p-Index From 2021 - 2026
15.459
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Biomedika Jurnal Kesehatan Jurnal Imejing Diagnostik Medical Laboratory Technology Journal Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Herb-Medicine Journal Jurnal Penelitian Sains Teknologi MAGNA MEDICA: Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Keperawatan Suaka Insan PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Journal La Bisecoman JOURNAL LA MEDIHEALTICO Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research International Journal of Management Science and Information Technology (IJMSIT) JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Journal of Innovation Research and Knowledge Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Urecol Journal. Part E: Engineering Prosiding University Research Colloquium Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika International Journal of Health Science and Technology JHeS (Journal of Health Studies) Jurnal Sains dan Kesehatan Journal Research of Social Science, Economics, and Management Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia IIJSE GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Journal of Innovative and Creativity Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Joong-Ki PESHUM Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta
Claim Missing Document
Check
Articles

Kecerdasan Buatan dalam Transformasi Interpretasi Radiologi: Tinjauan Sistematis tentang Akurasi Diagnostik, Efisiensi Pembacaan, dan Interaksi Manusia–AI DADANG NUGROHO; Yusuf Alam Romadhon; Yuli Kusumawati
Jurnal Imejing Diagnostik (JImeD) Vol. 12 No. 2 (2026): JULY 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimed.v12i2.15346

Abstract

Background: Artificial Intelligence (AI) has fundamentally transformed the paradigm of radiological image interpretation. Deep learning capabilities offer opportunities for improved diagnostic accuracy, reduced reading time, and minimized inter-reader variability. However, comprehensive evidence regarding AI’s impact across imaging modalities still requires systematic synthesis, particularly concerning which readers benefit most and under what conditions. This review aimed to synthesize scientific evidence on AI’s impact on diagnostic accuracy, interpretation time, diagnostic confidence, and the factors shaping human–AI interaction in radiology interpretation. Methods: A systematic review was conducted following the PRISMA 2020 guidelines. Searches were performed on PubMed/MEDLINE, Scopus, Google Scholar, and IEEE Xplore for studies published between 2021 and 2025. Of 847 identified records, 8 studies met the inclusion criteria as controlled empirical studies, comprising multi-reader, prospective observational, comparative retrospective, and experimental designs. Methodological quality and risk of bias were appraised using the QUADAS-2 tool. Results: The eight included studies covered mammography, chest radiography, computed tomography, magnetic resonance imaging, angiography, and musculoskeletal radiography, encompassing more than 100,000 image readings. AI consistently improved diagnostic sensitivity, with increases ranging from 11.4% to 23.0% across studies, shortened reading time for normal cases, and enhanced diagnostic confidence among readers. Junior radiologists and non-radiologist clinicians consistently benefited the most, suggesting AI functions as a diagnostic equalizer. However, the same group also showed greater susceptibility to automation bias, and AI performance was conditional on model accuracy, explanation design, and technical reliability across subpopulations. Conclusions: AI consistently improves radiological diagnostic performance without compromising reader productivity, with the magnitude of benefit conditional on model accuracy, explanation design, and reader expertise. Implementation in the Indonesian health system should prioritize local validation, AI literacy training for health workers, and integration into JKN/BPJS-based teleradiology models to address the chronic shortage and maldistribution of radiologists. Keywords: Artificial Intelligence; Deep Learning; Diagnostic Accuracy; Medical Image Interpretation; Radiology
PENGANGKATAN KISTA OVARIUM BILATERAL TANPA PERSETUJUAN PASIEN; ANALISIS ETIK MODERN DAN ISLAM Elfin Ainul Fikri; Laras Kesuma Wardani; Yasmindra Caroline Purdiatmaja; Zhela Fatin Fatiha; Dyah Bunga Adisty; Aliza Mibawani; Yusuf Alam Romadhon
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2021: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dokter dalam menjalankan praktik sehari-hari senantiasa berhadapan dengan peristiwa medik yang sensitif etik. Pemahaman yang baik peristiwa medik sensitif etik, memungkinkan dokter dapat menjalankan praktik medik dengan benar secara disiplin ilmu maupun secara etik dan hukum. Dalam konteks Indonesia dengan mayoritas penduduknya beragama Islam, pemahaman etik Islam yang terwakili dalam prinsip Maqasid Syariah, membuat praktik kedokteran lebih dapat diterima dan mampulaksana untuk tercapainya kontrak terapetik dokter – pasien Muslim. Tulisan ini melakukan pengkajian kasus dokter yang melakukan pengangkatan ovarium secara bilateral tanpa persetujuan pasien, dalam perspektif kaidah dasar bioetik dan maqasid Syariah. Uraian dalam tulisan ini akan memperkaya pemahaman dokter ketika melakukan penerapan kaidah dasar bioetik dan maqasid Syariah dalam praktik kedokteran sehari-hari.
