p-Index From 2021 - 2026
8.755
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Indo-Islamika El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Jurnal Teknik Kimia Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi (JRMA) Indonesian Journal of Agricultural Science PAWIYATAN MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Proceeding SENDI_U UIR LAW REVIEW Journal of Research and Technology Bina Hukum Lingkungan Tibuana : Journal of Applied Industrial Engineering JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI PROGRESIF: Jurnal Hukum Pagaruyuang Law Journal Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan JURNAL BIOEDUCATION Health and Medical Journal SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Eduscience (JES) Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Abdi Insani Journal of Applied Science, Engineering, Technology, and Education IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Elektrika Borneo TADBIR: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Jurnal Senopati : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Fitrah: Journal of Islamic Education EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika International Journal of English and Applied Linguistics (IJEAL) ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Journal of Applied Sciences, Management and Engineering Technology (JASMET) Jurnal Teknologi dan Manajemen JEdu: Journal of English Education Muhammadiyah Medical Journal Journal of Language and Health Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Makara Journal of Technology MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Journal of Learning Improvement and Lesson Study Jurnal Pendidikan Islam Ad-DA’WAH: Dakwah dan Komunikasi Islam Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Bisma : Business and Management Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi Journal of Law Justice Jurnal MedScientiae Jurnal Kedokteran Meditek SASI Maharot : Journal of Islamic Education Jurnal Ilmu Manajemen Dan Pendidikan JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin The International Journal of Studies in Social Sciences and Humanities (IJOSSH) Lex Librum : Jurnal Ilmu Hukum
Claim Missing Document
Check
Articles

Dakwah Moderasi dan Kebangsaan: Strategi Al-Jam'iyatul Washliyah dalam Menguatkan Wawasan Kebangsaan di Era Disrupsi Kurniawan, Rhohis; Suparto, Suparto
Ad-DA'WAH Vol 23 No 2 (2025): Dakwah, Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : INSTITUT PEMBINA ROHANI ISLAM JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59109/addawah.v23i2.154

Abstract

This study examines Al-Jam'iyatul Washliyah's moderate da'wah strategy in strengthening national insight in the digital disruption era. Al-Washliyah, established in 1930, has historically served as a mediator between traditional and modern Islamic thought. In the digital disruption era, challenges to religious moderation have become increasingly complex with online radicalization, religious hoaxes, and social polarization. This research employs a descriptive qualitative method with library research approach. The findings reveal that Al-Washliyah implements moderate da'wah strategies through four main pillars: education based on religious moderation, rahmatan lil alamin da'wah, inclusive social charity, and economic empowerment. In the digital era, Al-Washliyah transforms its strategy through social media platform optimization, religious digital literacy development, cross-organizational collaboration, and strengthening moderate cadre networks. These strategies have proven effective in maintaining interfaith harmony and strengthening Pancasila national insight. Keywords: Al-Jam'iyatul Washliyah, religious moderation, national insight, digital da'wah, disruption era
Digital Technology and Socio-Dynamic Aspects of Indonesian Islamic Religious Education: A Total Quality Management Perspective Zakiyyah, Intan; Suparto, Suparto; Karo-Karo, Imron Azhari; Zakir, Muhammad Nur Ahsan
JURNAL INDO-ISLAMIKA Vol. 14 No. 2 (2024)
Publisher : Graduate School of UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jii.v14i2.43760

Abstract

The management of Islamic education learning based on digital technology, adapts to Islamic values, recognizing that religious education cannot rely solely on digital tools. Therefore, teachers still play a guiding role in providing direct support to students. This research aims to analyze the management of digital technology use in Islamic Religious Education (PAI) Total Quality Management Perspective. The findings indicate that character-based PAI learning through digital technology encompasses four key elements: digital teaching modules and Learning Management Systems (LMS), digital technology-based learning infrastructure, teacher training, and support for character development in students. These four elements are accompanied by total quality management, so that PAI learning using digital technology accelerates the achievement of educational goals. This research is qualitative, descriptive, and analytical, utilizing a phenomenological approach. Primary data for this research was obtained directly from the Islamic Development Network (IDN) in Bogor.
Skrening Hipertensi dengan Analisa Heart Rate Variability Kartika, Ronald Winardi; Atmaja, Yuvensius Gerry; Suparto, Suparto; Hartanto, Hartanto; Sutanti, Yosephin Sri
Health and Medical Journal Vol 6, No 1 (2024): HEME January 2024
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33854/heme.v6i1.1371

