p-Index From 2021 - 2026
8.063
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR Empathy : Jurnal Fakultas Psikologi LISANIA Jurnal Ilmu dan Pendidikan Bahasa Arab Indonesian Journal of Urology Lisanuna: Jurnal Ilmu Bahasa Arab dan Pembelajarannya Englisia Journal EL-IDARE: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Cosmogov: Jurnal Ilmu Pemerintahan Sulesana Jurnal Politik Profetik Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Teras Jurnal Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Arabi : Journal of Arabic Studies Al-Jinayah: Jurnal Hukum Pidana Islam Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology (Majalah Obstetri dan Ginekologi Indonesia) Al Mi’yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Journal of Communication Sciences (JCoS) Al Hurriyah : Jurnal Hukum Islam JURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI Syntax Idea Vocatech : Vocational Education and Technology Journal JURNAL EKONOMI SYARIAH Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Tahdis: Jurnal Kajian Ilmu Al-Hadis BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam JURNAL TEKNIK SIPIL UNAYA Lahjah Arabiyah: Jurnal Bahasa Arab dan Pendidikan Bahasa Arab Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika EL-MAQALAH: Journal of Arabic Language Teaching and Linguistics Jurnal Acitya Ardana: Jurnal Keuangan Negara dan Kebijakan Publik Journal Of Human And Education (JAHE) International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Jurnal Politik Al Hurriyah : Jurnal Hukum Islam Borneo Journal of Islamic Education Jurnal Riset Hukum, Ekonomi Islam, ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Khulasah : Islamic Studies Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat: EDUABDIMAS Journal of Planning and Research in Civil Engineering Komsospol USRATY : Journal of Islamic Family Law Al Iidara Balad : Jurnal Administrasi Negara Paradigma Journal of Administration Suluah Pasaman Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Pendidikan Progresif JIKUM: Jurnal Ilmu Komputer Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ)
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Hubungan Volume, Kecepatan Dan Kepadatan Jalan Dengan Model Greenshields, Greenberg Dan Underwood Ridha, Muhammad; Silviana, Mery; Amalia, Amalia; Zardi, Muhammad; Sriana, Tety; Khalis, Muhammad
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 3 No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v3i3.877

Abstract

Salah satu jalan yang memliki volume lalulintas yang besar di Banda Aceh adalah jalan T.Nyak Makam yang berada pada posisi 5°33'52.80"N dan  95°20'36.19"E, setiap harinya digunakan oleh masyarakat untuk menunjang berbagai aktifitas kegiatan untuk menuju ketempat bekerja, Usaha maupun kesekolah bagi pelajar. Untuk kebutuhan data pada penelitian ini maka dilakukan survey pengamatan lalu lintas dilapangan selama 12 jam yaitu jam 07.00-18.00 WIB yang dilaksanakan pada hari, senin tanggal 7 Oktober 2024. Selain data volume lalulintas di jalan T. nyak makam, diambil juga data kecepatan lalulintas kendaraan, data ini diambil pada jarak 50 meter. Untuk menganalisa volume, kecepatan dan kepadatan lalu lintas ini digunakan model liner Greenshields, Greenberg dan Underwood. Untuk model Greenshields kecepatan-kepadatan (S-D) S = 30,74 – 0,15D, volume-kecepatan V = 205,15S – 6,67S2, volume-kepadatan V = 30,74D – 0,15D2. Model Greenberg, kecepatan-kepadatan (S-D) S = 4,92Ln(5972,09/D), volume-kecepatan V = 5972,091Se-s/4,92, volume-kepadatan V = 4,92DLn5972,09/D. Model Underwood kecepatan-kepadatan (S-D) S = 31,30e-D/166,6, volume-kecepatan V = 166,6SLn31,3/S, volume-kepadatan V = 31,3De-D/166,6. Untuk jalan T. Nyak Makam model yang dapat dikatakan paling sesuai adalah Greenshield dengan nilai volume lalu lintas paling rendah yaitu Vm = 1.576,86 Smp/Jam.
Penundaan Hidup Bersama Sebelum Resepsi Pernikahan Pada Masyarakat Banjar (Studi Kasus Di Desa Tumbukan Banyu Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan) Ridha, Muhammad; Raudah; Mahfuzah, Siti; Ulfiyah, Ainun Ridha; Rahman, Taufik; Efendy, Noor
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v2i3.707

