Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Delineasi Batas Daerah Aliran Sungai Irigasi Rawa Lebak Semendawai Sumatera Selatan Agus Karsa Yudha; Aleksander Purba
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.363 KB) | DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.50

Abstract

Proses delineasi batas Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan identifikasi awal untuk mengetahui area yang berkontribusi mengalirkan curah hujan (input) menjadi aliran permukaan pada satu titik luaran (outlet). Daerah Irigasi Rawa (D.I.R) Lebak Semendawai terletak di Kabupaten OKU Timur yang secara spasial batas daerah aliran sungai yang mempengaruhinya perlu dikaji untuk dapat dilakukan penelitian lanjutan. Data dasar yang dimiliki yaitu peta topografi dengan format dwg berskala 1 : 50.000 dan skala 1 : 10.000 yang dikonversi kedalam format shp (shapefile). Digital Elevation Model (DEM) diperoleh mengunakan software GIS (Geographic Information System). Tahapan selanjutnya yaitu memperoleh arah aliran air (flow direction), akumulasi aliran air (flow accumulation) hingga catchment area dan batas DAS. Dari hasil analisa D.I.R. Lebak Semendawai memiliki batas DAS 10.167,71 Ha dengan panjang aliran sungai terpanjang 53,234 km dan terpendek 35,4 m. Luas Catcment Area maksimum wilayah komering bagian hilir seluas 10.770 Ha dengan area aliran terpanjang yaitu 30.150 m².
Perencanaan DED Normalisasi Sungai Macak di Kecamatan Belitang Madang Raya Aleksander Purba; Isharyanto
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.619 KB) | DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.54

Abstract

Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur sebagai salah satu daerah otonom hasil pemekaran mempunyai fungsi strategis sebagai daerah transit, karena letaknya yang merupakan simpul arus transportasi yang menghubungkan beberapa daerah seperti berbatasan dengan provinsi lampung, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kabupaten Ogan Komering Ilir serta dilewati oleh jalur lintas tengah Sumatera. Berdasarkan fungsi dan letak tersebut, maka laju perkembangan dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur cukup cepat. Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur mempunyai jaringan irigasi, baik yang di kelola oleh Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Desa. Untuk mencapai hasil yang maksimal maka diperlukan perencanaan DED. Permasalahan sungai yang sering banjir menggenangi permukiman, lahan pertanian dan perkebunan masyarakat terjadi karena perlambatan aliran sungai yang disebabkan oleh endapan, tanam tumbuh sekitar aliran sungai, dan lain-lain sehingga diperlukan kegiatan normalisasi. Perencanaan DED meliputi pengambilan data debit air, pengukuran awal sungai, seperti panjang sungai, dimensi sungai, kelandaian aliran sungai, kemudian data tanam tumbuh pada tepi aliran sungai yang perlu dibersihkan, kemudian setelah didapatkan data-data di atas dibuatlah perencanaan dimensi saluran rencana menyesuaikan dengan debit air banjir dan faktor kecepatan aliran sungai menuju ke muara sungai/pembuangan. Kemudian direncanakan untuk pembersihan tanam tumbuh sekitar tepi sungai yang memperkecil dan menghambat aliran sungai.
Perencanaan DED Normalisasi Sungai di Kecamatan Madang Suku II Andika Wiwaha; Herry Wardono; Aleksander Purba
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.179 KB) | DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.55

Abstract

Untuk mencapai hasil yang maksimal maka diperlukan perencanaan DED. Permasalahan sungai yang sering banjir menggenangi permukiman, lahan pertanian dan perkebunan masyarakat terjadi karena perlambatan aliran sungai yang disebabkan oleh endapan, tanam tumbuh sekitar aliran sungai, dan lain-lain sehingga diperlukan kegiatan normalisasi. Perencanaan DED meliputi pengambilan data debit air, pengukuran awal sungai, seperti panjang sungai, dimensi sungai, kelandaian aliran sungai, kemudian data tanam tumbuh pada tepi aliran sungai yang perlu dibersihkan, kemudian setelah didapatkan data-data di atas dibuatlah perencanaan dimensi saluran rencana menyesuaikan dengan debit air banjir dan faktor kecepatan aliran sungai menuju ke muara sungai/pembuangan. Kemudian direncanakan untuk pembersihan tanam tumbuh sekitar tepi sungai yang memperkecil dan menghambat aliran sungai.
Analisa penyebab kerusakan jalan beton di jalan Letkol H. Mahmud Abu Hasan di Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu Oki Endrata Wijaya; Herry Wardono; Aleksander Purba
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.284 KB) | DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.56

