta menganalisis dampak jangka panjang dari tradisi ini terhadap pengembangan karakter siswa.
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Berbasis Culturally Responsive Teaching nabila, Nabila Hasna Rafilah; Endis Firdaus; Agus Fakhruddin
An Naba Vol. 7 No. 2 (2024): An Naba : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Darul Fattah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam pembelajaran pendidikan agama islam di sekolah. CRT merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pengakuan dan pengintegrasian keanekaragaman budaya, latar belakang, dan pengalaman siswa dalam proses pembelajaran. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melibatkan peserta didik dari berbagai latar belakang budaya dan strategi pembelajaran guru dalam proses pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi kelas selama kegiatan belajar mengajar berlangsung dan wawancara dengan guru PAI yang menerapkan CRT. Integrasi CRT dalam pembelajaran PAI dapat membantu menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, mempromosikan pemahaman lintas budaya, meningkatkan kemampuan belajar peserta didik dan mampu mengelola hak semua siswa dalam proses. Hasil dari penelitian ialah pembelajaran yang memperhitungkan keberagaman budaya siswa dapat menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung pengembangan nilai-nilai keagamaan yang kuat. Studi ini juga memberikan pandangan yang lebih komprehensif tentang pentingnya mengakui dan merespons keanekaragaman budaya dalam konteks pendidikan agama, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. Kata Kunci: Culturally Responsive Teaching, Pembelajaran PAI, Budaya
UNDERSTANDING TOLERANCE: STUDENT PERCEPTIONS OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION IN PUBLIC UNIVERSITIES Anwar, Saepul; Fakhruddin, Agus; Faqihuddin, Achmad; Sudirman, Sudirman; Romli, Usup
Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpi.v10i2.38649

Abstract

This study underscores the importance of teaching moderation in Islamic Religious Education (IRE) lectures at public universities (PU) to foster a climate of tolerance among students, countering radicalism and extremism. The primary objective is to explore student perceptions of tolerance learning within their religious courses. Employing a quantitative approach, the researchers conducted a descriptive survey involving 795 respondents, utilizing a cross-sectional design for data collection via a Likert scale questionnaire. Results revealed that a significant majority of students, 87.82%, hold a very good perception of tolerance learning in IRE lectures. Further analysis indicated that over 90% of respondents viewed the attitudes and thoughts of IRE lecturers on religious moderation positively (97.74%). Similarly, 95.37% appreciated the teaching methods and processes that enhance tolerance learning, while 93.38% positively assessed the teaching materials that promote these values. These findings indicate that tolerance learning is effectively occurring in IRE courses at PU. This research reinforces the strategic role of Islamic Religious Education in internalizing tolerant values among students, ultimately contributing to the promotion of religious moderation within the educational context.
Tradition "Beli Suami" in Area Pariaman, West Sumatera, Based on Islamic Glasses Iffah, Izzatul; Syahidin, Syahidin; Fakhruddin, Agus
JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/juspi.v8i2.22296

Abstract

Minangkabau has a cultural diversity that is thick with customs. This can be seen from various aspects of people's lives as such kinship system, marriage rituals and social norms. The focus of this research is related to marriage regarding Beli Suami. There are many cultural disputes about Beli Suami in Minangkabau customs, so there are several conflicts regarding this perception. This research aims to analyze the culture of buying husbands in the Minangkabau tradition from an Islamic perspective. This study uses a qualitative approach with descriptive analysis methods to explore how this practice functions in Minangkabau society and how it conforms to the principles of Islamic law. This research found that although the practice of buying husbands has its basis in strong Minangkabau customs. However, there are several inconsistencies aspects of Islamic law, especially in terms of the understanding of dowry and the rights of husband and wife. The results of the analysis shows that although this custom provides flexibility in determining the downturn, there are challenges in balancing customs and Islamic law which emphasizes the principles of equality and justice in marriage relationships. This study suggests the need for harmonization between normal practices and Islamic law so that these traditions can be accepted and implemented fairly in a modern context. Additionally, recommendations are given to involve ulama and traditional leaders in formulating appropriate guidelines so that this tradition can be preserved without ignoring the principles of sharia.
Mapping Learning Achievements and Teaching Materials for Islamic Religious Education and Character Elements of the History of Islamic Civilization in the Independent Curriculum Salsabila, Silvia; Fakhruddin, Agus; Abdillah, Hilman Taufik
AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies Vol. 10 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Faculty of Islamic Sciences, Raden Rahmat Islamic University Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/alwijdn.v10i1.6100

