Claim Missing Document
Check
Articles

UJI AKTIVITAS TABIR SURYA EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) Syarifah Yanti Astryna; Fitra Alvionida; Elizar Elizar; Rulia Meilina; Asmaul Husna
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5252

Abstract

AbstrakIndonesia merupakan negara yang beriklim tropis, sehingga pancaran sinar ultraviolet dapat menyebabkan radiasi dan membahayakan manusia apabila mengenai kulit manusia dalam waktu yang lama, sehingga perlu dirawat dengan menggunakan senyawa yang memiliki aktivitas tabir surya. Keefektifan tabir surya dinyatakan dalam label kekuatan SPF (Sun Protecting Factor). Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai tabir surya adalah daun pepaya (Carica papaya L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etil  asetat daun pepaya (Carica papaya L.) sebagai tabir surya. Metode pada penelitian ini dilakukan secara Experimental Laboratory dilakukan dengan metode pengukuran nilai SPF pada variasi konsentrasi 100, 200, 300, 400, dan 500 ppm dengan alat spektofotometer UV-vis. Hasil pengukuran pada konsentrasi paling tinggi yaitu 500 ppm diperoleh nilai SPF paling tinggi juga yaitu sebesar 24,37 dengan  kategori proteksi ultra. Hal ini disebabkan oleh adanya pengaruh konsentrasi ekstrak etil asetat daun pepaya mengandung senyawa flavonoid, tannin dan alkaloid. Kesimpulan dari penelitian ini diperoleh ekstrak etil asetat daun pepaya (Carica papaya L.) dapat dijadikan  sebagai tabir surya. 
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN BISKUIT FUNGSIONAL EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) SEBAGAI SUPLEMEN GIZI UNTUK ANAK STUNTING Rulia Meilina; Daffa Khairunnisa; Cut Fetri Yulya; Intan Saumi; Nasyani Elisiya
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5421

Abstract

Stunting pada anak dipicu oleh kekurangan gizi kronis yang menghambat tumbuh kembang optimal. Daun kelor (Moringa oleifera) kaya protein, vitamin C, zat besi, dan kalsium sehingga berpotensi sebagai suplemen gizi. Ekstraksi menggunakan etanol 70% menghasilkan simplisia dengan kadar air 3,33 %, abu total 6,8 %, abu tak larut asam 0,34 %, sari larut air 24,33 %, dan sari larut etanol 29,8 % yang memenuhi standar herbal. Skrining fitokimia mengidentifikasi alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan terpenoid. Empat formula biskuit dibuat dengan komposisi ekstrak 0%, 5%, 10%, dan 15%. Uji fisik menunjukkan semua varian memiliki tekstur renyah dan bentuk utuh, meski warna berubah dari kuning keemasan menjadi hijau pekat seiring peningkatan ekstrak. Penilaian organoleptik oleh 12 panelis menunjukkan formula 5% dan 10% paling disukai (skor rata-rata > 6). Analisis gizi mengungkap kandungan protein 13,95 % dan vitamin C 6917,03 mg/100 g, sementara analisis zat besi dan kalsium masih berlangsung. Berdasarkan karakteristik fisik, daya terima organoleptik, dan peningkatan nutrisi, konsentrasi ekstrak 5–10 % menawarkan keseimbangan optimal. Biskuit fungsional berbasis daun kelor pada kisaran tersebut layak dikembangkan sebagai suplemen tambahan bagi anak stunting.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN KANDUNGAN FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL DAUN Lawsonia inermis Linn. TERHADAP Propionibacterium acnes Dan Escherichia coli Siti Samaniyah; Syarifah Asyura; Rulia Meilina; Periskila Dina Kali Kulla
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5448