Abstract

Jalan merupakan prasarana utama dalam pengembangan perekonomian suatu wilayah,baik di perkotaan maupun pedesaan. Selain itu, lancarnya akses suatu daerah ke daerah lain yang akan mempermudah transportasi masyarakat di sekitarnya untuk meningkatkan kualitas sumber daya yang mereka miliki. Namun jika terjadi kerusakan jalan akan berakibat bukan hanya terhalangnya kegiatan ekonomi dan sosial lainnya namun dapat terjadi kecelakaan bagi pemakai jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab utama kerusakan yang terjadi pada ruas jalan beton di Jalan Letkol H. Mahmud Abu Hasan di Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu. Adapun metode penelitian yang dilakukan adalah dengan cara memperoleh data penelitian dari observasi, dokumentasi, LHR, data kerusakan, uji CBR dan mengetahui kelas jalan, studi kepustakaan, penelitian terdahulu, fungsi jalan. Hasil survei jenis kerusakan jalan yang terjadi pada ruas jalan beton diJalan Letkol H. Mahmud Abu Hasan di Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu adalahamblas dengan persentase kerusakan STA 0+200 = 0,00097%, STA 350+400 = 0,00046%, STA 870+1000 = 0,0025%. Penyebab kerusakan secara umum adalah dikarnakan kelebihan beban/tonase dari kendaraan yang lalu lintas padat dan melebihi dari kapasitas jalan yang telah ditentukan, tidak adanya saluran drainase dan daya dukung tanah dasar yang kecil dengan nilai CBR tertinggi dari keempat sampel yaitu 2,8% menurut SNI nomor 1744 tahun 2012 berdasarkan klarifikasi nilai CBR sangat buruk.
Perencanaan DED Penataan Pembangunan Kota Martapura di Kabupaten OKU Timur Firmansyah; Aleksander Purba; Ratna Widyawati
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.498 KB) | DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.58

Abstract

Kegiatan Penataan Pembangunan adalah kegiatan yang bertujuan mengendalikan pemanfaatan pola ruang dan menciptakan lingkungan yang tertata, berkelanjutan, berkualitas serta menambah vitalitas ekonomi dan kehidupan masyarakat. Oleh karenanya penyusunan Detail Engineering Design (DED) Penataan Pembangunan Kota Martapura, selain sebagai pemenuhan aspek legal-formal, yaitu sebagai produk pengaturan pemanfaatan ruang serta penataan bangunan dan lingkungan pada kawasan terpilih, juga sebagai dokumen panduan / pengendali pembangunan dalam penyelenggaraan penataan bangunan dan lingkungan kawasan terpilih supaya memenuhi kriteria perencanaan tata bangunan dan Lingkungan yang berkelanjutan meliputi: pemenuhan persyaratan tata bangunan dan lingkungan, peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan kualitas lingkungan dan ruang publik, perwujudan pelindungan lingkungan, serta peningkatan vitalitas ekonomi lingkungan. Selain hal tersebut, penyusunan Detail Engineering Design (DED) Penataan Pembangunan Kota Martapura mempunyai manfaat untuk mengarahkan jalannya pembangunan sejak dini, mewujudkan pemanfaatan ruang secara efektif, tepat guna, spesifik setempat dan konkret sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), salah satu unsur yang memerlukan perhatian dalam proses penataan ruang pembangunan di kota Martapura adalah didahului perencanaan DED yang baik. meliputi perencanaan tata letak untuk pemukiman, perkantoran, pertanian, perkebunan, pertokoan, perindustrian, dan lain-lain. Tujuan Penelitian ini adalah untuk pemanfaatan secara maksimal, efisien dan terintegrasi tata letak pemukiman, perkantoran, pertanian, perkebunan, pertokoan, perindustrian, dan lain-lain. Sesuai dengan ketersediaan lahan yang ada.
Pengelolaan Aset Jaringan Irigasi di Daerah Irigasi Baturaja Bungin Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Menggunakan Aplikasi E-Paksi Firmansyah Novandaya; Aleksander Purba; Ratna Widyawati
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.05 KB) | DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.62

