Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MENGELOLAH PEMBELAJARAN DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 PADANGSIDIMPUAN Nurul Khazanah; Samsidar Samsidar; Rini Agustini; Darliana Sormin; Mira Rahmayanti
Tarim : Jurnal Islamic Eduation Vol 2, No 2 (2024): Tarim: Jurnal Islamic Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru akidah akhlak serta upaya yang dilakukan oleh guru dalam mengelolah pembelajaran di Madrasah Aliyah Negeri 1 Padangsidimpuan. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, yaitu dengan melakukan pengamatan dan wawancara terstruktur kepada informan penelitian sebagai teknik pengumpulan data. Hasil wawancara tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif dan disajikan secara naratif. Hasil analisis dan pembahasan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peran guru Akidah Akhlak dalam mengelolah pembelajaran di Madrasah Aliyah Negeri 1 Padangsidimpuan memberikan pengaruh besar terhadap pemahaman siswa pada mata pelajaran akidah akhlak. Pembelajaran mata pelajaran Akidah Akhlak yang sudah dimulai semenjak kelas X sampai kelas XII, dimana setiap minggunya terdapat 2 kali pertemuan selama 2 x 45 menit. Guru menggunakan metode mengajar ceramah, diskusi, dan tanya jawab agar materi yang disampaikan mampu dipahami dan diterapkan oleh siswa. Sementara itu, Upaya yang dilakukan oleh guru agar pembelajaran berlangsung dengan baik adalah memperbanyak komunikasi secara langsung dengan para siswa terkait materi yang diajarkan sehingga menimbulkan konsentrasi yang penuh di dalam kelas.
PERADABAN ISLAM PADA MASA NABI MUHAMMAD SAW PERIODE MEKAH Tetti Rumondang; Darliana Sormin; Putri Uswatun; siti Aminah
Tarim : Jurnal Islamic Eduation Vol 1, No 2 (2023): Tarim: Jurnal Islamic Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses Islamic civilization during the time of the Prophet Muhammad SAW Mecca Period. The purpose of this study was to find out what strategy the Prophet used in spreading Islam in Mecca. This type of research is library research. This research makes Library materials as its main data source. The results of the research obtained are, the early Islamic history passed by the Holy Prophetsa was very difficult because it had to be faced by the Quraysh tribe who controlled the city of Mecca. The followers of the Holy Prophetsa were relatively few and the main focus of the Holy Prophetsa in his early da'wah was to introduce the teachings of Tawhid. The focus of the Prophet's da'wah was to teach Islamic sharia and Islamic law. The implications of the discussion of Islamic history in the period of Mecca and Medina, as follows: a) Understanding Islam as a rahmatan lil alamin (mercy for all nature); and b) Understand Islam as a religion that loves tolerance, as in the event of Fathul Makkah the Holy Prophetsa still valued idolaters. And what strategy the Prophet used in spreading Islam in Mecca was by preaching secretly and openly.
IMPLEMENTASI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KEAGAMAAN DALAM MENINGKATKAN PRESTASI NON AKADEMIK SISWA KELAS XI MAN 1 MANDAILING NATAL Darliana Sormin; Rawalan Harapan Gaja
Tarim : Jurnal Islamic Eduation Vol 1, No 1 (2023): Tarim: Jurnal Islamic Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian terhadap Implementasi Kegiatan Ekstrakurikuler Keagamaan dalam Meningkatkan Prestasi Non Akademik Siswa Kelas XI Madrasah Aliyah Negeri 1 Mandailing Natal. Tidak sedikit sekolah yang menjadi pilihan masyarakat karena memiliki prestasi di bidang non akademik, diantaranya melalui kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. Madrasah Aliyah Negeri 1 Mandailing Natal merupakan salah satu madrasah unggul di Mandailing Natal. Siswa-siswi disini banyak sekali meraih prestasi dalam bidang ekstrakurikuler keagamaan non akademik dan menjadi juara baik di tingkat Kabupaten maupun Provinsi. Tujuan mengadakan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penyusunan, pelaksanaan, serta dampak positif dan negatif dengan diadakannya kegiatan tersebut. Carapengumpulan data dilakukanmelalui beberapa tekhnik dan di analis sehingga melahirkan sebuah hasil penelitian. Kata Kunci: Implementasi, Kegiatan Ekstrakurikuler Keagamaan Non Akademik, Prestasi Siswa. 
