Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN DIPANDU DENGAN ANIMASI DAN KOMIK DITINJAU DARI KEMAMPUAN VERBAL DAN GAYA BELAJAR SISWA Retno Wulandari, Ana Yuniasti; Sunarno, Widha; Sar, Sarwanto
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 2 (2012): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.407 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan interaksi antara pembelajaran IPA menggunakanmetode eksperimen dipandu dengan animasi dan komik, kemampuan verbal, dan gaya belajar siswa terhadap prestasibelajar IPA siswa. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dan dilaksanakan di SMP Negeri 2 Kartasura.Populasi penelitian adalah semua siswa kelas VIII Tahun Ajaran 2011/2012 terdiri dari 7 kelas. Teknik pengambilansampel menggunakan cluster random sampling. Sampel penelitian sebanyak 4 kelas, yaitu kelas VIII A dan VIII Csebagai kelas eksperimen I mendapat perlakuan pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen dipandu dengananimasi dan kelas VIII E dan VIII F sebagai kelas eksperimen II mendapat perlakuan pembelajaran IPA menggunakanmetode eksperimen dipandu dengan komik. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket untuk gaya belajarsiswa, teknik tes untuk prestasi belajar kognitif dan kemampuan verbal siswa serta teknik observasi untuk prestasibelajar afektif dan psikomotorik siswa. Teknik analisis data menggunakan anava tiga jalan dengan desain faktorial2x2x3, dilanjutkan dengan uji lanjut metode Scheffe. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan: (1) ada pengaruhpembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen dipandu dengan animasi dan komik terhadap prestasi belajar siswapada aspek kognitif, namun tidak ada pengaruh pada aspek afektif dan psikomotorik; (2) ada pengaruh kemampuanverbal siswa terhadap prestasi belajar siswa; (3) tidak ada pengaruh gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa;(4) tidak ada interaksi antara pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen dipandu dengan animasi dan komikdan kemampuan verbal siswa terhadap prestasi belajar siswa pada aspek kognitif dan psikomotorik, namun ada interaksipada aspek afektif; (5) tidak ada interaksi antara pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen dipandu dengananimasi dan komik dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa; (6) ada interaksi antara kemampuan verbaldan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa pada aspek kognitif dan afektif, namun tidak ada interaksi padaaspek psikomotorik; (7) tidak ada interaksi antara pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen dipandu dengananimasi dan komik, kemampuan verbal, dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa pada aspek kognitif danpsikomotorik siswa, namun ada interaksi pada aspek afektif.Kata kunci : metode eksperimen, animasi, komik, kemampuan verbal, gaya belajar
EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL), BLENDED LEARNING (BL), SERTA INTEGRASINYA TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI KEMAMPUAN MENGEVALUASI DAN KREATIVITAS SISWA WIDHA SUNARNO, EDI PRANOTO
BIOEDUKASI Vol 7, No 1 (2014): BIOEDUKASI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.428 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of Problem Based Learning (PBL), Blended Learning (BL) models, and the Integration of BL-PBL, capability of evaluating and creativity toward student?s achievement. This experimental research was carried out in September to December 2013. The populations of research were all students in grade XI of SMA Negeri l Pati Academic Year 2013/2014 that consists of 262 students divided into eight study groups. The sample of research was consisted of three study groups; they were XI-IPA2, XI-IPA4 and XI-IPA6 determined by random cluster sampling technique. XI-IPA2 study group used BL model, XI-IPA4 study group used PBL model, and XI-IPA6 study group used the Integration of BL-PBL models. The data was collected by using the instrument of cognitive test, and questionnaires of affective, psychomotor, capability of evaluating and creativity. The data then was analyzed by using three-ways ANAVA with 3x2x2 factorial design with signification 5%, and it then was continued by using Scheffe test if there was interaction. Based on the data analysis, it can be concluded that: 1) There was no difference of effect of BL, PBL, and the Integration