Abstract

Latar Belakang:Tekanan darah merupakan pengukuran fundamental bagi kesehatan sistem  kardiovaskular yang dapat menjadi indikator penyakit hipertensi kardiovaskular yang merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan pada tahun 2017. Riset Kesehatan Derah (RISKESDAS) pada tahun 2018 menunjukkan adanya kenaikan prevalensi hipertensi menurut pengukuran pada penduduk yang umurnya >18 tahun di dapatkan 25,8% menjadi 34,1%. Hal tersebut menjadi latar belakang dari penelitian ini untuk skrening hipertensi pada pekerja di Rumah Sakit  Ukrida dengan analisa heart rate variability. Metode: Pengambilan data dengan consecutive  purposive sampling. Didapatkan sebanyak 81 sampel penelitian yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Setiap sampel dilakukan pemeriksaan tekanan darah dan Heart Rate Variability (HRV)  sebanyak tiga kali dan dilakukan nilai rerata. Hasil: Mayoritas subyek penelitian adalah perempuan sejumlah 43 subyek (53,1%) dengan kelompok usia kelompok 20-30 tahun tertinggi, 44 subyek (54,3%). Kategori pekerjaan terbanyak adalah perawat sebanyak 29 subyek (35,8%) Subyek yang   memiliki tekanan darah yang normal, yaitu 41 responden (50,6%), prahipertensi 35 subyek ( (43.2%) dan hipertensi 5 subyek (6.2%). Uji korelesi pada subyek pra hipertensi didapatkan nilai SDNN nilai 20-30 ms (awareness) sebanyak 16 subyek (19,8%) dengan nilai korekasi 0.510 (korelasi sedang). Evaluasi nilai RMSDD pada subyek pra hipertensi didapatkan nilai 10-20 ms (awareness) sebanyak 13 (16,1%) subyek dengan nilai korelasi pearson 0,471( korelasi sedang). Kesimpulan: Tekanan darah mempunyai korelasi positif dengan pengukuran HRV ( nilai SDNN dan RMSDD ) pemeriksaan HRV  dapat digunakan sebagai salah satu metode untuk deteksi dini pada penderita pra hipertensi pada pekerja RS UKRIDA.  
Konsep Pendidikan Menurut Perspektif Tokoh Ali Syari’ati Anwar, Hairil; Nata, Abuddin; Mu’ti, Abdul; Suparto, Suparto
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 3 (2024): Oktober 2024-Januari 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v4i3.534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis defenisi teori pendidikan Ali Syariati, konsep pendidikan menurut perspektif Ali Syari’ati, Problema/permasalahan dalam pendidikan Menurut Ali Syari'ati, pengaruh konteks sosial dan budaya pemikiran oleh Ali Syari'atidan penerapan teori Ali Syari’ati dalam pendidikan modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode pustaka (library research) adalah salah satu pendekatan penelitian yang dilakukan melalui pengumpulan dan analisis data atau informasi yang bersumber dari literatur tertulis, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan sumber pustaka lainnya. Dalam metode ini, peneliti tidak mengumpulkan data langsung dari lapangan, melainkan memanfaatkan data sekunder yang tersedia dalam berbagai referensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Syari'ati memandang pendidikan sebagai proses yang tidak hanya membebaskan manusia dari kebodohan, tetapi juga membawa manusia kepada kebangkitan spiritual dan sosial berdasarkan prinsip Islam; 2) Konsep pendidikan menurut Ali Syari’ati adalah pendidikan yang membebaskan, holistik, berbasis tauhid, dan berorientasi pada transformasi sosial; 3) Ali Syari'ati menekankan pentingnya pendidikan sebagai alat untuk membangkitkan kembali semangat dan nilai-nilai Islam, yang dapat menjadi kekuatan pembebasan dalam masyarakat Muslim; 4) tokoh ini dipengaruhi oleh perjuangan melawan penindasan, namun konteks sosial dan budaya yang Syari'ati hadapi di dunia Islam yang berhadapan dengan kolonialisme Barat sehingga membentuk pandangan mereka yang unik tentang peran pendidikan dalam pembebasan manusia; 5) Penerapan teori pendidikan Ali Syari'ati dalam praktik pendidikan modern dapat membawa pendidikan ke arah yang lebih kritis, reflektif, dan berorientasi pada perubahan sosial. Syari'ati menekankan pada pentingnya pendidikan berbasis nilai spiritual dan moral, yang dapat mempersiapkan individu untuk menghadapi tantangan sosial melalui panduan nilai-nilai agama.
Relevansi Pemikiran Al-Ghazali dan John Locke dalam Pendidikan Karakter Generasi Alpha Muntolib, Muntolib; Suparto, Suparto; Nata, Abuddin; Mu’ti, Abdul
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 3 (2024): Oktober 2024-Januari 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v4i3.546

