Kemampuan komunikasi yang efektif merupakan salah satu kompetensi esensial bagi calon guru sekolah dasar dalam membangun interaksi yang baik dengan siswa, orang tua, dan rekan sejawat. Namun, berbicara di depan umum masih menjadi tantangan bagi sebagian individu, termasuk mahasiswa calon guru. Padahal, keterampilan ini menjadi prasyarat penting dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan edukatif yang komprehensif mengenai public speaking melalui pelatihan yang diselenggarakan oleh penulis. Metode dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini meliputi empat tahapan, yaitu (1) perencanaan kegiatan, (2) pelaksanaan kegiatan, (3) praktik menjadi pewara/MC, dan (4) pemberian saran serta umpan balik kepada mahasiswa calon guru. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan kepercayaan diri dan keberanian mahasiswa untuk tampil di depan umum, khususnya dalam peran sebagai pewara/MC, serta membantu kesiapan mental mereka dalam menghadapi praktik pembelajaran di sekolah. Urgensi lokakarya public speaking dalam kurikulum saat ini menjadi sangat penting, mengingat kompetensi guru abad ke-21 menegaskan bahwa keterampilan komunikasi merupakan bagian dari 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity) yang wajib dimiliki pendidik agar pembelajaran berjalan efektif dan interaktif. menunjukkan bahwa kompetensi komunikasi memiliki kontribusi signifikan terhadap efektivitas pembelajaran dan profesionalisme guru di abad ke-21.