Persepsi Bahaya Covid-19, Kepatuhan Protokol Kesehatan dan Kesediaan Divaksin di Masa Awal Distribusi Vaksin Covid-19, Perspektif Health Belief Model Yusuf Alam Romadhon; Naura Salsabila; Wanda Emdia Almansyah
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gaster
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: kesediaan divaksin pada sebagian besar populasi mempunyai peran penting dalam ketercapaian herd immunity sebagai upaya penanggulangan pandemic Covid-19. Health belief model (HBM) merupakan suatu pendekatan untuk memahami bagaimana agar orang terlibat dalam kegiatan vaksinasi Covid-19. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi hubungan antara persepsi bahaya Covid-19, kepatuhan protokol kesehatan dengan kesediaan divaksin di masa awal distribusi vaksin Covid-19, dengan pendekatan HBM. Metode: penelitian potong lintang mengevaluasi persepsi bahaya covid-19, kepatuhan protokol kesehatan dan kesediaan divaksin dilakukan bulan Januari – Februari 2021. Hasil: sebanyak 1010 responden terlibat dalam penelitian ini. Secara berurutan rerata (SD) dan nilai p persepsi bahaya dan kepatuhan protokol pada mereka yang ragu/tidak bersedia vs bersedia: 7.49 (2.43) vs 8.70 (1.84); p=0.000 dan 8.16 (1.88) vs 8.75 (1.42) p= 0.000. Kesimpulan: persepsi bahaya dan kepatuhan protokol kesehatan pada mereka yang ragu/tidak bersedia secara statistic sangat signifikan lebih rendah dibandingkan yang bersedia.
Edukasi Kondisi Pasien Suspek Hipokondriasis (Sebuah Laporan Kasus Pendekatan Kedokteran Keluarga) Muhammad Nafi RA; Shella Asfiria Arlita; Firda Islami; Fakhri Nofaldi; Yusuf Alam Romadhon; Dwi Sartini
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang pria berusia 46 tahun mengeluhkan nyeri perut dan nyeri dada sejak 3 tahun yang lalu. Ia rutin memeriksakan keluhannya namun selalu tak puas dengan hasil yang disampaikan. Ia mengunjungi banyak dokter spesialis karena khawatir sedang menderita penyakit serius, bahkan sering mencari informasi sendiri di internet. Hal ini dikarenakan terdapat riwayat kesalahan pengobatan 4 tahun yang lalu, ditambah ibu pasien meninggal akibat kanker usus besar. Pasien mempunyai dua orang anak dengan tipe keluarga Nuclear Family dengan stadium keluarga 6 menurut Duval. Hubungan antar anggota keluarga harmonis, APGAR Family menunjukkan fungsional sehat. Fungsi SCREEM menunjukkan interaksi baik dengan tetangga, berlatar etnis Jawa, mampu mengoptialkan kartu JKS-KIN yang dimiliki dengan rutin mengecekkan kesehatannya, serta berpendidikan formal rendah. Diagnosis biomedik: Suspek Hipokondriasis. Diagnosis holistik: secara psikoemosional pasien berfikir sedang mengalami penyakit serius sehingga sering memeriksakan keluhannya (doctor shopping) walaupun hasil pemeriksaan penunjang yang normal. Perilaku rawat anggota keluarga baik, tetapi pengetahuan tentang penyakit dan upaya mengelola masih kurang. Intervensi yang diberikan yakni terapi farmakologi dari Puskesmas, dan dari tim penulis, memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga tetntang pentingnya teratur minum obat, serta mengurangi kecemasan akan menderita penyakit yang serius.
