Claim Missing Document
Check
Articles

Desain Engineering Detail Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Air Kesie I Kota Lubuklinggau Kumar, Hetzy Mericuri; Purba, Aleksander; Widyawati, Ratna
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.558

Abstract

D.I. Air Kesie I memiliki luas baku sebesar ± 347 Ha. Bangunan pengambilan air utama untuk memenuhi kebutuhan air areal persawahan D.I. Air Kesie I saat ini menggunakan bangunan free intake yang bersumber langsung dari Sungai Air Kesie. Bangunan free intake ini setiap tahun mengalami kerusakan akibat diterjang luapan Sungai Air Kesie, sehingga perlu dilakukan perbaikan/rehabilitasi secara kontinyu. Untuk itu perlu dilakukan penanganan khusus untuk mengatasi permasalahan ini. Juga pekerjaan peningkatan D.I. Air Kesie I dilakukan untuk mengembangkan areal-areal yang berpotensi dijadikan persawahan khususnya pada bagian hilir areal layanan baku D.I. Air Kesie I, sehingga diharapkan D.I. Air Kesie I mampu meningkatkan produksi pangan di Kota Lubuklinggau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan desain penampang bangunan dan saluran irigasi, mendapatkan gambar detail desain peningkatan irigasi, mendapatkan estimasi biaya konstruksi. Metode penelitian ini adalah dilakukan dengan Pengumpulan Data Sekunder dan Studi Terdahulu, Survey Pendahuluan Lapangan, Desain Peningkatan Jaringan Irigasi. Hasil penelitian maupun analisis yang dilakukan dapat disimpulkan total service area sawah yang dapat dioptimalkan adalah seluas ± 109,30 Ha, yaitu dari sawah fungsi ± 83,80 Ha menjadi ± 193,10 Ha. 4. Estimasi biaya konstruksi pekerjaan Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Air Kesie I Kota Lubuklinggau adalah Rp. 12.351.720.000,00.
Pengembangan Green Corridor pada Koridor Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara Arief, Eldowan; Purba, Aleksander; Widyawati, Ratna; Silvia Ruhma Dewi, Niky
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.560

Abstract

Kota adalah ruang yang sifatnya mati namun dapat tumbuh dan berkembang seperti organisme, dan menjadi tempat tinggal bagi beberapa ribu penduduk atau lebih. Kota Rupit merupakan perkotaan baru di Provinsi Sumatera Selatan, yang berada di sepanjang jalur arteri jalan lintas tengah Sumatera. Perkembangan infrastruktur dasar pada suatu daerah dapat mendukung aktifitas masyarakat setempat. Keberlanjutan suatu kota bergantung pada kelayakan hidup, kualitas lingkungan, dan identitasnya. Lynch (1981) membuat beberapa kriteria bahwa performa kota dapat dikatakan baik apabila memiliki vitalitas, rasa, fit, aksesibilitas, dan kontrol yang baik. Tujuan proyek Green Corridor adalah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari kendaraan bermotor, industri, dan aktivitas transportasi di Rupit, Indonesia. Ini akan meningkatkan kualitas udara dengan mengurangi emisi gas rumah kaca dari kendaraan bermotor. Koridor hijau akan dibangun sebagai bagian dari proyek. Ini akan mencakup vegetasi, manajemen air, dan pengurangan limbah. Penelitian kualitatif dilakukan pada 2022–2023 dan menggunakan pengumpulan data, analisis, dan interpretasi. Kondisi fisik dan sosial, konsep proyek, dan kualitas udara rusak menjadi fokus penelitian ini.
Pelaksanaan Pengawasan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun PT.X oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung Prigato, Teja; Purba, Aleksander; Widyawati, Ratna; Wahyudi, Ahmat
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.562

