This Author published in this journals
All Journal Pythagoras: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Periodic Jurusan Kimia UNP KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Jurnal Pengajaran MIPA Jurnal Teknik Elektro Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Telaah Science and Technology Indonesia Health Notions Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya Communications in Science and Technology JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Journal of Physics and Its Applications JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Notariil Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) INSPIRASI: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Jurnal Dedikasi MAHESA : Malahayati Health Student Journal ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Berkala Ilmiah Kimia Farmasi Wen Chuang: Journal of Foreign Language Studies, Linguistics, Education, Literatures, Cultures, and Sinology Jurnal Ilmiah Mahasiswa Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat Mudabbir: Journal Research and Education Studies Makara Journal of Science Journal of Halal Science and Research Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM TOFEDU: The Future of Education Journal Jurnal el-Huda: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Keagamaan GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Camellia Al-Amal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Usadha Journal of Pharmacy Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Jurnal Kefarmasian Indonesia Jurnal Wicara Desa Folia Medica Indonesiana
Claim Missing Document
Check
Articles

THE RELATIONSHIP OF JOB FATIGUE AND MENSTRUAL CYCLE IN SLEMAN POLICE POLICE WOMEN IN 2023 Sukmawati, Rosnanda; Isnaeni, Isnaeni
HEARTY Vol 12 No 4 (2024): DESEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v12i4.16160

Abstract

Background: The impact of continuous irregular menstrual cycles can cause reproductive system disorders which can be associated with an increased risk of various diseases such as ovarian cancer, breast cancer and infertility. In general, menstrual cycle disorders in women are caused by work fatigue for working women. Research Objective: To determine the relationship between work fatigue and the menstrual cycle of Sleman Police Women in 2023 Research Method: The research approach used in this research is cross-sectional. The population in this study was 100 policewomen from the Sleman Police. The sample required is 51 respondents. The sampling technique for respondents used a simple random sampling technique. The instrument in this research was to use a questionnaire. Researchers used the Chi Square test Research Results: The results of statistical tests show that the P value = 0.015 means p value < ∝ (0.05) so it can be concluded that there is a relationship between work fatigue and the menstrual cycle in Sleman Police Women in 2023. From the analysis results, the OR value is 5.333, meaning that work fatigue is mild 5.3 times more likely to experience regular menstrual cycles compared to heavy work fatigue. Conclusions and Suggestions: There is a relationship between work fatigue and the menstrual cycle in Sleman Police Women in 2023. It is hoped that the Sleman Police will take into account workers' rest time to minimize the occurrence of work fatigue so that they can increase work productivity.
Hubungan Tingkat Pendidikan dan Dukungan Keluarga terhadap Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi di Klinik Suradita Tangerang Banten Rusita, Resi; Isnaeni, Isnaeni
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i3.16835

