p-Index From 2021 - 2026
5.015
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Teknik Sipil Majalah Kedokteran Bandung Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Althea Medical Journal Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi (JRMA) KURVA S JURNAL MAHASISWA Prosiding Teknologi Pendidikan Jurnal Farmasi Klinik Indonesia Jurnal Transformatika Global Medical and Health Communication LITERARY CRITICISM Majalah Obstetri dan Ginekologi Sari Pediatri Journal of Biology Education Paediatrica Indonesiana JET (Journal of Electrical Technology) Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Jurnal Psikologi Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care) Sketsa Bisnis Majalah Anestesia dan Critical Care Journal of Innovative Science Education JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) JURNAL PEMBANGUNAN HUKUM INDONESIA Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Asia Jurnal Digit : Digital of Information Technology Ekobis: Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi BiosciED: Journal of Biological Science and Education Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS) Bengawan :Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Inovatif Wira Wacana Journal of Community Services and Engagement: Voice of Community (VOC) Journal of Transportation and Society Empowerment Indonesian Journal of Marine Engineering Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Journal of Blockchain, Nfts and Metaverse Technology Senarai: Journal of Islamic Heritage and Civilization SEMINAR TEKNOLOGI MAJALENGKA (STIMA) ABDI DALEM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS NILAI HASIL TERHADAP WAKTU PADA PROYEK KONSTRUKSI (Studi Kasus Proyek Pembangunan Rumah Susun Ponpes Hidayatullah Kota Bontang) PRASETYO, DWI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Nasional merupakan cerminan kehendak terus-menerus meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia secara adil dan merata, serta mengembangkan kehidupan masyarakat dan penyelenggara negara yang maju dan demokratis berdasarkan Pancasila (Kartasasmita, 1996). Pembangunan Nasional meliputi pembangunan infrastruktur di setiap daerah yang berfungsi meningkatkan fungsi layanan dalam suatu instansi/daerah.Sejak tahun 1990-an terdapat suatu kecenderungan baru dalam perencanaan pembangunan yang lebih berorientasi kepada pelaksanaannya. Apabila sebelumnya perencanaan terlalu menekankan kepada berbagai prinsip dan teknik perumusan dalam proses pembangunan maka hal yang harus diperhatikan juga adalah aspek-aspek pelaksanaan pembangunan (M.A., 1992). Hal ini berarti bahwa dalam pelaksanaan pembangunan saat ini diperhatikan pula kesesuaiannya dengan perencanaan yang telah lebih dulu dilakukan.Pembangunan gedung pada masa kini sangat dibutuhkan demi menunjang berbagai kegiatan, seperti tempat tinggal, belajar-mengajar, pusat pelayanan, dan lain sebagainya. Untuk Gedung dengan skala besar, dibutuhkan lahan yang luas, sumber daya yang memadai, termasuk dana yang cukup besar.Pada tahun 2019, pemerintah menganggarkan dana untuk pembangunan infrastruktur sebesar Rp. 420,5 T. Angka tersebut meningkat sebesar 2,4 persen dari tahun sebelumnya (Gumelar, 2018). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemerintah terus meningkatkan pembangunan demi kemajuan bangsa.
An Analysis of Scientific Literacy on High School Students of Demak Regency in Biology Lessons Prasetyo, Dwi; Pukan, Krispinus Kedati; Ngabekti, Sri
Journal of Biology Education Vol 9 No 2 (2020): August 2020
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbe.v9i2.37429

