Articles
Pengaruh Metode Outdoor Learning terhadap Pembentukan Kreativitas siswa dalam pembelajaran SBdP
Ratna Mega Kurnia;
Elan Elan;
Rosarina Giyartini
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (696.703 KB)
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i4.13145
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kreativitas siswa yang kurang optimal dikarenakan metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru di sekolah dasar belum sesuai dengan tujuan proses pembelajaran SBDP, sedangkan dalam rangka mensukseskan hasil belajar siswa, guru memegang peranan untuk menciptakan kondisi yang mengarahkan siswa pada aktivitas belajar yang bermakna, agar siswa terpacu melakukan aktivitas belajar dengan hasil yang baik. Untuk mengatasi hal tersebut peneliti memberikan alternatif dengan menerapkan metode pembelajaran Outdoor Learning dalam kegiatan menggambar bentuk pada proses pembelajaran SBDP, karena metode outdoor learning dapat membangun makna pada suatu pembelajaran dengan melibatkan lebih banyak indera penglihatan, indera pendengaran, indera perabaan, dan indera penciuman pada siswa agar siswa lebih terampil untuk berkreativitas dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajarnya. Tujuan dari penelitian ini, untuk mengetahui pengaruh penerapan metode pembelajaran outdoor learning terhadap pembentukan kreativitas siswa dalam pembelajaran SBDP. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain metode penelitian Pre-experimental. Hasil kreativitas siswa pada saat pre-test berada pada rata-rata skor 59,72, sedangkan pada saat post-test berada pada rata-rata skor sebesar 76,61. Berdasarkan analisis data tersebut menunjukan peningkatan yang signifikan, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran outdoor learning berpengaruh terhadap pembentukan kreativitas siswa pada kegiatan menggambar bentuk dalam pembelajaran SBDP di kelas II SD Negeri 2 Tuguraja Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya.
Pengembangan Multimedia Interaktif Pelaksanaan Pembelajaran Outdoor Tema Daerah Tempat Tinggalku Berabasis STEM di SD
Sriayu Anisa Toip;
Ghullam Hamdu;
Elan Elan
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (590.552 KB)
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i4.13118
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang pendidikan. Kegiatan belajar mengajar sesungguhnya tidak terus menerus dilaksanakan didalam kelas, namun dapat memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Pelaksanaan pembelajaran outdoor belum sepenuhnya dilaksanakan dengan baik dibeberapa sekolah, padahal pembelajaran outdoor memberikan banyak dampak positif terhadap perkembangan peserta didik. Hal itu disebabkan belum banyak digunakannya media sumber belajar yang memberikan informasi dan pengetahuan mengenai pelaksanaan pembelajaran outdoor. Dengan demikian, dengan adanya perkembangan teknologi, peneliti mencoba mengatasi masalah tersebut dengan mengembangkan produk multimedia interaktif. Penelitian pengembangan ini menghasilkan produk berupa multimedia interaktif pelaksanaan pembelajaran outdoor tema daerah tempat tinggalku berbasis STEM di SD. Tujuannya adalah memberikan referensi alternatif belajar sehingga memudahkan guru dalam merancang pembelajaran outdoor berbasis STEM. Penelitian pengembangan ini menggunakan metode penelitian design based research dengan tahapan identifikasi dan analisis masalah, mengembangkan solusi berdasarkan perolehan informasi, melakukan proses berulang untuk menguji dan memperbaiki produk, dan refleksi. Pengujian dan pengambilan data untuk dijadikan konten multimedia interaktif dilakukan di SDN 2 Cibunigeulis. Setelah konten diolah, selanjutnya melakukan validasi ke beberapa ahli bidang multimedia interaktif, video pelaksanaan pembelajaran dan konten pembelajaran lalu kemudian diperbaiki. Setelah perbaikan, produk diuji sebanyak dua kali kepada responden yaitu guru dan calon guru. Tahapan terakhir, melakukan refleksi dari perbaikan produk sehingga kelayakan produk akhir yang digunakan yaitu multimedia interaktif pelaksanaan pembelajaran outdoor tema daerah tempat tinggalku berbasis STEM diSD.