DASAR PENDIDIKAN ISLAM Ummi Hanipah Nasution; Nur Dina Yanti; Rosmaimuna Siregar; Darliana Sormin; Rahmah Yasrah dalimunthe
Tarim : Jurnal Islamic Eduation Vol 2, No 2 (2024): Tarim: Jurnal Islamic Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dasar adalah pangkal tolak suatu aktivitas. Di dalam menetapkan dasar suatu aktivitas manusia selalu berpedoman kepada pandangan hidup dan hukum hukum dasar yang dianutnya, karena hal ini yang akan menjadi pegangan dasar di dalam kehidupannya. Apabila pandangan hidup dan hukum dasar yang dianut manusia berbeda, maka berbeda pulalah dasar dan tujuan aktivitasnya. Dasar adalah tempat untuk berdirinya sesuatu. Fungsi dasar ialah memberikan arah kepada tujuan yang akan dicapai dan sekaligus sebagai landasan untuk berdirinya sesuatu. Setiap negara mempunyai dasar pendidikannya sendiri. Hal tersebut merupakan pencerminan falsafah hidup suatu bangsa. Berdasarkan kepada dasar itulah pendidikan suatu bangsa disusun. Oleh karena itu sistem pendidikan setiap bangsa ini berbeda karena mereka mempunyai falsafah hidup yang berbeda. Untuk menentukan dasar pendidikan diperlukan peran filsafat pen didikan, karena berdasarkan analisis filosofis diperoleh nilai-nilai yang diyakini dapat dijadikan dasar pendidikan. Dasar pendidikan Islam tentu saja didasarkan kepada falsafah hidup umat Islam dan tidak didasarkan kepada falsafah hidup suatu negara, se bab sistem pendidikan Islam tersebut dapat dilaksanakan dimana saja dan kapan saja tanpa dibatasi ruang dan waktu.
UPAYA GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MENANGGULANGI KENAKALAN SISWA DI MADRASAH ALIYAH SYEKH SULAIMAN BAQI HUTAPUNGKUT KECAMATAN KOTANOPAN KABUPATEN MANDAILING NATAL Mulyadi Hermanto; Darliana Sormin
Tarim : Jurnal Islamic Eduation Vol 1, No 1 (2023): Tarim: Jurnal Islamic Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

kenakalan remaja sekarang ini sangat memprihatikan sehingga harus mendapat tindakan yang tegas untuk segera diselesaikan. Mengingat bahwa masa remaja yang sangat potensial untuk berkembang kearah positif maupun negatif maka intervensi edukatif dalam bentuk pendidikan, bimbingan, maupun pengarahan sangat diperlukan, untuk mengarahkan perkembangan potensi remaja tersebut agar berkembang kearah yang positif dan produktif. Untuk itu peran guru akidah akhlak sangat diperlukan untuk menanggulangi kenakalan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan  bahwa bentuk kenakalan siswa di MA. Syekh Sulaiman Baqi Hutapungkut Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal antara lain membolos, memalsukan surat izin, ribut di kelas saat pelajaran, cara berpakaian yang tidak sesuai dengan ketentuan, tidak mengerjakan tugas, terlambat ke sekolah, merokok, membawa HP ke sekolah dan berkelahi. Upaya yang dilakukan guru akidah akhlak dalam menanggulangi kenakalan siswa yaitu dengan upaya preventif, upaya represif dan upaya kuratif. Dalam tindakan preventif ini guru senantiasa membimbing dan mengarahkan kepada perilaku yang baik berakhlakul karimah moralitas juga berusaha memberikan contoh sikap yang baik, sehingga dapat dijadikan panutan bagi siswa contohnya berpakaian sopan, datang ke sekolah tepat waktu, disiblin, dan santun dalam berbicara. Pada tindakan represif dilakukan dengan memberi sanksi atau hukuman bagi siswa yang melakukan pelanggaran misalnya memberi hukuman menghafal surah- surah pendek dan menghafalnya.  Sedangkan pada tindakan kuratif dilakukan melalui tindak lanjut guru dan hubungan komunikasi antara sekolah dengan orang tua siswa.Kata kunci: upaya guru akidah akhlak, kenakalan, siswa
STRATEGI GURU AL-QUR’AN HADITS DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR AL-QUR’AN SISWA DI MAS YPKS PADANGSIDIMPUAN Abdul Fajriadi; Darliana Sormin; Jumaita Nopriani Lubis; Sri Wahyuni
