Claim Missing Document
Check
Articles

Ancaman di Lautan Pala: Mekanisme dan Efektivitas Patroli Hongi dalam Mempertahankan Monopoli Perdagangan VOC di Maluku Purba, Agnesia Margareta; Nasution, Amanda Fayrisha; Purba, Muhammad Naufal Syafiq; Turnip, Rafli Edelweis; Sinaga, Rosmaida
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7653

Abstract

Penelitian ini membahas tentang patroli Hongi sebagai strategi VOC dalam mempertahankan monopoli perdagangan rempah-rempah di Maluku pada abad ke-17 hingga ke-18. Kepulauan Maluku yang dikenal sebagai penghasil cengkeh dan pala terbaik di dunia menjadi sasaran utama VOC untuk dikuasai sepenuhnya. Melalui sistem patroli Hongi, VOC melakukan pengawasan ketat terhadap produksi dan perdagangan rempah dengan cara menghancurkan tanaman rempah di luar wilayah yang ditentukan serta menghukum berat para penyelundup. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka untuk menganalisis tiga hal utama: mekanisme operasional patroli Hongi, efektivitas patroli dalam mempertahankan monopoli, dan dampak sosial-ekonomi serta ekologis terhadap masyarakat Maluku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa patroli Hongi memang efektif secara ekonomi bagi VOC dengan menjaga stabilitas harga rempah di Eropa, namun menimbulkan dampak yang sangat merugikan bagi masyarakat Maluku, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Sistem ini menghancurkan ekonomi tradisional, memecah belah masyarakat, merusak ekosistem, dan merampas kedaulatan maritim masyarakat Maluku.
Dinamika VOC di Nusantara 1602-1799: dari Monopoli Perdagangan, Perlawanan, Hingga Pembubaran Sianturi, Ramlan Anri; Manalu, Jesika Febrianty; Rezkinah, Intan; Saputri, Erika Afrilia; Sinaga, Rosmaida
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7672

Abstract

Penelitian ini mengkaji sejarah, kebijakan, dan dampak Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) di wilayah Indonesia selama era kolonial. VOC, yang didirikan pada tahun 1602, adalah perusahaan dagang Belanda dengan wilayah pengaruh yang luas yang berfungsi sebagai kekuatan politik dan militer selain sebagai entitas dagang. Artikel ini membahas struktur organisasi VOC di bawah kepemimpinan Heeren Zeventien, berbagai kebijakan ekonomi yang diterapkan, seperti pemerasan, contingenten, verplichte leverantie, hak octroi, pelayaran Hongi VOC, dan sistem Preanger, serta monopoli perdagangan rempah-rempah di kepulauan Indonesia. Penelitian ini juga menganalisis dampak kebijakan VOC terhadap warga Indonesia yang menjadi sasaran eksploitasi ekonomi, sosial, dan tekanan politik terkait pemerintahan regional. Perlawanan dari kesultanan lain, seperti Mataram dan Gowa, menunjukkan penurunan dominasi VOC. Penelitian ini juga membahas dampak kebijakan VOC terhadap penduduk Indonesia yang mengalami eksploitasi ekonomi, penderitaan sosial, dan pembatasan kedaulatan politik terhadap kerajaan-kerajaan lokal. Perlawanan dari berbagai kesultanan seperti Mataram dan Gowa menunjukkan penolakan terhadap kekuasaan VOC. Kemunduran VOC disebabkan oleh faktor internal seperti korupsi dan organisasi yang tidak efisien, serta faktor eksternal seperti persaingan dengan negara-negara Eropa lain dan perubahan di pasar global; oleh karena itu, VOC dibubarkan pada tahun 1799.
Perlawanan Rakyat Sumatera Utara Terhadap Kolonialisme Belanda Sinaga, Rosmaida; Siagian, Dewi Br; Berutu, Anzelina Cristiani; Nainggolan, Klara Minar Sari; Purba, Amelia; Sebayang, Reva Natasya Br; Sitepu, Jeim's Keyhezkiel Iberena Putra; Ricardo, Fransiscus
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7154

Abstract

Perlawanan rakyat di Sumatera Utara terhadap kolonialisme Belanda merupakan bagian penting dari sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan dinamika perlawanan rakyat di berbagai daerah, termasuk perlawanan politik dan kultural di Tanah Batak melalui media pers Soara Batak, perjuangan fisik Angkatan Gerilya Sipirok (AGS) di Tapanuli Selatan, serta pergolakan politik pasca- penyerahan Jepang di Sulawesi sebagai perbandingan regional yang memberikan konteks bagi dinamika perjuangan di Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode historis yang mencakup heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlawanan rakyat Sumatera Utara tidak hanya bersifat militer, tetapi juga mencakup aspek politik, sosial, dan budaya yang saling berkaitan dalam menolak upaya kolonialisme Belanda.
Strategi Ekspansi Portugis dan Spanyol di Indonesia: Analisis Kebijakan Kolonial Awal Eropa Saragih, Berlianta; Rianti, Novita Paskah; Sinaga, Rosmaida; Simbolon, Veronika; Simanullang, Yuda Sanrico
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7670