of BL-PBL models toward student?s cognitive, affective and psychomotor achievements; 2) There was difference of effect of capability of evaluating toward student?s cognitive, affective and psychomotor achievements; 3) There was effect of creativity toward student?s cognitive, affective and psychomotor achievements; 4) There was no interaction between BL, PBL, and the Integration of BL-PBL models with the capability of evaluating toward student?s cognitive, affective and psychomotor achievements; 5) There was interaction between BL, PBL models, and the Integration of BL-PBL with the creativity toward student?s cognitive, affective and psychomotor achievements; 6) There was interaction between capability of evaluating and creativity toward student?s cognitive, affective and psychomotor achievements; 7) There was no interaction between BL, PBL models, and the Integration of BL-PBL, capability of evaluating and creativity toward student?s cognitive, affective and psychomotor achievements. Keywords:     blended learning, problem based learning models, capability of evaluating, and creativity
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS INKUIRI TERBIMBING DISERTAI MULTIMEDIAPADAMATERI KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP DI SMPN 1 KENDAL KABUPATEN NGAWI Sugiyanto, Sugiyanto; Sunarno, Widha; Prayitno, Baskoro Adi
BIOEDUKASI Vol 6, No 1 (2013): Jurnal Bioedukasi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.798 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: mengembangkan modul berbasis inkuiri terbimbing pada materi keanekaragaman makhluk hidup untuk memecahkan masalah belajar siswa dalam pembelajaran; menguji kelayakan produk modul  pembelajaran yang dikembangkan; dan menguji efektivitas produk modul untuk mata pelajaran IPA siswa SMPN 1 Kendal Kabupaten Ngawi. Rancangan penelitian yang digunakan mengacu pada modifikasi model pengembangan Borg and Gall (1989), yang meliputi 5 tahap yaitu,  tahap studi pendahuluan, tahap desain produk (perencanaan dan pengembangan draf produk), tahap validasi dan revisi, tahap uji coba dan revisi produk, dan produk akhir. Uji coba dilaksanakan dalam 4 tahap, yaitu tahap pertama review dengan ahli isi/materi serta ahli media pembelajaran, tahap kedua uji coba praktisi, tahap ketiga uji coba produk kelompok kecil terhadap 10 siswa, tahap terakhir uji coba lapangan dalam setting eksperimen terhadap 49 siswa. Hasil penelitian menunjukkan: perolehan rata-rata penilaian hampir semua tahapan, yaitu pada uji coba ahli  adalah 3,6 dalam skala empat, nilai tersebut termasuk kategori ?sangat baik?. Pada uji coba oleh praktisi total rata-rata keseluruhan adalah 3,8 dalam  skala empat (?sangat baik?). Pada uji coba skala kecil total rata-rata keseluruhan adalah kategori 3,7 dalam skala empat (?sangat baik?). Pada uji coba lapangan total rata-rata keseluruhan adalah 3,7 dalam tabel skala empat (?sangat baik?); efektivitas produk dilihat melalui skor rata-rata post test kelompok yang diberi perlakuan  adalah 84,96 dan skor rata-rata post test kelompok yang menggunakan modul tanpa multimedia adalah 79,21. Hasil uji coba dengan menggunakan uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan nilai yang diperoleh siswa yang menggunakan modul disertai multimedia dan siswa yang menggunakan modul tanpa multimedia. Kata kunci: Inkuiri terbimbing, multimedia, keanekaragaman makhluk hidup
KESIAPAN DAN KENDALA DUNIA PENDIDIKAN DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 Sunarno, H Widha
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengharapkan Kurikulum 2013 dapat dilaksanakan tahun ini. Implementasi Kurikulum 2013 membawa berbagai konsekunsi praktis, sosialisai harus berjalan lancar, perlu persiapan yang matang di berbagai aspek. Dalam Kurikulum 2013 terdapat pengurangan jumlah Komptensi Dasar yang akan dicapai, namun terdapat penambahan jam pelajaran per minggunya. Guru dituntut menggunakan pembelajaran yang inovatif dengan menggunakan pendekatan pembelajaran siswa aktif (PSA). Kurukulum 2013 diimplementasikan secara bertahap, dan dilakukan sosialisasi secara berkelanjutan. Persiapan implementasi Kurikulum 2013, antara lain dilakukan dengan cara memberikan  berbagai pelatihan bagi para guru. Pelatihannya meliputi penyusunan rencana pembelajaran menggunakan pendekatan yang sesuai dengan amanat Kurikulum 2013. Kendala yang muncul berkaitan dengan sarana dan