p-Index From 2021 - 2026
6.978
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Warta Rimba English Review: Journal of English Education Abjadia, International Journal of Education Empirisma; Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam Jurnal Elemen Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Belantara SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam ASKETIK: Jurnal Agama dan Perubahan Sosial Journal of Education Technology Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam SIGMA Journal of Humanities and Social Studies Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Jurnal Perspektif M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika ULIN: Jurnal Hutan Tropis Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam Hermeneutik : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) DEVOSI PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Jurnal Citra Pendidikan Indonesian Journal of Innovation Studies JETLi Management Science Research Journal Asketik: Jurnal Agama dan Perubahan Sosial Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Citra Pendidikan Anak Mestro Jurnal Ekonomi, Teknologi dan Bisnis Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman Journal of English Teaching and Linguistics Studies Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah Journal of Modern Islamic Studies and Civilization Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Jurnal Inovasi Global EMPIRISMA: JURNAL PEMIKIRAN DAN KEBUDAYAAN ISLAM Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Eduprof Jurnal Citra Pendidikan SJME (Supremum Journal of Mathematics Education)
Claim Missing Document
Check
Articles

KONSEP DAN PENERAPAN KURIKULUM MBKM (MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA) Ulum, Bahrul; Fatimah, Ela; Hayati, Nur; Margio Reta, Elsa; Rosyid, Abdul
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1456

Abstract

Tujuan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka adalah mendorong mahasiswa dalam menguasai berbagai bidang ilmu pengetahuan dengan bidang keahliannya, sehingga siap bersaing dalam dunia global. Kebijakan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang akan mereka tempuh berdasarkan keinginan sendiri. Pelaksanaan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka mendorong proses pembelajaran di perguruan tinggi semakin otonom dan fleksibel. Pendidikan selalu mengupayakan terciptanya peserta didik yang selalu melakukan pembaharuan setiap waktu. Tidak hanya berpendidikan tinggi akan tetapi mampu menjadi agen perubahan dalam lingkup kecil maupun besar. Dari perubahan dan inovasi yang dihasilkan tersebut mampu memberikan kontribusi yang maksimal bagi kemajuan suatu bangsa yang memiliki sumber daya manusia yang berkualitas. Dalam penulisan makalah ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan kepustakaan menurut Kirk dan Miller.
PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP KURIKULUM MERDEKA BELAJAR BAGI PARA CALON KONSELOR Fatimah, Ela; Ulum, Bahrul; Hayati, Nur; Margio Reta, Elsa; Rosyid, Abdul
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1457

Abstract

Merdeka belajar menjadi kebijakan pendidikan era baru pada dua bulan terakhir. Sejak pandemi wabah Covid-19 menyebar di bulan Maret 2020, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan segera mengambil langkah terpadu agar peserta didik tetap mendapat hak dan kewajiban sebagai peserta didik. Kebijakan merdeka belajar di terapkan pada setiap tingkat satuan pendidikan termasuk Perguruan Tinggi. Program Studi Bimbingan dan Konseling di Perguruan Tinggi sebagai penyedia calon konselor pendidikan ikut menjalankan kebijakan merdeka belajar melalui program Kampus Merdeka. Program Kampus Merdeka memfasilitasi calon konselor agar siap secara teori dan praktik untuk memenuhi kebutuhan dinamis di dunia pendidikan. Paradigma yang terjadi di lapangan menunjukkan bahwa penerapan kebijakan merdeka belajar belum sepenuhnya dapat terkaksana akibat berbagai problematika. Kesiapan sumber daya manusia dan perangkat fasilitas pendukung menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kebijakan merdeka belajar. Tujuan penelitian ini adalah memberikan deskripsi mengenai implementasi prinsip-prinsip merdeka belajar bagi calon konselor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode studi pustaka (library research). Sumber data sekunder diperoleh dari jurnal dan buku yang relevan dengan tujuan penelitian, sedangkan sumber data primer dari peneliti sendiri. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analys) Hasil penelitian menunjukan bahwa penting bagi Perguruan Tinggi memiliki model pembelajaran yang tepat untuk mengimplementasikan prinsip- prinsip merdeka belajar bagi calon konselor. Model pembelajaran bagi calon konselor diharapkan mampu menyiapkan kompetensi calon konselor yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidkan dan berkontribusi positif untuk menyediakan modal sosial bagi masyarakat secara luas.
KONSEP DAN PENERAPAN KURIKULUM MBKM (MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA) Ulum, Bahrul; Fatimah, Ela; Hayati, Nur; Margio Reta, Elsa; Rosyid, Abdul
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1456