Abstract

The study aims to analyze students' scientific literacy level on knowledge, competencies, and attitudes aspect, also analyzing the correlation between scientific literacy aspects of knowledge with competencies, attitudes with competencies, knowledge with attitudes. The study was conducted using a survey method with a cross-sectional design. The entire student of class XI MIPA of State High Schools in Demak regency academic year 2017/2018 were chosen as the population. The method in taking the sample was Stratified Random Sampling. The sample of the study is 304 students. Test, questionnaire, documentation, and interview were methods used in collecting the data. The result showed that students' scientific literacy level on knowledge at 37,54% on the “low” category, students' competencies at 36,75% on the “low” category, and students' attitudes at 68,11% on the “good” category. Correlation test results between scientific literacy aspects of knowledge with competencies obtained correlation coefficient at 0,534, between attitudes and competencies obtained correlation coefficient at 0,172, between attitudes with knowledge obtained correlation coefficient at -0,094. Based on the result, the level of students' scientific literacy on knowledge and competencies aspects were classified in the low category. The level of students' scientific literacy on attitudes aspect was classified in the good category. The correlation between knowledge with competencies aspect has a positive correlation in the medium category. The correlation between attitudes with competencies aspect has a positive correlation in the very weak category. But, the correlation between knowledge with attitudes aspect was not correlated.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN JASA OJEK ONLINE GO-JEK Prasetyo, Dwi; Mariyanti, Sulis; Safitri, Safitri
Jurnal Psikologi Vol 15, No 01 (2017): Jurnal Psikologi
Publisher : Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Jakarta kini dihadapkan pada beberapa pilihan ojek online dengan penawaran yang menarik dalam mendukung aktivitasnya.Persaingan ojek online yang semakin marak menyebabkan kualitas pelayanan terbaik menjadi salah satu faktor pembentuk loyalitas pelanggan.Pelanggan Go-Jek yang menilai kualitas pelayanan Go-Jek memuaskan memiliki loyalitas lebih tinggi sedangkan pelanggan Go-Jek yang menilai kualitas pelayanan tidak memuaskan memiliki loyalitas yang rendah.Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan ojek online Go-Jek. Rancangan penelitian ini adalah kuantitatif non-eksperimental, dengan teknik pengambilan sampel non-probability sampling berjenis insidental sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 385 pengguna Go-Jek yang beraktifitas di Jakarta Selatan.Alat ukur kualitas pelayanan dengan 70 item valid dan nilai reliabilitas 0,962, sedangkan alat ukur loyalitas pelanggan dengan 43 item valid dan nilai reliabilitas 0,946.  Hasil penelitian memperoleh nilai sig. 0,000 (p < 0,05) dengan nilai R Square 0,374 artinya terdapat pengaruh positif secara signifikan kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan ojek online Go-Jek, dengan pengaruh sebesar 37,4%. Hasil kategorisasi menunjukkan lebih banyak pelanggan Go-Jek  yang berada pada kategori loyalitas rendah (54,5%). Hasil crosstab juga menunjukkan adanya hubungan loyalitas pelanggan dengan jenis kelamin, usia, lama menggunakan layanan dan jaminan dari layanan. Kata kunci: Kualitas pelayanan, Loyalitas pelanggan, Pengguna Go-Jek
Improvement of Students' Science Literacy Skills Using STEM-Based E-Modules Prasetyo, Dwi; Marianti, Aditya; Alimah, Siti
Journal of Innovative Science Education Vol 10 No 2 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jise.v9i3.43539

Abstract

Scientific literacy is one aspect of ability in facing the challenges of the 21st century. Efforts to train students 'scientific literacy skills include the use of teaching materials that can support students' scientific literacy skills in the form of STEM-based E-modules.. The purpose of this research is to analyze the effectiveness of the use of STEM-based E-modules on learning outcomes and the ability of student science literacy. This research is an experimental research design with one group pre-test and post-test design. The research sample was taken using purposive sampling method with a total of 32 students. based on research results, the average student learning outcomes obtained a value of 70.9. The results of the N-Gain analysis with the medium category show that the STEM-based E-module is effective for improving students' scientific literacy skills.. The results of the analysis with the Paired Sample T-test showed that the probability value (sig) 0.000 <0.05 means that there is a difference in the value of scientific literacy between before and after using the STEM-based E-Module. Furthermore, for each aspect of scientific literacy it also shows an increase, namely science as the body of knowledge, science as a way to investigate, science as a way to think and the interaction between science, technology and society.. Thus, it can be concluded that the development of STEM-based E-Module for environmental pollution material is effective in improving student learning outcomes and scientific literacy skills of grade VII students at the SMP / MTs level.
Effect of Annona muricata L. Leaf Ethanol Extract in CCl4 Hepatitis Rat Model Kuswinarti Kuswinarti; Ilham Asrori Azka; Dwi Prasetyo
Althea Medical Journal Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15850/amj.v8n2.2225

