p-Index From 2021 - 2026
6.724
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IAES International Journal of Robotics and Automation (IJRA) Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Jurnal Penelitian Saintek Jurnal Biologi Udayana El-Hayah : Jurnal Biologi Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Pedagogi Hayati JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika) SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains SEJ (Science Education Journal) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) BIOEDUKASI Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Journal of Science Education Research PENDIPA Journal of Science Education Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jurnal Biosilampari: Jurnal Biologi COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Biotek IJEEM - Indonesian Journal of Environmental Education and Management Kasuari: Physics Education Journal (KPEJ) Agroteknika Abdimas Universal ULIN: Jurnal Hutan Tropis Silampari Jurnal Pendidikan Ilmu Fisika Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi DIKSAINS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains JURNAL HUTAN TROPIS Al Jahiz: Journal of Biology Education Research Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Andromeda: Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia Analit: Analytical And Environmental Chemistry
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE-GROUP INVESTIGATION (GI) PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPA SMA N 8 KOTA BENGKULU Febrianti, Een Suci; Karyadi, Bhakti; Kasrina, Kasrina
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.79 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.2.1.10-14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang aktivitas dan hasil belajar siswa di kelas XI SMA Negeri 08 Kota Bengkulu dan mendeskripsikan proses pembelajaran Biologi dengan model kooperatif tipe Group Invetigation  pada materi sistem ekskresi manusia. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru biologi dan seluruh siswa kelas SMA Negeri 08 Kota Bengkulu tahun ajaran 2016/2017. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu lembar observasi dan lembar tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru dan siswa pada siklus I berkategori cukup dan meningkat di siklus II menjadi kategori baik. hasil belajar kognitif siswa pada siklus I termasuk kriteria belum tuntas dengan persentase ketuntasan klasikal 56,6%, namun pada siklus II meningkat menjadi 76,6% dengan kriteria tuntas. Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa di kelas VIII2 SMP Negeri 03 Kota Bengkulu.Kata kunci: Hasil Belajar, Model Kooperatif tipe Group Investigation, Aktivitas Guru dan Siswa
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH PADA SISWA SMP Asrati, Sirtika; Karyadi, Bhakti; Ansori, Irwandi
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.046 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.2.1.44-50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning yang dilakukan guru dan kemampuan memecahkan masalah siswa kelas VII.c SMPN 9 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah guru dan seluruh siswa kelas VII.C SMPN 9 Kota Bengkulu. Variabel penelitian ini adalah model Problem Based Learning dan Kemampuan Memecahkan masalah siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan tes. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar tes. Hasil analisis data aktivitas guru siklus I diperoleh skor rata-rata yaitu 26 (Baik), dan pada siklus II skor aktivitas guru menjadi 30 (Baik). Hasil analisis data aktivitas siswa pada siklus I diperoleh skor rata-rata 26 (Baik), pada siklus II skor aktivitas siswa menjadi 30 (Baik). Data hasil kemampuan siswa memecahkan masalah pada siklus I dianalisis berdasarkan kategori ketuntasan belajar klasikal dan diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal yaitu 48% yang termasuk dalam kategori belum tuntas dan pada siklus II kemampuan siswa memecahkan masalah mengalami peningkatan dengan ketuntasan belajar klasikal yaitu 87% dan termasuk dalam kategori tuntas. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan siswa memecahkan masalah.Kata Kunci : Problem Based Learning, Kemampuan memecahkan masalah, Pengelolaan lingkungan.
