Claim Missing Document
Check
Articles

COVID-19 PADA ANAK (LITERATURE REVIEW) Sultan Mahathir Bastha; Asep Sukohar; Evi Kurniawaty; TA Larasati
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronavirus disease 2019 atau yang disebut COVID-19 disebabkan oleh SARS CoV-2 ini berawal dari Wuhan, China, menyebar ke lebih dari 200 negara. Sejak awal pandemi COVID-19, jelas bahwa anak-anak yang terinfeksi sindrom pernapasan akut coronavirus 2 atau SARS-CoV-2 sebagian besar tetap tanpa gejala atau gejala ringan. Secara umum, anak- anak dengan COVID-19 memiliki risiko lebih rendah untuk dirawat di rumah sakit dan komplikasi yang mengancam jiwa. Namun demikian, kasus penyakit parah atau sindrom hiperinflamasi multisistem pasca infeksi bernama sindrom inflamasi  multisistem pada anak-anak telah dijelaskan. Jarang anak-anak dengan COVID-19 yang parah mengalami komplikasi neurologis. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa penutupan sekolah memiliki dampak terbatas pada penularan SARS-CoV-2, jauh lebih sedikit daripada tindakan jarak sosial lainnya. Beberapa bulan terakhir, varian baru SARS-CoV-2 muncul dengan penularan yang lebih tinggi dan peningkatan dampak pada morbiditas dan kematian. Hingga saat ini, belum banyak data yang solid mengenai dampak COVID-19 pada anak-anak. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui update baru terkait COVID-19 pada anak. Dari literature review 40 artikel yang terdapat di database NCBI, PubMed, dan Google Scholar,hanya 37 artikel yang dipilih untuk disertakan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menggambarkan data terbaru tentangperkembangan COVID-19 pada anak-anak. Kata Kunci: Anak-anak,COVID-19, COVID-19 pada anak
PENDAMPINGAN KELOMPOK TANI DALAM MENCEGAH ANEMIA AKIBAT PAPARAN PESTISIDA DI KECAMATAN SUKADANA, KABUPATEN LAMPUNG TIMUR FARDIANSYAH, AHMAD IRZAL; Larasati, Ta; Lisiswanti, Rika
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 9 No. 3 (2025): Vol. 9 No. 3, November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v9i3.576

Abstract

Peningkatan penggunaan pestisida di kalangan petani sering kali tidak diimbangi dengan pengetahuan tentang dampak kesehatan yang serius, termasuk anemia. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi anemia di Indonesia meningkat dari 37,1% pada 2013 menjadi 48,9% pada 2018, dengan prevalensi tertinggi ditemukan pada kelompok pekerja seperti petani. Kabupaten Lampung Timur menempati posisi ketiga penghasil ubi kayu terbesar di Provinsi Lampung dan mayoritas masyarakatnya adalah petani singkong. Pengabdian kepada Masyarakat ( PkM) ini dilakukan dengan tujuan memberikan pendampingan kepada kelompok tani di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, guna mencegah anemia yang disebabkan oleh paparan pestisida. Metode: Melalui serangkaian kegiatan, seperti skrining anemia, pelatihan gizi seimbang, edukasi penggunaan pestisida yang aman, serta pemberian Alat Pelindung Diri (APD). Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran petani mengenai pentingnya pencegahan anemia. Sebagai hasil akhir, panduan pencegahan anemia bagi petani disusun dalam bentuk poster dinding yang dapat dipasang di rumah-rumah. Hasil ini diharapkan dapat menjadi upaya preventif yang berkelanjutan.
Hubungan antara status kesehatan balita dengan kejadian pneumonia di indonesia (analisis data riskesdas 2018) Howay, Susan Yulia Laura; Sutarto, Sutarto; Larasati, TA; Nareswari, Shinta
Medula Vol 16 No 1 (2026): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v16i1.1719

