p-Index From 2021 - 2026
10.238
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Medikora: Jurnal Ilmiah Kesehatan Olahraga JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Journal of Nutrition College Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Riset Kesehatan Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya The Indonesian Journal of Public Health Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Kesehatan Manarang Jurnal Kesehatan Prima Amerta Nutrition Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Media Karya Kesehatan Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Indonesian Journal of Global Health research Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat Quality : Jurnal Kesehatan Public Health and Preventive Medicine Archive Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia JURNAL PENELITIAN TERAPAN KESEHATAN Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan (JPKMK) Jurnal Svasta Harena Rafflesia ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Intervensi Gizi Balita Malnutrisi melalui Pemberian Makanan Tambahan Berbasis Pangan Lokal dan Lomba Cooking Class di Wilayah Kerja Puskesmas Lingkar Timur, Bengkulu Simbolon, Demsa; Adinda Fitria Pasmah; Ayu Zahara; Deni Sri Utami; Febri Andri Awan; Intan Puspita Sari; Mia Oktiara; Putri Ayu Lestari; Septiana Maharani; Tiara Dika Marseli
ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa Vol. 1 No. 3 (2023): ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurnaladm.v1i3.392

Abstract

Prevalensi stunting di Kota Bengkulu menncapai 19,8% perlu upaya penurunan prevalensi masalah gizi. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan untuk menangani masalah ini melalui program intervensi, seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal dan cooking class. Implementasi kegiatan dilakukan melalui pendekatan promosi kesehatan dan pendampingan keluarga rawan gizi. Musyawarah masyarakat diadakan untuk merumuskan solusi pencegahan dan penanggulangan masalah gizi. Selama kegiatan, ibu balita menunjukkan antusiasme tinggi dengan membawa bahan makanan dan perlengkapan memasak dari rumah, serta bersemangat memasak sesuai dengan resep yang dipilih. Upaya lebih lanjut melibatkan konseling gizi, pemantauan status gizi balita, penyusunan menu PMT, dan lomba cooking class. Hasil kegiatan pendampingan konsusmsi PMT berbasis pangan lokal dapat meningkatkan status gizi balita. Demikian juga, kegiatan cooking class berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi PMT yang menarik bagi balita. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan berat badan balita yang mengalami malnutrisi. Kesimpulannya, program intervensi ini membuktikan keberhasilan dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan praktik gizi ibu balita serta berpotensi menjadi model untuk pencegahan dan penanggulangan masalah gizi di wilayah lain.
Intervensi Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) dan Lomba Balita Sehat di Desa Pancamukti Kabupaten Bengkulu Tengah Simbolon, Demsa; Lula Rulia Agustin; Mutiara Ba’es; Mutiara Shaum; Dwi Nesa; Edwin Mardiansyah; Kiki Gadistya Ari Safitri; Endah Dwika Syari; Hana Ayu Puspaningrum; Karisma Cindy Roza
ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa Vol. 2 No. 1 (2024): ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurnaladm.v2i1.419

Abstract

Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) menjadi kunci dalam mengidentifikasi dan mencegah gangguan tumbuh kembang pada anak. Fokus utama Pengabdian kepada Masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan Guru PAUD, orang tua anak PAUD, dan ibu balita tentang pentingnya pemantauan pertumbuhan dan perkembangan melalui SDIDTK. Kegiatan, dilaksanakan pada 16-28 Januari 2023 di Desa Pancamukti, mencakup penyuluhan dan intervensi SDIDTK di PAUD RA Uswatun Hasana, lomba balita sehat, dan kunjungan keluarga binaan. Hasil evaluasi menunjukkan kesuksesan pelaksanaan program dengan partisipasi masyarakat yang sangat baik, khususnya dari Guru PAUD, orang tua, anak PAUD, dan balita. Semua anak PAUD aktif mengikuti SDIDTK, menunjukkan tingkat antusiasme yang tinggi. Lomba Balita Sehat juga mendapat dukungan tinggi, dengan 90% sasaran hadir dalam kegiatan tersebut. Evaluasi positif mencerminkan tingkat kesadaran yang tinggi terhadap pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak. Rekomendasi program mencakup kelanjutan kegiatan pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala dan pendampingan keluarga dengan balita. Kesuksesan program ini menjadi dasar untuk pengembangan inisiatif serupa di masa depan, mendukung kesehatan dan perkembangan optimal anak-anak dalam komunitas. Program ini memberikan harapan untuk kelanjutan kegiatan pemantauan tumbuh kembang anak di wilayah tersebut dan dapat menjadi model bagi inisiatif serupa di tempat lain.
Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe dan Pencegahan Anemia pada Remaja Putri di Indonesia: Meta-Analisis Simbolon, Demsa; Anggraini, Hera; Sari, Ayu Prapita
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2023.7.2.11325