Abstract

Peningkatan kinerja air melalui operasi dan pemeliharaan irigasi yang benar merupakan salah satu upaya mewujudkan ketahanan pangan dan energi. Diperlukan upaya pelaksanaan operasi dan pemeliharaan irigasi baik secara teknis maupun dalam hal kelembagaannya sehingga terbangun pelaksanaan operasi dan pemeliharaan yang baik. Peningkatan kinerja air melalui operasi dan pemeliharaan irigasi yang benar merupakan salah satu upaya mewujudkan ketahanan pangan dan energi. Diperlukan upaya pelaksanaan operasi dan pemeliharaan irigasi baik secara teknis maupun dalam hal kelembagaannya sehingga terbangun pelaksanaan operasi dan pemeliharaan yang baik. Pengelolaan Aset Jaringan Irigasi merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam pengelolaan irigasi modern yang baik, yang mana pelaksanaannya di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur salah satunya dilaksanakan oleh Kegiatan Operasional dan Pemeliharaan Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kab. Ogan Komering Ulu Timur. Pembinaan monitoring aset jaringan irigasi ini sangat terkait dengan pemeliharaan jaringan irigasi berkala yang bertujuan untuk meningkatkan layanan jaringan irigasi akibat laju pertumbuhan kebutuhan pangan dan pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Selatan pada umum dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur pada khususnya.. Pada umumnya Pengelolaan Aset Jaringan irigasi yang dilaksanakan berupa pelaksanaan pengelolaan aset irigasi dan penilaian indeks kinerja sistem irigasi. Penelitian ini mengambil studi kasus Pengelolaan Aset pada Jaringan Irigasi Baturaja Bungin. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk Menginventarisasikan asset asset irigasi pada aplikasi E-Paksi.
Analisis Penentuan Desain Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Kabupaten OKU Timur Firmansyah; Aleksander Purba; Ratna Widyawati
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.211 KB) | DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.64

Abstract

Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) merupakan sistem pengolahan air limbah domestik di lokasi sumber menggunakan unit pengolahan setempat yang selanjutnya lumpur hasil olahan diangkut dengan sarana pengangkut ke Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT). Pengelolaan air limbah domestik melalui SPALD-S merupakan system yang umumnya diterapkan di Kabupaten/Kota di Indonesia. Berdasarkan data Riskerdas 2014 cakupan pelayanan air limbah domestik mencapai 61,04% dimana 59,04% telah dilayani melalui SPALD-S. Sesuai Kebijakan dan Strategi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Tahun 2015-2019, untuk mencapai 100% pelayanan air limbah domestic ditargetkan pembangunan IPLT sebanyak 222 unit di Indonesia. Pembangunan IPLT tersebut membutuhkan perencanaan yang baik dan terstruktur untuk menjamin keandalan dan keberlanjutan infrastruktur terbangun. Dalam rangka mendukung program pemerintah akan pentingnya pembangunan IPLT di kabupaten OKU timur yang didasari Perencanaan Teknik Terinci IPLT, sebagai pelaksanaan dari Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
SID Jaringan Irigasi D.I. Lempuing (8,500 Ha) di Kabupaten OKI dan OKU Timur Toni Hidayat; Herry Wardono; Aleksander Purba
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.728 KB) | DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.65

Abstract

Daerah irigasi Air Lempuing merupakan bagian (sub sistem) dari Daerah Irigasi Komering dengan total areal potensial seluas 13.500 Ha. Daerah irigasi ini terletak di Kabupaten OKU Timur dan Kabupaten OKI Provinsi Sumatera Selatan. Areal seluas 13.500 Ha saat ini sudah merupakan sawah tadah hujan yang digarap oleh masyarakat sekali dalam setahun. Sebagai salah satu sentra penghasil beras utama di Provinsi Sumatera Selatan, dengan peningkatan areal di Lempuing, maka akan menambah manfaat Daerah lrigasi Komering di Kabupaten OKU Timur dan Kabupaten OKI, sehingga menjadi daerah irigasi terluas di Sumatera Selatan dan turut serta dalam menunjang ketersediaan pangan khususnya beras. Dari total seluas 13.500 Ha tersebut, areal seluas 5.000 Ha telah tersedia DED-nya dan tahap konstruksinya akan segera dilaksanakan melalui Pembangunan Irigasi Komering Stage II Phase-2, dana Loan IP-523. Sebagai upaya meningkatkan kembali produksi beras di Provinsi Sumatera Selatan dan sejalan dengan kebijakan nasional pemerintah dalam upaya meningkatkan ketersediaan pangan nasional khususnya beras, maka pada Tahun Anggaran 2012, Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII sebelum menindaklanjuti dengan kegiatan pembangunan jaringan lrigasi, perlu untuk melakukan penyiapan DED untuk areal sisa seluas 8,500 Ha melalui kegiatan Survei-Investigasi dan Desain jaringan irigasl D.l. Komering (areal Lempuing) seluas 8.500 Ha yang ada di Kabupaten Ogan Komering llir.
Survey Jaringan Irigasi Air Tanah di Kecamatan Madang Suku II Mulawarman; Aleksander Purba; Dikpride Despa
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.123 KB) | DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.67