Abstract

Pendidikan karakter memiliki peranan penting dalam membangun individu yang bermoral, berintegritas, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat. Kajian ini mengeksplorasi relevansi teori pendidikan karakter yang diajukan oleh dua tokoh besar, Imam Al-Ghazali dan John Locke, dalam konteks generasi Alpha yang lahir antara tahun 2010 hingga 2025. Generasi ini menghadapi tantangan besar, termasuk meningkatnya perilaku bullying, di mana 43% anak-anak terlibat dalam perilaku tersebut, baik secara langsung maupun online. Selain itu, terjadi penurunan nilai empati dan peningkatan perilaku agresif akibat pengaruh media sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif terhadap pemikiran Al-Ghazali dan Locke mengenai pendidikan karakter, melalui studi literatur dan analisis dokumen. Integrasi prinsip pendidikan karakter yang didasarkan pada moral dan pendekatan empiris menjadi penting dalam konteks ini. Melalui pemikiran tokoh besar ini, pendidikan karakter dapat memberikan fondasi yang kuat bagi generasi Alpha dalam menghadapi tantangan di era digital.
Disaster Response Education for the Community in Watugaluh Village, Diwek Sub District, Jombang District Nafisah, Khudrotun; Syadiyah, Lailatus; Ayu, Nur; Wardhani, Galuh Rachma; Novianti, Finna Nur; Suparto, Suparto; Budiono, Wahyu
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v4i2.561

Abstract

Indonesia is a country that is vulnerable to disasters. According to the BNPB Disaster Risk Index 2021, most areas in Indonesia are at risk of natural disasters. UNESCO places Indonesia in the seventh position as the country most vulnerable to natural disasters based on geography, geology, climatology, and demography. In Watugaluh Village, Diwek Sub-district, the community faces substantial challenges due to a lack of understanding in dealing with flood disasters. To overcome this problem, our program offers assistance in the form of disaster response socialization by the Disaster Management Agency (BPBD). This research uses a qualitative method. The result of this assistance is a form of education to the community regarding mitigation and rescue when natural disasters such as floods occur, where the community can reduce the risk of flooding. Students of Group F KKM Darul 'Ulum University also made other efforts to overcome the flood problem in Jasem Hamlet, Watugaluh Village by helping to normalize the river and repairing the river embankment bridge. This is done with the aim that the river flow runs smoothly.
PROBLEMATIKA PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH (PERDA) TENTANG RENCANA TATA RUANG WILAYAH PROVINSI RIAU Suparto, Suparto
Bina Hukum Lingkungan Vol. 4 No. 1 (2019): Bina Hukum Lingkungan, Volume 4, Nomor 1, Oktober 2019
Publisher : Asosiasi Pembina Hukum Lingkungan Indonesia (PHLI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.751 KB)