Abstract

The study aimed to determine the estimated combined effect of Fe tablet consumption on the incidence of anemia in adolescent girls. The research design used was Meta-analysis. The literature was searching from Pub-Med and Google Scholar articles. The article criteria were: (1) articles which published in 2017-2022; (2) articles with research conducted in Indonesia; (3) articles which can be downloaded full-tex; (4) articles with case control and cross-sectional studies; (5) articles with available Odd Ratio data. The searching keywords used were "anemic OR anemia"; "Fe tablets OR blood added tablets"; "remaja putri OR adolescent girls". Tracing articles process was presented in the PRISMA diagram. The data were then analyzed using Review Manager software Version of 5.4 with random effect analysis model. An average of 41% of adolescent girls showed to have anemia; an average of 43.5% of adolescent girls do not adhere to the consumption of Fe tablets. The results of the meta-analysis on 16 articles found Adjusted Odds Ratio (ORa) value = 6.94 (95% CI = 3.17-15.22; p< 0.0001). It is concluded that the adherence to the consumption of Fe tablets can prevent anemia in adolescent girls in Indonesia. Efforts are needed to increase the scope of consumption of Fe tablets through promotive and preventive efforts. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui estimasi efek gabungan pengaruh kepatuhan konsumsi tablet Fe terhadap pencegahan anemia pada remaja putri. Desain penelitian menggunakan meta-analisis. Penelusuran literatur ilmiah dilakukan dari artikel Pubmed dan Google Scholar. Kriteria artikel adalah: (1) artikel yang dipublikasikan tahun 2017-2022; (2) Artikel yang penelitiannya dilakukan di Indonesia; (3) artikel dapat diunduh fulltext; (4) desain penelitian menggunakan studi case control dan cross-sectional; (5) tersedia data Odd Ratio (OR). Kata kunci pencarian artikel adalah “anemis or anemia”, “Fe tablet or tablet tambah darah” “adolesencce girl or remaja putri”. Proses penelurusan artikel disajikan dalam diagram PRISMA. Analisis data menggunakan software Review Manager Versi 5.4 dengan model analisis random effect. Rata-rata 41% remaja putri mengalami anemia, rata-rata 43,5% remaja putri tidak patuh konsumsi tablet Fe. Hasil meta-analisis pada 16 artikel menemukan nilai Odds Rasio Adjusted (ORa)= 6,94 (95% CI= 3,17-15,22; p< 0,0001). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kepatuhan konsumsi tablet Fe dapat mencegah anemia pada remaja putri di Indonesia. Peningkatan cakupan konsumsi tablet Fe sangat diperlukan, terutama melalui upaya promotif dan preventif.
Praktek Pemberian Makan Bayi dan Anak Berdasarkan Daerah Tempat Tinggal di Provinsi Bengkulu, Indonesia: Infant and Young Child Feeding Practices Based on Region of Residence in Bengkulu Province, Indonesia Simbolon, Demsa; Suryani, Desri; Yunita, Yunita; Fauzi, Yusran
Amerta Nutrition Vol. 9 No. 4 (2025): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v9i4.2025.640-650

Abstract

Background: Children under two years old go through a rapid physical growth period, requiring the highest nutritional intake compared to other age groups. However, infant and young child feeding (IYCF) practices are often suboptimal, leading to nutritional and health problems. Objectives: This study aimed to determine the determinants of IYCF practices in Bengkulu Province. Methods: The study used a cross-sectional design from the 2017 IDHS data. The sample was women of childbearing age 15-49 years who had children aged 6-24 months, as many as 73 children with a stratified two-stage sampling technique. Data analysis using proportion difference test with chi-square test and multivariate binary logistic regression. Results: This study found that in 83.9% of urban areas and 91.5% of rural areas, the practice of IYCF is not by the recommendations. There is no difference in IYCF practice between urban and rural areas. Factors related to the practice of IYCF are pregnancy planning and antenatal care (ANC) quantity. Unplanned pregnancies had a risk of 4.8 times (p-value=0.04) the practice of IYCF was not as recommended compared to the intended pregnancies. The quantity of antenatal care that was not at risk was 4.8 times the practice of IYCF was not as recommended compared to the quantity of good ANC (p-value=0.05). Conclusions: Pregnancy planning needs to be educational material for young women, and an increase in efforts to increase knowledge of pregnant women about IYCF during antenatal care through nutrition counseling programs or classes for pregnant women in health facilities.
Media Audio Barcode Monitoring Book (Dicotobook) Effectively Improves Detection of Stunting Risk Mirabella Hasmanita, Maharani; Simbolon, Demsa; Linda, Linda
Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan INTEREST: Jurnal Ilmu Kesehatan Volume 13 Number 2 November 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/interest.v13i2.617