Penatalaksanaan Kasus Kedokteran Keluarga pada Ny. P dengan Kanker Endometrium Dita Karuniawati; Rizki Oktabiriya; Fitri Chyndi Pangestiwi; Deanna Lailatul Azizah; Titan Indrajana; Yusuf Alam Romadhon; Tri Nugroho Wibowo
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker endometrium adalah transformasi ganas dari stroma endometrium dan atau kelenjar endometrium ditandai membrane inti sel yang ireguler, nucleus atipikal, aktivitas mitosis yang meningkat, hilangnya pola atau gambaran normal kelenjar. Kanker endometrium merupakan 50% dari semua kanker ginekologi terbaru dan 7% dari semua kanker pada perempuan, insiden tiap tahunnya 23,3 per 100.000 perempuan di negara berkembang. Insiden kanker endometrium pada negara Amerika Serikat meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2013, diperkirakan 49.560 kasus dan 8190 kematian akibat kanker rahim serta tahun 2018 diperkirakan 63.230 kasus baru dan 11.350 kematian. Kanker endometrium adalah salah satu kanker ginekologi yang paling umum. Lebih dari 90% kasus kanker endometrium terjadi pada perempuan perimenopause dan 25% premenopause. Di Puskesmas Grogol kasus kanker endometrium merupakan penyakit yang sangat jarang ditemukan di rawat jalan, Unit Gawat Darurat dan rawat inap. Prioritas masalah pada Ny. P yaitu rendahnya tingkat pengetahuan terhadap penyakit yang diderita sehingga pasien perlu dilakukan edukasi secara menyeluruh meliputi promotif, preventif, kuratif serta rehabilitatif.
Pendekatan Kedokteran Keluarga pada Ny. L dalam Menangani Permasalahan Penderita Diabetes Melitus yang Tidak Terkontrol Aulia Siti Fatimah; Zulfatulngulya Kusuma; Tyas Hanurita Subekti; Putri Istiqomah Rizki Hidayatun; Yusuf Alam Romadhon
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang wanita berusia 62 tahun dating ke puskesmas dengan keluhan badan lemas, sering kencing, dan merasa haus. Pemeriksaan di puskesmas menunjukkan bahwa pasien terdiagnosis diabetes melitus tipe 2. Pasien tinggal dengan suaminya yang juga menderita diabetes melitus tipe 2. Bentuk keluarga pasien needle age dengan Ny. L sebagai pencari nafkah dan stadium keluarga Ny. L berada pada tahap 7. Skor APGAR menunjukkan bahwa keluarga sangat fungsional. Pada nilai SCREEM Ny. L memiliki kehidupan sosial yang baik dengan tetangga sekitar, hidup di lingkungan dan berasa dari suku Jawa, rutin beribadah, pendidikan terakhir sekolah dasar (SD), ekonomi kurang terpenuhi, dan memiliki BPJS yng dapat digunakan di fasilitas kesehatan terdekat. Diagnosis biomedik adalah diabetes melitus tipe 2 dengan diagnosis holistic bahwa pasien ingin segera sembuh dan gula darahnya terkontrol. Perawatan dari keluarga kurang baik karena suami Ny. L juga terdiagnosis diabetes melitus. Intervensi yang diberikan yaitu pemberian obat dari puskesmas dan edukasi mengenai penyakit pasien agar menjaga pola makan, hidup sehat, rajin berolahraga, minum obat teratur, dan manajemen stress.
