p-Index From 2021 - 2026
19.833
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Media Kesehatan Masyarakat Indonesia JURNAL GIZI INDONESIA Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA) LINK Jurnal Riset Kesehatan Jurnal Kesehatan Andalas Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia MEDISAINS Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) Jurnal Kebidanan Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Jurnal Ilmiah Mahasiswa Dentino: Jurnal Kedokteran Gigi Public Health of Indonesia IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Jurnal Preventia Jurnal Bahasa Rupa Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Kesehatan Vokasional Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Jurnal SOLMA JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Keperawatan Silampari Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region Al-sihah: The Public Health Science Journal Journal of Maternal and Child Health Amerta Nutrition Holistik Jurnal Kesehatan Manuju : Malahayati Nursing Journal Unnes Journal of Public Health Jurnal Kesehatan Indonesia Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Jurnal Ners Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan BALABA (JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Diversity: Disease Preventive of Research Integrity MAHESA : Malahayati Health Student Journal Journal of Community Development Devotion: Journal of Research and Community Service Madu : Jurnal Kesehatan Narra J Interdisciplinary Social Studies Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) International Journal of Science and Society (IJSOC) Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA) Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Jurnal Pengabdian Vokasi Berita Kedokteran Masyarakat Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Keperawatan Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Journal of Public Health and Pharmacy JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) Borneo Journal of Pharmacy Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Holistik Jurnal Kesehatan Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Jurnal Ragam Pengabdian Proceeding Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Jurnal Info Kesehatan Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Inpatient satisfaction with hospital services in Indonesia: A systematic review Hapsari, Kanya; Sriatmi, Ayun; Kartini, Apoina
Interdisciplinary Social Studies Vol. 3 No. 1 (2023): October-December 2023 (Regular Issue)
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/iss.v3i1.563

Abstract

Inpatient satisfaction is influenced by the quality of services provided by the hospital. The quality of service in question consists of Reliability, Assurance, tangibility, Empathy and Responsiveness. The aim of this research is to estimate and analyze the influence of the quality of inpatient services on patient satisfaction in hospitals. This research is a systematic review and metaanalysis research using the PRISMA diagram. Article searches were carried out based on the PICO Model eligibility criteria. P= InPatient; I = Good service quality; C= Poor Service Quality; O= Patient Satisfaction. Electronic literature was searched in 4 databases : Google Scholar, Research Gate, PubMed and Elsevier, for articles published on 2020-2023. With keywords including "service quality" AND "patient satisfaction" AND "Inpatient" AND "hospital" AND "cross sectional". Articles were analyzed using the PRISMA diagram and the Review Manager application. An article with a cross sectional study design that will be used as a source for meta-analysis of the influence of inpatient service quality on patient satisfaction in hospitals. The factors of service quality studied consisted of Reliability (reliability), Assurance (confidence), Tangible (physical appearance), Empathy (attention) and Responsiveness (responsiveness) which were proven to be able to influence patient satisfaction. The most dominant factors are Reliability, Empathy, and Responsiveness where the Sig. value is 0.000. Based on the research presented, it can be concluded that there is a significant relationship between service quality and patient satisfaction. All aspects of service quality, namely tangible, reliability, assurance, empathy, and responsiveness, are significantly related to patient satisfaction.
Optimalisasi Kolaborasi Koalisi Organisasi Profesi untuk Percepatan Program Triple Eliminasi di Kabupaten Grobogan dan Brebes Kusumawati, Aditya; Handayani, Novia; Nuridzin, Dion Zein; Martini; Sriatmi, Ayun; Hardiyanti, Tutut Okta
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20487