Abstract

ABSTRACT Medication adherence is the patient's behavior in taking medication according to the recommendations of the service provider that have been mutually agreed upon regarding the type of drug, dose, time, and frequency of taking the drug. The level of education and family support are factors that cause medication adherence.This study aims to determine the relationship between education level and family support on medication adherence in hypertensive patients at the Suradita Clinic, Tangerang Regency, Banten in 2024. This type of research is an analytical observational study with a cross-sectional approach. The population in this study were all hypertensive patients who were members of the Prolanis group at the Suradita Clinic. The sample in the study was 116 people. The sampling technique was purposive sampling with inclusion criteria, namely hypertensive patients with a duration of treatment >6 months and receiving pharmacological antihypertensive therapy. The results of this study indicate that there is a significant relationship between education level and medication adherence in hypertensive patients (p-value 0.022 <0.05) and there is a significant relationship between family support and medication adherence in hypertensive patients (p-value 0.000 <0.05). The suggestion from this study is for patients to increase their motivation to carry out treatment properly and maintain compliance in taking medication according to the recommendations given by the doctor. Keywords: Hypertension, Compliance, Education Level, Family Support  ABSTRAK Kepatuhan minum obat adalah perilaku pasien dalam minum obat sesuai dengan anjuran pemberi layanan yang telah disepakati bersama sehubungan dengan jenis obat, dosis, waktu, dan frekuensi minum obat. Tingkat pendidikan dan dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penyebab kepatuhan minum obat. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi di klinik suradita kabupaten tangerang banten tahun 2024. Jenis penelitian ini yaitu penelitian observasional  analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh pasien hipertensi yang tergabung dalam kelompok Prolanis di Klinik Suradita. Sampel dalam penelitian sejumlah 116 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan kriteria inklusi yaitu penderita hipertensi dengan lama pengobatan >6 bulan dan mendapatkan terapi farmakologi antihipertensi.. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi (p-value 0,022<0,05) dan ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi (p-value 0,000<0,05). Saran dari penelitian ini adalah agar pasien meningkatkan motivasi dalam menjalankan pengobatan dengan baik dan tetap menjaga kepatuhan minum obat sesuai dengan anjuran  yang diberikan oleh dokter.   Kata Kunci: Hipertensi, Kepatuhan, Tingkat Pendidikan, Dukungan Keluarga
Edukasi Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat) Golongan Antibiotik di Desa Konaweha, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka Kamaruddin, Harni Sartika; Isnaeni, Isnaeni; Basyaruddin, Muh; Fitri, Andi Fitri; Debi Yustisia, Wa Ode; Firna, Firna; Zaskya Wati, Wa Ode; Adillah, Rifda; Lisdayanti, Nur; Wahyudi, Muh.Diki; Hendrawan, Hendrawan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i3.18063

Abstract

ABSTRAK Antibiotik merupakan terapi yang memiliki indikasi untuk penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Antibiotik merupakan golongan obat keras  yang diperoleh harus dengan resep dokter. Namun, saat ini antibiotik mudah didapatkan walaupun tanpa resep dokter. Hal ini menyebabkan penggunaan antibiotik, penyimpanan dan cara buang obat yang tidak tepat. Sehingga masyarakat dapat menjadi resisten terhadap antibiotik. Kegiatan edukasi DAGUSIBU (Dapatkan. Gunakan, Simpan dan Buang) merupakan salah satu cara dalam pengelolaan obat yang baik dan benar. Edukasi ini menjelaskan kepapa masyarakat cara dapatkan, gunakan, simpan dan cara buang obat yang tepat dan benar. Tujuan kegiatan pengabdian ini meningkatkan pengetahuan pada masyarakat Desa Konaweha mengenai cara pengelolaan obat terutama antibiotik. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini dilakukan melalui edukasi ceramah dan diskusi interaktif. Kegiatan edukasi ini telah terlaksana dengan lancar dan baik, hal ini terlihat dari respon serta antusias masyarakat dalam mengikuti edukasi dalam memberi pertanyaan. Dalam hal mendapatkan, menggunakan, menyimpan serta membuang obat yang baik dan benar terutama antibiotik. Sehingga kegiatan edukasi DAGUSIBU perlu diberikan dan rutin dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan tentang DAGUSIBU khususnya antibiotik. Kata Kunci: DAGUSIBU, Antibiotik, Obat, Edukasi  ABSTRACT Antibiotics are a therapy that is indicated for diseases caused by bacteria. Antibiotics are a class of hard drugs that must be obtained with a doctor's prescription. However, nowadays antibiotics are easy to get even without a doctor's prescription. This leads to inappropriate use of antibiotics, storage and disposal of drugs. So people can become resistant to antibiotics. The DAGUSIBU (Get, Use, Save and Dispose) educational activity is one way to manage medicines properly and correctly. This education explains to the public how to obtain, use, store and dispose of medicines correctly and correctly. The aim of this service activity is to increase knowledge among the Konaweha Village community regarding how to manage medicines, especially antibiotics. The implementation method for this service is carried out through educational lectures and interactive discussions. This educational activity was carried out smoothly and well, this can be seen from the response and enthusiasm of the community in participating in the education and asking questions. In terms of obtaining, using, storing and disposing of medicines properly and correctly, especially antibiotics. So DAGUSIBU educational activities need to be provided and carried out routinely to increase knowledge about DAGUSIBU, especially antibiotics. Keywords: DAGUSIBU, Antibotic, Drug, Education
PENATAAN DAN PENGEMBANGAN DESA WISATA KEMBANG KUNING, LOMBOK TIMUR Sari, Dewi Lintang; Juliansyah, Irgi Zaini; Suryadini, Aisha Suci; Haerunisa, Haerunisa; Tiana, Elia Marta; Isnaeni, Isnaeni; Sholihattri, Wina; Abdillah, Roby; Hadi, M. Warisul; Azka, Aril Danish
Jurnal Wicara Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v2i4.5524