Edukasi Pengobatan Asma dan Hipertensi serta Pola Makan pada Tn. W dengan Asma, Hipertensi Stage III, dan Obese Stage II Oktaberika Putri Indah Yasinta; Novita Ardilla; Ismatu Aghni Fatwa Izzati; Eka Pramudian Rismayanti; Rizka Aulia Rahmah; Tri Nugroho Wibowo; Yusuf Alam Romadhon
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang pria berusia 45 tahun terdiagnosis Asma sejak kecil hingga sekarang. Penyakit pasien sering kambuh tiap malam dan pagi hari. Terdapat Riwayat hipertensi dan cut off tensi pasien juga tinggi yaitu 180/ 100. Pasien juga tergolong obese grade II karena IMT pasien 31,2. Riwayat keluarga tidak ada yang menderita hal serupa, sehingga kemungkinan besar penyebabnya karena gaya hidup yang kurang sehat. Diketahui pasien merupakan pekerjawiraswasta yaknin memiliki pabrik dan tambang pasir yang mobilitas kerjanya tinggi dan juga pasien kurang memperhatikan gaya hidup dan pola makananya. Pasien hidup 1 rumah dengan anggota keluarganya yaitu ada istri, anak, dan ayahnya. Hubungan antar keluarga harmonis, APGAR family menunjukkan fungsional sehat. Fungsi SCREEM pasien baik. Diagnosis biomedik Asma derajat persisten sedang, dengan serangan sedang, hipertensi grade II dan juga obese grade II. Pengetahuan pasien tentang penyakit baik, namun pasien tidak mematuhi anjuran doktern dan hanya mengkonsumsi obat saat serangan asma muncul, juga tidak meminum obat untuk mengontrol hipertensinya. Intervensi yang telah diberikan yaitu obat yang didapat dari konsultasi dengan dokter pada aplikasi online yaitu diberikan Seretide, lalu pasien sempat di UGD puskesmas grogol dan dilakukan nebulasi. Oleh karena itu kami memberikan tatalaksana komprehensif dengan pendekatan kedokteran keluarga meliputi 5 level pencegahan, serta kuratif dan rehabilitatif.
Upaya Pendekatan Kedokteran Keluarga pada Tn. W dengan TB MDR dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Kepatuhan Konsumsi Obat Diyah Pangestu Wiranti; Izzah Tsaqoofah Jati; Salsabila Nurussyifa; Zukhrufa Delima Majid; Yusuf Alam Romadhon
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Kuman Mycobacterium tuberculosis menular melalui udara (airborne disease). Terdapat tiga kategori utama yang digunakan untuk surveilans dan pengobatan TB Resisten Obat yakni TB-MDR, TB-RR dan TBXDR. TB MDR merupakan kasus TB yang disebabkan oleh resistensi bakteri Mycobacterium tuberculosis terhadap isonizaid (H) dan rifampisin (R). Di Indonesia terdapat 6.800 kasus baru TB dengan Multi Drug Resistance (TB MDR) setiap tahun. Diperkirakan 2% dari kasus TB baru dan 12% dari kasus TB pengobatan ulang merupakan kasus TB MDR. Ketidakpatuhan berobat pasien yang menimbulkan kegagalan dan kekambuhan pada penderita sehingga muncul resintensi obat dan penularan penyakit secara terus menerus. Di Puskesmas Bulu, TB MDR merupakan penyakit yang termasuk dalam 10 besar penyakit rawat jalan dengan jumlah yang sangat meningkat dari tahun ke tahun. Kami melaporkan kasus TB MDR pada Tn.W. Keluhan yang dirasakan Tn. W yaitu batuk yang tidak kunjung sembuh dengan hasil tes TCM menunjukan positif TB MDR rifampisisn resistance. Keluarga Tn.W berbentuk keluarga dengan fungsi holistic yang cukup baik, penilaian fungsi fisiologis mengunakan APGAR Family Tn.W didapatkan skor 8 dimana dapat disimpulkan bahwa nilai fisiologis keluarga Tn.W sehat. Penilaian fungsi patologis menggunakan SCREEM didapatkan ekonomi yang tergolong cukup, mempunyai pendidikan terakhir SD, rutin berobat dan mempunyai asuransi kesehatan. Prioritas masalah pada Tn.W yaitu rendahnya tingkat pengetahuan terhadap penyakit yang diderita sehingga pasien perlu dilakukan edukasi secara menyeluruh meliputi promotif, preventif, kuratif serta rehabilitatif.
