p-Index From 2021 - 2026
10.889
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Hydroponic Farming: A Strategy For Food Strategy at The Household Scale in Lubuk Minturun, Koto Tangah Sub-District, Padang Mariya, Sri; Wilis, Ratna; Wijayanto, Bayu; Syarief, Azhari
Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education Vol. 9 No. 1 (2025): Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education (June Edition)
Publisher : Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sjdgge.v9i1.626

Abstract

The low consumption of vegetables is the main cause of health problems ranging from obesity, cancer, stroke, chronic kidney disease, diabetes mellitus to hypertension. The consumption of vegetables and fruits by the Indonesian population is still below the recommended levels. Lubuk Minturun Village is one of the areas with an increasing population every year, with residential areas surrounding the vicinity. The high demand for horticultural plants among the community has led to the idea of ​​utilizing the household environment to cultivate horticultural plants to meet daily needs. One effort that can be made is by using hydroponic systems, so that both the community and housewives do not need to have large plots of land to cultivate horticultural plants; instead, they can utilize the environment or the yard of the house to cultivate these plants. Several approaches offered to support the realization of this community service program include training and demonstrations, including: (1) Case Studies, (2) Practice/demonstration, especially in hydroponic cultivation, (3) Brainstorming/idea gathering from the community, (4) Question and answer sessions between housewives and speakers or relevant government agencies, (5) Lectures containing core materials and plans for further activities that provide solutions to the problems faced by housewives. This activity is very beneficial and has resulted in: (1) Increased knowledge of housewives in utilizing yards with hydroponic systems, (2) Increased knowledge and skills of housewives in utilizing recycled materials as media for hydroponic cultivation, (3) Increased knowledge and skills of housewives in hydroponic cultivation and maintenance.
HUBUNGAN KETERAMPILAN KADER DENGAN STATUS KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT DI PUSKESMAS INGIN JAYA DESA LAMBARO KECAMATAN INGIN JAYA ACEH BESAR Rachmy, Helviona; Wilis, Ratna
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4837

Abstract

Peningkatan keterampilan kader kesehatan gigi di desa Lambaro menjadi fokus utama untuk memajukan pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Data dari Puskesmas Ingin Jaya Desa Lambaro, Aceh Besar menunjukkan 751 kunjungan ke poligigi pada tahun 2023, dengan 651 kunjungan terkait masalah karies gigi dan penambalan, serta 98 kunjungan untuk pencabutan gigi. Pemeriksaan kebersihan gigi dan mulut pada 10  yang mana status kebersihan gigi dan mulut nya pada kategori Buruk (OHI-S 3,4).  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur hubungan antara keterampilan kader kesehatan gigi dengan status kebersihan gigi dan mulut masyarakat. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional, di mana populasi penelitian mencakup seluruh masyarakat Desa Lambaro, dengan sampel yang diambil secara accidental dari 72 individu saat kegiatan tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader posyandu memiliki keterampilan pada kategori cukup dan status kebersihan gigi dan mulut responden kebanyakan berada pada kategori sedang. Nilai P-Value pada kategori status kebersihan gigi dan mulut dengan keterampilan kader adalah 0,002 yang mana terdapat hubungan signifikan antara keterampilan kader dengan status kebersihan gigi dan mulut masyarakat, di mana penilaian baik pada status kebersihan gigi seluruhnya diberikan oleh responden yang dilayani oleh kader dengan keterampilan baik. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara peningkatan kualitas keterampilan kader kesehatan gigi dengan peningkatan status kebersihan gigi dan mulut masyarakat. Ini menegaskan bahwa pelatihan dan edukasi untuk kader dapat memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan kebersihan gigi dan mulut masyarakat.
Hubungan Tindakan Menyikat Gigi Dengan Status Kebersihan Gigi Dan Mulut Anak Tunanetra Di Slb Bukesra Kota Banda Aceh Rahmaniar; Arnela Nur; Nia Kurniawati; Ratna Wilis
Jurnal Kesehatan Republik Indonesia Vol 2 No 9 (2025): JKRI - Agustus 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang peneliti lakukan pada 15 orang anak tunanetra di temukan bahwa ada 13 orang anak (87%) terdapat karies gigi dan ada 2 orang anak (13%) bebas karies gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tindakan menyikat gigi dengan status kebersihan gigi dan mulut anak Tunanetra di SLB Bukesra Kota Banda Aceh. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional melalui metode wawancara berupa tindakan menyikat gigi dan pemeriksaan OHI-S. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak tunanetra yang yang berada di SLB Bukesra Banda Aceh yang berjumlah 30 orang anak dan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Dan analisa data menggunakan uji statistic yaitu uji Chi-square dengan menggunakan program SPSS. Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa tindakan berupa teknik menyikat gigi masih dalam kriteria kurang baik dengan status kebersihan gigi dan mulut pada kategori buruk yaitu sebanyak 9 orang (30%) dengan nilai p=0,05, tindakan berupa frekuensi menyikat gigi masih dalam kriteria kurang baik dengan status kebersihan gigi dan mulut pada kategori buruk yaitu sebanyak 13 orang (43%) dengan nilai p=0,03 dan tindakan berupa waktu menyikat gigi masih dalam kriteria kurang baik dengan status kebersihan gigi dan mulut pada kategori buruk yaitu sebanyak 14 orang (47%) dengan nilai p=0,03. Kesimpulan yang dapat diambil bahwa hubungan tindakan menyikat gigi secara teknik, frekuensi dan waktu dengan status kebersihan gigi dan mulut anak tunanetra. Disarankan kepada anak tunantre agar lebih memperhatikan kebersihan gigi dan mulut, seperti menyikat gigi 2 kali sehari setelah sarapan pagi dan sebelum tidur malam.
PERAN KELOMPOK TANI HUTAN (KTH) SEJAHTERA BERSAMA TERHADAP PROGRAM KEMITRAAN KONSERVASI DALAM RANGKA PEMULIHAN EKOSISTEM PADA ZONA REHABILITASI DI KAWASAN TAMAN NASIONAL KERINCI SEBLAT (TNKS) Soraya, Elmitha Tri; Wilis, Ratna
JURNAL BUANA Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana/vol8-iss2/3108

