Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Ketidaksesuaian Penggunaan Lahan Pada Kawasan Sempadan Situ Terhadap Rencana Tata Ruang Choiriyyah, Nova; Purba, Aleksander; Widyawati, Ratna
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpi.v5n1.121

Abstract

Situ Ciledug merupakan salah satu dari 7 Situ yang ada di Kota Tangerang Selatan. Situ yang berlokasi di Jalan Siliwangi, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang. Pada awalnya memiliki luas 32 Ha, namun kini luas Situ hanya 20,52 Ha dengan luas sempadan 31,84 Ha. Hal itu terjadi karena banyaknya alih fungsi lahan yang dipergunakan untuk daerah permukiman, bisnis dan industri. Dengan adanya permasalahan tersebut, maka dilakukan Identifikasi Ketidaksesuaian Penggunaan Lahan Pada Kawasan Sempadan Situ Ciledug Terhadap Rencana Tata Ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ketidaksesuaian penggunaan lahan di Kota Tangerang Selatan terhadap rencana tata ruang khususnya pada lokasi Situ Ciledug sebagai bahan evaluasi dan bahan pengambilan kebijakan lebih lanjut. Metode analisis yang digunakan adalah analisis survei, analisis kesesuaian kebijakan pemanfaatan ruang dengan penggunaan lahan pada sempadan situ, analisis ketidaksesuaian penggunaan lahan sempadan situ berdasarkan kriteria pemanfaatan ruang. Berdasarkan analisa permasalahan didapatkan beberapa kesimpulan yaitu Penggunaan lahan yang ada di Sempadan Situ Ciledug terbagi atas 12 (dua belas) klasifikasi, dengan sebagian besar yaitu penggunaan lahan perumahan seluas 3,93 ha. Pola ruang sempadan Situ Ciledug yaitu sebagai Kawasan Ruang Terbuka Non Hijau (RTNH) memiliki luas 0,92 ha. Sementara untuk kawasan sempadan danau atau waduk memiliki luas 7,7 ha. Jumlah bangunan di Sempadan Situ Ciledug memiliki jumlah 450 unit bangunan. Fungsi bangunan yang dilakukan analisis terbagi atas 77 (tujuh puluh tujuh) klasifikasi. Bangunan yang memiliki kesesuaian fungsi lahan yaitu berjumlah 22 (dua puluh dua) unit bangunan, dan tidak sesuai berjumlah 494 (empat ratus sembilan puluh empat) unit bangunan.
Strategi Penataan Kawasan Pendidikan Kota Bandar Lampung di Sepanjang Koridor Ruas Jalan Zainal Abidin Pagar Alam dengan Pendekatan Analisis SWOT dan AHP Annisa, Mufidah Aulia; Sulistyorini, Rahayu; Purba, Aleksander
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 5 Nomor 2, Juni 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v5i2.2705

