p-Index From 2021 - 2026
7.772
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems) El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Paramita: Historical Studies Journal Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis (JRMB) Fakultas Ekonomi UNIAT SEJ (Science Education Journal) MODELING: Jurnal Program Studi PGMI ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Basicedu Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil Jambura Economic Education Journal Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Edutama International Journal for Educational and Vocational Studies The Indonesian Journal of Social Studies The Journal of Society and Media Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Jurnal Educatio FKIP UNMA JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Guiding World : Jurnal Bimbingan dan Konseling DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Journal of Education Research Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Jurnal Pengabdian Jurnal Basicedu Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) TOFEDU: The Future of Education Journal JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan International Journal of Emerging Research and Review The Manager Reveiew Jurnal Kajian Pendidikan dan Psikologi Student Journal of Business and Management (SJBM) Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Management Analysis Journal Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah Jurnal Dialektika Pendidikan IPS
Claim Missing Document
Check
Articles

Bhairawa Puja Ritual Practice in Pujungan Bali Nasution, Nasution
Paramita: Historical Studies Journal Vol 32, No 1 (2022): Local Figure and Local History
Publisher : History Department, Semarang State University and Historian Society of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/paramita.v32i1.22580

Abstract

This research examines the Puja Bhairawa teachings development in Hindu Bhairawa in Pujungan Bali, especially the stages of ritual transformation and traces of the remaining practices of them which are still carried out as the Indonesian society traditions. The Research Methods include interview, observation, and documentation. The research results are the remaining teachings of the Pancamakara Puja practice that still exist such as Bhairawa puja ritual in Pujungan Bali. Hindu Bhairawa in Pujungan was brought to life by a man named I Nengah Gatot Kaca. The Bhairawa puja ritual is used as a short cut problem weapon to solve world problems. The Bhairawa puja ritual at Pujungan is placed in a quiet Pujungan coffee garden area away from the crowds. The ceremony leader of the ritual is I Nengah Gatot Kaca/Gede Gatot Bhinawa Rata who has the title of Diksa Bheru Baba. In the coffee garden area, two black stones (linggams) were placed as the embodiment of Bhairava and Bhairavi. The Bhairawa puja ritual procession began with prepare ritual facilities for male goat blood, alcohol, flowers, fruits and other ingredients. After all the ritual facilities were ready and the ritual participants were present, the ritual procession begins by summoning the spirits of Bhairawa and Bhairawi which was done by making offerings such as the blood of a sacrificial animal which is sprinkled on two lingams as the embodiment of Bhairava and Bhairavi while accompanied by chanting of mantras by the priest, followed by other offerings such as alcoholic beverages, fragrances, and flowers on the Linggam. At that time, some participants will feel the presence of Bhairava and all ritual participants can do whatever prayer or invocation they want.Penelitian ini mengkaji perkembangan ajaran Puja Bhairawa dalam Hindu Bhairawa di Pujungan Bali, khususnya tahapan transformasi ritual dan jejak sisa praktiknya yang masih dilakukan sebagai tradisi masyarakat Indonesia. Metode Penelitian meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah sisa ajaran dari praktik Puja Pancamakara yang masih ada seperti ritual puja Bhairawa di Pujungan Bali. Bhairawa Hindu di Pujungan dihidupkan kembali oleh seorang pria bernama I Nengah Gatot Kaca. Ritual puja bhairawa digunakan sebagai senjata jalan pintas untuk memecahkan masalah dunia. Ritual puja Bhairawa di Pujungan ditempatkan di area kebun kopi Pujungan yang tenang jauh dari keramaian. Pemimpin upacara ritual tersebut adalah I Nengah Gatot Kaca/Gede Gatot Bhinawa Rata yang bergelar Diksa Bheru Baba. Di areal kebun kopi ditempatkan dua buah batu hitam (linggam) sebagai perwujudan Bhairava dan Bhairavi. Prosesi ritual puja bhairawa dimulai dengan menyiapkan sarana ritual untuk darah kambing jantan, alkohol, bunga, buah-buahan dan bahan lainnya. Setelah semua sarana ritual siap dan peserta ritual sudah hadir, prosesi ritual dimulai dengan pemanggilan arwah Bhairawa dan Bhairawi yang dilakukan dengan cara memberikan sesaji berupa darah hewan kurban yang dipercikkan pada dua lingam sebagai perwujudan dari Bhairava dan Bhairavi sambil diiringi dengan pembacaan mantra oleh pendeta, dilanjutkan dengan sesaji lainnya seperti minuman beralkohol, wewangian, dan bunga di Linggam. Pada saat itu, beberapa peserta akan merasakan kehadiran Bhairava dan semua peserta ritual dapat melakukan doa atau doa apa pun yang mereka inginkan.Cite this article: Nasution. (2022). Bhairawa Puja Ritual Practice in Pujungan Bali. Paramita: Historical Studies Journal, 32(1), 97-106. http://dx.doi.org/10.15294/paramita.v32i1.22580 
Rendahnya Perlindungan Hukum terhadap Korban Kekerasan Anak Penyebab Meningkatnya Kasus Kekerasan Seksual Alimuddin, Alimuddin; Nasution, Nasution; Jiwantara, Firzhal Arzhi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.506 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i7.694

