p-Index From 2021 - 2026
10.889
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Perubahan Penggunaan Lahan Sawah Menjadi Lahan Perkebunan di Kecamatan Mungka Tahun 2023-2021 Putri Sepyoza, Atika; Wilis, Ratna
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.14883

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan lahan di Kecamatan Mungka berubah dari sawah menjadi lahan perkebunan antara tahun 2013 dan 2021, serta faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan ini. Penelitian kuantitatif ini dilakukan di Kecamatan Mungka dan menggunakan analisis deskriptif dengan TCR. Dalam penelitian ini, 95 petani sawah yang beralih ke perkebunan adalah subjeknya. Proses pengambilan data menggunakan soal ujian berbentuk esai yang berjumlah 18 butir dan terbagi menjadi tiga aspek. Hasil penelitian ditemukan : (1) Hasil penelitian ditemukan perubahan luas penggunaan untuk kawasan lahan perkebunan di Kecamatan Mungka mengalami perubahan dari tahun 2013. Hal ini dapat dilihat bahwa luas lahan perkebunan di Kecamatan Mungka pada tahun 2013 yaitu luas badan air tahun 2013 sebanyak 56,42 ha (0,39%) dan luas badan air pada tahun 2021 sebanyak 15,62 ha (0,11%), luas hutan sebanyak 3029,95 ha (20,98%) dan luas hutan pada tahun 2021 sebanyak 1915,26 ha (13,26%), luas lahan terbangun pada tahun 2013 sebanyak 1169,63 ha (8,10%) dan luas lahan terbangun pada tahun 2021 sebanyak 1566,30 ha (10,85%), luas lahan terbuka pada tahun 2013 sebanyak 486,92 ha (3,37%) dan luas lahan terbuka pada tahun 2021 sebanyak 224,93 ha (1,56%), luas lahan perkebunan pada tahun 2013 sebanyak 6852,98 ha (47,46%) dan luas lahan perkebunan tahun 2021 sebanyak 8582,37 ha (59,43%), luas lahan sawah pada tahun 2013 sebanyak 2606,91 ha (18,05%) dan luas lahan sawah pada tahun 2021 sebanyak 2029,71 ha (14,06%), luas lahan semak belukar tahun 2013 sebanyak 237,73 ha (1,65%) dan luas lahan semak belukar tanun 2021 sebanyak 106,42 ha (0,74%). (2) Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek lingkungan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Mungaka tahun 2013-2021; aspek teknis memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Mungaka tahun 2013-2021; dan nilai rata-rata 3,36 dengan capaian 83,90 persen menunjukkan bahwa aspek ekologi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Mungaka tahun 2013-2021.
Analisis Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau Privat Di Perumnas Air Tawar Barat Kota Padang Permatasari, Idha; Wilis, Ratna
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.16353