Tarim : Jurnal Islamic Eduation Vol 1, No 2 (2023): Tarim: Jurnal Islamic Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses the strategies of Qur'an Hadith teachers in overcoming difficulties learning the Qur'an at MAS YPKS Padangsidimpuan. The purpose of this study was to find out how the strategies of Qur'an Hadith teachers in overcoming students' Qur'an learning difficulties. This study used a qualitative descriptive approach. Data collection techniques use observation, interviews and documentation. The results of the research obtained are. The forms of difficulty learning the Qur'an students at MAS YPKS Padangsidimpuan in the form of students do not understand the makhrajul letters, short length, and tajweednya. Thedifficulty of learning the Qur'anis the factor of the learners themselves, in the form of lack of abilities and knowledge possessed by students, lack of support and guidance from family. School factors and teacher factors. The strategy used in overcomingit is by familiarizing students in reading the Qur'an, taking a psychological approach, practicing reading by the teacher, and the teacher telling students to repeat the reading. While the endalais the lack of interest and focus of students in learning the Qur'an, the lack of ability and knowledge possessed by students and students do not familiarize themselves in learning the Qur'an.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN BUDAYA BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DI KELAS XI SMA NEGERI 1 BARUMUN Darliana Sormin; Samsidar Lubis; Mira Rahmayanti Sormin; Rosmaimuna Siregar; Abdollah Rahmat Harahap
Tarim : Jurnal Islamic Eduation Vol 2, No 1 (2024): Tarim: Jurnal Islamic Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini berjudul “Peran Guru Dalam Meningkatkan Budaya belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI di kelas XI SMA Negeri 1 Barumun”. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui peran guru PAI di SMA Negeri 1 Barumun dalam meningkatkan budaya belajar siswa kelas XI, Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, metode kualitatif adalah suatu metode yang menggambarkan gejala-gejala yang ada saat penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan Dokumentasi. Selanjutnya pengolahan data menggunakan tiga langkah utama dalam penelitian yaitu : reduksi data, display data dan verifikasi. Dari hasil penelitian ini, maka diperoleh kesimpulan bahwa “Budaya belajar siswa pada saat pembelajaran di kelas adalah: (1) Bertanya saat pembelajaran; (2) Memperhatikan dengan baik; (3) Mengerjakan tugas yang diberikan; (4) Mencari guru untuk mengisi pembelajaran; dan (5) Mengikuti pembelajaran dengan baik dan antusias tinggi. Indikator budaya belajar siswa pada saat di luar kelas di dalam sekolah adalah: (1) Belajar untuk pelajaran yang akan datang; (2) Mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh; (3) Menggunakan waktu luang dengan/ untuk belajar; (4) Menanyakan/ Mendiskusikan pelajaran bersama teman/ guru; (5) Menanyakan nilai hasil test kepada guru; dan (6) Memperbandingkan nilai hasil test bersama teman”.
STRATEGI GURU DALAM PELAKSANAAN RUTINITAS IBADAH DI SMP IT DARUL HASAN PADANGSIDIMPUAN Emma Puspa Ningsih; Muksana Pasaribu; Mira Rahmayanti Sormin; Darliana Sormin; Rosmaimuna Siregar
Tarim : Jurnal Islamic Eduation Vol 2, No 2 (2024): Tarim: Jurnal Islamic Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode penelitian yang digunakan peneliti pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan strategi pelaksanaan rutinitas ibadah di kelas VIII-A SMP Islam Terpadu Darul Hasan, (2) mendeskripsikan kendala dan upaya yang dilakukan dalam pelaksanaan rutinitas ibadah shalat dhuha di kelas VIII-A SMP Islam Terpadu Darul Hasan, dan (3) mendeskripsikan dampak dari rutinitas shalat dhuha di SMP Islam Terpadu Darul Hasan Padangsidimpuan. Teknik pengumpulan datanya dengan Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analias data meliputi reduksi data, display data, dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa strategi guru wali kelas VIII-A adalah dengan menggunakan strategi campuran antara pembelajaran langsung dan tidak langsung. Kendala yang dihadapi yaitu kelambatan siswa pada saat berwudhu serta kurangnya toilet. Upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan hukuman bagi siswa yang terlambat mengikuti shalat dhuha, dan menganjurkan siswa perempuan agar berwudhu di rumah terlebih dahulu. Dampak dari rutinitas ibadah shalat dhuha di sekolah adalah siswa terbiasa menjalani rutinitas ibadah dan melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari. Dibuktikan dengan adanya dampak positif dari pelaksanaan program shalat dhuha ini, yaitu dapat memperkuat keimanan siswa, selain itu pikiran dan hati siswa juga menjadi lebih tenang, sehingga akan memperlancar proses belajar.