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana undang-undang bekerja dibawah institusi yang menjalankannya, penelitian ini melihat rendahnya perlindungan hokum dari pemberian atau penjatuhan Sanksi Pidana Bagi Pelaku Kekerasan Seksual dalam putusan majelis hakim Terhadap kekerasan seksual Anak yang masih jauh dari harapan masyarakat dan tidak tegas menerapkan ketentuan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016, dan bagaimana putusan dalam perkara Nomor 72/Pid.Sus/2021/PN.Sel., melaksanakan perintah undang-undang yang ada terutama undang-undang terbaru dalam Penerapan Pidana Tambahan Kebiri Kimia di Indonesia di manadengan metode penelitian hukum normaif disimpulkan: 1. Semakin banyaknya kasus-kasus kekerasan pada anak terutama kasus kekerasan seksual (sexual violence againts) dan menjadi bukti rendahnya perlindungan hokum terhadap korban kekerasan seksual anak, sehingga akan menjadi permasalahan yang tidak akan berujung pada penurunan tingkat kejahatan tersebut. Modus-modus yang kejahatan tertinggi ada pada modus pacaran, dengan iming-iming dan janji-janji untuk dinikahi, sebagai bentuk pembuktian cinta, dan janji-janji lain yang berbentuk materi telah menjadi penyebab tidak mampu berpikir rasional para korban. Putusan majelis hakim dalam perkara Nomor 72/Pid.sus/2021/PN.Sel., dalam putusannya yang menjatuhkan 6 tahun penjara adalah putusan yang jauh dari kata jera untuk tidak melakukan atau mengulangi lagi perbuatan yang sama, begitu juga pada masyarakat memandang putusan tersebut sangat ringan dan rendah, jauh dari yang diharapan undang-undang untuk memperberat sanksi pemidanaan pelaku kekerasan seksual tersebut.
Influence of Job Insecurity, Job Stress and Salary Satisfaction on the Loyalty of Contract Employees in the Regional Government of Kepahiang Regency Susanti, Pesi; Pareke, Fahrudin Js.; Nasution, Nasution
The Manager Review Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/tmr.v6i1.33526