Abstract

This study aims to determine the form of activity, the role of KTH Sejahtera Bersama, and the benefits of ecosystem restoration activities in the rehabilitation zone in the TNKS area, SPTN Wil.IV Sangir, Sungai Lambai Resort, South Solok Regency. This research focuses on the role of institutional strengthening and group capacity, in planting and maintaining ecosystem restoration plants on arable land which is a rehabilitation zone in the TNKS area.This type of research is a Mixed Methods using a qualitative approach combined with quantitative.The results of the study show (1) The form of ecosystem restoration activities on KTH Sejahtera Bersama's land has been carried out properly based on the Annual Activity Plan (RKT). (2) The role of KTH Sejahtera Bersama in institutional strengthening and group capacity was obtained by a high level role category, in intensive planting activities it was in accordance with the TNKS directives, and plant maintenance activities had not been carried out properly due to several factors on plants, the results of identification samples of plant seeds that life is classified as low with a percentage of less than 50%. (3) Benefits for individuals from KTH Sejahtera Bersama include legality of cultivating land, assistance in the form of work equipment, fertilizers, wages for picking seeds, wages for clearing land, fees for stakes, fees for planting, and additional income from crops on arable land and yields of recovery crops later ecosystem. The benefits for the group are exchanging information, experience, and support for extension activities or information from the TNKS, as a forum for cooperation in the planning, implementation, utilization and evaluation stages.
PARTISIPASI KELOMPOK TANI DALAM PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TANAMAN PADI SAWAH DI KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN HUTAIMBARU Lubis, Sistia Ainun; Wilis, Ratna
JURNAL BUANA Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana/vol8-iss2/3112

Abstract

Padangsidimpuan Hutaimbaru District is the area with the largest rice crop production in Padangsidimpuan City, apart from having a relatively large area of ​​land, this is also influenced by the role of farmer groups in increasing the productivity of lowland rice plants. The objectives of this research are: (1) to describe and discuss the level of participation of farmer groups (2) to describe and discuss the productivity level of lowland rice plants in Padangsidimpuan Hutaimbaru District. This research used a mixed method. The population and sample are members of farmer groups in the District of Padangsidimpuan Hutaimbaru, the sampling technique used is proportional random sampling with the results of 149 members of the farmer groups. Documentation data collection techniques, interviews and questionnaires. Data analysis technique using Sequential Exploratory Design. The results showed that the level of participation of farmer groups was high with a total score of 3,620 or 80.98%. The average productivity level of rice plants in Padangsidimpuan Hutaimbaru District is moderate, namely 5-8 tons/ha, the highest productivity yield is 10.2 tons/ha, and the lowest productivity yield is 4.2 tons/ha.
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN UNTUK JASA PENYEDIAAN PANGAN BERBASIS JASA EKOSISTEM DI KOTA PADANG Ramadhani, Suci; Wilis, Ratna
JURNAL BUANA Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana/vol8-iss2/3535