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi ekspansi Portugis dan Spanyol di Indonesia pada masa awal kolonialisme Eropa dengan memfokuskan pada motif ekonomi, politik, dan keagamaan yang mendorong kedua negara tersebut masuk ke wilayah Nusantara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Portugis terutama berupaya menguasai jalur perdagangan rempah dan mendirikan pusat-pusat pertahanan, sementara Spanyol lebih menekankan pembentukan aliansi dengan kekuatan lokal serta penyebaran agama melalui misi Katolik. Persaingan kedua kekuatan Iberia ini tidak hanya memengaruhi pola perdagangan global, tetapi juga membawa perubahan signifikan terhadap dinamika sosial dan politik masyarakat lokal. Penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan kolonial awal Eropa memiliki dampak jangka panjang terhadap struktur kekuasaan dan perkembangan sejarah Indonesia.
Eksploitasi Kolonial Prancis di Jawa: Sistem Kontingen dan Penyerahan Wajib sebagai Bentuk Pemiskinan Sistematis (1808-1811) Khadijah, Siti; Sihombing, Juliani; Sinaga, Rosmaida; Hidayah, Mutiara; Sembiring, Rahmi Asyifa Hidayah; Fakhriza, Alya; Damanik, Selvia Andriani Putri; Ivanka, Ririn; Simbolon, Ronald Gemsar
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7155

Abstract

Penelitian ini menganalisis kebijakan Sistem Kontingen dan Penyerahan Wajib yang diterapkan oleh Herman Willem Daendels selama masa pemerintahannya di Jawa (1808-1811). Penelitian ini berargumen bahwa kedua kebijakan tersebut bukan sekadar kebijakan fiskal, melainkan instrumen pemiskinan sistematis terhadap rakyat Jawa. Kebijakan ini lahir dari konflik geopolitik Eropa, di mana Jawa dijadikan benteng pertahanan Prancis untuk menghadapi ancaman Inggris. Melalui metode penelitian sejarah, penelitian ini menemukan bahwa Daendels memberlakukan sistem eksploitasi ganda: Sistem Kontingen merampas hasil pangan pokok rakyat, sementara Sistem Penyerahan Wajib memaksa petani menjual komoditas ekspor dengan harga murah. Untuk melancarkan sistem ini, Daendels mengubah para bupati menjadi alat pemerintah kolonial dengan memberikan target ketat dan ancaman sanksi. Dampaknya, rakyat Jawa mengalami pengurasan kekayaan, beban ganda (menyerahkan hasil bumi dan tenaga untuk kerja rodi), serta krisis kelaparan. Seluruh keuntungan dari sistem ini dialirkan untuk membiayai ambisi militer Prancis, tanpa memperhatikan kesejahteraan rakyat Jawa. Simpulannya, pemerintahan Daendels menandai peralihan menuju negara kolonial yang terpusat dan sangat eksploitatif.
Dampak Sosial, Ekonomi, dan Politik Era Raffles di Jawa: Sebuah Analisis Historis 1811–1816 Sinaga, Rosmaida; Pakpaha, Delima Br; Sipayung, Dinda Valica; Surbakti, Vinc Jae Lestari
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7640

Abstract

Pemerintahan Inggris di Pulau Jawa pada masa Thomas Stamford Raffles (1811–1816) membawa perubahan signifikan dalam bidang ekonomi, sosial, dan politik. Penelitian ini membahas secara komprehensif dampak multidimensional dari kebijakan kolonial Inggris yang diterapkan selama periode tersebut. Dalam aspek ekonomi, penerapan landrent system menggantikan pola tanam paksa VOC dan mengubah struktur agraria Jawa, namun pelaksanaannya menghadapi hambatan administratif serta menimbulkan beban fiskal yang berat bagi petani. Di bidang sosial, perubahan sistem pajak perorangan dan penataan administrasi menciptakan ketegangan sosial di pedesaan, sementara kebijakan budaya dan infrastruktur turut memberikan pengaruh terhadap mobilitas dan pelestarian warisan budaya. Dalam aspek politik, Inggris melakukan reorganisasi kekuasaan melalui penguatan administrasi kolonial, pengurangan otoritas feodal, serta penaklukan wilayah strategis seperti Yogyakarta untuk menegaskan kontrol imperial. Meskipun masa kekuasaan Inggris relatif singkat, berbagai kebijakan yang diterapkan Raffles meninggalkan dampak jangka panjang dan menjadi fondasi bagi sistem pemerintahan kolonial Belanda pada periode berikutnya. Dengan demikian, periode ini menjadi salah satu fase penting dalam pembentukan struktur ekonomi-politik modern di Jawa.
Pendudukan Jepang di Indonesia: Dampak Sosial dan Politik pada Masa Perang Dunia II Sinaga, Rosmaida; Latif, Abdul; Nasution, Delila Agustina; Gea, Natalman; Atira, Nurul; Muhajir, Shafa Al; Masni, Siti; Azimah, Siti Syariah
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7156