Abstract

Organizations need a loyalty increase plan to avoid negative impacts that can occur due to low HR loyalty. This research aims to determine the influence of job insecurity, job stress and salary satisfaction on the loyalty of contract employees in the Kepahiang district government. The research method used was a quantitative approach with multiple linear regression analysis techniques, involving 290 contract employees in the Kepahiang district regional government as participants. The results of the research show that job insecurity has a significant effect on contract employee loyalty, work stress has no significant effect on contract employee loyalty, salary satisfaction has a significant effect on contract employee loyalty and simultaneously the variables of job insecurity, job stress and salary satisfaction have an effect on contract employee loyalty. contract employee in the local government of Kepahiang district.
Kesadaran Siswa di Surabaya dalam Mematuhi Kebijakan Protokol Kesehatan COVID-19 pada Masa New Normal Koesmariadi, Fransiska Agustina; Nasution, Nasution; Jacky, M.
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesadaran siswa SMP di Surabaya dalam melaksanakan kebijakan protokol Kesehatan COVID-19. Proses pencapaian kesadaran kritis pada siswa dapat dilakukan dengan memiliki pengetahuan tentang lingkungan alam (teknis) dan pengetahuan tentang lingkungan sosial (praktis) pada proses belajar mereka. Pengetahuan teknis siswa berkaitan dengan pengetahuan tentang COVID-19 di lingkungan sekitar siswa. Pengetahuan praktis siswa berkaitan dengan bagaimana siswa memahami risiko penularan COVID-19 di lingkungan sekitar mereka berdasarkan interaksi yang telah mereka lakukan. Kedua pengetahuan tersebut digunakan siswa sebagai dasar mereka melaksanakan kebijakan protokol kesehatan COVID-19. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan hermeneutik kritis Habermas. Teori yang digunakan yaitu Teori Belajar Habermas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi terkait dengan data pendukung penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Habermasian dengan tahap pengumpulan data, penafsiran oleh individu, dan penarikan kesimpulan dengan melakukan penafsiran kebenaran secara umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa SMP di Surabaya yang memiliki kesadaran kritis melaksanakan kebijakan protocol Kesehatan COVID-19 berdasarkan alasan, antara lain: sebagai bentuk perlindungan diri dari COVID-19, sebagai bentuk melindungi orang lain dari COVID-19, dan sebagai bentuk tanggung jawab yang harus dilakukan sebagai seorang siswa dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19.
Manifestation of regional government commitment to the implementation of local batik painting policy Andarwanto, Nanang; Birsyada, Muhammad Iqbal; Nasution, Nasution
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol. 9 No. 2 (2022): September
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hsjpi.v9i2.10077

Abstract

This research aims to discover the commitment and obstacles of the Bantul Regency Government, Yogyakarta Special Region, in recognizing, facilitating, fostering, and protecting education units and education programs based on local excellence. The research approach was used qualitatively. The technique of determining the research subject was purposive. The research data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The data were analyzed using inductive techniques: data reduction, presentation, and verification. The results showed that the commitment was realized by forming a P2D (Basic Education Developer) team based on local wisdom and children's rights. P2D conducts local content education development programs in batik through workshops, mapping, coaching, training, seminars, socialization, festivals, competitions, monitoring, and evaluation. The obstacles experienced by the Bantul district government in implementing the local content education policy lie in the need for more human resources (batik teachers) and the lack of time allocated for learning. 
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis HOTS terhadap Hasil Belajar IPS Sekolah Dasar Watik, Yuni Sulistio; Nasution, Nasution; Jacky, M.
Journal of Education Research Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i2.289

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lemahnya proses pembelajaran IPS yang dilakukan, pembelajaran kurang efektif karena masih berpusat pada guru, guru masih mendominasi dalam proses belajar, sehingga suasana pembelajaran monoton dan siswa sepenuhnya bergantung pada guru, metode memahamkan siswa cenderung pada hafalan, siswa tidak diarahkan untuk menemukan cara mengatasi permasalahan yang terjadi sehingga hasil pembelajaran yang telah ditentukan tidak tercapai. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis HOTS terhadap hasil belajar IPS di SDN Dr. Sutomo V tiga puluh dua Surabaya.  Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIG yang berjumlah dua puluh tujuh siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan tes. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh Model Pembelajaran Berbasis HOTS terhadap Hasil Belajar IPS. Dalam penerapan HOTS, guru perlu memperhatikan kebutuhan, kondisi siswa, bakat, situasi dan gaya belajar yang dilakukan siswa secara umum. Dengan berfokus pada faktor-faktor tersebut, proses pembelajaran akan lebih maksimal, menghasilkan pembelajaran yang berkualitas, efektif sekaligus menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan untuk memenuhi standar pembelajaran.
Sosialisasi Etika Komunikasi Di SD N 086 Bengkulu Utara Desa Sido Luhur, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara Intan, Dyah Noor; Nasution, Nasution; Permatasari, Keni Diya; Andriyeni, Andriyeni
Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Bengkulu Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jp.v2i2.794