Abstract

Pneumonia is a leading cause of under-five mortality in Indonesia. Several risk factors—such as low birth weight, incomplete immunization, lack of exclusive breastfeeding, and poor nutritional status—contribute to the high mortality rate. This study aims to determine the prevalence of pneumonia and the distribution of low birth weight, immunization status, nutritional status, and exclusive breastfeeding among Indonesian children under five, as well as to analyze their associations with pneumonia. This study used secondary data from the 2018 National Basic Health Research (Riskesdas) covering 34 provinces in Indonesia with a cross-sectional design. Samples were selected using probability proportional to size (PPS) with a two-stage sampling method. Data were analyzed using the chi-square test. The results of statistical tests in this study showed that there was a significant relationship between birth weight status and nutritional status with the incidence of pneumonia (p value = 0.000; 95% CI, 1.269-1.996; OR = 1.592) and (p value = 0.029; 95 % CI, 1.023-1.449; OR = 1.218), while the results of statistical tests also showed that there was no significant relationship between immunization status and exclusive breastfeeding status with the incidence of pneumonia (p value = 0.656; 95% CI, 0.808-1.137; OR = 0.958 ) and (p value = 0.803; 95% CI, 0.832-1.153; OR = 0.979). In the conclusion, a significant association was found between birth weight status and nutritional status with the occurrence of pneumonia.
Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Tenaga Kesehatan : Literatur Review Ningrum, Kurnia; Graharti, Risti; Larasati, TA
Medula Vol 16 No 3 (2026): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v16i3.1812

Abstract

Abstract The use of Personal Protective Equipment (PPE) is a key component of infection prevention and control in healthcare facilities. Compliance among healthcare workers determines the effectiveness of protection against biological, chemical, and physical hazards in the workplace. However, PPE compliance remains a challenge in many healthcare settings. This literature review aims to identify factors influencing PPE compliance among healthcare workers based on recent studies. The review was conducted using Google Scholar, PubMed, and ScienceDirect databases with the keywords “personal protective equipment,” “compliance,” and “healthcare workers.” Articles published between 2015 and 2025 were included. Of the 62 articles identified, 13 met the inclusion criteria and were analyzed in depth. The analysis focused on synthesizing findings related to individual, organizational, and work environment factors affecting PPE compliance. The results show that individual factors such as knowledge, attitude, risk perception, and work experience significantly influence compliance behavior. Organizational factors, including PPE availability, institutional policies, supervision, safety culture, and continuous training, also play an important role in shaping compliance. In addition, work environment factors such as workload, comfort of PPE, and physical conditions of care areas contribute to compliance levels. Understanding these factors is essential for improving patient and healthcare worker safety through comprehensive intervention strategies. Improving education, strengthening institutional policies, and ensuring adequate PPE supply systems are expected to enhance compliance. In Indonesia, integrated studies examining factors influencing PPE compliance remain limited, highlighting the need for further research to support policy development and occupational safety practices for healthcare workers.
Penyuluhan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan demam berdarah dengue pada santri di pondok pesantren: Literatur review: Sebuah Studi Literatur Review Melati, Fadhila Fitra; Sutarto, Sutarto; Maulana, Muhammad; Larasati, TA
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 1 (2026): January Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i1.2149