PENGEMBANGAN LKPD IPA BERBASIS SERVICE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN REFLECTIVE THINKING SISWA Setiawati, Nindya Puri; Karyadi, Bhakti; Yani, Ariefa Primair
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.442 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.2.1.76-85

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kerangka dan kelayakan LKPD IPA berbasis service learning menurut dosen ahli dan praktisi, serta mengetahui reflective thinking peserta didik setelah belajar dengan menggunakan LKPD IPA berbasis service learning. Jenis penelitian ini adalah Research and Development dengan metode 1) Tahap analisis, 2) perancangan, 3) pengembangan dan produksi, 4) implementasi, dan 5) evaluasi. Data dianalisis secara deskriptif yaitu hasil pengembangan LKPD IPA materi dampak pencemaran lingkungan terdiri atas kerangka umum yang berisi halaman judul, kompetensi, tujuan pembelajaran, peta konsep, dan lembar kegiatan, serta  kerangka isi berisi judul, tujuan kegiatan, pengantar materi, alat dan bahan, langkah kerja, tabel dan gambar, pertanyaan diskusi, kesimpulan, dan kolom refleksi. Hasil penilaian validasi dari tim dosen ahli dan praktisi dilihat dari aspek kelayakan isi, kebahasaan, penyajian, dan kegrafikan memberikan hasil 94,75% sehingga bahan ajar LKPD IPA berbasis service learning yang dikembangkan memiliki kelayakan dengan kategori sangat baik. Hasil pretest-posttest kemampuan reflective thinking peserta didik sebelum dilakukan uji coba LKPD dan setelah peserta didik belajar dengan semua LKPD menunjukkan adanya peningkatan dengan rerata skor 61,4 berkategori kurang menjadi 79,4 berkategori cukup. Berdasarkan penilaian skor hasil tes pretest-posttest kemampuan reflective thinking maka peserta didik telah memiliki kemampuan reflective thinking. Kata kunci : Reflective Thinking, LKPD, Service Learning
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH MELALUI LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS MASALAH Arestu, Olyvia Oshi; Karyadi, Bhakti; Ansori, Irwandi
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.726 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.2.2.58-66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD Biologi berbasis problem based learning pada materi pencemaran lingkungan dalam upaya meningkatkan kemampuan memecahkan masalah peserta didik kelas X SMA. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Metode penelitian yang digunakan adalah R & D dengan mengadopsi model Dick & Carey, yang terdiri dari 9 tahapan. Subjek penelitian adalah 31 orang peserta didik kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Bengkulu Tengah. Variabel penelitian adalah kemampuan memecahkan masalah peserta didik. Instrument yang digunakan untuk mengukur kemampuan memecahkan masalah berupa tes tertulis. Hasil dari pengembangan LKPD Biologi berbasis problem based learning materi pencemaran lingkungan terdiri atas lima unsur kerangka umum dan sembilan unsur kerangka inti. Hasil penilaian validasi keseluruhan aspek pada bahan ajar LKPD Biologi berbasis problem based learning materi pencemaran lingkungan yang dikembangkan memiliki kelayakan sangat baik dengan persentase 90,62%. Hasil pretest dan posttest kemampuan memecahkan masalah peserta didik sebelum dilakukan uji coba LKPD dan setelah diujicobakan LKPD menunjukkan adanya peningkatan hasil dengan rerata skor 61 menjadi 78. Maka pembelajaran dengan menggunakan LKPD Biologi hasil pengembangan problem based learning dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah peserta didik pada materi pencemaran lingkungan kelas X SMA.Kata Kunci : LKPD, memecahkan masalah,  problem based learning.
PEMAHAMAN KONSEP BRYOPHYTA DENGAN MENGGUNAKAN LKPD BERBASIS OBSERVASI PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMAN 1 ARGAMAKMUR Farida, Nur; Karyadi, Bhakti; Kasrina, Kasrina
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.787 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.3.1.109-115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan LKPD, dan kemampuan pemahaman konsep keanekaragaman Bryophyta pada peserta didik kelas X SMA. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Metode penelitian yang digunakan adalah R & D dengan mengadopsi langkah-langkah dari Borg & Gall. Subyek penelitian 26 orang peserta didik kelas X IPA3 SMA negeri 1 Argamakmur. Variabel penelitian adalah kemampuan pemahaman konsep peserta didik tentang keanekaragaman Bryophyta. Instrumen yang digunakan untuk megukur kemampuan pemahaman konsep dalam bentuk tes esai yang terdiri dari indikator translasi, interpretasi, dan ekstrapolasi. Hasil validasi ahli dan praktisi, LKPD yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dengan persentase mencapai  87%. kemampuan pemahaman konsep peserta didik setelah belajar dengan LKPD menunjukkan peningkatan dengan rerata nilai pretest-posttest 65,9 menjadi 78,6. Pembelajaran biologi dengan menggunakan LKPD berdasarkan hasil studi keanekaragaman tumbuhan lumut disekitar lingkungan siswa dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep peserta didik kelas X SMA 1 Argamakmur.Kata kunci : LKPD, keanekaragaman bryophyta, pemahaman konsep
MODEL KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KELAS X IPA3 SMA NEGERI 1 KOTA BENGKULU Arrosid, Muhammad Reza; Yennita, Yennita; Karyadi, Bhakti