Abstract

Background: Stunting is the growth retardation that occurs in children as a result of chronic malnutrition, recurrent infections, and persistent psychological and social stress. 88 toddlers in Bengkulu City experienced stunting with a prevalence of 0.86%. This study aims to determine the effectiveness of the Audio Barcode Monitoring Book (Dicotobook) media on maternal behavior in the early detection of stunting. Methods: This study used a quasi-experiment design with a pretest-posttest design with a control group. The sample in this study was breastfeeding mothers, totalling 30 people in the intervention group and 30 in the control group using a purposive sampling technique. Data analysis in this study used the Wilcoxon signed rank test, the Mann-Whitney test, and the Analysis of Covariance test. Results: The statistical test results showed differences in mothers' average knowledge, attitudes, and actions before and after education using Dicotobook media (intervention group) (p-value 0.001) and leaflet (control group) (p-value 0.001). Education with Dicotobook media is more effective in increasing knowledge (p-value 0.004), attitudes (p-value 0.009), and actions (p-value 0.016) in the early detection of stunting risk after controlling for factors such as maternal education, maternal occupation, and distance to health facilities. Conclusion: Dicotobook media is a very suitable educational media that can motivate improvement in knowledge, attitudes, and actions in the early detection of stunting risk. This Dicotobook media can be used as an alternative to provide education to the public.
Pelatihan dan Pendampingan Pemanfaatan Bahan Pangan Lokal untuk Pemberian Makan Tambahan (PMT) Pemulihan bagi Anak Stunting Widyastuti, Ririn; Boa, Grasiana Florida; Belarminus, Petrus; Awang, Mariana Ngundju; Wanti, Wanti; Irfan, Irfan; Sine, Juni Gressilda L; Agustine, Uly; Saghu, Maria Mencyana Paty; Simbolon, Demsa
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i1.23350