Pengaruh Metode Role Playing Menggunakan Cerita Keteladanan Pahlawan Bangsa terhadap Penanaman Nilai-Nilai Toleransi dalam Keberagaman Umat Beragama di Sekolah Dasar
Regina Auliani;
Elan Elan
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 2 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (608.644 KB)
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i2.35948
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Keefektifan metode Role Playing menggunakan cerita keteladanan pahlawan bangsa terhadap penanaman nilai-nilai toleransi dalam keberagaman umat beragama di Sekolah Dasar; 2) Kefektifan metode konvensional untuk penanaman nilai-nilai toleransi dalam keberagaman umat beragama di Sekolah Dasar; 3) Pembelajaran yang lebih efektif antara kedua metode tersebut. Penelitian ini adalah eksperimen semu. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 peserta didik kelas IV-A SDN 2 Baregbeg Kabupaten Ciamis (kelas eksperimen) dan 10 peserta didik kelas IV-B SDN 2 Baregbeg Kabupaten Ciamis (kelas kontrol), sehingga keseluruhan sampel berjumlah 20 peserta didik. Pengumpulan data menggunakan tes berupa Pre-Test dan Post-Test yang berbentuk pilihan ganda dengan jumlah 25 butir soal. Uji validitas dengan korelasi product moment. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan statistik. Berdasarkan analisis hasil penelitian, menunjukan adanya pengaruh penggunaan metode pembelajaran Role Playing menggunakan cerita keteladanan pahlawan bangsa. Sehingga nilai rata-rata hasil belajar pada kelas eksperimen mengalami peningkatan 0,3723 lebih besar dibandingkan dengan kelas kontrol.
Pengembangan Instrumenn Penilaian Kinerja pada Pembelajaran Outdoor Permainan Tradisional Berbasis STEM di Sekolah Dasar
Indri Oktaviani;
Ghullam Hamdu;
Elan Elan
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (492.535 KB)
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i4.12765
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan instrumen penilaian kinerja pada pembelajaran outdoor permainan tradisional berbasis STEM di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengembangkan instrumen penilaian berupa rubrik penilaian kinerja pada pembelajaran outdoor permainan tradisional berbasis STEM di sekolah dasar sesuai dengan prosedur penilaian pada kurikulum 2013; 2) memvalidasi instrumen penilaian yang dilakukan oleh ahli; 3) menguji coba rubrik penilian kinerja pada pembelajaran outdoor permainan tradisional berbasis STEM di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Design Based Research, terdiri dari 4 tahap yaitu 1) identifikasi dan analisis masalah oleh peneliti dan praktisi secara kolaboratif; 2) mengembangkan solusi didasarkan pada patokan teori, design principle dan inovasi teknologi; 3) melakukan proses berulang untuk menguji dan memperbaiki solusi secara praktis; 4) refleksi untuk menghasilkan design principle serta meningkatkan implementasi dari solusi secara praktis. Hasil pada penelitian ini berupa 1) instrumen penilaian berupa rubrik penilaian kinerja pada pembelajaran outdoor permainan tradisional berbasis STEM di sekolah dasar; 3) rubrik penilaian kinerja ini terdiri dari rubrik penilaian kinerja individu, rubrik penilaian kinerja kelompok dan rubrik penilaian produk untuk 2 pembelajaran; 2) berdasarkan validasi oleh para ahli instrumen penilaian ini dinyatakan layak digunakan untuk penilaian; 3) berdasarkan uji coba tahap satu dan tahap dua, rubrik penilaian kinerja ini memiliki tingkat kesamaan diatas 80% pada penskoran oleh para observer. Hasil yang diperoleh dari keseluruhan dalam penelitian pengembangan ini bahwa instrumen penilaian kinerja berupa rubrik dikatakan valid dan reliabel sebagai bentuk penilaian.