Abstract

Menurut Peraturan (Menteri Agraria dan Tata Ruang, 2022) nomor 14, bahwa penyediaan dan pemanfaatan RTH dihadapkan pada tantangan keterbatasan lahan dan rendahnya partisipasi seluruh pihak yang berpotensi sebagai penyedia dan pemanfaat RTH. Hal ini menuntut adanya solusi penyediaan dan pemanfaatan RTH yang lebih baik, cepat, dan tepat agar menjamin kualitas dan proporsi kuantitas RTH ideal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Menurut (Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan, 2019) penelitian ini adalah penelitian yang mengukur nilai satu atau lebih secara mandiri. Dalam penelitian ini tidak membuat perbandingan variabel itu pada sampel yang lain, dan mencari hubungan variabel itu dengan variabel yang lain. Proses Perubahan luas RTH Privat dialami oleh sebagian besar sampel rumah yang diteliti di Perumnas Air Tawar Barat. Periode perubahan luas RTH Privat sebanyak 101 rumah mengalami sekali perubahan RTH Privat, dan 51 rumah mengalami dua kali perubahan RTH Privat. Kemudian tahun terjadinya perubahan luas RTH Privat sebanyak 87 rumah mengalami perubahan luas RTH Privat pada tahun 1900-an, dan 65 rumah mengalami perubahan luas RTH Privat pada tahun 2000-an. Sedangkan untuk luas RTH Privat yang berubah dimulai dari 2 m2 hingga 10 m2. Mengacu pada Peraturan Pemerintah Pekerjaan Umum Nomor 05 Tahun 2008 yang mensyaratkan RTH Privat minimal 10% dari total luas wilayah kelurahan Air Tawar Barat yaitu 133,68 ha, sedangkan luas RTH Privat di Perumnas Air Tawar Barat yang didapatkan dari hasil penelitian adalah 0,014% dari luas Kelurahan Air Tawar Barat. Maka RTH Privat eksisting wilayah Kelurahan Air Tawar Barat masih jauh dari persyaratan tersebut, untuk memenuhi kebutuhan tersebut dibutuhkan lahan ±9,6 Ha (8,6% dari luas wilayah Kelurahan Air Tawar Barat). Penyediaan RTH Privat di Perumnas Air Tawar Barat tergolong remdah, maka sebab itu pemerintah harus menciptakan program-program mengenai ruang terbuka hijau privat semisal sadar lingkungan dari level komunitas warga untuk menata pekarangan. Banyak warga yang belum memaksimalkan penyediaan RTH Privat, akan lebih baik jika warga memaksimalkan penyediaan RTH Privat menggunakan media tanam pot, tanaman gantung, hidroponik, tanaman merambat dan taman atap bangunan.
Konversi Lahan Perkebunan Karet Menjadi Kelapa Sawit Dengan Pendekatan OBIA (Object Based Image Analysis) Di Kecamatan Ipuh Ningsih, Ayu; Wilis, Ratna
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.17654

Abstract

Konversillahanamerupakan sebuah proses perubahantpenggunaan lahan yangtterjadi dari bentuk penggunaan tertentuakemudian dipergunakan untukopenggunaan yang lain. Provinsi Bengkulu menempati posisi ke-10 perkebunan karet terluas di Indonesia. Peningkatan luas lahan perkebunan karet di Provinsi Bengkulu masih tergolong rendah dibandingkan dengan peningkatan luas lahan perkebunan kelapa sawit. Data ini dapat dilihatadaripdata BPS Provinsi Bengkulu yang mencatat tahun 2010 Provinsi Bengkulu memiliki luas perkebunan sawit sebesar 246,8 Ha dan pada tahun 2022 luas perkebunan sawit di Provinsi Bengkulu menurut BPS tercatat sebesar 319,4 Ha. Tempat penelitian dilakukan di Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko yang diduka terjadi banyaknya alihafungsi lahan perkebunan karet menjadi kelapa sawit. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan luas lahan yang melakukan konversi lahan perkebunan karet menjadi kelapa sawit di Kecamatan Ipuh. Adapun metode yang digunakan untuk merumuskan hasil penelitian ini yaitu denganametode deskriptif kuantitatif menggunakantanalisis OBIA (Object Based Image Analysis). Hasil penelitian terlihat bahwa Pada lahan perkebunan karet mengalami penyusutan sebesar 39,4% pada tahun 2003-2013. Angka tersebut semakin bertambah pada tahun 2013-2023 menjadi 68,6%. Sedangkan lahan perkebunan sawit mengalami peningkatan 59,4% pada tahun 2003-2013. Angka tersebut kemudian mulai berkurang pada tahun 2013-2023 menjadi 27,7%. Hal ini membuktikan bahwa konversiplahan perkebunan karet menjadi kelapa sawit benar terjadi di Kecamatan Ipuh, meskipun tidak semua lahan perkebunan karet dialihkan menjadi perkebunanpkelapa sawit dan tidak semua perkebunan kelapa sawit berasal dari lahan perkebunan karet.
PENGARUH PEMBELAJARAN DI LUAR KELAS DENGAN MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI GEOGRAFI KELAS XI DI SMA NEGERI 6 SOLOK SELATAN KHALIL, AHMAD AL; Wilis, Ratna
JURNAL BUANA Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana/vol8-iss1/3595