Abstract

ABSTRAK Angka stunting di Indonesia terus menunjukkan penurunan signifikan, dari 27,7% pada tahun 2019 menjadi 19,8% pada tahun 2024, namun masih terdapat kesenjangan antarwilayah dengan prevalensi tinggi di beberapa provinsi. Salah satu faktor penyebabnya adalah rendahnya pengetahuan dan keterampilan orang tua serta kader posyandu dalam pemenuhan gizi anak, khususnya dalam pengolahan bahan pangan lokal untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Pelatihan dan pendampingan pemanfaatan bahan pangan lokal menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kemampuan tersebut sekaligus mendorong kemandirian pangan keluarga. Melalui optimalisasi potensi pangan lokal yang melimpah, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting secara berkelanjutan di Indonesia. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua serta kader posyandu dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi PMT pemulihan bagi anak stunting serta mendukung pemenuhan gizi balita secara mandiri dan berkelanjutan, serta berkontribusi dalam menurunkan prevalensi stuntingdi tingkat keluarga dan masyarakat. Kegiatan dalam bentuk pelatihan, pendampingan dan lomba kreasi cipta menu bahan pangan lokal untuk anak stunting. Hasil: kegiatan pelatihan dan pendampingan pemberian PMT 90 hari menunjukkan hasil 4 balita berat badan normal, 2 balita berisiko gizi lebih dan 2 balita dengan gizi kurang. 1 Balita dengan penyakit infeksi telah dilakukan rujukan ke RS. Pelatihan dan pendampingan pemanfaatan bahan pangan lokal efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian orang tua serta kader dalam pembuatan PMT bergizi seimbang bagi anak stunting. Kegiatan ini berkontribusi nyata terhadap perbaikan status gizi anak dan percepatan penurunan angka stunting di masyarakat. Kata Kunci: Pelatihan, Pendampingan, Kader, Orangtua, PMT, Bahan Pangan Lokal, Stunting.  ABSTRACT The stunting rate in Indonesia continues to show a significant decline, from 27.7% in 2019 to 19.8% in 2024. However, disparities remain between regions, with high prevalence in several provinces. One contributing factor is the low knowledge and skills of parents and integrated health post (Posyandu) cadres in meeting children's nutritional needs, particularly in processing local food ingredients for supplementary feeding (PMT). Training and mentoring in the use of local food ingredients is an effective strategy to improve these skills while encouraging family food self-sufficiency. By optimizing the abundant potential of local food, this activity is expected to strengthen the role of communities in sustainable stunting prevention and management efforts in Indonesia. Increasing the knowledge and skills of parents and integrated health post (posyandu) cadres in processing local food ingredients into recovery PMT for stunted children and supporting the fulfillment of toddler nutrition independently and sustainably, as well as contributing to reducing the prevalence of stunting at the family and community level. Activities in the form of training, mentoring and competitions to create local food menus for stunted children. 90-day PMT training and mentoring activities showed results for 4 toddlers with normal weight, 2 toddlers at risk of overnutrition, and 2 toddlers with malnutrition. One toddler with an infectious disease was referred to the hospital. Training and mentoring on the use of local food ingredients effectively increases the knowledge, skills, and independence of parents and cadres in preparing nutritionally balanced PMT for stunted children. This activity significantly contributes to improving children's nutritional status and accelerating the reduction of stunting rates in the community. Keywords: Training, Mentoring, Cadres, Parents, PMT, Local Food Ingredients, Stunting.
The influence of nutritional literacy through pocket books on mothers knowledge and attitudes in giving vitamin a to toddlers in the work area of the community health center Simbolon, Demsa; Santika, Olivia Dinda; Nathan, Okdi; Ponterik, Anna Veronica
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) VOLUME 13 ISSUE 5, 2025
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijnd.2025.13(5).387-396

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Vitamin A sangat penting untuk pertumbuhan dan ketahanan tubuh terhadap penyakit. Kekurangannya dapat menyebabkan kebutaan yang dapat dicegah dan meningkatkan tingkat morbiditas dan kematian, terutama pada balita. Di Indonesia, cakupan suplementasi vitamin A masih relatif rendah (76,68%). Di Provinsi Bengkulu, prevalensi kekurangan vitamin A terendah ditemukan di Kota Bengkulu. Sekitar 10-15% anak Indonesia di bawah usia lima tahun menderita kekurangan vitamin A. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas literasi gizi menggunakan buku saku tentang pengetahuan dan sikap ibu terkait suplementasi vitamin A untuk balita. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest satu kelompok. Sampel terdiri dari 60 ibu (30 pada kelompok intervensi dan 30 pada kelompok kontrol), dipilih secara sengaja dari 772 orang tua yang hadir di Posyandu (posko pelayanan kesehatan terpadu) di kawasan Puskesmas Sawah Lebar pada Mei 2024. Data dikumpulkan melalui kuesioner pre-test dan post-test intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-kuadrat dan regresi logistik multivariat. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan dan sikap yang signifikan pada kedua kelompok setelah intervensi (p-value<0,001), meskipun perbedaan antar kelompok tidak signifikan secara statistik. Kelompok intervensi yang menggunakan pocketbook menunjukkan peningkatan rata-rata yang sedikit lebih tinggi dalam pengetahuan dan sikap. Kesimpulan: Literasi gizi melalui penggunaan dompet efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu terhadap suplementasi vitamin A dan berpotensi mendukung keberhasilan program vitamin A di masyarakat.KATA KUNCI: balita, literasi gizi, vitamin AABSTRACTIntroduction:  Vitamin A is essential for growth and the body’s resistance to disease. Its deficiency can lead to preventable blindness and increase morbidity and mortality rates, especially among toddlers. In Indonesia, the coverage of vitamin A supplementation remains relatively low (76.68%), and in Bengkulu Province, the lowest prevalence of vitamin A deficiency is found in the city. Approximately 10–15% of Indonesian children under the age of five suffer from vitamin A deficiency. Methods: This study aims to evaluate the effectiveness of nutritional literacy using a pocketbook on mothers' knowledge and attitudes regarding vitamin A supplementation for toddlers. The research used a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The sample consisted of 60 mothers (30 in the intervention group and 30 in the control group), selected purposively from 772 parents attending the Posyandu (integrated health service post) in the Sawah Lebar Community Health Center area in May 2024. Data was collected via pre- and post-intervention questionnaires, then analyzed using chi-square and multivariate logistic regression tests.Results:  The results showed a significant improvement in knowledge and attitudes in both groups after the intervention (p = 0.000), although the difference between the groups was not statistically significant. The intervention group that used the pocketbook demonstrated a slightly higher average increase in knowledge and attitudes.Conclusion:  Nutritional literacy through the use of pocketbooks is effective in improving maternal knowledge and attitudes toward vitamin A supplementation and has the potential to support the success of vitamin A programs in the community.KEYWORDS:  nutritional literacy, toddlers, vitamin A
History of Risky Pregnancies and Failure of Exclusive Breastfeeding in Indonesia Demsa Simbolon; Nur Mahdiyah Merly Yanti; Lisma Ningsih
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 3 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/jikm.2023.14.3.332-348