Pengembangan Instrumen Penilaian Sikap pada Pembelajaran Tematik Berbasis Outdoor Learning di Sekolah Dasar
Nita Rachmawiarti Cahyany;
Ghullam Hamdu;
Elan M.Pd
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2017): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (846.825 KB)
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v4i1.7422
Pengembangan instrumen penilaian sikap ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman guru dalam merancang ataupun mengembangkan instrumen penilaian sikap berupa rubrik. Sehingga guru cenderung menilai sikap siswa secara subjektif. Instrumen penilaian sikap berupa rubrik sudah banyak ditawarkan namun belum dikembangkan khususnya instrumen penilaian sikap berbasis outdoor learning. Instrumen penilaian sikap pada pembelajaran tematik berbasis outdoor learning diharapkan dapat menjadi alternatif bagi guru dalam melakukan penilaian. Penelitian ini menggunakan metode Design Based Research yang digunakan untuk menghasilkan produk instrumen penilaian sikap berbasis outdoor learning yang terdiri dari instrumen penilaian sikap individu dan kelompok. Rancangan instrumen penilaian sikap berbasis outdoor learning divalidasi oleh validator ahli. Setelah mengalami perbaikan atau revisi, kemudian dilakukan uji coba selama dua kali yaitu pada uji coba pertama dan kedua. Pada uji coba pertama terdapat dua rubrik yang harus direvisi karena persentase kelayakan rubrik 80%. Setelah mengalami revisi, kemudian di uji cobakan pada uji coba kedua hingga rubrik dinyatakan layak. Hasil perbaikan dari uji coba kedua merupakan produk akhir instrumen penilaian sikap yang layak digunakan dalam pembelajaran berbasis outdoor learning di Sekolah Dasar yang menggunakan Kurikulum 2013.
Desain Didaktis Operasi Hitung Campuran Bilangan Bulat untuk Mengembangkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas IVSekolah Dasar
Indra Permana Rosady;
Dindin Abdul Muiz Lidinillah;
Elan M.Pd.
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (474.629 KB)
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7131
ABSTRAKPenelitian ini dilakukan berdasarkan hasil dari studi pendahuluan yang telah dilaksanakan oleh peneliti terhadap kemampuan komunikasi matematis pada materi operasi hitung campuran bilangan bulat. Terdapat learning obstacle pada siswa yang telah ditemukan mengenai mengomunikasikan pemikiran matematika dalam bentuk lisan maupun tulisan. Hal tersebut disebabkan karena adanya hambatan konteks yang dialami siswa pada saat pertama kali mempelajari operasi hitung campuran bilangan bulat. Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu indikator yang harus dikuasai siswa berdasarkan Depdiknas. Ketika hambatan komunikasi terjadi pada siswa harus segera dilakukan antisipasi dengan proses pembelajaran untuk bisa mengatasi learning obstacle tersebut. Berdasarkan latar belakang masalah tersbut, peneliti merancang sebuah desain didaktis untuk dapat meminimalisir learning obstacle yang dialami siswa. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SDN Mangkubumi merupakan sekolah dasar yang berada di Kota Tasikmalaya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan desain didaktis berupa bahan ajar terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi pembelajaran operasi hitung campuran bilangan bulat. Penelitian ini menggunakan penelitian Didactical Design Research (DDR). Penelitian DDR memiliki tiga tahapan, yaitu: (1) analisis situasi didaktis yang dilakukan sebelum pembelajaran berupa rancangan prediksi respon siswa dan antisipasi didiaktis pedagogis, (2) analisis metapedadidaktik dan (3) analisis restrospektif yang mengaitkan antara analisis situasi didaktis dengan analisis metapedadidaktik. Pada teknik pengumpulan data menggunakan teknik trianggulasi, yaitu: observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengembangan desain didaktis ditunjang dengan teori yang relevan tentang strategi Think Talk Write (TTW) yang dikemukakan oleh Huinkle untuk mengembangkan kemampuan komunikasi siswa melalui kegiatan mengidentifikasi aturan dasar, gambar dan soal cerita, mengembangkan kemampuan berbicara siswa melalui kegiatan diskusi dalam kelompok dan mempresentasikan hasil jawabannya serta mengembangkan kemampuan menulisnya dalam kegiatan menulis sebuah jurnal mengenai langkah-langkah menyelesaikan masalah operasi hitung campuran bilangan bulat. Hasil penelitian ini berupa desain didaktis bahan ajar sebagai salah satu alternatif dalam mengatasi hambatan belajar terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi operasi hitung campuran bilangan bulat di kelas IV sekolah dasar. Kata kunci: desain didaktis, komunikasi matematis, operasi hitung campuran bilangan bulat, learning obstacle.