MEMBANGUN BUDAYA SEKOLAH YANG SANTUN DI SDS No.101243 MUHAMMADIYAH SIPIROK Kholiza Sibarani, Siti; Syahfitri Siregar, Lira; Sormin, Darliana; Sari Batubara, Delila; Agustini, Rini
Thiflun : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2025): Thiflun: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpd.v3i1.21448

Abstract

Membangun budaya sekolah yang santun merupakan salah satu aspek penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan harmonis. Penelitian ini berfokus pada implementasi budaya santun di SDS No. 101243 Muhammadiyah Sipirok, dengan latar belakang adanya tantangan dalam mewujudkan nilai-nilai kesantunan di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala sekolah, guru, dan orang tua sangat signifikan dalam membangun budaya santun melalui keteladanan, integrasi nilai-nilai moral dalam kurikulum, serta penguatan komunikasi antara pihak sekolah dan keluarga. Selain itu, ditemukan bahwa kegiatan keagamaan rutin, penguatan karakter melalui pengawasan disiplin menjadi strategi efektif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang santun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi semua pihak dan konsistensi dalam pelaksanaan program menjadi kunci keberhasilan membangun budaya santun di sekolah. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pendidikan karakter berbasis budaya lokal yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.Kata kunci: Budaya sekolah, Sikap Santun, Sekolah Dasar
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHAFAL HUKUM TAJWID MELALUI METODE MNEMONIK DI PESANTREN Amini, Ummul; Suaibah, Rahmah; Hermanto, Bambang; Al Fauzan, Kahfi Yogi; Hakim, Ridwan; Siddik, Japar; Sormin, Darliana
Tarim : Jurnal Islamic Eduation Vol 3, No 1 (2025): Tarim : Jurnal Islamic Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jie.v3i1.23-37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menghafal hukum tajwid melalui penerapan metode mnemonik di Pesantren Hajijah Amalia Sari Simirik. Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan santri dalam menghafal hukum tajwid, yang disebabkan oleh kurangnya metode pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode mnemonik secara signifikan meningkatkan kemampuan santri dalam menghafal hukum tajwid. Pada pra siklus, presentase santri sukses menghafal mencapai 30%, pada siklus I mencapai 50 % dan siklus II 80%. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa metode Mnemonik ini efektif untuk meningkatkan kemampuan menghafal hukum tajwid para santri,sehingga direkomendasikan agar diterapkan lebih luas di pesantren. Kata Kunci: Kemampuan Menghafal, Hukum Tajwid, Metode Mnemonik