Abstract

Tujuan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka adalah mendorong mahasiswa dalam menguasai berbagai bidang ilmu pengetahuan dengan bidang keahliannya, sehingga siap bersaing dalam dunia global. Kebijakan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang akan mereka tempuh berdasarkan keinginan sendiri. Pelaksanaan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka mendorong proses pembelajaran di perguruan tinggi semakin otonom dan fleksibel. Pendidikan selalu mengupayakan terciptanya peserta didik yang selalu melakukan pembaharuan setiap waktu. Tidak hanya berpendidikan tinggi akan tetapi mampu menjadi agen perubahan dalam lingkup kecil maupun besar. Dari perubahan dan inovasi yang dihasilkan tersebut mampu memberikan kontribusi yang maksimal bagi kemajuan suatu bangsa yang memiliki sumber daya manusia yang berkualitas. Dalam penulisan makalah ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan kepustakaan menurut Kirk dan Miller.
PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP KURIKULUM MERDEKA BELAJAR BAGI PARA CALON KONSELOR Fatimah, Ela; Ulum, Bahrul; Hayati, Nur; Margio Reta, Elsa; Rosyid, Abdul
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1457

Abstract

Merdeka belajar menjadi kebijakan pendidikan era baru pada dua bulan terakhir. Sejak pandemi wabah Covid-19 menyebar di bulan Maret 2020, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan segera mengambil langkah terpadu agar peserta didik tetap mendapat hak dan kewajiban sebagai peserta didik. Kebijakan merdeka belajar di terapkan pada setiap tingkat satuan pendidikan termasuk Perguruan Tinggi. Program Studi Bimbingan dan Konseling di Perguruan Tinggi sebagai penyedia calon konselor pendidikan ikut menjalankan kebijakan merdeka belajar melalui program Kampus Merdeka. Program Kampus Merdeka memfasilitasi calon konselor agar siap secara teori dan praktik untuk memenuhi kebutuhan dinamis di dunia pendidikan. Paradigma yang terjadi di lapangan menunjukkan bahwa penerapan kebijakan merdeka belajar belum sepenuhnya dapat terkaksana akibat berbagai problematika. Kesiapan sumber daya manusia dan perangkat fasilitas pendukung menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kebijakan merdeka belajar. Tujuan penelitian ini adalah memberikan deskripsi mengenai implementasi prinsip-prinsip merdeka belajar bagi calon konselor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode studi pustaka (library research). Sumber data sekunder diperoleh dari jurnal dan buku yang relevan dengan tujuan penelitian, sedangkan sumber data primer dari peneliti sendiri. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analys) Hasil penelitian menunjukan bahwa penting bagi Perguruan Tinggi memiliki model pembelajaran yang tepat untuk mengimplementasikan prinsip- prinsip merdeka belajar bagi calon konselor. Model pembelajaran bagi calon konselor diharapkan mampu menyiapkan kompetensi calon konselor yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidkan dan berkontribusi positif untuk menyediakan modal sosial bagi masyarakat secara luas.
Education and Practice of Pesantren (Al-Ma’had al-Islāmī) in Islamic Economics Until Business the Perspective of Anthropologist Clifford Geertz Khaer, Abu; Rosyid, Abdul; Khalimi, Khalimi; Istifhama, Lia
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 6 No. 2 (2025): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v6i2.269