Abstract

 The curriculum is constantly being improved until in 2022 the government introduces the Independent Curriculum. However, in its implementation, this curriculum still faces various challenges, including difficulties for teachers in understanding learning achievements and applying them in teaching materials. This study aims to analyze and ensure that the learning achievements and teaching materials of Religious Education and Character, especially the elements of the History of Islamic Civilization, are by the level of students' thinking ability. The research method used is the study of learning achievement documents and Religious Education and Character textbooks from grades I to XII version of the Independent Curriculum. The results of the study provide findings in the form of mapping learning achievements and teaching materials of Religious Education and Character of the History of Islamic Civilization based on the cognitive, affective, and psychomotor domains.   Keywords: Religious Education and Character, Mapping, History of Islamic Civilization
Strategi Peningkatan Minat Jamaah dalam Mengikuti Kegiatan Keagamaan di Masjid Mubarok, Zulfa Muntaha Al; Fakhruddin, Agus
Paedagogie: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 01 (2025): Paedagogie: Journal of Education and Islamic Studies
Publisher : Muttaqien Publishing, Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STAI DR. KH. EZ. Muttaqien Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52593/pdg.06.1.05

Abstract

This research examines strategies for increasing congregational interest in participating in religious studies at the Ash-Siddiq Mosque in Bandung City, with a focus on the problem of how to increase congregational participation in studies with general and salafi-specific themes. The aim of this research is to convey the effectiveness of the communication strategies implemented, such as the use of social media, packaging interesting and relevant study themes, as well as direct interaction through the mosque community, and identifying internal factors such as personal motivation of the congregation and external factors such as social factors that influence interest. congregation. The research methodology used is a qualitative approach with a case study method, through data collection techniques which include direct observation of lecture activities, structured interviews with mosque administrators and congregation, as well as analysis of related documents such as study schedules, activity reports, and congregation participation data. The research results show that relevant study themes, such as discussions of contemporary religious issues, have succeeded in increasing congregational interest. Social support from the mosque community, such as organizing small study groups, as well as using social media for promotion, increases congregation participation, especially from younger age groups. This strategy significantly increased the average number of congregations attending each study compared to the previous period. However, there are challenges such as limited transportation access and busy schedules. This research suggests solutions to overcome obstacles, such as adjusting study schedules more flexibly, and diversifying promotional media to reach a wider audience. These findings can be applied in other mosques by adopting social media-based communication strategies, packaging study themes that suit the needs of the congregation, and strengthening interactions through the mosque community. This approach is not only relevant for increasing congregational participation, but also provides practical guidance for mosque managers in managing religious study programs effectively and sustainably.
Internalization of Spiritual Values in a Multicultural Society: A Case Study at Tokyo Indonesian School Akmal, Miftahul Jannah; Syahidin, Syahidin; Fakhruddin, Agus
International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education Vol 8 No 1 (2025): (January) Education, Religion Studies, Social Sciences, STEM and Economic Develop
Publisher : Islamic Studies and Development Center in Collaboration With Students' Research Center Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ijmurhica.v8i1.305

Abstract

This study aims to analyze the internalization of spiritual values in the Tokyo Indonesian School in the context of the multicultural environment of Japan. This study uses a qualitative approach with a case study method to explore how spiritual values, especially Islamic teachings, are integrated into education at the Tokyo Indonesian School, which has students from diverse cultural and religious backgrounds. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation studies, which were analyzed using the Miles and Huberman model. The results of the study indicate that the Tokyo Indonesian School implements a holistic approach to the internalization of spiritual values with five main steps: i) religious education that focuses on understanding monotheism as the core of faith, ii) the habit of daily worship such as congregational prayer that strengthens discipline and spiritual awareness, iii) the implementation of the Madrasah Diniyah (Madin) program to deepen worship and religious knowledge, iv) the integration of universal values such as discipline, order, and hard work that are relevant to Japanese culture, and v) strengthening student character through teacher role models and harmonious social interactions. Moreover, Sekolah Indonesia Tokyo also strengthens students' spiritual relationship with Allah through religious activities at the mosque facilities near the school. It teaches Japanese cultural values that are in line with Islamic teachings. The implications of this study indicate that inclusive spiritual value-based education can shape students' character, enrich multicultural interactions, and maintain students' cultural and religious identities abroad.
Pemaknaan siswa terhadap kegiatan pesantren kilat dalam meningkatkan ketaatan beribadah Sriwahyuni, Ranti Ayu; Fakhruddin, Agus
TA`DIBUNA Vol 14 No 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v14i1.17048

