p-Index From 2021 - 2026
6.462
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Publikasi Pendidikan WALISONGO Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies Analisa Tajdida Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Profetika Journal of ICSAR Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam al-Afkar, Journal For Islamic Studies Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) Jurnal Pendidikan dan Konseling JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Journal of Contemporary Islamic Education Interdisciplinary Social Studies TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Jurnal Komunikasi Islam Tanjak: Jurnal Sejarah dan Peradaban Islam Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Sciences Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Prosiding University Research Colloquium Analisa: Journal of Social Science and Religion Jurnal Ilmu Multidisplin Media Bina Ilmiah Jurnal Lektur Keagamaan International Journal of Emerging Issues in Islamic Studies Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Tadibia Islamika: Journal of Holistic Islamic Education Solo Universal Journal of Islamic Education and Multiculturalism International Conference on Education for All Proceeding of International Conference of Islamic Education Qurthuba: The Journal of History and Islamic Civilization
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Tajdida

KH. AHMAD AZHAR BASYIR, MA.: PROTOTIPE ULAMA-INTELEKTUAL MUHAMMADIYAH Jinan, Mutohharun
Tajdida Vol 12, No 2 (2014): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kyai Haji Bashir Ahmad Azhar, MA is known as a scholar-intellectual who once owned Muhammadiyah. He grew up in communities that hold on religious values, in Kauman. Throughout his life was spent in education and da’wah. Educated in boarding schools and formal education at home and abroad. His intelectual career showed through his profession as a lecturer and leader of Muhammadiyah organisation. His thoughts a reference to address the various problems of the people. His thinking is outlined in a number of books, including the field of jurisprudence, philosophy of Islamic law and Islamic economics. His position as chairman of Muhammadiyah  marks the transition process from the clerical leadership to intellectual models.
MENGUATKAN IKATAN BERMUHAMMADIYAH (Sebuah Refleksi Penelitian Gerakan Islam) Jinan, Mutohharun
Tajdida Vol 13, No 2 (2015): Vol.13 No. 2, Desember 2015
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini membahas tentang pentingnya penguatan ideologi Muhammadiyah untuk membangun soliditas internal. Dalam beberapa tahun terakhir terdengar gejala menurunnya semangat dalam memahami khittah di kalangan warga Muhammadiyah sehingga banyak yang tertarik dengan model dan ideologi gerakan lain. Di kalangan  bawah ditemukan beberapa faktor yang membuka peluang adanya migrasi warga Muhammadiyah ke gerakan lain. Faktor yang dimaksud adalah konflik internal diantara pimpinan, keinginan sebagian warga untuk menghidupkan kembali Muhammadiyah berbasis pengajian, dan semakin memendarnya otoritas ulama utamanya munculnya “ulama muda”.  Seluruh aktivis Muhammadiyah harus terus menggelorakan semangat penguatan ikatan internal tanpa kehilangan visi mondial.
MENGUATKAN IKATAN BERMUHAMMADIYAH (Sebuah Refleksi Penelitian Gerakan Islam) Jinan, Mutohharun
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 13, No 2 (2015): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini membahas tentang pentingnya penguatan ideologi Muhammadiyah untuk membangun soliditas internal. Dalam beberapa tahun terakhir terdengar gejala menurunnya semangat dalam memahami khittah di kalangan warga Muhammadiyah sehingga banyak yang tertarik dengan model dan ideologi gerakan lain. Di kalangan  bawah ditemukan beberapa faktor yang membuka peluang adanya migrasi warga Muhammadiyah ke gerakan lain. Faktor yang dimaksud adalah konflik internal diantara pimpinan, keinginan sebagian warga untuk menghidupkan kembali Muhammadiyah berbasis pengajian, dan semakin memendarnya otoritas ulama utamanya munculnya “ulama muda”.  Seluruh aktivis Muhammadiyah harus terus menggelorakan semangat penguatan ikatan internal tanpa kehilangan visi mondial.
KH. AHMAD AZHAR BASYIR, MA.: PROTOTIPE ULAMA-INTELEKTUAL MUHAMMADIYAH Jinan, Mutohharun
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 12, No 2 (2014): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kyai Haji Bashir Ahmad Azhar, MA is known as a scholar-intellectual who once owned Muhammadiyah. He grew up in communities that hold on religious values, in Kauman. Throughout his life was spent in education and da?wah. Educated in boarding schools and formal education at home and abroad. His intelectual career showed through his profession as a lecturer and leader of Muhammadiyah organisation. His thoughts a reference to address the various problems of the people. His thinking is outlined in a number of books, including the field of jurisprudence, philosophy of Islamic law and Islamic economics. His position as chairman of Muhammadiyah  marks the transition process from the clerical leadership to intellectual models.