Abstract

Indonesia has great potential for natural and cultural tourism, contributing significantly to the country's foreign exchange, with revenues of US$14 billion in 2023. Lombok, as a major destination, recorded an increase in foreign tourists by 56.27% in February 2024. Kembang Kuning Village in East Lombok, which was inaugurated as a tourist village in 2019, continues to develop with various achievements and is the focus of tourism development through the Mataram University KKN-PMD program. The purpose of the Mataram University KKN-PMD is to explore the potential of the Kembang Kuning Tourism Village, provide a forum for implementing the Tri Dharma of Higher Education, especially in the Dharma of Community Service, and expand opportunities for tourism development. The implementation of the Mataram University KKN-PMD in Kembang Kuning Village involves providing materials, field surveys, and compiling a work program for 45 days. The main program focuses on digital marketing strategies to increase tourist visits. This village offers stunning natural panoramas, unique waterfalls, and interesting cultural attractions. Local homestays provide educational experiences such as making coconut oil and coffee. KKN-PMD students of Mataram University contribute to village development through various initiatives, including village planning, digital tourism socialization, and village promotion through social media. Activities such as village cleaning, establishing reading corners, and 17 August events are also carried out to increase tourist attractions and community welfare. Kembang Kuning Village, East Lombok, offers natural beauty, authentic culture, and education, making it an ideal destination for tourists. Collaborative efforts from various parties are needed to ensure the sustainability and preservation of the village's culture and environment.
Dari Canva Ke Instagram: Inovasi Pelatihan Desain Promosi Digital Bagi Mahasiswa Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Negeri Makassar Wahyuni, Sry; Azizah, Mir’ah; Samad, Ita Sarmita; As’ary, Muawwal Al; Isnaeni, Isnaeni
DEDIKASI Vol 27, No 1 (2025): JURNAL DEDIKASI (Article in Press)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v27i1.73167

Abstract

In the era of digital 4.0 and society 5.0, designing skills have become essential for students in supporting both academic and professional activities, including promotion through social media platforms. This article discussed a training program on creating digital promotional media using flyer design with the Canva application. The training targeted first-year students of Mandarin Language Education Study Program of Universitas Negeri Makassar who were lacked basic skills in designing flyer. It was conducted in two days using a project-based learning approach and ended with an exhibition program as a direct promotion of their digital flyers. Publishing the digital flyer on Instagram was also the practical promotion carried out in this training. The result demonstrated that students' comprehension and proficiency in designing creative, communicative, and professional digital flyer had improved.
Critical Discourse Analysis of Norman Fairclough Model on Dedi Mulyadi's Angry Sentences in tirto.id Isnaeni, Isnaeni; Wahyuni, Sry; Nurhayati, Nurhayati; Sakkir, Geminastiti
ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/soshum4018