Abstract

Abstract This research aims to find out people's opinions about postponing living together before the wedding reception in the Banjar community. The method we used in collecting this data was through field research, namely in Tumbukan Banyu Village, Daha Selatan District, Hulu Sungai Selatan Regency and we also used library research to find out how the Munakahat Fiqh views it. The analytical method we use is descriptive qualitative. Based on the results of the analysis of the data we collected, it can be concluded that every person who carries out a marriage is obliged to fulfill the requirements and pillars of marriage, if they have fulfilled the requirements and pillars then this marriage is valid in the Islamic religion. However, the community, especially Banjar, still adheres to traditional rules, according to which bridal couples who have already completed their marriage contract are not allowed to live together and relate like husband and wife. They still live in separate places, namely at their respective parents' homes before the wedding reception is held, even though it is legal from the Islamic religious point of view. However, as long as the bride and groom have agreed and are both willing to postpone it, it won't be a problem if they both decide to postpone living together. Keywords: postponement of living together, customary rules, Islamic views. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat masyarakat tentang Penundaan Hidup Bersama Sebelum Resepsi Pernikahan Pada Masyarakat Banjar. Metode yang kami gunakan dalam pengumpulan data ini yakni melalui penelitian lapangan (field research) yaitu di Desa Tumbukan Banyu, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan kami juga menggunakan penelitian kepustakaan(library research) guna untuk mengetahui bagaimana Fikih Munakahat memandangnya. Metode analisis yang kami gunakan yakni dengan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data yang kami kumpulkan dapat disimpulkan bahwa setiap orang yang melaksanakan pernikahan berkewajiban memenuhi syarat-syarat dan rukun nikah, apabila telah memunuhi syarat dan rukunnya maka pernikahan ini sudah sah dalam pandangan Islam. Akan tetapi, pada masyarakat khususnya Banjar masih memegang teguh aturan adat, yang mana pasangan pengantin yang sudah menjalani akad nikah mereka belum boleh untuk hidup bersama dan berhubungan layaknya suami istri. Mereka masih hidup terpisah tempat yaitu masih dirumah orang tua masing-masing sebelum diadakannya resepsi pernikahan, meskipun sudah sah dalam pandangan agama Islam. Namun, selagi pengantin ini telah sepakat dan sama-sama ikhlas untuk menunda maka tidak menjadi masalah jika mereka berdua memutuskan untuk menunda hidup bersama. Kata kunci: penundaan hidup bersama, aturan adat, pandangan Islam.
Tradition of Giving Palangkahan Money in Marriage in Lima Puluh Kota Regency Mira, Asari Mista; Hendri, Hendri; Ridha, Sofia; Ridha, Muhammad; Andriyaldi, Andriyaldi
USRATY : Journal of Islamic Family Law Vol. 3 No. 2 (2025): Editions July-December 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/usraty.v3i2.10181