prasarana, serta gairah inovasi guru perlu ditingkatkan Untuk menunjang pembelajaran siswa aktif, pada bidang studi fisika dapat dikembangkan pendekatan pembelajaran penemuan. Bagi LPTK, mahasiswa yang akan PPL dapat dipersiapkan dan dilatih dengan berbagai pembelajaran yang sesuai dengan amanat Kurikulum 2013. Pengembangan bahan ajar sangat diperlukan untuk menunjang pembelajaran di sekolah. Penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan merupakan penelitian yang menghasilkan produk-produk pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan di lapangan. Produk pemngembangan bahan ajar yang dapat berupa modul, media pembelajaran dapat dihasilkan oleh mahasiswa LPTK dalam kegiatan penelitiannya
The Implementation of Joyful Learning Strategies Using Experimental and Project Methods in terms of Students’ Creativity and Self-Discipline Anggraeni, Melyana Dyah; Sunarno, Widha; Suparmi, Suparmi
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.247 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v10i2.30110

Abstract

This study aims to analyze the difference of students’ study result between the joyful learning strategics using the experimental and project method seen from the creativity and self-discipline. The research method used in this study was the experimental method. The research design used in the study was a quasi-experimental research design. The sample was obtained by using the Cluster Sampling technique which consisted of two classes through scientific-based learning observations using project and experimental methods in different classes. The data collection on the learning outcomes of the knowledge aspect used to test techniques, the attitude aspect used the questionnaire technique, and the skill aspect used the observation sheet. The results of this study shows that project method influencing students’ study and skill result better than the experimental method. The learning outcomes of students’ knowledge and skills with creativity were better than those of students with low creativity. The learning outcomes of students with high self-discipline were better than those of students with low self-discipline.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA TERPADU TEMA ES LOLI RASA DURIAN KELAS VII DI SMP NEGERI 2 WONOGIRI Saleha, Saleha; Sunarno, Widha; Suparmi, Suparmi
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 01 (2014): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v3i01.9654

Abstract

Model pembelajaran terpadu merupakan salah satu model implementasi kurikulum yang dianjurkan untuk diaplikasikan pada semua jenjang pendidikan mulai dari tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) sampai dengan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), namun pelaksanaannya terkendala oleh belum terdapat perangkat IPA Terpadu secara luas, buku referensi IPA Terpadu pada sekolah, dan kesiapan guru mengajar IPA Terpadu. Tujuan penelitian adalah mengembangkan dan menganalisis efektivitas perangkat pembelajaran IPA Terpadu tema es loli rasa durian. Model pengembangan perangkat IPA Terpadu dipilih model keterhubungan. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Produk yang dikembangkan pada penelitian ini adalah silabus, RPP, LKS, Materi ajar, dan soal tes. Produk divalidasi oleh ahli pembelajaran IPA, guru IPA, dan teman sejawat. Setelah dilakukan revisi, produk diujicobakan pada kelas kecil, kemudian produk diujicobakan pada kelas besar. Uji  kelayakan produk digunakan angket dan dinilai oleh ahli pembelajaran IPA, guru IPA, dan teman sejawat. Hasil uji kelayakan produk diperoleh rata-rata 94,11%, artinya bahwa perangkat pembelajaran IPA Terpadu tema es loli rasa durian kategori baik. Pengukuran efektivitas produk dilakukan pembelajaran IPA Terpadu pada kelas VIIC sebagai kelas eksperimen dan pembelajaran IPA Terpisah di kelas VIIB sebagai kelas kontrol. Kedua kelas diberi  pretes dan postes, kemudian dianalisis N-Gain hasil pretes postes kelas eksperimen dan kontrol. Hasil uji homogenitas dan normalitas kelas eksperimen dan kontrol adalah homogen dan normal, maka dianalisis dengan uji-t. Hasil untuk uji-t diperoleh thitung= 0,224 dan ttabel= 2,000, maka disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara penguasaan konsep dengan IPA Terpadu atau IPA Terpisah. Kata kunci: pembelajaran terpadu, model keterhubungan, pengembangan perangkat pembelajaran.