Pendekatan Kedokteran Keluarga pada Pengelolaan Hipertensi Tiara Ramadhani; Jatri Amellcia Andriani; Aulia Mega Safira; Aulia Nur Rokhmah; Selly Ayustine Winarta; Stefi Meidiana; Yusuf Alam Romadhon
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang wanita berusia 51 tahun terdiagnosis hipertensi selama 5 tahun. Diagnosis hipertensi diketahui dari pemeriksaan posyandu lansia. Terdapat riwayat keluarga hipertensi, stroke dari ibunya. Anggota keluarga besar mempunyai perilaku berisiko yakni memakan makanan yang bernatrium tinggi. Tipe keluarga extended family dan memasuki stadium enam menurut Duval. Hubungan antar anggota keluarga harmonis, APGAR Family menunjukkan fungsional sehat. Fungsi SCREEM yang menonjol, pasien berlatar etnis Jawa, tetangga berhubungan baik, memiliki kartu BPJS, serta berpendidikan formal terakhir SMP. Diagnosis biomedik: hipertensi stadium II (197/110 mmHg), dengan IMT normal yaitu 22,34. Diagnosis holistik: Pada awalnya pasien menyangkal dan sempat mengalami Riwayat stres dan depresi kemudian setelah mendapat edukasi dari tenaga kesehatan setempat, pasien bisa menerima kondisi penyakit yang dideritanya Perilaku rawat anggota keluarga baik, tetapi pengetahuan tentang penyakit dan upaya mengelola masih kurang. Intervensi yang diberikan yakni terapi farmakologi dari Puskesmas, dan dari tim penulis, memberikan edukasi pentingnya teratur minum obat, dan dibuatkan program diet berimbang. Tekanan darah turun pada dua kunjungan setelahnya, secara berurutan 197/110 mmHg dan 140/90 mmHg.
Laporan Kasus Penatalaksanaan dan Pendekatan Kedokteran Keluarga pada Lansia dengan Diabetes Melitus Tipe II Tidak Terkontrol dengan Hipertrigliseridemia Faiz Maulana; Dwi Nonita Nugraheni; Indra Nuroso; Hafid Adi Nugroho; Isnan Aldisa; S Setyaningsih; Yusuf Alam Romadhon
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang laki-laki lanjut usia berusia 62 tahun terdiagnosis diabetes melitus tipe II tidak terkontrol dengan hipertrigliseridemia. Diagnosis tersebut diketahui pada tahun 2014 ketika pasien memeriksakan dirinya dengan gejala klasik (poliuri, polidipsi, dan polifagi). Tidak terdapat riwayat keluarga dengan yang dialami pasien saat ini. Pasien mengaku sering mengonsumsi minuman manis seperti teh manis yang dikonsumsi setiap pagi dan sering mengonsumsi makanan berlemak seperti lontong sate. Tipe keluarga extended family dan memasuki stadium enam menurut Duval. Hubungan antar anggota keluarga harmonis, APGAR Family menunjukkan fungsional sehat. Fungsi SCREEM tidak ada yang menonjol dan tidak mempengaruhi penyakit pasien. Diagnosis biomedik: diabetes melitus tipe II tidak terkontrol dengan hipertrigliseridemia, berat badan lebih. Diagnosis holistik: secara psikoemosional tidak merasa khawatir berkaitan dengan apa yang akan terjadi pada penyakitnya dimasa yang akan datang. Perilaku rawat anggota keluarhga baik, namun diet tidak berimbang. Intervensi yang diberikan yakni terapi farmakologi dari Puskesmas, dan dari tim penulis, memberikan edukasi pentingnya teratur minum obat, dan dibuatkan program diet berimbang. Hasil pemeriksaan GDP, asam urat dan trigliserida turun pada kunjungan ketiga secara berurutan GDP 269 mg/dL, Asam Urat: 6,8 mg/dL, Trigliserid 874 mg/dL dan GDP 193 mg/dL, Asam Urat: 6,3 mg/dL, Trigliserid 612 mg/dL.