Abstract

Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur sebagai salah satu daerah otonom hasil pemekaran mempunyai fungsi strategis sebagai daerah transit, karena letaknya yang merupakan simpul arus transportasi yang menghubungkan beberapa daerah seperti berbatasan dengan provinsi lampung, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kabupaten Ogan Komering Ilir serta dilewati oleh jalur lintas tengah Sumatera. Berdasarkan fungsi dan letak tersebut, maka laju perkembangan dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur cukup cepat. Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur mempunyai jaringan irigasi, baik yang di kelola oleh Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Desa.. Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) adalah jaringan irigasi yang airnya berasal dari tanah, dengan infrastruktur yang terdiri dari sumur, instalasi pompa, dan saluran irigasi air tanah termasuk bangunan di dalamnya. Teknologi ini didesain dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian di lahan kering yang tidak terjangkau dilahan irigasi teknis. Keadaan jaringan irigasi tanah sangat berpengaruh sekali terhadap hasil pertanian masyarakat Kabupaten OKU Timur pada umumnya dan petani di Kecamatan Madang Suku II pada khususnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan dan fungsi dari jaringan irigasi air tanah yang ada di kecamatan madang suku II kabupaten OKU Timur
Optimalisasi Pengendalian Laporan Pola Tanam Bidang Irigasi Dalam Bentuk Aplikasi Exel Secara Online Di Lingkup Seksi Pengembangan Sumber Daya Air Di Dinas PU Dan Tata Ruang Kab. OKU Timur Oman Jaya; Dikpride Despa; Aleksander Purba
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.505 KB) | DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.69