Pembelajaran IPA dengan Pendekatan Ketrampilan Proses Sains menggunakan Metode Eksperimen Bebas Termodifikasi dan Eksperimen Terbimbing Ditinjau dari Sikap Ilmiah dan Motivasi Belajar Siswa Astuti, Rina; Sunarno, Widha; Sudarisman, Suciati
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 13, No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.847 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran ketrampilan proses sains dengan eksperimen bebas termodifikasi dan eksperimen terbimbing ditinjau dari  sikap ilmiah dan motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar. Menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2x2. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMK Kasatrian Solo Sukoharjo. Sampel penelitian ditentukan secara acak dengan teknik cluster random sampling yang terdiri dari dua kelas. Kelas eksperimen pertama (XIR.1) mendapatkan perlakuan dengan pendekatan ketrampilan proses sains metode eksperimen bebas termodifikasi dan kelas eksperimen kedua XIR.2) mendapatkan perlakuan dengan pendekatan ketrampilan proses sains metode eksperimen terbimbing. Pengumpulan data menggunakan teknik tes untuk prestasi belajar, angket untuk sikap ilmiah dan motivasi belajar, lembar observasi untuk penilaian afektif dan psikomotorik. Uji hipotesis penelitian ini menggunakan analisis variansi tiga jalan dengan isi sel tak sama. Uji komparasi ganda pada gaya belajar menggunakan metode Scheffe. Hasil penelitian menunjukkan: 1).Pendekatan ketrampilan proses sains dengan metode eksperimen berpengaruh terhadap prestasi belajar IPA (Biologi), metode eksperimen terbimbing lebih efektif dibandingkan dengan metode eksperimen bebas termodifikasi; 2). Sikap ilmiah tidak berpengaruh terhadap prestasi kognitif dan psikomotorik tetapi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi afektif. Siswa yang memiliki sikap ilmiah tinggi akan menghasilkan prestasi belajar afektif  yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang memiliki sikap ilmiah rendah; 3). Tidak terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar  kognitif dan psikomotorik tetapi berpengaruh terhadap prestasi afektif; 4). Ada interaksi antara metode pembelajaran dengan sikap ilmiah terhadap prestasi kognitif dan tidak terdapat interaksi untuk prestasi afektif dan psikomotorik; 5). Tidak terdapat interaksi antara metode pembelajaran dengan motivasi belajar terhadap prestasi belajar baik kognitif, afektif maupun psikomotorik; 6). Tidak terdapat interaksi antara sikap ilmiah dengan motivasi belajar terhadap prestasi belajar IPA (Biologi) baik dari aspek kognitif, afektif maupun psikomotorik; 7). Tidak terdapat interaksi antara metode pembelajaran eksperimen dengan sikap ilmiah dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar IPA (Biologi) dari aspek kognitif, afektif, mapun psikomotorik.Keywords:        Pendekatan Ketrampilan Proses Sains, Metode Eksperimen, Sikap Ilmiah, Motivasi Belajar
PEMBELAJARAN BIOLOGI MODEL PBM MELALUI EKSPERIMEN DENGAN LABORATORIUM RIIL DAN LABORATORIUM VIRTUIL DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN GAYA BELAJAR Sukardi, Sukardi; Sudarisman, Suciati; Sunarno, Widha
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 9, No 1 (2012): Prosiding Seminar Nasional IX Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model PBM menggunakan metode eksperimen dengan laboratorium riil dan virtuil, kreativitas, gaya belajar, dan interaksinya terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilaksanakan dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2011/2012. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Ponorogo. Sampel penelitian terdiri atas 4 kelas terbagi menjadi dua kelompok yang diambil secara cluster random sampling. Kelompok I terdiri Kelas XI A5 dan A6 menggunakan laboratorium riil dan kelompok II terdiri kelas XI A3 dan A4 menggunakan  laboratorium virtuil. Data kreativitas dan gaya belajar  dikumpulkan dengan metode  angket, prestasi afektif dan psikomotor  dengan lembar observasi dan metode angket, dan data prestasi kognitif dengan metode tes. Data dianalisis dengan ANAVA tiga jalan dengan desain faktorial 2x2x2 dengan menggunakan bantuan Software SPSS 18. Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa: 1) ada pengaruh model PBM melalui eksperimen dengan laboratorium riil dan virtuil terhadap prestasi belajar, 2) ada pengaruh kreativitas terhadap prestasi belajar, 3) ada pengaruh gaya belajar terhadap prestasi belajar, 4) tidak ada interaksi antara pembelajaran model PBM melalui eksperimen dengan laboratorium riil dan  virtuil dengan kreativitas terhadap prestasi belajar, 5) tidak ada interaksi antara pembelajaran model PBM melalui eksperimen dengan laboratorium riil dan virtuil dengan gaya belajar terhadap prestasi belajar, 6) terdapat interaksi antara kreativitas dengan gaya belajar terhadap prestasi belajar, 7) tidak ada interaksi antara pembelajaran model PBM melalui eksperimen dengan laboratorium riil dan virtuil, dengan kreativitas, dan gaya belajar terhadap prestasi belajar.   Kata Kunci: Model PBM, metode eksperimen, laboratorium riil, laboratorium virtuil, kreativitas, gaya belajar