Abstract

Background: Penularan HIV, sifilis, dan hepatitis B dari ibu ke anak masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Untuk mengatasinya, Kementerian Kesehatan meluncurkan Program Triple Eliminasi melalui peningkatan skrining antenatal, pengobatan dini, dan edukasi kesehatan. Namun, implementasi di tingkat kabupaten, seperti di Grobogan dan Brebes, masih menghadapi tantangan berupa lemahnya koordinasi lintas sektor, keterbatasan sumber daya, serta keterlibatan organisasi profesi yang belum optimal. Metode: Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui diskusi kelompok terarah, evaluasi program, dan analisis situasi untuk memperkuat peran Koalisi Organisasi Profesi (KOPI). Hasil: Dari 15 organisasi profesi dalam KOPI Triple Eliminasi, hanya sekitar 60% yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan bersama. Kedua kabupaten belum memiliki legitimasi formal berupa Surat Keputusan Dinas Kesehatan, dan sebagian besar dari 55 tenaga kesehatan peserta FGD belum mendapatkan pelatihan komprehensif, sehingga kapasitas implementasi program masih terbatas. Kesimpulan: Optimalisasi kolaborasi KOPI berpotensi besar mempercepat pencapaian target Triple Eliminasi, namun membutuhkan mekanisme kerja terpadu, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, serta legalisasi formal melalui SK. Temuan ini bersifat kualitatif dan memerlukan penelitian kuantitatif lanjutan untuk mengukur efektivitas kolaborasi secara lebih sistematis.
Effectiveness of Pre-Harvest Feed Treatments and Post-Harvest Processing in Reducing Escherichia coli Contamination in Catfish (Clarias gariepinus) Nur Endah Wahyuningsih; Sutopo Patriajati; Ayun Sriatmi; Antono Suryoputro; Puteri Inandin Nabiha; Mahalul Azam
JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN Vol. 18 No. 1 (2026): JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jkl.v18i1.2026.10-18

Abstract

Introduction: The presence of Escherichia coli strains in freshwater fish like catfish (Clarias gariepinus) populations has caused contamination, particularly in Indonesian aquaculture areas where domestic garbage is the primary source of contamination. In order to determine the appropriate handling of E. coli and fecal Coliform contamination before and after harvesting, this study examined the effects of treatment on safety measures for consumption. Methods: Between March and November 2022, a posttest-only control design was used in 126 catfish samples from Bumiayu, Central Java for an experimental study that was quasi-quantitative. There were two types of feed used during growth, followed by six treatments post-harvest (washing; soaking; fry; grill). The MPN method was employed in microbiology testing. Results and Discussion: There was no significant difference in microbial load variation before harvesting the food, with a pre-harvest feed variation of p > 0.05 (indicating that environmental contamination may have been more important). Thermal treatments that completely eradicated E. coli and fecal coliforms (0 MPN/g) by cooking at high temperature for 4-6 minutes and grilling for 5-7 minutes, were the only alternative to post-harvest treatment. Washing and soaking alone remained ineffective. Conclusion: This study demonstrates that high-temperature processing is a reliable method to ensure microbiological safety of catfish, whereas feed variation before harvest has minimal influence under environmentally contaminated conditions. The findings provide practical guidance on safe cooking time–temperature combinations to prevent E. coli exposure from aquaculture products.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Ibu terhadap Imunisasi Injeksi Ganda: Literature Review: Factors Affecting Mother's Interest in Multiple Injection Immunization: Literature Review Setyo Endah Pratiwi; Ayun Sriatmi; Farid Agushybana
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i8.2551

Abstract

Latar belakang: Imunisasi sangat penting bagi tubuh seseorang agar kebal dari penyakit. Keberhasilan pemberian imunisasi dasar lengkap berkaitan dengan beberapa faktor. Tujuan: Tujuan dari literature review adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi multiple junction dari berbagai literature review. Metode: Penelitian ini menggunakan studi literatur dengan kata kunci “multiple junction immunity” pada database publikasi ilmiah Science Direct, ProQuest, Springer Link, Google Scholar, JSTOR dan Emerald Insight dengan populasi sebanyak 1180 artikel selama 5 tahun terakhir, kemudian diseleksi menjadi 10 artikel sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil: Dari 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi ditemukan beberapa faktor yang berhubungan dengan imunisasi yaitu Pendidikan, Pengetahuan, Sikap, Motif, Pekerjaan, Dukungan Keluarga, Lingkungan, Fasilitas Posyandu, Tenaga Kesehatan merupakan faktor imunisasi suntik ganda. Sebagian besar imunisasi dasar sudah selesai lebih dari 50%. Ada hubungan antara Pendidikan, Pengetahuan, Sikap, Motif, Pekerjaan, Dukungan Keluarga, Lingkungan, Tenaga Kesehatan dengan imunisasi lengkap. Kesimpulan: Dari tinjauan hasil, sebagian besar artikel menunjukkan bahwa ada hubungan antara Pendidikan, Pengetahuan, Sikap, Motif, Pekerjaan, Dukungan Keluarga, Lingkungan, Tenaga Kesehatan dengan imunisasi lengkap.
Kepatuhan terhadap Pedoman Pengendalian Infeksi dalam Praktik Kedokteran Gigi : Literature Review: Adherence to Infection Control Guidelines in Dental Practice : Literature Review Sri Widuri R.U. Jatiputri; Ayun Sriatmi; Henry Setyawan Susanto
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i3.3322