Abstract

ABSTRACT Bandar Lampung is experiencing dynamic development of the growth and development of the city will have implications for the increasing need for education and creates a large demand for transportation due to the movement of people and goods, so that this movement activity requires good facilities and infrastructure both in quality and quantity, especially in educational area. There are many educational institutions on Zainal Abidin Pagar Alam Street who will certainly cause additional movement and will create demand for supporting facilities around the area. This study aims to identify strategies planning for arranging the educational area around Zainal Abidin Pagar Alam Street. The analytical method used qualitative and quantitative descriptive analysis by using SWOT Analysis and Analytical Hierarchy Process (AHP). The results showed that the criteria for the priority aspect for arranging the educational areas are environmental aspects, physical aspect, economic aspect, social aspect and institutional aspect. The priorities of strategic planning in arranging the educational area are providing parking access for shops, service providers, and educational institutions so that they do not use the roadside for parking; improving the supproting infrastructure for educational facilities such as public transportation, road capacity, public space, libraries dan shopping centers; controling the street vendors around pedestrians; providing waste management facilities for service providers around educational areas; optimizing gorverment coordination with stakeholders to reduce traffic congestion in cities. ABSTRAK Kota Bandar Lampung telah mengalami perkembangan yang dinamis sehingga menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan kota yang akan berimplikasi pada peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan dan mengakibatkan pada besarnya permintaan transportasi karena aktivitas pergerakan orang dan barang, sehingga aktivitas pergerakan yang terjadi akan memerlukan sarana dan prasarana yang memadai. Adanya beberapa Perguruan Tinggi dan sekolah di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam tentu akan menyebabkan adanya pergerakan tambahan yang mengakibatkan permintaan terhadap fasilitas pendukung di sekitar kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi penataan kawasan di koridor Jalan Zainal Abidin Pagar Alam. Metode analisis pada studi ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan analisis SWOT dan AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria aspek prioritas penataan kawasan pendidikan adalah aspek lingkungan, aspek fisik, aspek ekonomi, aspek sosial dan aspek kelembagaan. Alternatif strategi prioritas dalam penataan kawasan pendidikan adalah dengan menyediakan akses parkir kendaraan untuk pertokoan, penyedia jasa dan instansi pendidikan agar tidak menggunakan bahu jalan; meningkatkan infrastruktur penunjang fasilitas pendidikan seperti angkutan umum, kapasitas jalan, ruang tebuka, perpustakaan dan shopping centers; menertibkan pedagang kaki lima agar tidak menggunakan pedestrian; menyediakan fasilitas kebersihan dan pengelolaan sampah untuk penyedia jasa di sekitar kawasan pendidikan; mengoptimalkan koordinasi antar lembaga pemerintah dan stakeholder terkait dalam mengatasi kemacetan di kawasan pendidikan.
Inovasi dan Kota Cerdas: menuju Ibu Kota Negara (IKN) yang berkelanjutan Yunita , Diana; Purba, Aleksander; Wardono, Herry
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpi.v5n2.134

Abstract

Dalam rangka mewijudkan smart city, Indonesia memiliki salah satu visi mewujudkan Ibu Kota Negara (IKN) menjadi Kota Kelas Dunia untuk semua, bertempat di Provinsi Kalimantan Timur yang mulai dibangun secara serius oleh Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 2019. Keputusan pemindahan Ibu Kota Negara keluar Pulau Jawa ini dicantumkan dalam Rencana Nasional Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. IKN diproyeksikan akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan yang sampai saat ini masih tersentralisasi di Pulau Jawa. Tulisan ini menggunakan pendekatan 8 layer smart city mulai dari identitas, sejarah dan budaya, karakteristik ruang, basis ekonomi, ekosistem kecerdasan, tingkat kesiapan teknologi, dampak kehadiran teknologi dan juga sistem tata kelola yang diterapkan pada 3 Kota di Indonesia yang masuk kedalam ranking Smart City Index 2023 oleh IMD untuk kemudian diambil kesimpulan proyeksi penerapan smart city yang berkelanjutan untuk Ibu Kota Negara (IKN). Dalam pendekatan yang sudah dideskripsikan secara singkat, 3 Kota di Indonesia yang masuk kedalam ranking Smart City Index 2023 oleh IMD memiliki identitas sebagai kota yang kuat sedari dulu. Sehingga pembangunan IKN yang baru harus menguatkan citra kota serta penyiapan teknologi yang baik untuk menjadi Kota Cerdas yang berkelanjutan.
ANALISIS PENGARUH ARUS DAN KECEPATAN KENDARAAN TERHADAP KEBISINGAN PADA KAWASAN SD NEGERI 1 PALAPA BANDAR LAMPUNG Rahayu, Nadya Priartanti; Purba, Aleksander; Prayogi, Galih Rio
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 1, Februari 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i1.28374