The Effectiveness of Using Physics Module with Problem-Based Learning to Enhance Critical and Creative Thinking Skills suharno, Suharno; Selviana, Afifah Shafa; Sunarno, Widha
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 6, No 1 (2022): February
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jere.v6i1.35476

Abstract

Module is one of the teaching materials that really helps students in learning process. Based on a case study that had been conducted, 73.3% of students are greatly helped by the use of learning modules. However, the modules used in schools are still lacking in emerging 21st-century’s skills, especially in critical and creative thinking skills. Thus, the researcher conducted this research to find out the effectiveness of using module as a teaching material to improve critical and creative thinking skills of high school students. The method used is quantitative research with normality and homogeneity prerequisite tests and the N-gain test to check the effectiveness of using module in Physic learning process. The data used is the students’ learning result. The researcher uses Shapiro-Wilk normality test which shows the significance value of pretest is 0.153 and posttest is 0.052. Based on the homogeneity test using Levene's Test, the significance is 0.615 and indicating homogeneous data. The average N-gain value for all aspects of critical thinking skills is 0.68, so the improvement is in moderate category. Meanwhile, the average N-gain value for all aspects of creative thinking skills is 0.47 and the betterment is also in moderate category. According to the results, it can be concluded that Physics Module with problem-based learning has been effectively used in Physics learning to improve critical and creative thinking skills of high school students in moderate category.
PEMBELAJARAN BIOLOGI DENGAN PENDEKATAN STARTER EKSPERIMEN (PSE) MELALUI INKUIRI TERBIMBING DAN INKUIRI BEBAS TERMODIFIKASI DITINJAU DARI KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN KREATIVITAS SISWA Dwijono Dwijono; Widha Sunarno; Sugiyarto Sugiyarto
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 02 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v2i02.9762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran biologi dengan pendekatan starter eksperimen melalui inkuiri terbimbing dan inkuiri bebas termodifikasi, pengaruh keterampilan proses sains dan kreativitas serta interaksi diantara ketiganya terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan dilaksanakan bulan September 2012 – Oktober 2012. Populasi adalah semua siswa kelas XII IPA SMAN 2 Madiun. Sampel penelitian diambil dengan metode cluster random sampling terdiri dari 2 kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes untuk prestasi belajar kognitif dan kreativitas verbal serta metode angket untuk mengukur keterampilan proses sains serta metode observasi untuk data prestasi belajar afektif dan psikomotor. Teknik analisis data menggunakan analisis variansi dengan desain faktorial 2 x 2 x 2 menggunakan software SPSS versi 16 dengan taraf signifikansi 5%. Hasil pada penelitian ini adalah (1) terdapat perbedaan prestasi kognitif, afektif, dan psikomotor pada siswa yang belajar dengan pendekatan starter eksperimen melalui inkuiri termbimbing dan inkuiri bebas termodifikasi (2) ada perbedaan antara siswa yang memiliki keterampilan proses sains tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor (3) ada perbedaan antara siswa yang memiliki kreativitas tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor (4) tidak terdapat interaksi terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor antara pembelajaran model inkuiri dengan keterampilan proses sains (5) terdapat interaksi prestasi kognitif dan tidak ada interaksi prestasi afektif dan psikomotor terhadap penggunaan model pembelajaran inkuiri dengan kreativitas siswa (6) terdapat interalsi antara keterampilan proses sains dengan kreativitas siswa terhadap prestasi afektif dan psikomotor (7) tidak ada interaksi antara model pembelajaran inkuiri, keterampilan proses sains dan kreativitas terhadap prestasi belajar siswa. Kata Kunci : Pendekatan Starter Eksperimen, inkuiri, keterampilan proses sains, kreativitas verbal.