Abstract

Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) adalah zat, energi, dan/atau komponen lain yang karena sifat, konsentrasi, dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan dan/atau merusak lingkungan hidup, dan/atau membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, serta kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lain. Klasifikasi limbah B3menurut Peraturan Pemerintah nomor 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), limbah B3 dapat dibagi menjadi dua yaitu berdasarkan karakteristik dan berdasarkan sumbernya, dimana Limbah B3 kategori karakteristik terdiri dari dampak yang langsung terhadap manusia dan tidak langsung. Kemudian untuk Limbah B3 yang berdasarkan sumbernya terdiri dari sumber tidak spesifik, sumber spesifik dan sumber bahan kimia kadaluarsa. Oleh sebab itu perlu dilakukan pengawasan melekat baik secara langsung maupun tidak langsung oleh Instansi Pengawas Lingkungan Hidup dimana wewenang ini melekat terhadap Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung terhadap sumber atau penghasil limbah B3 tersebut, untuk mencegah terjadinya pencemaran yang diakibatkan oleh limbah B3 dan juga sebagai alat control kepada perusahaan/industry agar dapat mengelola dan menyimpanya dengan baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pengendalian Mutu dan Keberterimaan Produk PC-I Girder Fc' 61,2 Mpa, Bentang 45,8 m Pada Proyek Jalan Tol Kayu Agung - Palembang - Betung Tahap II Noviansah, Try; Purba, Aleksander; Wardono, Herry
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.572

Abstract

Sebelum melakukan dan melanjutkan ke tahap Pekerjaan Pengecoran dan Erection PCI-Girder, yang nantinya akan di pakai sebagai balok gelagar suatu struktur jembatan, overpass ataupun bangunan struktur lainnya, memiliki Standar dan tahap-tahap yang harus di lengkapi dan di legalkan terlebih dahulu oleh ketiga belah pihak terkait dalam suatu proyek, dan mengikuti Standar Keberterimaan Produk PC-I Girder yang sudah tertuang di dalam Spesifikasi Teknis yang telah disepakati. Secara garis besarnya yaitu, Job Mix Desain, Job Mix Formula (Trial Lapangan) Uji nilai kuat tekan Girder, Pengawasan Produksi Girder, sampai dengan Kedatangan dan Inspeksi Bersama di Lapangan untuk Produk PC-I Girder, semua proses tahapannya mengikuti dan memperhatikan kriteria dan parameter dengan Standar Keberterimaan yang sudah di tetapkan. Seperti Inspeksi Material dilakukan bersama, untuk mendapatkan hasil Properties Material yang sesuai dengan Spesifikasi sebagai dasar acuan pembuatan Job Mix Desain dan Job Mix Formula Mutu PC-I Girder Fc’ 61,2 Mpa, kemudian dilakukan Percobaan (Trial Mix) bersama berdasarkan campuran yang telah disepakati, dengan rencana Pengujian sample benda uji beton silinder di umur 7, 14 dan 28 Hari, kemudian dilakukan inspeksi bersama sebelum pelaksanaan pengecoran PC-I Girder, meliputi checklist pembesian, bekisting, vibrator internal dan eksternal, dan memastikan kordinat tendon sesuai gambar kerja, serta memastikan material yang ada di Batching Plant sesuai dengan material yang sebelumnya sudah disetujui untuk Pengecoran. Memastikan produksi PC-I Girder tidak terjadi cacat mutu produksi dengan cara melakukan pengujian benda uji silinder umur 7 & 28 hari dari produksi PC-I Girder dan melakukan inspeksi atau checklist Bersama terhadap dimensi dan visual PC-I Girder setelah pengecoran serta melakukan pengujian UPV dan hammer test bila diperlukan sebagai syarat keberterimaan produk tersebut.
Implementasi Dokumen Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh Dalam Pelaksanaan Infrastruktur Permukiman Perkotaan Marianza, Yuda; Purba, Aleksander; Despa, Dikpride
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.575