Abstract

This research explores the tradition of palangkahan money in marriage practices in Nagari Lubuak Batingkok, Lima Puluh Kota Regency. The objective of this study is to examine the cultural and social significance of the tradition, focusing on its role in family relationships and its alignment with Minangkabau customs. A qualitative methodology was employed, using interviews and field observations with local adat leaders, community elders, and knowledgeable informants. The findings reveal that palangkahan money is not just a financial exchange but a symbolic gesture intended to maintain emotional harmony between siblings, particularly when the younger sibling marries before the older one. The amount of palangkahan money is flexible, varying according to family agreements and the economic capabilities of the parties involved. This adaptability is crucial in maintaining the tradition's relevance in modern times. The study concludes that the tradition of palangkahan money plays a significant role in preserving cultural values, fostering mutual respect, and ensuring family harmony. It also highlights the interaction between Minangkabau cultural norms and Islamic teachings, showing how the practice adapts to contemporary religious and social frameworks. The academic contribution of this study lies in offering a nuanced perspective on how local customs persist and evolve within the context of modern social dynamics. The research also underscores the importance of qualitative fieldwork in capturing the lived experiences of individuals within a specific cultural context.
Strategi Penguatan Pengelolaan dan Pelaporan Aset Tetap Pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Kabupaten Takalar Hafid, Andi Muh. Ahsan A.; Maldun, Syamsuddin; Ridha, Muhammad
Paradigma Journal of Administration Vol. 3 No. 2 (2025): Paradigma Journal of Administration, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v3i2.7389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan pengelolaan aset tetap pada Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Takalar. Studi ini dilatarbelakangi oleh hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan sejumlah permasalahan krusial, termasuk ketidaksesuaian data aset, kelemahan dalam sistem pencatatan, rendahnya validitas laporan aset, serta temuan indikasi kerugian negara yang berpotensi mengganggu akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini mengevaluasi kesesuaian praktik pengelolaan aset dengan regulasi yang berlaku, efektivitas upaya perbaikan yang dilakukan, serta integrasi antara proses pengelolaan dan pelaporan aset tetap di Bappelitbangda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pengelolaan aset masih tergolong lemah, ditandai dengan rendahnya akurasi data, kurangnya pembaruan informasi, serta masih dominannya penggunaan sistem manual yang rentan terhadap kesalahan administratif. Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan aset, penelitian ini merekomendasikan beberapa strategi, antara lain digitalisasi sistem administrasi aset, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan teknis, penyusunan kebijakan internal, serta pengembangan standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan aset tetap. Penerapan strategi ini diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan efisiensi tata kelola aset pemerintah daerah. This research aims to analyze strategies for strengthening fixed asset management at the Regional Planning, Development, Research, and Innovation Agency (Bappelitbangda) of Takalar Regency. The study is motivated by findings from the Supreme Audit Agency (BPK), which identified critical issues such as inconsistencies in asset data, weaknesses in record-keeping, low validity of asset reports, and indications of state financial losses that may undermine accountability in regional financial management. Using a qualitative approach and a case study design, this research evaluates the alignment of current asset management practices with regulatory standards, the effectiveness of improvement efforts, and the integration between asset management and reporting processes. The findings reveal that asset management implementation remains weak, characterized by low data accuracy, insufficient systematic updates, and the continued use of manual administrative systems vulnerable to human error. To enhance asset governance quality, this study proposes several strategic recommendations, including digitalizing systems, building human resource capacity through technical training, formulating internal policies, and developing standard operating procedures (SOPs) for fixed asset management. The implementation of these strategies is expected to improve accountability, transparency, and efficiency in regional government asset management.
Peran Ombudsman Dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik Di Kantor Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan Bamba, Mishel; Mustafa, Delly; Ridha, Muhammad
Paradigma Journal of Administration Vol. 3 No. 2 (2025): Paradigma Journal of Administration, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v3i2.7655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran Ombudsman dalam penyelenggaraan pelayanan publik di Kantor Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan. Ombudsman merupakan lembaga negara yang bersifat independen dan memiliki mandat untuk mengawasi jalannya pelayanan publik di Indonesia guna memastikan pelayanan yang diberikan oleh instansi pemerintah maupun lembaga penyelenggara layanan publik lainnya sesuai dengan prinsip akuntabilitas, profesionalitas, keadilan, dan non-diskriminatif. Secara fungsional, Ombudsman menjalankan beberapa peran utama, antara lain menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat, melakukan pengawasan aktif terhadap proses pelayanan publik, serta melaksanakan sosialisasi dan pencegahan maladministrasi melalui edukasi, koordinasi, dan rekomendasi kebijakan. Maladministrasi dimaknai sebagai tindakan atau prosedur pelayanan yang menyimpang dari ketentuan peraturan perundang-undangan atau norma pelayanan, yang dapat merugikan warga negara baik secara langsung maupun tidak langsung. Bentuk maladministrasi yang sering ditemukan mencakup penundaan berlarut, penyalahgunaan wewenang, tindakan tidak profesional, hingga diskriminasi pelayanan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi lapangan melalui observasi langsung serta wawancara mendalam dengan pejabat dan pelapor layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Selatan telah berjalan, namun implementasinya belum optimal. Faktor penghambat utama dalam pelaksanaan tugas meliputi keterbatasan anggaran operasional, kurangnya sumber daya manusia yang kompeten dan memadai, serta rendahnya tingkat pemahaman masyarakat mengenai fungsi dan mekanisme pelaporan kepada Ombudsman. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas kelembagaan, modernisasi strategi edukasi publik, serta optimalisasi alokasi sumber daya untuk memperkuat efektivitas peran Ombudsman dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih berkualitas. This study aims to describe and analyze the role of the Ombudsman in implementing public service governance at the Regional Office of the Ombudsman of the Republic of Indonesia in South Sulawesi. The Ombudsman serves as an independent state institution mandated to oversee public service delivery to ensure that governmental and non-governmental public service providers comply with the principles of accountability, professionalism, fairness, transparency, and non-discrimination. Functionally, the institution performs several critical roles, including receiving and processing public complaints, supervising the delivery of public services, and undertaking preventive measures through outreach, education, and policy advisory initiatives to reduce the incidence of maladministration. Maladministration refers to any action or procedural deviation from legal provisions or service standards that causes potential or actual harm to citizens. Common cases handled include prolonged delays, abuse of authority, discriminatory practices, and procedural ambiguity. This research employed a qualitative, fieldwork-based approach, involving direct observation and in-depth interviews with officials and service users. The findings indicate that although the Ombudsman of South Sulawesi has executed its mandate, the implementation remains suboptimal due to several constraints. Key challenges include limited operational funding, insufficient staffing and expertise, and low public awareness of the Ombudsman's functions and complaint mechanisms. Therefore, strengthening institutional capacity, expanding public education strategies, improving inter-agency coordination, and increasing resource allocation are required to enhance the Ombudsman's role and effectiveness in ensuring higher standards of public service quality and accountability.
Implementasi Steganografi Multi-File Menggunakan Metode Metadata PNG untuk Keamanan Data Multimedia Ridha, Muhammad; Alfarizy, Renald; Mabrur, Muhammad Arif; Alfarisi, Salman
JIKUM: Jurnal Ilmu Komputer Vol. 2 No. 2 (2026): JIKUM: Jurnal Ilmu Komputer, November 2026
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jikum.v2i2.170