Pengaruh Media Gambar Seri Terhadap Kemampuan Daya Ingat Siswa dalam Materi Teks Fiksi
Fauzi Azhari;
Hodidjah Hodidjah;
Elan Elan
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 3 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (737.572 KB)
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i3.12737
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan kemampuan daya ingat siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Pendekatan pembelajaran yang dilaksanakan umumnya masih bersifat tradisional dan belum mampu mengembangkan kemampuan daya ingat siswa secara signifikan. Kemampuan daya ingat siswa sering kali terabaikan sehingga berimplikasi terhadap hasil belajar siswa yang rendah. Peneliti memilih menggunakan media gambar seri yang didasarkan atas studi pustaka yang telah dilakukan. Rumusan masalah dalam penelitian ini yakni melihat kemampuan mengingat siswa tanpa menggunakan media gambar seri dan dengan menggunakan gambar seri serta melihat pengaruh penggunaan media gambar seri terhadap materi teks fiksi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan mengingat siswa tanpa menggunakan media gambar seri dan dengan menggunakan gambar seri serta mendeskripsikan pengaruh penggunaan media gambar seri terhadap materi teks fiksi. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Gunungpereng 1 Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya dengan teknik pengambil sampel berupa sampel jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan observasi. Analisis data kuantitatif menggunakan microsoft excel 2010 dan SPSS 16.0. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 58 dan nilai posttest sebesar 80.3. Pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 67,3 dan nilai posttest sebesar 71,75. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,000 0,05. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan daya ingat siswa dengan menggunakan gambar seri pada materi teks fiksi lebih baik dibandingkan dengan kemampuan daya ingat siswa tanpa menggunakan gambar seri pada materi teks fiksi.
Penerapan Model Kuantum TANDUR Dalam Pembelajaran Penjumlahan Dan Pengurangan Bilangan Cacah Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa
Imas Purnamasari;
Yusuf Suryana;
Elan Elan
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2017): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (807.755 KB)
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v4i1.7145
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh anggapan masyarakat yang menyatakan bahwa matematika tidak mudah dipelajari sehingga dampaknya banyak siswa SD kurang tertarik belajar matematika padahal dalam kehidupan ini tidak terlepas dari matematika. Selain itu, pemahaman siswa akan pembelajaran penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah khususnya masih sangat kurang. Hal tersebut menjadi permasalahan yang harus diselesaikan. Solusi yang dibutuhkan adalah adanya jembatan yang dapat menghubungkan antara konsep matematika dengan cara mempelajarinya, sehingga siswa mudah memahami konsep pembelajaran penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah. Alternatif solusi yang diberikan yaitu penerapan model pembelajaran kuantum TANDUR. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental, yaitu mencari perbandingan hasil pre-test dan post-test pada kelas ekperimen (kelas yang diberi perlakuan) dengan kelas kontrol (kelas yang tidak diberi perlakuan). Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan model kuantum TANDUR dalam pembelajaran penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sehingga diketahui dapat atau tidaknya penerapan model kuantum TANDUR tersebut untuk meningkatkan pemahaman siswa. Subjek penelitian ini adalah pemahaman siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Gunungpereng Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya Tahun Ajaran 2016/2017 yang terdiri dari kelas eksperimen yaitu kelas I-B sebanyak 28 siswa dan kelas kontrol yaitu kelas I-A sebanyak 28 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen test dan wawancara tak berstruktur. Data yang didapatkan dari test selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif-kuantitatif. Berdasarkan data hasil penelitian, diketahui bahwa perbandingan pemahaman siswa dalam pembelajaran penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah pada kelas eksperimen dengan kelas kontrol adalah asymp sig sebesar 0,000 0,05 sehingga diterimnya Ha (hipotestis alternatif)dan ditolaknya H0 (hipotestis nol). Kata Kunci: Model kuantum TANDUR; Pemahaman Siswa; Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Cacah,; Wawancara Tidak Berstruktur.