Abstract

Background: Liver can be damaged by various factors, including the oxidative stress mechanism. This damage can be inhibited by the application of anti-oxidant. The Annona muricata L. leaf is known to have antioxidant properties. This study aimed to explore the effect of Annona muricata L. leaf extract against hepatitis in rats.Methods: An experimental study was performed on 25 male Wistar rats that were given Annona muricata L. leaf ethanol extract at 200 mg/kgBW, 400 mg/kgBW, and 600 mg/kgBW for eight days. The CCl4 was administrated on the eighth day and the rats were laparotomized on the next day. The average number of normal hepatocytes was counted in one field of view. This study was conducted at the laboratory of Pharmacology and Therapy of the Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran in September–October 2012.Results: The negative control group showed an intact cell membrane, homogenous cytoplasm, and round nucleus, whereas the positive control group showed necrosis marked by a ruptured cell membrane, vacuolated cytoplasm, and degenerated nucleus. The average number of normal hepatocytes counted in the negative control and the positive group was 404.91±34.09 cells and 23.16±7.84 cells, respectively. In the treatment group, the normal hepatocytes were 95.91±20.96 cells (200 mg/kgBW), 74.53±13.59 cells (400 mg/kgBW) and 46.84±8.46 cells (600 mg/kgBW). Statistically significant inhibition was observed (p<0.05).Conclusions: The Annona muricata L. leaf ethanol extract can inhibit liver tissue damages in hepatitis model rats, possibly due to the presence of acetogenins as an anti-oxidant agent.
Korelasi Kadar Ion Kalsium Serum dengan Dimensi, Fungsi Sistol dan Diastol Ventrikel Kiri pada Thalassemia Mayor dengan Hemosiderosis Ira Furnia; Dwi Prasetyo; Lelani Reniarti
Sari Pediatri Vol 17, No 3 (2015)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp17.3.2015.195-9

Abstract

Latar belakang. Kalsium berperan penting dalam kontraksi miokardium. Besi bebas/non-transferrin bound iron (NTBI) padathalassemia mayor (TM) dengan kelebihan besi (hemosiderosis) masuk ke dalam sel jantung menggunakan L-typ e calcium channel(LTCC) sehingga mengganggu transportasi kalsium.Tujuan. Menganalisis korelasi kadar ion kalsium serum dengan dimensi, fungsi sistol, dan diastol ventrikel kiri pada TM yangsudah mengalami hemosiderosis.Metode. Penelitian potong lintang dilaksanakan dari Desember 2014–Januari 2015 melibatkan 67 kasus TMusia 7–14 tahun yangdisertai hemosiderosis. Pemeriksaan kadar ion kalsium serum menggunakan metode ion selective electrode (ISE) dan pemeriksaandimensi serta fungsi jantung menggunakan ekokardiografi 2 dimensi, M-mode, dan Doppler oleh dokter spesialis kardiologi anak.Analisis korelasi dengan uji Spearman dan Pearson.Hasil. Uji korelasi Spearman menunjukkan korelasi negatif yang signifikan antara kadar ion kalsium serum dan left ventricularposterior wall thickness/LVPWd (r=-0,25; p=0,04). Uji korelasi Pearson menunjukkan korelasi negatif yang signifikan antara kadarion kalsium serum dan ejection fraction/EF (r=-0,294; p=0,016) serta fractional shortening/FS (r=-0,252; p=0,039), tetapi tidakdengan fungsi diastol (p>0,05).Kesimpulan. Semakin rendah kadar ion kalsium serum maka semakin tinggi nilai LVWP, EF, dan FS. Kadar ion kalsium serumtidak berkorelasi dengan fungsi diastol.
Efektivitas Terapi Infeksi Helicobacter Pylori pada Anak dengan Keluhan Sakit Perut Berulang Setelah Satu Tahun Terapi Eradikasi Tina Ramayanthi; Dwi Prasetyo; Herry Garna
Sari Pediatri Vol 15, No 2 (2013)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp15.2.2013.111-5