Abstract

The purpose of this study was to explain the effect of learning outside the classroom with a project based learning model on students' critical thinking skills in class XI geography material at Senior High School Negeri 6 Solok Selatan. This study used a quasi-experimental design with two groups, namely the experimental class and the control class. The results showed a significant t-test value of 0.5% or a 95% confidence level with t count compared to t table = 12.89> 2.73 That is means that there is an influence of learning outside the classroom with the project based learning model on students' critical thinking skills in geography material for class XI iis at Senior High School country 6 south Solok . , being able to express their own opinions/be more confident and new ideas emerge. These sections have increased as a result of using the outdoor method in which there are project activities for making disaster-prone maps. These activities allow students to get facts and data that can be communicated in the results and disussion. The PJBL model section experienced improvements in both classes because students practiced what they designed. This research is suggested as an alternative learning for teachers in training students' critical thinking skills in Geography learning in class XI Senior High School.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KONVERSI LAHAN PERKEBUNAN KARET MENJADI KELAPA SAWIT DI KECAMATAN KAMPAR KIRI Firdaus, Khofifah Indah; Wilis, Ratna
JURNAL BUANA Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana/vol8-iss3/3596

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh konversi lahan perkebunan karet menjadi kelapa sawit yang terjadi di Kecamatan Kampar Kiri 20 tahun belakangan. Tujuan penelitian ini untuk mendefenisikan perubahan konversi lahan perkebunan karet menjadi kelapa sawit di Kecamatan Kampar Kiri dan menganalisis faktor penyebab konversi lahan perkebunan karet menjadi kelapa sawit di Kecamatan Kampar Kiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data yang digunakan angket/kuesioner. Subjek penelitian ini berfokus pada 95 petani yang ditentukan dengan rumus pengambilan sampel slovin dan teknik pengambilan sampel Non-probability Sampling metode Purposive Sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu OBIA (Object Based Image Analysis) dan deskriptif kuatitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Terjadi penurunan luas perkebunan karet tahun 2003-2013 sebesar 43,28% dan sebesar 62,4% pada tahun 2013-2023. Sedangkan perkebunan kelapa sawit terjadi peningkatan 43,17% pada tahun 2003-2013 dan pada tahun 2013-2023 meningkat 38,2%. 2) Umur tanaman karet dan jenis bibit tanaman karet memiliki pengaruh terhadap konversi lahan yang terjadi di Kecamatan kampar Kiri. Di samping itu, faktor lain yang mempengaruhi konversi lahan adalah resiko tanaman karet yang digemari oleh satwa liar seperti: rusa, gajah dan babi hutan. Kata Kunci: Konversi Lahan, Karet, Sawit Abstract This research is motivated by the conversion of rubber plantation land into oil palm that has occurred in Kampar Kiri District in the past 20 years. The purpose of this study was to define changes in the conversion of rubber plantation land to oil palm in Kampar Kiri District and to analyze the factors causing the conversion of rubber plantation land to oil palm in Kampar Kiri District. This study used a quantitative approach with data collection methods used questionnaires. The subjects of this study focused on 95 farmers determined by the slovin sampling formula and the Non-probability Sampling technique using the Purposive Sampling method. The data analysis technique used is OBIA (Object Based Image Analysis) and quantitative descriptive. The results of this study indicate that: 1) There was a decrease in the area of ​​rubber plantations in 2003-2013 by 43.28% and by 62.4% in 2013-2023. Meanwhile, oil palm plantations increased by 43.17% in 2003-2013 and in 2013-2023 increased by 38.2%. 2) The age of the rubber plant and the type of rubber plant seed have an influence on the land conversion that occurred in Kampar Kiri District. In addition, another factor affecting land conversion is the risk of rubber plantations being favored by wild animals such as: deer, elephants and wild boar. Keywords: Land Conversion, Rubber, Oil Palm
Pembuatan Peta Timbul Sebagai Media Pembelajaran Geografi: Making Embossed Maps as Learning Media for Geography Chandra, Deded; Wilis, Ratna; Frananda, Hendry; Rahmi, Lailatur; Arif, Dian Adhetya; Wijayanto, Bayu; Putra, Aprizon
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2019): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v8i2.2139