Abstract

The increasing prevalence of transportation in Indonesia has led to a significant rise in the number of vehicles, resulting in increased noise levels in certain areas. One environmental zone affected by surrounding noise is schools. This study aims to determine the influence of traffic flow and vehicle speed on noise levels in school areas. It also seeks to identify whether the sound intensity at Palapa Public Elementary School 1 is still acceptable or has exceeded the threshold of 55 dB(A). The research was conducted through direct surveys over three days—Monday, Wednesday, and Friday—from 07:00 to 12:00. Sound Level Meters (SLMs) and equivalent continuous sound level (Leq) calculations were used to measure noise levels. Linear regression analysis and multiple correlations were employed, followed by F-tests and multicollinearity tests. Based on the research findings, it can be concluded that the multiple regression equation in mathematical models is represented as follows: At point 1: Y = 38.50 + 0.008 X1 (Light Vehicles) + 0.040 X2 (Heavy Vehicles) + 0.003 X3 (Motorcycles) + 0.250 X4 (Vehicle Speed), with an R-squared (r2) of 0.896 and r = 0.947. While at point 2: Y = 58.63 + 0.006 X1 (Light Vehicles) + 0.114 X2 (Heavy Vehicles) + 0.001 X3 (Motorcycles) + 0.019 X4 (Vehicle Speed), with an R-squared (r2) of 0.872 and r = 0.934. This indicates a very strong correlation between traffic flow (light vehicles, heavy vehicles, motorcycles) and vehicle speed with noise levels at the two observation points, as the correlation coefficient (r) falls between 0.90 – 1.00. Additionally, the noise level at Palapa Public Elementary School 1 on Jenderal Ahmad Yani Street in Bandar Lampung exceeds the allowable standard of 55 dB(A). Measures to reduce noise around the school could include installing signs prohibiting horn honking in front of the school and constructing noise barriers (soundproof walls) in front of the school. Additionally, planting vegetation in front of the school fence could help mitigate noise. Abstrak Semakin maraknya transportasi di Indonesia menyebabkan peningkatan jumlah angka kendaraan yang sangat tinggi dan memberi dampak yaitu meningkatnya tingkat kebisingan pada suatu kawasan. Salah satu zona lingkungan yang turut terkena pengaruh dengan adanya suara kebisingan di sekitarnya adalah sekolah. penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh arus dan kecepatan kendaraan terkait dengan tingkat kebisingan di wilayah sekolah. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengidentifikasi apakah intensitas suara di Sekolah Dasar Negeri 1 Palapa masih dapat diterima atau sudah melewati ambang batas yaitu 55 dB (A). Penelitian ini dilakukan survey secara langsung selama 3 hari, yaitu hari Senin, Rabu, dan Jumat, pada pukul 07.00-12.00. Penelitian ini menggunakan Alat Sound Level Meter (SLM) serta perhitungan leq untuk mengukur tingkat kebisingan, dan menggunakan analisis regresi linear dan korelasi berganda kemudian diuji dengan uji F dan uji multikolinearitas. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa dalam model matematis persamaan regresi berganda ditunjukkan dalam bentuk persamaan di titik 1, Y = 38,50 + 0,008 X1 (Kendaraan Ringan) + 0,040 X2 (Kendaraan Berat) + 0,003 X3 (Sepeda Motor) + 0,250 X4 (Kecepatan Kendaraan), r2 = 0,896, dan r = 0,947. Sedangkan pada titik 2 yaitu Y = 58,63 + 0,006 X1 (Kendaraan Ringan) + 0,114 X2 (Kendaraan Berat)  + 0,001 X3 (Sepeda Motor) + 0,019 X4 (Kecepatan Kendaraan), r2 = 0,872 dan r = 0,934. Hal tersebut menunjukkan bahwa nilai korelasi pada 2 titik pengamatan memiliki hubungan yang sangat kuat antara arus lalu lintas (kendaraan ringan, kendaraan berat, sepeda motor) dan kecepatan kendaraan terhadap kebisingan, karena nilai r terletak antara 0,90 – 1,00. Selain itu, tingkat kebisingan pada kondisi exsisting Sekolah Dasar Negeri 1 Palapa Jalan Jenderal Ahmad Yani Bandar lampung telah melampaui standar baku mutu yang diizinkan yaitu diatas 55 dB(A). Pengendalian untuk mengurangi kebisingan di sekitar sekolah dapat berupa pemberian rambu larangan membunyikan klakson di depan sekolah, perlu dibuat dinding penahan kebisingan (dinding peredam suara) di depan sekolah. Selain itu perlu ditanam tumbuhan di depan pagar sekolah.
Analysis of Road Handling Priorities in Pesawaran Regency Comparison of Fuzzy AHP and PKRMS Methods Anton, Sari; Sulistyorini, Rahayu; Purba, Aleksander; Utami, Chatarina Niken Dwi Wahyuni Setyo Budi; Karami, Muhammad
Bentang : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 13 No 2 (2025): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil (July 2025)
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/bentang.v13i2.10388