Abstract

Kota Lubuklinggau merupakan salah satu kota setingkat kabupaten yang letaknya paling barat dari wilayah Provinsi Sumatera Selatan dan merupakan wilayah pemekaran dari Kabupaten Musi Rawas. Secara geografi, Kota Lubuklinggau memiliki posisi strategis pada jalur transportasi lintas Sumatera. Dengan Luas Wilayah 36.773 Ha serta populasi penduduk sebanyak 240.243 Jiwa dan tingkat kepadatan 598 Jiwa/Km2. Luas Kawasan Kumuh Kota Lubuklinggau Sesuai dengan Surat Keputusan Walikota No 190/KPTS/BAPPEDALIBANG/2019 Tentang Penetapan Lokasi Kawasan Permukiman Kumuh Kota Lubuklinggau adalah sebesar 517,66 Ha, dengan adanya Dokumen Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh (RP2KPKPK) diharapkan dapat terciptanya keterpaduan program dan pembiayaan berbagai pemangku kepentingan sesuai dengan kewenangannya. Selanjutnya Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh (RP2KPKPK) sebagai acuan dalam pencapaian penanganan permukiman yang bebas kumuh.
REKONSTRUKSI RUNWAY 14-32 DI BANDAR UDARA RADIN INTEN II Santoso, Didik; Purba, Aleksander; Septiana, Trisya
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.579