Co-Authors Abdollah Rahmat Harahap Abdul Fajriadi Abdulroman Mahir Abdulroman Mahir Adek Kholijah Siregar Agustina, Lisna Agustini, Rini Al Fauzan, Kahfi Yogi Aldiansyah Pasaribu, Naufal Amini, Ummul Arisky, Yuni AYU LESTARI Ayu Lestari Ayunda Sabrina Sormin Ayunda Sabrina Sormin, Ayunda Sabrina Ayurani, Isma Bambang Hermanto Barokah, Khoiriah Barus, Muhammad Irsan Candra Wijaya Chatarina Umbul Wahyuni Dalimunthe, Rahmah Yasrah Damerta, Tri Daen Daulay, Ferdiansyah Delila Sari Batubara Dessy Tya Melati Sukma Dewi Harahap, Anita Dina Yanti, Nur Dongoran, Sina Asriani Emma Puspa Ningsih Fachry Abda El Rahman Fahlefi Harahap, Reza Fahrur Rozi Fajriadi, Abdul Fakhri Daulay, Husnul Fatimah Rahma Fitri Yusnaini Gaja, Rawalan Harapan Gultom, Pitriana Hafifah Simanjuntak, Mardiyah Hanipah Nasution, Ummi Harahap, Marlina Harapan Gaja, Rawalan Hasanah, Dani Hasibuan, Lily Zefrina Hasrian Rudi Setiawan Hentika Putri Harahap Husniah Ramadhani Pulungan Husnul fakhri daulay Ibnu Khotim Sikumbang Ihsan Siregar Ihsan Siregar, IHSAN Ika Syahputri, Normita Ikhsan, Wahyu Indriyani, Neni Intan Kumalasari Isa, Nor Kalsum Mohd Iskandar Tinambunan, Romi Isma Ayurani Jumaita Nopriani Lubis Jumaita Nopriani Lubis Karina Karina karina karina Khadijah Nasution, Siti Khazanah, Nurul Kholijah, Adek Kholiza Sibarani, Siti Khotimah Siregar, Nurul Kumalasari, Intan Lisna Agustina Liza, Mei Lubis, Samsidar Maesaroh Lubis Maesaroh Maesaroh Mahir, Abdulroman Mariani, Leli Marlina Harahap Masdelima Azizah Sormin Maulidah, Maulidah Mei Purnama Nasution Mira Rahma Yanti Sormin Mira Rahmayanti Mira Rahmayanti Mira Rahmayanti Sormin Misrida, Misrida Mr. Nopparat Sumalee Muh. Darwis Muhammad Darwis Muhammad Hasbie Ashshiddiqi Muhammad Yusro Riski Muksana Muksana Muksana Pasaribu Muksana Pasaribu Mursal Aziz Nasution, Mei Purnama Naufal Aldiansyah Pasaribu Neni Indriyani Nita Rahayu Nita Rahayu Nor Kalsum Mohd Isa Nor Mita Ika Saputri Nor Mita Ika Saputri, Nor Mita Ika Nur Ainun Nur Dina Yanti Nur Sahara Nurul Khazanah Nurwijayanti Oloan, Nur Pallenita Hutasuhut, Selma Pasaribu, Muhammad Mizwar Pulungan, Husniah Ramadhani Puspa Ningsih, Emma Putri Harahap, Hentika Putri Uswatun Rahma Rangkuti, Fatimah Rahma Yanti Sormin, Mira Rahmah Rahmah Rahmah Rahmah Rahmah Yasrah rahmah Yasrah dalimunthe Rahmat Harahap, Abdollah Rahmayanti, Mira Rambe, Nursaima Rawalan Harapan Gaja Reza Fahlefi Harahap Rini Agustini Risa Anggita Rizka Harfiani Robiyatul Robiyatul Romi Iskandar Tinambunan Rosmaimuna Rosmaimuna Rosmaimuna Siregar Rosmaimuna Siregar Rosmaimuna, Rosmaimuna Rumondang, Tetti Sabrina Sormin, Ayunda Salamah, Nurani Saleh Hasibuan, Ahmadi Samsidar . Samsidar Lubis Samsidar Samsidar Samsidar Samsidar Samsidar Samsidar Samsidar Samsidar Samsidar Samsidar Santi, Amalia Sari Batubara, Delila Sarmadan Pohan Sa’adah Nasution, Siti Selma Pallenita Hutasuhut Siddik, Japar Sikumbang, Ibnu Khotim Siregar, Adek Kholijah Siregar, Elmi Siregar, Ihsan siregar, rosmaimunah siregar, Rosmaini Siti Aminah siti Aminah Siti Khadijah Nasution Sormin, Masdelima Azizah Sormin, Mira Rahmayanti Sri Ulina Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Suaibah, Rahmah Sukma, Dessy Tya Melati Sumalee, Mr. Nopparat Syahfitri Siregar, Lira Syamsiar, Syamsiar Tetti Rumondang Tri Daen Damerta Ulina, Sri Ummi Hanipah Nasution Uswatun, Putri Wael 'Ali Sayyed Wafiahtussakinah Wafiahtussakinah Wafiahtussakinah, Wafiahtussakinah Wahyu Ikhsan Yasrah Dalimunthe, Rahma Yasrah Dalimunthe, Rahmah Yasrah, Rahmah Yusnaini, Fitri Yusrani Yusrani Yusrani, Yusrani Yusro Riski, Muhammad