Abstract

The city of Padang is the largest city on the west coast of Sumatra Island as well as the capital of the province of West Sumatra. So it has quite high economic and social activities. Due to population growth, the need for space will increase, while the amount of space that can be used is limited. This results in unavoidable land conversion which can threaten the sustainability and balance of the environment. In addition, in terms of food supply, it can be disrupted because the quality and quantity of the environment has decreased. Therefore it is necessary to conduct research related to the carrying capacity of the environment to support people's lives. In this study several analyzes were used, namely descriptive analysis, spatial analysis of land cover, and analysis of carrying capacity and environmental carrying capacity in Padang City. for food supply is classified as low, namely 59% of the total area of ​​the city of Padang
Analysis of the provision of private green open space (study at Perumnas Belimbing, Kuranji sub-district, Kuranji sub-district, Padang city) Apriska, Putri; Wilis, Ratna
JURNAL BUANA Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana/vol9-iss2/3764

Abstract

This research aims to analyze: (1) The process of changing private green open space areas in Belimbing Perumnas (2) Provision of private green open spaces in Belimbing Perumnas. The method of research used is quantitative descriptive. The research population was 1615 in Belimbing Perumnas. Sampling used a random sampling technique with a proportion of 15%, totaling 205 respondents. Data collection techniques are observation and distributing questionnaires. The data analysis technique used is percentage. The research results showed that: (1) A total of 155 respondents experienced changes in yard area. A total of 117 homes experienced changes in the size of their private green spaces in the 1900s. The area of ​​private open space has changed from 3 m² to 24 m², and the factor causing the change in the area of ​​house yards in Perumnas Belimbing is due to the conversion of the yard into a built-up area by 44.39%, followed by flooding at 38.54% and small plots at 15.61%. (2) Provision of private green open space in Perumnas Belimbing, namely the area of ​​private green open space in Belimbing Belimbing was 803.74 m² or only 0.11% of the area of ​​Belimbing Perumnas. With the availability of ≤ 7-10 ornamental plants as much as 22.93%, the availability of 1 protective tree as much as 16.59%
Optimalisasi Deep Learning untuk Menciptakan Pembelajaran yang Bermakna Di Sekolah MAN 3 Pesisir Selatan Suasti, Yurni; Hermon, Dedi; Wijayanto, Bayu; Anwar, Syafri; Wilis, Ratna
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.893