Abstract

The coverage of exclusive breastfeeding for infants in Indonesia still needs to be higher compared to the national target (80%). Low coverage of exclusive breastfeeding is a risk factor for various nutritional problems in toddlers. The causes of failure of exclusive breastfeeding are multifactorial, including risky pregnancy. This study aims to determine the association of risky pregnancies with the failure of exclusive breastfeeding using national data from the 2017 Indonesian Health Demographic Survey (IDHS) with a cross-sectional design. The study sample that met the criteria was 6,689 mothers with children aged 6-23 months. The independent variable is risky pregnancy (parity, pregnancy spacing, age during pregnancy), and the dependent variable is the failure of exclusive breastfeeding. Data analysis using multivariate logistic regression. The results found that only 26.2% of exclusive breastfeeding practices. Risky pregnancy is associated with the failure of exclusive breastfeeding. Mothers with too much parity risked 1,195 times, mothers with primiparous parity risked 1,716 times, too close birth spacing risked 1,210 times, and too young mothers were 1,267 times more likely not to exclusively breastfeed than mothers who had normal pregnancies after controlling for the area of residence. It is necessary to improve health promotion programs to the public regarding the importance of offering exclusive breastfeeding to infants and improving fertility characteristics.
Efektivitas Pendampingan Keluarga dan PMT Berbasis Pangan Lokal Terhadap Perilaku Ibu dan Status Gizi Balita Wasting di Puskesmas Kuala Lempuing: Effectiveness of Family Assistance and Local Food-Based Complementary Feeding on Maternal Behavior and the Nutritional Status of Wasting Toddlers at the Kuala Lempuing Health Center Simbolon, Demsa; Pradana, Daffa Arya; Nazilah, Desty Syaefatul; Hakiki, Eka Hariani; Nirmalasari, Fenti; Efita, Frischa; Walfitri, Khairunnisak; Rezki, Kurnia Dwi; Miftahurrohmah, Miftahurrohmah; Vykhanza, Nadia; Martcela, Sherly; Putri, Ulfa Oktaviani; Sari, Winda Regita Puspita
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1090

Abstract

Wasting (gizi kurus akut) pada balita merupakan salah satu indikator malnutrisi yang paling berisiko meningkatkan morbiditas dan mortalitas. Analisis situasi di wilayah kerja Puskesmas Kuala Lempuing menunjukkan prevalensi wasting sebesar 0,97% dengan skor prioritas USG 4,0, sehingga membutuhkan intervensi segera. Pendekatan intervensi gizi konvensional sering kali kurang efektif karena tidak menyasar faktor perilaku dan praktik pengasuhan. Kegiatan ini bertujuan untuk intervensi kombinasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal dan pendampingan keluarga (homecare) terhadap perubahan status gizi serta peningkatan pengetahuan, sikap, dan tindakan (PST) ibu balita wasting. Intervensi ini melibatkan 5 balita wasting di wilayah Puskesmas Kuala Lempuing pada tahun 2025. Intervensi dilakukan selama 7 hari, meliputi pemberian PMT 2 kali sehari (Puding, Nugget, Dimsum) dan pendampingan keluarga (konseling Pemberian Makan Bayi dan Anak/PMBA). Keberhasilan kegiatan diukur dengan perbandingan pengukuran antropometri serta pre-test dan post-test, perubahan pengetahuan, sikap, dan praktik (PSP) ibu. Intervensi menunjukkan peningkatan perilaku ibu, ditandai dengan kenaikan skor pengetahuan ibu hingga mencapai 100% pada post-test. Tindakan dan sikap juga meningkat pada seluruh responden. Namun ditemukan hasil pengukuran antropometri, dua dari lima balita mengalami penurunan berat badan. Dua balita mengalami penurunan berat badan yang diduga dipengaruhi oleh penyakit infeksi dan ketidakpatuhan pemberian makan. Kombinasi PMT berbasis pangan lokal dan pendampingan keluarga efektif meningkatkan PST ibu dan berkontribusi positif terhadap pemulihan status gizi balita wasting. Intervensi jangka pendek ini menunjukkan potensi yang baik, namun diperlukan durasi pendampingan yang lebih panjang serta integrasi dengan upaya pencegahan penyakit untuk mencapai pemulihan gizi yang optimal dan berkelanjutan.
Pencegahan dan Penanggulangan Kecacingan Melalui Kolaborasi Lintas Sektor di Sekolah Dasar: Worm Prevention and Control Through Cross-Sector Collaboration in Elementary Schools Simbolon, Demsa; Okfrianti, Yenni; Kermelita, Deri; Darwis, Darwis; Mulyati, Leli; Rochmat, Rustam Aji; Elly, Nur; Sahidan, Sahidan
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1346