Abstract

Salah satu Peraturan Daerah (Perda) yang mempunyai fungsi strategis adalah Perda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Akan tetapi penyusunan Perda RTRW ini tidaklah mudah dan berbeda dengan Perda-perda yang lain karena banyak kepentingan yang harus dipertimbangkan. Contohnya adalah dalam penyusunan Perda RTRW Provinsi Riau. Walaupun Perda mengenai RTRW Provinsi Riau telah ditetapkan, penyusunannya memerlukan waktu yang cukup lama dikarenakan banyaknya institusi dan kementerian yang terlibat. Hal ini berbeda dengan penyusunan Perda yang lain. Selain itu, secara teknis di lapangan ada permasalahan yang harus diselesaikan yaitu menyangkut pengosongan areal yang telah menjadi perkebunan kelapa sawit di kawasan hutan. Hal ini bukanlah pekerjaan mudah karena harus menebang pohon kelapa sawit dengan luasan ratusan ribu hektar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dan empiris dengan data sekunder dan primer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mekanisme dan permasalahan dalam penyusunan RTRW Provinsi Riau.
KEDUDUKAN DAN PROSES PENETAPAN HUTAN ADAT PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NO. 35/PUU-X/2012 SERTA IMPLEMENTASINYA DI PROVINSI RIAU Suparto, Suparto
Bina Hukum Lingkungan Vol. 5 No. 2 (2021): Bina Hukum Lingkungan, Volume 5, Nomor 2, Februari 2021
Publisher : Asosiasi Pembina Hukum Lingkungan Indonesia (PHLI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, hutan adat dimasukkan dalam hutan negara hal ini merugikan masyarakat adat sehingga Undang-undang tersebut diuji ke Mahkamah Konstitusi (MK). Permasalahannya adalah Bagaimana kedudukan dan proses penetapan hutan adat pasca putusan MK No. 35/PUU-X/2012 serta implementasinya di Provinsi Riau. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil (1). Kedudukan hutan adat pasca putusan MK No. 35/PUUX/2012, hutan adat tidak lagi Bagian dari hutan negara melainkan menjadi hutan hak. Proses penetapan hutan adat diatur dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) No. P.32/Menlhk-Setjen/2015 tentang Hutan Hak. Agar hutan adat menjadi hutan hak, prosesnya melalui dua tahapan yaitu: (a) Pengakuan atas keberadaan masyarakat hukum adat melalui peraturan daerah (Perda). (b) Penetapan oleh Menteri LHK terhadap hutan adat. (2). Sampai saat ini di Provinsi Riau baru ada 2 hutan adat yang telah ditetapkan oleh Menteri LHK yaitu Hutan Adat Kampa dan Hutan Adat Petapahan di Kabupaten Kampar. Oleh karena itu perlu didesak untuk kabupaten lain agar segera membuat Perda tentang masyarakat hukum adat, sebagai syarat untuk penetapan hutan adat oleh Menteri LHK.
Comparison of GRM and GPCM in the Development of Higher Education Practice Assessment Instruments Maimunah, Siti; Hidayati, Zuhriyah; Kusaeri, Kusaeri; Suparto, Suparto; Malyuna, Sita Isna
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 2 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i2.7281

Abstract

This study aims to outline various findings of previous research related to the comparison of the application of the Graded Response Model (GRM) and the Generalized Partial Credit Model (GPCM) in the development of higher education practice assessment instruments. This study uses the Systematic Literature Review. The data in this study are articles indexed in Q1, Q2, Q3, and Q4 from Scopus. Articles were selected using the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis (PRISMA) technique. After going through the identification, screening, and eligibility process, 35 articles were included in the inclusion stage and analyzed using meta-synthesis techniques. The results of this study show that the findings of previous research show that the Graded Response Model (GRM) and the Generalized Partial Credit Model (GPCM) have differences in the development of practice assessment instruments in higher education. That GRM measures competencies based on students' values, attitudes, and spirituality, especially in assessments that use a graded scale such as Likert. In contrast, GPCM provides higher reliability in the context of step-based practice assessment or procedural stages. The results of this study can contribute positively to the development of practice assistance in higher education.
Integration of Social Life Cycle Assessment Principles in Holistic Evaluation of Islamic Education Hukamak, Moh Tahrikul; Mannan, Abd; Kusaeri, Kusaeri; Suparto, Suparto
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 2 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i2.7380