Abstract

At present, there is limited understanding of Pesantren (al-Ma’had al-Islāmi) as educational institutions that not only provide religious instruction but also incorporate economic and business education grounded in Islamic principles. The distinctiveness of Pesantren, particularly regarding their Islamic economic and business frameworks and practices, remains underexplored, leading to hesitance in articulating the methodologies employed, especially from an anthropological viewpoint. This journal article examines the anthropology of Islamic economic and business education and practices within Pesantren through the lens of Clifford Geertz. This paper aims to address existing scholarly uncertainties. The author employs a qualitative research methodology utilizing a naturalistic-phenomenological approach. The primary data source for this study is Geertz's anthropological analysis of Religion and Agricultural Involution in Java, Indonesia. The findings indicate that, from Geertz's anthropological perspective, Pesantren, referred to as santri circles, exhibit a close relationship with economic and business behavioral paradigms. This conclusion also addresses the gaps in the fundamental components of Pesantren anthropology, aligning with Martin van Bruinessen's assertion that these components include kyai, santri, pondok, yellow book studies, and educational practices within Pesantren. Furthermore, the elements of economic and business activities are integral to the civilization of Pesantren
PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN DAN PRILAKU HIDUP SEHAT DI ERA NEW NORMAL Rosyid, Abdul; Zakaria, Aceng; Qohhar, Abdul
Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2021): Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/khidmatul.v2i01.1479

Abstract

Pemberdayaan masyarakat dimasa new normal merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting dalam pengembangan kapasitas indvidu maupun masyarakat. Kegiatan pengabdian dan penelitian yang dilakukan dosen dan mahasiswa ini menggunakan metode observasi, terjun langsung di masyarakat, wawancara serta dokumentasi dan penelusuran dengan cara menganalisis permasalahan yang dihadapi masyarakat kelurahan terutama masalah lingkungan, prilaku hidup sehat dan ketahanan pangan di era new normal. Karena itu pengabdian yang dilaksanakan di Kelurahan Padasuka Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor itu mengarah pada edukasi dan pembinaan serta pemberdayaan seputar penerapan protokol kesehatan, pengenalan masyarakat terhadap budaya perilaku hidup bersih dan sehat, bahkan pembinaan keagamaan, kewirausahaan dan lainnya. 
BIMBINGAN AL-QUR`AN DAN ILMU-ILMU KEISLAMAN UNTUK MEMPERKUAT PERADABAN ISLAMI MASYARAKAT Solahudin, Solahudin; Rosyid, Abdul; Yusuf, Rivai; Rahman, Rahman
Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2022): Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/khidmatul.v3i01.2832

Abstract

Al-Qur`an adalah kitab suci umat Islam yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad sallallahu’alaihi wasallam melalui malaikat Jibril selama dua puluh tiga tahun periode dakwah. Membacanya adalah satu ibadah dan mengabaikannya adalah satu kesalahan besar. Al-Qur`an merupakan sumber syariah yang menuntun manusia ke jalan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Di dalam Al-Qur`an terkandung ribuan ilmu penting, di antaranya ilmu Aqidah, ilmu Syariah, ilmu Akhlak, ilmu Adab dan lainnya. Para pemuda dan pemudi merupakan asset bangsa yang sangat berharga, mereka harus dididik dan dijaga sehingga menjadi generasi yang unggul dengan memiliki akhlak yang baik. Generasi unggul seperti inilah yang diharapkan dapat mensejahterakan bangsa dan negara. Karena itulah kami dari Tim Dosen mencoba memberikan bimbingan Al-Qur`an dan ilmu-ilmu keislaman kepada para pemuda terutama di Desa Laladon.
Studi Observasi Technological Pedagogical Content Knowledge Guru Matematika Sekolah Menengah Pertama Pada Materi Luas Permukaan Kerucut Rosyid, Abdul; Jupri, Al
Jurnal Perspektif Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Perspektif: Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jp.v8i2.281