Abstract

Pembelajaran akibat keterbatasan teknologi, infrastruktur, dan literasi digital guru serta siswa. Kondisi ini berdampak pada rendahnya pemanfaatan pembelajaran inovatif, termasuk deep learning yang menekankan literasi, pemecahan masalah, dan berpikir kritis. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru dalam merancang pembelajaran inovatif yang selaras dengan Kurikulum Merdeka melalui pelatihan, pendampingan, dan penyediaan materi pembelajaran. Metode pelaksanaan dilakukan secara sistematis, mulai dari sosialisasi hingga pendampingan implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru dalam mengintegrasikan pendekatan deep learning, serta tumbuhnya motivasi siswa melalui pembelajaran aktif dan kontekstual. Program ini juga mendorong sekolah mitra mengadopsi Kurikulum Merdeka secara lebih efektif. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan keberdayaan mitra dalam mengembangkan inovasi pembelajaran sesuai kebutuhan lokal dan arah kebijakan pendidikan nasional, sehingga berdampak positif pada kualitas proses belajar mengajar.
Analisis ANALISIS KARAKTERISTIK LAHAN PADA KAWASAN LERENG MARAPI KABUPATEN AGAM: Karakteristik Lahan Lereng Marapi Kabupaten Agam Natasya; Ratna Wilis
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.35017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Karakteristik atau kondisi fisik lahan terhadap tingkat degradasi lahan Hortikultura kawasan lereng Marapi Kabupaten Agam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survay dan studi kasus. Analisis data primer dan sekunder berupa bahan induk, kemiringan lereng, tindakan konservasi lahan, tekstur tanah, dan jenis penggunaan lahan. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling yaitu pengambilan sampel berdasarkan karakteristik tertentu di Kabupaten Agam, serta diutamakan lahan yang terdampak bencana Galodo dilereng Marapi Kabupaten Agam. Menurut Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Barat, luas lahanpertanian yang terdampak erupsi mencapai 3.988,21 hektar sedangkan luas lahan pertanian yang terdampak banjir lahar dingin seluas 89,5 hektar dimana 7,5 hektar merupakan lahan hortikultura. Hasil analisis data memperlihatkan bahwa (1) karakteristik atau kondisi fisik lahan mempengaruhi tingkat degradasi fisik lahan. Degradasi lahan rendah terdapat pada nagari Sungai Pua mempunyai batuan induk termasuk agak peka, kemiringan lereng 8-15% (landai). Selebihnya termasuk sedang, namun yang memiliki skor tertinggi diantaranya Bukik Batabuah dengan dan Lasi. Diseluruh nagari didominasi dengan jenis batuan “peka”, kemiringan lereng nagari Bukik Batabuah dan Lasi masing-masing 45% atau termasuk sangat curam. Tekstur tanah didominasi liat berdebu dan pemanfatan lahan dengan pola tanaman tumpang gilir menjadi pola utama diseluruh nagari.
Analisis Persebaran Komoditas Unggulan Hortikultura di Kabupaten Padang Pariaman Citra, Yulia; Wilis, Ratna
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13529