Abstract

This article aims to analyze the integration of the social life cycle assessment (S-LCA) principle in the holistic evaluation of Islamic education. This study employed a systematic literature review method consisting of four stages: identification, selection, eligibility assessment, and inclusion. A total of 2,084 scientific articles were identified through the Scopus database using keywords such as "S-LCA," "social impact assessment," and "Islamic education evaluation." Most of these articles were published in international journals and conference proceedings from various countries. After applying the inclusion criteria, 32 articles were selected that specifically discussed the application of the Social Life Cycle Assessment (S-LCA) approach in the evaluation of Islamic education. According to the results of a systematic review of thirty-two chosen articles, S-LCA is a method for assessing social factors and social impacts at every stage of a product or service's life cycle, from the extraction of raw materials to the production process, distribution, use, and management. This systematic review identified at least five core ethical principles as the theoretical and practical foundation for the use of S-LCA: social and humanitarian justice, full life cycle analysis, transparency and participatory involvement, social and cultural contextualization, and sustainability and social transformation. Three fundamental approaches can be used to implement the concept of adaptation: the classification of stakeholders in Islamic education, the reformulation of social indicators, and the research of adaptation units. With adjustments to the unit of analysis, indicators, and stakeholders, S-LCA can be a thorough alternative approach for assessing the value and merits of Islamic education.
Co-Authors A Admiral A'Yun, Qurotul Abas Sato Abdul Muis Prasetia, Abdul Muis Abiyyu, Muhammad Rofi’ Abuddin Nata, Abuddin Achmad Chusnun Ni'am Achmad Maulidi Ade Dharmawan Adi Nugroho Afriansyah, Faisal Lutfi Ahmad Muhlisin Akbar, Aryo Akhmad Sodiq Al Kahfi, Al Kahfi Alanshori, M. Zainuddin Alfasada, Caesarvio Ali Djamhuri Alif, Ummina Nurus alim, Aip Nur Amahala, Ainur Rahmania Dj Angeline, Reni Anny Mulyani Anwar Made Ar Rafli, Ferdiansyah Ariyanti, Ulfa Dwi Atmaja, Yuvensius Gerry Avriza, Ariel Henry Ayu, Nur Azeryan, Vitho Azrul, Muhammad Bagaskara, Satria Budiono, Wahyu Bujono, Purwo Chusnah, Nuning Isfa' Nisaul Daud, Muhammad Burhanuddin Dewi, Risty Christina Dinda Luthfiaturrahmah Alhaq Dwi Pratiwi Markus, Dwi Efendi Ibnususilo Efendi, Rizky Kurniawan Ellydar Chaidir, Ellydar Emalia, Elena Sandra Erdhianto, Yoniv Erdianto, Yoniv Erlinda Ningsih, Erlinda Evi Yuliawati Faishal Taufiqurrahman Fasihuddin, Achmad Fahmi Fitria Salsabilla Irzayana Fitriani, Rinfani Dwi Gatot Basuki HM Ginda Ginda Hadi Tuasikal Hairil Anwar Han, Muhamad hartanto hartanto Heni Susanti, Heni Henny Tannady Tan Heri Susanto Hermawan, Stepanus Maman Hidayati, Zuhriyah Hidayati, Zuhriyyah Hukamak, Moh Tahrikul Idah Hamidah Indra, Adam Malik Istia, Mieke Joseba Jamhari Jamhari Jhovanny, Anggie Karo-Karo, Imron Azhari Kartika, Ronald Winardi Kurniawan, Rhohis Kusaeri Laili, Hidayatul Nur Layanto, Nicolas Lisanul Uswah Sadieda Lubis, Ardiansyah Lukman Hakim Luluk Mawardah Mahmudi, Adi Alfi Malyuna, Sita Isna Mannan, Abd Marcel Antoni Markus Anda Misbahul Munir Mohammad Hamdani, Mohammad Monica Cherlady Anastasia Muarofah, Ulfiatul Mudhofar, M. Muhammad Nur Ahsan Zakir Muhartono, Aris Mukhlisoh, Nanik Anita Mukti, Ajeng Risky Muntolib, Muntolib Mustikasari, Yeni Ratu Mu’ti, Abdul Nabila, Sheila Nafisah, Khudrotun Ni Luh Putu Hariastuti Novianti, Finna Nur Nur Rahmawati Oktiana, Puja Erwinda Palallo, Alief Asyur Prastian, Lutfi Dwy Pratama, Ahmad Febri Pratama, Vegas Fahrul Putra, Dhony Manggala Putri, Marsheila Karisa Rahmayanti, Ismi Rahmayanti, Jesica Dwi Ramadhani, Alifia Ramadhani, Gui Rendra F. Raniya, Pudyas Tataquna Ratnasari, Erna Rizkullah, Wafi Rezha Robaiyadi, Robaiyadi Rony Prabowo Rudy Ciulianto, Rudy Safa, Ahmad Jilli I. Safitri, Karirin Dora Saifatur Rusli, Saifatur Salsabila, Zuha Prisma Sambera, Ongky saputra, ananda adik alam Saragih, Putri Arsya Sari, Reanita Rachmanda Sartika, Linda Sasongko, Sukendro Broto Sentot Purboseno Silmi, Thoriq Aji Siriwa, Sultan Yosua Siti Maimunah Subkhi, Nur Suhartini Suhartini Sulistyo Sulistyo Suparjo Susanto, Suryadi Susilo, Efendi Ibnu Sutanti, Yosephin Sri Syadiyah, Lailatus Syaifur rahman Syarifah, Himatus Takdir, Ahmad Taqiyuddin Tamami, Badrut Tanpomas, Irvan Tosi, Roswita Sisilia Ulul Azmi Valentia, Clara Wahyudianto, Dimas Nur Wardhani, Galuh Rachma Wijanarko, Irfan Pandu Wijaya, Monique Asby Willian, William Wirawan, Andre Valiant Witriyanti, Siska Nur Yanuar, Kukuh Eska Yuliharti Yuliharti Yuni Arrifadah, Yuni Yusanto, Deni Okta Yusanto, Deni Okta Zaitun Zaitun Zakiyyah, Intan