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.163 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.3.1.116-122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas siswa dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui model kooperatif tipe think pair share (TPS). Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan metode deskriptif. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi yang digunakan untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa, serta lembar tes untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil analisis data observasi aktivitas guru siklus I diperoleh skor rata-rata 24,5 (baik) dan siklus II meningkat menjadi 27 (baik). Untuk hasil analisis data observasi aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I diperoleh skor 24,5 (baik), meningkat menjadi 27 (baik). Peningkatan aktivitas guru dan aktivitas siswa diikuti pula oleh peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi perubahan dan pelestarian lingkungan  dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I kemampuan berpikir kritis siswa memperoleh persentase klasikal 56,43% dengan kriteria cukup kritis, meningkat di siklus II menjadi 72,50% dengan kriteria kritis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model Think pair share dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X IPA3 SMAN 1 Kota Bengkulu.Kata Kunci: think pair share, kemampuan berpikir kritis siswa , model kooperatif
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PENCEMARAN LINGKUNGAN MELALUI PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING Novianjani, Mutiara; Karyadi, Bhakti; Idrus, Irdam
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.671 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.3.2.212-221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan pemahaman konsep peserta didik kelas VII4 SMPN 4 Kota Bengkulu melalui model pembelajaran discovery learning. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Subyek penelitian adalah peneliti sebagai guru dan  peserta didik  kelas VII4 SMPN 4 Kota Bengkulu pada tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 33 orang. Variabel penelitian ini adalah pemahaman konsep peserta didik dan model pembelajaran discovery learning. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi aktivitas guru dan lembar tes pemahaman konsep peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan yaitu rerata dan kategori skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata aktivitas guru pada siklus I sebesar 23 (baik) dan pada siklus II meningkat menjadi 25 (baik). Rata-rata pemahaman konsep peserta didik pada siklus I yaitu 74,7 (baik) meningkat menjadi 82,8 (sangat baik). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan aktivitas dan pemahaman konsep pencemaran lingkungan peserta didik kelas VII4 SMPN 4 Kota Bengkulu.Kata kunci: Discovery Learning, Pemahaman Konsep, pencemaran lingkungan
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK TENTANG KEANEKARAGAMAN HAYATI JENIS CAPUNG UNTUK MENGEMBANGKAN PEMAHAMAN SISWA SMA Yani, Rita Fitri; Karyadi, Bhakti; Ansori, Irwandi
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.279 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.4.1.31-39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berdasarkan inventarisasi jenis-jenis capung yang berada di area kampus Universitas Bengkulu (UNIB). Penelitian dilakukan dengan 3 tahap yaitu tahap validasi, revisi hasil validasi dan uji coba pada peserta didik. Subjek penelitian ini adalah peserta didk kelas X MIPA 1 SMA 6 Kota Bengkulu.  Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah angket (kuisioner). Instrumen yang digunakan adalah lembar angket (kuisioner) untuk tiga orang validator (satu orang Dosen Program Studi Pendidikan Biologi dan dua guru IPA Biologi SMA 6 Kota Bengkulu). Berdasarkan hasil validasi oleh validator, LKPD yang disusun sangat layak digunakan dengan nilai rata-rata sebesar 80%. Uji coba skala kecil LKPD (pemahaman peserta didik) juga menunjukkan LKPD ini sangat baik secara kelompok dengan nilai rata-rata sebesar 80,17%. Berdasarkan hasil uji validasi dan uji coba skala kecil, LKPD yang dikembangkan ini layak digunakan sebagai bahan ajar materi Keanekaragaman Hayati kelas X MIPA 1 SMA 6 Kota Bengkulu. Kata kunci: Pengembangan LKPD, Inventarisasi, Capung (Odonata)
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS LINGKUNGAN SEKITAR SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA SMP TENTANG KONSEP IDENTIFIKASI MAKHLUK HIDUP Mustika, Reni; Singkam, Abdul Rahman; Karyadi, Bhakti
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.633 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.3.2.174-184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman peserta didik yang dilakukan secara kelompok berdasarkan kemampuan siswa dalam mengerjakan atau menjawab bahan diskusi pada LKPD. Penelitian dilakukan dengan 3 tahap yaitu 1). Validasi berupa analisis kebutuhan pengembangan materi IPA Biologi berdasarkan kurikulum 13 dan lingkungan sekitar; 2). Pengembangan desain LKPD berdasarkan analisis kebutuhan; dan 3). Uji coba terbatas LKPD pada peserta didik. Subjek penelitian ini sebanyak 30 peserta didk kelas VIIA  Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 17 Bengkulu Tengah. Instrumen yang digunakan adalah lembar instrumen validasi untuk mengetahui kelayakan LKPD dari ahli dan bahan ajar LKPD untuk mengukur pemahaman siswa. Berdasarkan hasil validasi, LKPD yang disusun sangat layak digunakan dengan nilai rata-rata sebesar 85%. Uji coba skala terbatas menunjukkan bahwa LKPD ini efektif secara kelompok dengan nilai tertinggi sebesar 90% yang terletak pada level menyimpulkan. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba tersebut, LKPD yang dikembangkan ini layak digunakan sebagai bahan ajar materi keanekaragaman makhluk hidup kelas VII SMP.
Rancangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Biologi untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Kelas X Faritzah, Chika Putri; Karyadi, Bhakti; Yennita, Yennita; Yani, Ariefa Primair; Murniati, Neni
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.6.1.7-16

Abstract

Perubahan paradigma pembelajaran mengarah ke student centered dan peserta didik perlu dibekali keterampilan berpikir kritis. Hasil observasi peneliti yang dilakukan saat kegiatan magang 2 pada bulan September sampai bulan November tahun 2019, menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran yang mengarah pada pengembangan keterampilan berpikir kritis kurang diterapkan dalam proses pembelajaran. Hal ini terlihat dari perangkat pembelajaran yang masih banyak bersumber dari buku pelajaran dan internet yang belum relevan dengan lingkungan kehidupan sehari-hari peserta didik. Demikian juga dengan komponen-komponen perangkat pembelajaran berupa silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Diskusi Peserta Didik (LDPD), dan soal evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancangan perangkat pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa. Jenis penelitian ini termasuk ke dalam penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini akan menganalisis rancangan RPP meliputi telaah kompetensi dasar, telaah materi pembelajaran, telaah indikator, tujuan pembelajaran, telaah model pembelajaran, metode pembelajaran, dan telaah media pembelajaran menggunakan model kooperatif tipe Think, Talk, Write (TTW) metode gallery walk pada materi pencemaran lingkungan kelas X. Hasil penelitian dianalisis dan diarahkan ke dalam aspek-aspek yang ingin dicapai dalam Kompetensi Dasar Kurikulum 2013 untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas X.Keywords: Keterampilan berpikir kritis, Kurikulum 2013, Rancangan Perangkat Pembelajaran, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Rahman Singkam ACENG RUYANI Adriataspen, Milzen Afrizal Mayub Alif Yanuar Zukmadini Alif Yanuar Zukmadini anjelie, Anggi Apriansyah, Rapi Aprina Defianti ardana, Rendy Wikrama W Arestu, Olyvia Oshi Ariefa Primair Yani Ariefa Primair Yani Arrosid, Muhammad Reza Arsela Eko Listiono As-Salimah, Ainun Mardiyah Asrati, Sirtika Aswin, Pani Bambang Prayogo, Bambang Bramastia Budiyanto Budiyanto CHOIRUL MUSLIM Dara, Niki Dwi Dia Defianti, Aprina Deni Parlindungan Detty Fitriani Devicawati, Devicawati Dewi, Novi Ratna Ekaputri, Rendi Zulni Elsi Adelia Fitri Elza Heryensi, Elza Heryensi Endang Widi Winarni Endang Widi Winarni Erna Yunita Sari Euis Nursa’adah Fahmizal, Fahmizal Fanisah, Kiki Faritzah, Chika Putri Febrianti, Een Suci Fema Anggriani Fidia Fibriana Fira Pratiwi Firdaus, M Luthfi Hardiansyah, Akbari Haryono, M. Hasbi Henny Johan Henny Johan HERNANI - Heryensi, Elza ICE PURNAMAWATI Indarini Dwi Pursitasari Indra Sakti Irdam Idrus Irwan Koto, Irwan Irwandi Ansori Irwandi Ansori Iwan Setiawan Julianti, Apri Kasrina Kasrina Kurniasih, Septi Laberta, Tinu Lestari, Dita Indah Lina Mahardiani M. Lutfi Firdaus, M. Lutfi Marliansa, Meiredo Maulana, Yudi Mayub, Afrizal Meri Suterisni Muhammad Farid Mustika, Reni Neni Murniati Nirwana Novianjani, Mutiara Nur Farida Nurhamidah Nurma Yunita Indriyanti Nurohma, Siti Nursaadah, Euis Nursa’adah, Euis Panjaitan, Anton Parlindungan, Deni PUJI LESTARI Putriani, Eli Puyanti, Puyanti Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmadaniya, Novita Lola Rendy Wikrama Wardana Riezky Maya Probosari Rinda Fitri Handayani Riska, Dara Rochman, Syaiful Roleka Julia Marcellina Ronggo Waskito, Jefri Roni Sastiawan Rosdiantini, Rosros Ruyani , Aceng Sagita, Fitria Saputra, Fajar Eko Sari, Ayu Shinka Permata Sari, Ega Dwi Permata Sari, Fenty Fitrian Sari, Nurma Yunita Sembiring, Evata Disolva br Setiawati, Nindya Puri Shabrina, Annida Nurul Sihite, Nadia Okta Kristiana Sri Irawati SRI RAHAYU Sudirman Sudirman Sukarso, A.A. Sumiyati - Sutarno Sutarno Sutarno Sutarno, M Sutarno, M. Syaiful Rochman Taufik, Annisa Novianti Triana, Dini Fajar Uliyandari, Mellyta Umaya Utami, Gita Nita Wahyuningsih, Endah Tri Wardana, Rendy Wikrama Wiryono Wiryono Wiwit Trisnawati Yani, Rita Fitri Yennita Yosie Andriani Yulianingsih, Elysabet Yulinda Fitriani Zahrani , Arifah