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak multidimensional dari pendudukan Jepang di Indonesia (1942-1945) terhadap perjalanan menuju kemerdekaan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi dampak sosial, politik, dan implikasinya bagi kemerdekaan Indonesia. Hasil penelitian mengungkap karakter paradoksal dari periode ini: kebijakan eksploitatif Jepang menimbulkan penderitaan masif, namun secara bersamaan menciptakan kondisi yang mendorong konsolidasi nasional. Penghapusan struktur kolonial Belanda membuka ruang bagi elite lokal, sementara pelatihan militer bagi pemuda dalam organisasi seperti PETA membentuk tulang punggung pertahanan awal Indonesia. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pendudukan Jepang berperan sebagai katalisator kritis yang mempersiapkan landasan infrastruktural dan mental bagi proklamasi kemerdekaan 1945.
Co-Authors Abdul Latif alexander Annisa P A, Einina arfan diansyah Asrul, Annisa Aprilia Atira, Nurul Azimah, Siti Syariah Azmy, Fauzan Bella, Sinta Berutu, Anzelina Cristiani Br Bangun, Shaniya Kristiani Br Surbakti, Adelia Charoline Amayta Br Tarigan, Ade Leora br Tarigan, Talenta Butar-butar, Samuel Chandra, Muhammad Diki Cofifah S M, Indah Damanik, Fatur Rahman Damanik, Pria Satria Sanjaya Damanik, Selvia Andriani Putri Dania, Alya Putri Fahlevi, Tengku Riza Fakhriza, Alya Febriana Pulungan, Dona Gea, Natalman Ginting, Aggy Adinda Gultom, Fajar Ridwan Syah Putra Harahap, Rayhan Hidayah, Mutiara Ivanka, Ririn Jesika Indah Sari Purba Larasati, Suci Lubis, Salsa Bila Lubis, Yenny Maharani Lumbantoruan, Ruth Manalu, Agrifa Ido Arta Manalu, Jesika Febrianty Manalu, Valentino Manik, Hiu Yuri Manurung, Muhammad El Fachrurrozi Masni, Siti Mawaddah Mawaddah, Mawaddah Muhajir, Shafa Al Muham, Setia Esra S Mulyani, Fini Fajri Nababan, Marhenta Nababan, Sarah Amelia Nadiyah Nadiyah Nainggolan, Klara Minar Sari Nainggolan, Lorenti Br Nasution, Amanda Fayrisha Nasution, Delila Agustina Nasution, Muhammad Ikhsan Syahaf Nazwa, Dirham Nduru, Fandi Saputra Nur Fadillah, Nur Nurul Hasanah Pakpaha, Delima Br Pasaribu, Santha Sepatya Hotmaria Pasaribu, Tiara Nia’ammusyifa Perangin-angin, Desta Riani Br Purba, Agnesia Margareta Purba, Amelia Purba, Destry Stepani Purba, Maharani Br Purba, Muhammad Naufal Syafiq Rahmadhani, Nurdilla Rajagukguk, Arisya Rangga Sanjaya, Rangga Rezkinah, Intan Rianti, Novita Paskah Ricardo, Fransiscus Ronauli, Anggun Rut, Shintya Sabana, Sobri Safitri, Fivie Santika, Lisa Saputri, Adinda Dwi Saputri, Erika Afrilia Saragih, Berlianta Sari Harahap, Armyla Sari, Alpida Sartika, Dian Sebayang, Reva Natasya Br Sembiring, Marselinus Eprimsa Sembiring, Rahmi Asyifa Hidayah Sembiring, Santa Hoky Br Siagian, Deviyana Sri Marini Siagian, Dewi Br Sianipar, Marliana Sianturi, Doni Frides Sianturi, Felix Raphael Sianturi, Ramlan Anri Sibarani, Ayu Ashari Sidauruk, Ida Maria Sihite, Dina Sihombing, Juliani Sihotang, Marnita Simamora, Lilis Putri Simamora, Rapmaita Lamaida Simangunsong, Lister Eva Simanjuntak , Duana Angel Simanjuntak, Juan Vito Simanjuntak, Santa Hotnauli Simanulang, Risky Simanullang, Ezra Tamar Kristalia Simanullang, Yuda Sanrico Simarmata, Diva Nancy Audissa Simarmata, Rendi Rianto Simbolon, Ronald Gemsar Simbolon, Roulina Simbolon, Veronika Sinaga, Sinta Lidiana Sinambela, Marshal Gilbert Sipayung, Dinda Valica Siregar, Halimatu Syadiah Sitanggang, Engelni Mei Sitanggang, Hertati Sitepu, Jeim's Keyhezkiel Iberena Putra Siti Khadijah Situmeang, Sherly Natasya Solihah Titin Sumanti, Solihah Titin Soriente, Antonia Sumbayak, Djumar Surbakti, Adriel Surbakti, Vinc Jae Lestari SURYA AYMANDA NABABAN Syarifah Syarifah, Syarifah Tanjung, Flores Tarigan, Adolf Enrico Tungkup, Jopita Afnatasia Lumban Turnip, Rafli Edelweis Tusaddiah, Halimah Yogi Kurniawan, Yogi Zahrah, Alfiyyah Zai, Diraningsih Zai, Juanda Fanotona Zalukhu, Desveromika Zalukhu, Desveronika