Abstract

Latar Belakang: Infeksi silang atau Healthcare Associated Infections (HAIs) adalah penularan infeksi yang terjadi karena adanya agen infeksi. HAIs juga dapat terjadi di dalam praktik kedokteran gigi. Dokter gigi, mahasiswa kedokteran gigi, dan petugas kesehatan lainnya berisiko tertular infeksi selama prosedur perawatan. Prosedur perawatan gigi rutin yang menghasilkan aerosol, berpotensi menimbulkan risiko bagi dokter gigi, staf perawatan gigi, dan pasien. Tujuan: Untuk mengkaji faktor-faktor apakah yang berhubungan dengan kepatuhan tenaga kesehatan gigi dan mulut dalam menjalankan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) dalam praktik. Metode: Metode literature review ini dengan mengkaji artikel-artikel berbahasa Indonesia maupun Inggris yang tersedia pada database online, diantaranya Google Scholar, PubMed, Portal Garuda, dan Science Direct. Database ditelusur menggunakan kata kunci yang telah ditentukan sesuai dengan tujuan penelitian dan memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Terdapat 13 artikel yang memenuhi tujuan penelitian dan kriteria inklusi. Sebagian besar penelitian menunjukkan kepatuhan tenaga kesehatan gigi dan mulut dalam menjalankan PPI sudah baik, namun belum optimal. Adapun beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kepatuhan tenaga kesehatan gigi dan mulut dalam menjalankan pedoman PPI. Kesimpulan: Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kepatuhan tenaga kesehatan gigi dan mulut dalam menjalankan PPI di praktik pelayanan yaitu pengetahuan, persepsi, sikap, sarana prasarana, dan monitoring atau pengawasan.
PENGUATAN KAPASITAS PETUGAS PUSKESMAS DALAM PENGGUNAAN TOOLS EFFECTIVE VACCINE MANAGEMENT PROGRAM IMUNISASI DI KABUPATEN BANJARNEGARA Sriatmi, Ayun; Martini, Martini; Handayani, Novia; Kusumawati, Aditya; Friska, Erlin; Peetosutan, Kenny; Armunanto, Armunanto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.32397