Abstract

Latar belakang. Infeksi Helicobacter pyloripada anak dapat menyebabkan beberapa penyakit, seperti gastritis, ulkus peptikum, dan kanker gaster. Sakit perut berulang (SPB) merupakan keluhan tersering terinfeksi H. pylori,terutama pada usia sekolah. Pada anak yang telah diberikan terapi eradikasi, respons pengobatan harus dipantau, salah satunya dengan pemeriksaan serologis antibodi IgG. Tujuan.Mengetahui apakah telah terjadi perubahan status serologis IgG H. pylori satu tahun setelah terapi eradikasi pada anak dengan keluhan sakit perut berulang (SPB) pada yang terinfeksi H. pylori. Metode. Penelitian dengan rancangan cross sectionalperiode Juli–September 2011 yang dilakukan pada siswa anak usia 6–18 tahun di beberapa SD, SMP, atau SMA di kota Bandung. Subjek dengan keluhan sakit perut berulang dengan status serologis IgG H. pyloripositif sebelum diberikan terapi dan telah diberikan terapi eradikasi satu tahun yang lalu. Uji ExactFisher digunakan untuk analisis data. Hasil.Tigapuluh empat anak memenuhi kriteria inklusi. Semua anak memperlihatkan perubahan serologis IgG H. pylorimenjadi negatif. Terdapat 4 anak yang masih mengalami gejala SPB, dan 30 anak tidak terdapat gejala SPB setelah terapi eradikasi (Prevalensi 11,8%, IK: 4,7–26,6). Kesimpulan.Status serologis IgG H. pylorisemuanya negatif, setelah satu tahun selesai terapi eradikasi pada anak dengan keluhan sakit perut berulang.
Hubungan Kadar Matriks Metaloproteinase-2 Serum dan Skor Aspartate To Platelet Ratio Index untuk Menilai Fibrosis Hati antara Penyandang Thalassemia yang Mendapat Terapi Kelasi Besi Deferoksamin dan Deferipron Asep Aziz Asopari; Dwi Prasetyo; Budi Setiabudiawan
Sari Pediatri Vol 16, No 1 (2014)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp16.1.2014.57-63

Abstract

Latar belakang. Penyandang thalassemia secara progresif akan mengalami keadaan kelebihan besi yang dapat menyebabkan terbentuknya peroksidase lipid dan merusak sel hati sehingga terbentuk fibrosis hati. Terapi kelasi besi bertujuan untuk mengurangi kelebihan besi.Tujuan. Mengetahui hubungan kadar MMP-2 serum dan peningkatan skor APRI untuk menilai fibrosis hati antara penyandang thalassemia yang mendapat terapi kelasi besi deferoksamin dengan deferipron.Metode. Penelitian potong lintang dilaksanakan dari Juli–Agustus 2013, dilibatkan 42 penyandang thalassemia usia 2,5–14 tahun yang mendapat terapi kelasi besi deferoksamin dan deferipron. Kadar MMP-2 serum diperiksa dengan metode ELISA dan perhitungan skor APRI dengan Rumus Wai. Perbedaan dan korelasi ditentukan antara varibel dengan uji Mann-Whitney dan Rank Spearmann. Analisis kovariat digunakan untuk menghilangkan faktor perancu.Hasil. Terdapat 44 subjek, 22 mendapat terapi kelasi besi deferoksamin dan 22 deferipron. Kadar MMP-2 serum kelompok deferipron lebih rendah (130ng/mL) dibandingkan deferoksamin (314ng/mL). Skor APRI kelompok deferipron rata-rata lebih tinggi (1,584) dibanding deferoksamin (0,575). Perbedaan skor APRI dan kadar MMP-2 serum kedua kelompok sangat bermakna (p<0,001). Terdapat korelasi negatif antara kadar MMP-2 serum dan skor APRI, yaitu semakin tinggi skor APRI maka semakin rendah kadar MMP-2 serum penyandang thalassemia yang mendapat terapi kelasi besi deferipron dan deferoksamin (r=-0,726, p=<0,001).Kesimpulan. Penurunan kadar MMP-2 serum dan peningkatan skor APRI untuk menilai fibrosis hati pada kelompok terapi kelasi besi deferipron lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok deferoksamin serta terdapat korelasi negatif antara kadar MMP-2 serum dan skor APRI
Hubungan Kadar Vitamin D dengan Anak Atopi dan Obesitas Elza Noviani; Dwi Prasetyo; Budi Setiabudiawan
Sari Pediatri Vol 16, No 5 (2015)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp16.5.2015.342-6