Abstract

Ethics is a very general thing, meaning that ethics is what every human being must know, in social life, but when it becomes a principle of right and wrong in the behavior of every human being, communication is seen as having multiple meanings and is complex, this is because communication is a social phenomenon that can be interpreted in various ways. Even though the phenomenon of communication remains and does not change, the understanding of this phenomenon can differ from one person to another. Many people don't understand how to carry out good and correct communication ethics in the surrounding environment and the most dominant is among children. Very many children lack ethics among their parents at home and at school. The aim of this community service activity is to provide outreach or counseling to students at SDN 086 North Bengkulu, Sidoluhur village, Padang Jaya District, North Bengkulu Regency so they can understand how to have good ethics. The method used is a form of socialization. This socialization activity was delivered to 50 students of SDN 086 North Bengkulu, Sidoluhur village. The results obtained during community service activities were 1) the participants were enthusiastic about the material provided, as seen from the many questions asked by the participants, 2) In general the participants already knew how to carry out good and correct etiquette. The conclusion of this community service activity is 1) the service participants and all staff of SDN 086 North Bengkulu welcomed this service program. 2) the implementation of the service program went quite well and smoothly and the participants were quite enthusiastic. 3) The staff of SDN 086 North Bengkulu hope that there will be a further service program with another theme to broaden and broaden the students' insight
Marhaban Ya Balapan: Siasat Membangun Eksistensi Geng Motor “Squad Landasan Pacu Ledok” Dalam Fenomena Ramadhan Race di Mojokerto Fitriya, Ulthufna Kausarul; Sarmini, Sarmini; Nasution, Nasution
Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um021v7i2p127-146

Abstract

Fenomena geng motor menjadi bagian dari sebuah kultur masyarakat yang terbentuk pada umumnya pada kalangan remaja putra. Ramadhan Race menjadi sebuah bentuk asosiasi dari geng motor Squad Landasan Pacu Ledok dengan aksi balap liar sebagai wujud dari ekspresi dan tradisi di bulan Ramadhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan siasat geng motor Squad Landasan Pacu Ledok dalam membangun eksistensi di tengah menghadapi segala bentuk resistensi dari masyarakat. Selain itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor dominan yang mempengaruhi geng motor Squad Landasan Pacu Ledog dalam membangun eksistensi di momen Ramadhan Race. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan meggunakan pendekatan fenomenologi melalui kegiatan observasi dan wawancara mendalam mengenai pengalaman anggota geng motor dalam membangun eksistensinya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siasat membangun eksistensi geng motor dalam momen Ramadhan Race adalah: Trik menyakinkan orang tua, menghadapi masyarakat dan menghindar dari penertiban aparat kepolisian. Faktor dominan geng moto Squad Landasan Pacu Ledok dalam membangun eksistensinya adalah: mengikuti tren global, menyalurkan hobi dan hiburan, ajang taruhan mekanik dan mempertahankan tradisi.
The Influence of Work-Life Balance, Burnout, and Job Satisfaction on the Performance of Maxim Bike Drivers in Bengkulu City Silalahi , Iren Rosania; Nasution, Nasution
Student Journal of Business and Management Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/sjbm.v7i1.36264

Abstract

This study aims to analyze the effect of work-life balance, burnout and job satisfaction on the performance of Maxim bike drivers in Bengkulu City. The study uses a quantitative descriptive approach using primary data collected through questionnaires. The sample used is the Maxim bike drivers in Bengkulu City, totaling 240 drivers who were taken using the Purposive Sampling method. The data processing of this research used the Statistical Package for Social Science (SPSS) software version 20.0. The analysis used is validity test, reliability test, F test, t test for hypothesis testing and analysis of the coefficient of determination (R²). The results of this study indicate that; 1). Work-life balance has a significant effect on performance of Maxim bike drivers in Bengkulu City. 2). Burnout has a significant effect on performance of Maxim bike drivers in Bengkulu City. 3). Job Satisfaction has a significant effect on performance of Maxim bike drivers in Bengkulu City
Edukasi Gizi Remaja Saat Terjadi Pergeseran Konsumsi Makanan Tradisional dan Fast Food di Indonesia Briawan, Dodik; Khomsan, Khomsan; Alfiah, Alfiah; Nasution, Nasution; Putri, Putri
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 4 No 2 (2022): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0402.252-255