Co-Authors Abdurrasyid bin Abdurrahman Abdussalaam, Arrizqi Hafidh Abdussalam, Arrizqi Hafidh Adang Muhammad Gugun Adang Muhammad Gugun Aflit Nuryulia Praswati Ahmad Isa Wijaya Aisyah Rosyida Alif Rachman Chresandiputra Aliza Mibawani Almansyah, Wanda Emdia Almas Hilwiana Alyssa Sindy Jatiningtyas andi hermawan Andriani, Jatri Amellcia Anggelina Aiyoslla Nabilla Putu Pratomo Anggitaratri, Zakia Novi Anika Candrasari Aninta Rahmandita Balich Annisa Intan Aulia Anton Agus Setyawan Aprilia Fadhilah Arfa Bima Firizqina Arfa Bima Firizqina, Arfa Bima Ari Bambang Setyawan Arismar, Fiqi Rahardian Ariyanto, Hani Purwo Arrantissi, Syauqi Hanif Arrizqi Hafidh Abdussalaam Aryati, Mandarini Dwi Putri Asti Nurhayati Asyari, Aulya Rahmanisa Paramitha Aulia Mega Safira Aulia Nur Rokhmah Aulia Siti Fatimah Awang Lilih Vridea Cahayaning Penggalih Ayu Meilasari Aris Ayu Rizky Pramestya Merdeka Ayu Zahrani Ayuningrum, Nyovita Azenta, Moch. Tabriz Aziz, Yusuf Abdullah Azizah Fatmawati Azizah, Restu Noor Azzahra, Hanifah Insyiroh Bachuroh Fasda Burhannudin Ichsan Dadang Nugroho Darmawan, Alvien Dary Nur Setyanto Davina, Aifa Putri Deanna Lailatul Azizah Desi Ekawati Devi Usdiana Rosyidah Dita Karuniawati Diyah Pangestu Wiranti Dwi Budi Santoso Dwi Marlina Putri Dwi Nonita Nugraheni Dwi Sartini Dyah Bunga Adisty Eka Pramudian Rismayanti Eka Putri Widya Arsia Riadi Ekorini Listiowati Elfin Ainul Fikri Em Sutrisna Erna Herawati Erna Herawati, Erna Fadhila, Zahra Hayuna Faiz Maulana Fakhri Nofaldi Faradisa, Nida Faricha Kurnia Illahi Farida, Dany Farma, Aufa Faza Fauzan Fasda, Bachuroh Fawwaz Mahardika Pranata Fiftin Desy Auliafadina Fiftin Desy Auliafadina, Fiftin Desy Firda Islami Firda, Fathiyyatu Assadiy Firdausi, Nida Faradisa Fithriyah, Sa'idatul Fitri Chyndi Pangestiwi Flora Ramona Sigit Prakoeswa Futana, Ninda Pradani Geraldo Zikri Azmi Ramadhan Hadi, Cahyono Hafid Adi Nugroho Handayani, Alya Nurkinasih Putri Hani Purwo Ariyanto Happy Kurnia Permatasari Hasabi, Faris Hasmeinda Marindratama Hasmeinda Marindratama, Hasmeinda Hasna, Bilqis Herdian Alfiya Hidayatullah Permani Hilyati, Nor Ichsan, Burhanudin Ihsan, Rizki Muhammad Imronudin Imronudin Indra Nuroso Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Ismatu Aghni Fatwa Izzati Isnan Aldisa Iwan Setiawan Izzah Tsaqoofah Jati Jatri Amellcia Andriani Jayantika Sakina Ifnadera Khairunnisa, Edgina Kumala, Aswa Arsa Kurniati, Yunu Prastyo Kurniawati, Yuni Prastyo Kusbaryanto Kusbaryanto Kusuma, Luthfi Primadani Laksono Trisnantoro