Abstract

Latar belakang. Angka kejadian penyakit atopik dan obesitas meningkat bersamaan. Hubungan kadarvitamin D dengan atopi masih kontroversial.Tujuan. Menilai hubungan kadar vitamin D dengan anak atopi dan obesitas.Metode. Penelitian desain potong silang, sejak bulan Agustus sampai Desember 2013, terhadap 62 anakobesitas dan gizi normal murid sekolah dasar Kota Bandung. Kadar vitamin D-25 OH serum diukur denganmetode chemiluminescent immunoassay, dilakukan uji tusuk kulit dan kuosioner The International StudyOf Asthma And Allergies In Childhood. Analisis data dengan uji chi Kuadrat dan two-way Anova.Hasil. Tidak terdapat perbedaan rerata kadar vitamin D antara kelompok anak obesitas dan status gizi normal(p=0,994). Tidak terdapat perbedaan rerata kadar vitamin D antara kelompok atopi dan non-atopi (p= 0,58).Tidak terdapat interaksi antara kelompok atopi dan status gizi terhadap kadar vitamin D (p= 0,24).Kesimpulan. Tidak terdapat hubungan antara kadar vitamin D dengan anak atopi dan obesitas.
Risiko Gangguan Perkembangan Neurologis antara Bayi Kurang Bulan Lanjut dan Bayi Cukup Bulan Sesuai Usia Kehamilan Ike Dwi Wahyuni; Nelly Amalia Risan; Dwi Prasetyo
Sari Pediatri Vol 17, No 3 (2015)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.316 KB) | DOI: 10.14238/sp17.3.2015.190-4