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Indonesia memiliki kekayaan biodiversitas, termasuk tanaman herbal seperti daun Lawsonia inermis Linn. Biasa di kenal dengan daun pacar kuku, dikenal dalam pengobatan tradisional sifat antibakterinya. Namun, penelitian ilmiah tentang efektivitas daun pacar kuku terhadap bakteri patogen, seperti Propionibacterium acnes dan Escherichia coli, masih terbatas. Bakteri ini dapat menyebabkan infeksi kulit dan pencernaan, yang sering diobati dengan antibiotik, tetapi penggunaan antibiotik berlebihan menyebabkan resistensi. Penelitian ini mengeksplorasi kandungan fitokimia ekstrak etanol daun pacar kuku dalam mengatasi infeksi bakteri sebagai alternatif pengobatan berbasis herbal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan fitokimia dan aktivitas antibakteri parameter Kosentrasi Hambat Minimum (KHM) dari esktrak etanol daun pacar kuku pada variasi kosentrasi terhadap Propionibakterium acnes dan Escherichia coli. Metode penelitian yang digunakan ekperimental laboratorium, . Uji KHM ekstrak daun pacar kuku menggunakan metode dilusi cair kemudian diukur kekeruhan dengan spektrofotometer UV-Vis. Konsentrasi estrak yang digunakan 5%, 30%, 45%, 60%, 85%, ,100% serta Kontrol positif (tetrasiklin 30µg) dan Kontrol negatif DMSO (1%). Hasil penelitian ini menunjukkan ekstrak etanol daun pacar kuku (Lawsonia inermis Linn.) memiliki kemampuan menghambat bakteri Propionibacterium acnes dengan rerata zona 18-24.85mm, sedangkan Escherichia coli rerata zona sekitar 6.21-11.78mm. Nilai KHM pada kosentrasi 6.25-50%. Disimpulkan pada penelitian ini ekstrak daun pacar kuku (Lawsonia inermis Linn.) mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes dan Escherichia coli memiliki kemampuan menghambat (KHM) Saran: Ekstrak daun pacar kuku ini berpotensi dikembangkan sebagai sediaan topikal seperti krim atau gel untuk pengobatan jerawat, dan uji klinis diperlukan untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya. Penelitian lanjutan dibutuhkan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi senyawa aktif yang berperan dalam aktivitas antibakteri Kata Kunci: Daun Pacar Kuku, Antibakteri, KHM, Propionibacterium acnes, Escherichia coli Abstract Background: Indonesia has a wealth of biodiversity, including herbal plants such as Lawsonia inermis Linn leaves. Commonly known as henna leaves, known in traditional medicine for its antibacterial properties. However, scientific research on the effectiveness of henna leaves against pathogenic bacteria, such as Propionibacterium acnes and Escherichia coli, is still limited. These bacteria can cause skin and digestive infections, which are often treated with antibiotics, but excessive use of antibiotics causes resistance. This study explores the phytochemical content of henna leaf ethanol extract in treating bacterial infections as an alternative herbal-based treatment. The purpose of this study was to determine the phytochemical content and antibacterial activity of the Minimum Inhibitory Concentration (MIC) parameter of henna leaf ethanol extract at various concentrations against Propionibacterium acnes and Escherichia coli. The research method used was a laboratory experiment. The MIC test of henna leaf extract used a liquid dilution method and then measured the turbidity with a UV-Vis spectrophotometer. The extract concentrations used were 5%, 30%, 45%, 60%, 85%, 100%, as well as positive control (tetracycline 30µg) and negative control DMSO (1%). The results of this study indicate that the ethanol extract of henna leaves (Lawsonia inermis Linn.) has the ability to inhibit Propionibacterium acnes bacteria with an average zone of 18-24.85mm, while Escherichia coli has an average zone of around 6.21-11.78mm. The MIC value at a concentration of 6.25-50%. It was concluded in this study that henna leaf extract (Lawsonia inermis Linn.) has antibacterial activity against Propionibacterium acnes and Escherichia coli has the ability to inhibit (MIC). Suggestion: This henna leaf extract has the potential to be developed as a topical preparation such as a cream or gel for the treatment of acne, and clinical trials are needed to ensure its safety and effectiveness. Further research is needed to isolate and identify the active compounds that play a role in antibacterial activity. Keywords: Henna Leaves, Antibacterial, KHM, Propionibacterium acnes, Escherichia coli
EVALUASI KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI PENINGKATAN KASUS DBD DI GAMPONG LUTUENG KABUPATEN PIDIE Finaul Asyura; Fauziah Andika; Rahmad Akbar; Chairanisa Anwar; Ulfa Husna Dhirah; Rulia Meilina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5582