Abstract

This study aims to analyze the angry sentences delivered by Dedi Mulyadi in a news article published by tirto.id online media. The discourse analysis uses the Critical Discourse Analysis approach of the Norman Fairclough model. The data obtained from sentence quotations containing Dedi Mulyadi's expressions of anger in a public forum, which were then analyzed qualitatively. The results showed that the language used by Dedi Mulyadi not only reflects the expression of personal emotions, but also contains elements of power and ideology. The sentences are used to control public discourse and assert his position of authority in the face of local identity symbols such as Persikas. This discourse shows the power relations between political elites and civil society, as well as how the media plays a role in reproducing and disseminating ideological meanings to the wider community.
Pengaruh Komponen Produk Wisata Terhadap Kepuasan Wisatawan Pantai Setrojenar Kebumen Isnaeni, Isnaeni; Wibawanto, Sigit
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (JIMMBA) Vol. 6 No. 1 (2024): JIMMBA
Publisher : LP3M Universitas Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/9dbpjv86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh daya tarik, amenitas, dan aksesbilitas terhadap kepuasan wisatawan di Pantai Setrojenar Kebumen. Populasi dalam penelitian ini yaitu wisatawan di Pantai Setrojenar Kebumen. Sampel penelitian ini sebanyak 125 orang dengan metode purposive sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Analisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan program SPSS Release 25 for windows. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa daya tarik secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan wisatawan. Hasil analisis menunjukan bahwa amenitas secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan wisatawan. Hasil analisis menunjukkan bahwa aksesbilitas secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan wisatawan. Hasil analisis menunjukan bahwa daya tarik, amenitas dan aksesbilitas secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan wisatawan.
Pendidikan Karakter atau Akhlaq dalam Perspektif Thomas Lickona dan Perspektif Ibnu Maskawih Isnaeni, Isnaeni; Taufik, Taufik; Fadli, Adi
Jurnal el-Huda Vol 15 No 02 (2024): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/el-huda.v15i02.174

Abstract

Abstract: This article discusses the formation of morals or character in the education process and has recently been increasingly discussed in the midst of Indonesian society, especially by academics. Many of the events that have occurred indicate a decline in morals. We must examine the causes, solutions, and how this nation is built for a better future, success in the world and happiness in the hereafter. This study uses a qualitative approach with a literature study method. The thoughts of Thomas Lickona, a Western character education expert, emphasize the importance of integrating character education into the school curriculum, through a holistic approach that includes moral knowledge, moral feelings, and moral actions, while Ibn Miskawaih is widely discussed in this article where the research results obtained Character education according to Lickona focuses on three main dimensions: moral knowing (moral knowledge), moral feeling (moral feelings), and moral action (moral actions) while maskawih Ibn Maskawih bases the concept of moral education on Islamic philosophy, which emphasizes the purification of the soul (tazkiyah al-nafs) and the formation of good habits as the foundation of morals. Influenced by Greek philosophers such as Plato, Zeno, and Aristotle, in addition, he was also influenced by Muslim philosophers such as