Abstract

Abstrak: Keberhasilan program imunisasi sangat bergantung pada pengelolaan vaksin yang efektif, mulai dari penyimpanan, distribusi, hingga manajemen stok. Effective Vaccine Management (EVM) merupakan alat bantu yang dikembangkan oleh WHO dan UNICEF untuk menilai dan meningkatkan kualitas rantai pasok vaksin. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas petugas puskesmas dalam penggunaan tools EVM di Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan terbagi dalam tiga tahap, yakni tahap persiapan pada Desember 2024, tahap pelaksanaan pelatihan dan tahap evaluasi pada Januari 2025 yang melibatkan pengelola program imunisasi dari 35 puskesmas sebanyak 35 orang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara sebanyak 4 orang. Kegiatan pelatihan mencakup pemberian materi sembilan kriteria EVM, diskusi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta dari 80,2 menjadi 90,4. Diskusi juga mengungkapkan berbagai permasalahan lapangan seperti minimnya alat pemantau suhu, tidak adanya SOP darurat vaksin, serta keterbatasan fasilitas distribusi dan perawatan peralatan. Pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman peserta serta menghasilkan kesepakatan tindak lanjut berupa penyebaran tools EVM ke seluruh puskesmas dan monitoring tahunan oleh Dinas Kesehatan. Kegiatan ini menunjukkan pentingnya pelatihan terstruktur dalam mendukung kualitas layanan imunisasi.Abstract: The success of immunization programs highly depends on effective vaccine management, encompassing proper storage, distribution, and stock control. Effective Vaccine Management (EVM) is a tool developed by WHO and UNICEF to assess and enhance the quality of vaccine supply chains. This community service project aimed to strengthen the capacity of primary health center (puskesmas) personnel in using EVM tools in Banjarnegara Regency. The activity is divided into three phases: a preparation phase in December 2024, the training implementation phase, and the evaluation phase in January 2025, involving 35 immunization program officers from 35 puskesmas and 4 person from Banjarnegara District Health Office. The training included presentations on nine EVM assessment criteria, discussions, hands-on practice, and evaluation through pre- and post-tests. Results showed an improvement in participants’ knowledge, with average scores increasing from 80.2 to 90.4. Discussions revealed several challenges in the field, such as limited temperature monitoring devices, lack of emergency SOPs, and inadequate facilities for vaccine distribution and cold chain equipment maintenance. The activity had a positive impact on participants’ understanding and resulted in follow-up plans, including the distribution of EVM tools to all puskesmas and annual monitoring by the District Health Office. This initiative highlights the importance of structured training in supporting immunization service quality.
Determinants of Utilization of COVID-19 Vaccination Services for Pregnant Women Risa Septi Astutik; Ayun Sriatmi; Eka Yunila Fatmasari
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um044v9i12024p9-20

Abstract

The COVID-19 pandemic has caused an increase in the death rate of pregnant women. The government is taking preventive action by providing COVID-19 vaccination to pregnant women in accordance with the Circular Letter of the Ministry of Health of the Republic of Indonesia HK.02.01/I/2007/2021. Even though it has been carried out for 2 months, vaccination coverage is still low, especially in Temanggung Regency. This study aims to determine behavioral determinants in the use of COVID-19 vaccination services for pregnant women. This research uses an analytical survey method with a quantitative approach through a cross-sectional study. Taking 200 samples using the Accidental Sampling technique based on inclusion and exclusion criteria. Data was collected using a research questionnaire and then analyzed using the Spearman Rank test. The research results show that there is a weak relationship between employment status and perceived vulnerability and utilization of COVID-19 vaccination services among pregnant women. There is a fairly strong relationship between education level, perception of waiting time, and accessibility with the utilization of vaccination services for pregnant women. There is a strong relationship between attitudes, knowledge, availability of health facilities, availability of health workers, and ease of information with the use of COVID-19 vaccination services for pregnant women.
Faktor Pendukung dan Penghambat Implementasi Program Makanan Bergizi di Sekolah Dasar di Indonesia: Scoping Review Musdalifah Nor Amini; Ayun Sriatmi; Apoina Kartini
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52646

Abstract

Program makan bergizi adalah intervensi penting dalam meningkatkan konsentrasi belajar serta menurunkan risiko malnutrisi pada peserta didik. Di Indonesia, program ini mendapatkan perhatian seiring dengan kebijakan yang menempatkan sekolah sebagai wadah strategis untuk membentuk kebiasaan makan sehat. Namun, temuan menunjukkan bahwa pelaksanaan program masih menghadapi tantangan pada berbagai aspek. Maka diperlukan kajian sistematis untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat sebagai dasar perumusan strategi implementasi yang lebih efektif dan berkelanjutan. Scoping review ini bertujuan menentukkan faktor tersebut melalui analisis terhadap 25 artikel ilmiah relevan. Penelitian ini menggunakan kerangka PRISMA-ScR dengan artikel yang bersumber dari ScienceDirect, Google Cendekia, dan Scopus. Artikel yang dianalisis antara tahun 2015 hingga 2025 dan dipilih melalui pencarian kata kunci seperti “sekolah dasar”, “program makanan bergizi”, “pendukung”, “penghambat”, dan “Indonesia”. Hasil kajian menunjukkan keberhasilan program ditentukan oleh faktor pendukung seperti regulasi, koordinasi lintas sektor, komitmen staf, integrasi pendidikan gizi, dukungan guru, serta kesiapan sekolah. Faktor penghambat yang ditemukan meliputi lemahnya monitoring dan evaluasi, keterbatasan pasokan bahan makanan, rendahnya keterlibatan orang tua, preferensi makan anak, sisa makanan, keterbatasan pendanaan, dan kendala logistik.
Analisis Beban Kerja Penata Anestesi di Ruang Instalasi Bedah Sentral (Ibs) di Rumah Sakit Pindad Turen Kota Malang Lisnia Sari; Sutopo Patria Jati; Ayun Sriatmi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52934