Abstract

Latar Belakang demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Gampong Lutueng Kabupaten Pidie mengalami peningkatan kasus DBD dalam beberapa tahun terakhir, sehingga diperlukan evaluasi kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi peningkatan kasus DBD berdasarkan aspek pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji univariat dan chi-square. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 62% masyarakat memiliki pengetahuan baik, 58% memiliki sikap positif, namun hanya 46% yang memiliki tindakan pencegahan baik. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan tindakan pencegahan (p = 0.002), tetapi tidak terdapat hubungan signifikan antara sikap dan tindakan (p = 0.078). Kesimpulan kesiapsiagaan masyarakat Gampong Lutueng berada pada kategori sedang. Pengetahuan masyarakat baik, namun belum sepenuhnya diterapkan dalam tindakan pencegahan DBD. Diperlukan peningkatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat untuk menurunkan risiko penularan DBD.
FORMULASI dan UJI AKTIVITAS SEDIAAN KRIM EKSTRAK BIJI ALPUKAT (Persea americana Mill.) SEBAGAI PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) Silmi Kaffah; Fitria Fitria; Rulia Meilina; Rina Kurniaty; Siti Samaniyah; Syarifah Yanti Astrina; Nurhayati Nurhayati; Syarifah Asyura; Maulidella Maulidella; Rouzatun Nisa; Monica Suryani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5705

Abstract

Luka bakar merupakan kerusakan jaringan kulit akibat trauma panas. Biji alpukat (Persea americana Mill.) mengandung flavonoid yang bersifat antiinflamasi, antioksidan, dan berperan dalam penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas ekstrak biji alpukat serta formula krim yang optimal untuk pengobatan luka bakar. Pengujian dilakukan pada tikus jantan dengan empat formula: F0 (kontrol), F1 (5%), F2 (10%), dan F3 (15%). Hasil menunjukkan seluruh krim memenuhi standar SNI dan mempercepat penyembuhan luka bakar, dengan aktivitas terbaik pada formula F3 (15%). Kata kunci: Krim, Luka Bakar, Biji Alpukat.
EVALUASI AKTIVITAS PENYEMBUHAN LUKA BAKAR SALEP POLIHERBAL BERBASIS EKSTRAK ETANOL DAUN MANGGA DAN DAUN JATI PADA MENCIT Rulia Meilina; Sylvi Divana Fitra; Fitra Alvionida; Ellya Siswanti; Yustika Wirda Ningsih; Syafriadi Syafriadi; Ratna Willis
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5952