Abstract

Pada era perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu pesat saat ini, guru matematika diharapkan bisa mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran mereka. Untuk bisa mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran matematika, guru matematika perlu memahami dan memiliki kemampuan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara mendalam TPACK guru matematika SMP dalam pembelajaran matematika materi luas permukaan kerucut.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik analisis observasi. Analisis observasi dalam penelitian ini mengacu pada proses menganalisis   data   yang   diperoleh   melalui observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sudah memiliki Content Knowledge (CK), Pedagogical Knowledge (PK), dan Pedagogical Content Knowledge (PCK) dengan baik, namun pada Technological Knowledge (TK), Technological Content Knowledge (TCK), Technological Pedagogical Knowledge (TPK), dan TPACK terlihat bahwa guru masih kurang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru belum dapat mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi pada pembelajaran matematikanya dikarenakan TPACK yang dimiliki guru belum mumpuni terutama pada komponen TK, TCK, dan TPK. Banyak faktor yang memungkinkan hal tersebut terjadi, salah satunya adalah dukungan sarana dan prasarana penunjang pembelajaran seperti tersedianya perangkat teknologi informasi dan komunikasi. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut sangat disarankan untuk dilakukan di masa mendatang.
CULTURAL RESPONSIVENESS AND DIGITAL TOOLS IN LITERACY INSTRUCTION: INSIGHT FROM INDONESIAN HIGH SCHOOL TEACHERS Vonti, Lungguh Halira; Rosyid, Abdul; Indriyani, Indriyani; Muchtar, Adam Khalsia
English Review: Journal of English Education Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/erjee.v13i1.11195

Abstract

Students’ literacy skill has become pivotal in the era of globalization for both academic and professional success. However, according to the observation, conventional teaching methods often fail to accommodate the cultural diversity of students and do not include essential 21st – century skills. Moreover, lesson plans that integrate 21st - century skills such as critical thinking, communication, collaboration, creativity, cultural awareness, and character development are vital for supporting students learning success. Referring to the principles of CRT and 21st century education, this research explores the English teachers’ practices and challenges in integrating culturally responsive teaching (CRT) and digital tools in literacy instructions for senior high school students. The data was collected through a structured questionnaire highlighted current practices, barriers faced, and teachers’ preferences for module design. The interview session was also conducted to confirm the data from the documentation obtained in a form of lesson plan. The findings provide valuable insights for developing teaching materials that address these challenges while fostering critical thinking, creativity, and collaboration among students. Accordingly, the data will be able to provide the possible alternatives to include in teaching module for English teachers
STRATEGY FOR DEVELOPING HALAL TOURISM ON PAHAWANG ISLAND, BANDAR LAMPUNG Komarudin, Komarudin; Rosyid, Abdul
Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 9 No. 01 (2025): Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ad.v9i01.8244