al-Kindi, al-Farabi, and ar-Razi. The purpose of education according to Ibn Miskawaih is to realize an inner attitude that is able to spontaneously encourage all good deeds to obtain true and perfect happiness. Ibn Miskawaih who emphasizes the formation of morals through habituation, role modeling, imitation and continuous training is very much in line with the current curriculum in Indonesia. The conclusion of this article is that character/moral education according to both Thomas Lickona and Ibn Maskawih has high relevance in building people with integrity, although their approaches come from different backgrounds. Lickona offers an approach based on psychology and social practice, while Ibn Maskawih provides a deep spiritual and philosophical dimension. The integration of these two perspectives can provide a holistic character/moral education model, covering rational, emotional, spiritual, and practical aspects, which are relevant to both modern and traditional contexts. Abstrak: Artikel ini berbicara mengkaji tentang pembentukan akhlak atau karakter didalam proses Pendidikan serta akhir-akhir ini semakin banyak diperbincangkan di tengah-tengah masyarakat Indonesia, terutama oleh kalangan akademisi. Peristiwa-peristiwa yang terjadi, banyak sekali yang menunjukkan terjadinya kemerosotan akhlak. Hal tersebut harus kita telaah penyebabnya, solusi pemecahannya, dan bagaimana bangsa ini dibangun untuk masa depan yang lebih baik, sukses di dunia dan bahagia di akhirat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Pemikiran Thomas Lickona seorang ahli pendidikan karakter dari Barat, menekankan pentingnya mengintegrasikan pendidikan karakter dalam kurikulum sekolah, melalui pendekatan holistik yang mencakup pengetahuan moral, perasaan moral, dan tindakan moral sedangkan Ibnu Miskawaih banyak dipedalam pembahasan artikel ini dimana hasil penelitian yang didapat Pendidikan karakter menurut Lickona berfokus pada tiga dimensi utama: moral knowing (pengetahuan moral), moral feeling (perasaan moral), dan moral action (tindakan moral) sedangkan maskawih Ibnu Maskawih mendasarkan konsep pendidikan akhlak pada filsafat Islam, yang menekankan penyucian jiwa (tazkiyah al-nafs) dan pembentukan kebiasaan baik sebagai fondasi akhlak.ngaruhi oleh filsuf Yunani seperti Plato, Zeno, dan Arisoteles, disamping itu, ia juga dipengaruhi oleh filsuf muslim seperti al-Kindi, al-Farabi, dan ar-Razi. Tujuan pendidikan menurut Ibnu Miskawaih adalah untuk mewujudkan sikap batin yang mampu mendorong secara spontan untuk melahirkan semua perbuatan yang bernilai baik agar memperoleh kebahagiaan yang sejati dan sempurna. Ibnu Miskawaih yang menekankan pembentukan akhlak dengan cara pembiasaan, peneladanan, peniruan dan pelatihan secara kontinyu sangat sesuai dengan kurikulum di Indonesia saat ini, Kesimpulan dari artikel ini Pendidikan karakter/akhlak baik menurut Thomas Lickona maupun Ibnu Maskawih memiliki relevansi yang tinggi dalam membangun manusia yang berintegritas, meskipun pendekatan keduanya berasal dari latar belakang yang berbeda. Lickona menawarkan pendekatan berbasis psikologi dan praktik sosial, sedangkan Ibnu Maskawih memberikan dimensi spiritual dan filosofis yang mendalam. Integrasi kedua perspektif ini dapat memberikan model pendidikan karakter/akhlak yang holistik, mencakup aspek rasional, emosional, spiritual, dan praktikal, yang relevan untuk konteks modern maupun tradisional.
Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kepekaan Sosial Anak Di Kehidupan Sehari-hari Isnaeni, Isnaeni
INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam) Vol 1, No 1 (2017): Inspirasi
Publisher : Fakultas Agama Islam UNDARIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.417 KB) | DOI: 10.61689/inspirasi.v1i1.7