Abstract

Background: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a serious public health problem in Indonesia. The crowded, closed, and dormitory environments of Islamic boarding schools (pesantren) make students vulnerable to dengue fever transmission. Health education is considered an important prevention strategy, but scientific evidence specifically assessing its effectiveness in the student population is limited. Purpose: To analyze and synthesize scientific evidence regarding the effectiveness of health education in improving knowledge and behavior of dengue fever prevention among students at Islamic boarding schools. Method: The study was conducted using a narrative systematic literature review. Articles were searched through Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, and the Garuda Portal databases using keywords related to health education, dengue fever, knowledge, behavior, students, and Islamic boarding schools. Results: Health education consistently effectively increased knowledge and behaviors related to dengue fever prevention among Islamic boarding school students. Higher effectiveness was found with interactive methods, the use of audiovisual media, and hands-on approaches such as demonstrations of ovitrap construction. Audiovisual media proved more effective than conventional lectures in increasing knowledge. Increased knowledge was associated with tangible behavioral changes, particularly increased mosquito nest eradication (PSN) activities. Conclusion: Health education is an effective intervention in increasing knowledge and behaviors related to dengue fever prevention among Islamic boarding school students. Keywords: Behavior; Dengue Hemorrhagic Fever; Health Education; Knowledge. Pendahuluan: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Lingkungan pesantren yang padat, tertutup, dan berasrama menjadikan santri kelompok yang rentan terhadap penularan DBD. Penyuluhan kesehatan dipandang sebagai strategi penting dalam pencegahan, namun bukti ilmiah yang secara khusus menilai efektivitasnya pada populasi santri masih terbatas. Tujuan: Untuk menganalisis dan mensintesis bukti ilmiah mengenai efektivitas penyuluhan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan DBD pada santri di pesantren. Metode: Penelitian dilakukan dengan metode tinjauan literatur sistematis naratif. Pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan Portal Garuda menggunakan kata kunci terkait penyuluhan kesehatan, DBD, pengetahuan, perilaku, santri, dan pesantren. Hasil: Penyuluhan kesehatan secara konsisten efektif meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan DBD pada santri. Efektivitas lebih tinggi ditemukan pada metode interaktif, penggunaan media audiovisual, serta pendekatan praktik langsung seperti demonstrasi pembuatan ovitrap. Media audiovisual terbukti lebih efektif dibandingkan ceramah konvensional dalam meningkatkan pengetahuan. Peningkatan pengetahuan berhubungan dengan perubahan perilaku nyata, khususnya peningkatan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Simpulan: Penyuluhan kesehatan merupakan intervensi efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan DBD pada santri. Kata Kunci: Demam Berdarah Dengue; Penyuluhan Kesehatan; Pengetahuan; Perilaku.      
Pengukuran kebugaran jasmani yang mudah dan reliable untuk remaja putri; Literature review Amalia, Usnida Khoiru; Larasati, TA; Septiani, Linda; Saftarina, Fitria
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 1 (2026): January Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i1.2167