Co-Authors Adhin Setyo Winarko Affandy, Harry Ahmad Khoiri Almuharomah, Farida Amrul Amin Muslih Ana Yuniasti Retno Wulandari Anang Christian Widyanarko, Anang Christian Andiena, Resty Zama Andriyani Andriyani Anggraeni, Melyana Dyah Annur Indra Kusumadani Antomi Saregar Ardian Asyhari Aris Nurkholis Badrul Wajdi Baskoro Adi Prayitno Cari - Cari - Cari, Cari Dananjoyo, Mahamboro Dawud Daru Wahyuningsih Devita Yudhayanti, Devita Dewanto Harjunowibowo Dowes Rahono Dwi Isworo Dwi Ristanto Dwi Teguh Rahardjo Dwijono Dwijono Dwijono Dwijono Dyah Erlina Sulistyaningrum, Dyah Edi Istiyono Edy Purwanto Edy Wiyono Eko Prihandono Elfi Susanti VH Elvin Yusliana, Elvin Ena Marsutji Setia Bakti Endang Tri Hastuti, Endang Fahru Nurosyid Fredinan Yulianda Halima Rosida Harjana Harjana Harsono Harsono Haryono - - Hasibuan, Molani Paulina Henny Setyaningsih, Henny Henry Sugiyarti, Henry I Gusti Bagus Wiksuana Isworini Isworini, Isworini Jamain, Zuhair Jeffry Handhika Juli Sukimarwati Koniawan Fajar Rahmanto, Koniawan Fajar Kristanti Kristanti Laili - Mahmudah Lia Angraeni Lita Rahmasari Liyan Desi Yulia, Liyan Desi M Masykuri M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Maemonah, Maemonah Mahmud Hilmi, Mahmud Maridi Maridi Matsun Meta Kuswandari Metri Junaedi Mingle A Pistanty, Mingle A Mohammad Isnaini, Mohammad Mohammad Masykuri Muhamad Ajwar MUHAMMAD ALI Mukti, Yoga Prastowo Nonoh Siti Aminah Nonoh Siti Aminah Nulngafan, Nulngafan Nunung Nurlaila Nur Endah Nugraheni, Nur Endah Nurmalita Sari, Nurmalita Nurul Fitrianingrum Parmi, Suparmi Parmono Parmono PUGUH KARYANTO Purwandari Purwandari Purwo Adi Nugroho Rachmad Abdullah Risa Suryana Rohmani Rohmani, Rohmani Rosadi, Ihwan Rosyida, Ulin Nuha Sajidan Sajidan Sakliressy, Maura Trynovita Saleha Saleha Sarwanto *, Sarwanto Sarwanto Sar Sarwanto Sarwanto Selviana, Afifah Shafa Siti Rohmani Soeparmi - Soeparmi - Sri - Setyabudi Sri Widoretno Suci Rahayu Suciati Suciati Suciati Sudarisman Sudarno Sudarno Sugiyarto Sugiyarto Sugiyarto Sugiyarto Suharno Suharno Sukardi Sukardi Sukarmin Sulistyo Saputro Supardi - - Suparmi - - Suparmi Suparmi Suprihati, Wahyurini Supriyono - Supurwoko Suryani - Tri Wahyuni Maduretno, Tri Wahyuni Trustho Raharjo Valent Sari Danisa, Valent Sari Viyanti Viyanti Wahdah Rochmawati Wiji Hastuti, Wiji Winarno Winarno Winarti Winarti Yoga Yuniadi Zuhdan Kun Prasetyo Zuhdan Prasetyo, Zuhdan