Abstract

This article aims to improve the ability of teachers and students to make media maps arise and improve teacher understanding and ability in terms of understanding pedagogical aspects that can be seen from the process of designing a Learning Implementation Plan (LIP) especially in terms of choosing a model or learning method. This activity was held at SMAN 2 using training methods, question and answer, and practice. In accordance with the objectives of the implementation of the activity, it is expected that teachers and students have an increased ability in terms of mastery to make map media arise. Then the teacher can also improve the teacher's understanding/ability in terms of understanding pedagogical aspects that can be seen from the process of designing the LIP especially in terms of choosing a learning model. By carrying out training to improve teacher skills in developing learning media, Geography Teachers are expected to have sufficient competence in terms of designing and utilizing media so that quality learning is created.
RELATIONSHIP OF SNACKING PATTERNS WITH DENTAL CARIES IN SDN 1 JEUMPET STUDENTS, ACEH BESAR REGENCY IN 2022 Wilis, Ratna; Maulizani, Dea
Journal Dental Health Vol 1 No 1 (2022): Dental Health
Publisher : Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.771 KB) | DOI: 10.30867/dheja.v1i1.59

Abstract

Dental caries is a major dental and oral health problem in the world. Dental caries is a disease of dental hard tissue that is closely related to the consumption of cariogenic foods or drinks. Cariogenic foods are sweet foods that can cause dental caries. The large number of street food vendors will encourage students to have a habit of consuming street food, especially during class breaks. Based on the results of the initial data on dental caries examination conducted at SDN 1 Jeumpet, from 15 students, the average dental caries was 3.8 in the moderate category. This study aims to determine the relationship between snacking patterns and dental caries in students of SDN 1 Jeumpet, Aceh Besar District. Using the chi-square test with a value of <0.05. The research was carried out at SDN 1 Jeumpet, Aceh Besar District and was carried out on 19-21 January 2022. The population in this study amounted to 102 students. The sample of this research is all students of SDN 1 jeumpet taken using Random Sampling technique that is as many as 50 students. The results showed that the value obtained was p = 0.034. Based on the results of the study, it was found that the pattern of snacking was not good with dental caries status in the high category of 13 students (50%). Meanwhile, a good snack pattern with dental caries status was found in the moderate category, namely 13 respondents (54.2) with a p value of 0.034 (p<0.05). The results of the chi-square statistical test show that there is a relationship between snacking patterns and dental caries in SDN 1 Jeumpet students, Aceh Besar district in 2022. It can be concluded that there is a relationship between snacking patterns and dental caries. Suggestion: It is expected that students will reduce the pattern of snacking on sweet and sticky foods and it is recommended to increase the consumption of fibrous snacks as daily food and maintain dental and oral hygiene.
PARTISIPASI KELOMPOK TANI DALAM PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TANAMAN PADI DI KAWASAN PERTANIAN KECAMATAN KURANJI Marna Adisa Pitri; Ratna Wilis
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31097

Abstract

The agricultural sector in Kuranji District is a key economic driver, particularly in Padang City. The objectives of this study are (1) to describe and discuss the level of participation of farmer groups in the agricultural areas of Kuranji District, and (2) to describe and discuss the level of rice productivity in the agricultural areas of Kuranji District. This study used a quantitative descriptive method. The population and sample were members of farmer groups in Kuranji District. The sampling technique used proportional random sampling, resulting in 95 farmer group members. Data collection techniques included questionnaires, interviews, and documentation. The data analysis used descriptive analysis using a Likert scale to measure participation levels. The results showed that the level of participation of farmer groups in Kuranji District was classified as high, with a total score of 3,427, or 80.16%. The average level of rice productivity in Kuranji District was moderate, at 4.8-6.3 tons/ha. The highest productivity was 8 tons/ha, and the lowest productivity was 3 tons/ha.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS ULEE KARENG BANDA ACEH Akbar, Rahmat; Natasya, Laura; Ismail, Ismail; Wilis, Ratna; Asyura, Finaul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5207