Abstract

Infeksi kecacingan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat pada anak usia sekolah, terutama di wilayah dengan sanitasi yang belum memadai. Meskipun program pemberian obat pencegahan massal (POPM) telah dilaksanakan dengan cakupan tinggi, kasus kecacingan masih ditemukan, menunjukkan adanya kesenjangan pada aspek perilaku dan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan deteksi dini, pengetahuan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pencegahan kecacingan di SD 86 Tanjung Beringin, Kabupaten Rejang Lebong. Metode yang digunakan adalah intervensi terintegrasi berbasis sekolah dengan melibatkan sektor kesehatan, pendidikan, pemerintah daerah, dan institusi akademik. Kegiatan dilaksanakan pada Oktober–Desember 2025 dan meliputi koordinasi dan advokasi lintas sektor, skrining kecacingan melalui pemeriksaan feses, pemeriksaan kadar hemoglobin, pengukuran status gizi (antropometri dan LILA), pemberian obat cacing, edukasi PHBS, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan prevalensi kecacingan sebesar 36,6% pada siswa, disertai masalah gizi berupa gizi kurang (26,4%), stunting (19,1%), dan anemia (6,4%). Skrining berhasil mengidentifikasi siswa berisiko yang memerlukan tindak lanjut. Selain itu, terjadi penguatan kapasitas guru dan UKS dalam edukasi kesehatan serta peningkatan komitmen lintas sektor dalam mendukung perbaikan sanitasi dan keberlanjutan program. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan terpadu berbasis sekolah yang mengombinasikan deteksi dini, edukasi, dan advokasi lintas sektor berpotensi meningkatkan efektivitas pencegahan kecacingan dalam mendukung pencapaian target Kabupaten Rejang Lebong Zero Kecacingan
Co-Authors Adelia Bella Saputri Adinda Fitria Pasmah Afriyana Siregar Agnes Sihsinarmiyati AGUSTINA SETIA Agustira, Vina Ahmad Rizal ahmad rizal Ajeng Ajeng, Ajeng Alfatah Reza Purqon Amelia Febrina Anang Wahyudi Andra Regi Dinata Anelda, Anelda Anggraini, Hera Anisa Ezza Febria ANITA CHRISTINA SEMBIRING Annikmatul Fadhilah Annisaa Deshilva Putri Asmawati Asmawati Atikah Atikah Ayu Erlian Ayu Pravita Sari Ayu Zahara Ayuningtyas Ayuningtyas Bathari, Rosalia Rina Beatrix Soi Beatrix Soi Belarminus, Petrus Bembi Jonatan Berta Perovencia FS Betta Aprisia Bintang Agustina Pratiwi Boa, Grasiana Florida Bringiwatty Batbual Bringwatty Batbual Bringwatty Batbual Cahyati, Tasya Ingrit Champaca Putri Chintya Wardini Clara Aqilah Suwindra Dahrizal Dahrizal darwis darwis, darwis Deni Sri Utami Deri Kermelita Desi Fitria Anggriani Desri Suryani Dhammayanti, Dita Dhea Adevianti Dhea Riski Putri Indana Diah Zhafiratika Dina Aulia Dinda Apilia Dino Sumaryono Dwi Nesa Edwin Mardiansyah Efita, Frischa Efrida, Solha Eliana Eliana Eliana Emy Yuliantini Endah Dwika