Abstract

Bandar Udara Radin Inten adalah salah satu bandar udara yang berada di Provinsi Lampung yang saat ini terdapat peningkatan aktivitas penerbangan berupa pengoperasian pesawat udara baru dengan frekuensi yang bertambah. Peningkatan pergerakan tersebut berdampak pada munculnya kerusakan pada permukaan perkerasan runway. Jenis kerusakan yang paling banyak berkontribusi berupa weathering/raveling, rutting, alligator crack dan patching. Kerusakan yang masif terjadi pada perkerasan khususnya pada jalur roda diindikasikan oleh terlambatnya dilakukan pemeliharaan berkala. Oleh karena itu diperlukan pemeliharaan atau peningkatan kemampuan fasilitas sisi udara sebagai upaya antisipasi turunnya tingkat pelayanan dan keselamatan dengan melakukan kegatan rekonstruksi. Metodologi rekonstruksi landas pacu, termasuk pemilihan material konstruksi yang sesuai, perencanaan teknis, dan manajemen proyek adalah hal yang sangat perlu diperhatikan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan praktis bagi bandar udara dan pihak terkait dalam merencanakan dan melaksanakan proyek rekonstruksi landas pacu.
Pengujian Kualitas Jalan Rigid Beton dengan Metode Rekayasa Ulang JMF dan Perbandingan Mutu Perkerasan Beton Widyawati, Ratna; Jaya, Eka Putra; Purba, Aleksander
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkerasan Beton Rigid adalah jenis perkerasa beton yang umum ditemukan dipekerjaan perkerasan jalan di Indonesia, kelebihan penggunaaan perkerasan ini adalah umur rencana jalan yang lebih panjang dari jenis perkerasan jalan aspal, selain itu jenis perkerasan ini juga lebih tahan terhadap kerusakan yang diakibatkan oleh kondisi alam seperti banjir dan suhu udara yang panas. Metode pelaksanaan pekerjaan jalan beton di Indonesia umumnya menggunakan ketentuan yang telah diatur dalam Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2018 Revisi 2 Divisi 5.3, dalam spesifikasi ini dijelaskan metode pelaksanaan pekerjaan beton dari mulai tahap perancanaan hingga pelaksanaan serta juga tahapan pengendalian mutu yang harus dilaksanakan. Pada penerapannya masih ditemukan permasalahan dalam pelaksanaan pekerjaan perkerasan beton dengan menggunakan ketentuan dalam Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2018 Revisi 2 yaitu antara lain potensi ketidaksesuaian data campuran beton dalam (Job Mix Formula) JMF yang digunakan oleh pihak Kontraktordengan campuran beton yang terrpasang dilapangan, sehingga perbedaan dapat berakibat kualitas mutu perkerasan beton yang terpasang tidak sesuai standar mutu perkerasan beton. Pada jurnal ini akan dibahas mengenai metode pengujian yang dapat dilakukan untuk menentukan apakah kualitas kuat lentur beton atas pekerjaan yang telah selesai dilaksanakan sesuai dengan persyaratan kualitas minimal kuat lentur yang telah ditentukan dalam Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2018 Revisi 2, yaitu kuat lentur minimal untuk perkerasan Rigid adalah 4,5 Mpa
Gangguan Tersumbatnya Injektor oleh Kotoran Terhadap Kinerja Mesin Generator pada MV. Eastern Fair LOPULALAN, MARCELLO; RIO, ROMA; PURBA, ALEKSANDER; WIDYAWATI, RATNA
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Injektor merupakan suatu alat yang berfungsi untuk menyemprotkan bahan bakar ke dalam ruang pembakaran dalam bentuk kabut dengan bantuan pompa tekanan tinggi yang disebut bosh pump, bosh pump ini yang akan menekan bahan bakar ke dalam injektor dengan tekanan tinggi, sehingga bahan bakar terdesak dan keluar melalui lubang injektor yang berukuran kecil sehingga keluar dalam bentuk kabut. Pengabutan yang baik akan menghasilkan proses pembakaran yang baik pula, tetapi jika proses pengabutan injektor tidak baik, maka proses pembakaran berlangsung secara tidak baik pula. Penelitian ini dilakukan di MV. EASTERN FAIR milik perusahaan pelayaran PT. WARUNA NUSA SENTANA, selama kurang lebih satu tahun. Sumber data yang diperoleh adalah data yang diperoleh langsung dari tempat penelitian secara observasi dan wawancara langsung dengan chief engineer dan para masinis di kapal serta dengan metode kepustakaan yakni literatur-literatur yang berkaitan dengan judul skripsi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak bekerjanya injektor dengan baik dikarenakan kotoran yang menyumbat lubang injektor, selain itu hal ini juga dapat menimbulkan daya kerja dari mesin akan menurun serta naiknya temperature gas buang, hal ini apabila dibiarkan terus pedoman di atas kapal.