Abstract

AbstrakHipertensi merupakan penyakit tidak menular yang sering terjadi tanpa gejala awal dan menjadi penyebab kematian utama di dunia, termasuk Indonesia. Di wilayah kerja UPTD Puskesmas Ulee Kareng, Banda Aceh, hipertensi merupakan penyakit terbanyak yang menyerang kelompok lansia. Beberapa faktor seperti riwayat keluarga, status gizi, dan pengetahuan diduga berperan dalam kejadian hipertensi pada lansia.Untuk mengetahui hubungan antara riwayat keluarga, status gizi, dan pengetahuan dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja UPTD Puskesmas Ulee Kareng Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 82 orang lansia diambil menggunakan teknik proportional sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan pengukuran antropometri serta tekanan darah. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi- Square.Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat keluarga dengan kejadian hipertensi (p = 0,001), status gizi dengan kejadian hipertensi (p = 0,000), serta pengetahuan dengan kejadian hipertensi (p = 0,004). Lansia yang memiliki riwayat keluarga hipertensi, status gizi berisiko tinggi, dan pengetahuan kurang cenderung mengalami hipertensi yang tidak terkendali. Terdapat hubungan signifikan antara riwayat keluarga, status gizi, dan pengetahuan dengan kejadian hipertensi pada lansia. Disarankan kepada pihak puskesmas untuk meningkatkan edukasi kesehatan, skrining status gizi, dan memperkuat program pengendalian hipertensi bagi lansia.
Spatial assessment of erosion and landslide hazards as indicators of land degradation in Solok Regency, West Sumatra Dasrizal, Dasrizal; Juita, Erna; Wilis, Ratna; Febriandi, Febriandi; Febriani, Trina
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol. 13 No. 1 (2026)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2026.131.9443