Abstract

Luka bakar merupakan salah satu bentuk kerusakan jaringan kulit yang disebabkan oleh paparan panas, bahan kimia, maupun radiasi. Penanganan luka bakar memerlukan sediaan topikal yang efektif dalam mempercepat regenerasi jaringan serta mencegah terjadinya infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas penyembuhan luka bakar dari salep poliherbal yang mengandung kombinasi ekstrak etanol daun mangga (Mangifera indica L.) dan daun jati (Tectona grandis L.f.) pada mencit putih (Mus musculus L.). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan melibatkan 25 ekor mencit putih jantan yang dibagi ke dalam lima kelompok perlakuan. Masing-masing kelompok diberikan sediaan salep dengan variasi konsentrasi ekstrak, yaitu 15%:15%, 30%:15%, dan 45%:20%. Salep gentamisin digunakan sebagai kontrol positif, sedangkan basis salep tanpa ekstrak digunakan sebagai kontrol negatif. Proses penyembuhan luka bakar diamati selama 14 hari. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan uji ANOVA dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salep kombinasi ekstrak etanol daun mangga dan daun jati memiliki aktivitas yang signifikan dalam mempercepat penyembuhan luka bakar, yang ditandai dengan penurunan luas luka serta percepatan fase regenerasi jaringan kulit. Formula dengan konsentrasi 45% ekstrak daun mangga dan 20% ekstrak daun jati (F3) menunjukkan efektivitas terbaik dibandingkan dengan formula lainnya maupun kontrol positif.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN TEH HERBAL SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN PENYAKIT Rulia Meilina; Eva Rosdiana; Mutiawati Mutiawati; Syafriadi Syafriadi; Yustika Wirda Ningsih; Ardhana Yulisma; Fitra Alvionida; Nasyani Elisiya
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan warga Desa Klieng Meuria, Kabupaten Aceh Besar dalam pemanfaatan teh herbal sebagai alternatif pencegahan penyakit. Permasalahan yang dihadapi masyarakat setempat adalah kurangnya pengetahuan mengenai pemanfaatan tanaman herbal yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai sumber minuman kesehatan preventif. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 melalui metode penyuluhan, pelatihan pembuatan teh herbal, dan diskusi interaktif bersama masyarakat. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan tanaman herbal lokal, manfaat kesehatan teh herbal, serta teknik pengolahan dan penyajian yang higienis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap manfaat teh herbal serta adanya minat untuk mengembangkan produk teh herbal secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong kemandirian kesehatan masyarakat berbasis potensi lokal serta memperkuat budaya hidup sehat di pedesaan.
EDUKASI KESEHATAN TENTANG MANFAAT TANAMAN HERBAL UNTUK PENYEMBUHAN LUKA PADA IBU PASCA BERSALIN Eva Rosdiana; Mutiawati Mutiawati; Rulia Meilina; Fauziah Andika; Finaul Asyura; Febri Yusnanda
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMasa nifas merupakan masa pemulihan pada ibu pasca persalinan. Masa nifas merupakan masa yang rentan karena organ reproduksi mengalami luka saat proses persalinan, sehingga dibutuhkan perawatan yang khusus agar luka persalinan dapat kembali pulih secara optimal. Salah satu perawatan  luka pasca bersalin yang menjadi tradisi di Aceh adalah penggunaan obat herbal sebagai jamu yang dikonsumsi pada masa nifas.  Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan ke pada ibu nifas tentang pemanfaatan tanaman herbal untuk penyembuhan luka pada ibu pasca bersalin. Kegiatan ini di laksanakan pada tanggal 03 Desember 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang terdiri dari perangkat desa, kader posyandu, dan ibu nifas. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan sukses dan mendapatkan perhatian yang baik dari seluruh peserta sekaligus mendapatkan apresiasi dari perangkat desa. Kesimpulannya pelaksanaan edukasi kesehatan ini dapat memberikan tambahan pengetahuan ke pada peserta dan meningkatkan minat peserta untuk menggunakan bahan-bahan herbal sebagai obat tradisional untuk penyembuhan luka pasca persalinan.  
PELATIHAN PEMBUATAN BODY SCRUB DARI KOPI KEPADA SISWA-SISWI SMK FARMASI CUT MEUTIA BANDA ACEH Rulia Meilina; Fitria Fitria; Syarifah Yanti Astrina; Nurhayati Nurhayati; Silmi Kaffah; Ardhana Yulisma; Syafriadi Syafriadi; Yustika Wirda Ningsih; Nadia Safira; Nurul Anjelini; Muhammad Afrizal