Abstract

Effective road management is crucial to ensure the smoothness and safety of the transportation system in Pesawaran Regency. Although various strategies have been implemented to determine road maintenance priorities, challenges remain in fully integrating technical and non-technical elements comprehensively. This study aims to address these shortcomings by comparing two analytical methods, namely the Fuzzy Analytic Hierarchy Process (FAHP) and the Provincial/District Road Management System (PKRMS), and by developing a combined approach expected to yield more accurate and comprehensive priority determinations in road infrastructure management. The research methodology employs both qualitative and quantitative approaches. FAHP is utilised to address uncertainty and subjectivity in decision-making, while PKRMS provides evaluations based on technical data. Analysis results indicate significant differences in road maintenance priorities generated by the two methods. FAHP ranks the Negeri Sakti - Batas Lampung Selatan (177) road segment as the highest priority with a weight of 0.241 whereas PKRMS prioritises the Negara Saka - Krisnowidodo (081) road segment with a TPI value of 76.040. The integration of these two methods produces a more comprehensive priority ranking, with the Lumbi Rejo - Tresno Maju (089) road segment emerging as the top priority with a TPI value of 132.337. This research introduces an integrative approach that combines FAHP and PKRMS, offering a novel solution for determining road maintenance priorities that simultaneously consider both technical and non-technical aspects.
Perencanaan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Lubuklinggau tentang Batas Ruang Milik Jalan, Ruang Manfaat Jalan dan Ruang Pengawasan Jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Lubuklinggau Irawan, Ali; PURBA, ALEKSANDER; MARDIANA
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.354

Abstract

Setiap jalan memiliki bagian-bagian jalan yang akan dipergunakan sebagai ruang untuk mobilitas, konstruksi jalan, keperluan peningkatan kapasitas jalan serta keselamatan bagi pengguna jalan yakni bagian ruang pemanfaatan jalan (rumaja), ruang milik jalan (rumija), dan ruang pengawasan jalan (ruwasja). Dalam rangka menunjang penyelenggaraan jalan Pemerintah Kota Lubuklinggau perlu membentuk Peraturan Daerah tentang Batas Ruang Milik Jalan (Rumija), Ruang Manfaat Jalan (Rumaja), Ruang Pengawasan Jalan (Ruwasja). Penyusunan Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah Tentang batas ruang milik jalan (Rumija), Ruang manfaat Jalan (Rumaja), ruang pengawasan Jalan (Ruwasja) dilakukan sesuai dengan Undang Undang Nomor 12 Tahun 2011 tetang Pembentukan Peraturan Perundangundangan sebagaimana diubah dengan Undang Undang Nomor 13 Tahun 2022, dan tipe penelitian dalam penyusunan akademik yakni penelitian yuridis normatif yang diperoleh preskripsi hukum yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah sehingga memberikan nilai dalam rangka pembentukan peraturan daerah. Tujuan pembentukan raperda tentang ruang milik jalan, ruang manfaat jalan dan ruang pengawasan jalan merupakan wujud tanggungjawab Pemerintah Kota Lubuklinggau dalam melindungai hak-hak pengguna jalan, dengan menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas khususnya dalam jaringan jalan Kota Lubuklinggau, dalam rangka mendukung pembangunan ekonomi dan pengembangan wilayah Kota Lubuklinggau. Fakta sosial empirik umum yang menjadi dasar membentuk norma hukum (Peraturan Daerah tentang Rumija, Rumaja dan Ruwasja Kota Lubuklinggau), mengambil data sekunder berupa gambaran geografis, demografi, dan rencana struktur ruang Kota Lubuklinggau. Landasan Filosofi yaitu dengan tujuan memajukan melindungi segenap bangsa Indonesia dari bahayanya pemanfaatan ruang milik jalan, ruang manfaat jalan dan ruang pengawasan jalan yang tidak memiliki izin. Landasan Sosiologis adalah kondisi empiris yang dihadapi oleh masyarakat Kota Lubuklinggau akan kekosongan hukum terkait ruang milik jalan, ruang manfaat jalan dan ruang pengawasan jalan. Landasan Yuridis adalah Peraturan Perundang-Undangan mulai dari Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 Tentang Jalan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta peraturan perundangundangan lainnya.
Inventarisasi Kondisi Jembatan Kab. Musi Rawas Utara Mebro, Helson; Purba, Aleksander; Widyawati, Ratna
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.549