Abstract

Penata anestesi memberikan pelayanan di rumah sakit selama 24 jam sehari. Oleh karena itu, pelayanan penata anestesi merupakan bagian intergral dari pelayanan kesehatan Rumah Sakit serta memberikan kontribusi yang sangat besar dalam menentukan kualitas pelayanan Sentral. Tujuan penelitian menganalisis beban kerja tenaga Penata Anestesi di instalasi bedah sentral (IBS) di rumah sakit pindad turen kota malang pada tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran beban kerja penata anestesi pada preoperatif di rumah sakit pindad turen malang. Metode pengumpulan data menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan rancangan multiple case study. Kemudian hasil dari beban kerja yang didapatkan digunakan untuk perhitungan kebutuhan tenaga penata anestesi dengan metode Workload Indicator Staff Need (WISN). Sampel sebagai subjek personel yang akan diamati sebanyak 50 orang perawat. Hasil Berdasarkan hasil penelitian diketahui Jumlah beban kerja tenaga perawat yaitu (84,48%). Perhitungan kebutuhan tenaga perawat berdasarkan perhitungan WISN di ruang instalasi bedah sentral (IBS) 50 tenaga penata anestesi. Kesimpulan di harapkan kepada pihak manajemen penata anestesi rumah sakit pindad turen kota malang dapat merencanakan jumlah kebutuhan tenaga penata anestesi dengan mempertimbangkan beban kerja penata anestesi.
Factors Associated with Loss to Follow-Up (LtFU) Among People Living with HIV/AIDS: A Scoping Review Dian Widyahandayani; Ayun Sriatmi; Antono Suryoputro
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.54636