Abstract

The rapid growth of digital multimedia increases the risk of unauthorized access and data leakage, requiring effective techniques to enhance data security. Steganography is one approach that conceals information within digital media to prevent detection. This research aims to implement a multi-file steganography system using the PNG metadata method to secure multimedia data. The proposed approach embeds multiple files into the metadata section of PNG images without altering the visual quality of the carrier image, thereby maintaining imperceptibility. The methodology involves analyzing PNG metadata structures, designing an embedding and extraction mechanism for multiple files, and implementing the system using a software-based approach. Experimental results demonstrate that the proposed method is capable of securely embedding and extracting multiple files while preserving image integrity and file authenticity. The use of PNG metadata provides sufficient capacity and flexibility for multi-file steganography, making it suitable for secure multimedia data storage and transmission. Overall, the proposed implementation shows that metadata-based steganography can be an effective and efficient solution for enhancing multimedia data security.
Pengaruh Penambahan Serat Abaka Dan Substitusi 5% Abu Cangkang Tiram Dalam Menghasilkan Kuat Tarik Beton Mutu Tinggi Bunyamin, Bunyamin; Isnaini, Isnaini; Pramanda, Heru; Ridha, Muhammad
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 7, No 2 (2025): December
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v7i2.244

Abstract

AbstractAbaca fiber is a natural reinforcement material with potential to improve the tensile performance of concrete. However, its application in high-strength concrete is often hindered by fiber agglomeration, and studies on its use in such concrete remain limited. This research investigates the effect of incorporating abaca fiber in combination with 5% Oyster Shell Ash (OSA) as a partial cement replacement on the splitting tensile strength of high-strength concrete. Concrete specimens (100 mm × 200 mm cylinders) were prepared with abaca fiber contents of 0.15%, 0.30%, and 0.45% by weight of cement. The OSA was sourced from Krueng Neng, Aceh Besar, while the abaca fiber was obtained from East Java, Indonesia. The mix design followed ACI 211.4R-93 guidelines and ASTM testing standards, targeting a compressive strength of 9000 psi (≈ 62 MPa). After 28 days of water curing, results showed that the lowest splitting tensile strength was recorded for normal concrete (6.81 MPa), while the highest value was obtained for the mix containing 5% OSA and 0.30% abaca fiber (8.87 MPa). These findings indicate that the synergy between OSA and optimal abaca fiber content can significantly enhance the tensile performance of high-strength concrete.Keywords:Oyster shell ash; abaca fiber; concrete high strength; splitting tensile strengthAbstrakSerat abaka merupakan material penguat alami yang berpotensi meningkatkan kinerja tarik beton. Namun, penerapannya pada beton mutu tinggi sering terkendala oleh penggumpalan serat, dan kajian terkait penggunaannya pada beton mutu tinggi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat abaka yang dikombinasikan dengan 5% Abu Cangkang Tiram (ACT) sebagai pengganti sebagian semen dalam menghasilkan kuat tarik belah beton mutu tinggi. Benda uji berupa silinder berukuran 100 mm × 200 mm dibuat dengan variasi kadar serat abaka sebesar 0,15%, 0,30%, dan 0,45% dari berat semen. ACT diperoleh dari Krueng Neng, Aceh Besar, sedangkan serat abaka berasal dari Jawa Timur, Indonesia. Perancangan campuran mengacu pada pedoman ACI 211.4R-93 dan standar pengujian ASTM, dengan mutu rencana sebesar 9000 psi (≈ 62 MPa). Setelah perendaman selama 28 hari, hasil pengujian menunjukkan bahwa kuat tarik belah terendah diperoleh pada beton normal (6,81 MPa), sedangkan nilai tertinggi dicapai pada campuran dengan 5% ACT dan 0,30% serat abaka (8,87 MPa). Temuan ini memperlihatkan bahwa kombinasi ACT dan kadar serat abaka yang optimal dapat secara signifikan meningkatkan kinerja tarik beton mutu tinggi.Kata Kunci:Abu cangkang tiram; serat abaka; beton mutu tinggi; kuat tarik
ETIKA BISNIS ISLAM DAN KEADILAN DISTRIBUTIF: TINJAUAN FILOSIFIS TERHADAP EKSPLOITASI HARGASAAT DARURAT BENCANA Ridha, Muhammad
HEI EMA : Jurnal Riset Hukum, Ekonomi Islam, Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah, STI Syariah AL-Hilal SIgli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61393/heiema.v5i1.494