Abstract

Latar belakang. Bayi kurang bulan lanjut mempunyai fisiologis, metabolik, dan imunologi imatur, serta merupakan periodetercepat pertumbuhan dan perkembangan otak. Pada awal kehidupan, BKBL rentan mengalami komplikasi dan mempunyairisiko gangguan perkembangan neurologis (GPN).Tujuan. Menentukan risiko GPN antara BKBL dan BCB sesuai usia kehamilan pada usia 3–6 bulan.Metode. Penelitian dilaksanakan periode Oktober–Desember 2014 di RS Dr. Hasan Sadikin Bandung. Subjek penelitian adalahbayi BKBL usia 3–6 bulan dengan BCB sebagai kontrol yang memenuhi kriteria inklusi. Risiko GPN diperiksa menggunakanBayley infant neurodevelopmental screener (BINS) dan dianalisis menggunakan uji chi-square dan rasio odds.Hasil. Terdapat 36 BKBL dan 36 BCB, dengan usia rerata 5,58 bulan pada BKBL dan 5,26 pada BCB. Perawakan pendek lebihbanyak pada BKBL dibanding BCB. Sebagian besar subjek pada kedua kelompok tidak mendapatkan ASI eksklusif. Pendidikanterbanyak orangtua adalah SMP dan SMA dengan sebagian besar orangtua bekerja, tetapi mempunyai pendapatan/bulan yangrendah. Risiko GPN pada kelompok BKBL 22 dan BCB 10 bayi (p=0,004) dengan kekuatan hubungan risiko GPN pada BKBL4,086 kali dibanding dengan BCB (RO=4,086; IK95%:1,518–11,000).Kesimpulan. Bayi kurang bulan lanjut sesuai usia kehamilan dan sesuai usia koreksi mempunyai risiko gangguan perkembanganneurologis 4,086 kali lebih besar dibanding dengan bayi cukup bulan.
Co-Authors A Halim Aditya Marianti Adzilla, Wilma Nurrul Agus Arnold Nalle Agus Firmansyah Ahmad Muhtadi Akbar, Aswin Al-Fayez, Youssef Alhakim, Fakhri Taufik Ali Sungkar Amalia, Firdausha AngDjadi, Jessica Stephanie Antarest Erland Prasetyo Ari Prayitno, Ari Ariati, Nining Arif, Lukman Asep Aziz Asopari Ati Retna Sari Aulia Afniar Rahmawati AULIA, RIZKA AWANG DHARMAWAN, AWANG Aziz, Muhammad Alamsyah Aziz, Muhammad Hilmy Bambang Noegroho Baskoro, Lorenzo Heyting Baskoro Baswara Yua Kristama Benny Purwara Budi Setiabudiawan Cissy B. Kartasasmita DANANG TANDYONOMANU Danny Hilmanto, Danny Dany Hilmanto Dewanto, Naomi E.F. Dewi Marhaeni Diah Herawati Dewi Nurlaela Sari, Dewi Nurlaela Dima, Alfred O M Dominicus Husada Dzulfikar Djalil Lukmanul Hakim Eli Halimah, Eli Elly Yana, Elly Elsa Setiawati Elza Noviani Endang Mulyani Endang Sutedja Farid Husin FM Suhartati FM Suhartati Gatera, Vesara A. Gatot Irawan Sarosa, Gatot Irawan Gerritsen H. J Gusti, Putri Pinaring Habibilah, Burhanuddin Hanifah Oswari Hartono Gunardi Herri S. Sastramihardja Herry Garna Ibrahim Ibrahim Iceu Mulyati Iesje Martiza Ike Dwi Wahyuni Ike MP Siregar, Ike MP Ilham Asrori Azka Imam Cahyadi, Imam Ira Furnia Ismoedijanto jannah, lailatul Jannati , Eidelweis Dewi Joice Jusmiaty Bana Jokhanan Kristiyono Kaho, Uly Jonathan Riwu Kittie Uda, Saritha Krispinus Kedati Pukan Kuijper E. J Kusnandi Rusmil Kuswinarti Kuswinarti Labrune V. Laukamang, Vicky Olfianto N. Lawa, Yosep Leclipteux T Lelani Reniarti lilis Sumiati Lubis, Harmoko M. Rizkar Arev Sukarsa Maddepunggeng, Martira Maya Tejasari Mei Neni Sitaresmi Meita Dhamayanti Mertens P. Mola, Sebastianus A. S. Nahas, Agustina Ethin Nana Usnawati Nani Dharmasetiawani Nastiti Kaswandani Nelly Amalia Risan Nenotek, Petronella Syahyanti Ningrum, Mega Ratna Novda, Septa Nurfadilla, Destiani Irma Nurfauzi, Ivant Aditya Nurhalim Shahib Nurhidayat, Muhammad Zaky Nurul Husna Nurwahid, Aditya Fahmi Nurwiana, Ida PONPON IDJRADINATA Prasetyo, Antarest Erland Puspita Sari, Maria Putranto, Teguh Dwi Rahayu, Listyowati Puji Raihan Raihan, Raihan Ratna Herawati Refli, Refli Rhomadhani, Noviana Ardi Riri Adriana Robby Godlief Romadhon, Mohammad Syaifullah Anam Rulina Suradi, Rulina Rustamaji, R.M. Sabrina Aulia Rahmah Safitri Safitri Safitri, Unna Ria Salleh, Muhammad Amiruddin Saptawati Bardosono Sasotya, R.M. Sonny Setyo Handryastuti, Setyo Siahaan, Goklas Sina, Derwin R. Siti Alimah Siti Aminah Abdurachman Siti B. Kresno Soedjatmiko Soedjatmiko Sri Endah Rahayuningsih Sri Ngabekti Sri Rezeki S. Hadinegoro, Sri Rezeki S. Suarna, Nana Sudigdo Sastroasmoro Sulis Mariyanti Sulistiyasni . Sulistyani, Atikah Sunaryono Sunaryono, Sunaryono Susiarno, Hadi Sutha, Diah Wijayanti Syafa’at, Imam Tati Suprapti Tina Ramayanthi Tsuroyya, Tsuroyya Tungga Dewi, Imelda Zahra Uda, Saritha Kittie Uda, Subrata Aditama Kittie Aidon Utari, Riyadini van Leeuwen, Thomas Vita Murniati Tarawan Vivi Bachtiar Wahyuni, Besse Wardhana Suryapratama Wijaya, Arya Tri Wijaya, Hananda Surya Yani Dewi Suryani Yati Soenarto Yudith Setiati Ermaya Yuli Priyana Yuliarman Saragih Zakiudin Munasir Zulvayanti Zulvayanti