Abstract

Jembatan merupakan suatu konstruksi yang berfungsi untuk meneruskan jalan melalui suatu rintangan, rintangan ini biasanya jalan lain yang berupa jalan air atau jalan lalu lintas biasa. Pada umumnya jembatan yang direncanakan dapat berfungsi selama masa layan tertentu. Dalam masa layannya jembatan memerlukan pemeliharaan, karena semakin menuanya usia jembatan akan mengalami degradasi, baik disebabkan karena durabilitas material jembatan, kondisi lingkungan maupun akibat bencana alam yang dapat mengurangi kemampuan layan jembatan tersebut. Selain itu juga untuk antisipasi apabila terjadi perkembangan atau perubahan jenis dan muatan angkutan yang meningkat baik volume maupun berat muatan yang bisa lebih besar dari beban rencana (BMS, 1993). Penelitian ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan data kondisi jembatan terkini yang dapat digunakan dalam penyusunan perencanaan program jembatan di tahun berikutnya serta dapat digunakan sebagai masukan dalam perencanaan teknis jembatan. Hasil inventarisasi didapatkan jumlah jembatan dengan nilai kondisi, panjang, lebar dan jumlah bentang yang beragam. Total jembatan yang ada di Kabupaten Musi Rawas Utara adalah 103 buah jembatan dan panjang 2004 m. Jembatan terpanjang adalah Jembatan Rupit Lamo dengan panjang jembatan 178,7 m, lebar 4 m, jumlah bentang 7 buah terletak pada ruas jalan Muara Rupit – Lawang Agung.
Kajian Program Bantuan Pembangunan Rumah Layak Huni (BAPERLAHU) sebagai Upaya Pengendalian Perumahan dan Permukiman Kumuh di Desa Wiralaga Mulya, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji Tahun 2022 Murni; Widyawati, Ratna; Purba, Aleksander
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.550

Abstract

Desa Wiralaga Mulya merupakan pusat kegiatan lokal (PKL) yaitu kawasan perkotaan yang berfungsi untuk melayani kegiatan skala kabupaten atau beberapa kecamatan. Desa Wiralaga Mulya merupakan ibukota Kabupaten Mesuji. Kegiatan ekonomi yang terdapat di Desa Wiralaga adalah kegiatan industri, perikanan dan perkebunan. Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Mesuji Nomor B/194/I.02/HK/MSJ/2022 tentang Perubahan Atas Keputusan Bupati Mesuji Nomor B/217/I.02/HK/MSJ/2019 tentang Penetapan Lokasi Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh di Kabupaten Mesuji, Desa Wiralaga Mulya merupakan salah satu desa yang termasuk dalam kategori perumahan dan permukiman kumuh. Total luasan kumuh di Desa Wiralaga Mulya adalah 3,44 Ha dengan kategori kumuh ringan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Mesuji membuat dan melaksanakan program Bantuan Pembangunan Rumah Layak Huni (BAPERLAHU) bagi masyarakat berpenghasilan rendah sebagai upaya pengendalian perumahan dan permukiman kumuh di Kabupaten Mesuji. Metode penelitian yang digunakan dalam pembuatan jurnal ini adalah metode deskriptif kualitatif menggunakan dua kelompok data yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari dokumen-dokumen rencana dan strategis sektor perumahan dan kawasan permukiman di Kabupaten Mesuji dan laporan capaian kinerja program BAPERLAHU. Penelitian ini berfokus pada program BAPERLAHU Tahun 2022 yang terdapat di Desa Wiralaga Mulya yang berada di Kecamatan Mesuji. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan program ini adalah berkontribusi pada penurunan tingkat kekumuhan di Desa Wiralaga Mulya, pada aspek bangunan gedung dengan indikator ketidaksesuaian bangunan hunian dengan standar teknis.
EVALUASI KINERJA INSTALASI PENGOLAHAN LUMPUR TINJA (IPLT) BAWANG KOTA TANGERANG Sukamto; Despa, Dikpride; Purba, Aleksander
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.551