Abstract

Abstrak Pendidikan Agama Islam secara umum dapat dipahami sebagai upaya untuk meningkatkan keimanan, pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang agama Islam sehingga menjadi pribadi muslim yang beriman dan bertakwa serta berakhlak mulia dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pendidikan agama Islam memiliki peran penting dan menjadi solusi utama dalam menumbuhkan dan meningkatkan kepekaan sosial anak dengan mengahayati dan mengamalkan nilainilai dan ajaran agama yang terkandung didalam al-Qur’an dan al-Sunnah. Kata kunci: pendidikan agama islam; kepekaan sosial The Role of Islamic Religious Education in Increasing Children's Social Sensitivity In Everyday Life Islamic education in general can be understood as an attempt to increase faith, understanding, appreciation and practice of Islam so that it becomes a private Muslim faith and piety and morality in personal life, society, nation and state. Islamic religious education has an important role and be the main solution to increase the sensitivity and improve the children's social mengahayati and practice the values and teachings contained in the Qur'an and Sunnah.
Hubungan Pengetahuan Pendidikan Seks dengan Perilaku Seksual pada Remaja di SMP Negeri 46 Kota Bekasi Nisa, Asriatun; Isnaeni, Isnaeni
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i1.16479

Abstract

ABSTRACT Adolescence comes from the Latin word which means "growing towards maturity", namely "adolescence". The World Health Organization (WHO) states that teenagers should be aged between 12 and 24 years. With this age limit, we can see that adolescence is a transition period that occurs between childhood and adulthood. Adolescents are individuals who are experiencing a transition from childhood to adulthood. At this stage, they are in their teens and cannot be fully categorized as children or adults. The adolescent period is characterized by significant physical and sexual changes, including increased attraction and sexual urges towards members of the opposite sex. is to determine the relationship between knowledge of sex education and sexual behavior in adolescents at SMP Negeri 46 Bekasi City in 2024. The design of this research is classified as explanatory research, this research is divided into 2 variables, knowledge of sex education which is related to sexual behavior in adolescents. sample of 85 respondents. The results of the univariate analysis showed that 53 (62.4%) people had poor knowledge of sex education, 32 (37.6) had good knowledge of sex education. The results of the sexual behavior research showed that 51 (60.0%) had poor behavior and 34 (40.0%) had good behavior. From the results of the analysis, p-value = 0.009 is smaller than a = 5%, so there is a relationship between knowledge of sex education. with sexual behavior. Based on the results of the research and analysis, it can be concluded that there is a significant relationship between teenagers' knowledge of sex education and their sexual behavior. for related institutions are to increase regular outreach regarding sex education knowledge to teenage students. Keywords: Knowledge of Sex Education, Sexual Behavior, Teenager  ABSTRAK Masa remaja berasal dari kata Latin yang berarti “tumbuh menuju kedewasaan”, yaitu “masa remaja”. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa remaja sebaiknya berusia antara 12 hingga 24 tahun. Dengan batasan usia tersebut, kita dapat melihat bahwa masa remaja merupakan masa peralihan yang terjadi antara masa kanak-kanak dan masa dewasa. Remaja adalah individu yang sedang mengalami transisi dari masa kanak-kanak menuju dewasa. Pada tahap ini, mereka berada pada usia belasan tahun dan tidak bisa sepenuhnya dikategorikan sebagai anak-anak ataupun orang dewasa. Periode remaja ditandai dengan perubahan fisik dan seksual yang signifikan, termasuk meningkatnya ketertarikan dan dorongan seksual terhadap lawan jenis. untuk mengetahui adanya hubungan pengetahuan pendidikan seks dengan perilaku seksual pada remaja di SMP Negeri 46 Kota Bekasi Tahun 2024. Desain penelitian ini digolongkan sebagai penelitian explanatory research, penelitian ini dan terbagi 2 variabel pengetahuan pendidikan seks yang berhubungan dengan perilaku seksual pada remaja jumlah sample 85 responden. Hasil analisis univariat didapatkan  hasil  53 (62,4% ) orang yang memiliki pengetahuan pendidikan seks kurang, 32 (37,6) yang memiliki pengetahuan pendidikan seks baik. Hasil penelitian perilaku seksual didapatkan hasil 51 (60,0%) pada perilaku kurang  dan 34 (40,0%) pada perilaku baik.dari hasil analisi p-value = 0,009 lebih kecil dari a = 5% maka adanya hubungan antara pengetahuan pendidikan seks dengan perilaku seksual. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan pendidikan seks remaja dan perilaku seksual mereka. bagi institusi terkait lebih meningkatkan penyuluhan mengenai pengetahuan pendidikan seks secara berkala pada remaja siswa  -siswi Kata Kunci: Pengetahuan Pendidikan Seks, Perilaku Seksual, Remaja