Abstract

HIV/AIDS remains a global health problem with an increasing number of cases, including in Indonesia. One major challenge in HIV management is Loss to Follow-Up (LtFU), defined as patients missing clinical visits for more than 90 days, which threatens antiretroviral (ARV) treatment success by increasing the risk of drug resistance, treatment failure, morbidity, and mortality. This scoping review aimed to identify determinants associated with LtFU among people living with HIV/AIDS. Literature searches were conducted in national and international databases for studies published between 2021-2025, yielding 38 eligible studies. Result of thematic analysis finding indicate that LTFU is influenced by multidimensional factors, including demographic (young age, male, unmarried/divorced), socio-economic and geographic (rural residence, long distance to healthcare facilities, low education, loss of income), clinical and biomedical (low CD4 count, high viral load, advanced HIV stage, malnutrition, TB coinfection), treatment and adherence (low ART adherence, no regimen change, early ART initiation, absence of prophylactic therapy), and psychosocial and health system factors (stigma, non-disclosure, perceived wellness, side effects, limited provider support, weak tracing systems). In conclusion, addressing LTFU requires multidimensional interventions integrating clinical, educational, social, and system-level strategies to enhance patient retention in HIV care.
Co-Authors - Rudiansyah Ade Kurniasari Adi Nugroho Adi, Mateus S. Adilah, Annida Nur Aditya Kusumawati, Aditya Adriana Egam Adriana Palimbo afiyah hidayati Agushybana , Farid Ahmad Saroni Aina, Sitta Nur Ajeng Retno Yunita Albrina Roza Rezkillah Alifa Rizqia Rachmawati Alimah, Ulya Alvira Putri Calista Amalia Ninggar Amalia Shabrina Fitri Ana Puji Astuti Ana Pujianti Harahap Ananda Suryo Adi Prayogo Anastasia Piramitha Angela Soesanto Anastasia Wulandari Andini Aridewi ANDRI PURNOMO Anggi Septia Irawan Anjelika, Ratna Anneke Suparwati Anneke Suparwati ANNISA RAHMAWATI Antonia Novika Siswati Antono Surjoputro Antono Suryoputro Antono Suryoputro Apoina Kartini Apoina Kartini Apriliana Susilowati, Apriliana Arie Sulistiyoningrum Arie Sulistiyoningrum Arina Noor Eka Rachmawati Arinta Riza Andriani Arista, Herlin Ika Yuni Arman Wokas Armunanto, Armunanto Arnia Dian Kusuma Devi Arsita, Alma Nofia Mega Arum Prihatiningsih Arum Rohana Aryani Pujiyanti Asfiya, Nissa Atul Asih Dwi Astuti Asterya Illa Astuti, Eka Kristia Ayu Astutik, Risa Septi Atik Mawarni Atik Mawarni Aulia Nur Hidayati Bagoes Widjanarko Bagoes Widjanarko Bahtiar Bahtiar Bahtiar Bahtiar Bina Kurniawan Bintang Agustina Pratiwi BUDIYONO Budiyono Budiyono Budiyono Budiyono Cahya Tri Purnami Cahya Tri Purnami Cahya Tri Purnami, Cahya Cahyaningsari, Brillian Ayu Camellia, Arta Celica Triulfah Maharani Chairunnisa Putri, Nabilla Cicilia Ninik S Desyana Indira Putri Deviana, Dika Deviani Saskia Putri Dewi Susilowati Dewi, Bella Rossana Dewi, Fitriana Tungga Dian Hasanah Ramli Dian Widyahandayani Diana Andriyani Pratamawati Dianti Oktadevi Dianti Oktadevi Didik Ariwibowo Djati, Isti Sulistyana Dwi Ayu Tirtaningrum Edy Dwi Purwanto Eka Kristia Ayu Astuti Eka Yunila Fatmasari Eka Yunila Fatmasari Eka Yunila Fatmasari, Eka Yunila Elisabeth Samaran Elzina De Fretes Emi Widiarti Cahyati Emy Shinta Dewi Erlin Friska Erliyani, Novi Fachrudin, Nur Millati Hanifah Falentine Lidya Telussa Fara Aulia Oktaviani Farid Agushybana Farid Agushybana Farid Farid Agushybana Fatmasari, Yunila Fatwa Firdhaus, Oki Ino Feby Rahmawati, Feby Firdhaus, Oki Ino Fatwa Firdiah, Mutia Rizqa Firmansyah Kholiq Pradana PH Friska, Erlin Hamida H. Siregar Handayani, Novia Handayani, Novia Hapsari, Kanya Harahap, Ana P. Harahap, Ana Pujianti Hardi Warsono Hardiyanti, Tutut Okta Hartini