Abstract

Dalam rangka pengelolaan masalah sanitasi di wilayah Kota Tangerang ini maka diperlukan Evaluasi Kinerja Sistem Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Bawang Kota Tangerang. Metode evaluasi yang digunakan yaitu menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk menganalisa kondisi eksisting stakeholders dari IPLT dan fungsi dari IPLT serta mengukur IPLT sesuai dengan standar atau kriteria desain yang berlaku. Hasil evaluasi kinerja yang dilakukan Sistem Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Bawang Kota Tangerang memberikan informasi kurangnya pemeliharaan pada masing-masing unit instalasi yang ada, mengakibatkan terjadinya pendangkalan dari lumpur yang dihasilkan hal ini menyebabkan berkurangnya volume basah sehingga waktu tinggal dalam unit menjadi turun, dan pada akhirnya kinerja dari sistem juga menurun. Sistem IPLT Bawang belum dilengkapi dengan alat ukur debit baik di titik inlet maupun outlet sehingga susah dalam menghitung jumlah air yang masuk maupun keluar dari sistem. Agar unjuk kinerja IPLT menjadi baik maka harus dilakukan upaya segregasi/pemilahan dari sumber air limbah yang masuk ke dalam sistem, terutama yang bersumber dari rioll dan truk tinja. Dalam rangka meningkatkan kinerja dari masing masing unit yang ada, upaya pemeliharaan/pembersihan dari lumpur yang terbentuk akibat proses yang terjadi harus dilakukan secara rutin. Sehingga waktu tinggal limbah pada masing-masing unit yang ada dapat maksimal.
Kajian Kebutuhan Luas Lahan Pengembangan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Tipe Sanitary Landfill Lubuk Binjai Kota Lubuklinggau Ihwan; Purba, Aleksander; Widyawati, Ratna
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.554