Co-Authors Abdilah, Rafik Abdillah, Roby Abdul Hamid Achmad Basori, Achmad Achmad Faqihuddin Achmad Toto Poernomo Adha Kurnianti Adi Fadli Adillah, Rifda Agung Rinaldy Malik Ahmad, Faozan Akhiruddin Maddu Alaih, Akhmad Futukhillah Fataba Ali Amran Ali Imran Alvina Violita Mulyanto Putri Alya Fakhirah Aminullah Aminullah, Aminullah Andhika Prima Prasetyo Andi Abdul Hamzah, Andi Abdul Anida Zulfa, Baiq Annisa Kartika Sari Anwar, Nazwa Zahira Ardiana, Alma Dita Ari Asnani As'ary, Muawwal Al Asiandi Asiandi, Asiandi Asri Darmawati AT, Poernomo Aty Widyawaruyanti Aulya Farah Fahreza Ayumuyas, Nur Palestin Ayuni, Nur Azizah, Mir’ah Azka, Aril Danish Azmi, Vania Amelia Azzahra, Chofifatus Solecha Azzalia Firdanthi Bagus Widhi Dharma S Basyaruddin, Muh Budi Utomo Calvina, Aisha Bella Cassia, Diva Cholisoh, Lilis Dadan Hermawan, Dadan Dahlang Tahir Danish Aulia S.N Debi Yustisia, Wa Ode Deni Shidqi Khaerudini Deski Beri Dessidianti, Rachma Dewi Isadiartuti Dinda Annisya, Sukma Diyah, Nuzul Wahyuning Djoko Agus Purwanto Eddy Bagus Wasito Elfinita, Revi Elly Arliani Esti Hendradi Etik Wahyuningsih Fajarli Apriani M, Baiq Faradillah Rusliana Fatima, Adinda Siti Almirah Febrianti, Suhaemi Firna, Firna Fitri, Andi Fitri Geminastiti Sakkir H Hasmawati Hadi Poerwono Hadi, M. Warisul Haerunisa, Haerunisa Hakimi, Ahmad Reza Hamid, Muhammadin Hanistya, Ria Hardhienata, Hendradi Haryanto, Sulaeman hasani, riadhatul Hendrawan Hendrawan Heri Retnawati Hidayat, M. Taufid Hidayat, Rabiyatun Hidayati, Shabrina Wahyu Husada, Fathur Rahman Digda Putra I Gede Rekyadji Arimbawa Idha Kusumawati Ikhza Wafiyah, Evelyna Ikmawati, Isna Intan Shofiyyatul L Isnasari, Wiriyanti Istanti, Lilis Ita Sarmita Samad, Ita Sarmita Iwan Sugihartono Iyon Titok Sugiarto IZZAH, NURUL Julham Hukom Juliansyah, Irgi Zaini Kamaruddin, Harni Sartika Kana Hidayati Kartuti Debora, Kartuti Khairi, Revo Juan Nashir Khairunnisa, Ayu Kholis Amalia Nofianti Kristianti, Rayi Kurnijasanti, R Larasati, Rini Lestari Widiantika, Susi Lestari, Ismira Wahyu Lewa, Ismira Wahyu Lestari Lisdayanti, Nur Lucky Anugrah, Riska Mahmudah, Rifaatul Maria Margaretha Suliyanti Martila, Lenny Intan Masmira, Ade Meiliningtyas, Crysuci Miladya, Nanda Fadlilatul Mirzautika, Anggita Mohar, Rahmat Setiawan Muhamad Yamin Muhammad Pramudya Pangestu Mukarromah, Nur Mulyawan, Reynaldi Gilang Muzakky, Fuad Nafa Nazilatul Fatihah Naura Tahta R Nawal Karina B Ni Made Mertaniasih Nisa, Asriatun Nurhasanah, Wahidatun Dewi Nurhayati Nurhayati Nurrahmayani, Nurrahmayani Nurrosyidah, Iif Hanifa Nursalam Nursalam Nursidik Yulianto Nursidik Yulianto, Nursidik Nuryamin Nuryamin, Nuryamin Oktaviany Irma Wiputri Oudrey Addriana Paramita, Diajeng Putri Paramitha, Pradnia Permata, Dini Valerina Permono Adi Putro Putri Dinatul M Putri, Syakirah Yasmin R., Mantasiah Rahman Rahman Ramdani, Dewi Reliani Reliani, Reliani Rippi Maya Riyaningrum, Wahyu Romadhon, Fajar Rusita, Resi Saleh, Nurming Salsabila, Nailiy Sambudi, Nonny Soraya Samlan, Karima Santosa, Nadya Rachmania Sari, Dewi Lintang Shiddiq, Muhandis Sholihattri, Wina Sholika Sari, Trisiyana Sigit Wibawanto, Sigit Siti Fatimah Soewoto, Haswi Purwandanu Sry Wahyuni SRY WAHYUNI, SRY Suaebah, Evi Sudjarwo, SA Sudrajat, Aji Ajat Sugiarto, Iyon Titok Sukmawati, Rosnanda Sulaeman, Uyi Supatmi Supatmi Suryadi Suryadi Suryadini, Aisha Suci Susanto, I Gede Arya Sutarno Sutarno Talitha Nabilla Wijayanata Taufik Taufik Tejo Faridh Waloyo Tiam, Tan Swee Tiana, Elia Marta Topayuda, Happy Masiro Triyono, Djoko Tulus Ikhsan Nasution Tutiek Purwanti Ulfa, Syarifatul Umi Aida Rohma Wahyudi Wahyudi Wahyudi, Muh.Diki Wijoyo, Hadi Wildan Panji Tresna Winardi, Agus Wiwied Ekasari Yin, Shu Yuliati Herbani ZAINUL ARIFIN IMAM SUPARDI Zaskya Wati, Wa Ode Zulfa Diana Zulfiana, Risa