KH. AHMAD AZHAR BASYIR, MA.: PROTOTIPE ULAMA-INTELEKTUAL MUHAMMADIYAH Mutohharun Jinan
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 12, No 2 (2014): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kyai Haji Bashir Ahmad Azhar, MA is known as a scholar-intellectual who once owned Muhammadiyah. He grew up in communities that hold on religious values, in Kauman. Throughout his life was spent in education and da’wah. Educated in boarding schools and formal education at home and abroad. His intelectual career showed through his profession as a lecturer and leader of Muhammadiyah organisation. His thoughts a reference to address the various problems of the people. His thinking is outlined in a number of books, including the field of jurisprudence, philosophy of Islamic law and Islamic economics. His position as chairman of Muhammadiyah  marks the transition process from the clerical leadership to intellectual models.
MENGUATKAN IKATAN BERMUHAMMADIYAH (Sebuah Refleksi Penelitian Gerakan Islam) Mutohharun Jinan
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 13, No 2 (2015): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini membahas tentang pentingnya penguatan ideologi Muhammadiyah untuk membangun soliditas internal. Dalam beberapa tahun terakhir terdengar gejala menurunnya semangat dalam memahami khittah di kalangan warga Muhammadiyah sehingga banyak yang tertarik dengan model dan ideologi gerakan lain. Di kalangan  bawah ditemukan beberapa faktor yang membuka peluang adanya migrasi warga Muhammadiyah ke gerakan lain. Faktor yang dimaksud adalah konflik internal diantara pimpinan, keinginan sebagian warga untuk menghidupkan kembali Muhammadiyah berbasis pengajian, dan semakin memendarnya otoritas ulama utamanya munculnya “ulama muda”.  Seluruh aktivis Muhammadiyah harus terus menggelorakan semangat penguatan ikatan internal tanpa kehilangan visi mondial.
Co-Authors Abd Azis Hasyim Abdullah Mahmud Abil Fida Muhammad Qois Al Hadi Aboubacar Barry Afief El Ashfahany Agus Widodo Ahmad Adi Nugroho Akbar Waliyuddin Pakpahan Al Hadi, Abil Fida Muhammad Qois Alan Setyawan, Iyan Ambarwati, Andreana Putri Andri Nirwana AN Anggraini, Fadhilla Nangroe Anis Kusumawardani Ari Anshori Ari Anshori, Ari Bahtiar, Luth Hafizh Bello Ali Choiron, Alfian Achmad Elfrida Nur Ma'rifah Fadhlurrahman Rafif Muzakki Fahrul Rozi Fahrul Rozi Felix Ferdiyanto, Wahyu Haedar Nashir Hafidz Hafidz Hafidzd Hannah Ummu Atikah Iyas Ali Nurani Izzaty, Arina Karumiadri, Muh Kewa, Sukmawati Putri Jamalia Ina Kharis Nugroho Khoirunissa, Khoirunissa Latifah, Mar’atul Lutfi Azzahrowaini Lutfi, M Lutfi Maulana Luth Hafizh Bahtiar M. Rizki Saputra Mahasri Shobahiya, Mahasri Mohamad Ali Mohammad Ali Mohammad Ali Mohammad Ali Mohammad Zakki Azani Muh Nur Rochim Maksum Muhamad Subhi Apriantoro Muhammad Faiz Isra Muhammad Wildan Shohib Mustofa, Triono Ali Muthoifin Nabilah, Alief nafi, dian Nugroho, Ahmad Adi Nugroho, Joko Agung Nurani, Iyas Ali Nurdin Arifin Oktaviyani, Rissa Putri, Hanifa Sahaja Rabi’atuladawiyah Binti Jamaludin Rafsanjani, Hasmi Rahmawati, Anggraini Putri Ramadani, Amilia Rizka Ramadhani, Novrima Rohmah, Isna Annisa Safitri, Nita Salsabila, Putri Aqilah Sari, Rika Siti Ersa Meylani Solichah, Etik Nur Sudarno Sudarno Sudarno Sudarno Syamsul Hidayat SYAMSUL HIDAYAT Syarif Mamang Thoyib, Fachri Muhammad Tri Setiyarini Trisno Susilo Ulfiyatu Ni’mah Afiffah Vambudi, Viky Nur Wachidi Wachidi, Wachidi Wangyee, Ammar Wardani, Risma Waston Yusuf Ibnu Sina Zul Fadhli Al Alim