Laras Kesuma Wardani Latifah, Lisanul Lili Puspadewi Listiana Masyita Dewi Luthfi Primadani Kusuma M. Fabri Nashrullah Mahabhagawati, Iga Kustin Marti Eka Ning Tias Maulana, Taqwa Ziyan Mayangsari, Ayu Meilianda, Chellin Moch Althof Naufal Ardhi Mugi Rahayu Pangestuti Muhajiriansyah, Muhajiriansyah Muhamad Nur Sidiq Muhammad Adnan Muhammad Irvan Muhammad Nafi RA Muyassar, Ziyad Agung Muzakar Isa Nabilla Tita Saputri Nadya Dwi Puspitasari Najwa Chindykia Yuliasta Naura Salsabila Nendika Dyah Ayu Murika Sari Nesya Nur Afifah Nida Faradisa Fauziyah Nining Lestari Novita Ardilla Nurhayani nurhayani Nurnawati Soga Nuzhulla Nuri Akmalina Oktaberika Putri Indah Yasinta Paramadina, Izzati Parawansa, Karmila Indar Parawansa Pradetyawan, Pradetyawan Praswati, Aflit Puspadewi, Lili Puspitasari, Nadya Dwi Putri Istiqomah Rizki Hidayatun Raafika Studiviani Dwi Binuko Rafika Surya Putra Pratama Rahayu Pangestuti , Mugi Rahma Pranesti Rahmat Dani Yamsun Ratih Pramuningtyas Ratri Mega Harani Restu Noor Azizah Retno Sintowati Retno Wulandari Retno Wulandari Rini Kuswati Rismayanti, Eka Pramudian Rizka Aulia Rahmah Rizki Oktabiriya Rosyidah, Dewi Usdiana Rosyita, Fadhilla Jihan S Setyaningsih S Setyaningsih S Sulistyaningsih Safira, Aulia Mega Saiful Hidayat Salsabila Nurussyifa Salsabila, Naura Sania Nurul Qurrata Sari, Dhony Nurlita Sari, Nur Amalia Sari, Winda Atika Selly Ayustine Winarta Setyawan, Ari Bambang Sheila Faadhila Sifak Shella Asfiria Arlita Sidiq, Muhamad Nur Siti Soekiswati Soga, Nurnawati Sri Wahyuni Stefi Meidiana Subiantoro Subiantoro Suci Aprilia Sudianto Sulastijah, Siti Sulistyani , S Sulistyani Sulistyani Sulistyani Sulistyani Sulistyani, S Sulthon, Pradestya Achmad Sumbaga, Utari Anggit Suryanto Susanto, Syarafina Ayu Putri Susanto, Syarafina Ayu Putru Syawaliyah, Ainun Nimah Tiara Ramadhani Tias, Marti Eka Ning Tishya Fadiliafasha Titan Indrajana Tri Agustina Tri Kurnia Ahmad Islamuddin Tri Nugroho Wibowo Tri Nugroho Wibowo Tri Nugroho Wibowo Triwijaya, Dedy Tuanaya, Muhammad Rizqy Noer Tyas Hanurita Subekti Udiani, Asih Arifah Utami, Shindy Yudha Variansa Sava Ramadhan Venadya Salwa Janova Wanda Emdia Almansyah Wasifah, Wasifah Widodo, Dhito Widodo, Dhito Putranto Dwi Widyananda, Honesty Trisna Wiyadi Wiyadi Yasmindra Caroline Purdiatmaja Yuli Kusumawati Yunandar, Rio Yuni Prastyo Kurniati Yunus Yunus Zahra Hafizha Fitria Anam Zahrani, Ayu Zahro, Ikhya' Izatus Zakaria, Revalina Adinda Zhela Fatin Fatiha Zukhrufa Delima Majid Zulfatulngulya Kusuma