Abstract

Kelompok remaja merupakan usia y ang rentan terhadap berbagai pengaruh global, termasuk didalamnya preferensi dan konsumsi makanan. Masuknya aneka makanan fast food seperti western, korean, japanese food tidak bisa dihindari akan berdampingan dan kemungkinan dapat menggeser makanan tradisional Indonesia. Remaja yang tinggal di perkotaan Jawa Bali lebih terekspos fast food dan mengonsumsi lebih banyak dibandingkan wilayah lainnya. Namun demikian peningkatan konsumsi pangan tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh preferensi, tet api juga faktor lainnya seperti geografi, sosial ekonomi, dan demografi.
Co-Authors Ade Yustina Wardani Adityawati, Ika Agustin Agrippina Wiraningtyas, Agrippina Agustina, Olida Diah Ahmad Imam Khairi Ahyansyah, Ahyansyah Aisyah, Herawati alfiah alfiah Almaghfiroh, Elina AMINUDDIN KASDI Andarwanto, Nanang Andriyeni Andriyeni, Andriyeni Anjarsari, Lia ARI WAHYUDI Asti, Viona Dara B. Tejero, Erhardie Priel Bella Hardianti Budi Purwoko Dodik Briawan E. Jasjfi, E. Jasjfi Fadlillah, Muhammad Afif Faijin, Faijin Faroh, Nurul Istiq' Filayanti, Marina Fiona, Febzi Firdaus, Diana Firzhal Arzhi Jiwantara Fitriya, Ulthufna Kausarul Ganes Ganes Gunansyah Gunares, Radjifkhal Shafa Hadi, Effed Darta Haerunnisa, Nining Hargianti, Mita Hari, Nugroho Harmanto Harmanto Hasnih Hasnih, Hasnih HENDRATNO HERU SUBRATA Hidayatul, Ainiyah Huda, Muhammad Nur Husnul Hidayat, Husnul Ifrohan, Ifrohan Indah, Sulistia Ineke Fratiwi Intan, Dyah Noor Irham Irham Ismet Basuki Israfil, Israfil Istiq'faroh, Nurul Istiq’faroh, Nurul Istiq’faroh Jacky, Jacky Jun Surjanti Katsuhisa, Shirai Ketut Prasetyo Khomsan, Khomsan Koesmariadi, Fransiska Agustina Kusnul Khotimah Kusuma Dayu, Dian Permatasari Kusumo, Dewoto Kyaw, Mumu Lee Myung, Hee Leli Nisfi Setiana, Leli Nisfi M. JACKY Marlena, Reni Marwantika, Sherli Aulia Marzuqi, Muhammad Ilyas Mawaddah, Sukma Mayasari, Tetty Dwi Mengkepe, Amy Dara Istikoma Merthaguna, Anak Agung Rai Sandhi Morina Morina, Morina Muhammad Huda Muhammad Iqbal Birsyada MUHAMMAD JACKY Muhari, Muhari Mustaji Mustaji, Mustaji Mutaqy, Rosikh Musabikha Mutaqy, Rosikh Musabikha Muti'ah, Diah Ayu Neni Mariana Ningsih, Ari Kusmiati Niswatin Nugroho Hari Purnomo Nugroho, Purnomo Hari Nurhayati Nurhayati Nuriza Dora Nurmaya, Alya Nurrahmania, Nurrahmania Olyssia, Olive P. Lutog, Marevic Jean Pangestuningtyas, Dwi Pareke, Fachrudin JS Pareke, Fahrudin Js. Permatasari, Keni Diya Praningrum, Praningrum Prastiyono, Hendri Priyanata, Arif Bagus Puspita, Anggri Puspita, Ari Metalin Ika Putra, Mukti Trio Putri Putri, Putri Rabecha Maros Framita Rachmawati, Yuniar Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu, Ika Mei Puji Rahmania, Atiatun Ratih, Dhewi Rendy A.P, Dwi Bagus Rika Septiana Riski, Yunia Tiara Ristia, Muhib Ali Hasan RR. Ella Evrita Hestiandari Rusijono, Rusijono Sari, Qurnia Mitha Sarmini Sarmini Shirai, Katsuhisa Silalahi , Iren Rosania Slamet Widodo Subagtio, Muhammad Eko Sukma Perdana Prasetya Sulistriyaniva, Ratna Suprapto Suprapto Susanti, Pesi Susanti, Rizky May Susetyo, Sugeng Sutoyo Budiharto Tamami, Abd. Bassith Tsuchiya Takeshi Ulfa, Armellia UMIAD, Siti Mufarrohah Utari Dewi Vidianto, Inggar Drasnitya Warsono Warsono Waspodo Tjipto Subroto Wati, Erni Sisna Watik, Yuni Sulistio wisnu wisnu, wisnu Yandra Iskandar YATIM RIYANTO Yulianto, Iwan Yustriyana, Yustriyana Zabidi, Mohammad Naufal Zakariyah, M. Fahmi