Abstract

Daerah Irigasi Kabupaten OKU Timur dengan luas area irigasi dibagi menjadi 5 wilayah, yaitu Daerah Irigasi Macak 1300 Ha, Daerah Irigasi Belitang I 6052,2, Daerah Irigasi Komering 10.135 Ha, Daerah Irigasi Belitang II 773, Daerah Irigasi Belitang III 8000,9 Ha, maka di butuhkan Optimalisasi Pengendalian Laporan Pola tanam Bidang Irigasi dalam bentuk Aplikasi, Dikarenakan Pelaporan masih banyak kendala dan mengakinatkan Pemberian air irigasi dirasa masih kurang efektif, hal ini terlihat tidak efektif terjadi kekurangan pada saat pelaporan pola tanam dan pembagian air pada musim kemarau. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi Pelaporan Pola Tanam dan pembagian pemberian air irigasi kemudian menyusun rencana pola tanam baru dengan meningkatkan intensitas tanam Dari hasil evaluasi kondisi yang ada supaya lebih maksimal, pencapaian realisasi intensitas tanam padi. Pada Jaringan Irigasi di Kabupaten OKU Timur Sehingga Pelaporan yg dilakukan oleh pengamat lebih maksimal dan lebih muda buat penyusunan yg di lakukan SDM Sumber Daya Air dibandingkan dengan Metode Manual. Dan ini sudah dilakukan dengan melakukan sosialisasi kepada pengamat pengamat pintu ait, yg ada di Kabupaten OKU Timur yg terbagi lima Zoza yaitu Daerah Irigasi Macak, Daerah Irigasi Belitang I, Daerah Irigasi Belitang II, Daerah Irigasi Belitang III, Daerah Irigasi Komering.
Co-Authors - - Alfiansyah Abdilah, Muhammad Mashardi Abdul Kadir Fajarudin Achmad Nasuhi Adhi, Santoso Waskito Adi Pratomo Adi Pratomo Agung Notonegoro Agung, Damar Agus Karsa Yudha Agus Salim Agus Setiawan Ahmad Samti Anom Alfiansyah, - - Amril Ma'ruf Siregar amril maruf siregar Andera, Frengky Andi Hermawan Andika Wiwaha Andre Jonathan Siagian Andrew Suryadi Andrian Setiawan Andriati, Lika Anggraeni, Imelda Delima Annisa, Mufidah Aulia Anton, Sari ARAINA DWI RUSTIANI Ardinal Saputra Arief, Eldowan Armijon . Armijon Armijon ARMY JOHN Atreyu Alfarido August Riko Suryahana Adipati Azis Juandi Bambang Utoyo banu palaka Batara, M Bima Depati Pratama Canggah Abiyyu Ali'in Saputri Caroline Fadhillah Agnestina Hartono Choiriyyah, Nova Chuing, Andrew Suryadi Desrio Aref Yuga Saputra Desy Mei Dina Dharma , Arie Satria Dian Novita Sari, Dian Novita Diana Nur Afni Didik Santoso Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa DIKPRIDE DESPA Dikpride, Dikpride Divia Indira Arifin DODDY MEIDIANSYAH Dody Fasola Dwi Herianto Dwi Herianto DWSBU, Chatarina Niken Ecca Urbita Kanedi Saihu Eddy Ristanto ELZA NOVILYANSA Even Ahmad Fauzi Farid, Sulton Farli Aldian Hasanuddin Fauzan Murdapa fazlina amalia sunes Ferdy Zulian Arsy Fernando, Alfred Ferry Desromi Fica Pinggungan Firmansyah Firmansyah Novandaya Fita Efriana Fitra, Rifandy Galih Kusuma Adi Galih Rio Prayogi Gigih Forda Nama Habibi , Budi Muhammad Hadyan Arifin Bustam Hamonangan, Indra Hariadi Tri Pambudi Havis, Muhammad Al Herlambang, Firman HERMAWITA Herri Wardono Herry Wardono I Wayan Diana Ihwan Ika Kustiani Iqbal Attaqi Abel Irawan, Ali Irfian, M Irza Sukmana Irza Sukmana, Irza Isharyanto Iskandar Pani Ismail Ismail Ismail Iwan Julisman Jaya, Eka Putra Jesicha Nainggolan Julisman, Iwan Kadek Edi Artana karami, muhammad Karmolo, Irwan Kasri Patakom Kholbuniah, Megalensi Kumar, Hetzy Mericuri Kurniawan, M. Tito Kusnadi Kusnadi Kustiani , Ika Lidya Theonthein Marcelina Sinaga LIKA ANDRIATI Liza Rosalita LOPULALAN, MARCELLO Lusmeilia Afriani Lusmeilia Afriani Lutfi , Ahmad Rizal M Saba Yunizar Mardalenna IF MARDIANA Mardiana Mardiana Marianza, Yuda Mebro, Helson Megalensi Kholbuniah Meutia Nadia Karunia Michael Mohammad Leksi Budianto Muh Sarkowi Muhammad Al Havis Muhammad Irvan Muhammad Irvan Muhammad Karami muhammad karami Muhammad Ridho Utomo Mulawarman Murdapa, Fauzan Murni Mustaqima, Tazkia Mustika Rahmadini Mutia Septriandini Naibaho, Theresia Monika naufal habibi Niken, Chatarina Notonegoro, Agung NOVA CHOIRIYYAH Novalia, Astri Noviansah, Try Oki Endrata Wijaya Oldebes Temy Giantara Oman Jaya Patakom, Kasri Poppy Nitiranda Faizah Praja, Rozak Pratama, Bima Depati Prigato, Teja Primo, Sulthan Aditia Purba, Daniel Bungaran Putra, M Darmawan Radiansyah, Rizki Rahayu Sulistiyorini Rahayu Sulistyorini Rahayu Sulistyorini Rahayu Sulistyorini Rahayu, Nadya Priartanti Rahmad Syah Putra Rahmadini, Mustika Ratna Widyawati Ratna Widyawati Rinanda Putri Widyasti Rio Trianto Rio, Roma Riri Arinda Adama Risuli Utama Rizal Ardiana Rozak Indra Praja Saihu, Ecca Urbita Kanedi Sasana Putra Sasana Putra Sasana Putra Sasana Putra, Sasana Sentanu, Wayan Yogie Septriandini, Mutia Setiawan, Andrian Shahnaz Nabila Fuady Shahnaz Nabila Fuady Silvia Ruhma Dewi, Niky Siregar, Amril Ma'ruf Siti mutmainnah Siti N Sopilawati, Rahma Sri Waluyo Sri Waluyo Subhan Haris Affandy Sudirmansyah Sudirmansyah Suharno Suharno Suharno Suharno Suharno Sukamto Sultan , Masri Nur Susanto, Darmawan Adi SUSI YANTI Suyatno Suyatno Suyatno Suyatno Syamsul Arifin Tasan Junaedi Tazkia Mustaqima Tedy Murtedjo theresia monika naibaho Toni Hidayat Toni Prasetiawan Trisko Defriyansa Trisya Septiana Tungkup, Doharman Lumban Utami, Chatarina Niken Dwi Wahyuni Setyo Budi Utomo, Muhammad Ridho Utoyo , Bambang Wahyudi, Ahmat Wayan Yogie Sentanu Widyawati , Ratna wisnu andika jaya Yogi Alexander YULIA RAHMAWATI Yuliantini Eka Putri Yunita , Diana