ANALISA BERAT JENIS NYATA CAMPURAN ASPAL TERHADAP HASIL COREDRILL UJI PETIK LAPANGAN PEMELIHARAAN JALAN LETTU KARIM (GANDUS) – BTS KAB BANYUASIN KOTA PALEMBANG Sari, Dian Novita; Purba, Aleksander; Despa, Dikpride
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berat jenis ( specific gravity) adalah perbandingan berat dari suatu volume bahan pada suatu temperature terhadap berat air dengan volume yang sama pada temperature tersebut. Besarnya berat jenis agregat penting dalam perencanaan campuran agregay denga aspal karena umunya direncanakan berdasarkan perbandingan berat dan juga untuk menentukan banyaknya pori. Agregat dengan berat jenis yang kecil mempunyai volume yang besar sehingga berat yang sama membutuhkan jumlah aspal yang lebih banyak. Disamping itu agregat dengan pori besar membutuhkanjumlah aspal yang banyak.Terdapat 4 (empat) besaran berat jenis yang berkaitan dengan volumetric campuran beraspal, yaitu :Berat jenis bulkBerat jenis semuBerat jenis efektif danBerat jenis maksimum campuran.Adanya perbedaan istilah berat jenis ini disebabkan karena adanya perbedaan asumsi kemampuan agregat menyerap air dan aspal.Berat jenis bult adalah perbandingan antara berat bahan diudara (termasuk rongga yang kedap dan yang menyerap air ) pada satuan volume dan suhu tertentu, dengan berat air suling serta volume yang sama pada suhu tertentu pula.Dalam perencanaan campuran, pengguna berat jenis bulk dari agregat diasumsikan aspal tidak dapat menyerap ke dalam agregat (hanya menyelimuti bagian luar saja) sehingga penggunaan berat jenis bulk akan menghasilkan kadar aspal yang sedikit, padahal kenyataan aspal akan menyerap kedalam rongga dalam agregat sehingga hasil dari perencanaan campuran akan menghasilkan nilai rongga dalam campuran yang lebih besar dari anggapan semula, apabila perencanaan ini diterapkan, akan terjadi kerusakan dini berupa lepas – lepas dan retak – retak.Berat jenis semu adalah perbandingan antara berat bahan di udara (tidak termasuk rongga yang memyerap air) pada satuan volume dan suhu tertentu, dengan berat air suling serta volume yang sama pada suhu tertentu pula.Berat jenis efektif adalah perbandingan antara bahan di udara (tidak termasuk yang menyerap aspal) pada satuan volume dan suhu tertentu, dengan berat air dengan volume yang sama dan suhu temperature pula.Dalam perencanaan campuran, penggunaan berat jenis efektif dari agregat diasumsikan aspal dapat menyerap sebagian kedalam agregat dan sebagian lagi menyelimutinya sehingga penggunaan berat jenis efektif agregat akan menghasilkan kadar aspal yang relative cukup seimbang.Berat jenis maksimum campuran yaitu dimana rongga udara dalam campuran dianggap nol. padahal dalam kenyataan Rongga udara akan selalu ada walupun dalam campuran beraspal
EVALUASI METODE HASIL PENGECORAN KOLOM TOPDOWN DI PROYEK APARTEMEN THE PAKUBUWONO MENTENG, JAKARTA PUSAT Agung, Damar; Despa, Dikpride; Purba, Aleksander
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meninjau kondisi hasil pengecoran kolom Top Down di lantai basement 1 dengan menggunakan beton normal semakin hari kurang membaik. Beberapa cara yang sudah dicoba yaitu dengan menaikkan nilai slump hingga mengganti material beton normal menjadi screening, hasil pengecoran kolom tetap tidak memberikan hasil yang membaik. Masalah yang menjadi sorotan bersama, yakni pada kolom masih terdapat yang keropos dan munculnya gelembung-gelembung pada permukaan sisi-sisi kolom. Oleh karena itu akan dilakukan evaluasi hasil pengecoran kolom dengan membagi kondisi kolom yang mengalami keropos dan gelembung. Kemudian, dikelompokkan kondisi hasil pengecoran kolom sesuai dengan mutu dan nilai slumpnya. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui akurasi hasil uji UPV dalam mendeteksi keropos dan gelembung pada beton kolom Top Down. Terdapat 36 kolom yang akan dievaluasi secara visual dan 6 kolom untuk dilakukan UPV Test terdiri dari 22 kolom bermutu fc40 Mpa dan 14 kolom bermutu fc55 Mpa. Dalam pengujian didapatkan bahwa terdapat 2 kolom yang tidak mengalami keropos dan gelembung, terdapat 21 kolom yang mengalami keropos dan gelembung, terdapat 5 kolom yang hanya mengalami keropos, terdapat 8 kolom yang mengalami gelembung, dan terdapat 1 kolom yang tidak dapat dilihat karena masih tertutup bekisting. Dari hasil UPV Test, 6 kolom yang dilakukan pengujian UPV Test termasuk dalam kategori kondisi bagus. Untuk review metode akses vibrator dilakukan perubahan lubang akses dari ukuran 200x200 mm menjadi 100x300 mm. Diharapkan vibrator internal yang masuk ke dalam kolom mampu memvibrasi secara vertikal, sehingga hasil pengecoran kolom menjadi lebih baik.