Syari Ervina, Lissa Eza Yuni Syafitri Fazera Carolina Febri Andri Awan Febriandini Adha Fransiskus Salesius Onggang Frensi Riastuti Hakiki, Eka Hariani Hana Ayu Puspaningrum Hapsari, Tri Harja Junialdi Hasasn, Tobianus Heidy Dayanti Helen Albaina Herlia Amia Herlina, Revi Iin Nilawati Ikat Tri Hawani Ina Debora Ratu Ludji INA DEBORA RATU LUDJI Inayah Amira Zahrah Intan Fitriza Intan Puspita Sari Irma Ayu Pola Pakpahan Ismiati Ismiati Istianingsih Jessica Jumiyati Jumiyati Jumiyati Jumiyati Jumiyati, Jumiyati Kamsiah Kamsiah Kamsiah Karisma Cindy Roza Kiki Gadistya Ari Safitri Krisnasary, Arie kusdalinah Kusdalinah Kusdalinah Kusdanilah Lende, Julianus Linda Linda Lisma Ningsih Ludji, Ina Deborah Lula Rulia Agustin Luluk Setianingsih Lusi Afriani Lusi Andriani, Lusi Maigoda, Tonny Cortis Mareta Bakale Bakoil Mariana Ngundju Awang Mariati Mariati Martcela, Sherly Meidiana, Risma Melinda Rosita Wariyaka Melinda Sari Melisa Tri Maharani Meriwati Mahyudin Meriwati, Meriwati Meysin Cicilia Mia Meisara Mia Oktiara Miftahurrohmah Miftahurrohmah, Miftahurrohmah Mirabella Hasmanita, Maharani Mizawati, Afrina MMSI Irfan ,S. Kom Monik, Monik Muhammad Ferdian Akri Pratama Mulyati, Leli Mutiara Ba’es Mutiara Shaum Natan, Okdi Nathan, Okdi Nazilah, Desty Syaefatul Nirmalasari, Fenti Nova Anjelina Nur Ainun Nur Choliza Azri Nur Choliza Azri Nur Elly Nur Elly Nur Mahdiyah Merly Yanti Nurfitra, Rani Nurlita Putri Nurlita Putri Nurlita Putri, Nurlita Oktavia Wahyu Lestari Patroni, Rini Permatasari, Ragil Putri Ponterik, Anna Veronica Pradana, Daffa Arya Putri Ayu Lestari Putri Dwi Aiyzah Putri KatrimaNingsih Putri Salsabilla Putri Yuniarti Putri, Nabila Putri, Ulfa Oktaviani Putriseptiani, Nabila Rahmadi, Antun Rahyani, Yuni Rani Shiva Aulia Repki Trinda Putri Revi Indahsari Rezki, Kurnia Dwi Riastuti, Frensi Ririn Widyastuti, Ririn Riska Oktavia Rista Elmika Rochmat, Rustam Aji Ruzita ABD Talib Ruzita ABD Talib Sabinus Bunga Ama Kedang Saghu, Maria Mencyana Pati Saghu, Maria Mencyana Paty Sahidan, Sahidan Santika, Olivia Dinda Saparini, Suci Sari, Ayu Prapita Sari, Melita Sari, Winda Regita Puspita Selfi, Bela Febriana Septiana Maharani Sine, Juni Gressilda L Siregar, Afriyana Sitompul, Linda Sitorus, Cindy Veronica SOI, BEATRIX Solly Aryza Sri Sumarni Sumiarti, Wenti Tafrieani, Windy Talib, Ruzita ABD Tamaulina Br Sembiring Tiara Dika Marseli Triani Maulana Sihite Uly Agustine, Uly Vykhanza, Nadia Wahyu Dwi Astuti Wahyu Dwi Astuti Walfitri, Khairunnisak Wanti Wanti Wanti Wati, Kelvin Setia Widia Lestari Widiastuti, Heny Winda Agnesta Yandrizal Yandrizal Yanpitherszon Liunokas Yendea Dwi Agustin Yenni Okfrianti Yorita, Epti Yulia Anjelita Yunandhia Rainissa YUNITA Yunita Yunita Yunita Yunita yusmidiarti, yusmidiarti Yusran Fauzi Zahara, Ayu