Abstract

Background: Routine assessment of physical fitness in adolescent girls plays a crucial role in health promotion and disease prevention. However, the implementation of conventional fitness testing protocols is often limited by complex procedures, extensive equipment requirements, and low psychological acceptance among adolescent girls. Purpose: To develop and recommend an easy, practical, and reliable physical fitness measurement protocol suitable for adolescent girls. Results: The findings indicate that selected field-based fitness tests demonstrate satisfactory validity and reliability while requiring minimal equipment and shorter implementation time. The 2-Minute Step Test and the 3-Minute Run/Walk Test are effective for assessing cardiorespiratory endurance, modified push-ups and the plank test are appropriate for measuring muscular strength and endurance, and the Waist-to-Height Ratio (WHtR) provides a simple yet accurate indicator of body composition. Conclusion: A combined protocol consisting of the 2-Minute Step Test, modified push-ups, plank test, and WHtR measurement can be utilized as an easy, reliable, and adolescent-friendly fitness assessment method in school and community settings.   Keywords: Physical Fitness; Measurement; Reliability   Pendahuluan: Kebugaran jasmani merupakan indikator penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental remaja putri. Pemantauan kebugaran secara rutin berkontribusi terhadap pencegahan penyakit tidak menular serta peningkatan kualitas hidup di masa depan. Namun, penerapan pengukuran kebugaran jasmani di lingkungan sekolah dan komunitas sering menghadapi kendala berupa keterbatasan sarana, waktu, serta rendahnya penerimaan psikologis terhadap tes konvensional yang kompleks dan melelahkan. Tujuan: Untuk mengembangkan dan merekomendasikan protokol pengukuran kebugaran jasmani yang mudah diterapkan, praktis, dan terpercaya bagi remaja putri. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review dengan menelusuri artikel ilmiah pada basis data PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar. Artikel yang dianalisis merupakan publikasi sepuluh tahun terakhir yang membahas kemudahan, validitas, dan reliabilitas tes kebugaran jasmani pada populasi remaja putri. Hasil: Beberapa tes lapangan alternatif memiliki tingkat validitas dan reliabilitas yang baik serta lebih mudah diimplementasikan dibandingkan tes konvensional. Protokol pengukuran yang direkomendasikan hanya memerlukan peralatan sederhana seperti stopwatch, matras, dan pita ukur, sehingga dapat diterapkan secara luas di lingkungan sekolah. Simpulan: Protokol pengukuran kebugaran jasmani yang dikembangkan memenuhi kriteria kemudahan dan keterpercayaan, serta berpotensi meningkatkan partisipasi remaja putri dalam asesmen kebugaran jasmani secara rutin.   Kata Kunci: Kebugaran Jasmani; Pengukuran; Protokol Mudah; Remaja Putri; Tes Lapangan;
Co-Authors Akbar, Dafa Rafiqi Amalia, Usnida Khoiru Andi Nafisah, Andi Anisa Nuraisa Jausal Ardika, Okta Besti Ari Wahyuni Arum Nurzeza Asep Sukohar Aulia Putri ayu agustira Ayuningtyas, Diah Azelia Nusa Dewiarti Azhar, Hafidz Sirojudin Bayu Anggileo Pramesona Camilia, Anita catur ambar wati Danar Fahmi Sudarsono Dani Kartika Sari Daniel Surya Wijaya Dewi Nur Fiana Dewi Puspita Sari , Ratna Dewi, IK Diah Ayu Larasati Dian Isti Anggraini Dian Isti Angraini Diana Mayasari Disaputera, Alfafa Tsalaatsa Dwiputri, Maliya Finda Dyah Wulan SR Wardhani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Dyah Wulan Sumekar RW Efendy, Monica Cindy Intan Efrida Warganegara Evi Kurniawaty Fardiansyah, Ahmad Irzal Faridah Alatas Fauziah Lubis Ferdiansyah, Ahmad Irzal Fitria Saftarina Fitriani Antika Dhamayanti Gede Sukma Setiawan Hanifah Rahmania Happy, Terza Aflika Hardita, WA Herina Azzahra Howay, Susan Yulia Laura Idzni Mardhiyah Intan Fajar Ningtyas Intan Kusumaningtyas Intanri Kurniati Irawan, Agustinus Evrianto Jausal, Anisa Nuraisa Jausal, Annisa Nuraisa Juliana, Risna Karima, Nisa Khairun Nisa Kusuma, Made Dwika Angga L. Ristia Eiska Madumey, Diora Gabrile Meiwa Rizky Ardhi Bella Putri Melati, Fadhila Fitra Muhammad Arbyanka Diontama Muhammad Maulana Muhartono Muhartono Mukhlis Imanto Mutiara Kartiko Putri Mutiara Putri Adisa Nada Ismalia Napitupulu, Cindy Cecilia Anasthasya Nida Nabilah Nur Ningrum, Kurnia Nirwan, Qurratul Aini Novita Carolia Novita Carolia Nurrahma, Alya Nabila Nusadewiarti, Azelia Oktadoni Saputra Pandiangan, Franklin Perdami, Roro Rukmi Windi Purnama, Dara Marissa Widya Puspaningrum, Dewi Ayu Raharjo, Shafana Azzahra Rahmatullah, M Raihan Rasmi Zakiah Oktarlina Ratna Dewi Puspita Sari Ratu, Sarih Reni Zuraida Restu Pemanggih Rika Lisiswanti Rika Lisiswanti Risti Graharti Rizqa Atina Roro Rukmi Windi Perdani, Roro Rukmi Saketi, Dwi Saputra, Magdalena Yosefin Seffia Riandini sefira dwi ramadhany Semadela Solichin Putri Septiani, Linda Septina Ashariani Shinta Nareswari, Shinta Sihaloho, Yohana Christiani Sofyan Musyabiq Wijaya Soraya Rahmanisa Suharmanto Sultan Mahathir Bastha Susan Yulia Laura Howay Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Syahrul Hamidi Nasution Tendry Septa Tri Umiana Soleha Wahidah, Putri Kamila Winda Trijayanthi Utama, Winda Trijayanthi Wiwi Febriani Wulan, Anggraini Janar Yuniarti, Wulan Zega, Michael Adamfati Junior