Hartini Hartono Hartono Henry Setyawan Susanto Henry Setyawan Susanto Henry Setyawan Susanto Hermawati Hermawati Husnan Khair, Muhammad Dyas I Nyoman Agus Suarya Putra INDAH KURNIAWATI Indana Aziza Putri Inna Maulina Insani, Rachel Ivonieta Intan Rahayu Utami, Intan Rahayu Ira Yusnita Irana Eka Wardana Irmawati Irmawati Isti Sulistyana Djati Iwamizu, Yuko Iwan Yunianto Jauhanita, Denisa Jhovia Aloedya Pramana Joyo Minardo Juli Mrihardjono Kanya Hapsari Karimah, Nadzar Akhlaqul Karyono Karyono Khalishah, Jihan Nurul Qamariah Khasna Fikriya Krisnamurti Krisnamurti Kunsianah Kunsianah Laily Maghfira Noor Ridarsyah Laksmono Widagdo Lathifah Safaatul Uzhma Lestari, Marselli Widya Lina Dwi Yoga Pramana Linda Ismawati Lisnia Sari Lolita Indah Pradini Lucia Ratna Kartika Wulan M. Abdurrahman Shidiq Mabrukah, Aina Mahalul Azam Manurung, Togar Hasudungan Mareta Adya Tiar Margaretha Inadyas Verganza Margaretha Triana Martha Irene K Martha Irene Kartasurya MARTINI Martini Martini Mateus Sakundarno Adi, Mateus Sakundarno Maynisa Puspita Kusuma Wardani Mela Nofitri Melinda Novitasari Meytri Saraswati Miftahul Mualimah Mohamad Endy Y Yulianto Mohd Ridwan Muhammad Dyas Husnan Khair Mumpuni Sari Kusumastuti Murtadho, Muhammad Musdalifah Nor Amini Muslimah Muslimah Mustofa, Syamsulhuda Budhi Mya Rosiana Naintina Lisnawati Nikie Astorina Yunita Dewanti Nikie Astorina Yunita Dewanti Nikie Astorina Yunita Dewanti Nikie Astorina Yunita Dewanti Nila Nafisatul Izzah Ning Nabilah Ninik S, Cicilia Nirwesti, Wahyu NOVA LISTIANA Nur Endah Wahyuningsih Nur Khafidhoh, Nur Nur Laili Agustin Nur Setiawati Dewi Nurfrida Pratomo Putri Nurhasmadiar Nandini Nurhasmadiar Nandini Nuridzin, Dion Zein Nurjazuli Nurjazuli Nurrachma, Adennisa Yunitasari Okta Hardiyanti, Tutut Oktadevi, Dianti Pangestika, Windiana Wahyu Paramita, Nadinda Maretta Diah Peetosutan, Kenny Petosutan, Kenny Pramono Apriawan Wijayanto Pramono Apriawan Wijayanto Pratiwi , Setyo Endah Pratiwi, Setyo Endah Prihatiningsih, Arum Prisma Armaya Puji Hastuti PUJI LESTARI Pujianti Harahap, Ana Purnami, Cahya T. Puteri Inandin Nabiha Putri Asmita Wigati Putri Asmita Wigati Putri, Nabilla Chairunnisa Rahfiluddin, Mohammad Zen Rani Tiyas Budiyanti Ratna Nur Pujiastuti Retno Hestiningsih Retno Mariani Reza Fadly, Teuku Rezkillah, Albrina Roza Rida Krita Imaroh Rika Rejeki Rini Oktaviani Handayani Risa Rahayu Risa Septi Astutik Risa Tri Anggraeni Riski Malimpa Rizani Shofi RIZCARACHMAKURNIA, NAFIZTA Rizka Laila Rachmawati Ronald Mahudin Rosalinda Trajuningtyas Rosmala Kurnia Dewi Rosmila Tuharea S.A. Nugraheni Sabrilla Putri Gotama Santosa, Damai Saputro, Wisnu Adhi Sarasyita Nada Re Sari Ningsih Sari Ningsih Sasi, Erlina Nawang Seno Darmanto Seno Darmanto Septo Pawelas Arso Setyaningrum, Dian Setyo Endah Pratiwi Sinta Wati Siti Alfani Siti Alfani Sokhiyatun Sokhiyatun Sri Achadi Nugraheni SRI RAHAYU Sri Rulihari Sri Suwitri Sri Widuri R.U. Jatiputri Sri Widuri Retnoningrum Utami Jatiputri Sri Winarni Sri Winarni Sri Yuliawati Suhartono Suhartono Suhartono, Suhartono Sulastri Sulastri SULISTIYANI SULISTIYANI Surjoputro, Antono Sutopo Patria Jati Syahidah, Putri Nadya Syamsulhuda BM Taufiq Akbar Tianto, Albert Tio Dora Ultaria S. Tjahjono Kuntjoro Tjahjono Kuntjoro Togar H Manurung Togar Hasudungan Manurung Togar Hasudungan Manurung Trianita Eka Pamundhi Tungga Dewi, Christin Hiyana Tunggal, Indayah Dewi Unzila, Erliana Ustriyaningsih, Ustriyaningsih Viona Febya Pangestika Vivin Fitria Anggraeni WATI, DEWI KUSUMA Wibowo, Dony Kurniadi Widyaputri, Anak Agung Ayu Wanda Wijayanto, Pramono Apriawan Wiranti Wiranti Wiwid Novitaria Wiwik Trapsilowati Wulan Kusumastuti Wulan Kusumastuti Wulan Kusumastuti Wulan Kusumastuti Yokbeth Kareth Youke A. Supit Yulfiana Yulfiana, Yulfiana Yuliati, Erni Yuniarto Yuniarto, Yuniarto Zahroh Shaluhiyah