Co-Authors - - Alfiansyah Abdilah, Muhammad Mashardi Abdul Kadir Fajarudin Achmad Nasuhi Adhi, Santoso Waskito Adi Pratomo Adi Pratomo Agung Notonegoro Agung, Damar Agus Karsa Yudha Agus Salim Agus Setiawan Ahmad Samti Anom Alfiansyah, - - Amril Ma'ruf Siregar amril maruf siregar Andera, Frengky Andi Hermawan Andika Wiwaha Andre Jonathan Siagian Andrew Suryadi Andrian Setiawan Andriati, Lika Anggraeni, Imelda Delima Annisa, Mufidah Aulia Anton, Sari ARAINA DWI RUSTIANI Ardinal Saputra Arief, Eldowan Armijon . Armijon Armijon ARMY JOHN Atreyu Alfarido August Riko Suryahana Adipati Azis Juandi Bambang Utoyo banu palaka Batara, M Bima Depati Pratama Canggah Abiyyu Ali'in Saputri Caroline Fadhillah Agnestina Hartono Choiriyyah, Nova Chuing, Andrew Suryadi Desrio Aref Yuga Saputra Desy Mei Dina Dharma , Arie Satria Dian Novita Sari, Dian Novita Diana Nur Afni Didik Santoso Dikpride Despa DIKPRIDE DESPA Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride, Dikpride Divia Indira Arifin DODDY MEIDIANSYAH Dody Fasola Doharman Lumban Tungkup Dwi Herianto Dwi Herianto DWSBU, Chatarina Niken Ecca Urbita Kanedi Saihu Eddy Ristanto ELZA NOVILYANSA Even Ahmad Fauzi Farid, Sulton Farli Aldian Hasanuddin Fauzan Murdapa fazlina amalia sunes Ferdy Zulian Arsy Fernando, Alfred Ferry Desromi Fica Pinggungan Firmansyah Firmansyah Novandaya Fita Efriana Fitra, Rifandy Galih Kusuma Adi Galih Rio Prayogi Gigih Forda Nama Habibi , Budi Muhammad Hadyan Arifin Bustam Hamonangan, Indra Hariadi Tri Pambudi Havis, Muhammad Al Herlambang, Firman HERMAWITA Herri Wardono Herry Wardono I Wayan Diana Ihwan Ika Kustiani Iqbal Attaqi Abel Irawan, Ali Irfian, M Irza Sukmana Irza Sukmana, Irza Isharyanto Iskandar Pani Ismail Ismail Ismail Iwan Julisman Jaya, Eka Putra Jesicha Nainggolan Julisman, Iwan Kadek Edi Artana karami, muhammad Karmolo, Irwan Kasri Patakom Kholbuniah, Megalensi Kumar, Hetzy Mericuri Kurniawan, M. Tito Kusnadi Kusnadi Kustiani , Ika Lidya Theonthein Marcelina Sinaga LIKA ANDRIATI Liza Rosalita LOPULALAN, MARCELLO Lusmeilia Afriani Lusmeilia Afriani Lutfi , Ahmad Rizal M Saba Yunizar Mardalenna IF MARDIANA Mardiana Mardiana Marianza, Yuda Mebro, Helson Megalensi Kholbuniah Meutia Nadia Karunia Michael Mohammad Leksi Budianto Muh Sarkowi Muhammad Al Havis Muhammad Irvan Muhammad Irvan muhammad karami Muhammad Karami Muhammad Ridho Utomo Mulawarman Murdapa, Fauzan Murni Mustaqima, Tazkia Mustika Rahmadini Mutia Septriandini Naibaho, Theresia Monika naufal habibi Niken, Chatarina Notonegoro, Agung NOVA CHOIRIYYAH Novalia, Astri Noviansah, Try Oki Endrata Wijaya Oldebes Temy Giantara Oman Jaya Patakom, Kasri Poppy Nitiranda Faizah Praja, Rozak Pratama, Bima Depati Prigato, Teja Primo, Sulthan Aditia Purba, Daniel Bungaran Putra, M Darmawan Radiansyah, Rizki Rahayu Sulistiyorini Rahayu Sulistyorini Rahayu Sulistyorini Rahayu Sulistyorini Rahayu, Nadya Priartanti Rahmad Syah Putra Rahmadini, Mustika Ratna Widyawati Ratna Widyawati Rinanda Putri Widyasti Rio Trianto Rio, Roma Riri Arinda Adama Risuli Utama Rizal Ardiana Rozak Indra Praja Saihu, Ecca Urbita Kanedi Sasana Putra Sasana Putra Sasana Putra Sasana Putra, Sasana Sentanu, Wayan Yogie Septriandini, Mutia Setiawan, Andrian Shahnaz Nabila Fuady Shahnaz Nabila Fuady Silvia Ruhma Dewi, Niky Siregar, Amril Ma'ruf Siti mutmainnah Siti N Sopilawati, Rahma Sri Waluyo Sri Waluyo Subhan Haris Affandy Sudirmansyah Sudirmansyah Suharno Suharno Suharno Suharno Suharno Sukamto Sultan , Masri Nur Susanto, Darmawan Adi SUSI YANTI Suyatno Suyatno Suyatno Suyatno Syamsul Arifin Tasan Junaedi Tazkia Mustaqima Tedy Murtedjo theresia monika naibaho Toni Hidayat Toni Prasetiawan Trisko Defriyansa Trisya Septiana Utami, Chatarina Niken Dwi Wahyuni Setyo Budi Utomo, Muhammad Ridho Utoyo , Bambang Wahyudi, Ahmat Wayan Yogie Sentanu Widyawati , Ratna wisnu andika jaya Yogi Alexander YULIA RAHMAWATI Yuliantini Eka Putri Yunita , Diana