Abstract

Tujuan penelitian ini : (1)untuk mengetahui sebaran dan komoditi unggulan holtikultura di Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2018-2022, dan (2) mengetahui tingkat kesesuaian lahan untuk komoditas hortikultura. Penelitian ini merupakan penilitian deskriptif kuantitatif. Untuk mengetahui sebaran dan sektor potensial holtikultura digunakan analisis Location Quotient (LQ). Kesesuaian lahan dianalisis secara spasial menggunakan software geographical informasion system (GIS). Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Berdasarkan LQ yang memiliki potensial basis di daerah Kabupaten Padang Pariaman yaitu kecamatan Enam Lingkung yang memiliki lima komoditas unggulan dengan nilai LQ Durian 2,73, manggis 5,69, jambu biji 1,97, mangga 1,58, sawo 6,68. (2) Kelas kesesuaian komoditas manggis, sawo, dan mangga, (S2), (S3) dan (N), faktor pembatasnya adalah tekstur tanah, curah hujan, lereng. Durian dan jambu biji termasuk dalam kategori kesesuaian lahan (S2) dan (S3) dimana faktor pembatasnya adalah tekstur tanah dan curah hujan.
Co-Authors Aaron Kristian Abdul Rahman Abel Tasman Adella Afri Yusmawardi Afrina, Lusi Afriyalni Syafril Agus Hendra Al Rahmad Agustin, Adella ahmad Fadhil Ahmad fadil ahyuni . Ahyuni ahyuni Ahyuni Ahyuni Ainal Mardhiah Ainun Mardhiah, Ainun Ajidirman Akbar, Rahmat Alaa Rifkiyah Zahra Aldina Febriany Amalina, Khairani Amelia, Nora Anas, Fitri Yanti Andika, Fauziah Andriani Andriani Andriani Angraina, Dilla Anisa Wulandari Annisa Annisa Aulia Ali ANNISA KARIMA Anwar, Chairanisa Apriliani, Anggie Noer Aprillia, Yolanda Apriska, Putri Aprizon Putra Arbi, Isra Arianto Arie Satria Nasrul Arnela Nur Asyura, Finaul Attoriq, Adriano Aulia Azhar AYU NINGSIH Azhari Syarief Azka Zafarani Fadhilah Azzahra, Assyfa badri ahmad Bayu Wijayanto Bayu Wijayanto Betti Mailizar Bigharta Bekti Susetyo bin Fauzi, Rosmadi binti Muhammad Yusoff, Safiah Yusmah Cahyadi Nugroho Candra, Kiki Irafa chadijah nengsih nengsih Cintya Ekwirosa Citra Feriana PUTRI Cut Aja Nuraskin Dasrizal Dasrizal Deded Chandra Dedi Hermon Dhirah, Ulfa Husna Dian Adhetya Arif Dilla Hativa dion, nofrion Elsi Agusri Dewi emil liza marzena emira mora Erna M.Si Juita S.Pd ernawati . Faisal Yasin Faradilla Safitri, Faradilla Farimah, Siti Fauzan Muhammad Febriandi Febriandi Febriandi, Febriandi Febriani, Trina Fella Melifa Finaul Asyura Firdaus, Khofifah Indah Fitri Rahmadani Fitri Yanti Anas FITRIA IRZA WULANDARI Harmedi Yulian Saputra Hayati, Zahrotal Helfia Edial hendri, Jihan Hendry Frananda, Hendry Henny febriani Herry Hasan Imran Ifan Wahyudi ilham fani Imran, Herry Indriana Indriana Intan Liana Irda Suryani Irvan Oktavianus Ismail Ismail Iswandi Iswandi iswandi U Iswandi U Jasiro, Affandri Jihan Roobiaht Keumala, Cut Ratna Khairun Nisa KHALIL, AHMAD AL Khansa Rezkina Komaini, Anton L Sukardi Lathifah Maarufi Lestari, Ramaika Liana, Intan Lidia Mewilda Lidyawati Novita Simatupang Linda Suryani Lubis, Sistia Ainun Luklu Ul Hayati M Iqbal Riski M. Arfan Dzaki Marna Adisa Pitri Marya, Sri Maulizani, Dea Mentari Dian Pertiwi Muchlis, Arif Fadli Muhammad Alvin Nurdin Muhammad Ridwan Muhammad Yusuf Alhamdani Mulyani, Isni Muslimah, Afiatul Mutia Khairani mutiara putri insani Nana Sutrisna Nasarta, Bima Nasri Nasri Nasri Nasri, Nasri Natasya Natasya, Laura Nayla Khairiatul Ramadhani Nia Kurniawati Nia Puteri Handayani Niakurniawati Niakurniawati Niakurniawati, Niakurniawati Nofrion Nomory, Alifia Nora Fudhla Nova, Sari Nurhasan Syah Nurhasanah, Fadillah Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurlaili Ramli Nurul Oktimawani Tanjung Oktamiranda, Rafdafel Operma, Sukron Permatasari, Idha Pinezia Fitri Arsalina Pudia M. Indika puja priska cindy Puput Bella Mulbes Puti Tiara Dewi Putri Sepyoza, Atika Putri, Sri Kandi Qoviva, Naneza Rachmy, Helviona Rahimatul Wardanil, Zaura Rahmanelli Rahmanelli Rahmaniar Rahmat Akbar Rahmayani Rahmayani Ramadhan, Risky RANNY PERMATA SARI Ratna Keumala, Cut Ratna Ratna Raudhatun Nuzul ZA, Raudhatun Ray Silva Reca Rery Novio Resty Ramahdana Rido Koja Ridwandi ridwandi Rizkiani, Ardhika Bestary Rosalin Rosalin, Rosalin Rosdiana, Eva Rosdianto Rostini, Rostini Rozikha, Zuhra Sari Nova Sefty Novitasari Silvia Kurnia Syahada Sisca Mardelita SITI FATIMAH Siti Fatimah Siti Rohani Siti Samaniyah Slamet Rianto Soraya, Elmitha Tri Sri Mariya Suci Ramadhani, Suci Sugeng Nugroho Sukma Julita Sukron Operma Suparno Suryani, Linda Syafri Anwar Syafriyemi, Rita Sya’bani, Nur Syukri, Alfi T. Alamsyah Tari Rusti Ningsih Taufan Muhammad Teuku Salfiyadi Tina Arnasti Triyatno Triyatno Triyatno Vivi dona sari widodo saputra Widya Prarikeslan Widya Prarikesslan Wirza Wirza Wirza Wirza, Wirza Yefterson, Ridho Bayu Yeni Rimadeni Yenni Melia Yonanda, Hirva Yudan Hermawan Yulfa, Arie Yulia Citra, Yulia Yurni Suasti Yusyaf, Dhiva Julian Zahara, Elfi Zulfa Zahara, Weni Zulkarnain, Nabil