Abstract

Halal tourism is a rapidly growing sector with significant potential to support regional economic development. Pahawang Island, located in Bandar Lampung, offers stunning natural beauty that attracts tourists; however, the concept of halal tourism has not been optimally developed. This study aims to explore strategies for developing halal tourism in Pahawang Island using a qualitative exploratory approach. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document studies involving various stakeholders, including tourism business actors, local government, and Muslim tourists. The findings indicate that the development of halal tourism in Pahawang Island requires improvements in sharia-compliant facilities, halal certification for culinary and accommodation services, and education for the local community and tourism stakeholders regarding the halal tourism concept. Additionally, collaboration between the government, business sector, and local communities is a key factor in successfully implementing halal tourism. With the right strategies, Pahawang Island has the potential to become a leading and competitive halal tourism destination.
Co-Authors - Ismail - Sardiyatmo Abdul Kohar Abdul Kohar Mudzakir Abu Khaer Abu Khaer, Abu Adela, Agnes Advelia, Fela Agistyan Dinita Dinita, Agistyan Dinita Agus Siswanto Agus Suherman Ahmad Catur Widyatmoko Amalia Fitriyashari Anak Agung Gede Sugianthara Andi Sahri Alam Andriyani Andriyani Anggita, Tiara Apriati , Atik Ardi, Mohammad Noviani Aridanthy, Vanya Arief Sudhartono Arif Rahman Arif Sudhartono, Arif Aristi Dian Purnama Fitri Arman Maiwa Asep Supena. Azis Nur Bambang Aziz Nur Bambang Baehaqi, Mudofar Baharuddin, Rhamdhani Fitrah Bahrul Ulum Bambang Argo Wibowo Bau Toknok Brefin Mushtaf Adam Budi Setiawan Candra Wijaya, Candra Chandra, Fitriana Eka Chumaini, Ayatullah Dadang Juandi Deddy Sofyan, Deddy Derajat, Agung Dewi Indri Hapsari Dian Ayunita NN Dewi, Dian Ayunita NN Dian Ayunita Nugraheni Nurmala Dewi Dian Wijayanto Ega Adhitya Emil Yahya Emylyani Nurdyana Erfan Subiyanta, Erfan Fachrudin Satari, Fachrudin Fachry Abda El Rahman Fadilah, Dimas Fahmi Irfani Fahruddin , A’rasy Fatimah, Ela Fatkhul Mubin Fitri Karningsih Fitriyani, Yeny Ganeswara, M. Ginanjar Genesis Vennikson Sinaga Ginanjar, M. Golar Golar H, Azizan Sentosah Halira V., R. Lungguh Hamdan Nasir Hamka Hamsi, Muh Suyuti Hanityo Adi Nugroho Haq, Hafidz Izzul Herry Boesono Hestyavida Nugraheni Hilaldi, Dika Hildani Yulia Fatmawati, Hildani Yulia Hulu, Amati Eltriman Huslin, Muhammad Rachmatul Fahmi I Nengah Korja Imam Triarso Indri Hastuti Indri Yani, Indri Indriyani Indriyani Indriyani Intan, Intan Noorfitriani Irsad ISMAIL - Istifhama, Lia Istiqlaliah Nurul Hidayati Khaeroh, Innayatul Khalimi Khalimi, Khalimi Komarudin Komarudin Listyo Rahayu Mahmudi, Bambang Mahpudin, Asep Margio Reta, Elsa Maskud, Maskud Menoh, Gusti A.B. Moh Ihsan Moh Ramadan Muchtar, Adam Khalsia Muhammad Sarbini, Muhammad Muhasinin Mulyani, Ana Susi Mutiasari, Bela Naharuddin Naharuddin Natalia, Rafika Anggelin Nizar, Muchamad Coirun Noorfitriani, Intan Nugroho Sukmawardhana Nur Adhi Wicaksono Nur Azizah Nur Hayati Pasya, Syafira Meilia Patabang, Irma Pramayanti, Diah Natasya Arif Pramonowibowo Pramonowibowo Prastyo Prasojo Pratama Saputro Purwanto, Purwanto Putri Kurnia Sari, Putri Kurnia Putut Har Riyadi Qohhar, Abdul Qudsi, Muhowwifullah Amin Rahayu Septia Ningsih Rahmah, Mursidah Rahman Rahman Raisyanfa Zasti Rasti Eka Putri Ratih Wardhani Ratri Sundari, Ratri Restu Aji Panuntun, Restu Aji Ria Hastrini Rifa'i, Fuad Yanuar Akhmad Risky Aditya Nusantara Rizky Purnama Roma Hutapea Rukmi Rukmi Sadat, Fahad A. Saprina, Cindy Mutiara Savino Nisen Ardandi Septiana Dwiputri Maharani Shiffa Febyarandika Shalichaty Siti Meilanisa Nurul Iman Sudrajat Sofyan Sofyan SOLAHUDIN SOLAHUDIN, SOLAHUDIN Sri Ningsih Mallombasang Stella Anggityarini Suci Asrina Ikhsan Suparman Suparman Suryani, Emma Sustri Sustri Teguh Lestariono Tewonto, Rai Adhi Masiakh Thohir Aji Caksono Toding, Gideon Tommy Aditama Trisnani Dwi Hapsari Umbara, Uba Vonti, Lungguh Halira Wahyu Prasetyo Wardana, Febri Wartoyo Wartoyo Wawan Prahiawan Weraengkati, Yosua Wynalda Wicaksono, Agus Purwo Wildanis Reza Raditya, Wildanis Reza Yanti Suryanti, Yanti Yoel Suranta Bangun Yonathan Triyoga Ayowa Yuherna, Siti Yusuf Yusuf Yusuf, Rivai Zakaria, Aceng Zuli Nuraeni