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan pembuatan body scrub dari kopi merupakan salah satu kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa-siswi SMK Farmasi Cut Meutia Banda Aceh dalam bidang formulasi kosmetik sederhana berbasis bahan alam. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya potensi pemanfaatan kopi sebagai bahan aktif perawatan kulit yang memiliki efek eksfoliasi dan antioksidan, serta perlunya peningkatan kompetensi siswa dalam praktik pembuatan sediaan kosmetik yang aplikatif. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan mengenai manfaat kopi untuk kesehatan kulit, demonstrasi pembuatan body scrub, serta praktik langsung oleh peserta dengan pendampingan tim pengabdian. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta observasi langsung terhadap keterampilan siswa dalam meracik sediaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta mengenai fungsi bahan, teknik formulasi, serta prosedur pembuatan kosmetik alami. Selain itu, siswa mampu menghasilkan produk body scrub yang sesuai dengan parameter sederhana seperti homogenitas, aroma, dan tekstur. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan siswa, menumbuhkan minat terhadap pengembangan produk berbasis bahan alam, serta menjadi bekal untuk peluang usaha kecil di bidang kosmetik.
GERAKAN GAMPONG SIAGA DBD: PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT LUTUENG Finaul Asyura; Fauziah Andika; Rulia Meilina; Siti Samaniyah; Chairanisa Anwar; Ulfa Husna Dhirah; Rahmat Akbar; Rouzatun Nisa; Syarifah Asyura; Nurdin NurdinNurdin; Ratna Wilis
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai daerah, termasuk Gampong Lutueng, Kabupaten Pidie, yang berpotensi mengalami peningkatan kasus akibat rendahnya kesiapsiagaan dan perilaku pencegahan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kesiapsiagaan masyarakat melalui program “Gerakan Gampong Siaga DBD.” Metode pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan, pelatihan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) berbasis keluarga, pembentukan kader gampong siaga, serta simulasi penanganan dini kasus DBD. Evaluasi dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan kesiapsiagaan warga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman masyarakat mengenai penyebab, penularan, dan pencegahan DBD; perubahan sikap menuju perilaku hidup bersih; serta peningkatan kesiapsiagaan keluarga dalam melakukan deteksi dini dan tindakan PSN 3M Plus. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat dalam pengendalian DBD secara berkelanjutan di tingkat gampong.
Co-Authors Akbar, Riski Muna Akmadia, Nur Aldafi, Daevanul Aslam Alvionida, Fitra Ananda, Zulia Andika, Fauziah Anggraini, Bunge Septiana Anggraini, Sasmita Annisa Mufliha Anwar, Chairanisa Ardhana Yulisma Ardila, Sabrina Armia Armia Arpaini Bako Asmaul Husna Asmaul Husna Aulia Maksum Ayu nadia Bontong, Novitawanty Juli Chairanisa Anwar Cut Fetri Yulya Cut Hizqiya Al zuhra Daffa Khairunnisa Dewi, Revina Dhirah, Ulfa Husna Diah Ramadhani Dini Rahmawati Ecie Kesumawati Elizar Elizar Ellya Siswanti Enzelia, Enzelia Eva Rosdiana Eva Susanna Ewisna Syah Fitri Faradilla Safitri Faradilla Safitri, Faradilla Fathia, Mona Fauziah Salsabila Fazira, Cut Intan Febri Yusnanda Fhasnia . Fhasnia Fhasnia Fhonna, Putrya Finaul Asyura Finaul Asyura Fitra Alvionida Fitri, Dasti Wahyuni Fitri, Ewisna Syah Fitria Fitria Fitria Fitria Fitriliana Fitriliana Fitriliana Fitriliana Gultom, Evi Depiana Hafizhathifa, Fathin Hafizhathifa, Fatin Hasrita Maghfirah Haykal, M Henny Umaya Fitri Herawati Herawati Herianto Bangun Hery Widijanto Hikmah, Naziah Husda, Azkia Husna, Zainatul Indah Amelia Putri Indah Amelia Putri Indah Novita Intan Safitri Japnur Intan Saumi Irma Suryani Ismail Ismail Ismiati Ismiati Izzah, Nuril Japnur, Intan Safitri Jeumpa Utari K, M Rizal Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati, Kesumawati Keusumawati, Keusumawati Krismontazza, Saddaq Lestari, Soraya Lestari, Widya Maghfirah Maghfirah Maghlisa, Ulfa Ibna Maharani, Septia Marniati Marniati Masthura Sianipar Maulidella Maulidella Meutia Faradhiba Miftahul Jannah Monica Suryani Muhammad Afrizal Muhammad Rizki Mutiawati Mutiawati Mutiawati Mutiawati Mutiawati Nadia Safira Nadia, Putri Nadya Nadya, Nadya Nasyani Elisiya Ningsih, Yustika Winda Ningsih, Yustika Wirda Novi Yani Nurdian islami Nurdin NurdinNurdin Nurfatin Nisa Nasri Nurhaliza Nurhaliza Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayatun Nufus Nurul Anjelini Nuzulul Rahmi, Nuzulul Periskila Dina Kali Kulla Picha Maudina Nasution Putri Nadia Qhamal, Syamsul Rahma Dewi Rahmad Akbar Rahmat Akbar Rahmayani Rahmayani Rahmi, Putri Rasmadin Mukhtar Ratna Wilis ratna willis Raudhatun Nuzul ZA, Raudhatun Rauzatul Jannah Revina Dewi Rezeki, Sahbainur Rina Kurniaty Rizka, Miftahul Rouzatun Nisa Rouzatun Nisa Safrizan Safrizan Sahbainur Rezeki Sahbainur Rezeki Saifauqi Nurman Saisa Saisa Saisa Saisa Sari, Cut Wulan Sari, Febia Sarini Vita Dewi Shabainur Rezeki Silmi Kaffah Silmi Kaffah Siti Baitul Mihraj Siti Samaniyah Sitti Dwi Maulina Suwita Afriana Syafriadi Syafriadi Syafriadi Syafriadi Syafriadi Syamsulian, Dra Syamsuliani, Syamsuliani Syarifah Asyura Syarifah Asyura Syarifah Yanti Astrina Syarifah Yanti Astryna Syarifah Yanti Astryna Sylvi Divana Fitra TB, Desita Ria Yusian Ulhusna, Zikra Ulla Putri Safrina Watani, Nurul Willis, Ratna Yassirly, Yassirly Yunika, Ficha Sopia Yusra Meiduri Yustika Wirda Ningsih Yustika Wirda Ningsih Zulia Ananda Zulwanis, Zulwanis