Abstract

The practice of unnaturally increasing the price of basic necessities during a disaster is an economic phenomenon that often occurs in Indonesia. This research aims to analyze the practice from the perspective of Islamic law, especially through the concepts of ihtikar (hoarding) and tas'ir (pricing). Using qualitative research methods with a juridical-normative approach, this study evaluates how Islamic economic morality responds to market exploitation in the midst of a humanitarian crisis. The results of the study show that the price increase driven by the motive of speculation and the use of legal emergency conditions is haram, because it violates the principle of la darar wa la dirar (not to harm oneself and others). Although under normal conditions the price is determined by the market mechanism, the state has the authority to intervene in prices (tas'ir) to protect the public interest (maslahah mursalah) when there is a market distortion due to a disaster. This article concludes that the enforcement of Islamic business ethics is not only a matter of formal legality, but also about maintaining a balance between the rights of individual traders and the right of life of the masses. This research contributes to strengthening market regulation based on human values and distributive justice in sharia economic law.
Studi kasus kesulitan siswa dalam mengonstruksi model matematika pada materi SPLDV Ridha, Muhammad; Khairunnisa, Khairunnisa
Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/primatika.v15i1.5458

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara mendalam kesulitan yang dialami siswa kelas IX dalam mengonstruksi model matematika untuk soal cerita pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan menggunakan tes tertulis dan wawancara mendalam terhadap partisipan yang dipilih secara purposive sampling. Temuan utama menunjukkan bahwa kesulitan fundamental siswa tidak terletak pada pemahaman literal teks, melainkan pada tahap matematisasi, yakni kegagalan mentransformasikan informasi naratif menjadi sistem persamaan yang valid. Analisis lebih lanjut mengidentifikasi tiga akar masalah: (1) hambatan epistemologis yang berkaitan dengan pemahaman sifat abstrak aljabar; (2) hambatan didaktis akibat dominasi pengajaran prosedural; dan (3) faktor psikologis seperti kecemasan terhadap matematika. Sebagai implikasi, penelitian ini merekomendasikan pergeseran paradigma pedagogis menuju pembelajaran kontekstual (CTL) yang berfokus pada pemodelan, integrasi teknologi sebagai jembatan kognitif, serta penguatan dukungan sistemik melalui asesmen berbasis proses dan pengembangan profesional guru yang berkelanjutan.
Edukasi Kesiapsiagaan ISPA Akibat Karhutla Melalui Pemanfaatan Rekam Medis dan Literasi Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Wanaraya Barito Kuala Asih, Hastin Atas; Rasyid R R, Ahmad; Surialda, Aisyah; Ridha, Muhammad; Fitria, Yulika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.4081