Pengembangan Multimedia Interaktif Pelaksanaan Pembelajaran Outdoor Permainan Tradisional Berbasis STEM di SD
Asep Iman Nurjaman;
Ghullam Hamdu;
Elan Elan
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 3 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (759.069 KB)
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i3.12728
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan multimedia interaktif pelaksanaan pembelajaran outdoor permainan tradisional berbasis STEM yang dapat digunakan oleh guru dan calon guru sekolah dasar sebagai referensi dalam merancang suatu pembelajaran. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tidak tersedianya rujukan yang dapat digunakan oleh guru untuk merancang pembelajaran yang menyenangkan dan menjawab tantangan abad 21. Pemilihan multimedia sebagai rujukan merupakan solusi agar pengguna mampu mengaitkan antara konsep pembelajaran berbentuk teks dengan implementasi pembelajaran melalui penayangan video. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai rujukan yang digunakan guru pada pelaksanaan pembelajaran tematik, menghasilkan rancangan multimedia interaktif pelaksanaan pembelajaran outdoor permainan tradisional berbasis STEM, memperoleh gambaran mengenai multimedia interaktif pelaksanaan pembelajaran outdoor permainan tradisional berbasis STEM ketika proses uji coba, dan menghasilkan multimedia interaktif pelaksanaan pembelajaran outdoor permainan tradisional berbasis STEM. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan pengetahuan dan gambaran riil mengenai pelaksanaan pembelajaran outdoor permainan tradisional berbasis STEM di SD melalui penggunaan multimedia. Desain penelitian yang digunakan adalah Design based Research model Reeves, yang terdiri dari empat tahap yaitu: 1) identifikasi dan analisis masalah; 2) pengembangan solusi yang didasarkan kepada informasi yang didapat; 3) melakukan proses berulang untuk menguji dan memperbaiki; 4) refleksi. Penelitian ini melibatkan siswa kelas IV SDN 1 Gunungpereng sebagai model pada multimedia; guru dan calon guru sebagai responden; ahli video, konten, dan multimedia. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara dan expert judgement. Hasil akhir dari penelitian adalah multimedia interaktif yang telah divalidasi dan dapat digunakan oleh guru sebagai media untuk mempelajari pembelajaran outdoor permainan tradisional berbasis STEM.
PENGARUH PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA TENTANG PERISTIWA ALAM YANG TERJADI DI INDONESIA
Siti Warlina;
Edi Hendri Mulyana;
Elan Elan
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (584.929 KB)
|
DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7264
Penelitian ini dilatar belakangi oleh guru yang cenderung menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional, metode yang digunakan merupakan metode ceramah, sehingga siswa merasa bosaan dan kurang aktif dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat dilihat dari perolehan hasil belajar yang kurang maksimal. Untuk mengatasi masalah tersebut peneliti melakukan penelitian dalam proses pembelajarannya dengan menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Divisions. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini secara umum, yaitu bagaimana pengaruh pembelajaran Cooperative Learning tipe Student Team Achievement Divisions terhadap hasil belajar siswa tentang peristiwa alam di Indonesia. Sedangkan tujuan dari penelitian ini secara umum untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Cooperative Learning Tipe Student Team Achievement Divisions terhadap hasil belajar siswa tentang peristiwa alam di Indonesia. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah Quasi Eksperimental dengan desain Nonequivalent Control Group. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas V SDN 1 Nagarawangi dengan teknik pengambilan sampel berupa sampel jenuh. Untuk mengolah data yang diperoleh dari hasil prettest maupun posttest peneliti menggunakan microsoft excel 2010 dan SPSS versi 16.0. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Cooperative Learning tipe Student Team Achievement Divisions berpengaruh dalam proses pembelajaran sehingga hasil belajar siswa lebih maksimal dan siswa aktif dalam proses pembelajaran.