Abstract

Pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), hingga saat ini di Indonesia pada umumnya sudah menerapkan sistem Sanitary landfill untuk penanganan sampah di tingkat akhir. Metode Sanitary Landfill merupakan metode terbaik dibandingkan dengan metode landfill lainnya, terlebih lagi jika dibandingkan dengan Open Dumping dalam hal penanggulangan dampak negatif sampah terhadap lingkungan. TPA Lubuk Binjai Kota Lubuklinggau merupakan TPA yang didesain menggunakan sistem Sanitary Landfill yang sudah beroperasi dari tahun 2016 dan memiliki 1 sel untuk menampung sampah yang masuk ke TPA. Semakin bertambahnya volume sampah yang masuk ke TPA Lubuk Binjai menyebabkan semakin berkurangnya kapasitas penampungan sampah yang dimiliki. Peningkatan jumlah penduduk dan persentasi cakupan wilayah pelayanan serta masih ada potensi lahan pengembangan juga menjadi alasan diperlukannya penambahan area landfill pada TPA Lubuk Binjai. Oleh karena itu, dibutuhkan adanya sel baru yang bertujuan untuk dapat membantu mempanjang usia operasional TPA dalam menampung volume sampah yang masuk. Setelah melakukan perhitungan timbulan sampah didapatkan proyeksi volume sampah yang masuk ke TPA selama 10 tahun mendatang mencapai 413.727,30 m3, untuk dapat menampung volume sampah yang masuk sampai dengan 10 tahun kedepan dibutuhkan lahan TPA seluas 8,293 Hektar. Luas lahan yang tersedia di lokasi TPA Lubuk Binjai adalah seluas 25,4 ha.
Co-Authors - - Alfiansyah Abdilah, Muhammad Mashardi Abdul Kadir Fajarudin Achmad Nasuhi Adhi, Santoso Waskito Adi Pratomo Adi Pratomo Agung Notonegoro Agung, Damar Agus Karsa Yudha Agus Salim Agus Setiawan Ahmad Samti Anom Alfiansyah, - - Amril Ma'ruf Siregar amril maruf siregar Andera, Frengky Andi Hermawan Andika Wiwaha Andre Jonathan Siagian Andrew Suryadi Andrian Setiawan Andriati, Lika Anggraeni, Imelda Delima Annisa, Mufidah Aulia Anton, Sari ARAINA DWI RUSTIANI Ardinal Saputra Arief, Eldowan Armijon . Armijon Armijon ARMY JOHN Atreyu Alfarido August Riko Suryahana Adipati Azis Juandi Bambang Utoyo banu palaka Batara, M Bima Depati Pratama Canggah Abiyyu Ali'in Saputri Caroline Fadhillah Agnestina Hartono Choiriyyah, Nova Chuing, Andrew Suryadi Desrio Aref Yuga Saputra Desy Mei Dina Dharma , Arie Satria Dian Novita Sari, Dian Novita Diana Nur Afni Didik Santoso Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa DIKPRIDE DESPA Dikpride Despa Dikpride, Dikpride Divia Indira Arifin DODDY MEIDIANSYAH Dody Fasola Doharman Lumban Tungkup Dwi Herianto Dwi Herianto DWSBU, Chatarina Niken Ecca Urbita Kanedi Saihu Eddy Ristanto ELZA NOVILYANSA Even Ahmad Fauzi Farid, Sulton Farli Aldian Hasanuddin Fauzan Murdapa fazlina amalia sunes Ferdy Zulian Arsy Fernando, Alfred Ferry Desromi Fica Pinggungan Firmansyah Firmansyah Novandaya Fita Efriana Fitra, Rifandy Galih Kusuma Adi Galih Rio Prayogi Gigih Forda Nama Habibi , Budi Muhammad Hadyan Arifin Bustam Hamonangan, Indra Hariadi Tri Pambudi Havis, Muhammad Al Herlambang, Firman HERMAWITA Herri Wardono Herry Wardono I Wayan Diana Ihwan Ika Kustiani Iqbal Attaqi Abel Irawan, Ali Irfian, M Irza Sukmana Irza Sukmana, Irza Isharyanto Iskandar Pani Ismail Ismail Ismail Iwan Julisman Jaya, Eka Putra Jesicha Nainggolan Julisman, Iwan Kadek Edi Artana karami, muhammad Karmolo, Irwan Kasri Patakom Kholbuniah, Megalensi Kumar, Hetzy Mericuri Kurniawan, M. Tito Kusnadi Kusnadi Kustiani , Ika Lidya Theonthein Marcelina Sinaga LIKA ANDRIATI Liza Rosalita LOPULALAN, MARCELLO Lusmeilia Afriani Lusmeilia Afriani Lutfi , Ahmad Rizal M Saba Yunizar Mardalenna IF MARDIANA Mardiana Mardiana Marianza, Yuda Mebro, Helson Megalensi Kholbuniah Meutia Nadia Karunia Michael Mohammad Leksi Budianto Muh Sarkowi Muhammad Al Havis Muhammad Irvan Muhammad Irvan Muhammad Karami muhammad karami Muhammad Ridho Utomo Mulawarman Murdapa, Fauzan Murni Mustaqima, Tazkia Mustika Rahmadini Mutia Septriandini Naibaho, Theresia Monika naufal habibi Niken, Chatarina Notonegoro, Agung NOVA CHOIRIYYAH Novalia, Astri Noviansah, Try Oki Endrata Wijaya Oldebes Temy Giantara Oman Jaya Patakom, Kasri Poppy Nitiranda Faizah Praja, Rozak Pratama, Bima Depati Prigato, Teja Primo, Sulthan Aditia Purba, Daniel Bungaran Putra, M Darmawan Radiansyah, Rizki Rahayu Sulistiyorini Rahayu Sulistyorini Rahayu Sulistyorini Rahayu Sulistyorini Rahayu, Nadya Priartanti Rahmad Syah Putra Rahmadini, Mustika Ratna Widyawati Ratna Widyawati Rinanda Putri Widyasti Rio Trianto Rio, Roma Riri Arinda Adama Risuli Utama Rizal Ardiana Rozak Indra Praja Saihu, Ecca Urbita Kanedi Sasana Putra Sasana Putra Sasana Putra Sasana Putra, Sasana Sentanu, Wayan Yogie Septriandini, Mutia Setiawan, Andrian Shahnaz Nabila Fuady Shahnaz Nabila Fuady Silvia Ruhma Dewi, Niky Siregar, Amril Ma'ruf Siti mutmainnah Siti N Sopilawati, Rahma Sri Waluyo Sri Waluyo Subhan Haris Affandy Sudirmansyah Sudirmansyah Suharno Suharno Suharno Suharno Suharno Sukamto Sultan , Masri Nur Susanto, Darmawan Adi SUSI YANTI Suyatno Suyatno Suyatno Suyatno Syamsul Arifin Tasan Junaedi Tazkia Mustaqima Tedy Murtedjo theresia monika naibaho Toni Hidayat Toni Prasetiawan Trisko Defriyansa Trisya Septiana Utami, Chatarina Niken Dwi Wahyuni Setyo Budi Utomo, Muhammad Ridho Utoyo , Bambang Wahyudi, Ahmat Wayan Yogie Sentanu Widyawati , Ratna wisnu andika jaya Yogi Alexander YULIA RAHMAWATI Yuliantini Eka Putri Yunita , Diana