Abstract

Latar Belakang: Kebakaran hutan dan lahan merupakan bencana lingkungan yang berdampak signifikan terhadap kesehatan masyarakat, khususnya meningkatnya kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Rendahnya literasi kesehatan dan belum optimalnya pemanfaatan rekam medis keluarga menjadi tantangan dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan kabut asap. Tujuan: meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ISPA akibat kebakaran hutan melalui edukasi literasi kesehatan dan pemanfaatan rekam medis keluarga di wilayah kerja Puskesmas Wanaraya, Kabupaten Barito Kuala. Metode: pendekatan edukatif berbasis komunitas dengan desain pre-test dan post-test pada 30 responden yang terdiri dari kader kesehatan dan masyarakat. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan pendampingan mengenai pencegahan ISPA serta pencatatan rekam medis keluarga sederhana. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan tingkat pengetahuan masyarakat, ditandai dengan kenaikan persentase jawaban benar dari kisaran 20–30% pada pre-test menjadi lebih dari 75% pada post-test. Kesimpulan: Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan yang terintegrasi dengan pemanfaatan rekam medis keluarga efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap dampak kesehatan bencana asap. Pendekatan berbasis komunitas ini berpotensi menjadi model penguatan kesiapsiagaan kesehatan di wilayah rawan bencana serta mendukung pengembangan sistem kesehatan primer yang responsif dan berkelanjutan.  
Co-Authors A. Samad, Baihaqi Abdullah Abdullah Abdullah, Muhammad Farhan Adawiyah, Auliatul Adi Saputra, Ricki Fahma Ahmad Juhaidi Alfarizy, Renald Alfiansyah, Oki Almaura Azkia Amalia Amalia Amelia Ramadhani Amrullah Amrullah Ananda, Dea Andriyaldi, Andriyaldi Aprillia, Refi Arien, Wilasari Aryo Pinandito Ashila, Muna Asih, Hastin Atas Askar Patahuddin Aziz, M Ibrahim Azkia Muharom Albantani Bamba, Mishel Berkatillah, Akhmad Berliana Irianti, Berliana Buhori Muslim Bunyamin Bunyamin Dahril Deliana, Deliana Delly Mustafa Desril Astiani Doddy M. Soebadi Efendy, Noor Effendy, Amalia Ema Pratiwi, Ema Fadhilurrozaq, Muhammad Fahmi Mohmmad Zain Fajar Pradana Fajeriyati, Nurul Fitri, Anisa Fitri, Khatimul Fitria, Yulika Furqan Hidayatullah Hafid, Andi Muh. Ahsan A. Harizi, Hasvi Hasibuan, Pendi Hendri Hendri Hendrifa, Nesri Humaira, Siti Ikhwan, Haznur Indra Saputra Ishara, Zahrani Athaya Islamy, M Irfan Ismy, Jufriady Isnaini Israyati, Nur Iswandi Iswandi Johan Renaldo Juliati Jumadi Jumadi Jumaida, Siti Aisyah Khairunnisa Khairunnisa Khalilullah, Said Alfin Kustiawan, Winda Liva Maita, Liva Mabrur, Muhammad Arif Maghfira, Saadatul Mahfuzah, Siti Mardhatillah, Liza Safira Marzuki, Raudhah Maulana, Fikri Fadhil Maulidah, Nur Mauny, Muhammad Puteh Mega, T. Fadlon Mensa , Dolfi Firdaus Mira, Asari Mista Muh. Natsir, Muh. Muhammad Khalis, Muhammad Muhammad Kusasi, Muhammad Muhammad Ridha Muhammad Taufan Djafri Muliana, Adam Muthia Umi Setyoningrum Nofri Andy.N Pamungkas, Wicaksana Permata, Dhea Pramanda, Heru Putri, Naila Amalia Rakha, Maulana Nayif Rasyid R R, Ahmad Raudah Raudrina, Yessy Reza Maulana Ridha Fadillah Ridha, Sofia Rivaldo, Muhammad Riwanda, Agus Rohman, Hilma Fanniar Rubino rubino, rubino Rusuly, Usfiyatur Salami Mahmud Salman Alfarisi Saputri, Risma Aulia Sari, Dini Ratna Sari, Ria Harnita Setia Budi Setiawati, Sandy Shafira Shafira, Shafira Silviana, Mery Slamet Riyadi Solly Aryza Suhaimi Suhaimi SUKIRNO Sulaimon, Jamiu Temitope Sunaryo Hardjowijoto Surialda, Aisyah Syafni, Hafidhah Syahminan Syahminan Syahputra, Ichsan Syaiful Mustofa Syamsuddin Maldun Syarifuddin Hasyim Tarmizi Ninoersy Taufik Rahman Tety Sriana Triyaka, Rendy Ulfiyah, Ainun Ridha Ulqatari, Delvi Warniati, Linda WASI'AN, WASI'AN Zahra, Rafiqa Zaman , Arpan Zardi, Muhammad