Abstract

The pesantren kilat program is held during Ramadan to deepen students' understanding of religion and foster habitual worship. This study aims to explore students' perceptions of the pesantren kilat program and its impact on their worship practices. Using a qualitative approach with a phenomenological method, data were collected through Focus Group Discussions (FGD) involving 28 sixth-grade students from SDN Cukanggenteng 01 with more than 85% attendance. The findings reveal that students perceive the pesantren kilat as a meaningful collective experience, encouraging increased adherence to mahdhah worship practices such as prayer and Quran recitation, and ghairu mahdhah activities like helping parents and giving charity. The supportive Ramadan atmosphere at school and the presence of dedicated religious teachers foster a sense of comfort and motivation for consistent worship. In conclusion, the pesantren kilat program not only enhances worship adherence but also provides a meaningful experience in shaping students' religious character. AbstrakProgram pesantren kilat merupakan kegiatan yang diadakan selama bulan Ramadhan untuk memperdalam pemahaman agama dan membentuk kebiasaan beribadah siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pemaknaan siswa terhadap kegiatan pesantren kilat dan pengaruhnya terhadap ketaatan beribadah. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, data diperoleh melalui Focus Group Discussion (FGD) dengan 28 siswa kelas 6 SDN Cukanggenteng 01 yang memiliki tingkat kehadiran kegiatan pesantren kilat di atas 85%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memaknai pesantren kilat sebagai pengalaman kolektif yang membangun, mendorong ketaatan beribadah mahdhah seperti shalat dan mengaji, serta ghairu mahdhah seperti membantu orang tua dan bersedekah. Suasana Ramadhan di sekolah yang kondusif dan dukungan guru ngaji menciptakan rasa nyaman serta motivasi bagi siswa untuk beribadah lebih konsisten. Kesimpulannya, pesantren kilat tidak hanya meningkatkan ketaatan beribadah, tetapi juga memberikan pengalaman bermakna dalam membentuk karakter religius siswa.
INTEGRASI QURAN DAN SAINS DALAM PROSES HUJAN Nurafipah, Nain Siti; Fakhruddin, Agus
Mumtaz: Jurnal Studi Al-Quran dan Keislaman Vol 5, No 1 (2021): Mumtaz: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Keislaman
Publisher : Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36671/mumtaz.v5i01.139