Abstract

This study conducted an integrated spatial assessment to identify and map erosion and landslide threats, determining high-risk degraded areas in Solok Regency. The methods combined the Universal Soil Loss Equation (USLE) and the Analytic Hierarchy Process (AHP) within a Geographic Information System (GIS) framework. The analysis revealed a critical disconnect between erosion and landslide risks. Although 52.1% of the total area (?101,500 ha) was classified as safe from erosion (EHI<1), a substantial portion of this “safe” land-39.4% and 6.94% of the total area, respectively, exhibited moderate to high landslide susceptibility. Conversely, within the 37.1% of the area unsafe from erosion (EHI>1), moderate and high landslide susceptibility covered 24.3% and 7.4% of the total area, respectively. These results demonstrated that landslide triggers are independent of surface erosion processes in many areas, often occurring in locations considered "safe" from erosion due to innate geological and geomorphological factors. This complex interplay necessitates distinct yet coordinated mitigation strategies. The findings provide crucial spatial data for safe land use planning and disaster mitigation in Solok Regency, with a methodology applicable to other vulnerable landscapes, such as post-mining areas.
Co-Authors Aaron Kristian Abdul Rahman Abel Tasman Adella Afri Yusmawardi Afrina, Lusi Afriyalni Syafril Agus Hendra Al Rahmad Agustin, Adella ahmad Fadhil Ahmad fadil ahyuni . Ahyuni ahyuni Ahyuni Ahyuni Ainal Mardhiah Ainun Mardhiah, Ainun Ajidirman Akbar, Rahmat Alaa Rifkiyah Zahra Aldina Febriany Amalina, Khairani Amelia, Nora Anas, Fitri Yanti Andika, Fauziah Andriani Andriani Andriani Angraina, Dilla Anisa Wulandari Annisa Annisa Aulia Ali ANNISA KARIMA Anwar, Chairanisa Apriliani, Anggie Noer Aprillia, Yolanda Apriska, Putri Aprizon Putra Arbi, Isra Arianto Arie Satria Nasrul Arnela Nur Asyura, Finaul Attoriq, Adriano Aulia Azhar AYU NINGSIH Azhari Syarief Azka Zafarani Fadhilah Azzahra, Assyfa badri ahmad Bayu Wijayanto Bayu Wijayanto Betti Mailizar Bigharta Bekti Susetyo bin Fauzi, Rosmadi binti Muhammad Yusoff, Safiah Yusmah Cahyadi Nugroho Candra, Kiki Irafa chadijah nengsih nengsih Cintya Ekwirosa Citra Feriana PUTRI Cut Aja Nuraskin Dasrizal Dasrizal Deded Chandra Dedi Hermon Dhirah, Ulfa Husna Dian Adhetya Arif Dilla Hativa dion, nofrion Elsi Agusri Dewi emil liza marzena emira mora Erna M.Si Juita S.Pd ernawati . Faisal Yasin Faradilla Safitri, Faradilla Farimah, Siti Fauzan Muhammad Febriandi Febriandi Febriandi, Febriandi Febriani, Trina Fella Melifa Finaul Asyura Firdaus, Khofifah Indah Fitri Rahmadani Fitri Yanti Anas FITRIA IRZA WULANDARI Harmedi Yulian Saputra Hayati, Zahrotal Helfia Edial hendri, Jihan Hendry Frananda, Hendry Henny febriani Herry Hasan Imran Ifan Wahyudi ilham fani Imran, Herry Indriana Indriana Intan Liana Irda Suryani Irvan Oktavianus Ismail Ismail Iswandi Iswandi Iswandi U iswandi U Jasiro, Affandri Jihan Roobiaht Keumala, Cut Ratna Khairun Nisa KHALIL, AHMAD AL Khansa Rezkina Komaini, Anton L Sukardi Lathifah Maarufi Lestari, Ramaika Liana, Intan Lidia Mewilda Lidyawati Novita Simatupang Linda Suryani Lubis, Sistia Ainun Luklu Ul Hayati M Iqbal Riski M. Arfan Dzaki Marna Adisa Pitri Marya, Sri Maulizani, Dea Mentari Dian Pertiwi Muchlis, Arif Fadli Muhammad Alvin Nurdin Muhammad Ridwan Muhammad Yusuf Alhamdani Mulyani, Isni Muslimah, Afiatul Mutia Khairani mutiara putri insani Nana Sutrisna Nasarta, Bima Nasri Nasri Nasri Nasri, Nasri Natasya Natasya, Laura Nayla Khairiatul Ramadhani Nia Kurniawati Nia Puteri Handayani Niakurniawati Niakurniawati Niakurniawati, Niakurniawati Nofrion Nomory, Alifia Nora Fudhla Nova, Sari Nurhasan Syah Nurhasanah, Fadillah Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurlaili Ramli Nurul Oktimawani Tanjung Oktamiranda, Rafdafel Operma, Sukron Permatasari, Idha Pinezia Fitri Arsalina Pudia M. Indika puja priska cindy Puput Bella Mulbes Puti Tiara Dewi Putri Sepyoza, Atika Putri, Sri Kandi Qoviva, Naneza Rachmy, Helviona Rahimatul Wardanil, Zaura Rahmanelli Rahmanelli Rahmaniar Rahmat Akbar Rahmayani Rahmayani Ramadhan, Risky RANNY PERMATA SARI Ratna Keumala, Cut Ratna Ratna Raudhatun Nuzul ZA, Raudhatun Ray Silva Reca Rery Novio Resty Ramahdana Rido Koja Ridwandi ridwandi Rizkiani, Ardhika Bestary Rosalin Rosalin, Rosalin Rosdiana, Eva Rosdianto Rostini, Rostini Rozikha, Zuhra Sari Nova Sefty Novitasari Silvia Kurnia Syahada Sisca Mardelita SITI FATIMAH Siti Fatimah Siti Rohani Siti Samaniyah Slamet Rianto Soraya, Elmitha Tri Sri Mariya Suci Ramadhani, Suci Sugeng Nugroho Sukma Julita Sukron Operma Suparno Suryani, Linda Syafri Anwar Syafriyemi, Rita Sya’bani, Nur Syukri, Alfi T. Alamsyah Tari Rusti Ningsih Taufan Muhammad Teuku Salfiyadi Tina Arnasti Triyatno Triyatno Triyatno Vivi dona sari widodo saputra Widya Prarikeslan Widya Prarikesslan Wirza Wirza Wirza Wirza, Wirza Yefterson, Ridho Bayu Yeni Rimadeni Yenni Melia Yonanda, Hirva Yudan Hermawan Yulfa, Arie Yulia Citra, Yulia Yurni Suasti Yusyaf, Dhiva Julian Zahara, Elfi Zulfa Zahara, Weni Zulkarnain, Nabil