Abstract

Hujan dapat diartikan sebagai pembawa berkah, Begitu menakjubkan penciptaan hujan sehingga banyak kemudahan bagi manusia saat Allah memberi rezeki berupa hujan, tetapi manusia seringkali lupa bahwa hidupnya akan sulit tanpa Allah menurunkan hujan. Manusia mengeluh ketika hujan turun: khawatir aktivitasnya terhambat, jemuran sulit untuk kering, takut terjadi banjir, takut sakit ketika terkena air hujan, jalan mejadi becek, dan sebagainya. Padahal jika tidak ada hujan, manusia tidak akan sanggup menyirami semua tumbuh-tumbuhan, apalagi yang terdapat di hutan lebat, maka hujan adalah pertolongan dari Allah bagi manusia, yang berguna untuk membantu pekerjaan yang sulit diselesaikan oleh manusia. Hujan membuat semua tumbuh-tumbuhan terkena air, tidak membedakan tumbuhan mana yang akan dicurahi airnya, melainkan semua tumbuhan diberikan airnya dengan adil. Allah sangat baik kepada manusia. Kenalilah Allah yg menurunkan hujan, agar kita sebagai manusia tidak mudah menyalahkan hujan ketika banjir. Mengenal Allah dengan sebagaimana mestinya sangatlah penting karena manusia juga jadi bisa mengenal ciptaan-ciptaan Allah dengan sebagaimana mestinya.
Co-Authors Aam Abdussalam, Aam Abas Asyafah Abas Asyafah, Abas Aceng Kosasih, Aceng Achmad Faqihuddin Adibatul Hafidhoh Afifah Rufianti Sri Afriatien, Toto Suryana Afrina Rambe, Anggi ahmad rasyid, ahmad Ahprisanna Rasyid Aburaera Aisy, Salwa Rihadatul Akmal, Miftahul Jannah Alawiyah, Risa Alden Aditia Maulana Alfian, Muhammad Iqbal Rahmat Ali, Muhamad Mauris Faruqi Amalia Putri Salsabila Amanda, Restu Rizki Anggi Afrina Rambe Anita Widiasari Partini Annisa Ningtias Cevie Putri Aprilia, Nindy Putri Arifianka Zusa Azzahra Ariyani, Risma Arya Rahardja, Muhammad Nurfaizi Aslamiah, Lisa Athifah, Ghaida Nurin Aulia Ramadanti, Salsa Aulia, Muhammad Hizba Aulya, Ghina Khoirunnisa Aulya, Ghina Khoirunnisa Azizah Dzikrina, Azizah Azmi, Afkarul Batula, Abu Warasy Budiyanti , Nurti Bujang, Bujang Cucu Surahman Dian Mashfufah Disah Alya Nabila Dwi Putri Oktaviani Edi Suresman Elan Sumarna Elia Anggraeni Ellitte Millenitta Umbarani Endis Firdaus Endis Firdaus, Endis Ermin, Anastasya Fahrudin Fahrudin FAIZIN, M. NUR Fajar Islamy, Mohammad Rindu Fauzi Noor Rahman Fauzia Adnin, Gina Fazar, Fahmi Firyal Iftikhar Cikalkinanty Ganjar Eka Subakti Hadid, Mulyana Hana Khoirun Nisa Hanif Syafrian Purnama Haritsahrizal, Muhammad Zaid Harsika, Agrifina Hijiah , Syivaul Hikmatul Hikayat, Bunga Anisa Hilman Taufiq Abdillah, Hilman Taufiq Hyangsewu, Pandu Iffah, Izzatul Iffah, Izzatul Ildira Az Zahra Ilyasa, Faisal Fauzan Iman Firmansyah, Mokh Imanti, Divani Syamsi Putri Insani Nurul Imani Iqbal Syahrijar Irfan Rizkiana Raja Nugraha Irfandi Irfandi, Irfandi Irma Fitri Sakinah Istikha, Vinanda jaelani, Muhammad Rifki Karin, Nurul Karin, Nurul Khoerunnisa, Anggi Khoerunnisa, Anggi Khoerunnisa, Salsa Kinantia, Nabila Kosasih , Aceng Kumala Sari, Dyah Ayu Ratna Maswar, Rezi Maulidya Nisa milda ldp Mokh. Iman Firmansyah Monica, Marcia Mubarok, Zulfa Muntaha Al Muflih, Abdillah Muhamad Parhan Muhammad Fariz Baihaqi Muhammad Fikri Muhammad Nurfaizi Arya Rahardja Muhammad Yusuf Ihsan Mulky Munawar Munawar Rahmat Mungaran, Muhammad Alif Anugrah Mushthofa, Fadhlan Ghufron Muthmainah, Nur Adhibatun Mutmainah, Shania Nabila Erma nabila, Nabila Hasna Rafilah Nasrudin, Ega Neng Rina Rahmawati Nindy Putri Aprilia Novitasari, Ita Nunuy Nurjanah Nurafipah, Nain Siti Nurfitri, Desi Nurfitri, Desi NURJANNAH, DINI Nurti Budiyanti Oktaviani, Tanti Prabowo, Sultan Hadi Pratiwi, Agis Aji Pratiwi, Agis Aji Pratiwi, Kania Agustina Putri, Nada Nadhifa Putri, Syifa Fitri Hestianita Rabbani, Fauzan Rian Rachmadilla Indah Maulidina Rachmawaty, Silvia Siti Rafilah, Nabila Hasna Rahayu, Risma Putri Rahmadhani, Annisa Rahman, Roslan Ab Rahman, Roslan Abdur Rahmawati, Marshanda Rosy Ramadhan, Ahmad Faishal Ramadhan, Raka Surya Ramdan, Muhammad Ramdan Mubarok Ramdani, Rijki Ramdani, Rijki Regi Laila Astuti Regita Ayu Reviana, Alma Shafira Rika Sartika Rinrin Sakinah Risdiani, Nopi Risna Rahmawati Rizal Permana Rofik Nursahid, Rofik Rust, Rustina Sabrina, Nadhilah Nur Saepul Anwar Salsabila, Shavira Salsabila, Silvia Sandi, Muhammad Kurnia Sandy, Wahyuni Eka Sari, Sofi Wulan Siti Salma Shobihah Sri, Afifah Rufianti Sriwahyuni, Ranti Ayu Sudirman Sudirman Sugestian, Gansah Sugestian, Gansah Sugiartika, Eka Nur Sugiartika, Eka Nur Sultan Hadi Prabowo Suprima Syafarina, Syafarina Syafei, Makhmud Syafei, Makhmud Syahidin Syahidin Syahidin, Syahidin Syakirah, Rahma Dhita Sya’ban, Bildan Muhammad Syifa Mariyam Fauziah Tina, Rustina Toto Suryana Tri Winda Oktavia Udin Supriadi Usup Romli Vena Dwi Oktaviani Wahid, Rosid Wawan Hermawan Wawan Hermawan Wa’dalloh, Kholish Roja Wirani, Syifa Aulia Yunita Latifah, Yunita Zaki Fahreza Sururi